jati belanda

Top PDF jati belanda:

PENDAHULUAN  Penentuan Potensi Induksi Apoptosis Tilirosida Dari Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk.) Terhadap Sel T47d Dengan Metode Flow Cytometry.

PENDAHULUAN Penentuan Potensi Induksi Apoptosis Tilirosida Dari Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk.) Terhadap Sel T47d Dengan Metode Flow Cytometry.

Jati belanda mempunyai banyak khasiat yaitu antibakteri, antimikroba, antifungi, antioksidan, antiulser, astringensia, depuratif, diaforetik, emolien, hepatoprotektif, obat batuk, sudorifika, stomakika, obat perdarahan, antiinflamasi, sitotoksik, dan obat diare (Taylor, 2005). Di Indonesia daun jati belanda sering dimanfaatkan untuk melangsingkan (Andriani, 2005) karena memiliki aktivitas antihiperkolesterol (Sukandar et al., 2012). Penelitian Tsukamoto (2004), jati belanda memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi, antiproliferasi, antikanker, antioksidan, hepatoprotektif. Menurut Kusumowati et al. (2012), ekstrak etanol daun jati belanda memiliki aktivitas antiradikal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

KARAKTERISASI EKSTRAK ETANOLIK DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) Program Studi Ilmu Farmasi

KARAKTERISASI EKSTRAK ETANOLIK DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) Program Studi Ilmu Farmasi

Dari hasil penyarian diperoleh ekstrak cair etanolik daun jati belanda yang dikentalkan menggunakan vacuum rotary evaporator pada suhu 50°C. Tujuan ekstrak cair dikentalkan adalah untuk mendapatkan ekstrak berbentuk kental sesuai dengan bentuk ekstrak yang terdapat pada Monografi Ekstrak Tumbuhan Obat Indonesia. Penurunan tekanan di bawah tekanan normal akan menurunkan titik didih etanol sehingga dengan pemanasan yang tidak terlalu tinggi proses penguapan etanol dapat berlangsung cepat. Suhu pengentalan yang tinggi dikhawatirkan dapat membuat kandungan kimia yang terdapat dalam ekstrak menjadi tidak stabil bahkan rusak. Hasil pengentalan kemudian dilanjutkan dengan menguapkan cairan pengekstraksi yang tersisa menggunakan oven dengan suhu 45°C hingga diperoleh ekstrak kental dengan konsistensi yang liat dan tidak dapat dituang. Ekstrak inilah yang dinamakan ekstrak kental etanolik daun jati belanda. Dari hasil penelitian diperoleh ekstrak kental etanolik daun jati belanda dengan rendemen sebesar 24, 32 %.
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

Aktivitas Antioksidan dan Antitrigliserida Ekstrak Tunggal Kedelai, Daun Jati Belanda serta Kombinasinya.

Aktivitas Antioksidan dan Antitrigliserida Ekstrak Tunggal Kedelai, Daun Jati Belanda serta Kombinasinya.

Kombinasi dari dua jenis antioksidan mungkin dapat menghasilkankan potensi aktivitas total antioksidan yang lebih tinggi, yang dikenal dengan efek sinergisme (Lingga, 2012). Untuk menguji efek tersebut, pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran aktivitas antioksidan dan antitrigliserida ekstrak etanol tunggal dan kombinasi kedelai Detam 1 serta daun jati Belanda secara in vitro dan ex vivo. Pemberian kombinasi EEKD dan EEJB diperkirakan menghasilkan aktivitas antioksidan dan anti trigliserida yang lebih tinggi daripada ekstrak tunggalnya sehingga potensinya lebih baik dalam menanggulangi obesitas dan penyakit degeneratif.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

UJI EFEKTIFITAS SEDIAAN LARUTAN ORAL EKSTRAK DAUN JATI BELANDA TERHADAP MENCIT SEBAGAI ANTI DIARE

UJI EFEKTIFITAS SEDIAAN LARUTAN ORAL EKSTRAK DAUN JATI BELANDA TERHADAP MENCIT SEBAGAI ANTI DIARE

Daun Jati Belanda merupakan salah satu tanaman obat yang telah lama digunakan oleh sebagian besar masyarakat untuk pengobatan diare, berdasarkan dari penelitian sebelumnya daun Jati Belanda mempunyai khasiat untuk antidiare dan mempunyai efektifitas sama dengan loperamid (Dian,2001). Daun Jati Belanda berasal dari Amerika Serikat dan kemudian dibawa oleh Orang Portugis ke Indonesia dan di kultivasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut pengalaman tradisional untuk meredakan diare bisa digunakan daun Jati Belanda kering yang digiling lalu dijadikan serbuk selanjutnya dari serbuk ini diambil 20 gram dan diseduh dengan air panas. Selanjutnya dilakukan penyaringan dan diminum atau 2 kali sehari (Anonim, 2011). Menurut peneliti biji Jati Belanda digunakan untuk diare sebagai karminatif. Selain itu biji Jati Belanda yang direbus seperti kopi bisa digunakan untuk sembelit atau biji yang dibakar dan kemudian dilumatkan dengan air lalu ditambah adas bisa digunakan untuk perut kembung dan sesak (Suharmiati, dkk, 2003).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Mekanisme Molekuler Sitotoksisitas Ekstrak Daun Jati Belanda Terhadap Sel Kanker

Mekanisme Molekuler Sitotoksisitas Ekstrak Daun Jati Belanda Terhadap Sel Kanker

Tanaman Jati Belanda terutama bagian daunnya telah lama digunakan pada pengobatan tradisional dan telah banyak diteliti. Tanaman ini secara tradisional digunakan sebagai teh penurun berat badan; pengobatan beberapa penyakit seperti malaria, diare, raja singa, gangguan hati dan ginjal, serta wasir; dan dapat menstimulasi konstraksi rahim (Anonim, 2009). Ekstrak air dan ekstrak etil asetat daun Jati Belanda menghambat herpes bovine virus dan virus polio dengan metode plague assay (Felipe et al., 2006). Aktivitas antibakteri ekstrak metanolnya terhadap Escherichia coli telah dibuktikan pada penelitian Tumbel (2009). Selain itu, ekstrak
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Khasiat Ramuan Ekstrak Daun Jati Belanda Terhadap Peroksidasi Lipid Hati Tikus Hiperlipidemia

Khasiat Ramuan Ekstrak Daun Jati Belanda Terhadap Peroksidasi Lipid Hati Tikus Hiperlipidemia

Kelompok I merupakan kelompok normal yaitu kelompok yang hanya diberi pakan standar selama percobaan dan dicekok dengan akuades untuk memperoleh kondisi stres yang sama. Kelompok II yaitu kelompok hiperlipidemia, sedangkan kelompok III, IV, V, dan VI merupakan kelompok perlakuan. Kelompok hiperlipidemia dan kelompok perlakuan merupakan kelompok yang menerima pakan kolesterol dan dicekok larutan (0.01%) PTU dengan dosis 0.5 mg/Kg BB selama delapan minggu percobaan. Pada satu minggu diakhir induksi hingga akhir penelitian kelompok hiperlipidemia dan perlakuan diberi pakan kolesterol yang mengandung lemak kambing 10% dan minyak goreng curah 1%, serta peningkatan dosis (0.01%) PTU menjadi dua kalinya. Selain mendapatkan pakan kolesterol, kelompok perlakuan juga dicekok campuran ekstrak etanol daun jati belanda, daun jambu biji dan rimpang temulawak dengan dosis campuran berturut1turut (1x:1y:1z), (2x:1y:1z), (1x:0y:1z), dan (1x:0y:0z) g/Kg BB selama lima minggu setelah sembilan minggu diinduksi kolesterol. Penimbangan bobot badan hewan coba dilakukan setiap satu minggu selama perlakuan. Selanjutnya analisis kolesterol total plasma darah dilakukan selama dua minggu sekali sampai minggu keempat induksi, dan selanjutnya dilakukan setiap satu minggu sekali selama perlakuan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) dengan Kombinasi Laktosa dan Maltodekstrin Sebagai Bahan Pengisi

Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) dengan Kombinasi Laktosa dan Maltodekstrin Sebagai Bahan Pengisi

Kelebihan berat badan merupakan masalah kesehatan yang paling umum dijumpai di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Selain dengan berolahraga dan mengatur pola makan, masyarakat Indonesia memanfaatkan kekayaan alamnya seperti jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.), teh hijau (Camelia sinensis), dan lain-lain untuk mengendalikan berat badan yang berlebih (Jasaputra, 2011).

4 Baca lebih lajut

Khasiat Ekstrak Ramuan Daun Jati Belanda Terhadap Konsentrasi Kolesterol Hati Tikus yang Hiperlipidemia

Khasiat Ekstrak Ramuan Daun Jati Belanda Terhadap Konsentrasi Kolesterol Hati Tikus yang Hiperlipidemia

Lendir daun jati belanda dapat menghambat kenaikan bobot badan tikus putih betina. Dalam penelitian tersebut, dosis yang diberikan pada tikus adalah sebesar 350 mg/kg BB. Efek penghambatan ini lebih kecil dibandingkan efek seduhan daun jati belanda dosis 500 mg/kg BB. Penghambatan kenaikan bobot badan dilaporkan tidak berkorelasi dengan jumlah makanan dan minuman yang dikonsumsi (Sugiyanto 2000). Monica dan Farida (2000) melaporkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun jati belanda 15% dan 30% sebanyak 2 mL/g bobot badan secara oral dapat menurunkan konsentrasi kolesterol total serum kelinci. Menurut Lestari dan Muchtadi (1997), pemakaian ekstrak etanol daun jati belanda dosis 1 g/kg BB/hari dapat menghambat peningkatan kolesterol darah tikus yang diinduksi hiperkolesterolemia. Pengamatan tersebut hanya dilakukan selama delapan hari saja dengan jumlah tikus dalam satu kelompok perlakuan ekstrak sebanyak 3 ekor. Kondisi hiperlipidemia dibuat dengan cara menginduksi hanya dengan propil tiourasil. Kenaikan konsentrasi kolesterol yang terjadi pada kelompok yang diberi propil tiourasil pada hari ke88 sebesar 54.26%.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Daya Inhibisi Ekstrak Daun Jati Belanda dan Bangle Terhadap Aktivitas Lipase Pankreas Sebagai Antiobesitas

Daya Inhibisi Ekstrak Daun Jati Belanda dan Bangle Terhadap Aktivitas Lipase Pankreas Sebagai Antiobesitas

Penelitian mengenai tanaman jati belanda dan bangle telah banyak dilakukan. Pramono et al. (2000) mengemukakan bahwa pemberian lendir daun jati belanda per oral dosis 350 mg/kg BB menunjukkan adanya penghambatan kenaikan bobot badan tikus dibanding pemberian air suling sebagai kontrol. Lendir yang terdapat dalam daun jati belanda bersifat sebagai pelicin yang dapat mengurangi absorbsi usus terhadap makanan (Hendri 2006). Uji in vitro terhadap aktivitas enzim lipase dari mikrob Rhizopus arrhizus menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun jati belanda yang mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, steroid, tanin, dan kuinon dapat menghambat aktivitas enzim lipase, sedangkan ekstrak kloroform yang mengandung alkaloid, triterpenoid, dan steroid berpotensi sebagai aktivator enzim (Pradono et al. 2003).
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Aktivitas Ekstrak Daun Jati Belanda terhadap Kadar Kolesterol HDL dan LDL pada Tikus Hiperkolesterolemia

Aktivitas Ekstrak Daun Jati Belanda terhadap Kadar Kolesterol HDL dan LDL pada Tikus Hiperkolesterolemia

Senyawa aktif daun jati belanda yang dapat menurunkan kolesterol LDL dalam darah adalah adanya aktivitas dari flavanoid, steroid dan senyawa-senyawa polifenol seperti tanin. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Venugopal et al. (2002) bahwa secara in vitro flavanoid bekerja sebagai inhibitor enzim 3-hydroxy-3-methylglutaryl CoA reduktase (HMG- CoA reduktase) yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan kolesterol sehingga sintesis kolesterol intraseluler menurun. Kadar kolesterol intraseluler yang rendah mengakibatkan penurunan pembentukan kilomikron (Mayes 2000). Remnant kilomikron yang mencapai ke hati akan menurun. Kondisi ini akan merangsang sintesis reseptor LDL. Selain itu sekresi VLDL oleh sel-sel hati akan menurun sehingga menyebabkan konversi VLDL ke LDL berkurang. Hal ini berdampak pada penurunan kadar LDL dalam tubuh (Trautwein et al. 2006).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) dengan Kombinasi Laktosa dan Maltodekstrin Sebagai Bahan Pengisi

Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) dengan Kombinasi Laktosa dan Maltodekstrin Sebagai Bahan Pengisi

Rahardjo, S.S., Ngatijan., dan Suwijiyo, P. (2005). Influence of Etanol Extract Of Jati Belanda Leaves (Guazuma ulmifolia Lamk.) on Lipase Enzym Activity of Rattus Norvegicus Serum: Majalah Inovasi. 4(17):48-54. http://id.scribd.com/doc/9685551/inovasi-Vol-4-XVII-Januari-2016. Rowe, C., Sheskey, P.J., dan Quinn, M.E. (2009). Handbook of Pharmaceutical

3 Baca lebih lajut

Pengaruh Media Tanam Dan Pupuk N Terhadap Pertumbuhan Bibit Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk.)

Pengaruh Media Tanam Dan Pupuk N Terhadap Pertumbuhan Bibit Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk.)

Indonesia merupakan negara yang kaya dalam keanekaragaman hayati, dengan 30.000 spesies yang telah diidentifikasi dan 950 spesies diantaranya memiliki fungsi biofarmaka atau disebut juga sebagai tumbuhan obat (Departemen Pertanian, 2002). Kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif dari penggunaan obat-obat sintetik dan kecenderungan masyarakat untuk kembali ke alam (back to nature) telah mendorong penelitian tentang obat-obatan alami yang berasal dari tumbuhan. Banyak sekali jenis tanaman yang secara farmakologis mempunyai khasiat sebagai obat, salah satunya adalah jati belanda. Tanaman jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) merupakan satu dari sekian banyak tanaman yang berkhasiat obat dan digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional (Suharmiati dan Maryani, 2003). Selain sebagai tanaman obat, jati belanda banyak digunakan sebagai tanaman peteduh di tepi jalan, dan tumbuh liar di daerah tertentu (Departemen Kesehatan, 1989). Kayu jati belanda juga dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan, diantaranya sebagai bahan baku industri perabot rumah tangga, dan pembuatan kertas.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

The Effect of Jati Belanda Leaves (Guazuma ulmifolia Lamk.) Ethanol Extract on Microscopic Features of Atherosclerotic Animal Model’s Aorta

The Effect of Jati Belanda Leaves (Guazuma ulmifolia Lamk.) Ethanol Extract on Microscopic Features of Atherosclerotic Animal Model’s Aorta

Pembuatan preparat histopatologi aorta tikus meliputi dehidrasi, clearing, embedding, sectioning, penempelan pada gelas obyek, pewarnaan Hematoksilin Eosin sesuai dengan prosedur Mescher. Parameter yang digunakan adalah tebal dinding aorta (mm), diameter lumen aorta (mm), dan jumlah foam cell. Analisis data diameter lumen dan jumlah foam cell menggunakan ANAVA yang bila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan, sedangkan untuk tebal dinding menggunakan Kruskal-Wallis dengan α=0,05 dan jika signifikan akan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Kemaknaan ditentukan dengan nilai p<0,05. Ekstrak etanol daun Jati Belanda diencerkan dalam 5 ml pelarut etanol 94%, sedangkan simvastatin sebagai kontrol positif diencerkan dalam 5 ml akuades. Gambaran mikroskopis aorta tikus yang diamati adalah diameter lumen aorta (dalam mm), tebal dinding aorta (dalam mm), dan jumlah foam cell. Diameter lumen dan tebal dinding diamati melalui pembesaran mikroskopis 100x, sedangkan jumlah foam cell dihitung pada satu lapang pandang dengan pembesaran 400x yang diambil dari jumlah rata-rata pada empat lapang pandang. 14
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Pemberian Serbuk Effervescent Ekstrak Kering Daun Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk.) Terhadap Penurunan Berat Badan Mencit Jantan

Pengaruh Pemberian Serbuk Effervescent Ekstrak Kering Daun Jati Belanda (Guazuma Ulmifolia Lamk.) Terhadap Penurunan Berat Badan Mencit Jantan

Tanaman Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk) suku Sterculiaceae merupakan salah satu spesies yang tumbuh di Indonesia. Industri obat tradisional atau industri jamu banyak menggunakan daun Jati Belanda sebagai bahan utama ataupun sebagai bahan tambahan jadi jamu pelangsing dan menurunkan berat badan. Pada daerah-daerah tertentu di Indonesia penggunaan daun Jati Belanda secara tradisional sebagai obat pelangsing dan penurun kadar kolesterol darah baik tunggal maupun campuran sudah banyak dilakukan, tetapi masih sedikit sekali penelitian membahas masalah tersebut (Andriani, 2005).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Efek Pemberian Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) Terhadap Penurunan Kadar Trigliserida Pada Individu Dislipidemia.

Efek Pemberian Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) Terhadap Penurunan Kadar Trigliserida Pada Individu Dislipidemia.

pengembangan obat untuk mengatasi dislipidemia terus dilakukan, antara lain menggunakan obat golongan statin, asam nikotinat, dan fibrat. Penggunaan obat- obat tersebut sebagai contoh golongan statin memiliki keterbatasan dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti rhabdomyolisis, oleh karena itu masih terus dilakukan usaha pengembangan obat alternatif dengan efek samping yang minimal. Salah satu obat alternatif yang dapat digunakan adalah daun jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.). Hasil penelitian sebelumnya mengenai pemberian ekstrak air daun jati belanda terhadap kadar lipid darah pada tikus jantan (Yulinah, 2009) menunjukkan bahwa ekstrak air daun jati belanda dengan dosis 25 & 50 mg/kgBB dapat menurunkan kadar trigliserida pada hewan uji. Efek jati belanda terhadap kadar trigliserida pada manusia belum ada penelitiannya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Ekstrak Daun Jati Belanda sebagai Pelangsing

Ekstrak Daun Jati Belanda sebagai Pelangsing

rotarievaporator; (e) ekstrak ditampung dan penggunaannya sebagai obat pelangsing. Ekstrak daun jati belanda yang memiliki khasiat sebagai pelangsing terbaik dari hasil uji in vivo adalah ekstrak dengan pelarut organik (heksana atau kloroform). Khasiat tersebut ditunjukkan karena ekstrak tersebut dapat

Baca lebih lajut

Quality control of jati belanda leaves (Guazuma ulmifolia) Using portable photometer and pattern recognition technic

Quality control of jati belanda leaves (Guazuma ulmifolia) Using portable photometer and pattern recognition technic

antara satu dengan yang lain. Hasil analisis statistika ANOVA yang menunjukkan bahwa ketiga sampel daun jati belanda dengan masing-masing tiga kali ulangan memiliki kadar flavonoid berbeda nyata (p value< 0.05)(Lampiran 4). Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan umur tumbuhnya tanaman tersebut mengakibatkan adanya diferensiasi kandungan metabolit terutama kadar flavonoidnya. Menurut Anuradha (2010), umur tanaman mempengaruhi komposisi senyawa aktif dari tanaman itu sendiri. Setelah uji ANOVA, dilakukan uji lanjutan yaitu menggunakan metode Duncan. Uji ini didasarkan pada pengelompokan antara nilai- nilai yang telah diketahui berbeda nyata. Hasil uji Duncan (α = 0.05) terhadap kadar flavonoid daun jati belanda pada umur yang berbeda (Lampiran 4) menunjukkan terdapat dua pengelompokan data. Daun jati belanda umur 2 bulan cenderung mengelompok dengan daun jati belanda berumur 1 bulan berdasarkan kedekatan nilai konsentrasi flavonoidnya, sedangkan daun jati belanda berumur 3 bulan terpisah sendiri.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Terapi Adjuvan Daun Jati Belanda terhadap Dislipidemia.

Pengaruh Terapi Adjuvan Daun Jati Belanda terhadap Dislipidemia.

Dislipidemia ditandai dengan meningkatnya kadar trigliserida, kolesterol total, LDL dan penurunan kolesterol HDL darah.Penanganan dispilidemia dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat penurun kadar lipid darah. Tumbuhan obat yang digunakan masyarakat untuk menurunkan kolesterol antara lain Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia).Penelitian ini bertujuan mengetahui efek terapi adjuvan Daun Jati Belanda terhadap kolesterol total, LDL,dan HDL.

Baca lebih lajut

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ALKOHOL DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk) PADA TIKUS WISTAR - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ALKOHOL DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk) PADA TIKUS WISTAR - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Seperti telah diketahui, banyak faktor yang mempengaruhi penurunan berat badan. Tidak hanya faktor dosis pemberian sediaan uji namun juga faktor- faktor lain mempengaruhi hasil akhir. Kondisi lingkungan hewan coba, seperti misalnya keadaan kandang, cahaya, makanan dan minuman, suhu kandang, mempengaruhi faktor stress tikus yang kemudian berkolaborasi dengan faktor internal seperti misalnya faktor gastrointestinal, faktor imun, dan lain sebagainya. Oleh karena itu perlu dirancang suatu penelitian khusus untuk uji efektivitas ekstrak alkohol daun jati belanda dalam pemanfaatannya sebagai penurun berat badan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Show all 4216 documents...