MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI
PEKERTI
Nama : Amos Avonsius, S.Th
Sekolah : SMK Negeri 1 Kelam Permai
Fase : F/Kelas XI
Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan
Menganalisis perkembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi sebagai anugerah Allah
ELEMEN Allah Berkarya
Sub Elemen Allah Pencipta
INFORMASI UMUM
Perkembangan Kebudayaan dan IPTEK Sebagai Anugerah Allah
Bacaan Alkitab: Kejadian Kejadian 11:1-9
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Memahami secara kritis perkembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan tehnologi sebagai anugerah Allah.
KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (EVIDEN) :
1. Menjelaskan dan menganalisa dampak positif dan negatif perkembangan kebudayaan dan Iptek 2. Mensyukuri perkembangan Kebudayaan dan Iptek sebagai anugerah Allah
3. Menunjukkan sikap positif terhadap pengaruh perkembangan Kebudayaan dan Iptek 4. Membuat projek tentang Sikap dan komitmen terhadap Kebudayaan dan Iptek pada era
globalisasi sebagai anugerah Allah
PENILAIAN AWAL :
1. Peserta didik diberikan kesempatan menjelaskan apa yang diketahui tentang Kebudayaan dan Iptek.
2. Peserta didik membaca Kejadian 11:1-9, kemudian menjawab pertanyaan berikut:
a. Apakah yang direncanakan?
b. Apa tujuan membangun Menara Babel?
c. Apa yang menyebabkan kegagalan pembangunan Menara Babel?
PENILAIAN PROSES:
1. Setiap peserta didik aktif mengikuti proses pembelajaran dari awal hingga akhir 2. Peserta didik menghargai temannya selama proses pembelajaran, ketika
Sedang mengerjakan tugas individu, berkelompok, memberikan pendapat.
3. Pesrta didik mengalami perubahan sikap positif terhadap perkembangan budaya dan Iptek.
PENILAIAN AKHIR:
1. Peserta didik memahami dampak positif dan dampak negatif perkembangan kebudayaan dan iptek
2. Peserta didik membuat karya inovatof misalnya: templet, poster, puisi atau yang lainnya tentang komitmen atau ajakan untuk mensyukuri budaya dan iptek sebagai anugerah Allah 3. Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur terhadap perkembangan budaya dan Iptek sebagai
anugerah Allah
PERSIAPAN
Guru beserta Peserta didik bersama-sama mengkondisikan suasana kelas yang aman, nyaman, menyenangkan
PENDAHULUAN
1. Guru menyapa peserta didik dan mengkondisikan kelas sebelum memulai pelajaran.
2. Peserta Didik dan guru secara bersama menyanyikan Pujian dengan judul :
Setelah bernyanyi dilanjutkan dengan doa memulai pembelajaran
3. Peserta didik memastikan kehadiran teman-temannya.
4. Peserta didik mendengarkan informasi tentang tema dan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari
KEGIATAN INTI
1. Peserta didik membuka Alkitab dan membaca Firman Tuhan: secara bergantian pada Kejadian 11:1-9, kemudian menyaksikan video terkait yang ada di youtube dengan link:
https://www.youtube.com/watch?v=ysPmUOyOlk4 Atau pada aplikasi yang lain.
2. Guru menyajikan materi pelajaran (dapat disajikan dalam bentuk PPT/Power Point) Materi Ajar:
Pengertian Budaya:
Setiap manusia hidup dari dan dalam kebudayaan. Hal ini menimbulkan atau melahirkan sikap yang oleh Robert A. Baron dan Donn Byrne diterjemahkan sebagai hasil refleksi dari tingkah laku yang tampak (Baron & Byrne 2018, 130–131).
Meskipun pernyataan ini menimbulkan perdebatan, hasil penelitian tetaplah berpegang pada pernyataan tersebut. Tentu tingkah laku yang tampak tersebut akan menjadi penilaian atas sikap seseorang. Dalam perjalanannya, tingkah laku yang terus-menerus tersebut menjadi sebuah budaya yang menjadi pola hidup secara menyeluruh, kompleks, dan luas (Deddy Mulyana dan Jalaludin Rakhmat 2006, 25).
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi budaya adalah ‘pikiran’,
‘akal budi’, dan ‘adat istiadat’.
Pengertian Ilmu Pengetahuan:
Menurut Eka Darmaputra (dalam Retnowati, 2009:8) Ilmu Pengetahuan ialah pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang dunia dan alam sekitar. Webster’s New Worl College Dictionary halaman 1202, ilmu pengetahuan adalah pengetahuan sistematis yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan, penelaahan, dan percobaan yang dilakukan untuk mengetahui prinsip-prinsip alam. Sedangkan menurut KBBI, ilmu pengetahuan ialah segala sesuatu yang diketahui di suatu bidang yang disusun secara sistematis meenurut metode meetode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang tersebut.
Pengertian Tehnologi:
Tehnologi adalah penerapan pengetahuan teoritis pada masalah-masalah praktis sesuai dengan situasi terkini. Tehnologi juga dapat mempermudah pekerjaan manusia sehingga dibutuhkan pengetahuan untuk mengelola tehnologi tersebut.
Allah adalah sumber Budaya dan Iptek
Seperti yang tertulis pada Amsal 1:7; Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. Menjadi bukti bahwa sesungguhnya sumber Ilmu pengetahuan adalah Allah sendiri, berarti dapat disimpulkan bahwa perkembangan Iptek didasari takut akan Tuhan. Matius 25:14-
30, sesungguhnya Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk mengembangkan talenta yang dimilikinya untuk kebutuhan hidupnya dan disyukuri sebagai anugerah Allah. Bentuk sikap syukur dengan menggunakan budaya, iptek demi kemajuan peradapan, kemajuan tehnologi sesuai dengan nilai-nilai kristiani yang ada dalam Alkitab.
3. Kegiatan curah pendapat:
Setelah membaca Firman Tuhan, menonton video, dan memahami materi yang disajikan guru, maka pesrta didik dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan situasi dan jumlah peserta didik ( satu kelompok terdiri dari 3-4 orang) dengan masing-masing anggota kelompok menceritakan hal-hal positif dan negatif yang mereka amati sebagai dampak dari perkembangan budaya dan iptek. Setelah setiap kelompok sudah mencatat hasil kerja kelompok kemudian dipresentasikan secara klasikal setiap kelompok.
KEGIATAN PENUTUP
1. Peserta didik menceritakan pengalaman belajarnya tentang Budaya dan Iptek sebagai anugerah Allah, dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
2. Peserta didik mencatat pada buku tulis hal-hal penting terkait materi pelajaran yang didapatkan
3. Peserta didik ditugaskan membuat karya inovatif, misalnya templet dengan tema
“Budaya dan Iptek sebagai Anugerah Allah”.
4. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran lanjutan tentang pada pertemuan berikutnya dan menugaskan kepada peserta didik mencatat pendapat orang tua mereka tentang pengaruh perkembangan budaya dan Iptek pada masa sekarang ini 5. Salah seorang dari peserta didik memimpin doa penutup.
PERTEMUAN KE DUA
Guru beserta Peserta didik bersama-sama mengkondisikan suasana kelas yang aman, nyaman, menyenangkan
PENDAHULUAN
1. Guru menyapa peserta didik dan mengkondisikan kelas sebelum memulai pelajaran.
2. Salah seorang pesrta didik memimpin pujian Kidung Jemaat No. 3:1 (Kami Puji Dengan Riang)
3. Guru memastikan kehadiran peserta didik
4. Peserta didik menceritakan pendapat orang tua mereka terkait pengaruh perkembangan budaya dan Iptek pada kehidupan sekarang ini
KEGIATAN INTI
1. Peserta didik menyajikan template yang sudah dikerjakan sebagai tugas pada pertemuan sebelumnya
2. menyaksikan video singkat berdurasi 5-10 menit berkaitan dengan berbagai contoh perkembangan Iptek
3. Setelah menyaksikan video, Peserta didik menjawab pertanyaan berikut pada buku tulis masing-masing: Apa saja yang menyebabkan ilmu pengetaahuan dan tehnologi berkembang; bagaimana sikap kita sebagai pengikut Kristus dalam menyikapi perkembangan Iptek,
RUANG KOLABORASI
Pembelajaran secara kolaboratif memungkinkan banyak memberikan nilai tambah baik untuk peserta didik atau untuk guru. Keuntungan-keuntungan itu diantaranya:
Para peserta didik memperoleh berbagai pengalaman bekerjasama tidak hanya pada sesama teman kelas, akan tetapi pada peserta didik lainnya yang sebelumnya belum dikenalnya.
Pada pembelajaran kolaborasi ini ada interaksi antar peserta didik yang baru dikenal menjadi terarah sebab mengikuti program yang telah direncanakan oleh guru.
aktivitas yang bersifat kolaboratif ini umumnya dapat mendorong motivasi dan semangat kompetitif dalam arti positif untuk peserta didiknya, dan juga memperoleh sumber belajar yang banyak dari seorang guru sekolahnya sendiri selama mereka kenal.
(https://www.gramedia.com/best-seller/pembelajaran-kolaboratif)
Kegiatan Literasi dengan membaca Alkitab
Peserta didik membaca Alkitab: Keluaran 35:30–35, Imamat 18:21—30, dan Amsal 1:5-7 Kemudian cermati uraian di bawah ini!
Dalam pergulatan iman kristiani, kebudayaan serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) merupakan salah satu yang harus disikapi dengan cermat. Kebudayaan membawa manusia pada aktivitas kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai yang harus disikapi dengan baik.
Salah menggunakan nilai budaya, salah pula nilai hidup manusia. Misalnya, orang Kanaan kuno berjumpa dan berkenalan dengan budaya mempersembahan anak kepada Molokh yakni menyerahkan anak untuk dikorbankan menjadi korban bakaran (baca: Keluaran 35:30–35, Imamat 18:21--30; dan Yeremia 32:34-44). Budaya ini sangat tua, dan jika diteruskan maka menjadi kekejian bagi Tuhan. Budaya pada nats tersebut menjadi penting untuk dipahami sehingga menjadi suatu pembelajaran di era modern ini. Dengan didasari pemahaman dan keyakinan yang teguh bahwa sesungguhnya ilmu pengetahuan bersumber dari Takut akan Tuhan (Amsal 1:7) maka pengetahuan yang tinggi, tehnologi yang canggih jelas harus disyukuri sebagai anugerah Tuhan.
Untuk menyikapi budaya, dan dalam kaitan hidup iman, dapat mempelajari tulisan Richard Niebuhr (baca=Nibur) tentang Kristus dan Kebudayaan (Christ and Culture). Niebuhr memberikan gambaran tentang Kristus dan Kebudayaan dalam paparannya ini untuk menegaskan bahwa budaya bisa didekati secara kristiani. Niebuhr menggambarkan Kristus dan kebudayaan dalam 5 pandangan atau tipologi yakni:
1. Kristus lawan kebudayaan (Christ against culture). Dalam konteks ini semua kebudayaan
dianggap bertentangan dengan Kristus.
2. Kristus dari kebudayaan (Christ of culture). Dalam gambaran ini Kristus pun hadir dalam perjalanan kebudayaan.
3. Kristus di atas kebudayaan (Christ above culture). Di sini Kristus tidak dipersepsikan dengan budaya, tidak juga melawan kebudayaan.
4. Kristus dan kebudayaan dalam
paradoks (Christ and culture in paradox). Pergulatan iman dan kebudayaan terlihat dalam konteks ini yakni kebudayaan yang tidak sejalan dengan iman kristiani atau iman kristiani bertentangan dengan budaya sehingga harus disikapi dengan arif.
5. Kristus pengubah
kebudayaan (Christ the transformer of culture). Di sini Kristus hadir untuk memberi arah dan membarui kebudayaan.
Setelah kegiatan literasi peserta didik dibagi menjadi tiga bagian:
a. Kelompok pertama mempersiapkan drama singkat terkait kisah yang dibaca
b. Kelompok kedua mempersiapkan gambar gambar yang berkaitan untuk mencerikan kisah yang dibaca
c. Kelompok ketiga membuat power point untuk menjelaskan kisah yang dibaca
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL
1. Peserta didik menyajikan atau menampilkan hasil kerja kelompok secara klasikal yang dipilih sesuai kesepakatan
2. Kelompok pertama menampilkan drama
3. Kelompok dua mencerikan kembali dengan peragaan gambar yang dipersiapkan
4. Kelompok ketiga menyajikan power point yang sudah dipersiapkan
AKSI NYATA
Meminta respons dari orang tua tentang bagaimana dampak perkembangan Iptek di rumah berdasarkan pengamatan mereka beberapa waktu belakangan ini. Respon orang tua dapat di rekam atau ditulis dibuku tugas, selanjutnya saran atau pesan orang tua kepada anak- anak mereka terkait sikap terhadap perkembangan budaya dan Iptek sebagai anugerah Allah.
PENUTUP
1. Peserta didik secara bergantian mendeskripsikan pengalaman belajar hari ini baik tentang metode,maupun materi yang dipelajari
2. Guru beserta peserta didik menyimpulkan pembelajaran.
3. Peserta didik diberikan tugas untuk menuliskan komitmen sikap mereka terhadap budaya dan iptek sebagai anugerah Allah
4. Motivasi dan doa penutup dipimpin oleh guru.
RFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Refleksi untuk guru
No Pertanyaan Refleksi Jawaban
1
Apakah semua peserta didik terlibat aktif selama proses pembelajaran? -
2
Kesulitan apa yang dialami peserta didik ketika Mengikutu proses pembelajaran dari awal hingga akhir?
3
Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
4
Apakah kegiatan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pada diri siswa?
5
Apakah kegiatan pembelajaran ini bisa membangun kesadaran siswa tentang pentingnya budaya dan Iptek sebagai anugerah Allah?
Refleksi untuk peserta didik
No Pertanyaan Refleksi Jawaban
1 Apakah proses pembelajaran dari awal hingga akhir sudah nyaman dan menyenangkan?
2 Bagian manakah yang menurut anda paling sulit dari pelajaran ini?
3 Apa yang akan dilakukan untuk memperbaiki hasil belajar?
4 Jika diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan anda berikan pada usaha yang telah anda lakukan?
SARANA DAN PRASARANA YANG DIBUTUHKAN
Papan Tulis, Spidol, Alat Tulis, alat menggambar, Laptop/Hp, jaringan internet, Audio (Speaker aktif), Hp, LMS (GC), Gmeet, WAG, sumber lain yang bisa digunakan terkait materi.
Metode :
- Bercerita - Tanya-jawab - Observasi
- Kerja individu dan kelompok.
- Unjuk kerja
PENILAIAN SIKAP PESERTA DIDIK Nama :
Kelas :
Hari/Tanggal :
Pedoman Penilaian Aspek Sikap (civic disposistion)
NO Kriteria Baik Sekali Baik Cukup Kurang
1 Menghormati guru selama proses pembelajaran berlangsung
2 Menunjukkan sikap yang baik saat berdoa dan bernyanyi
3 Berpartisipasi aktif pada saat kerja kelompok 4 Menunjukkan sikap saling
menghormati saat proses pembelajaran berlangsung
PENILAIAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK
Nama :
Kelas :
Hari/tanggal :
Penilaian melalui pengamatan keterampilan dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat peserta didik melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis, saat menyajikan hasil kerja kelompok
Pedoman Penilaian Keterampilan Peserta Didik NO Aspek Yang dinilai Baik
Sekali Baik Cukup Kurang Paraf Guru 1 Mempresentasikan hasil
kerja kelompok dengan lancar dan lugas
2 Merespon dengan baik dan tepat saat kelompok lain mengajukan pendapat tau pertanyaan
3 Menyelesaikan hasil kerja kelompok / individu dengan baik dan tepat waktu
MATERI PENGAYAAN
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjadi sarana kemuliaan bagi Allah, dan jangan sampai justru menjadi ajang kehancuran. Dalam konteks ini, buatlah sebuah rancangan sepekan (cukup dua buah proyek) terkait pergulatan iman Kristen, kebudayaan, dan iptek! Kalian telah belajar tentang komunikasi dalam keluarga. Kalian juga telah belajar bagaimana membangun pemahaman komunikasi melalui halo effect.
Sekarang buatlah sebuah kalimat singkat tentang “membangun komunikasi berkualitas dalam keluarga”. Kirimkanlah kalimat tersebut kepada lima orangtemanmu atau ke media sosial yang kalian miliki (FB, IG, Line, WA, dll) agar teman-teman kalian dapat turut membangun komunikasi yang berkualitas dalam keluarganya! Jadikan pola tersebut sebagai desain komunikasi dalam keluarga. Sebagai contoh, kalian bisa menulis, “Guys… berkata jujur dalam keluarga adalah sebuah keindahan. Mari membangun komunikasi dalam keluarga dengan kejujuran dan keterbukaan.”
TULISKAN KOMITMEN SEBAGAI SIKAP TERHADAP KEBUDAYAAN DAN ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI ANUGERAH ALLAH
LEMBAR KERJA PESERTA Isilah tabel berikut.
NO KETERANGA
N DAMPA
KPOSITIF
DAMPA KNEGATI F
SIKAP
ANTISIPATIF PEND
APATORAN G TUA
PENDAPAT GURU
1 BUDAYA
2 ILMU
PENGETAHU AN
3 TEHNOLOGI
DAFTAR PUSTAKA 1. Alkitab
2. Kidung Jemaat
3. Buku PAK Kls XI Kemendikbudristek kurikulum merdeka 4. Link youtube:https://www.youtube.com/watch?v=ysPmUOyOlk4;
https://www.gramedia.com/best-seller/pembelajaran-kolaboratif