• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUSTODI ASET KLIEN 3

Dalam dokumen K O D E E T I K PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Halaman 122-138)

4

PENDAHULUAN 5

6

350.1 Anggota disyaratkan untuk mematuhi prinsip dasar etika dan menerapkan 7

kerangka kerja konseptual yang ditetapkan di Seksi 120 untuk 8

mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengatasi ancaman.

9 10

350.2 Mengelola aset klien dapat memunculkan ancaman kepentingan pribadi atau 11

ancaman lain terhadap kepatuhan pada prinsip perilaku profesional dan 12

objektivitas. Seksi ini menetapkan persyaratan dan materi aplikasi spesifik 13

yang relevan untuk menerapkan kerangka kerja konseptual dalam keadaan 14

tersebut.

15 16

PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 17

18

Sebelum Kustodi 19

20

P350.3 Anggota tidak boleh mengambil tanggung jawab atas kustodi uang dan aset 21

lain milik klien, kecuali diizinkan oleh peraturan perundang-undangan dan 22

sesuai dengan setiap kondisi yang memperbolehkan hal tersebut.

23 24

P350.4 Sebagai bagian dari prosedur penerimaan klien dan perikatan terkait 25

tanggung jawab kustodi uang atau aset klien, maka Anggota harus:

26

(a) Melakukan penyelidikan mengenai sumber aset tersebut; dan 27

(b) Mempertimbangkan kewajiban hukum dan peraturan yang berlaku.

28 29

350.4-A1 Penyelidikan tentang sumber aset klien mungkin memperlihatkan, misalnya, 30

bahwa aset tersebut berasal dari aktivitas ilegal, seperti pencucian uang.

31

Dalam keadaan demikian akan muncul ancaman dan berlaku ketentuan Seksi 32

360.

33 34

Setelah Kustodi 35

36

P350.5 Anggota yang dipercayai untuk menyimpan uang atau aset lain milik pihak 37

lain harus:

38

(a) Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk 39

penyimpanan dan pembukuan aset tersebut;

40

(b) Menyimpan aset tersebut secara terpisah dari aset pribadi atau aset 41

Kantor;

42

(c) Menggunakan aset tersebut hanya untuk tujuan yang telah ditetapkan;

43 44 dan

(d) Setiap saat siap untuk mempertanggungjawabkan aset dan setiap 45

penghasilan, dividen, atau keuntungan yang dihasilkan, kepada 46

siapapun yang berhak atas pembukuan tersebut.

47 48

SEKSI 360 1

2

RESPONS ATAS KETIDAKPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-3

UNDANGAN 4

5

PENDAHULUAN 6

7

360.1 Anggota disyaratkan untuk mematuhi prinsip dasar etika dan menerapkan 8

kerangka kerja konseptual yang ditetapkan di Seksi 120 untuk 9

mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengatasi ancaman.

10 11

360.2 Ancaman kepentingan pribadi atau ancaman intimidasi terhadap kepatuhan 12

pada prinsip integritas dan perilaku profesional muncul ketika Anggota 13

menyadari adanya ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan terhadap 14

peraturan perundang-undangan.

15 16

360.3 Anggota mungkin menghadapi atau menyadari adanya ketidakpatuhan atau 17

dugaan ketidakpatuhan ketika memberikan jasa profesional kepada klien.

18

Seksi ini memberikan panduan kepada Anggota dalam menilai implikasi 19

permasalahan dan tindakan yang mungkin dilakukan ketika merespons 20

ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan terhadap:

21

(a) Peraturan perundang-undangan yang secara umum memiliki dampak 22

langsung terhadap penentuan jumlah dan pengungkapan yang material 23

dalam laporan keuangan klien; dan 24

(b) Peraturan perundang-undangan lain yang tidak memiliki dampak 25

langsung terhadap penentuan jumlah dan pengungkapan dalam laporan 26

keuangan klien, namun kepatuhan tersebut penting untuk aspek 27

operasional bisnis klien, untuk dapat mempertahankan usahanya, atau 28

untuk menghindari hukuman yang material.

29 30

Tujuan Anggota Terkait Ketidakpatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan 31

32

360.4 Ciri pembeda profesi akuntansi adalah kesediaannya menerima tanggung 33

jawab bertindak untuk kepentingan publik. Ketika merespons adanya 34

ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan, tujuan dari Anggota adalah:

35

(a) Mematuhi prinsip integritas dan perilaku profesional;

36

(b) Mengingatkan manajemen atau, jika tepat, pihak yang bertanggung 37

jawab atas tata kelola klien, untuk:

38

(i) Memungkinkan mereka memperbaiki, memulihkan atau 39

memitigasi konsekuensi akibat dari ketidakpatuhan yang 40

teridentifikasiatau terduga; atau 41

(ii) Mencegah ketidakpatuhan sebelum terjadi; dan 42

(c) Mengambil tindakan lanjutan yang tepat dalam melindungi kepentingan 43

publik.

44 45 46 47 48

88 PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 1

2

Umum 3

4

360.5-A1 Ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan (“ketidakpatuhan”) 5

terdiri dari tindakan penghilangan atau perbuatan, baik disengaja atau tidak 6

disengaja, yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang 7

berlaku yang dilakukan oleh pihak-pihak berikut:

8

(a) Klien;

9

(b) Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola klien;

10

(c) Manajemen klien; atau 11

(d) Individu lain yang bekerja untuk atau di bawah arahan klien.

12 13

360.5-A2 Contoh peraturan perundang-undangan yang terkait dengan seksi ini 14

termasuk yang berhubungan dengan:

15

• Kecurangan, korupsi, dan penyuapan.

16

• Pencucian uang, pendanaan teroris dan tindakan kriminal.

17

• Pasar dan perdagangan surat berharga.

18

• Perbankan dan produk dan jasa keuangan lainnya.

19

• Perlindungan data.

20

• Liabilitas pajak dan pensiun serta pembayarannya.

21

• Perlindungan lingkungan.

22

• Kesehatan dan keselamatan publik.

23 24

360.5-A3 Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan denda, litigasi, atau konsekuensi lain 25

bagi klien, yang berpotensi memiliki dampak yang material terhadap laporan 26

keuangan. Terlebih penting, ketidakpatuhan tersebut mungkin berdampak 27

terhadap kepentingan publik yang lebih luas yang berpotensi memunculkan 28

bahaya besar bagi investor, kreditor, karyawan, atau masyarakat umum.

29

Untuk tujuan seksi ini, tindakan yang menyebabkan bahaya besar tersebut 30

adalah tindakan yang menghasilkan dampak kerugian keuangan atau 31

nonkeuangan yang serius bagi para pihak tersebut. Misalnya kecurangan 32

yang mengakibatkan kerugian keuangan yang signifikan bagi investor, dan 33

pelanggaran peraturan dan perundang-undangan mengenai lingkungan yang 34

membahayakan kesehatan atau keselamatan karyawan atau publik.

35 36

P360.6 Dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, terdapat ketentuan 37

yang mangatur bagaimana Anggota disyaratkan untuk mengatasi 38

ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan. Peraturan perundang-undangan 39

tersebut mungkin berbeda dari, atau melampaui, ketentuan dalam seksi ini.

40

Ketika menghadapi ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan, Anggota 41

harus memperoleh pemahaman tentang ketentuan peraturan perundang-42

undangan serta mematuhinya, termasuk:

43

(a) Setiap persyaratan untuk melaporkan permasalahan tersebut kepada 44

otoritas yang tepat; dan 45

(b) Setiap larangan untuk mengingatkan klien.

46

360.6-A1 Larangan untuk memperingatkan klien mungkin muncul, misalnya, 1

berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang tindak pidana 2

pencucian uang.

3 4

360.7-A1 Seksi ini berlaku terlepas dari sifat klien, termasuk apakah klien merupakan 5

entitas dengan akuntabilitas publik.

6 7

360.7-A2 Anggota yang menemukan atau menyadari permasalahan yang jelas tidak 8

penting, tidak diharuskan untuk mematuhi seksi ini. Suatu permasalahan 9

dinilai tidak penting dipandang dari sifat dan dampaknya, baik keuangan 10

maupun nonkeuangan, terhadap klien, pemangku kepentingannya dan 11

masyarakat umum.

12 13

360.7-A3 Seksi ini tidak membahas:

14

(a) Pelanggaran pribadi yang tidak terkait dengan aktivitas bisnis klien; dan 15

(b) Ketidakpatuhan oleh pihak selain yang ditentukan dalam paragraf 16

360.5-A1. Hal tersebut termasuk, misalnya, keadaan ketika Anggota 17

telah ditugaskan oleh klien untuk melakukan penugasan uji tuntas pada 18

entitas pihak ketiga dan ketidakpatuhan yang teridentifikasi atau 19

terduga telah dilakukan oleh pihak ketiga tersebut.

20

Anggota mungkin akan menemukan panduan dalam seksi ini yang membantu 21

dalam mempertimbangkan bagaimana merespons situasi tersebut.

22 23

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Tata Kelola 24

25

360.8-A1 Manajemen, dengan pengawasan pihak yang bertanggung jawab atas tata 26

kelola, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa aktivitas bisnis klien 27

dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Manajemen dan 28

pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola juga bertanggung jawab untuk 29

mengidentifikasi dan menangani setiap ketidakpatuhan, bersama dengan:

30

(a) Klien;

31

(b) Individu yang bertanggung jawab atas tata kelola entitas;

32

(c) Anggota manajemen; atau 33

(d) Individu lain yang bekerja untuk atau di bawah arahan klien.

34 35

Tanggung Jawab Semua Anggota 36

37

P360.9 Ketika Anggota menyadari tentang permasalahan yang tercakup pada seksi 38

ini, langkah yang dilakukan oleh Anggota untuk mematuhi seksi ini harus 39

dilakukan secara tepat waktu. Dalam melakukan langkah yang tepat waktu, 40

Anggota harus memperhatikan sifat permasalahan dan bahaya potensial bagi 41

kepentingan entitas, investor, kreditor, karyawan atau masyarakat umum.

42 43 44 45 46 47 48

90 Audit atas Laporan Keuangan

1 2

Memperoleh Pemahaman atas Permasalahan 3

4

P360.10 Jika Anggota yang ditugaskan untuk melakukan audit atas laporan keuangan 5

mengetahui informasi mengenai ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan, 6

maka Anggota harus memperoleh pemahaman atas permasalahan tersebut.

7

Pemahaman tersebut harus mencakup sifat ketidakpatuhan atau dugaan 8

ketidakpatuhan dan keadaan ketika hal tersebut telah terjadi atau mungkin 9

terjadi.

10 11

360.10-A1 Anggota mungkin menyadari ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan 12

dalam pelaksanaan perikatan atau melalui informasi yang diberikan oleh 13

pihak lain.

14 15

360.10-A2 Anggota diharapkan menerapkan pengetahuan dan keahlian, serta 16

menerapkan pertimbangan profesional. Namun demikian, Anggota tidak 17

diharapkan memiliki level pengetahuan mengenai peraturan perundang-18

undangan melebihi daripada yang disyaratkan untuk melakukan perikatan.

19

Penentuan apakah suatu tindakan merupakan ketidakpatuhan pada akhirnya 20

ditentukan oleh pengadilan atau badan yang berwenang mengajukan 21

ajudikasi.

22 23

360.10-A3 Bergantung pada sifat dan signifikansi permasalahan, Anggota dapat 24

berkonsultasi berdasarkan prinsip kerahasiaan dengan pihak lain dalam 25

Kantor, jaringan Kantor atau asosiasi profesi, atau dengan penasihat hukum.

26 27

P360.11 Jika Anggota mengidentifikasi atau menduga bahwa ketidakpatuhan telah 28

terjadi atau mungkin terjadi, maka Anggota harus membahas permasalahan 29

tersebut dengan level manajemen yang tepat dan, jika perlu, dengan pihak 30

yang bertanggung jawab atas tata kelola.

31 32

360.11-A1 Tujuan dari pembahasan tersebut adalah untuk mengklarifikasi pemahaman 33

Anggota tentang fakta dan keadaan yang relevan dengan permasalahan dan 34

potensi konsekuensinya. Pembahasan ini juga mungkin mendorong 35

manajemen atau pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola untuk 36

menginvestigasi permasalahan tersebut.

37 38

360.11-A2 Penentuan level manajemen yang tepat untuk membahas permasalahan 39

tersebut merupakan suatu pertimbangan profesional. Faktor-faktor relevan 40

yang perlu dipertimbangkan termasuk:

41

• Sifat dan keadaan permasalahan.

42

• Individu aktual yang terlibat atau berpotensi terlibat.

43

• Kemungkinan adanya kolusi.

44

• Konsekuensi potensial dari permasalahan tersebut.

45

• Apakah level manajemen tersebut mampu menginvestigasi 46

permasalahan dan mengambil tindakan yang tepat.

47

1

360.11-A3 Level manajemen yang tepat biasanya minimum satu level di atas individu 2

atau individu yang terlibat atau berpotensi terlibat dalam permasalahan.

3

Dalam konteks grup, level yang tepat mungkin adalah manajemen pada 4

entitas yang mengendalikan klien.

5 6

360.11-A4 Anggota juga dapat mempertimbangkan untuk membahas masalah tersebut 7

dengan auditor internal, jika ada.

8 9

P360.12 Jika Anggota meyakini bahwa manajemen terlibat ketidakpatuhan atau 10

dugaan ketidakpatuhan, maka Anggota harus membahas permasalahan 11

tersebut dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola.

12 13

Mengatasi Permasalahan 14

15

P360.13 Dalam membahas ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan dengan 16

manajemen dan, jika tepat, pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, 17

maka Anggota harus memberikan advis kepada mereka untuk mengambil 18

tindakan yang sesuai dan tepat waktu, jika pihak-pihak tersebut belum 19

melakukannya, untuk:

20

(a) Memperbaiki, memulihkan, atau memitigasi konsekuensi dari 21

ketidakpatuhan;

22

(b) Mencegah perbuatan ketidakpatuhan ketika hal tersebut belum terjadi;

23

atau 24

(c) Mengungkapkan permasalahan tersebut kepada otoritas yang 25

berwenang jika disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan atau 26

jika dianggap perlu dalam melindungi kepentingan publik.

27 28

P360.14 Anggota harus mempertimbangkan apakah manajemen dan pihak yang 29

bertanggung jawab atas tata kelola memahami tanggung jawab mereka 30

terhadap peraturan perundang-undangan sehubungan dengan 31

ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan.

32 33

360.14-A1 Jika manajemen dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola tidak 34

memahami tanggung jawabnya terhadap peraturan perundang-undangan 35

sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka Anggota dapat 36

menyarankan untuk mencari sumber informasi yang tepat atau 37

merekomendasikan agar mendapatkan advis hukum.

38 39

P360.15 Anggota harus mematuhi:

40

(a) Ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk 41

ketentuan pelaporan ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan 42

terhadap otoritas yang berwenang; dan 43

(b) Persyaratan berdasarkan standar audit, termasuk yang berkaitan 44

dengan:

45

• Identifikasi dan respons atas ketidakpatuhan, termasuk 46

kecurangan.

47

92

• Komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata 1

kelola.

2

• Pertimbangan implikasi atas ketidakpatuhan atau dugaan 3

ketidakpatuhan terhadap laporan auditor.

4 5

360.15-A1 Beberapa peraturan perundang-undangan mungkin menetapkan periode 6

untuk melaporkan ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan kepada 7

otoritas yang berwenang.

8 9

Komunikasi Terkait Grup 10

11

P360.16 Jika Anggota menyadari ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan terkait 12

dengan komponen dari suatu grup pada salah satu dari dua situasi berikut, 13

maka Anggota harus mengomunikasikan permasalahan tersebut kepada 14

rekan perikatan grup, kecuali dilarang oleh peraturan perundang-undangan:

15

(a) Anggota, untuk tujuan audit atas laporan keuangan grup, diminta oleh 16

tim perikatan grup untuk melakukan pekerjaan atas informasi keuangan 17

yang terkait dengan komponen tersebut; atau 18

(b) Anggota ditugaskan untuk melakukan audit atas laporan keuangan 19

komponen tersebut untuk tujuan selain audit grup, misalnya, audit 20

berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

21

Komunikasi kepada rekan perikatan grup harus diperlakukan sebagai 22

tambahan untuk merespons atas permasalahan tersebut sesuai dengan 23

ketentuan dalam seksi ini.

24 25

360.16-A1 Tujuan dari komunikasi ini adalah memungkinkan rekan perikatan grup 26

terinfomasikan mengenai permasalahan tersebut dan untuk menentukan, 27

dalam konteks audit grup, bagaimana mengatasi permasalahan sesuai 28

dengan ketentuan dalam seksi ini. Persyaratan komunikasi pada paragraf 29

P360.16 berlaku, terlepas apakah Kantor atau jaringan Kantor dari rekan 30

perikatan grup adalah sama atau berbeda dengan Kantor atau jaringan 31

Kantor dari Anggota.

32 33

P360.17 Jika rekan perikatan grup menyadari ketidakpatuhan atau dugaan 34

ketidakpatuhan dalam proses audit atas laporan keuangan grup, maka rekan 35

perikatan grup harus mempertimbangkan apakah permasalahan tersebut 36

relevan dengan satu atau beberapa komponen yang:

37

(a) Informasi keuangannya digunakan untuk tujuan audit atas laporan 38

keuangan grup; atau 39

(b) Laporan keuangannya diperlukan untuk tujuan selain audit grup, 40

misalnya, suatu audit berdasarkan peraturan perundangan yang 41

berlaku.

42

Pertimbangan tersebut merupakan tambahan untuk menanggapi 43

permasalahan dalam konteks audit grup sesuai dengan ketentuan dalam 44

seksi ini.

45 46 47 48

P360.18 Jika ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan mungkin relevan bagi satu 1

atau lebih dari komponen yang ditentukan dalam paragraf P360.17(a) dan (b), 2

maka rekan perikatan grup harus melakukan langkah-langkah agar 3

permasalahan tersebut dikomunikasikan kepada pihak yang melakukan 4

pekerjaan di komponen tersebut, kecuali dilarang oleh peraturan perundang-5

undangan. Jika perlu, rekan perikatan grup harus melakukan permintaan 6

informasi yang tepat (baik dari manajemen atau dari informasi yang tersedia 7

untuk publik) dalam menentukan apakah komponen yang relevan yang 8

ditentukan dalam paragraf P360.17(b) termasuk dalam cakupan audit dan, 9

jika demikian, harus memastikan identitas auditor sepanjang dapat dilakukan.

10 11

360.18-A1 Tujuan dari komunikasi ini adalah memungkinkan pihak yang bertanggung 12

jawab atas pekerjaan komponen terinformasikan mengenai permasalahan 13

dan menentukan bagaimana mengatasinya sesuai dengan ketentuan dalam 14

seksi ini. Persyaratan komunikasi tersebut berlaku, terlepas apakah Kantor 15

atau jaringan Kantor dari rekan perikatan grup adalah sama atau berbeda 16

dengan Kantor atau jaringan Kantor dari pihak yang melakukan pekerjaan 17

komponen tersebut.

18 19

Menentukan Perlu Tidaknya Tindakan Lanjutan 20

21

P360.19 Anggota harus menilai ketepatan respons manajemen dan, jika dapat 22

diterapkan, pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola.

23 24

360.19-A1 Faktor relevan yang perlu dipertimbangkan dalam menilai ketepatan respons 25

manajemen dan, jika berlaku, pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola 26

termasuk apakah:

27

• Responsnya tepat waktu.

28

• Ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan telah diinvestigasi secara 29

memadai.

30

• Tindakan telah, atau sedang, dilakukan untuk memperbaiki, 31

memulihkan, atau mengurangi konsekuensi dari setiap ketidakpatuhan.

32

• Tindakan telah, atau sedang, dilakukan untuk mencegah perbuatan dari 33

setiap ketidakpatuhan yang belum terjadi.

34

• Langkah yang tepat telah, atau sedang, diambil untuk mengurangi risiko 35

terjadinya kembali, misalnya, pengendalian atau pelatihan tambahan.

36

• Ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan telah diungkapkan kepada 37

otoritas yang tepat jika diperlukan dan, jika demikian, apakah 38

pengungkapan cukup memadai.

39 40

P360.20 Mengingat respons manajemen dan, jika berlaku, pihak yang bertanggung 41

jawab atas tata kelola, maka Anggota harus menentukan apakah tindakan 42

lanjutan diperlukan dalam melindungi kepentingan publik.

43 44 45 46

94

360.20-A1 Penentuan apakah tindakan lanjutan diperlukan, serta sifat dan luasnya, akan 1

bergantung pada berbagai faktor, termasuk:

2

• Kerangka hukum dan peraturan perundang-undangan.

3

• Urgensi situasi.

4

• Pervasifnya permasalahan terhadap keseluruhan klien tersebut.

5

• Apakah Anggota terus memiliki keyakinan terhadap integritas 6

manajemen dan, jika berlaku, pihak yang bertanggung jawab atas tata 7

kelola.

8

• Apakah ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan kemungkinan 9

akan terjadi lagi.

10

• Apakah terdapat bukti yang kredibel tentang bahaya yang berpotensi 11

besar atau potensial terhadap kepentingan entitas, investor, kreditor, 12

karyawan atau masyarakat umum.

13 14

360.20-A2 Contoh keadaan yang mungkin menyebabkan Anggota tidak lagi memiliki 15

kepercayaan terhadap integritas manajemen dan pihak yang 16

bertanggungjawab atas tata kelola termasuk situasi ketika:

17

• Anggota mencurigai atau memiliki bukti mereka ikut terlibat atau mereka 18

ikut dalam keterlibatan yang diintensikan dalam setiap ketidakpatuhan.

19

• Anggota menyadari bahwa mereka memiliki pengetahuan tentang 20

ketidakpatuhan tersebut dan bertentangan dengan ketentuan peraturan 21

perundang-undangan, mereka belum melaporkan atau belum 22

menyetujui pelaporan, permasalahan tersebut kepada otoritas yang 23

berwenang dalam jangka waktu yang memadai.

24 25

P360.21 Anggota harus menerapkan pertimbangan profesional dalam menentukan 26

perlunya, serta sifat dan luasnya, tindakan lanjutan. Dalam penentuan 27

tersebut, Anggota harus mempertimbangkan apakah pihak ketiga yang 28

rasional dan memiliki informasi yang memadai cenderung menyimpulkan 29

bahwa Anggota telah bertindak dengan tepat dalam melindungi kepentingan 30

publik.

31 32

360.21-A1 Tindakan lanjutan yang mungkin dilakukan oleh Anggota meliputi:

33

• Mengungkapkan permasalahan tersebut kepada otoritas yang 34

berwenang walaupun tidak terdapat ketentuan peraturan perundang-35

undangan untuk melakukannya.

36

• Menarik diri dari perikatan dan hubungan profesional yang diizinkan 37

oleh peraturan perundang-undangan.

38 39

360.21-A2 Menarik diri dari perikatan dan hubungan profesional bukanlah pengganti 40

tindakan lain yang dilakukan untuk mencapai tujuan Anggota berdasarkan 41

seksi ini. Namun, dalam beberapa ketentuan, mungkin terdapat batasan atas 42

tindakan lanjutan yang dapat dilakukan oleh Anggota. Dalam keadaan 43

demikian, menarik diri mungkin merupakan satu-satunya tindakan yang tepat.

44 45 46

P360.22 Jika Anggota telah menarik diri dari hubungan profesional sesuai dengan 1

paragraf P360.20 dan 360.21-A1, maka Anggota harus, atas dasar 2

permintaan Anggota yang diusulkan sesuai dengan paragraf P320.8, 3

memberikan semua fakta yang relevan dan informasi lain mengenai 4

ketidakpatuhan yang teridentifikasi atau dugaan ketidakpatuhan kepada 5

Anggota yang diusulkan. Anggota praktisi pendahulu harus melakukannya, 6

bahkan dalam keadaan yang disebutkan dalam paragraf P320.8(b) ketika 7

klien tidak atau menolak untuk memberikan izin kepada Anggota praktisi 8

pendahulu untuk mendiskusikan urusan klien dengan Anggota yang 9

diusulkan, kecuali dilarang oleh peraturan perundang-undangan.

10 11

360.22-A1 Fakta dan informasi lain yang diberikan adalah hal-hal yang, menurut 12

pendapat Anggota praktisi pendahulu, harus disadari oleh Anggota yang 13

diusulkan sebelum memutuskan apakah akan menerima penunjukan audit.

14

Seksi 320 menjelaskan komunikasi dari Anggota yang diusulkan.

15 16

P360.23 Jika Anggota yang diusulkan tidak dapat berkomunikasi dengan Anggota 17

praktisi pendahulu, maka Anggota yang diusulkan harus melakukan langkah-18

langkah yang memadai untuk memperoleh informasi tentang keadaan atas 19

perubahan penunjukan dengan cara lain.

20 21

360.23-A1 Cara lain untuk mendapatkan informasi tentang keadaan atas perubahan 22

penunjukan mencakup wawancara dengan pihak ketiga atau melakukan 23

investigasi terhadap latar belakang manajemen atau pihak yang bertanggung 24

jawab atas tata kelola.

25 26

360.24-A1 Disebabkan penilaian atas permasalahan tersebut mungkin melibatkan 27

analisis dan pertimbangan yang rumit, maka Anggota dapat 28

mempertimbangkan:

29

• Berkonsultasi secara internal.

30

• Mendapatkan advis hukum untuk memahami pilihan Anggota dan 31

implikasinya secara hukum atau profesional dalam mengambil tindakan 32

tertentu.

33

• Berkonsultasi berdasarkan prinsip kerahasiaan dengan regulator atau 34

asosiasi profesi.

35 36

Penentuan Apakah Mengungkapkan Permasalahan kepada Otoritas yang Berwenang 37

38

360.25-A1 Mengungkapkan permasalahan kepada otoritas yang berwenang akan 39

dilarang jika hal tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-40

undangan yang berlaku. Jika tidak, tujuan pengungkapan adalah untuk 41

memungkinkan otoritas yang berwenang melakukan investigasi dan 42

melakukan tindakan yang dilakukan terhadap permasalahan tersebut dalam 43

melindungi kepentingan publik.

44 45 46

96

360.25-A2 Penentuan apakah membuat pengungkapan tersebut bergantung pada sifat 1

dan tingkat kerusakan aktual atau potensial yang disebabkan atau mungkin 2

disebabkan oleh permasalahan tersebut kepada investor, kreditor, karyawan, 3

atau masyarakat umum. Contoh, Anggota mungkin menentukan bahwa 4

pengungkapan permasalahan kepada otoritas yang berwenang merupakan 5

tindakan yang tepat jika:

6

• Entitas terlibat penyuapan (misalnya, pejabat pemerintah lokal atau 7

asing untuk tujuan mengamankan kontrak besar).

8

• Entitas merupakan entitas yang diregulasi dan permasalahan tersebut 9

sangat signifikan mengancam hak lisensi untuk beroperasi.

10

• Entitas merupakan entitas yang terdaftar di pasar modal dan 11

permasalahan tersebut dapat mengakibatkan konsekuensi merugikan 12

terhadap kewajaran dan keteraturan pasar atas surat berharga entitas 13

memunculkan risiko sistemik terhadap pasar keuangan.

14

• Sangat mungkin bahwa entitas akan menjual produk yang berbahaya 15

bagi kesehatan atau keselamatan publik.

16

• Entitas mengusulkan skema kepada kliennya untuk membantu mereka 17

menghindari pajak.

18 19

360.25-A3 Penentuan apakah akan mengungkapkan permasalahan tersebut juga 20

bergantung pada faktor eksternal seperti:

21

• Apakah terdapat otoritas yang berwenang yang mampu menerima 22

informasi, dan melakukan investigasi atas permasalahan dan tindakan 23

yang harus diambil. Otoritas yang berwenang sangat bergantung pada 24

sifat permasalahan. Contoh, otoritas yang berwenang adalah regulator 25

pasar modal dalam kasus kecurangan atas pelaporan keuangan atau 26

lembaga perlindungan lingkungan dalam hal pelanggaran atas 27

peraturan perundang-undangan tentang lingkungan.

28

• Apakah terdapat perlindungan yang kuat dan kredibel terhadap 29

tanggung jawab perdata, kriminal atau profesional atau pembalasan 30

yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan, seperti di bawah 31

peraturan perundang-undangan tentang whistle-blowing.

32

• Apakah terdapat ancaman aktual atau potensial terhadap keselamatan 33

fisik Anggota atau individu lain.

34 35

P360.26 Jika Anggota menentukan bahwa pengungkapan ketidakpatuhan atau 36

dugaan ketidakpatuhan terhadap otoritas yang berwenang merupakan 37

tindakan yang tepat dalam situasi tersebut, maka pengungkapan 38

diperkenankan sesuai dengan Kode Etik paragraf P114.1(d). Ketika membuat 39

pengungkapan tersebut, Anggota harus bertindak dengan itikad baik dan 40

berhati-hati ketika membuat pernyataan dan asersi. Anggota juga harus 41

mempertimbangkan apakah tepat untuk menginformasikan kepada klien 42

tentang intensi Anggota sebelum mengungkapkan permasalahan tersebut.

43 44 45 46 47

Pelanggaran yang Mungkin Segera Terjadi 1

2

P360.27 Dalam keadaan luar biasa, Anggota mungkin menjadi sadar bahwa tindakan 3

nyata atau yang dimaksudkan dan meyakini dengan didukung alasan, 4

merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang 5

menyebabkan kerugian besar bagi investor, kreditur, karyawan atau 6

masyarakat umum. Setelah mempertimbangkan apakah tepat untuk 7

membahas permasalahan tersebut dengan manajemen atau pihak yang 8

bertanggungjawab atas tata kelola dalam organisasi tempatnya bekerja, maka 9

Anggota harus menerapkan pertimbangan profesional dan menentukan 10

apakah akan mengungkapkan permasalahan tersebut segera kepada otoritas 11

yang berwenang untuk mencegah atau mengurangi konsekuensi pelanggaran

yang berwenang untuk mencegah atau mengurangi konsekuensi pelanggaran

Dalam dokumen K O D E E T I K PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Halaman 122-138)