Persepsi pola asuh orang tua

Top PDF Persepsi pola asuh orang tua:

PERSEPSI REMAJA ETNIS ARAB TERHADAP POLA ASUH PENGAWASAN DAN KOMUNIKASI ORANG TUA

PERSEPSI REMAJA ETNIS ARAB TERHADAP POLA ASUH PENGAWASAN DAN KOMUNIKASI ORANG TUA

Peran pola asuh yang meliputi pola asuh pengawasan dan komunikasi dalam keluarga sangatlah berpengaruh. Pola asuh yang diberikan orang tua dapat berdampak positif atau negatif terhadap anak bergantung dari bagaimana cara orang tua menyampaikan pola asuh tersebut. Disini pola asuh pengawasan dan komunikasi sangat berpengaruh, karena menyangkut persepsi remaja dalam memandang pola asuh yang diberikan oleh orang tua.

2 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA

HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA

Lebih lanjut dapat dijelaskan melalui beberapa aspek persepsi terhadap pola asuh demokratis orang tua, antara lain pandangan orang tua terhadap anak. Pandangan orang tua yang berpola asuh demokratis terhadap anak adalah mereka lebih mementingkan pemahaman terhadap perasaan, keinginan dan kondisi anaknya, mendorong dan memberi kesempatan kepada anak untuk mandiri dan bertindak secara matang sesuai dengan kemampuan anak, mengharapkan anaknya mencapai tingkat pendidikan tertentu, memberikan tanggung jawab terhadap anak (dalam Setiawan, 1996). Menghargai adanya hak-hak yang dimiliki anaknya. Seorang remaja yang mendapatkan tanggung jawab serta dihargai apa yang menjadi haknya akan merasakan kepuasan psikis dan efisien dalam setiap kegiatan yang diikuti. Dengan adanya kepuasan psikis dan efisien dalam setiap kegiatan tersebut, maka seorang remaja akan menjadi riang, senang, tenang dan aman dalam setiap kegiatan yang diikuti dan dilakukannya sehingga dapat menyesuaiakan diri dengan baik.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

PENDAHULUAN Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

Pada saat ini sering dijumpai masalah remaja, seperti hubungan atau ikatan kekeluargaan yang kurang harmonis, orang tua yang sibuk dengan urusan mereka, kekurangan gizi, ketidaksiapan orangtua, perubahan biopsikososial, industrialisasi serta kurangnya sarana bagi remaja untuk melakukan aktivitas. Soedjatmiko (2009) menuturkan sebenarnya hanya sebagian kecil remaja yang memiliki masalah, tapi remaja-remaja ini bisa mempengaruhi remaja lain yang memiliki niat dan tekad yang kurang kuat. Hal ini disebabkan pada masa remaja, tekanan dan dorongan dari teman sebaya (peer group) akan lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh orangtua atau sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan komunikasi dan dialog yang terbuka antara orangtua dan anak sehingga dapat meminimalisir masalah remaja sekaligus melakukan komunikasi yang ideal antara orang tua dan anak.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis orang tua dan penyesuaian diri pada remaja..

Hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis orang tua dan penyesuaian diri pada remaja..

Ketika remaja mempersepsikan pola asuh dengan disiplin yang tegas namun penuh kehangatan dan pengertian, tidak pernah memberi hukuman fisik, komunikasi yang dilakukan komunikasi dua arah antara orang tua dan anak maka remaja telah mempersepsikan pola asuh yang diterimanya adalah jenis pola asuh demokratis. Dalam hal ini remaja akan menjadi pribadi yang lebih matang dan dewasa serta memiliki penyesuaian diri yang baik. Ketika remaja mempersepsikan pola asuh yang diterimanya sebagai pola asuh demokratis, remaja memiliki kemampuan untuk mengembangkan sikap kerjasama dan lebih terlibat banyak kegiatan yang dapat dilakukan bersama-sama dengan orang tuanya.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA  PERSEPSI REMAJA TERHADAP POLA ASUH IBU SEBAGAI ORANG TUA TUNGGAL DENGAN   HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI REMAJA TERHADAP POLA ASUH IBU SEBAGAI ORANG TUA TUNGGAL DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI.

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI REMAJA TERHADAP POLA ASUH IBU SEBAGAI ORANG TUA TUNGGAL DENGAN HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI REMAJA TERHADAP POLA ASUH IBU SEBAGAI ORANG TUA TUNGGAL DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI.

Para ibu yang tidak mengawasi anak-anaknya secara memadai sering tidak bisa mendisiplinkan anak, demikian pula orang tua yang tidak cakap menegakkan disiplin cenderung untuk tidak meneguhkan perilaku anak yang prososial. Semakin kurang kesempatan anak untuk berkomunikasi bersama orang tua, maka semakin besar pula kemungkinannya anak mengalami kekurangan dalam perkembangan sosialnya. Situasi yang tidak menyenangkan ini akan memunculkan reaksi atau perilaku yang menyimpang dalam diri anak terhadap lingkungan, terutama dalam lingkungan sekolah, yaitu kurangnya motivasi berprestasi pada anak.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KE

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KE

Kebersihan diri atau personal hygiene bertujuan untuk mempertahankan perawatan diri, Membuat rasa aman dan relaksasi, menghilangkan kelelahan, mencegah infeksi, mencegah gangguan sirkulasi darah, mempertahankan integritas pada jaringan dan untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Namun dalam pemenuhan personal hygiene tersebut, setiap individu berbeda – beda (Alimul, 2006). Pemenuhan personal hygiene dipengaruhi bebagai faktor seperti budaya, nilai sosial pada individu atau keluarga, pengetahuan terhadap personal hygiene seta persepsi terhadap perawatan diri
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Prestasi Belajar.

PENDAHULUAN Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Prestasi Belajar.

Pendidikan bagi suatu negara adalah sesuatu yang amat sangat vital. Hal ini dikarenakan untuk menjadi negara yang maju selain sumber daya alam yang melimpah sebuah negara haruslah memiliki sumber daya manusia yang berkualitas kualitas yang tinggi. Karena untuk mengelola sumber daya alam yang melimpah tersebut diperlukan orang-orang yang memiliki kapasitas dan kemampuan yang tinggi pula. Hal itu pun menjadi salah satu tujuan Negara Indonesia yang termuat dalam pembukaan UUD 1945 alenia 4 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini akan terwujud melalui proses pendidikan. Amanah dari undang-undang ini menjadi kewajiban pemerintah dan seluruh warga Indonesia untuk membangun bangsa yang cerdas, dalam hal ini memiliki sumberdaya manusia yang unggul.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PERSEPSI REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH PADA SISWA KELAS XI DI SMAN1 LENDAH KULON PROGO TAHUN 2010 - DIGILIB UNISAYOGYA

HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PERSEPSI REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH PADA SISWA KELAS XI DI SMAN1 LENDAH KULON PROGO TAHUN 2010 - DIGILIB UNISAYOGYA

Masalah tersebut tidak akan terjadi bila orang tua tidak menganggap masalah seks adalah hal yang tabu untuk dibicarakan dan mengajak anaknya untuk ikut berdiskusi seputar seks sesuai dengan perkembangan umurnya. Selain itu kedekatan orang tua kepada anak sangat penting untuk menciptakan perasaan yang nyaman atau tidak malu untuk berdiskusi seputar seks. Orang tua juga harus pandai menempatkan dirinya dalam mengasuh anak serta dalam memberi kebebasan kepada anaknya. Kurangnya perhatian orang tua terhadap perubahan fisik dan psikologi kepada anak. Seperti halnya anak yang mulai remaja terjadi masa menstruasi, perubahan bentuk payudara, pertumbuhan rambut pada kemaluan, dan sebagainya. Sebaiknya orang tua dapat memberitahukan hal tersebut kepada anaknya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Daftar Pustaka  Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

Daftar Pustaka Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

Penelitian Tentang Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Agresivitas Remaja.. Penyesuaian diri dan pola asuh orang tua yang memiliki anak retardasi mental.[r]

4 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KEMANDIRIAN BELAJAR DITINJAU DARI PERSEPSI ANAK TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA  Perbedaan Kemandirian Belajar Ditinjau Dari Persepsi anak Terhadap Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Sulung dan Anak Bungsu.

PERBEDAAN KEMANDIRIAN BELAJAR DITINJAU DARI PERSEPSI ANAK TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA Perbedaan Kemandirian Belajar Ditinjau Dari Persepsi anak Terhadap Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Sulung dan Anak Bungsu.

Kondisi global yang penuh persaingan, kemandirian merupakan salah satu modal yang ada pada diri kita baik kemandirian bekerja maupun kemandirian belajar. Untuk mencapai kemandirian tentu saja tidak secara mendadak, tetapi perlu ditumbuhkan sejak dini di segala sisi. Jika para remaja nantinya akan terjun dimasyarakat dan sekarang sedang berada dalam proses belajar, maka kemandirian belajar mutlak perlu ditumbuhkan. Perilaku mandiri merupakan aspek penting bagi individu dalam proses belajar mengajar yang berdampak positif pada kualitas belajar individu. Kemandirian belajar pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya persepsi anak terhadap pola asuh orang tua dan urutan kelahiran. Anak yang dibesarkan dengan pola asuh demokratis memiliki kemandiria n belajar lebih tinggi jika dibandingkan anak yang dibesarkan dengan pola asuh otoriter maupun pola asuh permisif. Selain itu kemandirian belajar pada anak sulung juga lebih baik dibanding kemandirian anak bungsu, sebab anak bungsu lebih manja daripada anak sulung.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Sikap Remaja tentang Seks Bebas di SMA N 1 Tawangsari Sukoharjo

Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Sikap Remaja tentang Seks Bebas di SMA N 1 Tawangsari Sukoharjo

bahwa secara umum pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh pengalaman hidup, tingkat pendidikan, kesehatan fisik terutama pada panca indera, usia berhubungan dengan daya tangkap dan ingatan terhadap suatu materi, media atau buku. Hoy dan Miskel cit Sugiyono (2006), mengemukakan pengetahuan (knowledge atau ilmu ) adalah bagian yang esensial-aksiden manusia, karena pengetahuan adalah buah dari " berpikir ". Pengetahuan manusia diperoleh melalui persepsinya terhadap stimulus dengan menggunakan alat indra. Hasil persepsi berupa informasi akan disimpan dalam sistem memori untuk diolah dan diberikan makna, selanjutnya informasi tersebut digunakan ( retrieval ) pada saat diperlukan. Seseorang dapat memperoleh pengetahuan dengan mengoptimalkan kemampuan perseptual dan perhatiannya serta mengatur penyimpanan informasi secara tertib. Pengetahuan terbagi dalam dua kategori yaitu pengetahuan yang diterapkan dalam berbagai situasi ( general knowledge ) dan pengetahuan yang berkenaan dengan tugas atau persoalan tertentu ( specific knowledge ).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA  Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

2. Tujuan Komunikasi Interpersonal antara Remaja dan Orang Tua . 10 3. Ciri-ciri Komunikasi Interpersonal antara Remaja dan Orang tua . 13 4. Aspek-Aspek Komunikasi Interpersonal antara Remaja dan Orang Tua............................ ..................................................................... 16

17 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PERSEPSI REMAJA MENGENAI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH - repository UPI S PPB 1201809 Title

KONTRIBUSI PERSEPSI REMAJA MENGENAI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH - repository UPI S PPB 1201809 Title

KONTRIBUSI PERSEPSI REMAJA MENGENAI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Studi Deskriptif tentang Pola Asuh Orang Tua dan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pesert[r]

3 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA  Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

kekurangan dalam hal alat ukur penelitian. Alat ukur penelitian ini terdapat dua skala yaitu skala persepsi pola asuh demokratis orang tua dan skala komunikasi interpersonal remaja. Kedua skala tersebut masih terbilang kurang memiliki persiapan yang kurang walaupun uji reliabilitas dapat dikatakan sebagai alat ukur yang dapat mengukur apa yang seharusnya diukur, namun kedua skala ini kurang baik karena tidak melewati tahap uji coba terlebih dahulu dan hanya menggunakan tryout terpakai yang sebenarnya kurang tepat. Penggunaan tryout terpakai ini atas dasar pertimbangan keterbatasan waktu dari pihak peneliti dan perijinan yang diberikan oleh pihak sekolah yang menjadi tempat berlangsungnya penelitian merupakan kekurangan dari penelitian ini.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI ORANGTUA TENTANG ANAK DAN USIA PERNIKAHAN TERHADAP POLA ASUH ANAK :Studi Pada Keluarga Yang Menikah Di Usia Muda Di Wilayah Rw 17 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

PENGARUH PERSEPSI ORANGTUA TENTANG ANAK DAN USIA PERNIKAHAN TERHADAP POLA ASUH ANAK :Studi Pada Keluarga Yang Menikah Di Usia Muda Di Wilayah Rw 17 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

Suatu keluarga terdiri atas sekumpulan orang yang hidup bersama untuk jangka waktu selama mungkin, bahkan kalau mungkin untuk selama-lamanya. Kehidupan keluarga berawal dari adanya pernikahan.Soelaeman (1994:14). Pernikahan merupakan hal yang sakral, di Negara kita masih banyak ditemukan pernikaha dini atau sering di sebut dengan kawin muda. Kawin muda ini berkisar usia 15-20 tahun. Orang tua mereka menikahkan anak-anaknya pada usia remaja karena berbagai faktor salah satunya faktor pendidikan. Banyak remaja yang putus sekolah dan akhirnya memilih menikah. Padahal menikah di usia dini tidak baik untuk hubungan rumah tangga yang akan dijalani dan berpengaruh pada pola asuh anak. kurangnya pengetahuan pada masyarakat mengenai pernikahan, banyak remaja yang menikah dan berujung cerai, secara tidak langsung usia remaja masih di bilang usia yang labil emosi pasangan satu sama lain masih sangat egois. Pola asuh pada anak pun cenderung menelantarkan anaknya atau di titipkan pada sang nenek.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR  Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Prestasi Belajar.

HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Prestasi Belajar.

Dengan ini saya menyatakan bahwa dala skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

17 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI ANAK TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR.

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI ANAK TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR.

Sardiman (2001) menyatakan beberapa pendapat tentang motivasi belajar antara lain: motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non intelektual. Peranan motivasi yang khas adalah dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang dan semangat untuk belajar. Seseorang yang memiliki motivasi kuat akan mempunyai banyak energi untuk belajar. Hal ini menunjukkan bahwa anak yang memiliki motivasi belajar akan dapat meluangkan waktu belajar lebih banyak dan lebih tekun daripada mereka yang kurang memiliki atau sama sekali tidak mempunyai motivasi belajar. Anak akan terdorong dan tergerak untuk memulai aktivitas atas kemauannya sendiri, menyelesaikan tugas tepat waktu dan gigih serta tidak putus asa saat menjumpai kesulitan dalam menjalankan tugas jika anak tersebut mempunyai motivasi dalam belajar. Motivasi belajar adalah suatu dorongan yang ada pada seseorang sehubungan dengan prestasi yaitu menguasai, memanipulasi dan mengatur lingkungan sosial maupun fisik, mengatasi rintangan dan memelihara kualitas belajar serta bersaing melalui usaha untuk melebihi perbuatannya yang lalu dan mengungguli perbuatan orang lain.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PRES

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PRES

Pola asuh otoriter adalah gaya pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua yang selalu berusaha membentuk, mengontrol, mengevaluasi prilaku dan tindakan anak agar sesuai dengan aturan standar. Aturan tersebut biasanya bersifat mutlak yang dimotivasi oleh semangat teologis dan diberlakukan dengan otoritas yang tinggi. Kepatuhan anak merupakan nilai yang diutamakan, dengan memberlakukan hukuman manakala terjadi pelanggaran. Orang tua menganggap bahwa anak merupakan tanggung jawabnya, sehingga segala yang dikehendaki orang tua yang diyakini demi kebaikan anak merupakan kebenaran. Anak-anak kurang mendapat penjelasan yang rasional dan memadai atas segala aturan, kurang dihargai pendapatnya, dan orang tua kurang sensitif terhadap kebutuhan dan persepsi anak”, (Lestari, 2012:4 8-49).
Baca lebih lanjut

174 Baca lebih lajut

Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasaan majemuk Siswa SD

Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasaan majemuk Siswa SD

Dalam penelitian ini memperkuat pernyataan Tientje (2010), bahwa terdapat enam faktor yang mempengaruhi kecerdasan majemuk yakni guru, orang tua, materi pelajaran, metode pengajaran, lingkungan, dan anak. Hal serupa juga dikatakan oleh Armstrong (dalam Musfiroh, 2008), dimana berkembang tidaknya suatu kecerdasan anak bergantung pada faktor pengalaman, bersosialisasi dan berinteraksi baik dengan orangtua, guru, teman sebaya atau orang lain yang membangkitkan maupun yang menghambat perkembangan kecerdasan.

224 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 22 JAKARTA TIMUR - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

1 BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 22 JAKARTA TIMUR - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Berbagai penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa telah dilakukan dan menunjukkan hasil yang beragam. Dalam penelitian Ayu Irmayanti (2012) dinyatakan bahwa ada pengaruh secara signifikan antara perhatian orang tua dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar. Penelitian Siti Nazia (2013) menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh dengan hasil belajar siswa, sementara itu tidak terdapat hubungan antara kemandirian siswa dengan hasil belajar. Hasil analisis data dalam penelitian Sugiharto (2006) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sifat pola asuh orang tua dan cara belajar siswa terhadap prestasi belajar. Dalam penelitian Abdul Kadir dkk (2011) disebutkan bahwa perhatian orang tua, konsep diri dan kemandirian belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...