PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Efektifitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Efektifitas Pembelajaran
- Dasar dan Tujuan Pendidikan Agama Islam
Tujuan pendidikan agama Islam dengan demikian merupakan suatu harapan yang diinginkan oleh para pendidik Islam itu sendiri. Tujuan Pendidikan Agama Islam adalah mengembangkan manusia yang beragama, yaitu manusia yang mampu melaksanakan ajaran agama.
Pendekatan dalam Pembelajaran Pendidikan Agama
Terlepas dari fungsi-fungsi tersebut di atas, perlu diingat betul bahwa pendidikan agama Islam merupakan sumber nilai, yaitu memberikan pedoman hidup bagi peserta didik untuk mencapai kehidupan bahagia di dunia dan di akhirat. Sementara itu, Mochammad Jawahir menyatakan bahwa: . Guru pendidikan agama Islam dapat menggunakan strategi pengajaran kontekstual dengan memperhatikan hal-hal berikut ini, yaitu: a) memberikan kegiatan yang bervariasi sehingga dapat melayani perbedaan individu siswa; b) lebih mengaktifkan siswa dan guru; c) mendorong pengembangan kemampuan baru; d) menciptakan keterkaitan antara kegiatan pembelajaran di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Langkah pertama yang harus dilakukan guru adalah dengan mengamati suatu fenomena, misalnya: a) menyuruh siswa menonton video CD tentang peristiwa manusia, rahasia ketuhanan, takdir ketuhanan,... berpuasa senin dan kamis, menunaikan zakat. organisasi amil, menghadiri salat berjamaah di masjid, ikut serta dalam pelayanan kurban, memberikan bantuan kepada fakir miskin.
Langkah kedua yang dilakukan guru adalah memerintahkan siswa untuk menuliskan permasalahan yang muncul, misalnya: a) setelah menonton video CD atau mendengarkan cerita-cerita Al-Qur’an, siswa hendaknya membuat catatan tentang pengalaman yang pernah dialaminya, melalui diskusi dengan teman-temannya.; b) Setelah mengamati dan melakukan kegiatan keagamaan, siswa hendaknya menuliskan permasalahan yang timbul dan dapat mengungkapkan perasaannya kemudian mendiskusikannya dengan teman sekelasnya. Langkah ketiga tugas guru Pendidikan Agama Islam adalah mendorong siswa berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Guru menugaskan siswa untuk menyelesaikan kegiatan yang berkaitan dengan konteks lingkungan siswa, termasuk di sekolah, di keluarga, dan di masyarakat.
Di kelas Pendidikan Agama Islam, guru diharapkan melaksanakan proses pembelajaran dengan membentuk kelompok belajar. Kegiatan belajar berkelompok dapat memperluas wawasan dan dapat membangun kemampuan interpersonal untuk berhubungan dengan orang lain Langkah-langkah yang dapat dilakukan guru untuk mempraktekkan metode ini adalah: 1) Mendatangkan ahli dalam kelas, misalnya tokoh agama, santri atau ustadz dari pondok pesantren, 2 ) Bekerja dengan kelas yang sama, 3) Bekerja dengan kelas di atasnya.
Pengertian Kualitas Belajar Siswa
Sebelum memberikan pengertian tentang kualitas pembelajaran, penulis terlebih dahulu menjelaskan pengertian kata-kata tersebut satu per satu. Belajar adalah perubahan yang relatif permanen yang terjadi pada semua jenis atau keseluruhan perilaku suatu organisme sebagai hasil dari pengalaman. Belajar merupakan suatu proses perubahan, yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Berdasarkan berbagai definisi di atas, dapat dipahami bahwa belajar adalah suatu tahap perubahan yang relatif permanen pada seluruh perilaku individu sebagai hasil pengalaman interaksi dengan lingkungan yang mencakup proses kognitif. Pendapat lain mengatakan bahwa belajar adalah suatu proses upaya yang dilakukan seseorang untuk memperoleh perubahan tingkah laku baru secara utuh sebagai hasil pengalaman dalam berinteraksi dengan lingkungan. Dengan demikian, secara singkat dapat dikatakan bahwa mutu pembelajaran adalah hasil atau perubahan yang dicapai seseorang dari usaha belajarnya.
Kualitas pembelajaran atau hasil belajar meliputi tiga aspek, yaitu: aspek kognitif (penguasaan intelektual), aspek afektif (berkaitan dengan sikap dan nilai) dan aspek psikomotorik (kemampuan bertindak dan berperilaku). Dari penjelasan di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan kualitas pembelajaran dalam penelitian ini adalah rata-rata nilai atau nilai siswa yang diperoleh dari seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam buku laporan setelah siswa mengikuti program pengajaran selama satu semester dan pembelajaran. proses berpartisipasi. .
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi dan Objek Penelitian
- Variabel Penelitian
- Defenisi Operasional
- Populasi dan Sampel
- Instrumen Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Efektivitas Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Ah guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar wat. Hasil wawancara dengan Sitti Aminah, guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar menunjukkan hal tersebut.
Gani, guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, di. Gani merupakan guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai berikut. Guru telah efektif menerapkan pendidikan agama Islam untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
KAJIAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA DI SMAN 1 BENTENG. Seberapa efektif pembelajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kualitas belajar siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Selayang Pandang Sekolah Menengah Pertama
Nama-nama kepala sekolah yang pernah membawahi SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Tujuan sekolah dapat tercapai jika semua guru yang mengajar di sekolah tersebut secara pribadi selaras dengan tujuan sekolah. Keberlangsungan pendidikan formal tidak hanya didukung oleh tenaga pendidik dan peserta didik saja, tetapi juga perlu didukung oleh sarana dan prasarana, seperti lokasi gedung sekolah dan alat-alat pengajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, serta lingkungan yang dapat memberikan dukungan terhadap pendidikan formal. suasana pendidikan.
Oleh karena itu, persoalan obyek dan obyek tetap menjadi bagian dari objek penelitian dalam setiap kegiatan penelitian. Berdasarkan data pada tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kondisi fasilitas di SMP Negeri 1 Benteng Selayar Kabupaten Kepulauan Kepulauan sudah cukup mendukung proses pembelajaran. Berdasarkan data pada tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kondisi sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Benteng Selayar Regency Kepulauan sudah cukup mendukung proses pembelajaran.
Efektifitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Siswa tertarik mempelajari pendidikan agama Islam karena guru pengajar di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar mendidik siswanya dengan materi ajar yang sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Wawancara 18 Juli 2013). Selain itu metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam seperti Ast. Strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran bidang kajian pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar adalah metode kontekstual yaitu metode pembelajaran yang dilakukan secara teoritis kepada siswa sesuai dengan RPP, sebagai serta metode konvensional yaitu metode pengajaran yang proses pembelajarannya dipraktekkan kepada peserta didik secara terpadu khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam.
Guru dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan berbagai metode agar siswa dapat memperhatikan ketika guru menyampaikan materi melalui metode kontekstual (wawancara 18 Juli 2013). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan suatu proses pengalaman yang berkembang secara bertahap dari yang sederhana menuju ke yang kompleks. Dari hasil wawancara diatas terlihat bahwa guru dalam peningkatan pengetahuan bidang studi Pendidikan Agama Islam menggunakan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajarannya.
Dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam, guru senang menggunakan metode kontekstual karena dengan menggunakan model ini siswa lebih aktif dalam menemukan materi yang diajarkan, dan siswalah yang dapat mempraktekkannya dalam kehidupannya. Dengan memahami tujuan penggunaan metode pengajaran dalam pendidikan agama Islam secara keseluruhan, diharapkan guru mampu menggunakan metode pengajaran dengan baik dan tepat.
Faktor Yang Menjadi Pendorong Dan Penghambat
Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar
Dengan menyusun tesis yang berjudul “Kajian Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar”. Hettiana, NIM Kajian Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar” (dibimbing oleh H. Penelitian ini membahas tentang efektivitas pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di SMP Negeri 1 Benteng Selayar Kepulauan. siswa mengajar di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kualitas belajar siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Dengan keteladanan guru pada umumnya, siswa memenuhi syarat untuk mengikuti kelas Pendidikan Agama Islam dengan guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Upaya Mengatasi Hambatan Belajar Pendidikan Agama Islam Dengan Model Kontekstual Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa di Sekolah Menengah Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala penggunaan model pembelajaran kontekstual pada bidang pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar dalam proses pembelajaran, seperti yang dilakukan oleh Abd. Berdasarkan keterangan di atas dapat dipahami bahwa guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar mempunyai prinsip-prinsip yang sangat menunjang proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah.
Upaya Guru Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mengatasi permasalahan pengajaran pendidikan agama Islam, sesuai dengan hasil wawancara penulis dengan Abd. Sarana dan prasarana apa saja yang dimiliki pimpinan sekolah untuk menunjang efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar? Menjelaskan bentuk-bentuk kedisiplinan guru dan siswa agar pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Selayar Kepulauan lebih efektif.
PENUTUP
Kesimpulan
Faktor-faktor yang mendorong kualitas belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam oleh guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Benteng Selayar Kepulauan adalah metode pembelajaran yang bervariasi, minat belajar siswa yang tinggi, ketaatan siswa terhadap peraturan sekolah dan perilaku keteladanan. guru sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya media pembelajaran pendidikan agama Islam, kurangnya buku-buku pendidikan agama Islam, metode yang digunakan guru kurang tepat sehingga siswa terkadang merasa jenuh dan lelah untuk mengikuti pengajaran, dan faktor penghambatnya. permainan anak menjadi kurang terkontrol oleh guru dan orang tua siswa. Upaya guru untuk meningkatkan kualitas belajar siswa yaitu dengan memberikan peningkatan penguasaan metode pembelajaran, meningkatkan sarana dan prasarana belajar mengajar.
Saran-saran
Sebelum menjawab daftar pertanyaan yang telah disiapkan, isi terlebih dahulu daftar identitas yang telah disediakan. Jawablah tes wawancara ini dengan jujur dan teliti karena jawaban anda akan sangat membantu melengkapi data yang penulis perlukan. Faktor apa saja yang mendorong dan menghambat mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
Bagaimana upaya meningkatkan kualitas belajar siswa di SMP Negeri 1 Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Angket ini dimaksudkan untuk memperoleh data objektif dari guru dan siswa dalam rangka penyusunan skripsi. Tesis berjudul “Kajian Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa di SMA Peftama Negeri I Benteng Kabupaten Kepulauan Selayal” diujikan pada hari Kamis tanggal 22 Syawal 1434 H yang bertepatan dengan tanggal 29 Agustus 2013 sebelumnya.