keterampilan dasar mengajar

Top PDF keterampilan dasar mengajar:

0 Keterampilan Dasar Mengajar doc

0 Keterampilan Dasar Mengajar doc

Banyak keterampilan dasar mengajar yang harus dikuasai oleh seorang guru dan guru juga harus mampu mengkomninasikannya dengan baik. Namun dalam pelaksanaannya keterampilan dasar mengajar ini masih dianggap rumit oleh sebagian guru, karena guru harus memahaminya dengan baik agar dalam pembelajaran dapat terjadi interaksi belajar yang baik. Setidaknya ada sepuluh keterampilan dasar mengajar yang harus dimiliki oleh guru agar dalam pembelajaran dapat terjadi interaksi timbal balik antara peserta didik dan guru serta sesama peserta didik.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Cepi Riyana Keterampilan Dasar Mengajar

Cepi Riyana Keterampilan Dasar Mengajar

Secara umum istilah keterampilan dasar mengajar (Teaching skills) dapat diartikan sebagai kemampuan guru yang bersifat khusus (most specific instructional behaviours) sebagai modal dasar dalam melaksanakan tugas kegiatan pembelajaran (As. Glicman,1991) Dengan demikian istilah keterampilan dasar mengajar menunjuk kepada beberapa kemampuan dasar dan pokok yang bersifat khusus dan aplikatis terkait dengan tugas-tugas pelaksanaan pembelajaran. Pada garis besarnya setiap kegiatan pembelajaran melewati tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan awal/pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Adapun penerapan keterampilan dasar mengajar dilakukan pada ketiga tahapan pembelajaran dimaksud. Dengan demikian keterampilan dasar mengajar merupakan bagian integral dari seluruh proses pembelajaran, keterampilan dasar mengajar dimaksudkan untuk memfasilitasi proses pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efisien.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Makalah Keterampilan Dasar Mengajar -  Makalah

Makalah Keterampilan Dasar Mengajar - Makalah

Tujuan utama ilmu pengetahuan sosial adalah membantu generasi muda dalam mengembangkan kemampuan membuat keputusan yang informatis dan rasional bagi kebaikan masyarakat sebagai warga negara dari sebuah dunia yang berbudaya majemuk, bermasyarakat demokratis yang memiliki ketergantungan satu sama lain. Dalam pembelajaran ips yang paling penting yaitu mengembangkan pemahaman, sikap dan keterampilan.

13 Baca lebih lajut

Keterampilan Dasar Mengajar Matematika (1)

Keterampilan Dasar Mengajar Matematika (1)

Dalam pembelajaran ada dua kemampuan pokok yang harus dikuasai dan dimilki oleh seorang guru termasuk mahasiswa program studi pendidikan matematika sebagai calon guru, yakni (1) menguasai substansi materi atau bahan ajar yang akan dibelajarkan ( what to teach ) dan (2) menguasai atau memiliki berbagai keterampilan untuk membelajarkannya ( how to teach ). Bagi mahasiswa program studi pendidikan termasuk pendidikan matematika sebagai calon guru matematika terdapat 8 keterampilan dasar mengajar yang harus dibentuk untuk dikuasai. Proses pembentukan penguasaan 8 keterampilan dasar mengajar itu mula-mula melalui latihan yang terbimbing dalam bentuk pembelajaran sesama teman ( peer teaching ). Keterampilan dasar mengajar ( teaching skills ) sebagai kemampuan bersifat khusus yang harus dimiliki oleh guru agar dapat melaksanakan tugas mengajar secara efektif, efisien dan professional. Dengan demikian keterampilan dasar mengajar berkenaan dengan keterampilan atau kemampuan yang bersifat mendasar dan harus dikuasai oleh guru dalam melaksanakan tugas mengajarnya. Keterampilan dasar mengajar mutlak dimiliki dan dikuasai oleh tenaga pengajar, karena dengan keterampilan dasar mengajar memberikan pengertian lebih dalam tentang mengajar.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Makalah Keterampilan Dasar Mengajar -  Makalah

Makalah Keterampilan Dasar Mengajar - Makalah

Menulis menurut Gie diistilahkan menulis, yaitu segenap rangkaian kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada masyarakat pembaca untuk dipahami. 10 Dalam kehidupan modern ini jelas bahwa keterampilan menulis sangat dibutuhkan. Menulis dipergunakan sesorang untuk mencatat atau merekam, meyakinkan, melaporkan atau memberitahukan, dan mempengaruhi orang lain. Maksud dan tujuan seperti itu hanya dapat dicapai dengan baik oleh orang-orang yang dapat menyusun pikirannya dan mengutarakannya dengan jelas, kejelasan ini tergantung pada pikiran, organisasi, danpemakaian kata-kata yang jelas dan baik.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Keterampilan Dasar Mengajar 1 doc

Keterampilan Dasar Mengajar 1 doc

Pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan secara teratur, logis, dan sistematis mulai kegiatan pembuka, inti dan kegiatan menutup pembelajaran. Langkah-langkah pembelajaran tersebut diarahkan pada upaya membelajarkan siswa. Dimana setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru berfungsi sebagai instrumen pembelajaran yang dapat memfasilitasi kemudahan belajar bagi siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Keterampilan dasar mengajar (teaching skills) adalah bentuk-bentuk perilaku atau kemmapuan yang bersifat khusus dan mendasar yang harus dimiliki guru sebagai modal dasar untuk melaksanakan tugas-tugas pembelajaran secara profesional (Sukirman dan Kasmad, 2006: 143). 1. Hakikat Membuka Pembelajaran (set induction)
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

MAKALAH KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR KETE

MAKALAH KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR KETE

Pada dasarnya semua orang tidak menghendaki adanya kebosanan dalam hidupnya. Sesuatu yang membosankan adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Merasakan makanan yang sama terus-menerus akan menimbulkan kebosanan; melihat film yang sama dua kali saja orang sudah tidak mau, juga karena bosan. Orang akan lebih suka bila hidup diisi dengan penuh variasi dalam arti yang positif. Mengkonsumsi makanan yang bervariasi (bermacam-macam) akan meningkatkan nafsu/gairah untuk makan. Mendengarkan lagu-lagu baru lebih menyenangkan daripada lagu-lagu yang tiap hari didengar. Rekreasi pada dasarnya juga mengurangi kebosanan pandangan di tempat asalnya. Mengatur alat-alat rumah tangga sering berganti, akan membuat orang lebih senang di rumah daripada pergi. Demikian juga dalam proses belajar mengajar. Bila guru dalam proses belajar mengajar tidak menggunakan variasi, maka akan membosankan siswa, perhatian siswa berkurang, mengantuk, dan akibatnya tujuan belajar tidak tercapai. Dalam hal ini guru memerlukan variasi dalam mengajar siswanya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Keterampilan dasar mengajar kete (2)

Keterampilan dasar mengajar kete (2)

kedalam aspek nomor 2 yaitu cara membelajarkan siswa. Keterampilan dasar mengajar mutlak harus dimiliki dan dikuasai oleh setiap guru, dosen, instruktur, atau widyaiswara, karena keterampilan dasar mengajar bahwa mengajar bukan sekedar proses menyampaikan pengetahuan saja, akan tetapi menyangkut aspek yang lebih luas seperti: pembinaan sikap, emosional, karakter, kebiasaan, dan nilai-nilai.

15 Baca lebih lajut

T BIND 1303064 Table of content

T BIND 1303064 Table of content

A. Ihwal Keterampilan Dasar Mengajar………………………... .................. 1. Pengertian Keterampilan Dasar Mengajar …………………………….. 2. Jenis-jenis Keterampilan Dasar Mengajar …………………………….. a. Keterampilan Bertanya ………………………………………........ b. Keterampilan Memberi Penguatan ……………………………...... c. Keterampilan Mengadakan Variasi …………………………......... d. Keterampilan Menjelaskan ……………………………………...... e. Keterampilan Membuka dan menutup Pelajaran ……………......... f. Keterampilan Mengelola Kelas …………………………………...
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

9 Keterampilan Dasar Mengajar (1)

9 Keterampilan Dasar Mengajar (1)

Keterampilan mengelola kelas adalah keterampilan untuk menciptakan dan memepertahankan kondisi kelas yang optimal guna terjadinya proses pembelajaran yang serasi dan efektif. Guru perlu menguasai keterampilan ini agar dapat:(1) mendorong siswa mengembangkan tanggung jawab individu maupun klasikal dalamberperilaku yang sesuai dengan tata tertip serta aktivitas yang sedang berlangsung.(2) Menyadari kebutuhan siswa, serta(3) Memberikan respon yang efektif terhadap perilaku siswa.

Baca lebih lajut

Makalah Keterampilan Dasar Mengajar -  Makalah

Makalah Keterampilan Dasar Mengajar - Makalah

Menurut konsep PAUD yang sebenarnya, anak-anak seharusnya dikondisikan dalam suasana belajar aktif, kreatif, dan menyenangkan lewat berbagai permainan. Dengan demikian, kebutuhannya akan rasa aman dan nyaman tetap terpenuhi. Kalaupun kepada siswa SD kelas awal ingin diajarkan konsep berhitung, contohnya, pilihlah sarana pembelajaran melalui nyanyian atau cara lain yang mudah dipahami dan menyenangkan. Hanya saja, meski sama-sama melalui cara yang menyenangkan, tujuan pendidikan anak usia prasekolah berbeda dari pendidikan anak usia sekolah dasar awal. Kalau pendidikan bagi anak usia prasekolah bertujuan mengoptimalkan tumbuh kembang anak, maka konsep pendidikan di awal sekolah dasar bertujuan mengarahkan anak agar dapat mengikuti tahapan-tahapan pendidikan sesuai jenjangnya. Selain tentu saja untuk mengembangkan berbagai kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan guna mengoptimalkan kecerdasannya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Keterampilan dasar dalam mengajar (1)

Keterampilan dasar dalam mengajar (1)

Keterampilan dasar mengajar termasuk kedalam aspek no 2 yaitu cara membelajarkan siswa. Keterampilan dasar mengajar mutlak harus dimiliki dan dikuasai oleh tenaga pengajar, karena dengan keterampilan dasar mengajar memberikan pengertian lebih dalam mengajar. Mengajar bukan hanya sekedar proses menyampaikan materi saja, tetapi menyangkut aspek yang lebih luas seperti pembinaan sikap, emosional, karakter, kebiasaan dan nilai-nilai.

Baca lebih lajut

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENERAPAN MODEL INKUIRI BERBANTUKAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS V SDN MANGKANG KULON 02 KOTA SEMARANG

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENERAPAN MODEL INKUIRI BERBANTUKAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS V SDN MANGKANG KULON 02 KOTA SEMARANG

Hasil observasi peneliti pada tanggal 5 September 2012 terkait pembelajaran IPA kelas V SDN Mangkang Kulon 02 ditemukan data bahwa guru mengajar menggunakan model non inovatif. Rata-rata prestasi belajar siswa masih rendah yaitu berkisar 52,6 dengan ketuntasan belajar klasikal 11,76%. Bertitik tolak dari kendala dan rendahnya kualitas pembelajaran tersebut, maka peneliti menawarkan solusi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran IPA kelas V SDN Mangkang Kulon 02 melalui model inkuiri berbantukan media audiovisual. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Mangkang Kulon 02 Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru dan aktivitas siswa serta meningkatkan hasil belajar IPA kelas V SDN Mangkang Kulon 02 melalui penerapan model inkuiri berbantukan media audiovisual. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam 3 siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan guru dalam pembelajaran siklus I diperoleh persentase 64,28% dengan kategori tinggi, siklus II 74,99% dengan kategori tinggi, dan siklus III 87,49% dengan kategori sangat tinggi. Aktivitas siswa pada siklus I diperoleh persentase 64,79% dengan kategori tinggi, siklus II 74,16% dengan kategori tinggi, dan siklus III 82,50% dengan kategori sangat tinggi. Hasil belajar siswa pada siklus I mendapat rata-rata klasikal 62,57 dengan ketuntasan belajar 55,88%, siklus II mendapat rata-rata klasikal 68,94 dengan ketuntasan belajar 67,64%, dan siklus III mendapat rata-rata klasikal 76,38 dengan ketuntasan belajar 85,29%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri berbantukan media audiovisual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR I Keterampil (1)

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR I Keterampil (1)

Adapun prinsip dari keterampilan menjelaskan adalah keterkaitan dengan tujuan atau kompetensi, relevan antara penjelasan dengan materi dan karakteristik siswa, kebermaknaan, dan dinamis. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan membuka, menutup dan menjelaskan perlu dilatihkan dan ditingkatkan mengingat profesi guru harus menguasai keterampilan- keterampilan mengajar sebagai modal dalam pelaksanaan tugasnya. Diharapkan dengan adanya pembelajaran mikro dapat membantu guru atau calon guru memiliki kesiapan profesional untuk melaksanakan tugas mengajar.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR 2 Keterampil (1)

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR 2 Keterampil (1)

Keterampilan bertanya sangatlah penting dikuasi oleh calon guru maupun guru karena keterampilan bertanya ini tidak bisa dipisahkan dalam proses pembelajaran. Karena di dalam pembelajaran tidak akan lepas dari kegiatan komunikasi yang mana di dalamnya secara sadar atau tidak sadaar kita selalu melakukan kegiatan bertanya baik bertanya dasar ataupun bertanya lanjutan. Secara etimologis, keterampilan bertanya dapat dilihat maknanya dari dua suku kata yaitu terampil dan tanya. Menurut KBBI bertanya berasal dari kata tanya yang memiliki arti permintaan keterangan. Sedangkan kata terampil memiliki arti cakap dalam menyelesaikan tugas atau mampu dan cekatan. Sehingga dari kedua suku kata tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan bertanya adalah kemampuan seseorang mengajukan pertanyaan atau membuat pertanyaan kepada oranglain untuk mendapatkan informasi yang ingin diketahuinya. Keterampilan bertanya diklasifikasikan ke dalam dua jenis yaitu keterampilan bertanya dasar dan keterampilan bertanya lanjut.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Keterampilan Dasar Mengajar dasar (3)

Keterampilan Dasar Mengajar dasar (3)

Sejumlah keterampilan yang akan diuraikan nanti tidaklah terikat dengan sifat dan pembawaan pribadi seseorang, setiap orang dapat memakainya dan dapat pula diterapkan pada semua jenis mata pelajaran ataupun mata kuliah. Semua jenis mata pelajaran membutuhkan keterampilan-keterampilan tersebut, perlu diketahui bahwa sejumlah keterampilan merupakan hasil terapan teori-teori dalam ilmu mengajar, suatu ilmu yang mempelajari proses yang terjadi dalam kegiatan belajar-mengajar. Teori-teori tersebut menambahkan sesuatu pada bakat yang memang telah dimiliki oleh seorang pengajar dalam hal mengajar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR Oleh Dadang

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR Oleh Dadang

Mengajar ( teaching ) memiliki banyak pengertian, mulai dari pengertian yang sudah lama (tradisional) sampai pada pengertian yang terbaru (kontemporer). Secara deskriptif mengajar diartikan sebagai proses menyampaikan informasi atau pengetahuan dari guru, dosen, instruktur, atau widyaiswara kepada siswa/pebelajar. Merujuk pada pengertian mengajar tersebut, inti dari mengajar adalah proses menyampaikan (transfer), atau memindahkan. Memang dalam mengajar ada unsur menyampaikan atau transfer dari guru, dosen, instruktur, atau widyaiswara kepada siswa/pebelajar. Akan tetapi pengertian transfer atau memindahkan tersebut bukan seperti seseorang memindahkan air minum dari satu cangkir ke cangkir yang lain. Air yang dipindahkan dari satu cangkir ke cangkir yang lain, volumenya akan tetap sama bahkan karena mungkin terjadi proses penguapan, maka volume air yang dipindahkan itu akan semakin berkurang (menyusut) dari keadaan sebelumnya. Oleh karena itu mengajar yang diartikan proses menyampaikan (transfer), maknanya adalah “menyebarluaskan, memperkaya” pengalaman belajar siswa sehingga dapat mengembangkan potensi siswa/pebelajar secara maksimal.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR BAGI GURU BARU.

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR BAGI GURU BARU.

Pengamatan penulis, guru baru yang mengajar di suatu SMU Negeri dalam melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya kadang tidak optimal, khususnya dalam proses belajar-mengajar. Dalam proses belajar- mengajar guru baru kurang terampil dalam hal bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membimbing diskusi, mengelola kelas, dan mengajar kelompok. Disamping itu, Soedjadi (1985: 24) menyatakan prestasi belajar murid SD kelas VI rendah. Rata- rata kelas VI SD hanya menyerap 65% bahan pelajaran, sementara yang dianggap cukup 80%.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...