Tesis berjudul “Buah Kurma Menurut Tafsir Nusantara (Studi Banding Antara Tafsir Tarjuman al-Mustafid dan Tafsir Al-Azhar)” karya Fitriana dengan NIM 14210575 diuji pada sidang Munaqasyah di Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al-Qur’an ( IIQ) Jakarta pada tanggal 21 Agustus 2018. Karya sederhana ini saya persembahkan kepada ayah dan ibu saya yang dengan sepenuh hati dan ikhlas menerima untuk menjadi tangan saya. Juga kepada kakak dan adikku yang selalu ada disaat suka maupun duka, meski jarak memisahkan kami.
Hamdan Lillah, penulis tak henti-hentinya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang penuh kasih sayang, sehingga dengan Inaja, kuasa dan kasih sayang-Nya skripsi ini dapat terselesaikan. Skripsi ini merupakan bukti atas kesulitan kecil penulis selama empat tahun menempuh studi di kampus tercinta Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta. Khuzaimah Tahido Yanggo, Lc, MA, ibunda kami semua, Rektor Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta yang telah mengizinkan untuk kuliah di universitas ini.
Dosen pembimbing yang penuh perhatian dan berwawasan luas yang selalu memberikan motivasi dan bimbingan dalam menyelesaikan skripsi ini. Ibu Hj. Muthmainnah, M.A., Ibu Hj. Istiqomah, MA., Ibu Mahmudah SH, Kak A'yuna Faizatul Fiqriyah S.Ud, dan seluruh pengajar tahfidz IIQ Jakarta. Pengajar Tahfidz yang selalu menjadi inspirasi dan motivator penulis, hingga penulis mencapai titik ini.
Transliterasi ini ditulis dengan menggunakan pedoman transliterasi huruf Arab ke huruf Latin yang ditetapkan oleh Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta pada tahun 2017.
Konsonan
Kata Sandang
Sedangkan ta marbûthah (ة) yang diikuti atau disambung (di-washal) menjadi kata benda (ism), diterjemahkan menjadi huruf “t”. Kurma Menurut Tafsir Nusantara (Studi Banding Antara Tafsir Tarjuman al-Mustafid dan Tafsir Al-Azhar). Hal ini semakin menegaskan dan menguatkan keyakinan bahwa makanan yang menjadi favorit Nabi s.a.w.s. dan telah mendapat perhatian dari Allah SWT. itu adalah makanan yang penuh dengan makanan, obat-obatan dan berkah.
Hamka dalam ayat tentang kurma, serta persamaan dan perbedaan kurma menurut tafsir Tarjuman al-Mustafid dan Tafsir Al-Azhar. Dalam penelitian ini, penulis mencoba menjawab permasalahan yang ada dengan mengacu pada data primer dan sekunder melalui penelitian dokumen dan kepustakaan. Sumber data primer yang digunakan penulis adalah Tafsir Tarjuman al-Mustafid dan Tafsir Al-Azhar.
Sedangkan data sekunder berupa buku-buku tafsir bahasa Indonesia serta buku-buku dan jurnal-jurnal yang berkaitan dengan pembahasan. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, manfaat buah kurma dibandingkan dengan buah-buahan lainnya sangatlah banyak dan mempunyai manfaat yang cukup banyak bagi kita sebagai manusia, baik secara rohani maupun jasmani.
Latar Belakang Masalah
Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang menyebutkan tumbuh-tumbuhan dan kegunaannya bagi manusia, serta menjelaskan cara membuat kebun, pohon-pohon yang berbuah lebat, seperti zaitun, kurma, anggur, delima, dan lain-lain sebagaimana dijelaskan dalam surat an- Nahl ayat 10 -11.3. Dialah yang menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagian daripadanya untuk diminum dan sebahagian daripadanya (untuk memberi makan tumbuh-tumbuhan), yang padanya kamu menggembalakan ternakan kamu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berfikir.” (QS. An-Nahl.
Kurma merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi oleh umat muslim, sebagian besar masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam menjadikan kurma sebagai makanan saat bulan puasa. Manusia bisa bertahan hidup dalam waktu yang cukup lama hanya dengan mengkonsumsi kurma karena sangat kaya akan gula.4. Dengan mengkonsumsi kurma yang cepat terserap, maka persediaan gula dalam darah akan cepat pulih.
5 Badan Penelitian dan Pengembangan serta Pelatihan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ciptaan Manusia Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Ilmu Pengetahuan (Tafsir Ilmi) , (Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2012), H. Kurma merupakan salah satu buah yang mempunyai nilai keistimewaan dan ditempatkan pada kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Kurma menjadi salah satu makanan utama yang bisa mengenyangkan masyarakat, khususnya di Timur Tengah.
Selain itu kurma dapat menjadi salah satu suplemen makanan yang dapat mengobati berbagai penyakit khususnya kurma nabi yaitu. Dalam ilmu kedokteran kuno ditemukan bahwa memakan kurma secara langsung dapat membunuh cacing dan kurma Ajwa merupakan kurma yang dapat membunuh cacing dalam tubuh sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi SAW.
هاؤر(
ملسم
- Identifikasi Masalah
- Pembatasan dan Perumusan Masalah
- Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Tinjauan Pustaka
- Sistematika Penulisan
- Saran
Kitab suci Al-Qur'an banyak memuat ayat-ayat yang memberikan informasi tentang fenomena alam dan mendorong manusia untuk melakukan pengamatan terhadap fenomena tersebut. Berangkat dari permasalahan diatas, penulis tertarik untuk meneliti lebih dalam mengenai tanggal-tanggal yang disebutkan dalam ayat Al-Qur'an. Maka dengan mempertimbangkan faktor-faktor diatas maka penulis akan meneliti tanggal-tanggal yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan memberi judul besar skripsi ini dengan Tanggal-tanggal Menurut Tafsir Nusantara (Studi Banding antara Tafsir Tarjuman Al-Mustafid Karya Abdurrauf Es-Singkili dan Tafsir Al -Azhar karya Buya Hamka).
Bagaimanakah Abd al-Rauf Singkel dan Buya Hamka mentafsirkan ayat-ayat yang menyebut tentang tarikh. Untuk mengetahui tafsiran Abdul al-Rauf Singkel dan Buya Hamka pada ayat tentang kurma. Diharapkan dapat memberi gambaran kepada seluruh umat manusia bahawa al-Quran adalah kitab yang mengandungi sejumlah ilmu dan fakta sains khususnya tentang buah-buahan iaitu kurma.
Penulis melakukan tinjauan pustaka mengenai tema yang akan penulis ambil di perpustakaan Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keempat, skripsi yang ditulis oleh Nurhidayah, Fakultas Ushuluddin, Program Studi Tafsir Hadits tahun 2010, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Urgensi Tumbuhan Bagi Kehidupan Dalam Perspektif Al-Qur'an. Dalam skripsi ini penulis Nurhidayah membahas tentang ayat-ayat Al-Qur'an dan ayat-ayat yang membahas tentang fungsi tumbuhan bagi manusia.
Kelima, disertasi yang ditulis oleh Ayuna Faizatun Fiqriyah, Program Pengajian Tafsir Hadis Fakulti Ushuluddin Tahun 2015, Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ Jakarta, Ats-Tsimar) dalam perspektif Al-Qur`an (Pengajian Tafsir Tematik Di. disertasi ini, penulis Ayuna Faizatun Fiqriyah mengkaji pelbagai jenis buah-buahan yang disebut dalam al-Quran, disertai dengan penerangan, penjelasan tentang khasiat dan penyebutan khasiat yang terdapat pada buah-buahan tersebut.18 Nurhidayah, “Kedekatan Tumbuhan untuk kehidupan di Perspektif Al-Quran `an”, Tesis, Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, 2010, (td).
Sumber data primer ialah buku terjemahan Al-Qur`an dan Al-Mustafid dan Al-Azhar. Manakala sumber data sekunder ialah buku tafsir “Ilmi, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur`an”, tentang buah-buahan dan buku, majalah, artikel dan jurnal sokongan lain yang sesuai dengan tema. 19 Ayuna Faizatul Fiqriyah, “Ats-Tsimar dalam perspektif al-Quran (kajian tafsir tematik)”, Tesis, Jakarta, Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta, 2015, (t.d.).
Bab kedua berisi uraian umum tentang kurma, manfaat dan ciri-cirinya, jenis-jenis kurma, kosa kata kurma dalam Al-Qur'an, ayat-ayat tentang kurma. Bab keempat merupakan inti pembahasan skripsi, yaitu analisis terhadap tafsir ayat Abdurrauf As-Singkili dan Buy Hamka yang menyebutkan tanggal.
PENUTUP
Dengan cara ini, kandungan dan rahsia di sebalik susunan ayat-ayat al-Quran yang sistematik dapat difahami dengan jelas. Walaupun tafsiran Nazhm ad-Durar fî Tanâsub al-Âyât wa as-Suwar dikenali sebagai ensiklopedia munâsabah dan al-Biqâ‟î merupakan tokoh pertama yang menjadikan munâsabah Al-Qur'an sebagai asas utama dalam menzahirkan maksud ayat-ayat Al-Quran. Menjalankan penelitian munâsabah menurut tafsir al-Biqâ‟î pada surah-surah lain yang terdapat dalam Al-Qur’an.
Penulis berharap penelitian ini bermanfaat bagi para pembaca dan memberikan wawasan tentang ilmu-ilmu Al-Quran. Abidu, Yunus Hasan, Tafsir Al-Qurˊan (Sejarah Tafsir dan Metode Mufasir), Jakarta: Gaya Media Pratama, 2007. As-Suyûthî, Jalâl ad-Dîn, Samudera Ulumul Qurˊan (Al-Itqân fi 'Ulumil-Qurˋan), trans..
As-Suyûthî, Jalâl Ad-Dîn, Samudra ILmu-Ilmu Al-Qurˋan Povzetek knjige Al-Itqân fî ‘Ulûm Al-Qurˋân, Bandung: PT. Basid, Abdul, "Surah Munâsabah dalam Al-Qur'an (Ulasan Kitab Nazm ad-Durar fi Tanasub al-Ayat wa as-Suwar Karya Al Biqa'i)", Diplomsko delo, Surabaya: UIN Surabaya, 2016. Chirzin , Muhammad, Al - Qur'an in Ulum Al-Qur'an, Jakarta: PT Dana Bhakti Prima Yasa, 1998.
Hijazi, Muhammad Mahmud, Al-Wahdah Al-Maudhûiyyah fî Al-Qurˋan Al-Karîm, Jakarta: Gema Insani, 2010. Quraish, Al-Lubâb; Makna, Tujuan dan Hikmah Surat Al-Qur'an, Tangerang: LenteraHati, 2012. Suryadi, Rudi Ahmad, "Pentingnya Ayat Munasabah Al-Qur'an dalam Tafsir Pendidikan", dalam Jurnal Ulul Albab, Vol. .
Baki'Muhammad Fuad bin Abdul, Mu'jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur'an, Darl Fikr, 1981. Baidan, Nasharuddin, Perkembangan Tafsir Al-Qur'an di Indonesia, Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2003 Fiqriyah, Ayuna Faizatun, "Ats-Tsimar dalam Perspektif Al-Qur'an (Pengkajian Tematik Tafsir)", Tesis, Jakarta, Institut Pengajian Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, 2015, (t.d).
Nurhidayah, “ Urgensi Tumbuhan Bagi Kehidupan Dalam Perspektif Al-Qur'an”, Skripsi, Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, 2010, (td) Nasution, Ahmad Bangun dan Rayani Hanum Siregar, Akhlah Tasawuf. Qindil, Abdul Mun’im, Tanda-tanda Kedokteran dalam Al-Quran dan As-Sunnah, Jakarta: Akademika Pressindo, 2001.