Top PDF BAB VII MENGAPA PANCASILA MENJADI DASAR NILAI PENGEMBANGAN ILMU

BAB VII MENGAPA PANCASILA MENJADI DASAR NILAI PENGEMBANGAN ILMU

BAB VII MENGAPA PANCASILA MENJADI DASAR NILAI PENGEMBANGAN ILMU

“Universitas Gadjah Mada adalah lembaga pendidikan tinggi nasional bagi pembentukan dan pengembangan kepribadian serta kemampuan manusia seutuhnya bagi pembinaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bagi pelestarian dan pengembangan secara ilmiah unsur-unsur dan seluruh kebudayaan serta lingkungan hidup dan lingkungan alaminya, yang diselenggarakan dalam rangka pembangunan bangsa dan negara sesuai penjelmaan dan pelaksanaan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 demi tercapainya cita-cita proklamasi kemerdekaan seperti tercantum dalam Pembukaan Undang- undang Dasar 1945” (Koesnadi, 1987: xi -xii). Konsep pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pernah dikemukakan oleh Prof Notonagoro, anggota senat Universitas Gadjah Mada sebagaimana dikutip oleh Prof. Koesnadi Hardjasoemantri dalam sambutan seminar tersebut, yang menyatakan bahwa pancasila merupakan pegangan dan pedoman dalam usaha ilmu pengetahuan untuk dipergunakan sebagai asas dan pendirian hidup, sebagai suatu pangkal sudut pandangan dari subjek ilmu pengetahuan dan juga menjadi objek ilmu pengetahuan atau hal yang diselidiki (Koesnadi, 1987: xii). Penggunaan istilah “asas dan pendirian hidup” mengacu pada sikap dan pedoman yang menjadi rambu normatif dalam tindakan dan pengambilan keputusan ilmiah.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI ILMU PENGETAHUAN

PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI ILMU PENGETAHUAN

Koesnadi Hardjasoemantri, yang menyatakan bahwa Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dalam usaha ilmu pengetahuan untuk dipergunakan sebagai asas dan pendirian hidup, sebagai suatu pangkal sudut pandangan dari subjek ilmu pengetahuan dan juga menjadi objek ilmu pengetahuan atau hal yang diselidiki (Koesnadi, 1987: xii). Penggunaan istilah “asas dan pendirian hidup” mengacu pada sikap dan pedoman yang menjadi rambu normatif dalam tindakan dan pengambilan keputusan ilmiah. Pancasila adalah gagasan vital yang berasal dari kebudayaan Indonesia, artinya nilai-nilai yang benar-benar diramu dari sistem nilai bangsa Indonesia sendiri.Konsep Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu menurut cara pandang Daoed Joesoef adalah sebagai tuntunan dan pertimbangan nilai dalam pengembangan iptek. Oleh karena itu, Pancasila memiliki metode tertentu dalam memandang, memegang kriteria tertentu dalam menilai sehingga menuntunnya untuk membuat pertimbangan tertentu tentang gejala, ramalan, dan anjuran tertentu mengenai langkah-langkah praktikal (Joesoef, 1987: 1, 15).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Makalah Pancasila Pengembangan ilmu (1)

Makalah Pancasila Pengembangan ilmu (1)

Dalam upaya manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) pada hakikatnya merupakan suatu hasil kreativitas rohani manusia.Unsur jiwa (rohani) manusia meliputi aspek akal, rasa, dan kehendak. Akal merupakan potensi rohani manusia dalam hubungan dengan intelektualitas, rasa dalam bidang estetis, dan kehendak dalam bidang moral (etika). Atas dasar kreativitas akalnya manusia mengembangkan iptek dalam rangka untuk mengolah kekayaan alam yang sediakan oleh Tuhan yang Maha Esa. Oleh karena itu tujuan essensial dari Iptek adalah demi kesejahteraan umat manusia, sehingga Iptek pada hakikatnya tidak bebas nilai namun terikat oleh nilai. Dalam masalah ini Pancasila telah memberikan dasar nilai-nilai bagi pengembangan Iptek demi kesejahteraan hidup manusia. Pengembangan Iptek sebagai hasil budaya manusia harus didasarkan pada moral Ketuhanan dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila yang sila-silanya merupakan suatu kesatuan yang sistematis haruslah menjadi sistem etika pengembangan Iptek. 1
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILM

PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILM

Kalau perkembangan ilmu pengetahuan sungguhsungguh menepati janji awalnya 200 tahun yang lalu, pasti orang tidak akan begitu mempermasalahkan akibat perkembangan ilmu pengetahuan. Bila penerapan ilmu benar-benar merupakan sarana pembebasan manusia dari keterbelakangan yang dialami sekitar 1800-1900-an dengan menyediakan ketrampilan ”know how” yang memungkinkan manusia dapat mencari nafkah sendiri tanpa bergantung pada pemilik modal, maka pendapat bahwa ilmu pengetahuan harus dikembangkan atas dasar patokan-patokan ilmu pengetahuan itu sendiri (secara murni) tidak akan mendapat kritikan tajam seperti pada abad ini. Namun dewasa ini menjadi nyata adanya keterbatasan ilmu pengetahuan itu menghadapi masalahmasalah yang menyangkut hidup serta pribadi manusia. Misalnya, menghadapi soal transplantasi jantung, pencangkokan genetis, problem mati hidupnya seseorang, ilmu pengetahuan menghadapi keterbatasannya. Ia butuh kerangka pertimbangan nilai di luar disiplin ilmunya sendiri. Kompleksitas permasalahan dalam pengembangan ilmu dan teknologi kini menjadi pemikiran serius, terutama persoalan keterbatasan ilmu dan teknologi dan akibatakibatnyabagi manusia. Mengapa orang kemudian berbicara soal etika dalam ilmu pengetahuan dan teknologi?
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB 6. PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN NILAI ILMU - BAB 6 PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN ILMU

BAB 6. PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN NILAI ILMU - BAB 6 PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN ILMU

Sila ketiga PENDIDIKAN PANCASILA 1 Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Konsep Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Urgensi Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengemb[r]

37 Baca lebih lajut

pancasila sebagai nilai pengembangan ilm

pancasila sebagai nilai pengembangan ilm

Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (material saja), atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika lingkup pandangannya dibatasi ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang konkret. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jarak matahari dan bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi cocok menjadi perawat.  Makna-makna nilai Pancasila

9 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Pancasila dalam Konteks Hidup Bernegara Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan nilai dasar Nilai dasar ini dijabarkan ke dalam nilai instrumental yaitu UUD 1945 sebagai[r]

13 Baca lebih lajut

Pertemuan I Pendidikan Pancasila 1

Pertemuan I Pendidikan Pancasila 1

bahwa Panasila pengertian harfa, asal dari sebutan Pancasila itu sendiri. Mulai dari bahasa Sangsekerta samapi istilah menurut ajaran Budha. Sangat bermacam-macam namun pada intinya adalah mengarah pada pengertian lima dasar yang mengatur perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

16 Baca lebih lajut

Pancasila Sebagai Nilai Dasar dan Sistem

Pancasila Sebagai Nilai Dasar dan Sistem

diketahui sebagai suatu norma hukum positif, maka pancasila dijabarkan dalam suatu peraturan perundang-undangan yang ekplisit, hal itu secara kongkrit dijabarkan dalam tertib hukum Indonesia. Namun, dalam pelaksanaannya memerlukan suatu norma moral yang merupakan dasar pijak pelaksanaan tertib hukum di Indonesia. Bagaimanapun baiknya suatu peraturan perundang-undangan kalau tidak dilandasi oleh moral yang luhur dalam pelaksanaannya dan penyelenggaraan Negara, maka niscahaya hukum tidak akan mencapai suatu keadilan bagi kehidupan kemanusiaan. Selain itu secara kausalitas bahwa nilai-nilai pancasila adalah berifat objektif dan subjektif. Artinya esensi nilai-nilai pancasila adalah universal yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Sehingga memungkinkan dapat diterapkan pada Negara lain barangkali namanya bukan pancasila. Artinya jika suatu Negara menggunakan prinsip filosofi bahwa Negara berketuhanan, berkemanusiaan, berpersatuan, berkerakyatan, dan berkeadilan, maka Negara tersebut pada hakikatnya menggunakan dasar filsafat dari nilai sila- sila pancasila.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANG

PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANG

“Bagi saya, ilmu pengetahuan hanyalah berharga penuh jika ia dipergunakan untuk mengabdi kepada praktik hidup manusia, atau praktiknya bangsa, atau praktiknya hidup dunia kemanusiaan. Memang sejak muda, saya ingin mengabdi kepada praktik hidup manusia, bangsa, dan dunia kemanusiaan itu. Itulah sebabnya saya selalu mencoba menghubungkan ilmu dengan amal, menghubungkan pengetahuan dengan perbuatan sehingga pengetahuan ialah untuk perbuatan, dan perbuatan dipimpin oleh pengetahuan. Ilmu dan amal harus wahyu-mewahyui satu sama lain. Buatlah ilmu berdwitunggal dengan amal. Malahan, angkatlah derajat kemahasiswaanmu itu kepada derajat mahasiswa patriot yang sekarang mencari ilmu, untuk kemudian beramal terus menerus di wajah ibu pertiwi” (Ketut, 2011).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Pancasila Sebagai Dasar Nilai Kebudayaan

Pancasila Sebagai Dasar Nilai Kebudayaan

• Politikus Golkar itu menuturkan, kebudayaan harus mempunyai ideologi dan diatur dalam kebijakan. “Bisa dikatakan saat ini bangsa kita masih 'kering' mengusung kebudayaan dan peradaban yang sesuai nilai- nilai Pancasila. Menjadi tugas penting bagi kita semua untuk memberi ruh, terutama kepada para pemimpin bangsa kita,” kata Bamsoet.

4 Baca lebih lajut

KATA PENGANTAR - MAKALAH Sejarah Lahirnya Pancasila

KATA PENGANTAR - MAKALAH Sejarah Lahirnya Pancasila

Pemerintahan Jepang di Indonesia berakhir setelah Jepang kalah dari tentara sekutu di Perang Dunia II. Dua kota di Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom oleh tentara sekutu. Setelah mendengar adanya kekalahan Jepang, dibentuklah BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Cosakai yang diketuai oleh Radjiman Widyodiningrat. Nama BPUPKI diganti menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Inkai untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan bangsa Indonesia untuk merdeka. Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

MAKALAH PANCASILA MERUPAKAN NILAI DASAR

MAKALAH PANCASILA MERUPAKAN NILAI DASAR

Setiap bangsa di dunia yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas ke arah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan pandangan hidup. Dengan pandangan hidup inilah suatu bangsa akan memandang persoalan yang dihadapinya sehingga dapat memecahkannya secara tepat. Tanpa memiliki pandangan hidup, suatu bangsa akan merasa terombang – ambing dalam menghadapi persoalan yang timbul, baik persoalan masyarakatnya sendiri maupun persoalan dunia. Menurut Padmo Wahjono : “Pandangan hidup adalah sebagai suatu prinsip atau asas yang mendasari segala jawaban terhadap pertanyaan dasar, untuk ap a seseorang itu hidup”. Jadi berdasarkan pengertian tersebut, dalam pandangan hidup bangsa terkandung konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita – citakan, terkandung pula dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILM (1)

PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILM (1)

Melengkap ilmu pengetahuan, menciptakan keseimbangan antara yang logis dan yang tidak logis, serta mengklasifikasikan antara rasa dan akal. Berdasarkan sila pertama, ilmu pengetahuan tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan dikembangkan, tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibat kepada kerugian dan keuntungan manusiadan lingkungan. Sila pertama menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai sentral, melainkan sebagai bagian yang sistematika dari alam yang diolahnya. Contohnya adalah penciptaan mobil tanpa bahan bakar berupa minyak untuk menjaga kelestarian alam.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

BAB I. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

BAB I. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

mengubah nila-nilai dasar pancasila, melainkan mengeksplisitkan wawasannya secara lebih konkrit sehingga memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah-masalah baru. Ideologi tidak dipaksakan dari luar, tetapi justru terbentuk atas kesepakatan masyarakat sehingga merupakan milik masyarakat. Sebaliknya, Ideologi tertutup memutlakkan pandangan secara totaliter sehingga masyarakat tidak mungkin memilikinya.

1 Baca lebih lajut

STRATEGI PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI INOVASI PEMBELAJARAN PKn BERORIENTASI CIVIC KNOWLEDGE,CIVIC DISPOSITION, DAN CIVIC SKILL DI PERGURUAN TINGGI.

STRATEGI PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI INOVASI PEMBELAJARAN PKn BERORIENTASI CIVIC KNOWLEDGE,CIVIC DISPOSITION, DAN CIVIC SKILL DI PERGURUAN TINGGI.

Teori penjenjangan norma hukum ini berasal dari Hans Kelsen dalam bukunya Pure Theory of Law (University of California Press, 1978) yang telah diterjemahkan dalam buku berjudul Teori Hukum Murni, Dasar- Dasar Ilmu Hukum Normatif , Penerbit Nusa Media, Bandung, 2008. Dalam buku tersebut Hans Kelsen mengemukakan tiga ajarannya yaitu 1) Ajaran Hukum Murni, 2) Ajaran tentang Grundnorm, dan 3) Ajaran tentang Stufentheorie. (Winarno, 2011: 30) Teori penjenjangan norma menurut Hans Kelsen ini menggambarkan bahwa norma itu bersifat hierarkhi, sehingga norma yang paling atas menjadi sumber pokok bagi norma-norma yang ada di bawahnya. Apabila kita perhatikan, Pancasila merupakan norma tertinggi di Indonesia sehingga nilai-nilai Pancasila merupakan core bagi peyelenggaraan ketatanegaraan di Indonesia.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pancasila Sebagai Sistem Nilai di Indone

Pancasila Sebagai Sistem Nilai di Indone

Nilai-nilai dasar Pancasila Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial kemudian dijabarkan menjadi nilai-nilai instrumental dan nilai praxis yang lebih bersi[r]

17 Baca lebih lajut

C. Kesatuan Sila Sila Pancasila sebagai

C. Kesatuan Sila Sila Pancasila sebagai

Dikarenakan esensi nilai-nilai Pancasila adalah bersifat universal maka sangat dimungkinkan untuk diterapkan pada negara lain, walaupun mungkin namanyan “bukan” Pancasila. Bagi bangsa Indonesia sendiri, nilai-nilai tersebut menjadi landasan, dasar serta motivasi atas segala perubatan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam hidup kenegaraan. Dengan kata lain nilai-nilai Pancasila merupakan das Sollen atau cita- cita tentang kebaikan yang harus diwujudkan menjadi suatu kenyataan atau das Sein. 2. Nilai-nilai Pancasila sebagai Nilai Fundamental Negara
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Peran Pancasila dalam Pengembangan Ilmu

Peran Pancasila dalam Pengembangan Ilmu

Penelitian bertajuk pengembangan ilmu pengetahuan ini memberi manfaat bagi beberapa bidang. Bagi ilmu pengetahuan, dapat memperjelas lingkup kewenangannya. Lingkup ilmu pengetahuan menjadikan ilmuwan dapat menentukan sikap, kapan harus objektif dan bebas nilai, serta kapan harus berpedoman dan berotientasi pada nilai-nilai. Bagi filsafat, dapat memberikan

3 Baca lebih lajut

Buku Modul Kuliah Pancasila

Buku Modul Kuliah Pancasila

Tahun 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merubah kurikulum mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Sesuai dengan Undang-Undang No 12 tahun 2012, bahwa perguruan tinggi memiliki otonomi dalam penyusunan kurikulum, namun pada pelaksanaannya diperlukan rambu-rambu yang sama agar dapat mencapai hasil yang optimal. Disamping itu, peserta didik di perguruan tinggi merupakan insan dewasa , sehingga dianggap sudah memiliki kesadaran dalam mengembangkan potensi diri untuk menjadi intelektual, ilmuwan, praktisi, dan atau professional. Sehubungan dengan itu, maka perubahan pada proses pembelajaran menjadi penting dan akan menciptakan iklim akademik yang akan meningkatkan kompetensi mahasiswa baik hardskills maupun softskills. Hal ini sesuai dengan tujuan Pendidikan Tinggi dalam UU No 12 tahun 12 yaitu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa.
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...