Visi, Misi, Landasan dan Tujuan Mata Kuliah PPKN
Dalam rangka mempertahankan dan mengamankan negara, setiap warga perlu memiliki kemampuan bela negara. Bela negara yang dimaksud adalah sebuah tekad, sikap, semangat, dan tindakan seluruh warga secara teratur, menyeluruh, dan terpadu serta berkelanjutan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan keyakinan akan Pancasila. Pendidikan Kewarganegaraan menitikberatkan pada kemampuan penalaran ilmiah yang kognitif dan efektif tentang bela negara. Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha untuk menyiapkan mahasiswa secara sadar dan terencana melalui kegiatan bimbingan agar dapat mewujudkan tujuan-tujuan tertentu.
Kewarganegaraan berasal dari kata warga negara yang berarti sekelompok manusia yang menjadi anggota suatu negara, kewarganegaraan dalam pendidikan dapat diartikan sebagai kesadaran dan kecintaan serta berani membela bangsa dan negara.
a. Visi, Misi dan Tujuan Mata Kuliah PPKN
Visi pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi adalah menjadi sumber nilai dan pedoman bagi penyelenggaraan program studi dalam mengantarkan mahasiswa mengembangkan kepribadiannya sebagai manusia Indonesia seutuhnya dan memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur.
Misi pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi adalah membantu mahasiswa agar mampu mewujudkan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dikuasainya dengan rasa tanggung jawab serta memegang teguh persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.
Berdasarkan visi dan misi diatas, maka tujuan pendidikan kewarganegaraan secara umum adalah sebagai berikut :
1. Mengembangkan potensi untuk menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewarganegaraan dan nilai-nilai yang diperlukan dalam rangka penerapan ilmu, profesi, dan keahliannya serta berpartispasi dalam kehidupan bermasyarakat, komunitas setempat, bangsa, dan dunia.
2. Menjadi warga negara yang cerdas, demokratik, berkeadaban, dan bertanggung jawabdalam menggalang kemampuan kompetitif bangsa di era globalisasi.
3. Memupuk kesadaran bela negara dan berpikir komprehensif integral dikalangan mahasiswa dalam rangka ketahanan nasional.
Landasan Pendidikan Kewarganegaraan
Pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan memiliki 2 dasar sebagai landasannya, diantaranya adalah :
I. Landasan Hukum II. Landasan Ideal
Landasa ideal yang dimaksud merupakan Pancasila.
b. Pengertian Pancasila
Secara umum Pancasila adalah suatu ideologi dan dasar negara Indonesia yang menjadi landasan dari segala keputusan bangsa dan mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia.
Secara Etimologi, kata Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta India, yaitu kata “Panca” yang artinya Lima, dan “Sila” yang artinya Dasar. Sehingga secara harfiah Pancasila berarti Lima Dasar.
Pengertian Pancasila menurut Para ahli : 1. Ir. Soekarno
Menurut Bung Karno, Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun berabad-abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila bukan hanya falsafah negara, tapi lebih luas lagi, yaitu falsafah bagi bangsa Indonesia.
2. Notonegoro
Menurut Notonegoro, Pancasila adalah dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
3. M. Yamin
Menurut Muhammad Yamin, Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.
c. Manfaat Pancasila
1. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia 2. Pancasila sebagai sumber segala hukum 3. Pancasila sebagai pedoman bangsa Indonesia 4. Sebagai dasar negara