Kepala SMA Argopuro Panti Jember Bapak Wiwik Suwitolaksono, S.S. yang mengizinkan peneliti melakukan penelitian ini di SMA Argopuro Panti Jember. Dari penjelasan di atas terlihat bahwa siswa memerlukan katalog tumbuhan sebagai alat/media pengajaran untuk mempelajari materi Tumbuhan (Angiospermae).
Tujuan Penelitian dan Pengembangan
Hal inilah yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Katalog Tumbuhan Angiospermae (Angiospermae) di Kawasan Kebun Raya Sukorambi Sebagai Media Pembelajaran Siswa Kelas X SMA Argopuro Panti Jember Tahun Pelajaran 2022/2023”. Mendeskripsikan validitas Katalog Tumbuhan Angiospermae (Angiospermae) di kawasan Kebun Raya Sukorambi sebagai media pembelajaran siswa Kelas X SMA Argopuro Panti Jember Tahun Pelajaran 2022/2023.
Spesifikasi Produk Yang Diharapkan
Bagian penutup memuat daftar pustaka, sampul berisi biodata penulis, dan sampul berisi logo kampus. Katalog dicetak dalam ukuran A5 (21 cm × 14,8 cm) dengan kertas seni 230 gram untuk sampul dan isi.
Pentingnya penelitian Pengembangan 1. Manfaat Teoritis
Kami berharap penelitian ini dapat menambah referensi pembelajaran biologi di sekolah dan dapat menambah sumber daya manusia baru bagi kemajuan pendidikan khususnya pembelajaran biologi. Dengan dibuatnya media pembelajaran ini peneliti dapat memperluas ilmunya dalam melakukan penelitian di bidang biologi serta dapat memberikan pengalaman baru untuk mengembangkan kreativitas dan mewujudkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran, sehingga dapat memberikan dampak yang baik terhadap mutu pendidikan.
Asumsi Keterbatasan penelitian dan Pengembangan
Materi katalog hanya bersifat pelengkap, sehingga tidak sepenuhnya mencakup konsep tumbuhan Angiospermae, melainkan memuat contoh jenis tumbuhan.
Definisi Istilah
Shofia Hanik Muhaziroh (2020), dengan penelitian berjudul “Pengembangan Katalog Tumbuhan Pteridophyta di Kawasan Kebun Raya Purwodadi Sebagai Sumber Belajar Sistematika Tumbuhan”. Hal ini dibuktikan berdasarkan uji validitas ahli materi dengan persentase 84,6%, ahli media dengan persentase 97,6.
Kajian Teori
Penelitian dan Pengembangan
Berdasarkan analisis pembelajaran dan pernyataan perilaku awal siswa, kemudian dirumuskan pernyataan khusus tentang apa yang harus terjadi setelah selesai proses pembelajaran. Pernyataan ini diperoleh dari analisis pembelajaran dan kemudian digunakan untuk mengidentifikasi keterampilan yang dipelajari dan kondisi untuk mencapai kinerja. dan kriteria pencapaian kinerja. Berikut langkah-langkah dalam tahap desain adalah: pertama merumuskan tujuan pembelajaran yang spesifik, terukur, aplikatif dan realistis.
Model Pengembangan
Tahap perencanaan dapat dilakukan dengan menuliskan ide-ide ke dalam suatu rumusan yang menggambarkan produk yang akan dikembangkan. Tahap uji coba ini dapat dilakukan setelah produk yang digunakan mendapat penilaian ahli.
Katalog Tumbuhan a. Karakteristik Katalaog
Berdasarkan beberapa pertimbangan, dapat disimpulkan bahwa katalog adalah suatu daftar barang atau benda tertentu yang disusun sedemikian rupa untuk menyampaikan informasi yang secara fisik dapat berbentuk buku cetak. Kegunaan katalog adalah sebagai alat untuk mempromosikan produk tertentu oleh perusahaan, namun selain digunakan sebagai alat promosi, katalog juga banyak dikembangkan oleh para peneliti dan digunakan sebagai media pengajaran.
Media Pembelajaran
Dengan menggunakan media pembelajaran diharapkan siswa mampu mencapai hasil belajar dengan kompetensi yang ditentukan (Hadi, 2004). Penggunaan media pembelajaran sangat efektif dalam menyampaikan isi pelajaran kepada siswa selama proses pembelajaran.
Materi Plantae
Tumbuhan berbiji atau spermatofit (Yunani, sperma = .biji, fiton = tumbuhan) mencakup semua tumbuhan berpembuluh yang berkembang biak secara seksual dengan membentuk biji. Tumbuhan berbiji merupakan kelompok tumbuhan yang tingkat perkembangan filogenetiknya paling tinggi, dengan ciri utamanya adalah adanya organ berupa biji, yang dalam bahasa Yunani disebut sperma.
Tumbuhan Angiospermae
Habitat baka ini kebanyakannya berbentuk rumput yang mempunyai rizom atau ubi berlapis, kadangkala terdapat juga pokok renek atau pokok atau tumbuhan memanjat. Kaum ini terdiri daripada terns, pokok renek atau pokok dengan daun rata, garisan atau jalur.
Kerangka Berfikir
Kegiatan pengujian produk juga dilakukan pada tahap ini untuk mendukung proses pengembangan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yang telah disiapkan. Tahap pengembangan bertujuan untuk menghasilkan data dalam desain produk dengan mempersiapkan produk hingga selesai dan melakukan validasi oleh tim ahli.
Prosedur Penelitian
Tahap desain bertujuan untuk merancang produk sumber belajar/media pembelajaran yang akan dibuat dan digunakan berdasarkan permasalahan yang diketahui pada tahap analisis yaitu membuat katalog tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) yang dilanjutkan dengan penyiapan produk. Pada tahap ini peneliti melakukan struktur pengembangan katalog tumbuhan dengan struktur yang telah dirancang pada tahap desain. Katalog tumbuhan yang dibuat divalidasi oleh ahli materi dan ahli media untuk mengetahui tingkat validitas katalog tumbuhan.
Peneliti memberikan kuesioner kepada setiap validator untuk mengidentifikasi kekurangan apa pun dalam katalog tanaman.
Uji Coba Produk
Pada tahap evaluasi hanya dilakukan evaluasi formatif yaitu dengan melakukan validasi produk/media dengan validator ahli.
Desain uji coba
Data kualitatif yaitu data deskriptif berupa hasil identifikasi tumbuhan angiospermae (Angiospermae), hasil wawancara dengan guru biologi, wawancara dengan kepala Taman Wisata Botani, dan analisis kebutuhan siswa, serta saran kritis, serta komentar yang diberikan oleh validator pada saat proses validasi dan siswa pada saat proses uji coba diberikan secara tertulis dan tidak tertulis. Data Kuantitatif yaitu data numerik berupa data angka yang diperoleh dari angket analisis kebutuhan siswa, angket validator.
Instrumen pengumpulan data
Kuesioner ini menggunakan skala likert 1-5 yang digunakan sebagai skor pada setiap indikator yang ada pada kuesioner.
Teknik Analisis Data
Tahap Analisis
Analisis kinerja dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan permasalahan yang ada di sekolah terkait dengan sumber belajar yang digunakan di sekolah. Hasil analisis kerja ini menunjukkan bahwa sumber belajar yang digunakan siswa hanya berupa buku teks dan LKS yang jumlahnya sangat minim. Analisis kebutuhan bertujuan untuk menemukan sumber belajar yang cocok yang dibutuhkan siswa dalam proses pembelajaran.
Berdasarkan analisis kebutuhan, peneliti memutuskan untuk mengembangkan katalog tumbuhan karena sumber belajar/media pembelajaran berupa buku cetak.
Desain
Sebagai daya tarik wisata, kebun raya ini menyediakan wahana bermain seperti flying fox, rumah pohon, kolam renang, taman bermain, dan spot foto Instagrammable. Sedangkan sebagai tempat edukasi, kebun raya menyediakan flora dan fauna yang dapat dijadikan sarana pembelajaran untuk menambah pengetahuan. Keanekaragaman tumbuhan di Kebun Raya Sukorambi dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar yaitu tumbuhan kelas dikotil dan tumbuhan kelas monokotil (Tabrani dkk, 2017).
Di bawah ini adalah diagram katalog tumbuhan Angiospermae berdasarkan potensi lokal di kawasan Kebun Raya Sukorambi Jember.
Pengembangan
Validator ahli materi dilakukan oleh guru Tarbiyah dan IKIP yang bergelar Magister Biologi. Validator ahli materi menilai katalog tumbuhan dengan menganalisis materi yang dikembangkan dalam katalog tumbuhan, kearifan lokal, dan bahasa yang digunakan dalam katalog tumbuhan. Berdasarkan hasil validasi ahli materi 1 pada Tabel 4.4 diketahui bahwa hasil validasi ahli materi 1 mencapai nilai persentase sebesar 82% yang menunjukkan bahwa materi katalog tumbuhan Angiospermae tergolong sangat valid sehingga dapat digunakan. proses pembelajaran.
Berdasarkan hasil validasi ahli materi 2 pada Tabel 4.5 diketahui bahwa hasil validasi ahli materi 2 mencapai nilai persentase sebesar 88% yang menunjukkan bahwa materi katalog tumbuhan Angiospermae tergolong sangat valid sehingga dapat digunakan. dalam proses pembelajaran.
Implementation (implementasi)
Analisis Data
Penilaian ahli materi dilakukan oleh 2 orang dosen biologi yaitu Ny. Imaniah Bazlina Wardani, M.Si dan Ny. Heni Setyawati, S.Si., M.Pd. Berdasarkan tabel 4.8 terlihat validator 1 memperoleh skor 82% dan validator 3 memperoleh skor 88%, sedangkan skor rata-rata dua (2) validator memperoleh skor 85. Penilaian ahli media terdiri dari 5 (lima) Aspek yaitu aspek penyajian secara umum, penyajian mempertimbangkan makna dan kegunaan, mengembangkan proses pembentukan pengetahuan, tampilan umum dan kelengkapan katalog tumbuhan.
Berdasarkan Tabel 4.9 terlihat Validator Ahli Media 1 memperoleh nilai 84% dan Validator Ahli Media 2 memperoleh nilai 87%, sedangkan nilai rata-rata kedua (2) validator memperoleh nilai 86.
Revisi Produk
Media pembelajaran katalog tumbuhan dengan demikian termasuk kategori sangat valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae) pada kelas X SMA Argopuro Panti Jember. Hasil analisis validasi ahli materi 1 memperoleh persentase skor rata-rata sebesar 82% dengan kategori sangat valid dan ahli materi 2 memperoleh persentase skor rata-rata sebesar 88% dengan kategori sangat valid, sedangkan untuk skor dua (2) rata-rata persentase 85% dan dikategorikan “sangat valid”. Berdasarkan hasil uji validitas, Katalog Tumbuhan Angiospermae di kawasan Kebun Raya Sukorambi Jember dinyatakan sangat valid sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Hal ini sejalan dengan pandangan Mulia bahwa jika suatu produk telah dinyatakan valid, maka produk tersebut mempunyai kualitas yang baik dan seluruh komponen yang terkandung di dalamnya layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Saran Pemanfaatan, Desiminasi dan Pengembangan Produk Lebih Lanjut
Jenis penelitian Penelitian
Pengembangan katalog tumbuhan berbiji tertutup (Angiosper mae) di kawasan Kebun Raya Sukorambi sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas X SMA Argopuro Panti Jember pada tahun ajaran.
Design uji produk Design uji coba
Pelaksanaan proses pembelajaran Bagaimana proses pembelajaran biologi di SMA Argopuro Panti apakah dilakukan secara daring/luring? Bagaimana menurut anda jika saya mengembangkan sumber belajar berupa media katalog tumbuhan berbasis materi potensi lokal tumbuhan (Angiospermae)?
Petunjuk Wawancara dengan Kepala Taman Wisata Botani Sukorambi Jember
1 Bagaimana proses pembelajaran biologi di SMA Argopuro Panti Jember, baik yang dilakukan secara daring maupun luring. Proses pembelajaran biologi di sini nak, dilakukan tatap muka (luring) di kelas mulai semester lalu pukul. 5 Materi apa yang sulit dijelaskan kepada siswa dan siswa juga sering merasa kesulitan.
8 Bagaimana pendapat anda jika saya mengembangkan sumber ajar berupa katalog tumbuhan Angiospermae (angiospermae) berdasarkan potensi bahan tumbuhan lokal.
Hasil Wawancara dengan Kepala Taman Wisata Botani Sukorambi Jember
Yang dimanfaatkan warga setempat adalah tanaman palem, warga memanfaatkannya dengan membeli tanaman palem.5 Apakah sudah dilakukan penelitian mengenai hal ini? 6 Bagaimana pendapat Anda jika penelitian potensi lokal tumbuhan Angiospermae di kawasan Kebun Raya Sukorambi dikembangkan menjadi katalog tumbuhan sebagai alat bantu ajar/media pembelajaran bagi siswa?
Pohon Kelapa Cocos nucifera L Klasifikasi Kingdom : Plantae
Buah Naga Hylocereus cistericensi Klasifikasi Kingdom : Plantae
Tanaman Kecombrang Etlingera elatior Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Aren Arenga Pinnata Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Kedondong Spondias dulcis Parkinson
Pohon Kenitu Chrysophyllum cainito L Klasifikasi
Pohon Asam Tamarindus indica L Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Mangga Mangifera indica L Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Jambu Psidium guajava L Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Durian Durio ziberhinus Murr. Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Cempedak Artocarpus integer Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pohon Karet Hevea brasiliensis Klasifikasi Kingdom : Plantae
Pernahkah Anda belajar dengan menggunakan sumber belajar selain buku pelajaran dan LKS yang disediakan sekolah? 7 Pernahkah Anda belajar dengan menggunakan sumber belajar selain buku pelajaran dan LKS yang disediakan di sekolah? 8 Tahukah Anda bahwa di sekitar Anda terdapat potensi kawasan taman yang dapat dimanfaatkan.
10 Apakah Anda setuju jika sumber belajar berupa katalog tumbuhan angiospermae di kawasan Taman Botani Sukorambi dikembangkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran?
Petunjuk Pengisian
Judul Penelitian : Pengembangan Katalog Tumbuhan Berdasarkan Hasil Identifikasi Tumbuhan Angiosperma (Angiosperma) di Kawasan Taman Botani Sukorambi Sebagai Alat Peraga Biologi Siswa Kelas X SMA Argopuro Panti Jember. Judul Buku: Katalog Tumbuhan Angiospermae Berdasarkan Hasil Identifikasi Tumbuhan di Kawasan Kebun Raya Sukorambi Jember.
Tabel Penelitian
Kegiatan yang mendukung materi 9 Gambar yang disajikan mendukung
Materi Mengambangkan Kemampuan Berfikir 12. Informasi yang disajikan memberikan
Kesesuaian Bahasa
Kebenaran Materi
Komentar dan Saran C. Kesimpulan
1 = sangat tidak pantas, sangat tidak pantas, sangat tidak jelas, sangat tidak menarik, sangat tidak mudah.
Penyajian mempertimbangkan kebermknaan dan kebermanfaatan materi
Mengembangkan proses pembentukan pengetahuan 6. Menumbuhkan rasa ingin tahu dengan
Tampilan umum
Kelengkapan Katalog Tumbuhan 12 Katalog tumbuhan dilengkapi cover
Kebenaran Materi
Komentar dan Saran
Kesimpulan
Keakuratan Materi
Kegiatan yang mendukung materi 9 Gambar yang disajikan mendukung materi
Kemuktahiran Materi
Materi Mengambangkan Kemampuan Berfikir
Kearifan lokal
Penggunaan istilah atau simbol
Komentar dan Saran
Kebenaran Materi
Komentar dan Saran
Kesimpulan