Top PDF BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian Sebelumnya - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian Sebelumnya - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian Sebelumnya - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka

Bentuk yang umum ditemui adalah diagram berbentuk kotak bujur sangkar atau tempat persegi panjang, terdiri atas deretan kotak berwarna putih sebagai tempat menjawab pertanyaan dan warna hitam sebagai pemisah. Pada setiap teka-teki silang (TTS), selalu terjadi saling silang huruf. Hal ini dapat membantu pengisi dalam mempersempit alternatif jawaban yang benar. 41 Permainan teka-teki silang (TTS) berasal dari akrostik (acrostic), yaitu permainan susunan yang seluruh huruf awal atau akhir setiap barisnya merupakan sebuah kata atau nama. Permainan ini populer, terutama di Inggris dan USA. 42
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka Raya - Digital Library IAIN Palangka Raya

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka Raya - Digital Library IAIN Palangka Raya

Berdasarkan observasi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA khususnya biologi belum sepenuhnya mencapai nilai KKM yang ditentukan terutama pada materi perkembangan manusia yang penyampaiannya memerlukan peran peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran. Rendahnya nilai peserta didik disebabkan minat belajar mereka masih rendah, masih kurangnya minat baca serta motivasi belajar peserta didik, pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center), sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, faktor lingkungan juga mempengaruhi hasil belajar mereka. Oleh karena itu, dilakukan upaya untuk melihat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournaments (TGT) dengan media teka-teki silang (TTS) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi perkembangan manusia di MTs Darul Ulum Palangka Raya.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulu

BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulu

Tahapan pelaksanaan penelitian diawali dengan memberikan pretes atau tes awal pada kelas eksperimen dan kontrol. Setelah itu mengajarkan materi perkembangan manusia pada kelas eksperimen dengan menggunakan model kooperatif tipe teams games tournaments (TGT) dengan media teka-teki silang (TTS) dan pada kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, maka postes diberikan pada kedua kelas penelitian.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka Raya - Dig

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Perkembangan Manusia di MTs Darul Ulum Palangka Raya - Dig

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Saxena dan kawan-kawan dalam penelitiannya tentang penerapan Active Learning melalui media Crossword Puzzle menjelaskan bahwa penggunaan teka-teki silang (TTS) berguna dan berkontribusi dalam pembelajaran, khususnya dalam penguasaan konsep dan kosa kata. Penggunaan teka-teki silang (TTS) dalam sistem kelompok kecil dan diskusi dapat mendukung pemahaman di mana kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi dan interaksi belajar peserta didik, pemahaman lebih mendalam terhadap materi pelajaran, pemecahan masalah, tanggung jawab individu terhadap proses pembelajaran dan meningkatkan hubungan interpersonal dan kerjasama peserta didik. 5 Jadi, dengan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournaments (TGT) yang di dalamnya terdapat permainan teka-teki silang (TTS) mampu menumbuhkan minat dan semangat peserta didik dalam belajar sehingga hasil belajar peserta didik dapat lebih baik.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MEDIA TTS TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DI MTS DARUL ULUM PALANGKA RAYA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MEDIA TTS TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DI MTS DARUL ULUM PALANGKA RAYA

Berdasarkan observasi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA khususnya biologi belum sepenuhnya mencapai nilai KKM yang ditentukan terutama pada materi perkembangan manusia yang penyampaiannya memerlukan peran peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran. Rendahnya nilai peserta didik disebabkan minat belajar mereka masih rendah, masih kurangnya minat baca serta motivasi belajar peserta didik, pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center), sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian yaitu nonequivalent control group pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournaments (TGT) dengan media teka-teki silang (TTS) berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen pada perkembangan manusia di kelas VIII MTs Darul Ulum Palangka Raya. Hal tersebut berdasarkan tabel anova dengan α = 0.05 < Sig. atau 0,000 < 0,05. Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas Eksperimen - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Bela

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas Eksperimen - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan Media Teka-teki Silang (TTS) terhadap Hasil Bela

Kandungan ayat tersebut adalah pada saat manusia dilahirkan, dia (bayi) kondisinya dalam keadaan lemah, tak berdaya dan memerlukan pertolongan dari orang lain (ciri-ciri tahapan pada bayi). Setelah mengalami pertumbuhan dan perkembangan ia pun beranjak dari anak-anak menuju remaja dan dewasa, yang mana pada masa-masa itu ia mulai berusaha melakukan dan menyelesaikan segala sesuatu (permasalahan) dengan seorang sendiri (ciri-ciri tahapan pada masa remaja dan dewasa). Setelah menginjak masa tua, mereka mulai mengalami kesulitan-kesulitan dalam menjalani kehidupan, seperti menurunnya fungsi organ-organ tubuh, daya pikir mulai lambat, tubuh cepat letih dan daya tahan tubuh terhadap penyakit mulai menurun hingga pada akhirnya seseorang itu akan mati dan hanya Allah yang Maha Mengetahui kapan seseorang itu akan mati.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN BANTUAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEAKTIFAN PESERTA DIDIK MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS VIII DI MTs AN-NUR PALANGARAYA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN BANTUAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEAKTIFAN PESERTA DIDIK MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS VIII DI MTs AN-NUR PALANGARAYA

Bermain peran adalah sejenis permainan gerak yang didalamnya ada tujuan, aturan, dan sekaligus melibatkan unsur senang (Jill Hadfield, 1986). Bermain peran adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalu pengembangan imajinasi dan penghayatan peserta didik. Pengembangan imajinasi dan penghayatan peserta didik dilakukan dengan memerankan sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang eserta didik dan tergantung kepada apa yang diperankan. Bermain peran disini adalah bantuan atau kombinasi dari model pembelajaran yang diterapkan yaitu Times Games Tournament (TGT). Pengorganisasian kelas secara berkelompok, dan masing-masing perwakilan kelompok akan memperagakan/menampilkan skenario yang telah disiapkan oleh guru.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

S BIO 0907450 Chapter1

S BIO 0907450 Chapter1

Model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) dapat diterapkan di mata pelajaran biologi. Materi sistem koordinasi diteliti untuk diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT, karena materi ini erat hubungannya dengan proses berpikir. Materi sistem koordinasi adalah salah satu materi yang diajarkan pada siswa SMA kelas XI semester genap. Materi sistem koordinasi erat kaitannya dengan aktivitas sehari-hari, dimana aktivitas berbagai organ dalam tubuh berada dibawah kontrol sistem saraf, dengan indera umum dan indera khusus yang membentuk panca indera (Kurnadi, 2009).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS) DI KELAS VII-A SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS) DI KELAS VII-A SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Aktivitas Belajar Peserta Didik melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams-Games-Tournaments) Di Kelas VII-A SMP Muhammadiyah 06 Dau”. Tujuan penulisan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Biologi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS TEKA TEKI SILANG (TTS) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK GERAK LURUS KELAS VII DI SMP NEGERI 2 HUTABAYURAJA T.A 2011/2012.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS TEKA TEKI SILANG (TTS) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK GERAK LURUS KELAS VII DI SMP NEGERI 2 HUTABAYURAJA T.A 2011/2012.

Berdasarkan observasi yang telah dilakukan peneliti di SMP Negeri 2 Hutabayuraja dan wawancara yang dilakukan kepada Ibu Reni Lela Manurung S. Pd selaku guru fisika SMP Negeri 2 Hutabayuraja, beliau mengatakan bahwa hasil nilai ulangan fisika siswa masih jauh dari yang diharapkan yaitu 41 – 60. Nilai ini masih lebih rendah bila dibandingkan dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah sebesar 61. Rendahnya perolehan hasil belajar siswa dikarenakan minat, perhatian, dan motivasi belajar siswa kurang optimal karena guru lebih sering menggunakan model belajar konvensional, jarang menggunakan media pembelajaran, Kurang mendukungnya fasilitas sekolah yaitu minimnya alat laboratorium serta jarang digunakan, dan kurang mendukungnya linkungan sekolah.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS MEDIA PUZZLE PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP SIKAP KOMUNIKATIF, KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA NEGERI 11 MEDAN PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON.

EFEKTIFITAS MEDIA PUZZLE PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP SIKAP KOMUNIKATIF, KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA NEGERI 11 MEDAN PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON.

Dewasa ini berdasarkan pengamatan Arief Rahman, MPd, salah seorang pengamat dunia pendidikan yang juga menjabat sebagai Executive National Commision untuk lembaga PBB UNESCO menyatakan bahwa masih dirasakan bahwa model atau pendekatan pembelajaran yang dikembangkan oleh guru-guru di sekolah lebih didasarkan pada kebutuhan formal dari pada kebutuhan riil siswa. Akibatnya proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru-guru tersebut terkesan lebih merupakan pekerjaan administratif, dan belum berperan dalam mengembangkan potensi siswa secara optimal. Kondisi pembelajaran seperti ini agaknya tidak dapat dilepaskan dari adanya kenyataan bahwa tugas yang diemban guru sebagai kurikulum dan pengajaran sangatlah kompleks dan sulit, karena ia berhadapan dengan dua hal yang berada diluar kontrolnya, yaitu pedoman pelaksanaan kurikulum, dimana sistem kurikulum Indonesia masih belum bisa menyesuaikan dengan apa yang mau dihasilkan dari sistem pendidikan itu sendiri yaitu as a workforce dan pengajaran yang sudah ditentukan terlebih dahulu dari atas, dan siswa yang membawa beragam kemampuan.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TEAMSGAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 SAMBUNGMACAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015.

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TEAMSGAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 SAMBUNGMACAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015.

This research aims to: compare of effectivity by using the media of “ Snakes and Ladders ” and “ Crossword Puzzle ”, concerning to the learning achievement for student of science in XI grade of SMA Negeri 1 Sambungmacan 2014/2015. Application method of learning “Teams Games Tournament” to the basic system of Colloid. These research is form of research experiment with “ The Static Group Comparison ” design in two classes of experiment. The technic sampling which is used by Cluster Random Sampling . The sample are divided into two classes, XI grade of 3 rd science class by using “ Snakes and Ladders ” media and XI grade of 4 th s cience class by using “ Crossword puzzle ” media.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVAS BELAJARMATEMATIKAMELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) PADA SISWA MTS. AL-WASHLIYAH TEMBUNG TA 2011/2012.

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVAS BELAJARMATEMATIKAMELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) PADA SISWA MTS. AL-WASHLIYAH TEMBUNG TA 2011/2012.

Berdasarkan observasi awal (tanggal 2 Februari 2012) di MTs. Al- Washliyah Tembung berupa pemberian angket yang berisi sejumlah pertanyaan terhadap siswa kelas VII yang berjumlah 35 orang, menunjukkan bahwa 70,73% siswa menganggap matematika sebagai pelajaran yang kurang menarik dan sulit untuk dipahami, terlihat bahwa selama proses pembelajaran, siswa tampak tidak termotivasi belajar dan cenderung pasif dalam menerima pelajaran. Mereka hanya mendengar dan mencatat penjelasan guru tanpa memberikan umpan balik berupa pertanyaan ataupun tanggapan. Mereka tampak tidak termotivasi untuk belajar.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTU MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II DI SMA NEGERI 4 BINJAI T.P 2013/2014.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTU MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II DI SMA NEGERI 4 BINJAI T.P 2013/2014.

Pada kenyataanya model pembelajaran kooperatif belum banyak diterapkan dalam pendidikan walaupun orang Indonesia sangat membanggakan sifat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Padahal siswa yang bekerja sama dalam situasi pembelajaran kooperatif didorong dan dikehendaki untuk bekerja sama pada suatu tugas bersama dan mereka mengkoordinasikan usahanya untuk menyelesaiakan tugasnya (Lie, 2008:28). Salah satu model kooperatif yang diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah model kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) . Model pembelajaran tipe TGT adalah suatu pendekatan yang menyebabkan kelompok kecil selama kegiatan belajar mengajar bekerja sama sebagai suatu tim untuk memecahkan masalah, menyelesaikan tugas atau untuk mencapai tujuan bersama.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTs Islamiyah Ciputat

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTs Islamiyah Ciputat

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTs Islamiyah Ciputat. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas dan kelas MTs Islamiyah Ciputat. Kelas sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan kelas sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode Puzzle . Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar. Soal tes hasil belajar yang digunakan sebanyak 40 soal berbentuk pilihan ganda dan setelah melalui proses uji validitas, terdapat 24 soal yang valid dengan reliabilitas 0,79 dan termasuk kategori tinggi atau dengan kata lain instrumen ini layak digunakan dalam penelitian. Teknik analisis data menggunakan metode statistik uji “t” (uji beda), untuk menguji hipotesis penelitian dilakukan konsultasi pada tabel distribusi “t” pada taraf signifikansi 0,05%.
Baca lebih lanjut

180 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MEDIA KOMPUTER DAN TEKA TEKI SILANG PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK TATA NAMA SENYAWA

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MEDIA KOMPUTER DAN TEKA TEKI SILANG PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK TATA NAMA SENYAWA

Salah satu contoh pembelajaran kooperatif adalah metode TGT (Teams Games Tournaments). Pada metode TGT siswa akan berkompetisi dalam permainan sebagai wakil dari kelompoknya. Media permainan yang digunakan pada penelitian ini adalah media komputer dengan program macromedia flash mx dan teka-teki silang (Cross Word) untuk proses pembelajaran kimia pada materi pokok tata nama senyawa. Media komputer dengan program macromedia flash mx ini merupakan media animasi interaktif, yaitu siswa akan bermain dan mendapat respon dari komputer. Menurut Belinda Soo-Phing dalam jurnalnya “Interaktive Multimedia Learning: Student’s Attitudes and Learning Impact in an Animation Course” (2007: 6), penggunaan media komputer yang interaktif sebagai media pembelajaran dapat membantu dalam transfer ilmu dan dengan adanya interaksi maka informasi dapat terkunci dalam pikiran siswa lebih lama.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 SAMBUNGMACAN TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | Palupi

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 SAMBUNGMACAN TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | Palupi

berkategori sangat baik dan baik. Apabila ditinjau dari perbandingan minat dari kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II dapat terlihat bahwa minat dari kedua kelas eksperimen tidak ada perbedaan dan menunjukan hasil yang sama. Hal ini dapat diartikan bahwa kedua kelas eksperimen mempunyai minat yang besar terhadap materi Sistem Koloid yang disertai model dan media pembelajaran yang ‘tidak biasa’ menurut mereka. Minat mereka dapat teramati dalam proses pembelajaran dimana siswa kelas eksperimen sangat aktif dan sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Proses diskusi berjalan sangat baik dan hidup, beberapa siswa juga tidak takut menanyakan langsung pada guru materi-materi yang belum mereka ketahui, biasanya berupa istilah-istilah di dalam materi Sistem Koloid yang bagi mereka masih terdengar asing. Pada saat game tournament menggunakan media berlangsung siswa sangat bersemangat mengikutinya, bahkan pada saat pertemuan kedua, ketiga, dan keempat dengan menggunakan media pembelajaran yang sama tidak membuat mereka bosan dan justru tambah bersemangat.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jenis Team Games Tournament dengan Teka-Teki Silang Sebagai Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Fisika Bagi Siswa MTsN

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jenis Team Games Tournament dengan Teka-Teki Silang Sebagai Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Fisika Bagi Siswa MTsN

Materi Getaran Gelombang dan Bunyi akan disajikan dengan cara belajar bersama dalam kelompok-kelompok kecil dan saling membantu satu sama lain. Metode TGT ini dipilih, karena umumnya siswa kelas VIII A MTs Negeri Mlinjon masih menyukai permainan. Sistem permainan yang dipakai pada penelitian ini adalah Teka-Teki Silang (Cross Word) untuk proses pembelajaran Fisika pada materi Getaran Gelombang dan bunyi. Dimana dengan permainan teka- teki silang siswa dapat belajar memecahkan suatu permasalahan dengan cara serta usahanya sendiri. Dalam metode pembelajaran ini siswa diharapkan dapat bermain sambil belajar dalam suasana kerjasama, sehingga siswa tertarik dan tidak bosan dalam belajar materi ini, yang akhirnya diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DISERTAI MEDIA TEKA TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI MINYAK BUMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2012 2013 | Astrissi | Jurnal Pendidikan Kimia 3352 7782 1 P

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DISERTAI MEDIA TEKA TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI MINYAK BUMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2012 2013 | Astrissi | Jurnal Pendidikan Kimia 3352 7782 1 P

2013 di kelas X semester II tahun pelajaran 2012/2013, dapat diketahui bahwa dalam kegiatan belajar mengajar pada pelajaran Kimia kelas X di SMA Negeri 3 Sukoharjo guru masih menggunakan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik siswa dan materinya. Model atau metode pembelajaran yang digunakan guru kurang sesuai dengan materi yang diajarkan, hal ini membuat siswa kurang tertarik dengan materi yang diajarkan. Selain itu, penggunaan media dan model pembelajaran yang inovatif belum optimal sehingga belum bisa membuat siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran atau siswa cenderung pasif. Ketidakaktifan ini kurang memberi pengalaman belajar pada siswa. Faktor lain yaitu kebanyakan siswa SMA lebih suka berkelompok dan ngobrol sendiri mengenai hal-hal diluar materi pembelajaran pada jam pelajaran berlangsung. Jika materi yang diajarkan adalah materi hafalan yang dianggap sepele. Hal tersebut menyebabkan prestasi belajar siswa menjadi belum optimal. Oleh karena itu, untuk menyampaikan materi kimia Minyak Bumi perlu menggunakan model pembelajaran kooperatif dan memanfaatkan media pembelajaran agar lebih menarik, menyenangkan, dan melibatkan partisipasi siswa, sehingga siswa lebih aktif dalam pembelajaran.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DISERTAI VIDEO COMPACT DISK (VCD) DAN TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN TAHUN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DISERTAI VIDEO COMPACT DISK (VCD) DAN TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN TAHUN

The results showed that application of Teams Games Tournaments (TGT) equipped with VCD and crossword raised up both of students interest and achievement on the concept of material and its changes. In the first cycle, the percentage of student interest is 68.78% increase to 75.05% in the second cycle. While improving learning achievement can be seen from the cognitive and affective aspects. On cognitive aspects, mastery learning students from 34.38% in the first cycle increased to 90.62% in the second cycle. While the affective aspect indicates that there is an increase in the percentage of 73.17% in the first cycle to 78.33% in the second cycle.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...