• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel Hasil Eksplorasi Penyebab Masalah

N/A
N/A
Nilawati Ismail

Academic year: 2024

Membagikan "Tabel Hasil Eksplorasi Penyebab Masalah"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Nama Guru: NILAWATI ISMAIL Asal Institusi: SD NEGERI PINDOL

Tabel Hasil Eksplorasi Penyebab Masalah

N o

Masalah Yang Telah

Diidentifikasi

Hasil Eksplorasi Penyebab Masalah

Analisis Eksplorasi

Penyebab masalah

1 Miskonsepsi siswa dalam memahami materi

Sumber Kajian Literatur:

Miskonsepsi merupakan penjelasan yang salah dan suatu gagasan yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah yang diterima para ahli.

Miskonsepsi secara rinci dapat merupakan pengertian yang tidak akurat tentang konsep ,penguasan konsep yang salah, klasifikasi contoh-contoh yang salah tentang penerapan konsep, pemaknaan konsep yang berbeda dan hubungan konsep-konsep tidak benar

Novak dan Gowin dalam (Eka 2014:ix) menyatakan bahwa miskonsepsi merupakan suatu interpretasi mengenai konsep-konsep dalam suatu pernyataan yang tidak dapat diterima

Menurut Suparno (2013:30-50) mengemukakan bahwa penyebab miskonsepsi ada Lima kelompok Antara lain

1. Peserta didik 2. Guru

3. Buku Teks 4. Konteks

5. Metode Mengajar

Setelah dilakukan analaisi terhadap hasil kajian literatur

-kurangnya wawasan peserta didik dalam mencari informasi atau sumber terhadap konsep atau hal yang miskonsepsi tersebut - miskonsepsi terjadi pada pengetahuan awal Peserta didik - pemahaman tidak utuh terhadap materi - Interpretasi yang salah dan kemampuan pemahaman peserta didik yang berbeda- beda

- Dalam memberikan penjelasan terlalu cepat

- Peserta didik masi kurang dalam literasi

Referensi

Dokumen terkait

Miskonsepsi atau salah konsep menunjuk pada suatu konsep yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah atau pengertian yang diterima pakar dalam bidang itu.. Secara garis

Pada seluruh konsep-konsep yang dipahami secara salah tersebut, mahasiswa mempertanyakan dan meminta untuk dihadirkan penjelasan... Untuk meluruskan miskonsepsi nomor 1),

Disisi lain, wawancara dapat memberikan informasi lebih rinci tentang miskonsepsi pada siswa dan pemahaman mereka tentang konsep tertentu, namun waktu yang diperlukan

Sedangkan untuk miskonsepsi pengertian, miskonsepsi penggunaan konsep dan miskonsepsi contoh-contoh konsep tidak ada siswa yang mengalami (0 %). Tabel 4 Tabel Distribusi

Model pembelajaran Concept Attainment dapat digunakan untuk meremediasi miskonsepsi karena dapat membedakan contoh konsep yang benar dengan konsep yang salah

Menurut Meila anggara dan Asep Samsudin 2023 Pemahan konsep pada pelajaran matematika mempunyai tujuan yang utama dimana peserta didik mampu menjumlahan penjumlahan matematika dasar

didik, untuk itu guru harus membangun komunikasi secara teratur bersama wali murid 4 Guru belum dapat maksimal dalam pemanfaatan model- model pembelajaran inovatif berdasarkan

guru belum mampu menguasai konsep dan strategi pembelajaran berorientasi HOTS materi pelajaran yang selalu berubah dan keterampi lan guru yang masih kurang sehingga guru masih bingung