Dana Hibah

Top PDF Dana Hibah:

7. Dana Hibah Parpol Diselewengkan

7. Dana Hibah Parpol Diselewengkan

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Maluku, Peter Tatipikalawan mendorong agar penyelewengan bantuan dana hibah kepada Partai Amanat Nasional (PAN) senilai Rp76 Juta Rupiah segera diusut oleh kejaksaan ataupun kepolisian. Dana hibah tersebut diberikan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan pada Tahun 2015. Ia mengatakan bahwa, tidak ada kata toleransi bagi kader yang diduga menyelewengkan dana tersebut, karena itu sudah masuk dalam kategori korupsi yaitu perbuatan memperkaya diri sendiri.

4 Baca lebih lajut

Mensos Percayakan Pemantauan Dana Hibah pada KKN UMM

Mensos Percayakan Pemantauan Dana Hibah pada KKN UMM

Kegiatan ini rupanya menarik perhatian pemerintah, hingga Menteri Sosial RI, Salim Segaf Aljufri, terjun langsung di lokasi, Senin (11/07), untuk memastikan program-programnya berjalan dengan baik. Menteri menunjuk mahasiswa KKN Peduli UMM untuk ikut mengawasi penggunaan dana hibah dari Kemensos yang dialokasikan di wilayah itu.

1 Baca lebih lajut

DANA HIBAH MILYARAN RUPIAH BELUM DIPERTANGGUNGJAWABKAN

DANA HIBAH MILYARAN RUPIAH BELUM DIPERTANGGUNGJAWABKAN

Dana hibah yang diserahkan kepada KPUD Kabupaten Kepulauan Aru dan Polres Kepulauan Aru telah dilaporkan kepada Sekjen KPUD RI dan Mabes Polri, karena sifatnya vertikal, namun seyogyanya kedua institusi ini telah menyampaikan tembusannya kepada BPKAD. Sisa dana hibah lainnya diantaranya adalah hibah kepada Partai Politik (Parpol) dan Pembangunan/Renovasi Rumah Ibadah yang tersebar di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru, dengan kisaran bantuan mulai dari Rp50 juta hingga Rp200 juta

3 Baca lebih lajut

STUDI PENETAPAN DAN PENGELOLAAN DANA HIBAH DAN DANA BANTUAN SOSIAL DI SURAKARTA  Studi Penetapan dan Pengelolaan Dana Hibah dan Dana Bantuan Sosial Di Surakarta.

STUDI PENETAPAN DAN PENGELOLAAN DANA HIBAH DAN DANA BANTUAN SOSIAL DI SURAKARTA Studi Penetapan dan Pengelolaan Dana Hibah dan Dana Bantuan Sosial Di Surakarta.

Dalam prakteknya, penganggaran dan pelaksanaan hibah dan bantuan sosial masih dalam kondisi yang tidak jelas. Pertama, penganggaran hibah dan bansos yang seharusnya sudah pasti nama penerima dan besarannya, namun tidak sedikit penentuan peruntukan Hibah dan Bansos biasanya masih ditetapkan dalam Keputusan Kepala Daerah yang terpisah dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), belum menjadi bagian dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA). Kedua, sebagian dana hibah dan bantuan sosial dalam dokumen anggaran masih bersifat gelondongan, biasanya hanya sampai jenis belanja dan tidak sampai rincian dan objek (belum ditetapkan siapa penerimanya). Seiring waktu pelaksanaan APBD, baru akan ditentukan peruntukkan dan siapa penerimanya.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Studi Penetapan dan Pengelolaan Dana Hibah dan Dana Bantuan Sosial Di Surakarta.

PENDAHULUAN Studi Penetapan dan Pengelolaan Dana Hibah dan Dana Bantuan Sosial Di Surakarta.

Dalam prakteknya, penganggaran dan pelaksanaan hibah dan bantuan sosial masih dalam kondisi yang tidak jelas. Pertama, penganggaran hibah dan bansos yang seharusnya sudah pasti nama penerima dan besarannya, namun tidak sedikit penentuan peruntukan Hibah dan Bansos biasanya masih ditetapkan dalam Keputusan Kepala Daerah yang terpisah dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), belum menjadi bagian dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA). Kedua, sebagian dana hibah dan bantuan sosial dalam dokumen anggaran masih bersifat gelondongan, biasanya hanya sampai jenis belanja dan tidak sampai rincian dan objek (belum ditetapkan siapa penerimanya). Seiring waktu pelaksanaan APBD, baru akan ditentukan peruntukkan dan siapa penerimanya. Pemberian dana Hibah dan Bansos cenderung naik, terutama menjelang Pemilukada dan kemudian menurun setelah Pemilukada. Padahal, jumlah dana Hibah dari tahun ke tahun selalu meningkat.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KINERJA LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN DALAM PENGGUNAAN DANA HIBAH ( Studi Penelitian Penggunaan Dana Hibah Di Kelurahan Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang )

KINERJA LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN DALAM PENGGUNAAN DANA HIBAH ( Studi Penelitian Penggunaan Dana Hibah Di Kelurahan Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang )

2009. Pada tahun 2010 – 2011 naik drastis menjadi Rp. 500 juta per kelurahan, bahkan 2011 seharusnya sudah naik menjadi Rp. 750 juta, namun karena kinerja LPMK belum maksimal, maka penambahan dananya diurungkan 3 . Selama ini setiap 57 kelurahan di Kota Malang menerima dana hibah Rp. 500 juta. Dana itu diberikan dalam dua tahap, setiap tahap dikucurkan Rp. 250 juta. Hingga bulan Agustus 2010 baru 40 dari 57 kelurahan atau sekitar 70 persen di Kota Malang yang sudah mencairkan dana hibah.

29 Baca lebih lajut

Pengembalian Dana Hibah BPK

Pengembalian Dana Hibah BPK

Berkenaan hal tersebut di atas, apabila ada Peneliti dari Lembaga Saudara yang mengembalikan dana penelitiannya kami mohon Saudara untuk dapat mengirimkan bukti setor pengembalian keuangan ke kas negara terkait pemeriksaan yang telah dilakukan BPK-RI di Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat.

Baca lebih lajut

Persyaratan bantuan dan laporan dana hibah

Persyaratan bantuan dan laporan dana hibah

Realisasi penerimaan dana hibah Tahun...............sebesar Rp...............dan penggunaan dananya sebesar Rp...............sehingga terdapat Saldo Dana sebesar Rp................ Rincian penerimaan dan penggunaan dana Tahun........adalah sebagai berikut :

16 Baca lebih lajut

Contoh Laporan Pertanggungjawaban dana Hibah Pembangunan dan Renovasi Masjid lpj hibah masjid

Contoh Laporan Pertanggungjawaban dana Hibah Pembangunan dan Renovasi Masjid lpj hibah masjid

Berdasarkan Peraturan Bupati Grobogan Nomor 35 Tahun 2012, tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan Serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah Kabupaten Grobogan, bersama ini kami sampaikan laporan penggunaan pemberian Hibah Daerah sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Nomor : 900 /............../ 2014 tanggal ...................sebagaimana terlampir. ............................................ (No.NPHD Penerima Hibah)
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

STUDI PENETAPAN DAN PENGELOLAAN DANA HIBAH DAN DANA BANTUAN SOSIAL   Studi Penetapan dan Pengelolaan Dana Hibah dan Dana Bantuan Sosial Di Surakarta.

STUDI PENETAPAN DAN PENGELOLAAN DANA HIBAH DAN DANA BANTUAN SOSIAL Studi Penetapan dan Pengelolaan Dana Hibah dan Dana Bantuan Sosial Di Surakarta.

Syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta petunjuknyaNya serta memberikan kekuatan, ketabahan, kemudahan dan kedamaian berfikir dalam menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “ STUDI PENETAPAN DAN PENGELOLAAN DANA

14 Baca lebih lajut

02-Berkas Pencairan BOSDA

02-Berkas Pencairan BOSDA

1. Bahwa saya penerima hibah berupa uang akan mempergunakan dana hibah sesuai dengan usulan proposal hibah dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang pelaksanaannya telah memenuhi ketentuan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No 32 tahun 2011 tentang Pedoman pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 40 Tahun 2014 tentang Tata cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, setiap pemberian hibah dituangkan dalam Perjanjian Hibah daerah serta Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Berkas Pencairan Bosda

Berkas Pencairan Bosda

Berdasarkan Keputusan Bupati Bogor Nomor 910/91/Kpts/Per-UU/2017 tentang Pemberian Hibah Tahun Anggaran 2017; maka dengan ini kami mohon pencairan dana hibah tahun Anggaran 2017, sebesar Rp. 7.200.000 ( Tujuh Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) <lihat daftar alokasi 2 triwulan> untuk Pembayaran honor Triwulan I-IV sesuai dengan standar honor minimum bagi guru honorer dengan alamat <alamat sekolah> Kabupaten Bogor .

Baca lebih lajut

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum | Pemerintah Kota Surabaya

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum | Pemerintah Kota Surabaya

Dengan ini menyatakan bahwa saya sebagai penerima dana hibah telah menggunakan dana hibah tersebut sesuai dengan usulan proposal hibah yang telah dievaluasi oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah serta pelaksanaannya telah mematuhi Peraturan Walikota Surabaya Nomor......Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Hibah Kepada Sekolah Menengah Kejuruan Teknik PAL Surabaya untuk Bantuan Biaya Pendidikan bagi Peserta Didik yang Orang Tua atau Walinya Tidak Mampu Membiayai Pendidikan Tahun Anggaran 2012 dan Peraturan perundang-undangan yang berlaku serta saya akan bertanggung jawab mutlak terhadap penggunaan dana hibah dimaksud.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

23 permen kp 2014 ttg pedoman umum pengelolaan hibah luar negeri di lingkungan kkp

23 permen kp 2014 ttg pedoman umum pengelolaan hibah luar negeri di lingkungan kkp

6. Pendapatan Hibah adalah setiap penerimaan Kementerian dalam bentuk uang, barang, jasa dan/atau surat berharga yang diperoleh dari Pemberi Hibah yang tidak perlu dibayar kembali, yang berasal dari dalam negeri atau luar negeri, yang atas pendapatan Hibah tersebut, pemerintah mendapat manfaat secara langsung yang digunakan untuk mendukung tugas dan fungsi Kementerian, atau diteruskan kepada Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah. 7. Pemberi Hibah adalah Pemerintah suatu negara asing, lembaga

Baca lebih lajut

DANA PINJAMAN DAN HIBAH (1)

DANA PINJAMAN DAN HIBAH (1)

Pada dasarnya semua pembiayaan yang ada di daerah sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan tetapi pemerintah daerah meliki kebutuhan-kebutuhan lain di luar APBD tersebut dikarenakan terbatasnya APBD. Kebutuhan tersebut antara lain untuk pembiayaan layanan kesehatan masyarakat, dan peningkatan sarana prasarana umum. Oleh karena itu pemerintah daerah memerlukan dana tambahan untuk melaksanakan kegiatan tersebut dengan cara melakukan pinjaman. Pemerintah Daerah dapat melakukan pinjaman kepada Pemerintah Pusat, Lembaga Perbankan, Lembaga bukan bank, dan lain-lain. Akan tetepi sampai sekarang Pemerintah Pusat sangat membatasi untuk Pemerintah Daerah melakukan pinjaman, hal ini dikarenakan pinjaman tersebut mempunyai resiko yang besar, seperti reiko gagal bayar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SIMPUH | Sistem Informasi Perundang-Undangan dan Hukum

SIMPUH | Sistem Informasi Perundang-Undangan dan Hukum

Government Finance Statistics atau yang disebut juga Statistik Keuangan Pemerintah merupakan sistem statistik makro ekonomi yang dirancang untuk mendukung analisis fiskal suatu negara. GFS menggunakan prinsip akuntansi dan ekonomi digunakan dalam menggabungkan data statistik dan mempresentasikan data fiskal dalam kerangka kerja analitis yang mencakup pos-pos penyeimbang yang tepat (IMF, 2001). GFS bertujuan untuk menyajikan data-data statistik keuangan pemerintah yang dapat membantu pengambil keputusan dan sebagai alat analisis untuk mengamati perkembangan operasional keuangan, posisi keuangan, serta kondisi likuiditas sektor pemerintah. Dasar pencatatan dalam GFS adalah akuntansi berbasis akrual, yang berarti bahwa aliran dana dicatat pada saat nilai ekonomi diperoleh, diubah, ditukarkan, dipindah, maupun dihapuskan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis strategi pemasaran pembiayaan sepeda motor PT. Federal Internasional Finance (F.I.F) Syariah di tinjau dari perspektif islam

Analisis strategi pemasaran pembiayaan sepeda motor PT. Federal Internasional Finance (F.I.F) Syariah di tinjau dari perspektif islam

LKB berwenang menghimpun dana serta menyalurkannya kepada masyarakat, seperti bank umum syariah dan bank per-kreditan rakyat (BPR) syariah. Sebaliknya, LKBB tidak boleh menghimpun dana dan hanya boleh menyalurkan dana. Contoh, asuransi syariah, pasar modal syariah, reksa dana syariah (Islamic mutual fund), dana pensiun syariah, dan pegadaian syariah (Islamic pawnshop). Karena itu, regulatornya juga berbeda. Peraturan LKB dikeluarkan Bank Indonesia (BI), sedangkan regulasi LKBB dirilis Departemen Keuangan (Depkeu). Dengan begitu, kalau pasar (market) syariah ingin tumbuh lebih besar, seluruh lembaga keuangan syariah harus bekerja sama. 3
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects