• Tidak ada hasil yang ditemukan

pertemuan 3

N/A
N/A
Ridho Maulana

Academic year: 2025

Membagikan "pertemuan 3"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Tektonik Lempeng dan

Struktur Bumi

(2)
(3)

Teori Tektonik Lempeng

Continental Drift: Alfred Wegener, 1929, dalam buku‘‘The Origin of the Continents and Oceans’. Beliau menyatakan bahwa afrika dan amerika selatan bentuk benua dengan (bukti) geologinya memiliki kecocokan.

Tektonik (yunani: “To Build”):

studi tentang bagaimana permukaan bumi terbentuk,

suatu proses yg mengkontrol struktur dan properti yang ada di kerak bumi dari waktu ke waktu

studi ilmiah tentang deformasi batuan yang membentuk kerak bumi dan kekuatan yang menghasilkan deformasi tersebut.

Lempeng: Pecahan Litosfer yang bergerak akibat gaya endogen (arus konveksi) dan dibatasi oleh batas lempeng (konvergen, divergen, dan transform)

(4)
(5)

Siklus Tektonik dan Arus Konveksi

(6)

Batas Lempeng

• Konvergen (saling mendekat): zona subduksi, dan collision (tabrakan)

Lempeng Benua – samudera

Lempeng Benua – benua

Lempeng Samudera- samudera

• Divergen (saling menjauh):

Lempeng benua

Lempeng samudera

• Transform (sinistral/dekstral): batas lempeng membentuk patahan geser

(7)

Konvergen samudera-benua

(8)

Konvergen samudera-samudera

barat Pacific, termasuk pulau Tonga dan Marianas, dan kepulauan Philippine

(9)

Konvergen benua-benua

(10)

Divergen samudera-samudera

(11)

Divergen benua-benua

(12)

Batas Transform

(13)
(14)

Tektonik lempeng adalah model yang menjelaskan asal-usul pola

deformasi pada kerak bumi, distribusi gempa bumi, pergeseran benua, dan punggungan tengah samudera, serta menyediakan mekanisme bagi Bumi untuk mendingin.

(15)
(16)

Komponen Bumi

• Atmosfer

Lapisan Udara yg di didominasi oleh nitrogen dan oksigen

• Litosfer

• Hidrosfer

Lapisan air, yang berada diatas maupun dibawah permukaan

• Biosfer

Lapisan yang menandakan adanya kehidupan yang mencakup atmosfer, litosfer, maupun hidrosfer

(17)
(18)
(19)

Litosfer

• Litho = batuan

• Litosfer merupakan “kulit Bumi” berupa Lapisan batuan yang terdiri dari material padat bersifat rigid, memiliki ketebalan 80-100 km.

• Litosfer terpecah menjadi lempeng-lempeng yang dibatasi oleh batas lempeng, dan bergerak akibat gaya endogen diatas lapisan astenosfer yang bersifat plastis.

• Litosfer terdiri dari kerak dan mantel bagian paling atas

(20)

Tektonik

(21)

Berdasarkan komposisi kimia Berdasarkan sifat fisik

(22)

Struktur Bumi

• Terdiri dari : Kerak, Mantel, dan Inti

• Kerak terdiri dari kerak benua dan kerak samudera

Kerak Benua Kerak Samudera

Lebih tebal (0-75 km) Lebih tipis (0-10 km) Batuan Lebih terang/granitik (lebih

banyak silica)

Btuan lebih gelap/basaltik (sedikit silica)

Lebih tua Lebih muda

Massa jenis lebih kecil (sekitar 2,7 g/cc) Massa Jenis lebih besar (sekitar 2,9 g/cc)

(23)

Mantel terdiri dari: mantel bagian paling atas, astenosfer, dan mantel bagian bawah

Mantel bagian atas merupakan bagian bawah dari litosfer yang berada pada kedalam sekita 100 km, mengandung mineral piroksen dan olivine (ultrabasa).

Astenosfer merupakan lapisan yang bersifat plastis. Pada temperature

rendah massa jenisnya tinggi karena mengandung garnet, pada temperatur tinggi menjadi ringan dan mencair, bersifat basalt, naik ke atas sebagai

magma

Mantel bagian bawah massa jenisnya lebih tinggi dibandingkan mantel bagian atas. Terdiri dari magnesium silicate Perovskite (Mg, Fe,

A1)(Si,A1)O3, Magnesiowustite (Mg, Fe)O, and calcium silicate Perovskite (CaSiO3)

(24)

• Inti Bumi Terbagi menjadi Inti bagian luar dan inti bagian dalam

• Inti bagian luar lebih bersifat liquid dan inti bagian dalam lebih bersifat padat

• Massa jenis inti 2x massa jenis mantel

• Saat bumi berputar, inti cairan luar berputar, dan dengan demikian menciptakan medan magnet karakteristik bumi. Oleh karena itu, inti luarnya panas, bersifat konduktif yang menghasilkan arus konveksi.

Lapisan konduktif ini bersamaan dengan rotasi bumi menciptakan efek dinamo yang mempertahankan system arus listrik yang dikenal sebagai medan magnet bumi

(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian geologi dari aspek pertanian, hubungan geologi dengan ilmu lain, susunan bumi (inti, mantel dan kerak bumi), tektonik lempeng bumi, bencana geologi (gempa,

Matakuliah Geologi Umum menjelaskan sejarah perkembangan bumi dan struktur bumi, batuan penyusun kerak bumi, skala waktu geologi, teori apungan benua, teori lempeng

- Kerak bumi (crust) - Selimut bumi (mantle) - Inti bumi (core) Jenis dan sifat batuan - Batuan beku - Bantuan sedimen - Batuan metamorf Jenis dan sifat mineral Bentuk muka bumi

Secara umum susunan bagian dalam bumi dibagi menjadi tiga bagian, dari permukaan hingga lapisan terdalam bumi, yaitu; lapisan kerak, mantel dan inti bumi.. Dalam

Dengan menyimak penjelasan guru tentang struktur bumi, siswa dapat mengidentifikasi masing masing lapisan penyusun bumi (kerak, selubung/mantel, dan inti bumi)

• Teori tektonik lempeng didasarkan pada model sederhana dari planet Bumi: litosfer yang rigid, terdiri dari kerak benua dan kerak samudera, bersama- sama dengan bagian paling

Kerak bumi ini terbagi menjadi dua bagian: kerak benua (merupakan benda padat yang terdiri dari batuan granit di bagian atasnya dan batuan beku basalt di bagian bawahnya. Kerak ini