• Tidak ada hasil yang ditemukan

RADHA'AH DALAM AL-QUR'AN - repository iiq - IIQ Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "RADHA'AH DALAM AL-QUR'AN - repository iiq - IIQ Jakarta"

Copied!
143
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah

Tujuan penulisan tesis ini adalah untuk mengetahui radhâ'ah dalam al-Quran mengikut tafsiran Wahbah Az-Zuhaili. Menambah wawasan al-Quran tentang masalah susu ibu dan radha'ah (penyusuan). Namun kerana kepentingan penyusuan susu ibu, al-Quran tidak mewajibkannya tetapi menggalakkannya selama dua tahun penuh.

Maksud radhâ'ah menurut Wahbah az-Zuhaili ialah kedatangan susu ibu kepada anak yang disusui.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tinjauan Pustaka

Metode Penelitian

Sistematika Penulisan

TINJAUAN UMUM TENTANG RADHÂ’AH (MENYUSUI)

Pengertian Radhâ’ah

3 Shaikh Muhammad Al-Utsaimin, Sahih Fiqh Wanita menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah, (Jakarta: Akbar Media, 2009), Cet.II, hlm. Yang jelas, sebutan 2 tahun sebagai masa penyusuan bermakna penyusuan selama dua tahun tidak wajib. Ibu-ibu hendaklah menyusukan anak selama dua tahun penuh, ini bagi mereka yang ingin menyusukan anak sehingga ke akhirnya.

Artinya, sejak dini telah digariskan dalam Al-Qur'an bahwa air susu ibu, baik biologis maupun tidak, adalah demikian.

Rukun dan Syarat Radhâ’ah

Menurut Imamiyah, susu yang diberikan kepada anak yang diberi ASI harus berasal dari hubungan yang sah. Hal ini tidak bisa diberikan oleh orang lain, apalagi dengan susu hewani atau susu bubuk. ASI diproduksi dengan mudah dan dengan tingkat kehangatan yang tepat, apapun kondisi ibu dan kapan pun.

Oleh karena itu, ASI terlindungi dari berbagai risiko karena bebas dari mikroba penyebab penyakit. Manfaat bayi baru lahir secara umum adalah nutrisi terbaik untuk bayi baru lahir adalah nutrisi. terkandung dalam ASI. Keseimbangan nutrisi pada ASI berada pada kadar terbaik dan ASI memiliki bentuk terbaik untuk tubuh bayi kecil.

ASI mengandung komposisi penting yang dapat Anda andalkan untuk membangun tubuh bayi agar ia dapat hidup sehat dan sehat. ASI mengandung protein yang menjamin sel-sel tubuh terbentuk dan tumbuh dengan sempurna. Hamka meyakini tafsir Al-Azhar bahwa ayat ini juga menemukan pengalaman ilmu kedokteran modern, yaitu ASI lebih baik dibandingkan susu lainnya.

Allah mewajibkan para ibu untuk menyusui bayinya, untuk membuktikan bahwa ASI mempunyai pengaruh yang besar terhadap anak. Ayah bayi harus membantu memastikan ketersediaan ASI dengan memberikan makanan yang cukup bagi ibu dan suasana damai. Oleh karena itu, jelas Al-Qur'an secara khusus menguraikan aturan-aturan yang harus diperoleh ibu bayi agar dapat menghasilkan ASI yang cukup.

Menurut Wahbah az-Zuhaili, susu ibu organik lebih baik berbanding susu wanita lain kerana susu ibu organik terbukti memberi impak yang besar kepada bayi.

Jumlah Penyusuan yang Haram Dinikahi

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Selama Menyusui

Penyebab paling umum adalah seorang ibu hamil lagi saat anaknya belum genap berusia dua tahun. Jika dia sedang menyusui, setiap tetes susu yang dihisap anaknya ibarat membebaskan orang yang merdeka dari keturunan Nabi Ismail (a.s.). Allah menganjurkan para ibu untuk menyusui anaknya selama dua tahun karena Allah mengetahui bahwa pada masa itu seorang bayi membutuhkan kasih sayang seorang ibu yang seluruh daging dan darahnya berasal dari sang ibu.

Jika jumlah ASI tidak cukup untuk mengenyangkan anak, hendaknya ibu tidak memaksa anaknya untuk tidak meminum ASI sama sekali dan menggantinya sepenuhnya dengan susu lain, melainkan dia. Karena susu sapi lebih kental dari ASI, sebaiknya tambahkan sedikit gula pasir dan air mendidih terlebih dahulu hingga kental menyerupai ASI. Susu sapi harus direbus terlebih dahulu selama dua puluh menit agar jika ada bakteri atau kuman mati.

Berikan susu lembu kepada anak dalam keadaan tidak terlalu panas dan tidak terlalu sejuk, tetapi sehangat susu. Setiap kali ingin memberi susu, botol tersebut hendaklah dicuci terlebih dahulu dengan air suam dan pastikan ia bercampur dengan baki susu sebelumnya. Pegang anak semasa memberi susu supaya kelihatan seperti sedang minum susu dari payudara ibu, supaya masih dapat merasakan pelukan dan kasih sayang ibu 49.

Dan yang termasuk dalam kewajiban ibu adalah tidak mengingkari pentingnya hak anak untuk mencicipi ASI dari payudara ibu, jika ia mempunyai kesempatan, dan tidak menolak memberikannya selama masa menyusui, kepada siapa saja yang mau. selesaikan menyusui dengan payudara yaitu 2 tahun penuh sebelum disapih. Oleh karena itu, ayah wajib mencarikan susu bagi bayinya sesuai dengan kemampuannya, dengan memberikan makanan yang bergizi kepada istrinya yang kelak akan menghasilkan ASI atau dengan mencarikan wanita lain yang sehat jasmani dan rohaninya. tidak dapat melakukannya. 55.

Hukum Menyusui Bayi

Air Susu Ibu (ASI)…

  • Pengertian ASI
  • Manfaat ASI
  • Kandungan ASI

Yang dimaksudkan dengan penyusuan yang mengakibatkan larangan perkahwinan ialah penyusuan yang diberikan kepada anak yang masih mendapat makanan daripada susu 24. Susu ibu membekalkan semua unsur nutrisi yang sesuai dengan keperluan bayi, yang mengandungi semua vitamin, di samping vitamin. D dan vitamin G. Berdasarkan itu, boleh dikatakan susu ibu adalah makanan yang baik dan paling sesuai untuk kanak-kanak berbanding makanan lain.

Sejak zaman Rasulullah s.a.w., bahkan sejak dahulu lagi, susu diketahui mempunyai khasiat yang sangat baik. Kemudian dia berkata, "tidak boleh" kerana benihnya sama (maksudnya susu dari kedua-dua buah dada wanita itu berasal. Menurut mazhab Hanafi dan Maliki, tidak ada bezanya sama ada susu itu diberikan kepada bayi. .sedikit atau banyak.

TINJAUAN UMUM TENTANG BIOGRAFI WAHBAH AZ-

Riwayat Hidup Wahbah az-Zuhaili

Wahbah Zuhaili dibesarkan dalam lingkungan ulama mazhab Hanafi yang kemudiannya membentuk pemikirannya dalam mazhab fiqh. Wahbah Zuhaili merupakan tokoh dalam dunia ilmu, selain terkenal dalam bidang tafsir, beliau juga seorang yang pakar dalam bidang fiqh.

Pendidikan dan Karir Intelektualnya

4Iffaty Zamimah, Tesis: “Al-Wasathiyyah dalam Al-Qur’ân (Studi Tafsir Al-Marâghî, Al-Munîr, and Al-Mishbâh”, (Insitut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta 2015), h. 9Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir fi al-'Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj, Kata Pengantar terj. 11 Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir fi al-'Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj, Kata Pengantar terj.

14 Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir fi al-'Aqidah wa al-Shari'ah wa al-Manhaj, bind I, s. ANALYSE AF FORTOLKNINGEN AF WAHBAH AZ-ZUHAILI I BOGEN AF TAFSIR AL-MUNÎR OM VERSENE AF RADHÂ'AH A. 4 Wahbah az-Zuhaili, At-Tafsirul-Munir: Fil 'Aqidah'ah wasy' bind I-S , (Beirut: Darul Fikr, Dimasqi: 1991), s.

6 Wahbah az-Zuhaili, At-Tafsirul-Munir: Fil 'Aqidah wasy-Shari'ah wal Manhaj Deel I, (Beirut: Darul Fikr, Dimasqi: 1991), hal. 7 Wahbah az-Zuhaili, At-Tafsirul-Munir: Fil 'Aqidah wasy-Shari'ah wal Manhaj Jilid I, hal. 8 Wahbah az-Zuhaili, At-Tafsirul-Munir: Fil 'Aqidah wasy-Shari'ah wal Manhaj Deel I, (Beirut: Darul Fikr, Dimasqi: 1991), hal.

16Wahbe az-Zuhaili, At-Tafsirul-Munir: Fil 'Akideh wasy-Syari'ah uel Menhaj Volume 3, (Beirut: Darul Fikr, Dimaski: 1991), hal. 23Vahbe az-Zuhaili, At-Tafsirul-Munir: Fil 'Akideh wasy-Syari'ah uel Menhaj Volume 27, (Beirut: Darul Fikr, Dimaski: 1991), hal. 285. . iddah, namun Imam Ahmad mengatakan bahwa hadits tersebut tidak shahih dari Umar r.a.24. Setelah mengumpulkan ayat-ayat tentang radha, kita bahas dari beberapa aspek yaitu dari Al-Qur'an dan juga dari ilmu kesehatan.

Tafsir radha dalam tafsir al-Munîr menurut Wahbah az-Zuhaili adalah radha diartikan dengan menyusui.

Guru-guru dan Muridnya

Karya-karya Wahbah az-Zuhaili

Al-Qur'an al-Karim al-Buyatuh al-Tasyri'iyyah aw khasa'isuh al-Hadariah, Dar al-Fikr, Damsyiq, 1993. Al-Ulum al-Syari'at Bayn al-Wahdah wa al-Istiqlal, Dar al-Fikr, Damsyiq, 1996.

Namun dari beberapa karyanya, khususnya di bidang tafsir, ada tiga kitab tafsir yang menonjol, yaitu Tafsir al-Wajiz, Tafsir al-Wasit dan Tafsir al-Munir. Ketiga tafsir tersebut mempunyai ciri dan ciri yang berbeda-beda, karena dalam penulisannya menggunakan gaya penafsiran yang berbeda dan latar belakang yang berbeda pula. Namun ketiganya mempunyai tujuan yang sama, yaitu upaya menjelaskan dan mengungkapkan makna-makna Al-Qur’an agar mudah dipahami dan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kitab Tafsir al-Munîr

  • Gambaran Umum Al-Munîr
  • Metode Penulisan Tafsir
  • Corak Tafsir Al-Munîr
  • Karaktristik Tafsir al-Munîr
  • Kelebihan Tafsir Al-Munîr
  • Aliran Pemikiran dan Madzhab Fiqih
  • Sistematika Penulisan Tafsir
  • Penulisan dan Penerbitan
  • Refrensi

Menyebut dan menerangkan huruf-huruf yang terdapat pada permulaan Surah (Huruf Mukatta'ah) yang menerangkan Kefasihan Al-Quran seperti Tasybih, Isti'arah, Majaz dan Kinayah dalam Al-Quran. 10. Terdapat banyak kelebihan tafsir ini, kecuali ia mempunyai pengenalan kepada tafsir yang sangat berguna kepada mana-mana pembaca sebagai bekal ilmu untuk memasuki tafsir al-Quran. Setelah penulis menjumpai ayat-ayat radha’ah atau tentang penyusuan, sebelum ini dijelaskan sehingga penelitian penulis dengan bantuan Al-Mu’jam al-Mufahras li Alfaz al-Qur’an al-Karim karya Muhammad Fuad’ Abd. al-Baki, bahawa perkataan radha’ah yang menjadi kajian dalam perbincangan ini ialah radha’ah yang bermaksud penyusuan bayi kurang dua tahun oleh ibu kandung atau ibu susuan.

Ada beberapa kata radhâ'ah dalam Al-Qur'an dengan derivasi (bentuk berbeda) yang diambil dari verbal radhâ'ah sebelumnya, diulang sebanyak 14 kali, 11 diantaranya terdapat pada Q.S Al-Baqarah[2]: 233, disebutkan kata yurdhi' setelah, radhâ'ah dan antastardhi'û, dalam Q.S an-Nisa'[4]: 23, terdapat kata ardha'nakum dan radhâ'ah, dalam Q.S al-Qashash[28]: menyebutkan 1 kata ardhiîh pada ayat 7 dan 1 kata al-Marâdhi'a dan fasaturdhi'û, dalam Q.S al-Hajj[22]: 2 menyebutkan kata murdhi'atin dan ardha'at. Ayat ini menjelaskan bahwa menyusui anak (ar-radha'ah) dapat menimbulkan ikatan haram, yaitu seorang wanita yang sedang menyusui (al-murdhi'ah) dan nasabnya dilarang mengawini anak yang disusuinya. (ar-radhi'). Dari berbagai penafsiran kata radhâ'ah yang telah diuraikan, kata radhâ'ah mempunyai arti yang sama yaitu menyusui, atau diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan seorang wanita dengan memberikan susunya kepada bayi.29.

Penulis telah mengumpulkan empat ayat dalam empat surat yang perlu dikaji secara mendalam dalam pembahasan radhâ’ iaitu Q.S. Dalam pembahasan radha ini, ia meliputi beberapa perkara yang terkandung di dalamnya iaitu meliputi anjuran penyusuan, waktu penyusuan, kewajipan ayah memberi nafkah, kebenaran menyusukan anak kepada selain ibu kandung, dan jantina penyusuan susu ibu.

ANALISIS PENAFSIRAN WAHBAH AZ-ZUHAILI DALAM

Analisa Penafsiran

Referensi

Dokumen terkait

1) Penerjemah haruslah seorang muslim, sehingga tanggung jawab keislamannya dapat dipercaya. 2) Penerjemah haruslah seorang yang adil dan tsiqah. Karenanya, seorang fasiq

Memang, apabila pembicaraan berlarut-larut tanpa menemukan mufakat, dan tidak ada jalan lain kecuali memilih pandangan mayoritas. Dalam keadaan yang demikian dapatnya akal

Ayat diatas juga memberi petunjuk tentang kewajiban dan tanggung jawab seorang ibu, bukanlah ayat ini semata-mata cerita, bahwa seorang ibu menyusukan anak, bahkan

Keluarga merupakan unsur terkecil dari negara, keluargalah yang pertama kali menorehkan tinta pada kertas putih yang belum terisi dalam kehidupan seorang anak dan keluarga

Keberadaan ibu telah diperhatikan oleh Islam dan diberikan untuknya hak- hak, maka dia juga mempunyai kewajiban mendidik anak-anaknya dengan menanamkan kemuliaan kepada

Dari hasil penelitian tersebut, diperoleh bahwasannya usia ideal dalam menghafal Al-Qur`an di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Unit Asrama Darul Qur`an adalah Anak Usia 16-21 Tahun

Berdasarkan data yang telah dihitung dan dijelaskan pada bab IV, bisa disimpulkan bahwa Usia ideal dalam menghafal Al-Qur`an di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Unit Asrama Darul

Beliau diuji dengan penyakit keras yang membuatnya kurus dan lemah sampai diibaratkan seperti jasad yang tergeletak di atas kursi.13 Senada dengan penjelasan dalam Shafwatut Tafâsîr,