motivasi belajar dan prestasi belajar akuntansi

Top PDF motivasi belajar dan prestasi belajar akuntansi:

PENDAHULUAN  PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI I WONOGIRI TAHUN AJARAN 2006/2007.

PENDAHULUAN PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI I WONOGIRI TAHUN AJARAN 2006/2007.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai motivasi belajar dan kedisiplinan belajar dengan cara memberikan pekerjaan rumah kepada siswa dalam hubungannya prestasi belajar akuntansi, diperlukan suatu penelitian. Berdasarkan asumsi di atas, maka penulis dalam penelitian ini menentukan kajian dalam judul sebagai berikut: “PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI I WONOGIRI TAHUN AJARAN 2006/2007”
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT I  Kontribusi Lingkungan Pendidikan Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan Lanjut I Pada Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fa

KONTRIBUSI LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT I Kontribusi Lingkungan Pendidikan Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan Lanjut I Pada Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fa

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan pendidikan terhadap prestasi belajar Akuntansi Keuangan Lanjut I. 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Akuntansi Keuangan Lanjut I. 3) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan pendidikan dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar Akuntansi Keuangan Lanjut I.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, DISIPLIN BELAJAR, DAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, DISIPLIN BELAJAR, DAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI

 Pengembangan potensi peserta didik (Ign. Masidjo, 2007). Guru sebaiknya mempunyai sikap positif terhadap dirinya sendiri. Sebab dengan sikapnya tersebut akan mempengaruhi tinggi rendahnya kwalitas dan kuantitas layanan kepada siswa. Proses belajar dan hasil belajar bukan saja ditentukan oleh sekolah, struktur dan isi kurikulumnya, akan tetapi sebagian besar ditentukan oleh guru yang mengajar dan membimbing mereka. Guru yang kompeten akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menyenangkan, dan akan lebih mampu mengelola kelasnya, sehingga belajar para siswa akan berada pada tingkat optimal.
Baca lebih lanjut

186 Baca lebih lajut

Hubungan antara bimbingan guru akuntansi, motivasi belajar akuntansi, dan dukungan teman sekelas dengan prestasi belajar akuntansi : studi kasus siswi-siswi kelas XII Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMA Santa Maria Jl. Ireda no.19A Yogyakarta 55121.

Hubungan antara bimbingan guru akuntansi, motivasi belajar akuntansi, dan dukungan teman sekelas dengan prestasi belajar akuntansi : studi kasus siswi-siswi kelas XII Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMA Santa Maria Jl. Ireda no.19A Yogyakarta 55121.

Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMA Santa Maria Yogyakarta diadakan 6 hari seminggu dari Senin hingga Sabtu. Sebelum proses KBM berlangsung diawali dengan doa bersama. KBM umumnya dimulai pukul 07.00. Pada hari Senin-Jumat, KBM berakhir pada pukul 13.30 sedangkan hari Sabtu berakhir pukul 11.45. Pada hari Senin-Jumat terdapat dua kali waktu istirahat, yaitu : Istirahat I (15 menit) di sela-sela jam ke -3 dan ke -4 dan istirahat II (15 menit) di sela-sela jam ke -6 dan ke -7. Sedangkan waktu KBM hari Sabtu lebih singkat dari hari lainnya, pada hari tersebut hanya ada satu kali jam istirahat (15 menit). Tepat pada pukul 12.00, kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara untuk melakukan doa bersama yaitu Doa Malaikat Tuhan. Satu jam pelajaran terdiri dari 45 menit yang dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan asas ketercapaian tujuan. Seandainya ada guru yang berhalangan untuk mengajar, guru tersebut akan menitipkan tugas pada guru piket untuk dikerjakan siswa dan kemudian dikumpulkan lagi pada guru piket.
Baca lebih lanjut

175 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG METODE MENGAJAR GURU, CARA BELAJAR, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X KOMPETENSI KEAHLIAN AKUNTANSI SMK NEGERI 1 GODEAN TAHUN AJARAN 2014/2015.

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG METODE MENGAJAR GURU, CARA BELAJAR, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X KOMPETENSI KEAHLIAN AKUNTANSI SMK NEGERI 1 GODEAN TAHUN AJARAN 2014/2015.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh Persepsi Siswa tentang Metode Mengajar Guru terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2014/2015, (2) Pengaruh Cara Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2014/2015, (3) Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 GodeanTahun Ajaran 2014/2015, (4) Pengaruh Persepsi Siswa tentang Metode Mengajar Guru, Cara Belajar, dan Motivasi Belajar secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Kompetensi Keahlian Akuntansi SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 96 siswa. Data dikumpulkan dengan metode angket dan dokumentasi. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji linieritas dan uji multikolinieritas. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR, DISIPLIN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR, DISIPLIN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA

Dari uaraian tentang lingkungan belajar diatas, dapat dipahami bahwa faktor lingkungan mempunyai peranan penting dalam proses belajar siswa. Dapat dibedakan menjadi tiga yaitu lingkungan sosial, lingkungan non sosial dan lingkungan fisiologis. Lingkungan sosial yang merupakan hubungan dengan sesama manusia seperti dengan paru guru, teman kelas, masyarakat dan orang tua sangat mempengaruhi proses belajar siswa. Hubungan baik antara siswa dengan orang-orang yang ada di lingkungannya akan menguntumgkan bagi siswa itu sendiri, dalam arti bisa mendukung situasi belajar siswa. Lingkungan yang mendukung akan meningkatkan prestasi belajar sisiwa.
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

Hubungan antara motivasi belajar, disilpin belajar, dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar akuntansi siswa: studi kasus SMA Bopkri 1 Yogyakarta.

Hubungan antara motivasi belajar, disilpin belajar, dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar akuntansi siswa: studi kasus SMA Bopkri 1 Yogyakarta.

Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan formal memiliki tujuan yang sama dengan tujuan pendidikan nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut tidak selalu berjalan dengan lancar karena penyelenggaraan pendidikan bukan suatu yang sederhana tetapi bersifat komplek. Banyak faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pendidikan baik dari faktor peserta didik maupun dari pihak sekolah. Salah satu faktor yang berasal dari diri peserta didik yaitu disiplin belajar yang rendah. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan pendidikan salah satunya yaitu dengan meningkatkan disiplin belajar pada peserta didik. Agar proses belajar mengajar lancar, maka seluruh siswa harus mematuhi tata tertib dengan penuh rasa disiplin yang tinggi. Disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk dari serangkaian perilaku yang nenunjukkan nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan atau keterikatan terhadap suatu peraturan tata tertib.
Baca lebih lanjut

162 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA BIMBINGAN GURU AKUNTANSI, MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI, DAN DUKUNGAN TEMAN SEKELAS DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI

HUBUNGAN ANTARA BIMBINGAN GURU AKUNTANSI, MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI, DAN DUKUNGAN TEMAN SEKELAS DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI

Untuk dapat meningkatkan prestasi belajarnya, siswa harus dapat berinteraksi dengan teman sekelasnya, dapat mengadakan kerjasama dalam hal belajar dan mempunyai rasa peduli terhadap teman yang belum tahu. Siswa juga akan berhasil dalam mencapai prestasinya apabila ia mendapat dukungan dari teman-teman sekelasnya. Teman yang baik akan selalu memberikan dukungan yang bersifat positif dalam meningkatkan prestasi belajar akuntansi. Adanya teman sekelas yang mau membantu mengatasi kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas akuntansi atau ada teman yang mempunyai prestasi belajar akuntansi yang baik sehingga siswa yang lain juga merasa tertantang dan ingin mempunyai prestasi belajar akuntansi yang baik. Hal ini menandakan adanya hubungan antara dukungan teman sekelas dengan prestasi belajar akuntansi.
Baca lebih lanjut

173 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR  PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI JURUSA

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI JURUSA

(3,10) berarti variabel motivasi belajar dan kedisiplinan siswa dalam mengerjakan pekerjaan rumah berpengaruh secara bersama-sama terhadap prestasi belajar akuntansi. Besarnya pengaruh variabel motivasi belajar adalah sebesar 45,62%, dan variabel kedisiplinan siswa dalam mengerjakan pekerjaan rumah sebesar 54,38%, sedangkan sumbangan efektif X 1 =16,56% dan X 2 =19,74%. Secara

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA MELALUI MODEL  Peningkatan Motivasi Dan Prestasi Belajar Akuntansi Perusahaan Jasa Melalui Model Pembelajaran Kontekstual (CTL) DI MA Negeri 1 Sragen.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA MELALUI MODEL Peningkatan Motivasi Dan Prestasi Belajar Akuntansi Perusahaan Jasa Melalui Model Pembelajaran Kontekstual (CTL) DI MA Negeri 1 Sragen.

Peningkatan motivasi belajar siswa yang menerapkan indikator delapan elemen pembelajaran kooperatif, diketahui terjadi peningkatan motivasi belajar siswa, karena siswa dalam pembelajaran ini langsung dihadapkan pada keadaan nyata, praktik nyata di lapangan atau dunia usaha, yang berarti siswa menggunakan masyarakat dan lingkungan sekitar, yaitu dunia usaha sebagai sumber belajar. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Berns and Erickson (2006), menjelaskan bahwa “Contextual teaching and learning as an innovative instructional process that helps students connect the content they are learning to the life contexts in which that content could be used. Problem-solving, self-regulated learning, teaching anchored in student’ diverse life-contexts, learning from each other and together, authentic assessment, and the use of a variety of context such as home, community, and work sites, have been identified as practices of contextual teaching and learning”.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG ANGKATAN 2008/2009.

PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG ANGKATAN 2008/2009.

Prestasi belajar di bidang pendidikan adalah hasil dari pengukuran terhadap peserta didik yang meliputi faktor kognitif, afektif dan psikomotor setelah mengikuti proses pembelajaran yang diukur dengan menggunakan instrumen tes atau instrumen yang relevan. Prestasi belajar dalam hal ini adalah hasil pengukuran dari penilaian usaha belajar yang dinyatakan dalam bentuk simbol, huruf maupun kalimat yang menceritakan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak pada periode tertentu (www.sunartomb/fasilitator-belajar.com). Prestasi belajar akuntansi dikutip dari Asty Wahyuni (2007) merupakan hasil belajar yang telah dicapai pada mata pelajaran akuntansi yang ditunjukkan nilai tes atau angka yang diberikan oleh guru akuntansi. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar akuntansi adalah hasil yang dicapai oleh peserta didik dalam kegiatan belajar akuntansi yang ditunjukkan dengan nilai atau angka dari hasil evaluasi setelah proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SIKAP BELAJAR DAN AKTUALISASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA.

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SIKAP BELAJAR DAN AKTUALISASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA.

Peningkatan prestasi seseorang dapat di lihat dengan adanya dukungan atau motivasi dari pihak yang akan berpengaruh terhadap sikap atau perilaku individu. Penialaian prestasi juga melibatkan berbagai penilaian yang berorientasi ke masa depan, melalui penialain potensi dan target yang telah di tetapkan. Adanya peningkatan prestasi, akan memberikan kepuasan dalam diri seseorang yang juga berpengaruh terhadap adanya aktualisasi diri.

Baca lebih lajut

Hubungan Efikasi Diri, Kemandirian Belajar Dan Motivasi Berprestasi Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa COVER

Hubungan Efikasi Diri, Kemandirian Belajar Dan Motivasi Berprestasi Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa COVER

Menurut Cobb (2003), motivasi yang dimiliki peserta didik secara positif berhubungan dengan self regulated learning. Motivasi dibutuhkan peserta didik untuk melaksanakan strategi yang akan mempengaruhi proses belajar. Peserta didik cenderung akan lebih efisien mengatur waktunya dan efektif dalam belajar apabila memiliki motivasi belajar. Motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang (intrinsic) cenderung akan lebih memberikan hasil positif dalam proses belajar dan meraih prestasi yang baik. Motivasi ini akan lebih kuat dan lebih stabil/menetap bila dibandingkan dengan motivasi yang berasal dari luar diri (extrinsic). Walaupun demikian bukan berarti motivasi dari luar diri (extrinsic) tidak penting. Kedua jenis motivasi ini sangat berperan dalam proses belajar. Peserta didik kadang termotivasi belajar oleh keduanya, misalnya mereka mengharapkan pemenuhan kepuasan atas keingintahuannya dengan belajar giat, namun mereka juga mengharapkan ganjaran (reward) dari luar atas prestasi yang mereka capai.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Hubungan motivasi belajar dan kinerja dosen teknologi farmasi dengan prestasi belajar mahasiswa indarto jurnal

Hubungan motivasi belajar dan kinerja dosen teknologi farmasi dengan prestasi belajar mahasiswa indarto jurnal

Prestasi belajar mahaswa merupakan hasil yang diperoleh dari proses belajar mengajar. Prestasi belajar siswa adalah perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku ataupun kemampuan yang dapat bertambah selama beberapa waktu dan tidak disebabkan oleh proses pertumbuhan, tetapi adanya situasi belajar, perwujudan dalam bentuk hasil proses belajar tersebut dapat berupa pemecahan lisan atau tulisan, dan ketrampilan serta pemecahan masalah yang langsung dapat diukur atau dinilai dengan menggunakan tes-tes yang berstandar (Djamarah, 2006).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Hubungan motivasi belajar dan kinerja dosen teknologi farmasi dengan prestasi belajar mahasiswa AWAL

Hubungan motivasi belajar dan kinerja dosen teknologi farmasi dengan prestasi belajar mahasiswa AWAL

Indarto. S541108046. 2016. Hubungan Motivasi Belajar Dan Kinerja Dosen Teknologi Farmasi Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa (Prodi DIII Farmasi di Universitas Setia Budi Surakarta). TESIS. Pembimbing I : AA.Subiyanto, II : Nunuk Suryani. Program Studi Kedokteran Keluarga, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret

Baca lebih lajut

Pengaruh Persepsi tentang Lingkungan Belajar, Motivasi dan Persepsi tentang Kepemimpinan Institusi terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa D III

Pengaruh Persepsi tentang Lingkungan Belajar, Motivasi dan Persepsi tentang Kepemimpinan Institusi terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa D III

Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu : sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat; menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Hubungan antara movitasi belajar, fasilitas belajar, dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar mahasiswa Pendidikan Akuntansi.

Hubungan antara movitasi belajar, fasilitas belajar, dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar mahasiswa Pendidikan Akuntansi.

Hasil deskripsi data fasilitas belajar menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (50%) memiliki fasilitas belajar yang lengkap, artinya bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki fasilitas belajar yang lengkap guna mendukung pencapaian prestasi belajar yang baik. Fasilitas belajar adalah segala sesuatu yang mendukung dan memudahkan kegiatan belajar sehingga terlaksana dengan lancar (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1976: 123). Meskipun mahasiswa memiliki motivasi belajar yang tinggi tetapi apabila tidak didukung dengan fasilitas belajar yang memadai maka kegiatan belajar mahasiswa tidak dapat terlaksana dengan baik, Seperti dikemukakan oleh Suryobrata (1988), bahwa selain faktor dari dalam diri (motivasi) ada faktor lain yang dapat meningkatkan prestasi belajar yaitu, faktor dari luar diri yang meliputi lingkungan keluarga dan masyarakat serta kelengkapan berbagai sarana dan prasarana dalam belajar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Kreativitas Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 1 Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2012.

PENDAHULUAN Pengaruh Kreativitas Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 1 Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2012.

Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri mahasiswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar. Menurut Sadirman (2002:76), motivasi belajar siswa adalah merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual. Perannya yang khas adalah dalam hal menumbuhkan gairah, merasa senang dan semangat untuk melakukan belajar. Siswa yang memiliki motivasi kuat akan mempunyai banyak energi untuk melakukan kegiatan belajar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI, KEBIASAAN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA AKUNTANSI (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana

PENGARUH MOTIVASI, KEBIASAAN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA AKUNTANSI (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana

Identifikasi awal yang dilakukan peneliti tentang permasalahan yang telah dipaparkan oleh peneliti di atas menggambarkan para mahasiswa dalam memahami dan menyerap ilmu perkuliahan yang telah diberikan. Peneliti ingin mengetahui penyebab yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa, maka dalam penyusunan skripsi ini peneliti tertarik untuk meneliti “ PENGARUH MOTIVASI, KEBIASAAN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA AKUNTANSI (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi UPN ”Veteran”Jawa Timur)” .
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR DAN KEBIASAAN BELAJAR PADA MAHASISWA  Prestasi Belajar Mata Kuliah Dasar Akuntansi Keuangan 1 Ditinjau Dari Motivasi Belajar Dan Kebiasaan Belajar Pada Mahasiswa Progra

PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR DAN KEBIASAAN BELAJAR PADA MAHASISWA Prestasi Belajar Mata Kuliah Dasar Akuntansi Keuangan 1 Ditinjau Dari Motivasi Belajar Dan Kebiasaan Belajar Pada Mahasiswa Progra

 Abi dan Ummi tercinta, tiada kata yang dapat kutuliskan untuk semua pengorbananmu selama ini, hanya ucapan terima kasih yang dapat ku ucap atas semua doa, rasa sayang, motivasi dan dukungannya selama ini yang tidak pernah putus demi memberikan yang terbaik buatku. Semangatmu bagiku adalah hidupku.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...