SUBSEKSI 603 - JASA PENILAIAN
1 2
PENDAHULUAN 3
4
603.1 Memberikan jasa penilaian kepada klien audit dapat memunculkan ancaman 5
telaah pribadi atau ancaman advokasi.
6 7
603.2 Selain persyaratan dan materi aplikasi spesifik dalam subseksi ini, 8
persyaratan dan materi aplikasi dalam paragraf 600.1 hingga P600.10 relevan 9
untuk menerapkan kerangka kerja konseptual ketika memberikan jasa 10
penilaian kepada klien audit. Subseksi ini mencakup persyaratan yang 11
melarang Kantor dan jaringan Kantor untuk memberikan jasa penilaian 12
tertentu kepada klien audit dalam beberapa keadaan karena ancaman yang 13
muncul tidak dapat diatasi dengan menerapkan pengamanan.
14 15
PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 16
17
Semua Klien Audit 18
19
603.3-A1 Suatu penilaian terdiri atas pembuatan asumsi yang berkaitan dengan 20
pengembangan masa depan, penerapan metodologi dan teknik yang tepat, 21
dan kombinasi keduanya untuk menghitung nilai tertentu, atau rentang nilai, 22
untuk aset, liabilitas atau bisnis secara keseluruhan.
23 24
603.3-A2 Jika Kantor atau jaringan Kantor diminta untuk melakukan penilaian dalam 25
rangka membantu klien audit atas kewajiban pelaporan pajaknya atau untuk 26
tujuan perencanaan pajak dan hasil penilaian tersebut tidak berdampak 27
langsung terhadap laporan keuangan, kumpulan materi aplikasi dalam 28
paragraf 604.9-A1 hingga 604.9-A5, terkait dengan jasa tersebut, diterapkan.
29 30
603.3-A3 Faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman telaah pribadi atau 31
ancaman advokasi yang muncul dengan memberikan jasa penilaian kepada 32
klien audit meliputi:
33
• Penggunaan dan tujuan dari laporan penilaian.
34
• Apakah laporan penilaian akan diumumkan kepada publik.
35
• Sejauh mana keterlibatan klien dalam menentukan dan menyetujui 36
metodologi penilaian tersebut dan pertimbangan permasalahan 37
signifikan lainnya.
38
• Tingkat subjektivitas yang melekat pada unsur untuk penilaian yang 39
melibatkan standar atau metodologi yang ditetapkan.
40
• Apakah penilaian akan berdampak material terhadap laporan 41
keuangan.
42
• Sejauh mana dan kejelasan pengungkapan terkait dengan penilaian 43
dalam laporan keuangan.
44
• Tingkat ketergantungan pada kejadian masa depan dari suatu sifat 45
yang dapat menciptakan volatilitas signifikan yang melekat pada 46
jumlahnya.
47
1
603.3-A4 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman 2
tersebut meliputi:
3
• Menugaskan profesional yang bukan anggota tim audit untuk 4
memberikan jasa mungkin mengatasi ancaman telaah pribadi atau 5
ancaman advokasi.
6
• Menugaskan penelaah yang tepat, yang tidak terlibat dalam pemberian 7
jasa untuk menelaah pekerjaan audit atau jasa yang telah dilakukan, 8
dapat mengatasi ancaman telaah pribadi.
9 10
Klien Audit Merupakan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik 11
12
P603.4 Kantor atau jaringan Kantor tidak boleh memberikan jasa penilaian kepada 13
klien audit yang merupakan entitas tanpa akuntabilitas publik jika:
14
(a) Penilaian melibatkan level subjektivitas yang signifikan; dan 15
(b) Penilaian akan berdampak material terhadap laporan keuangan yang 16
akan diberikan opini oleh Kantor.
17 18
603.4-A1 Penilaian tertentu tidak melibatkan tingkat subjektivitas yang signifikan. Hal 19
tersebut mungkin terjadi ketika asumsi yang mendasari ditentukan oleh 20
peraturan perundang-undangan, atau diterima secara luas dan ketika teknik 21
dan metodologi yang digunakan didasarkan pada standar yang berlaku umum 22
atau ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Dalam kondisi 23
demikian, hasil penilaian yang dilakukan oleh kedua belah pihak atau lebih 24
tidak akan berbeda secara material.
25 26
Klien Audit yang Merupakan Entitas dengan Akuntabilitas Publik 27
28
P603.5 Kantor atau jaringan Kantor tidak boleh memberikan jasa penilaian kepada 29
klien audit yang merupakan entitas dengan akuntabilitas publik, jika jasa 30
penilaian akan berdampak material, baik secara individual atau agregat, 31
terhadap laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.
32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48
162 SUBSEKSI 604 - JASA PERPAJAKAN
1 2
PENDAHULUAN 3
4
604.1 Memberikan jasa perpajakan kepada klien audit dapat memunculkan 5
ancaman telaah pribadi atau ancaman advokasi.
6 7
604.2 Selain persyaratan dan materi aplikasi spesifik dalam subseksi ini, 8
persyaratan dan materi aplikasi dalam paragraf 600.1 hingga P600.10 relevan 9
untuk menerapkan kerangka kerja konseptual ketika memberikan jasa 10
perpajakan kepada klien audit. Subseksi ini mencakup persyaratan yang 11
melarang Kantor dan jaringan Kantor memberikan jasa perpajakan tertentu 12
kepada klien audit dalam beberapa keadaan karena ancaman yang muncul 13
tidak dapat diatasi dengan menerapkan pengamanan.
14 15
PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 16
17
Semua Klien Audit 18
19
604.3-A1 Jasa perpajakan terdiri atas berbagai jasa, termasuk aktivitas seperti:
20
• Penyusunan Surat Pemberitahuan pajak (“SPT”).
21
• Perhitungan pajak untuk tujuan mempersiapkan jurnal akuntansi.
22
• Perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya.
23
• Jasa perpajakan yang melibatkan penilaian.
24
• Bantuan dalam penyelesaian sengketa pajak.
25
Sementara subseksi ini berhubungan dengan setiap jenis jasa pajak yang 26
tercantum di atas berdasarkan judul yang terpisah, dalam praktiknya, aktivitas 27
yang melibatkan penyediaan jasa perpajakan sering berkaitan.
28 29
604.3-A2 Faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman yang muncul dari 30
pemberian jasa perpajakan apapun kepada klien audit meliputi:
31
• Karakteristik khusus dari perikatan.
32
• Level keahlian pajak dari karyawan klien.
33
• Sistem penilaian dan pengadministrasian oleh otoritas pajak dan peran 34
Kantor atau jaringan Kantor dalam proses tersebut.
35
• Kompleksitas ketentuan pajak yang relevan dan tingkat pertimbangan 36
dalam penerapan ketentuan tersebut.
37 38
Penyusunan SPT Pajak 39
40
Semua Klien Audit 41
42
604.4-A1 Memberikan jasa penyusunan SPT pajak biasanya tidak memunculkan 43
ancaman.
44 45 46 47
604.4-A2 Jasa penyusunan SPT pajak meliputi:
1
• Membantu klien terkait kewajiban pelaporan pajak dengan menyusun 2
dan mengumpulkan informasi, termasuk jumlah pajak terutang 3
(biasanya pada formulir standar) yang disyaratkan untuk diserahkan 4
kepada otoritas perpajakan yang berwenang.
5
• Memberikan advis tentang penyusunan SPT pajak atas transaksi masa 6
lalu dan atas nama klien audit menanggapi permintaan otoritas 7
perpajakan terkait informasi dan analisis tambahan (misalnya, 8
memberikan penjelasan dan dukungan teknis terhadap pendekatan 9
yang dipilih).
10 11
604.4-A3 Jasa penyusunan SPT pajak biasanya didasarkan pada informasi historis dan 12
pada prinsipnya melibatkan analisis dan penyajian informasi historis tersebut 13
berdasarkan peraturan perpajakan yang ada, termasuk preseden dan praktik 14
yang telah ditetapkan. Selanjutnya, SPT pajak tunduk pada proses 15
penelaahan atau persetujuan apa pun yang dianggap tepat oleh otoritas 16
perpajakan.
17 18
Perhitungan Pajak untuk Tujuan Penyiapan Jurnal Akuntansi 19
20
Semua Klien Audit 21
22
604.5-A1 Menyiapkan perhitungan aset (liabilitas) pajak kini dan pajak tangguhan klien 23
audit untuk tujuan menyiapkan jurnal akuntansi yang akan diaudit oleh 24
Kantor, memunculkan ancaman telaah pribadi.
25 26
604.5-A2 Selain faktor-faktor dalam paragraf 604.3-A2, faktor yang relevan dalam 27
mengevaluasi level ancaman yang muncul ketika menyiapkan perhitungan 28
tersebut untuk klien audit adalah apakah perhitungan mungkin berdampak 29
material terhadap laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.
30 31
Klien Audit yang Merupakan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik 32
33
604.5-A3 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman 34
telaah pribadi ketika klien audit merupakan entitas tanpa akuntabilitas publik 35
mencakup:
36
• Menugaskan profesional yang bukan anggota tim audit untuk 37
memberikan jasa.
38
• Menugaskan penelaah yang tepat yang tidak terlibat dalam pemberian 39
jasa untuk menelaah pekerjaan audit atau memberikan jasa yang telah 40
dilakukan.
41 42 43 44 45 46 47
164
Klien Audit yang Merupakan Entitas dengan Akuntabilitas Publik 1
2
P604.6 Kantor atau jaringan Kantor tidak boleh menyiapkan perhitungan pajak atas 3
liabilitas (aset) pajak kini dan tangguhan untuk klien audit yang merupakan 4
entitas dengan akuntabilitas publik untuk tujuan menyiapkan jurnal akuntansi 5
yang material dalam laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.
6 7
604.6-A1 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan dalam paragraf 604.5-A3 8
untuk mengatasi ancaman telaah pribadi juga berlaku ketika menyiapkan 9
penghitungan pajak atas liabilitas (aset) pajak kini dan tangguhan kepada 10
klien audit yang merupakan entitas dengan akuntabilitas publik yang tidak 11
material atas laporan keuangan yang akan diberikan opini oleh Kantor.
12 13
Perencanaan Pajak dan Jasa Konsultansi Pajak Lainnya 14
15
Semua Klien Audit 16
17
604.7-A1 Menyediakan jasa perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya 18
dapat memunculkan ancaman telaah pribadi atau advokasi.
19 20
604.7-A2 Perencanaan pajak atau jasa konsultansi pajak lainnya terdiri atas berbagai 21
jasa, seperti memberi advis kepada klien bagaimana menyusun urusannya 22
atas pajak dengan cara yang efisien atau memberi advis tentang penerapan 23
undang-undang atau peraturan perpajakan terbaru.
24 25
604.7-A3 Selain paragraf 604.3-A2, faktor yang relevan dalam mengevaluasi level 26
ancaman telaah pribadi atau ancaman advokasi yang muncul dengan 27
memberikan jasa perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya 28
kepada klien audit termasuk:
29
• Tingkat subjektivitas yang terlibat dalam menentukan perlakuan yang 30
tepat atas advis pajak dalam laporan keuangan.
31
• Apakah perlakuan pajak didukung oleh putusan pribadi atau telah 32
diklarifikasi oleh otoritas perpajakan sebelum penyusunan laporan 33
keuangan.
34
Sebagai contoh, apakah advis yang diberikan sebagai hasil dari jasa 35
perencanaan pajak dan jasa konsultansi pajak lainnya:
36
o Jelas didukung oleh otoritas perpajakan atau preseden lainnya.
37
o Merupakan praktik yang berlaku umum.
38
o Memiliki dasar dalam hukum pajak yang cenderung berlaku.
39
• Sejauh mana hasil dari advis pajak akan berdampak material terhadap 40
laporan keuangan.
41
• Apakah efektivitas advis pajak bergantung pada perlakuan akuntansi 42
atau penyajian dalam laporan keuangan dan terdapat keraguan 43
mengenai ketepatan perlakuan atau penyajian akuntansi berdasarkan 44
kerangka pelaporan keuangan yang relevan.
45 46