Model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT)

Top PDF Model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT):

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015 2016 | Suhendro | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos A

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015 2016 | Suhendro | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos A

Walaupun ada peningkatan disetiap siklus, tetapi tidak semua siswa mengalami peningkatan hasil belajar yang diharapkan karena setiap karakteristik siswa dalam menangkap materi pembelajaran berbeda-beda. Begitu pula model pembelajaran tipe TGT (Team Games Tournament) juga memiliki kelemahan, diantarnya adalah kelas akan sangat ramai sehingga perlu dimonitor dengan baik, ide-ide yang muncul pun hanya sedikit, sehingga penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) ini sangat perlu pengawasan yang baik dari guru dalam penerapannya serta sangat penting bagi guru untuk dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dengan harapan dapat membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Oleh karena itu
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FUTSAL.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FUTSAL.

The aim of this research is to know the influence of cooperative learning strategy of type Team Game Tournament (TGT) toward the futsal learning output. The method use in this research is experiment method. This research was conducted in MTS. Assa’adah Cicurug with the population of the student who are belong to futsal extracurricular and the sample was taken 30 students with using the sample by purpose sampling. The design of this research in one-group pretest – posttest design. The instrument which is used in the research in Game Performance Assessment Instrument (GPAI). The data analyzing which is used is by counting the average and simpangan baku, calculating the normality test and the hypothesis assessment by t-test the equality the have the average 1 role. According data processing and data analyzing the futsal output by using Game Futsal Tournament (TGT) on the calculating the average, the pretest is 4,87 and posttest in 6,90 and simpangan baku the pretest is 1,31 and posttest is 1,30 on the first calculation by normality test was know L hitung 0,147 < L tabel 0.161 and the last test was known L hitung 0,135 < 0,161 then on the hypothesis the examination of t test the average equality is 1 party in known t hituung 4, 75 > 1.99 t tabel . Therefore based on the data processing and analyzing, can be concluded that by using Team Game Tournament (TGT) method which is applied in learning futsal can improve futsal learning output. It is suggested to take a continue research due to improving futsal learning output by using Team Game Tournament ( TGT ), because there are so many factors which influence that the writer have no solved.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) DALAM PERMAINAN HOKI TERHADAP PERILAKU SOSIAL : Studi Eksperimen di SMAN 1 Warungkondang Kab.Cianjur.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) DALAM PERMAINAN HOKI TERHADAP PERILAKU SOSIAL : Studi Eksperimen di SMAN 1 Warungkondang Kab.Cianjur.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dalam permainan hoki terhadap perilaku sosial siswa di SMAN 1 Warungkondang Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi adalah siswa yang mengikuti ekstrakulikuler hoki sebanyak 60 orang ditetapkan dengan total sampling. Kemudian dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen sebanyak 30 orang dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang yang ditentukan secara random sederhana. Berdasarkan pengolahan dan analisis data diperoleh nilai signifikasinya adalah 0,213 lebih besar dari 0,05 maka � 1 diterima. Kesimpulan, model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dalam permainan hoki memberikan pengaruh terhadap perilaku sosial siswa SMAN 1 Warungkondang Kabupaten Cianjur.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | KURNIAWAN PUTRA | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5176

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | KURNIAWAN PUTRA | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5176

This research conducted with the goal to increase learning achievement Sociology subject student in XI Social Science 3 Class Senior High School 2 Surakarta year of 2014/2015 through the implementation of cooperative learning model type Team Game Tournament (TGT).The subject of this research is student in XI Social Science 3 class Senior High School 2 Surakarta. Data source came from teacher and students. The main technique in data collecting used oservation and test, mean while the proponent technique used interview and documentation. To analysing data used descriptive kualitatif analize technique.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PEMBENTUKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN FUTSAL.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PEMBENTUKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN FUTSAL.

Dengan menguasai berbagai keterampilan tersebut diharapkan ketika bermain dalam permainan futsal siswa mampu menjalankan perintah maupun arahan yang diberikan oleh guru ataupun pelatih, sehingga ketika bermain apa yang diharapkan seorang pelatih atau guru dapat dijalankan dengan baik oleh siswa. Tetapi pada kenyataan di lapangan banyak siswa yang masih belum menguasai keterampilan tersebut, sehingga ketika game berjalan permainan yang dilaksanakan tidak sesuai yang diharapkan. Dengan keadaan tersebut sudah merupakan suatu keharusan dalam permainan futsal menguasai terlebih dahulu keterampilan bermain tersebut. Dapat disimpulkan bahwa dengan menguasai keterampilan bermain futsal yang efektif pengaruh dalam permainan itu sendiri sangat besar dan permainan pun akan berjalan dengan baik.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

S JKR 1204108 Chapter5

S JKR 1204108 Chapter5

a. Penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe Team Game Tournament TGT) hendaknya dapat menjadi salah satu referensi untuk mengatasi masalah mengenai kerjasama dan keterampilan bermain siswa sehingga dapat memperbaiki kualitas pendidikan di sekolah.

2 Baca lebih lajut

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team-Games-Tournament) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta pada materi sistem reproduksi manusia.

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team-Games-Tournament) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta pada materi sistem reproduksi manusia.

Penelitian pada siklus II dilaksanakan dalam dua kali pertemuan yaitu pada tanggal 01 Mei 2013 dan 03 Mei 2013 di kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta dengan jumlah siswa 30 siswa. Pertemuan pertama dan kedua diikuti oleh 30 orang siswa. Pada awal pembelajaran siswa langsung diberikan lanjutan materi sistem reproduksi manusia dengan pokok bahasan menstruasi hingga penyakit pada sistem reproduksi manusia. Pembelajaran berlangsung dengan berpedoman pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah dibuat oleh peneliti. Setelah penyampaian materi selesai siswa diajak untuk bergabung dengan kelompok yang telah dibentuk oleh peneliti dan guru pamong untuk melakukan permainan TGT. Terdapat 7 kelompok dan masing- masing kelompok terdiri dari 5 orang siswa, pembagian kelompok dilakukan secara heterogen dan sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Tujuan dari permainan ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar kelompok dengan cara bersaing secara positif.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S JKR 1204108 Bibliography

S JKR 1204108 Bibliography

Sukmawan, A. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Materi Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Surabaya.

3 Baca lebih lajut

S JKR 1104330 Chapter3

S JKR 1104330 Chapter3

Penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengukur nilai kerjasama siswa dalam bermain hoki dengan menggunakan model kooperatif sebagai model pembelajarannya. Langkah pengolahan data dari skor yang diperoleh pada lembar observasi adalah dengan memberikan nilai bobot di setiap indikator. Untuk mempermudah observer dalam memberikan penilaian, maka dibutuhkan kisi-kisi instrumen. Kisi-kisi dibuat lalu dijabarkan ke dalam beberapa sub indikator. Hal ini dilakukan agar para observer lebih mudah untuk memberikan penilaian terhadap nilai kerjasama siswa. Sehingga diharapkan dengan menggunakan lembar observasi ini, hasil yang ingin diperoleh dengan menggunakan beberapa indikator yang telah dijabarkan lebih dapat dipercaya dan sistematis. Indikator dari kerjasama ini diambil dari pendapat Suherman (2001, hlm. 86) bahwa:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team-Games-Tournament) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta pada materi sistem reproduksi manusia - USD Repository

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team-Games-Tournament) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta pada materi sistem reproduksi manusia - USD Repository

Berdasarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang harus dicapai oleh siswa mengenai materi sistem reproduksi manusia terlihat bahwa siswa dituntut untuk mampu menjelaskan dan memahami sistem reproduksi manusia yang meliputi fungsi dan struktur organ reproduksi manusia serta penyakit yang dapat terjadi pada sistem reproduksi manusia. Adanya tuntutan tersebut menunjukkan bahwa materi sistem reproduksi manusia terdiri atas konsep-konsep yang abstrak dengan adanya keterkaitan struktur dan fungsi. Keadaan karakteristik materi sistem reproduksi manusia yang demikian menyebabkan siswa sulit untuk memahami dan menjelaskan secara detail mengenai materi tersebut sehingga membuat siswa kurang merasa tertarik untuk mendalami materi tersebut. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi dan meningkatkan motivasi siswa. Hal ini dapat dilihat melalui kerjasama kelompok-kelompok belajar dengan cara berdiskusi dan berdasarkan kelompok dalam tournament. Dalam kegiatan tournamen siswa bertanggung jawab terhadap pemahaman teman satu kelompok dan keberhasilan timnya dalam menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam turnamen tersebut. Kegiatan ini membuat siswa menjadi lebih aktif dan saling bertukar pikiran mengenai ilmu pengetahuan yang mereka miliki serta mengajak siswa untuk lebih bekerjasama dalam menemukan informasi-informasi baru yang dapat menunjang pemahaman mereka.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

UPAYA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK SISWA KELAS V POKOK BAHASAN AKHLAK TERPUJI MI NURUL ULUM TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2014 2015 - Institutional

UPAYA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK SISWA KELAS V POKOK BAHASAN AKHLAK TERPUJI MI NURUL ULUM TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2014 2015 - Institutional

Kholifatuzzawa, Ika. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) dalam Meningkatakan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV MIN Tunggangri Kalidawir Tulunggaung Tahun Ajaran 2012/2013. Tulungagung:Skripsi Tidak Diterbitkan.

Baca lebih lajut

PENGARUH MOODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMK SWASTA KESATUAN MERANTI TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

PENGARUH MOODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMK SWASTA KESATUAN MERANTI TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

dalam model pembelajaran kooperatif tipe TGT ini para siswa akan duduk bersama dalam kelompok yang beranggotakan 4-6 orang untuk menguasai materi yang disampaikan oleh guru, apabila para siswa ingin agar timnya berhasil, maka mereka akan mendorong timnya untuk lebih baik dan mereka akan melakukannya sebaik mungkin. Siswa juga lebih mudah memahami penjelasan dari teman sebayanya dibandingkan dengan guru.

Baca lebih lajut

RPP Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT

RPP Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT

Motivasi diberikan dengan memberikan semangat kepada siswa agar lebih aktif lagi dalam proses pembelajaran terutama ketika diskusi kelompok. Selain itu, siswa juga diarahkan untuk memahami dan menguasai materi yang sedang diajarkan sehingga dapat membantu mereka bekerja lebih baik pada kerja kelompok dan bertanding dengan baik saat games tournament serta dapat menyumbangkan skor bagi kelompoknya.

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK PADA PESERTA DIDIK KELAS II MI BENDILJATI WETAN SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK PADA PESERTA DIDIK KELAS II MI BENDILJATI WETAN SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Penerapan model Team Game Tournamen dalam pelaksanaannya tidak memerlukan fasilitas pendukung khusus seperti peralatan atau ruang khusus. Selain mudah diterapkan dalam penerapan Team Game Tournament juga melibatkan aktivitas seluruh siswa untuk memperoleh konsep yang diinginkan. Kegiatan tutor sebaya terlihat ketika siswa melaksanakan tournament yaitu setelah masing-masing anggota kelompok membuat soal dan jawabannya, untuk selanjutnya saling mengajukan pertanyaan dan belajar bersama. Sedangkan untuk memotivasi belajar siswa dalam Time Game Tournament terdapat unsur reinforcement. 9
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAME TOURNAMENT) MELALUI PERMAINAN BOLA RAJA UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN JAVELINE PASS DALAM PERMAINAN BOLA TANGAN (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas V SDN Dampit 1 Kecamatan Cicalengka Kabupaten

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAME TOURNAMENT) MELALUI PERMAINAN BOLA RAJA UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN JAVELINE PASS DALAM PERMAINAN BOLA TANGAN (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas V SDN Dampit 1 Kecamatan Cicalengka Kabupaten

Pada bagian ini dapat disimpulkan mengenai tahap perencanaan pembelajaran, dimana aspek yang dinilai dalam tahap perencanaan adalah perumusan tujuan pembelajaran, mengembangkan dan mengorganisasi materi, media, sumber belajar dan metode pembelajaran, merencanakan skenario pembelajaran, merencanakan prosedur, jenis dan menyiapkan alat penilaian, dan tampilan dokumen rencana pembelajaran. Hasil perencanaan pembelajaran yang dicapai pada siklus I hanya mencapai 71,75% dari target 100%, sehinga diperlukan perbaikan pada siklus II. Pada hasil perencanaan pembelajaran siklus II meningkat menjadi 82,30% tetapi belum mencapai target 100%, maka dari itu masih perlu perbaikan pada siklus III. Pada siklus III hasil perencanaan pembelajaran sudah mencapai 100%, jadi dapat dikatakan bahwa perencanaan pembelajaran sudah mencapai target yang telah ditentukan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) DI KELAS V SDN 102005 DURIAN TINGGUNG TAHUN AJARAN 2012/2013.

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) DI KELAS V SDN 102005 DURIAN TINGGUNG TAHUN AJARAN 2012/2013.

pengamatan di SD Neg 102005 Durian Tinggung dengan melakukan observasi kepada guru SD kelas V, nilai ulangan rata-rata siswa 2012/2013 pada mata pelajaran IPS masih rendah yaitu 6,0 dengan nilai terendah 5,0 dan nilai tertinggi 8,0 sedangkan nilai ketuntasan yang ingin dicapai mata pelajaran IPS karena kriteria ketuntasan minimal (KKM) 6,5. Dari 19 orang siswa yang termotivasibelajardalammatapelajaran IPS 7 orang siswadenganpersentase 36,84% dan yang tidaktermotivasi 12 orang siswadenganpersentase 63,15%. Sehingga nilai rata-rata siswa tidak mencapai nilai ketuntasan yang diharapkan.Maka perlu dikembangkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasibelajar siswa dan membuat siswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar dikelas, seperti yang diketahui metode yang digunakan selama ini cenderung masih menggunakan metode lama yakni ceramah atau pendekatan konvensional yang berlangsung satu arah saat guru menerangkan sementara siswa menyalin materi yang disampaikan oleh guru.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S JKR 1204108 Chapter4

S JKR 1204108 Chapter4

Berdasarkan tinjauan teoritis menurut Grinseki (dalam Metzler 2000, hlm. 231) mengemukakan bahwa “Cooperatif learning’s ability to promote fitnesss improvement and positive social interactions in young children and reduction in negative social interaction .” Maksud dari pernyataan diatas adalah bahwa model pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan kebugaran, keterampilan atau hubungan sosial yang positif dan mengurangi interaksi sosial yang negatif.

21 Baca lebih lajut

S PGSD 1200698 Chapter5

S PGSD 1200698 Chapter5

a. Penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dalam proses pembelajaran Matematika dapat diterapkan juga pada pokok bahasan lain, bahkan dapat juga di terapkan pada pelajaran lain. Karena dengan menerapkan pembelajaran TGT guru dapat meningkatkan aktivitas belajara siswa serta kemampuan dalam melakukan pemecahan masalah.

3 Baca lebih lajut

S JKR 1104330 Chapter5

S JKR 1104330 Chapter5

Tujuan utama dalam penerapan model cooperative learning adalah agar peserta didik dapat belajar secara berkelompok bersama teman-temannya dengan cara saling menghargai pendapat dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mengemukakan gagasannya dengan menyampaikan pendapat mereka secara berkelompok.

2 Baca lebih lajut

S JKR 1204108 Chapter2

S JKR 1204108 Chapter2

Kerjasama diantara beberapa orang siswa merupakan dasar dari pembelajaran kooperatif, sehingga pembentukan kelompok merupakan kebutahan mutlak. Dalam pembagian kelompok hendaknya harus teliti, sebab pembagian kelompok yang tidak sesuai tidak akan memberikan hasil yang optimal dalam penerapan model koopertif. Pembagian kelompok harus secara heterogen diharapkan mereka dapat berinteraksi, bersaing sekaligus berkerjasama. Pembagian dengan cara demikian merupakan ciri khas yang menonjol dari model pembelajaran kooperatif. b. Semangat gotong royong
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...