dan interaksi sosial

Top PDF dan interaksi sosial:

Interaksi Sosial dan lembaga sosial

Interaksi Sosial dan lembaga sosial

b. Game stage. Pada tahap ini, seorang anak tidak hanya mengetahui peran yang harus dijalankannya, tetapi telah mengetahui peran yang dijalankan orang lain dengan siapa ia berinteraksi. Anak tersebut sudah menyadari peran yang ia jalankan dan peran yang dijalankan orang lain. contohnya, dalam bermain sepak bola ia menyadari adanya peranan sebagai wasit, sebagai kiper, dan penjaga garis. c. Generalized others. Pada tahap ketiga dari sosialisasi, anak telah mampu mengambil peran-peran orang lain yang lebih luas (generalized others), tidak sekedar orang-orang terdekatnya (significant others). Dalam tahap ini, ia telah mampu berinteraksi dengan orang lain dalam masyarakat karena telah memahami peran dirinya dan peran orang lain. contoh, sebagai siswa ia memahami peran guru, sebagai anak ia memahami peran orang tua. Jika anak telah mencapai tahap ini, maka ia telah mempunyai suatu diri. Seperti halnya Mead, Charles Horton Cooley pun menyatakan bahwa konsep diri seseorang berkembang melalui interaksi denga orang lain. diri seseorang merupakan sebuah produk sosial, yaitu sebuah produk dari interaksi sosial. Lebih lanjut Cooley menyatakan bahwa diri seseorang memantulkan apa yang dirasakan sebagai tanggapan masyarakat terhadapnya. Diri seseorang yang berkembang melalui interaksi dengan orang lain ini disebut Cooley sebagai looking-glass self. Cooley menganalogikan pembentukan diri seseorang dengan cermin. Cermin selalu memantulkan apa yang ada di depannya. Demikian pula dengan diri seseorang. Ia memantulkan apa yang dirasakannya sebagai tanggapan masyarakat terhadap dirinya. Oleh karena itu, Cooley menyebutkan bahwa looking-glass self terbentuk melalui tiga

26 Baca lebih lajut

SIKAP DAN INTERAKSI SOSIAL dan

SIKAP DAN INTERAKSI SOSIAL dan

Sistem sosial dalam masyarakat akan membentuk suatu pola hubungan sosial yang relatif baku/tetap, apabila interaksi sosial yang terjadi berulang-ulang dalam kurun waktu relatif lama dan diantara para pelaku yang relatif sama. Pola seperti ini dapat dijumpai dalam bentuk sistem nilai dan norma. Sejarah pola yang melandasi interaksi sosial adalah tujuan yang jelas, kebutuhan yang jelas dan bermanfaat, adanya kesesuaian dan berhasil guna, adanya kesesuaian dengan kaidah sosial yang berlaku dan dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial itu memiliki karakteristik sebagai berikut :

23 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial dan lembaga sosial

Interaksi Sosial dan lembaga sosial

Manusia juga melakukan interaksi sosial atas dasar dorongan eksternal yang berasal dari luar dirinya. Sesuatu yang menarik perhatian, dapat berupa orang, benda atau keadaan yang menjadi suatu rangsangan untuk melakukan komunikasi dengan orang lain. antara lain:

23 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI e- GOVERNMENT

INTERAKSI SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI e- GOVERNMENT

Era globalisasi yang ditandai dengan berkembangnya pemanfaatan teknologi komunikasi dan komputer tersebut, turut mempengaruhi penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Pemanfaatan teknologi komputer ini diharapkan dapat menciptakan pemerintahan yang lebih baik (good governance). Implementasi e-Government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih efektif dan efisien. Teknologi dalam konteks sosiologi, tanpa disadari telah mengubah kehidupan sosial aparatur kita. Implementasi e-Government telah mengubah pola komunikasi aparatur Pemerintah dalam melakukan rutinitas mereka secara bertatap muka. Interaksi sosial yang selama ini terjadi pun mengalami perubahan.Ada tiga hal utama dalam interaksi sosial, yaitu: proses sosial, tipe-tipe sosial dan pola-pola perkembangan. Proses sosial dalam implementasi e-Government diawali dengan adanya kontak sosial dan komunikasi antara pihak terkat. Tipe sosial yang terwujud dalam implementasi e-Government terdiri dari interaksi antara pemerintah dan masyarakat, pemerintah dan pemerintah serta pemerintah dan swasta. Pola perkembangan dalam implementasi e-Government mengakibatkan kerjasama dari struktur birokrasi, norma-norma yang semuanya diupayakan untuk mendorong aparatur pelaksana agar menjalankan tugas dengan maksimal.

19 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL DAN LEMBAGA SOSIAL

INTERAKSI SOSIAL DAN LEMBAGA SOSIAL

Proses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial ini dapat berarti hubungan masing-masing pihak tidak hanya secara langsung bersentuhan secara fisik, tetapi bisa juga tanpa hubungan secara fisik. Misalnya, kontak dapat dilakukan melalui surat-menyurat, telepon, sms, dan lain-lain. Dengan demikian, hubungan fisik bukan syarat utama terjadinya interaksi sosial. Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain yang dilakukan secara langsung maupun melalui alat bantu agar orang lain memberi tanggapan atau memberi respons.

40 Baca lebih lajut

makalah interaksi sosial

makalah interaksi sosial

Faktor yang mendasari terjadinya interaksi sosial meliputi imitasi, sugesti, identifikasi, indenifikasi, simpati dan empati Imitasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor meniru orang lain. Sugesti adalah interaksi sosial yang didasari oleh adanya pengaruh. Biasa terjadi dari yang tua ke yang muda, atau bisa juga dipengaruhi karena iklan. Indentifikasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor adanya individu yang mengindentikkan (menyadi sama) dengan pihak yang lain. Simpati adalah interaksi sosial yang didasari oleh foktor rasa tertarik atau kagum pada orang lain. Empati adalah interaksi sosial yang disasari oleh faktor dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, lebih dari simpati.. Kemudian membuat terjadinya proses sosial. Proses sosial dapat bersifat asosiatif dan disasosiatif Asosiatif meliputi akomodasi, difusi, asimilasi, akulturasi, kooperasi (kerjasama) (Intinya interaksi sosial yang baik-baik, kerjasama, rukun, harmonis, serasa dll). Disasosiatif meliputi konflik, kontravensi dan kompetensi (Intinya interaksi sosial yang tidak baik, penuh persaingan, perang dingin, bertengkar dll).

12 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL

INTERAKSI SOSIAL

Suatu interaksi sosial tidak akan mungkin terjadi apabila tidak memenuhi dua syarat yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk yaitu antara orang perorangan, antara orang perorangan dengan suatu kelompok manusia atau sebaliknya, antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya. Komunikasi adalah bahwa seseorang yang memberi tafsiran kepada orang lain (yang berwujud pembicaraan, gerak-gerak badaniah atau sikap), perasaan-perasaan apa yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan. Dengan adanya komunikasi sikap dan perasaan kelompok dapat diketahui oleh kelompok lain atau orang lain. Hal ini kemudian merupakan bahan untuk menentukan reaksi apa yang akan dilakukannya.

23 Baca lebih lajut

PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial

PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial

Jika dua.orang saling bercakap, atau dua anak laki-laki sedang berkelahi, atau dua orang sedang berlomba, masingmasing bergerak atau bertindak yang diarahkan dan ditujukan kepada individu yang lain, dan karenanya, oleh sebab-sebab itu mengubah-ubah tingkahlakunya sendiri. Karenanya interaksi sosial adalah bersifat sosial dan bukan personal, sebab pada akhirnya dibutuhkan adanya dua orang atau lebih.

11 Baca lebih lajut

proses interaksi sosial dan interaksi

proses interaksi sosial dan interaksi

Accomodation adalah proses sosial dengan dua makna, yang pertama yaitu proses sosial yang menunjukan pada suatu keadaan yang seimbang dalam interaksi sosial antara individu dan antar kelompok di dalam masyarakat, terutama yang ada hubungannya dengan norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat tersebut. Kedua adalah menunjuk pada suatu proses yang sedang berlangsung, di mana accomodation menampakan suatu proses untuk meredakan suatu pertentangan yang terjadi di masyarakat, baik pertentangan yang terjadi di antara individu, kelompok dan masyarakat, maupun dengan norma dan nilai yang ada di masyarakat itu.

7 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah Interaksi Sosial

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah Interaksi Sosial

Makalah ini menyajikan tentang peran Interaksi sosial dalam kehidupan manusia. Setiap manusia pasti pernah berinteraksi antar sesama manusia. Apabila sebuah interaksi berjalan dengan baik maka kehidupan pun akan terasa baik begitu pula sebaliknya. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan ?rekan / sahabat serta teman-teman yang telah rela menyumbangkan sepatah atau beberapa katah atas terselesaikannya makalah ini, dan saya ucapkan terimakasih banyak kepada guru pengajar bidang studi sosiologi yang telah membimbing dan membantu kami untuk menyelesaikan makalah ini.

8 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial  Interaksi antar perokok

Interaksi Sosial Interaksi antar perokok

Menurut Gillin dan Gillin tidak semua hubungan sosial dapat dikatakan interaksi sosial. Suatu hubungan sosial dikatakan interaksi sosial jika terdapat dua syarat yang terpenuhi. Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial (social contact) dan komunikasi (communication).

3 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL dan lembaga sosial  (2)

INTERAKSI SOSIAL dan lembaga sosial (2)

Di dalam kehidupan sehari – hari tentunya manusia tidak dapat lepas dari hubungan antara satu dengan yang lainnya, ia akan selalu perlu untuk mencari individu ataupun kelompok lain untuk dapat berinteraksi ataupun bertukar pikiran. Menurut Prof. Dr. Soerjono Soekamto di dalam pengantar sosiologi, interaksi sosial merupakan kunci rotasi semua kehidupan sosial. Dengan tidak adanya komunikasi ataupun interaksi antar satu sama lain maka tidak mungkin ada kehidupan bersama. Jika hanya fisik yang saling berhadapan antara satu sama lain, tidak dapat menghasilkan suatu bentuk kelompok sosial yang dapat saling berinteraksi. Maka dari itu dapat disebutkan bahwa interaksi merupakan dasar dari suatu bentuk proses sosial karena tanpa adanya interaksi sosial, maka kegiatan–kegiatan antar satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.

6 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL  dan lembaga sosial (1)

INTERAKSI SOSIAL dan lembaga sosial (1)

Interaksi sosial berasal dari istilah dalam bahasa Inggris social interaction yang berarti saling bertindak. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, bersifat timbal balik antarindividu, antarkelompok, dan antara individu dengan kelompok. Interaksi sosial terjadi apabila satu individu melakukan tindakan sehingga menimbulkan reaksi bagi individu-individu lain. Interaksi sosial tidak hanya berupa tindakan yang berupa kerja sama, tetapi juga bisa berupa persaingan dan pertikaian.

14 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Tayangan Drama Korea “Goblin” terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Fiskom Universitas Kristen Satya Wacana

BAB I PENDAHULUAN - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Tayangan Drama Korea “Goblin” terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Fiskom Universitas Kristen Satya Wacana

Dengan keberadaan internet juga mendukung terjadinya interaksi sosial di masyarakat. Interaksi sosial sendiri tidak akan terjadi jika tidak ada kehidupan bersama, karena interaksi sosial merupakan kunci semua kehidupan sosial menurut Soekanto (2012). 2 Interaksi sosial adalah hubungan antara individu satu dengan individu lain, individu satu dapat mempengaruhi individu yang lain atau sebaliknya, maka akan terdapat hubungan yang saling timbal balik (Walgito, 2003). 3 Jika dikaitkan dengan paragraf di atas, interaksi dapat terjadi jika masing-masing individu sama-sama telah menonton drama yang sama yaitu Goblin. Maka akan terjadi interaksi sosial antar ke dua individu dengan pembahasan seputar drama tersebut. Interaksi sosial yang terjadi bisa bermacam-macam, mulai dari pembahasan fashion, alur cerita, adegan romantis, adegan komedi, dan bahkan menirukan dialog-dialog yang ada dengan menggunakan bahasa Korea.

7 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial dan lembaga sosial  (1)

Interaksi Sosial dan lembaga sosial (1)

◦ Misalnya : Tato di Amerika dianggap sebagian besar orang sebagai keanehan dan eksentrik, roker punk, geng motor, skinhead. Bagi sebagian besar orang, responnya negatif. Tapi kini ada artis, olahragawan atau tokoh terkenal juga memiliki tato. Hal ini terjadi karena meningkatnya interaksi sosial dengan orang bertato.

13 Baca lebih lajut

Tabel 3 Sebaran item Skala Interaksi Sosial

Tabel 3 Sebaran item Skala Interaksi Sosial

1. Dari segi sosial-ekonomi, mayoritas siswa SMA Kesatrian 2 termasuk golongan menengah ke atas, sehingga dapat dipastikan sebagian besar siswa aktif menggunakan smartphone. hal ini dapat dilihat dari biaya uang gedung dan SPP yang cukup mahal,

8 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial dan lembaga sosial

Interaksi Sosial dan lembaga sosial

Dalam berhubungan sosial seseorang akan berinteraksi sosial dengan orang lain. Hal ini sesuai dengan pendapat Pearson (dalam Dian Wisnu Wardhani dan Sri Fatmawati M, 2012:4), hubungan sosial merupakan hubungan yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling tergantung satu sama lain dan menggunakan pola interaksi sosial yang konsisten. Ketercapaian berinteraksi sosial sangat penting bagi remaja, karena tanpa berinteraksi sosial remaja tidak akan berhasil sebagai remaja karena tidak memenuhi salah satu tugas perkembangannya. Di samping itu, sebagai siswa mereka akan kesulitan memperoleh hasil belajar yang memuaskan karena salah satu faktor penentu keberhasilan belajar tidak terpenuhi.

10 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah

Keanekaragaman Indonesia tidak hanya dilihat dari kemajemukan masyarakatnya saja. Indonesia adalah negara kaya baik hasil bumi maupun adat dan budaya nya. Bahkan terdapat semangat perubahan sosial yang mencakup semua aspek yang ada di Indonesia, yang lebih difokuskan pada keinginan untuk melakukan perubahan sosial yang berdampak positif dan menghasilkan kemajuan dalam setiap aspek. Meskipun begitu, banyak sekali kendala dalam melakukan perubahan baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lain sebagainya. Perwujudan konkrit dari perubahan itu adalah berupa upaya pembangunan yang terencana, termasuk di dalamnya sumber daya manusia. Tetapi tidak jarang, perubahan yang akan terjadi itu justru menimbulkan konflik yang panjang.

16 Baca lebih lajut

HADITS TENTANG INTERAKSI SOSIAL interaksi

HADITS TENTANG INTERAKSI SOSIAL interaksi

golongan, ras, suku bangsa,partai, dan lain-lain, bahkan kepada orang yang sudah kaya. Semuanya berhak menikmati dan merasakan kesejahteraan. Rasa sejahteralah yang merupakan benteng utama untuk menghindari perpecahan dan berbagai penyakit sosial yang ada di masyarakat. Dalam hal ini, kepekaan para pemimpin, para wakil rakyat, dan semua umat Islam yang ampu sangat dibutuhkan untuk mensejahterakan kaum yang lemah. Memperbaiki kesejahteraan merupakan salah satu di antara tiga cara dalam memperbaiki keadaan masyarakat, sebagaimana diungkapkan oleh Abu Hasan dalam “Kitab Adab Ad-Dunya wa Ad-Din,” yakni: menjadikan manusia taat; menyatukan rasa dalam hal kesenangan dan penderitaan; dan menjaga dari hal-hal yang akan mengganggu stabilitas kehidupan.

6 Baca lebih lajut

FENOMENA SOSIAL dan interaksi sosial

FENOMENA SOSIAL dan interaksi sosial

Sampah adalah salah satu fenomena sosial yang terjadi di masyarakat terutama di perkotaan. Jumlah penduduk yang meningkat membuat kebutuhan juga ikut meningkat. Akibatnya, volume sampah pun semakin meningkat. Belum lagi ditambah dengan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah masih kurang.

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects