• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 16

Dalam dokumen K O D E E T I K PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Halaman 196-200)

SUBSEKSI 603 - JASA PENILAIAN

1 2

PENDAHULUAN 3

4

603.1 Memberikan jasa penilaian kepada klien audit dapat memunculkan ancaman 5

telaah pribadi atau ancaman advokasi.

6 7

603.2 Selain persyaratan dan materi aplikasi spesifik dalam subseksi ini, 8

persyaratan dan materi aplikasi dalam paragraf 600.1 hingga P600.10 relevan 9

untuk menerapkan kerangka kerja konseptual ketika memberikan jasa 10

penilaian kepada klien audit. Subseksi ini mencakup persyaratan yang 11

melarang Kantor dan jaringan Kantor untuk memberikan jasa penilaian 12

tertentu kepada klien audit dalam beberapa keadaan karena ancaman yang 13

muncul tidak dapat diatasi dengan menerapkan pengamanan.

14 15

PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 16

17

Semua Klien Audit 18

19

603.3-A1 Suatu penilaian terdiri atas pembuatan asumsi yang berkaitan dengan 20

pengembangan masa depan, penerapan metodologi dan teknik yang tepat, 21

dan kombinasi keduanya untuk menghitung nilai tertentu, atau rentang nilai, 22

untuk aset, liabilitas atau bisnis secara keseluruhan.

23 24

603.3-A2 Jika Kantor atau jaringan Kantor diminta untuk melakukan penilaian dalam 25

rangka membantu klien audit atas kewajiban pelaporan pajaknya atau untuk 26

tujuan perencanaan pajak dan hasil penilaian tersebut tidak berdampak 27

langsung terhadap laporan keuangan, kumpulan materi aplikasi dalam 28

paragraf 604.9-A1 hingga 604.9-A5, terkait dengan jasa tersebut, diterapkan.

29 30

603.3-A3 Faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman telaah pribadi atau 31

ancaman advokasi yang muncul dengan memberikan jasa penilaian kepada 32

klien audit meliputi:

33

• Penggunaan dan tujuan dari laporan penilaian.

34

• Apakah laporan penilaian akan diumumkan kepada publik.

35

• Sejauh mana keterlibatan klien dalam menentukan dan menyetujui 36

metodologi penilaian tersebut dan pertimbangan permasalahan 37

signifikan lainnya.

38

• Tingkat subjektivitas yang melekat pada unsur untuk penilaian yang 39

melibatkan standar atau metodologi yang ditetapkan.

40

• Apakah penilaian akan berdampak material terhadap laporan 41

keuangan.

42

• Sejauh mana dan kejelasan pengungkapan terkait dengan penilaian 43

dalam laporan keuangan.

44

• Tingkat ketergantungan pada kejadian masa depan dari suatu sifat 45

yang dapat menciptakan volatilitas signifikan yang melekat pada 46

jumlahnya.

47

1

603.3-A4 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman 2

tersebut meliputi:

3

• Menugaskan profesional yang bukan anggota tim audit untuk 4

memberikan jasa mungkin mengatasi ancaman telaah pribadi atau 5

ancaman advokasi.

6

• Menugaskan penelaah yang tepat, yang tidak terlibat dalam pemberian 7

jasa untuk menelaah pekerjaan audit atau jasa yang telah dilakukan, 8

dapat mengatasi ancaman telaah pribadi.

9 10

Klien Audit Merupakan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik 11

12

P603.4 Kantor atau jaringan Kantor tidak boleh memberikan jasa penilaian kepada 13

klien audit yang merupakan entitas tanpa akuntabilitas publik jika:

14

(a) Penilaian melibatkan level subjektivitas yang signifikan; dan 15

(b) Penilaian akan berdampak material terhadap laporan keuangan yang 16

akan diberikan opini oleh Kantor.

17 18

603.4-A1 Penilaian tertentu tidak melibatkan tingkat subjektivitas yang signifikan. Hal 19

tersebut mungkin terjadi ketika asumsi yang mendasari ditentukan oleh 20

peraturan perundang-undangan, atau diterima secara luas dan ketika teknik 21

dan metodologi yang digunakan didasarkan pada standar yang berlaku umum 22

atau ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Dalam kondisi 23

demikian, hasil penilaian yang dilakukan oleh kedua belah pihak atau lebih 24

tidak akan berbeda secara material.

25 26

Klien Audit yang Merupakan Entitas dengan Akuntabilitas Publik 27

28

P603.5 Kantor atau jaringan Kantor tidak boleh memberikan jasa penilaian kepada 29

klien audit yang merupakan entitas dengan akuntabilitas publik, jika jasa 30

penilaian akan berdampak material, baik secara individual atau agregat, 31

terhadap laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.

32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48

162 SUBSEKSI 604 - JASA PERPAJAKAN

1 2

PENDAHULUAN 3

4

604.1 Memberikan jasa perpajakan kepada klien audit dapat memunculkan 5

ancaman telaah pribadi atau ancaman advokasi.

6 7

604.2 Selain persyaratan dan materi aplikasi spesifik dalam subseksi ini, 8

persyaratan dan materi aplikasi dalam paragraf 600.1 hingga P600.10 relevan 9

untuk menerapkan kerangka kerja konseptual ketika memberikan jasa 10

perpajakan kepada klien audit. Subseksi ini mencakup persyaratan yang 11

melarang Kantor dan jaringan Kantor memberikan jasa perpajakan tertentu 12

kepada klien audit dalam beberapa keadaan karena ancaman yang muncul 13

tidak dapat diatasi dengan menerapkan pengamanan.

14 15

PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 16

17

Semua Klien Audit 18

19

604.3-A1 Jasa perpajakan terdiri atas berbagai jasa, termasuk aktivitas seperti:

20

• Penyusunan Surat Pemberitahuan pajak (“SPT”).

21

• Perhitungan pajak untuk tujuan mempersiapkan jurnal akuntansi.

22

• Perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya.

23

• Jasa perpajakan yang melibatkan penilaian.

24

• Bantuan dalam penyelesaian sengketa pajak.

25

Sementara subseksi ini berhubungan dengan setiap jenis jasa pajak yang 26

tercantum di atas berdasarkan judul yang terpisah, dalam praktiknya, aktivitas 27

yang melibatkan penyediaan jasa perpajakan sering berkaitan.

28 29

604.3-A2 Faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman yang muncul dari 30

pemberian jasa perpajakan apapun kepada klien audit meliputi:

31

• Karakteristik khusus dari perikatan.

32

• Level keahlian pajak dari karyawan klien.

33

• Sistem penilaian dan pengadministrasian oleh otoritas pajak dan peran 34

Kantor atau jaringan Kantor dalam proses tersebut.

35

• Kompleksitas ketentuan pajak yang relevan dan tingkat pertimbangan 36

dalam penerapan ketentuan tersebut.

37 38

Penyusunan SPT Pajak 39

40

Semua Klien Audit 41

42

604.4-A1 Memberikan jasa penyusunan SPT pajak biasanya tidak memunculkan 43

ancaman.

44 45 46 47

604.4-A2 Jasa penyusunan SPT pajak meliputi:

1

• Membantu klien terkait kewajiban pelaporan pajak dengan menyusun 2

dan mengumpulkan informasi, termasuk jumlah pajak terutang 3

(biasanya pada formulir standar) yang disyaratkan untuk diserahkan 4

kepada otoritas perpajakan yang berwenang.

5

• Memberikan advis tentang penyusunan SPT pajak atas transaksi masa 6

lalu dan atas nama klien audit menanggapi permintaan otoritas 7

perpajakan terkait informasi dan analisis tambahan (misalnya, 8

memberikan penjelasan dan dukungan teknis terhadap pendekatan 9

yang dipilih).

10 11

604.4-A3 Jasa penyusunan SPT pajak biasanya didasarkan pada informasi historis dan 12

pada prinsipnya melibatkan analisis dan penyajian informasi historis tersebut 13

berdasarkan peraturan perpajakan yang ada, termasuk preseden dan praktik 14

yang telah ditetapkan. Selanjutnya, SPT pajak tunduk pada proses 15

penelaahan atau persetujuan apa pun yang dianggap tepat oleh otoritas 16

perpajakan.

17 18

Perhitungan Pajak untuk Tujuan Penyiapan Jurnal Akuntansi 19

20

Semua Klien Audit 21

22

604.5-A1 Menyiapkan perhitungan aset (liabilitas) pajak kini dan pajak tangguhan klien 23

audit untuk tujuan menyiapkan jurnal akuntansi yang akan diaudit oleh 24

Kantor, memunculkan ancaman telaah pribadi.

25 26

604.5-A2 Selain faktor-faktor dalam paragraf 604.3-A2, faktor yang relevan dalam 27

mengevaluasi level ancaman yang muncul ketika menyiapkan perhitungan 28

tersebut untuk klien audit adalah apakah perhitungan mungkin berdampak 29

material terhadap laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.

30 31

Klien Audit yang Merupakan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik 32

33

604.5-A3 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman 34

telaah pribadi ketika klien audit merupakan entitas tanpa akuntabilitas publik 35

mencakup:

36

• Menugaskan profesional yang bukan anggota tim audit untuk 37

memberikan jasa.

38

• Menugaskan penelaah yang tepat yang tidak terlibat dalam pemberian 39

jasa untuk menelaah pekerjaan audit atau memberikan jasa yang telah 40

dilakukan.

41 42 43 44 45 46 47

164

Klien Audit yang Merupakan Entitas dengan Akuntabilitas Publik 1

2

P604.6 Kantor atau jaringan Kantor tidak boleh menyiapkan perhitungan pajak atas 3

liabilitas (aset) pajak kini dan tangguhan untuk klien audit yang merupakan 4

entitas dengan akuntabilitas publik untuk tujuan menyiapkan jurnal akuntansi 5

yang material dalam laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.

6 7

604.6-A1 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan dalam paragraf 604.5-A3 8

untuk mengatasi ancaman telaah pribadi juga berlaku ketika menyiapkan 9

penghitungan pajak atas liabilitas (aset) pajak kini dan tangguhan kepada 10

klien audit yang merupakan entitas dengan akuntabilitas publik yang tidak 11

material atas laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.

12 13

Perencanaan Pajak dan Jasa Konsultansi Pajak Lainnya 14

15

Semua Klien Audit 16

17

604.7-A1 Menyediakan jasa perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya 18

dapat memunculkan ancaman telaah pribadi atau advokasi.

19 20

604.7-A2 Perencanaan pajak atau jasa konsultansi pajak lainnya terdiri atas berbagai 21

jasa, seperti memberi advis kepada klien bagaimana menyusun urusannya 22

atas pajak dengan cara yang efisien atau memberi advis tentang penerapan 23

undang-undang atau peraturan perpajakan terbaru.

24 25

604.7-A3 Selain paragraf 604.3-A2, faktor yang relevan dalam mengevaluasi level 26

ancaman telaah pribadi atau ancaman advokasi yang muncul dengan 27

memberikan jasa perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya 28

kepada klien audit termasuk:

29

• Tingkat subjektivitas yang terlibat dalam menentukan perlakuan yang 30

tepat atas advis pajak dalam laporan keuangan.

31

• Apakah perlakuan pajak didukung oleh putusan pribadi atau telah 32

diklarifikasi oleh otoritas perpajakan sebelum penyusunan laporan 33

keuangan.

34

Sebagai contoh, apakah advis yang diberikan sebagai hasil dari jasa 35

perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya:

36

o Jelas didukung oleh otoritas perpajakan atau preseden lainnya.

37

o Merupakan praktik yang berlaku umum.

38

o Memiliki dasar dalam hukum pajak yang cenderung berlaku.

39

• Sejauh mana hasil dari advis pajak akan berdampak material terhadap 40

laporan keuangan.

41

• Apakah efektivitas advis pajak bergantung pada perlakuan akuntansi 42

atau penyajian dalam laporan keuangan dan terdapat keraguan 43

mengenai ketepatan perlakuan atau penyajian akuntansi berdasarkan 44

kerangka pelaporan keuangan yang relevan.

45 46

Dalam dokumen K O D E E T I K PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Halaman 196-200)