LK 1.3 Penentuan Akar Penyebab Masalah Nama Mahasiswa: Barends
Asal Institusi: SDN 006 Randelangi’
Petunjuk: Setelah mengeksplorasi penyebab-penyebab masalah, langkah selanjutnya adalah menentukan akar penyebab masalah yang paling mendekati konteks yang dihadapi guru di kelas/sekolahnya. Gunakan petunjuk berikut untuk membantu Anda dalam penentuan akar penyebab masalah:
1. Berkonsultasi dengan Guru/Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah/Rekan Sejawat dan pakar/pihak terkait:
o
Diskusikan temuan Anda mengenai penyebab masalah
o
Bagikan informasi tentang penyebab masalah yang telah Anda identifikasi dan jelaskan konteks spesifik yang Anda hadapi.
o
Tanyakan pendapat, saran, dan rekomendasi mereka dalam menentukan akar penyebab masalah yang paling relevan.
2. Analisis dan Pertimbangan:
o
Tinjau kembali data dan informasi yang telah Anda kumpulkan selama eksplorasi penyebab masalah.
o
Pertimbangkan konteks kelas/sekolah yang Anda hadapi dan evaluasi akar penyebab masalah yang paling relevan untuk situasi tersebut.
o
Identifikasi akar penyebab masalah yang memiliki dampak signifikan terhadap hasil pembelajaran atau tantangan yang dihadapi oleh guru dalam tugas sehari-hari.
3. Penentuan Masalah dan Akar Penyebab:
o
Pilih minimal 2 (dua) masalah yang paling sesuai dengan tugas keseharian guru.
o
Jelaskan akar penyebab dari setiap masalah yang dipilih secara rinci.
o
Tinjau kembali penelitian dan analisis Anda untuk memastikan akar penyebab tersebut relevan dan memiliki potensi untuk diatasi.
Pastikan untuk mencatat informasi yang diperoleh dalam lembar kerja dan
gunakan sebagai panduan dalam langkah-langkah berikutnya untuk
menemukan solusi bagi masalah yang telah diidentifikasi
No Hasil eksplorasi penyebab
masalah
akar penyebab masalah
Analisis akar penyebab masalah (data pendukung)
Masalah terpilih yang akan
diselesaikan 1
1. Faktor internal (dirisiswa) dan eksternal (lingkungan) siswa 2. Guru kurang atau tidak
memahami pentingnya motivasi bagi siswa 3. Kurangnya sarana dan
prasarana pembelajaran
4.
Kurangnya penerapan model atau metode pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan materi pembelajaran1. Guru tidak menyiapkan asessmen awal dan tidak mempersiapkan metode
pembelajaran
1. Guru tidak melakukan asesmen awal untuk mengetahui keberadaan siswa, kemampuan siswa dan kesiapan siswa dalam
pembelajaran 2. Guru tidak siap
dalam melaksanakan pembelajaran 3. Guru tidak
memiliki inisiatif untuk
mengembangkan metode
pembelajaran yang inovatif 4. Sekolah belum
memiliki sarana yang memadai
1. Motivasi belajar siswa
rendah/kurang 2. Guru kurang
mengembangkan metode
pembelajaran
2
1. Keberadaan psikologis siswa2. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik
3. Kondisi penyelenggara pendidikan tidak memadai seperti kekurangan guru dan alat peraga
pembelajaran 4. Metode pembelajaran
materi membaca dan menulis kurang tepat
5.
Adanya pengaruh bahasa (dialek) di daerah tempat tinggalTidak ada
pendampingan dari guru dan orang tua terhadap siswa dalam belajar membaca
1. Kurangnya perhatian dari orang tua dan guru
2. Kurang pendampingan pada saat membaca 3. Model
pembelajaran tidak sesuai 4. Sarana
Pendidikan belum memadai
5.
Guru kurang menggali keberadaan siswa3
1. Guru belummemahami pentingnya
Guru belum memahami TIK dan
1. Guru tidak siap dengan metode
TIK dalam pembelajaran
2. Guru belum menguasai cara mengoperasikan TIK
3. Keterbatasan sarana dan prasarana TIK
4.
Kurangnya tenaga administrasi TIKcara
pengoperasiannya
pembelajaran yang didukung oleh penggunaan TIK
2. Guru tidak ada waktu untuk mendalami penggunaan TIK 3. Guru jarang
mengikuti pelatihan tentang penggunaan TIK dalam
pembelajaran 4. Guru tidak
memahami tentang inovasi pembelajaran yang
menggunakan TIK
4
1. Guru belum memahami betapa pentingnya metode pembelajaran2. Guru tidak memahami bahwa metode pembelajaran adalah jembatan penghubung agar pengetahuan salpai kepada peserta didik
3. Guru merasa nyaman dengan satu macam metode pembelajaran 4. Guru tidak ingin
direpotkan metode pembelajaran yang baru
5. Terbatasnya sarana yang mendukung metode pembelajaran yang akan
dipergunakan
6.
Guru tidak memahami tata cara penggunaan metode pembelajaranGuru belum mampu mengembangkan inovasi metode pembelajaran
1. Guru tidak memiliki pengetahuan tentang tata laksana metode pembelajaran 2. Guru jarang
mengikuti latihan penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi