buah nanas

Top PDF buah nanas:

LAPORAN AKHIR SIRUP GULA BUAH (NANAS DAN RAMBUTAN) YANG DIPROSES SECARA HIDROLISIS ASAM DAN PEMANASAN

LAPORAN AKHIR SIRUP GULA BUAH (NANAS DAN RAMBUTAN) YANG DIPROSES SECARA HIDROLISIS ASAM DAN PEMANASAN

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir yang berjudul “Sirup Gula Buah (Nanas Dan Rambutan) Yang Diproses Secara Hidrolisis Asam Dan Pemanasan” tepat pada waktunya.

15 Baca lebih lajut

Modifikasi Alat Pengupas Kulit Dan Pemotong Buah Nanas Tipe Manual

Modifikasi Alat Pengupas Kulit Dan Pemotong Buah Nanas Tipe Manual

Selama ini pengupasan buah nanas diketahui hanya melalui alat manual berupa pisau dapur. Namun, belakangan ini telah mulai dikembangkan berupa alat pengupas nanas secara manual dengan menggunakan operator manusia. Oleh karena itu melalui rancangan penelitian ini , penulis berusaha untuk mempermudah pekerjaan dalam pengupasan kulit nanas dengan cara merancang mesin pengupas buah nanas yang memiliki kapasitas lebih besar agar efektif dan efisien dalam pengupasan kulit nanas tersebut. Alat pengupas kulit dan pemotong buah nanas tipe manual ini bekerja dengan prinsip menggerakkan tuas penekan mata pisau pada nanas yang terlebih dahulu dipotong kedua ujungnya, kemudian bahan baku berupa nanas diletakkan diatas alas alat sejajar dengan arah mata pisau pada tuas penekan yang digerakkan dengan cara ditekan secara manual menuju bahan. Kapasitas alat pengupas kulit dan buah nanas ini sebesar 139,86 kg/jam, 147,71 kg/jam dan 152,67 kg/jam.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NANAS DAN WAKTU PEMASAKAN YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS DAGING ITIK AFKIR

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NANAS DAN WAKTU PEMASAKAN YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS DAGING ITIK AFKIR

Daging itik afkir lebih alot dibanding daging itik yang masih muda, hal ini disebabkan daging itik afkir memiliki jaringan ikat (kolagen) lebih banyak. Sifat-sifat kimiawi dan komposisi asam amino kolagen mempunyai peranan penting dalam penentuan kekerasan daging. Penambahan ekstrak buah nanas dan waktu pemasakan mengakibatkan stabilitas protein terganggu, karena terjadi proses hidrolisis dan denaturasi. Proses hidrolisis dan denaturasi menyebabkan solubilitas pada protein. Tingkat solubilitas dan proporsi dari berbagai tipe ikatan kolagen berpengaruh terhadap keempukan daging. Semakin banyak jumlah ikatan intra dan inter molekuler pada jaringan ikat, daging akan semakin alot .
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Penurunan Mutu Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) dalam Kemasan Setelah Transportasi Darat

Penurunan Mutu Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) dalam Kemasan Setelah Transportasi Darat

Bagian utama yang bernilai ekonomi penting dari tanaman nanas adalah buahnya. Buah nanas selain dikonsumsi segar juga diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti selai, sirop dan lain-lain. Rasa buah nanas manis sampai agak masam segar, sehingga disukai masyarakat luas. Disamping itu, buah nanas mengandung gizi cukup tinggi dan lengkap. Buah nanas mengandung enzim bromelain, (enzim protease yang dapat menghidrolisa protein, protease atau peptide), sehingga dapat digunakan untuk melunakkan daging. Buah nanas bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sebagai obat penyembuh penyakit sembelit, gangguan saluran kencing, mual-mual, flu, wasir dan kurang darah. Penyakit kulit (gatal-gatal, eksim dan kudis) dapat diobati dengan diolesi sari buah nanas. Kulit buah nanas dapat diolah menjadi sirop atau diekstrasi cairannya untuk pakan ternak. Kandungan nilai gizi buah nanas dapat dilihat pada Tabel 3.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

Penentuan Tingkat Kematangan Buah Nanas Segar Secara Non-Destruktif Dengan Metode Ultrasonik

Penentuan Tingkat Kematangan Buah Nanas Segar Secara Non-Destruktif Dengan Metode Ultrasonik

Semakin tinggi nilai kekerasan buah maka kecepatan gelombang ultrasonik juga akan semakin tinggi (Gambar 15), hal ini dikarenakan hubungan antara keduanya berkorelasi positif. Namun sebaliknya pada koefisien atenuasi, jika kekerasan buah semakin tinggi akan semakin menurun atau dapat diartikan bahwa semakin matang buah nanas (kekerasannya menurun) maka koefisien atenuasinya semakin meningkat dengan kata lain tingkat kehilangan energinya semakin besar (Gambar 16). Buah semakin matang maka kandungan airnya juga semakin banyak. Buah juga akan mengalami perubahan tekstur yang awalnya padat dan rapat menjadi lunak dan komposisi zat cairnya meningkat. Dengan adanya perubahan struktur medium (tekstur) maka gelombang yang merambat melewati medium tersebut secara tidak langsung akan melewati 2 medium yang berbeda dalam satu media (buah). Buah nanas yang matang selain mempunyai padatan (serat-serat pada daging buah yang masih bergumpal) juga mengandung air yang tinggi. Gelombang yang merambat melewati medium tersebut dengan kecepatan tertentu akan bertumbukan dengan partikel atau molekul penyusun dari kedua medium pada daging buah nanas. Semakin banyak tumbukan maka energi gelombang yang melewati medium akan banyak yang hilang. Kehilangan energi ini juga dapat disebabkan daya serap medium (air) yang besar terhadap energi gelombang yang melewati medium tersebut.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

Formulasi sediaan pembersih (Cleansing) ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus) dalam bentuk gel - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Formulasi sediaan pembersih (Cleansing) ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus) dalam bentuk gel - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas kasih karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir (skripsi) dengan judul Formulasi Sediaan Pembersih (Cleansing) Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comosus) dalam Bentuk Gel. Skripsi ini diajukan sebagai salah satu persyaratan untuk meperoleh gelar Sarjana Farmasi dari Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Penyelesaian skripsi ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan, serta motivasi dari berbagai pihak baik langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN BIJI ALPUKAT DENGAN KOMBINASI BUAH NANAS SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN MELALUI  Pemanfaatan Biji Alpukat Dengan Kombinasi Buah Nanas Sebagai Minuman Kesehatan Melalui FermentasI.

PEMANFAATAN BIJI ALPUKAT DENGAN KOMBINASI BUAH NANAS SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN MELALUI Pemanfaatan Biji Alpukat Dengan Kombinasi Buah Nanas Sebagai Minuman Kesehatan Melalui FermentasI.

Rasa tidak asam pada perlakuan E3K3 (150 g biji alpukat : 100 g ekstrak buah nanas dan 90 ml starter kombucha). Hal ini dapat terjadi karena konsentrasi asam asetat dalam kombucha hanya meningkat sampai batas tertentu lalu mengalami penurunan. Menurut Wood dan Lass (1985) asam asetat mencapai puncaknya setelah 5,6 hari kemudian turun. Penurunan laju pembentukan asam asetat disebabkan oleh laju pembentukan produk yang semakin tinggi, sehingga produk yang dihasilkan dapat menghambat reaksi penguraian substrat menjadi produk.

10 Baca lebih lajut

Modifikasi Alat Pengupas Kulit Dan Pemotong Buah Nanas Tipe Manual

Modifikasi Alat Pengupas Kulit Dan Pemotong Buah Nanas Tipe Manual

macam makanan dan minuman, seperti selai, buah dalam sirop dan lain-lain. Rasa buah nanas manis sampai agak masam segar, sehingga disukai masyarakat luas. Disamping itu, buah nanas mengandung gizi cukup tinggi dan lengkap. Buah nanas mengandung enzim bromelain, (enzim protease yang dapat menghidrolisa protein, protease atau peptide), sehingga dapat digunakan untuk melunakkan daging. Enzim ini sering pula dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi Keluarga Berencana. Buah nanas bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sebagai obat penyembuh penyakit sembelit, gangguan saluran kencing, mual-mual, flu, wasir dan kurang darah. Penyakit kulit (gatal-gatal, eksim dan kudis) dapat diobati dengan diolesi sari buah nanas. Kulit buah nanas dapat diolah menjadi sirop atau diekstrasi cairannya untuk pakan ternak (Prihatman, 2000).
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

FERMENTASI SARI BUAH NANAS MENJADI VINEGAR.

FERMENTASI SARI BUAH NANAS MENJADI VINEGAR.

merah/kecoklatan Timbul endapan merah kecoklatan Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa hasil fermentasi pembentukan asam asetat memberikan reaksi yang positif yaitu bau buah nanas masam jika ditambahkan asam sulfat encer. Selanjutnya setelah dipanaskan tercium bau khas vinegar / asam cuka.

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PERENDAMAN DAGING SAPI PADA SARI BUAH NANAS DAN SARI BUAH PEPAYA TERHADAP TEKSTUR DAN WARNA  Pengaruh Perendaman Daging Sapi Pada Sari Buah Nanas Dan Sari Buah Pepaya Terhadap Tekstur Dan Warna Daging Sapi.

PENGARUH PERENDAMAN DAGING SAPI PADA SARI BUAH NANAS DAN SARI BUAH PEPAYA TERHADAP TEKSTUR DAN WARNA Pengaruh Perendaman Daging Sapi Pada Sari Buah Nanas Dan Sari Buah Pepaya Terhadap Tekstur Dan Warna Daging Sapi.

Proses pengolahan daging merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas tekstur dan warna daging. Buah nanas dan buah pepaya mengandung enzim proteolitik yang menguraikan protein daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman daging sapi pada sari buah nanas dan pepaya terhadap tekstur dan warna daging.

18 Baca lebih lajut

Sifat-Sifat Membran Yang Terbuat Dari Sari Kulit Buah Nanas

Sifat-Sifat Membran Yang Terbuat Dari Sari Kulit Buah Nanas

Nata merupakan produk hasil fermentasi dari gula (glukosa) dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum yang kemudian diubah menjadi selulosa. Menurut Susanto et al. (2000) pembentukan nata terjadi karena proses pengambilan glu kosa oleh sel–sel A. xylinum. Kemudian glukosa tersebut digabungkan dengan asam lemak membentuk prekursor pada membran sel. Prekursor ini selanjutnya dikeluarkan dalam bentuk ekskresi dan bersama enzim mempolimerisasikan glukosa menjadi selulosa di luar sel. Jenis nata yang dipakai dalam penelitian ini ialah nata de pina yang terbuat dari sari kulit buah nanas. Dilihat dari pencirian nata yang merupakan gabungan dari serat –serat karbon yang menjadi satu membentuk suatu bentuk yang kokoh dan berpori, maka nata memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai membran selain sebagai makanan kaya serat yang dapat dikonsumsi.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Promosi Buah Nanas Subang

Promosi Buah Nanas Subang

8 be rbagai ma ca m ma kanan da n minuma n, s e pe rti s e la i, b uah da lam s irup da n lain-lain. Rasa buah nanas manis s ampa i agak mas am se ga r, se hingga dis ukai mas yara kat lua s. Disa mping itu, b uah na nas me ngandung gizi c ukup tinggi dan le ngka p. Buah na nas me ngandung e nzim bro me lain, (e nzim pro te ase yang dapat me nghidro lis a pro te in, pro te ase atau pe ptide ), s e hingga dapa t diguna ka n untuk me lunakka n da ging. Enzim ini se ring pula dima nfaatkan s e ba ga i alat ko ntra se ps i Ke luarga Be re nc ana. Buah nana s be rmanfaat b agi ke s e ha tan tub uh, se ba ga i o bat pe nye mbuh pe nyakit se mb e lit, ga ngguan s aluran ke ncing, mual-mual, flu, was ir dan kura ng dara h. Pe nyakit kulit (gatal-gatal, e ks im da n kudis ) dapa t dio bati de ngan dio le si s ari buah na nas . Kulit b ua h na nas da pa t dio la h me njadi siro p atau die ks trasi c airannya untuk paka n te rnak.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI ES KRIM TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BUBUR BUAH NANAS (Ananas comosus) Physicochemical and sensory characteristics of ice cream temulawak (Curcuma xanthorriza) with the addition of variati

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI ES KRIM TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BUBUR BUAH NANAS (Ananas comosus) Physicochemical and sensory characteristics of ice cream temulawak (Curcuma xanthorriza) with the addition of variati

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu: temulawak (10, 20, dan 30 g) dan bubur buah nanas (40, 50, dan 60 g). Jumlah perlakuan ada 9 kombinasi dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji sidik ragam pada jenjang nyata 0,05. Jika ada beda nyata dilanjutkan uji Tukey untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan pada tingkat signifikasi 5%.

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Ekstrak Etanol Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) Terhadap Glukosa Darah Dan Kadar Superoksida Dismutase (Sod) Pada Mencit Hiperglikemia Secara In Vivo

Pengaruh Ekstrak Etanol Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) Terhadap Glukosa Darah Dan Kadar Superoksida Dismutase (Sod) Pada Mencit Hiperglikemia Secara In Vivo

Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian EEKBN dosis 125 mg/kg bb, 250 mg/kg bb, dan 500 mg/kg bb telah dapat menurunkan KGD mencit yang diinduksi aloksan. Pemberian EEKBN dosis 250 mg/kg bb menghasilkan efek penurunan KGD mencit yang tidak berbeda nyata dengan pemberian metformin dosis 65 mg/kg bb, hal ini dapat disebabkan senyawa seperti flavonoid yang terdapat didalam ekstrak etanol kulit buah nanas diduga berperan secara signifikan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan dan mampu meregenerasi sel- sel β pankreas yang rusak sehingga defisiensi insulin dapat diatasi. Selain itu flavonoid juga dapat memperbaiki sensitivitas reseptor insulin, menghalangi penyerapan insulin, dan meregulasi aktifitas enzim dalam jalur metabolisme karbohidrat (Brahmachari, 2011).
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Perendaman Daging Sapi Pada Sari Buah Nanas Dan Sari Buah Pepaya Terhadap Tekstur Dan Warna Daging Sapi.

PENDAHULUAN Pengaruh Perendaman Daging Sapi Pada Sari Buah Nanas Dan Sari Buah Pepaya Terhadap Tekstur Dan Warna Daging Sapi.

Sumber enzim yang dapat digunakan untuk pengempukan daging yaitu enzim bromelin yang terdapat dalam buah nanas dan enzim papain yang terdapat dalam buah pepaya. Tanaman nanas dan pepaya banyak dihasilkan dan mudah ditemui di daerah tropis seperti Indonesia. Pemanfaatan enzim bromelin dan papain ini bernilai ekonomis dalam pengempukan daging karena

6 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN BIJI ALPUKAT DENGAN KOMBINASI BUAH NANAS SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN MELALUI FERMENTASI  Pemanfaatan Biji Alpukat Dengan Kombinasi Buah Nanas Sebagai Minuman Kesehatan Melalui FermentasI.

PEMANFAATAN BIJI ALPUKAT DENGAN KOMBINASI BUAH NANAS SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN MELALUI FERMENTASI Pemanfaatan Biji Alpukat Dengan Kombinasi Buah Nanas Sebagai Minuman Kesehatan Melalui FermentasI.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan ridho-Nya serta shalawat dan salam tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW., sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Pemanfaatan Biji Buah Alpukat Dengan Kombinasi Buah Nanas ( Ananas Comosus ) Sebagai Alternatif Minuman Kesehatan (Kombucha) ”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) pada Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Modifikasi Alat Pengupas Kulit Dan Pemotong Buah Nanas Tipe Manual

Modifikasi Alat Pengupas Kulit Dan Pemotong Buah Nanas Tipe Manual

Selama ini pengupasan buah nanas diketahui hanya melalui alat manual berupa pisau dapur. Namun, belakangan ini telah mulai dikembangkan berupa alat pengupas nanas secara manual dengan menggunakan operator manusia. Oleh karena itu melalui rancangan penelitian ini , penulis berusaha untuk mempermudah pekerjaan dalam pengupasan kulit nanas dengan cara merancang mesin pengupas buah nanas yang memiliki kapasitas lebih besar agar efektif dan efisien dalam pengupasan kulit nanas tersebut. Alat pengupas kulit dan pemotong buah nanas tipe manual ini bekerja dengan prinsip menggerakkan tuas penekan mata pisau pada nanas yang terlebih dahulu dipotong kedua ujungnya, kemudian bahan baku berupa nanas diletakkan diatas alas alat sejajar dengan arah mata pisau pada tuas penekan yang digerakkan dengan cara ditekan secara manual menuju bahan. Kapasitas alat pengupas kulit dan buah nanas ini sebesar 139,86 kg/jam, 147,71 kg/jam dan 152,67 kg/jam.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA Uji Kadar Protein Tape Ubi Jalar (Ipomoea Batatas) Dengan Penambahan Sari Buah Nanas (Ananas Comosus).

DAFTAR PUSTAKA Uji Kadar Protein Tape Ubi Jalar (Ipomoea Batatas) Dengan Penambahan Sari Buah Nanas (Ananas Comosus).

Karmila, Riva. 2009. Pengaruh Konsentrasi Bromelin Pada Proses Deproteinasi Terhadap Kualitas Chitin Chitosan Cangkang Udang Windu (Penaeus monodon) Serta Aplikasinya Sebagai Bahan Penjernih Sari Buah Jambu Biji. http://student-recearh-umm.ac.id/index-php/dept-of- agroindustry/article/view/412/htm. (diakses tanggal 28 April 2011). Kartasapoetra, G. 2005. Ilmu Gizi (Korelasi Gizi, Kesehatan Dan Produktifitas

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects