Top PDF PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHAREDI KELAS VIII SMP RADEN FATAH BATU

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHAREDI KELAS VIII SMP RADEN FATAH BATU

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHAREDI KELAS VIII SMP RADEN FATAH BATU

Dibuat: 2006-03-10 , dengan 3 file(s). Keywords: Pembelajaran kooperatif Tipe Think-Pair-Share, ketuntasan belajar siswa Peningkatan kualitas pendidikan berkaitan erat dengan peningkatan kualitas guru sebagai pelaksana pendidikan. Melihat aktivitas siswa yang masih kurang dan masih didominasi guru, keadaan tersebut membuat guru belum puas. Sedang disisi lain mengharapkan guru memberikan materi pelajaran tepat pada waktunya. Disamping itu guru juga seharusnya mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang melibatkan siswa secara aktif, sehingga lebih dapat memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran yang dapat membawa siswa memahami konsep-konsep matematika yang lebih baik. Oleh karena itu, pemilihan metode yang tepat sangat diperlukan sehingga hasil belajar yang dicapai oleh siswa menjadi lebih baik.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI SPLDV MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DI KELAS VIII SMP

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI SPLDV MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DI KELAS VIII SMP

Pendidikan Matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen H. Hasan Basri Kayutangi Banjarmasin e-mail : n.fajriah@yahoo.co.id Abstrak. Salah satu tujuan mata pelajaran matematika adalah agar siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep atau algoritma secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa dan (2) mengetahui aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) melalui model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share di kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016 yang berjumlah 36 orang dan objek penelitian ini adalah pemahaman konsep matematis siswa per indikator pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel. Pemahaman konsep pada penelitian ini terdiri dari (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), (3) memberi contoh dan non-contoh dari konsep, (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, (5) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, (6) menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, dan (7) mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I terdiri dari lima pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel melalui model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share di kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016 meningkat dan aktivitas belajar siswa selama siklus I dan siklus II untuk berdiskusi dengan kelompok termasuk dalam kriteria tinggi, maju ke depan kelas menyampaikan hasil diskusi atau menjawab soal termasuk dalam kriteria rendah, memberikan tanggapan termasuk dalam kriteria tinggi, mengajukan pertanyaan dan membuat kesimpulan termasuk dalam kriteria sangat rendah.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

METODE PENELITIAN Untuk menjawab permasalahan di atas telah dilakukan penelitian kuasi eksperimen. Dengan model rancangan yang digunakan adalah Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.2 sampai kelas VIII.7 SMP Negeri 34 Padang yang terdaftar tahun pelajaran 2011/2012. Cara pengambilan sampel dengan random sampling, dengan kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan VIII.5 sebagai kelas kontrol. Jenis data dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan sekunder. Data primer adalah hasil belajar matematika siswa yang bersumber dari siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Data sekunder adalah nilai ujian mid semester 1 matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 34 Padang tahun pelajaran 2011/2012.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SOKARAJA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) - repository perpustakaan

PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SOKARAJA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) - repository perpustakaan

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui peningkatan kreativitas siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Sokaraja melalui pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Sokaraja yang berjumlah 33 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan dan setiap pertemuan waktunya 2 x 40 menit. Setiap siklus meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, Evaluasi Refreksi. Untuk memperoleh data kreativitas dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi kreativitas siswa dan angket kreativitas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh respon rata-rata kreativitas dilihat dari observasi siswa pada siklus I sebesar 2,1 dengan kriteria cukup, siklus II sebesar 2,7 dengan kriteria baik, siklus III sebesar 3,2 dengan kriteria baik, dan angket kreativitas diperoleh rata-rata sikllus I sebesar 55%, siklus II sebesar 66% dan siklus III sebesar 75%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pembelajaran matematika melalui pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kreativitas siswa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

SKRIPSI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP

SKRIPSI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP

Muslimah Hasni: Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP. Skripsi. Yogyakarta, Strata Satu, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, 2017 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VIIID SMP Negeri 2 Godean melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 2 Godean semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 siswa. Objek penelitian adalah pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Instrumen penelitian ini diantaranya, lembar observasi dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif.
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

EKSPERIMEN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE   Eksperimen Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dan Think Pair Share Ditinjau Dari Komunikasi Matematik Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta.

EKSPERIMEN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Eksperimen Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dan Think Pair Share Ditinjau Dari Komunikasi Matematik Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta.

Keywords: Group Investigation, Mathematical Study Results, Mathematical Communication, Think Pair Share. 1. PENDAHULUAN Matematika merupakan ilmu yang sangat penting dalam kehidupan. Matematika sebagai ilmu dasar, sekarang ini matematika berkembang pesat baik dalam materi maupun kegunaannya, sehingga dalam pembelajaran di sekolah guru perlu memperhatikan perkembangan dari matematika itu sendiri baik di masa lalu, sekarang ataupun di masa yang akan datang. Begitu pentingnya matematika seharusnya membuat matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang menyenangkan dan digemari oleh siswa. Keberhasilan proses belajar dan pembelajaran, selain dipengaruhi faktor guru juga dipengaruhi oleh faktor siswa dan lingkungan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Evie Awuy Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tadulako E-mail: evieawuy11@gmail.com Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemfaktoran bentuk aljabar di kelas VIII SMPN 20 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Palu yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, tes tertulis, wawancara dan catatan lapangan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan masing- masing siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemfaktoran bentuk aljabar di kelas VIII SMPN 20 Palu dengan mengikuti fase-fase, yaitu: (1) pemberian orientasi, (2) think, (3) pair, (4) share, dan (5) penghargaan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share  Pada Peserta Didik  Kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar

Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar

pembelajaran kooperatif tipe TPS guna mengatasi kondisi kelas tersebut. Sesudah mengadakan diskusi dengan guru, selanjutnya peneliti meminta silabus dari sekolah dan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan dilaksanakan dalam siklus I. Sesuai dengan kesepakatan antara peneliti dan guru kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar, maka materi pada pelaksanaan tindakan siklus pertama adalah Getaran dan Gelombang dengan langkah- langkah dalam menggunakan model pembelajaran ini adalah guru menyajikan materi secara klasikal, kemudian memberikan permasalahan/pertanyaan kepada peserta didik. Peserta didik berfikir tentang jawaban permasalahan secara individu (think), setelah itu guru meminta peserta didik bekerja kelompok dengan cara berpasang-pasangan (pair) untuk mendiskusikan masing-masing jawaban yang telah mereka pikirkan. Hasil dari bekerja kelompok dipresentasikan pada kelas (share). Hal ini dilakukan agar peserta didik dapat belajar bekerjasama dengan peserta didik yang lain dan bisa saling membantu kesulitan satu sama lain dalam satu kelompok. Namun dari hasil pengamatan temuan penelitian tentang keberhasilan guru dalam menggunakan penerapan pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada materi proses pembentukan tanah, dalam meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar pada tindakan siklus I (pertemuan I dan II) menunjukkan bahwa pelaksanaan yang
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BATURRADEN

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BATURRADEN

Teriring doa serta harapan semoga semua amal kebaikan yang telah diberikan senantiasa mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT. Peneliti menyadari bahwa skripsi ini masih memiliki banyak kekurangan, maka dari itu peneliti berharap semoga kekurangan dalam skripsi ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi penelitian selanjutnya sehingga menjadi lebih baik. Peneliti juga berharap skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan berbagai pihak yang membutuhkan.

15 Baca lebih lajut

Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar

Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar

pembelajaran kooperatif tipe TPS guna mengatasi kondisi kelas tersebut. Sesudah mengadakan diskusi dengan guru, selanjutnya peneliti meminta silabus dari sekolah dan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan dilaksanakan dalam siklus I. Sesuai dengan kesepakatan antara peneliti dan guru kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar, maka materi pada pelaksanaan tindakan siklus pertama adalah Getaran dan Gelombang dengan langkah- langkah dalam menggunakan model pembelajaran ini adalah guru menyajikan materi secara klasikal, kemudian memberikan permasalahan/pertanyaan kepada peserta didik. Peserta didik berfikir tentang jawaban permasalahan secara individu (think), setelah itu guru meminta peserta didik bekerja kelompok dengan cara berpasang-pasangan (pair) untuk mendiskusikan masing-masing jawaban yang telah mereka pikirkan. Hasil dari bekerja kelompok dipresentasikan pada kelas (share). Hal ini dilakukan agar peserta didik dapat belajar bekerjasama dengan peserta didik yang lain dan bisa saling membantu kesulitan satu sama lain dalam satu kelompok. Namun dari hasil pengamatan temuan penelitian tentang keberhasilan guru dalam menggunakan penerapan pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada materi proses pembentukan tanah, dalam meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar pada tindakan siklus I (pertemuan I dan II) menunjukkan bahwa pelaksanaan yang
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR

Dalam pengimplementasian model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS) siswa diminta untuk membuat catatan kecil atau ringkasan belajar dengan materi yang akan dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Kemudian pada saat guru mengajukan pertanyaan atau masalah yang dikaitkan dengan pelajaran, siswa diminta untuk berfikir sendiri. Setelah itu, siswa dipasangkan untuk berbagi hasil ringkasan atau catatan kecil sebelumnya dan mempermudah serta membantu siswa dalam pembelajaran matematika, tidak harus mempunyai buku catatan yang tebal. Strategi ini menantang asumsi bahwa seluruh resitasi dan diskusi perlu dilakukan di dalam setting seluruh kelompok. Think- Pair-Share memiliki prosedur yang ditetapkan secara eksplisit untuk memberi waktu lebih banyak kepada siswa untuk berpikir, menjawab, dan saling membantu satu sama lain.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus di mana masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi tindakan; dan (4) refleksi tindakan. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun ajaran 2012/ 2013 dengan jumlah siswa 30 siswa. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborasi antara peneliti dan guru mata pelajaran akuntansi sebagai kolaborator. Teknik pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini berupa metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

ABSTRACT The teacher needs to understand learning model in order to the teacher uses variation method. The effort is done by the teacher in problem solving that use cooperative learning type of Think Pair Share (TPS) with the students worksheet (LKS) is the students is give opportunity to think, discuss and share in group discussion. The purpose of the research is to know the students’ score at class VII SMP Negeri 34 Sijunjung after applying cooperative learning type of

6 Baca lebih lajut

Penerapan Model Kooperatif Tipe Think-pair-square Dalam Pembelajaran Fisika Kelas IX SMP Batara Gowa

Penerapan Model Kooperatif Tipe Think-pair-square Dalam Pembelajaran Fisika Kelas IX SMP Batara Gowa

Class Batara Gowa junior academic year 2011/2012 is taught using Cooperative Model Type of Think- Pair-Square. (2). Knowing the results of learning physics class IX student who taught conventionally. (3). Determine whether there is difference in learning outcomes significantly between physics class IX students are taught using Cooperative Model Type of Think-Pair-Square and are taught by konvensional.Populasi study was all students in Class IX SMP Batara Gowa academic year 2011/2012 consisting of 240 people. While the sample is a Class IX student 3 junior high student numbers as many as 32 people. Descriptive analysis showed that the average learning outcomes physics class X SMA Negeri 9 Makassar who taught academic skills with an approach with an average population of 11-13 in the category kurang.Sedangkan average physics student learning outcomes Class IX SMP Batara Gowa who taught conventionally with an average population 9.15.Hasil inferential analysis shows that there are significant differences between the student has yet to learn physics Class IX SMP Batara Gowa academic year 2011/2012 is taught using Cooperative Model type of Think-Pair-Square and the conventionally taught.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Kata Kunci : Think Pair Share, Peta Konsep, Hasil Belajar Siswa, Pernapasan pada Manusia. PENDAHULUAN Pendidikan tak lepas dari peran serta guru karena guru sebagai pembimbing, motivator dan fasilitator. Guru harus bisa menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, kreatif, dan guru dapat menerapkan berbagai model dan media pembelajaran yang dapat merubah suasana pembelajaran semakin menarik. Selama pembelajaran berlangsung siswa lah yang dituntut untuk aktif sehingga guru bukan peran utama pembelajaran. Siswa bukanlah sebuah botol kosong yang bisa diisi dengan muatan-muatan informasi apa saja yang dianggap perlu oleh guru. Selain itu, alur proses belajar tidak harus berasal dari guru menuju siswa. Bagi siswa untuk benar-benar mengerti dan dapat menerapkan ilmu pengetahuan, mereka harus belajar cara memecahkan masalah, menemukan sesuatu bagi dirinya sendiri dan selalu bergaul dengan ide-ide, dengan kata lain belajar merupakan suatu proses pendewasaan. Tugas guru tidak hanya menuangkan sejumlah informasi, tetapi mengusahakan bagaimana agar konsep- konsep penting dan berguna tertanam kuat di benak siswa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Mukhlas Halim Al-amin. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KOMUNIKASI KELAS X ADMINISTRASI PERKANTORAN 1 DI SMK NEGERI 4 KLATEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Januari 2016.

11 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Hasil observasi awal terhadap proses kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran biologi di kelas VII SMP Negeri I Kabila menunjukkan kurangnya aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran sedangkan berdasarkan observasi dan diskusi dengan guru, hasil belajar pada materi kepadatan penduduk dan permasalahan lingkungan selama 2 tahun terakhir hanya mencapai 48-54%. Hal ini menunjukkan masih banyak peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), sedangkan sekolah SMP Negeri I Kabila menetapkan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah 70. Faktor utama yang menyebabkan rendahnya hasil belajar yaitu peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran dikarenakan model pembelajaran yang digunakan kurang membuat peserta didik menjadi aktif dalam proses pembelajaran yakni model pembelajaran DI (Direct Intruction) dan PBI (Problem Direct Intruction).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu bangsa. Dalam UU RI No. 20 tahun 2003 disebutkan fungsi pendidikan yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dari pernyataan tersebut dapat dikatakan guru menjadi penentu keberhasilan misi pendididkan dan pembelajaran di sekolah. Berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang dalam hal ini berkaitan dengan mutu pendidikan di Indonesia. Akan tetapi mutu pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah. Yang sangat disayangkan, hal ini dikarenakan mutu guru Indonesia yang masih rendah (Suardi, 2012 : 136) dan ini berdmpak pada prestasi belajar siswa.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

kurang memperhatikan. Hal ini dimungkinkan karena pada pembelajaran sebelumnya guru jarang sekali menyampaikan tujuan pembelajaran. (2) Pada waktu pembagian kelompok, siswa masih kebingungan mencari posisi kelompoknya, sehingga diperlukan bimbingan dari guru. (3) Kerapian dalam mengerjakan LKS masih sangat kurang sekali, hal ini ditandai dengan banyaknya coretan-coretan yang ada dalam LKS dan tulisan yang tidak jelas. (4) Siswa yang mempunyai kemampuan akademik rendah hanya sekali-kali memberikan pendapatnya pada kegiatan diskusi, karena tidak yakin dengan jawabannya. (5) Siswa yang mempunyai kemampuan akademik sedang dan rendah masih ragu saat diminta kesediaannya mempresentasikan hasil kerja kelompok. (6) Pertanyaan yang diajukan siswa masih kurang dan tidak ada siswa yang mengajukan pertanyaan pada guru. (7) Siswa yang mencapai ketuntasan belajar masih sedikit sehingga belum mencapai ketuntasan secara klasikal. (8) Pengelolaan waktu belum bisa berlangsung tertib sehingga waktu yang disediakan menjadi lebih pendek, hal ini menyebabkan hasil diskusi menjadi kurang optimal.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARATIF PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

STUDI KOMPARATIF PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pear Sare dan Student Team Achievement Division diharapkan siswa lebih aktif dalam menyalurkan pengetahuan, gagasan dan menerima gagasan dari siswa lainnya. Adanya interaksi yang lebih baik dalam kelompok dapat menumbuhkembangkan sikap positif terhadap pemahaman akuntansi, sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan komunikasi siswa yang pada akhirnya bermuara pada hasil belajar akuntansi siswa. Pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan keahlian dalam penyelesaian kasus soal dan persoalan tertentu yang saling berkesinambungan dan dapat membangun komunikasi yang baik dan hubungan sosial antar sesama. Padahal dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan lebih menuntut peran guru untuk selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola proses pembelajaran dengan berbagai macam strategi pembelajaran termasuk dalam pengembangan metode dan model-model pembelajaran dalam mengelola pembelajaran sehingga pada akhirnya dapat untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dan pada gilirannya dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...