• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUNJUKAN PROFESIONAL 3

Dalam dokumen K O D E E T I K PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Halaman 106-111)

4

PENDAHULUAN 5

6

320.1 Anggota disyaratkan untuk mematuhi prinsip dasar etika dan menerapkan 7

kerangka kerja konseptual yang ditetapkan di Seksi 120 untuk 8

mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengatasi ancaman.

9 10

320.2 Penerimaan hubungan dengan klien baru atau perubahan atas perikatan 11

yang ada mungkin menciptakan ancaman terhadap kepatuhan pada satu atau 12

lebih prinsip dasar etika. Seksi ini menetapkan persyaratan dan materi 13

aplikasi spesifik yang relevan untuk menerapkan kerangka kerja konseptual 14

dalam keadaan tersebut.

15 16

PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI 17

18

Penerimaan Klien dan Perikatan 19

20

Umum 21

22

320.3-A1 Ancaman untuk mematuhi prinsip integritas atau perilaku profesional mungkin 23

muncul, misalnya, dari masalah yang ditanyakan terkait dengan klien (pemilik, 24

manajemen atau aktivitas). Berbagai permasalahan klien, jika diketahui, 25

mungkin mengancam kepatuhan terhadap prinsip dasar etika termasuk, 26

misalnya, keterlibatan klien dalam aktivitas ilegal, dan ketidakjujuran atau 27

praktik pelaporan keuangan yang dipertanyakan dan perilaku tidak etis 28

lainnya.

29 30

320.3-A2 Faktor-faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman tersebut 31

termasuk:

32

• Pengetahuan dan pemahaman tentang klien, pemilik, pengelola, dan 33

semua pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan aktivitas 34

bisnis.

35

• Komitmen klien untuk mengatasi permasalahan yang dipertanyakan, 36

misalnya, untuk meningkatkan praktik tata kelola korporat atau 37

pengendalian internal.

38 39

320.3-A3 Ancaman kepentingan pribadi terhadap kepatuhan pada prinsip kompetensi 40

dan kehati-hatian profesional muncul jika tim perikatan tidak memiliki, atau 41

tidak dapat memeroleh, kompetensi untuk melakukan jasa profesional.

42 43 44 45 46 47

320.3-A4 Faktor-faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman tersebut 1

termasuk:

2

• Pemahaman yang memadai atas:

3

o Sifat bisnis klien;

4

o Kompleksitas operasi;

5

o Persyaratan perikatan; dan 6

o Tujuan, sifat dan lingkup dari pekerjaan yang dilakukan.

7

• Pengetahuan yang relevan atas industri atau hal pokok.

8

• Pengalaman atas peraturan atau berbagai persyaratan pelaporan yang 9

relevan.

10

• Adanya kebijakan dan prosedur pengendalian mutu yang dirancang 11

untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa perikatan diterima 12

hanya jika tim perikatan mampu melaksanakannya secara kompeten.

13 14

320.3-A5 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi suatu 15

ancaman kepentingan pribadi meliputi:

16

• Menugaskan personel perikatan dalam jumlah yang memadai dengan 17

berbagai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan.

18

• Menyetujui suatu jangka waktu yang realistis untuk melaksanakan 19

perikatan.

20

• Menggunakan tenaga ahli jika diperlukan.

21 22

Perubahan Penunjukan Profesional 23

24

Umum 25

26

P320.4 Anggota harus menentukan apakah terdapat alasan untuk tidak menerima 27

perikatan ketika Anggota:

28

(a) Diminta oleh klien potensial untuk menggantikan Anggota lain;

29

(b) Mempertimbangkan untuk melakukan penawaran atas suatu perikatan 30

yang saat ini dilakukan oleh Anggota lain; atau 31

(c) Mempertimbangkan untuk melakukan pekerjaan yang saling 32

melengkapi atau tambahan dari Anggota lain.

33 34

320.4-A1 Mungkin terdapat alasan untuk tidak menerima perikatan. Salah satu 35

alasannya mungkin jika ancaman yang muncul karena adanya fakta dan 36

keadaan yang tidak dapat diatasi dengan menerapkan pengamanan.

37

Misalnya, mungkin terdapat ancaman terhadap kepatuhan pada prinsip 38

kompetensi dan kehati-hatian profesional, jika Anggota menerima perikatan 39

sebelum mengetahui semua fakta yang relevan.

40 41

320.4-A2 Jika Anggota diminta untuk mengambil alih pekerjaan yang merupakan 42

pekerjaan yang saling melengkapi atau tambahan dari Anggota yang sedang 43

memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu, maka ancaman 44

kepentingan pribadi untuk mematuhi prinsip kompetensi dan kehati-hatian 45

profesional mungkin muncul, misalnya, sebagai hasil dari informasi yang tidak 46

lengkap.

47

72

320.4-A3 Faktor yang relevan dalam pengevaluasian level ancaman tersebut adalah 1

apakah ketentuan tender menyatakan bahwa disyaratkan untuk melakukan 2

komunikasi dengan Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota 3

praktisi pendahulu, sebelum menerima suatu perikatan. Komunikasi tersebut 4

memberikan kesempatan bagi Anggota yang diusulkan untuk menanyakan 5

apakah terdapat alasan mengapa perikatan tersebut tidak diterima.

6 7

320.4-A4 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman 8

kepentingan pribadi meliputi:

9

• Meminta Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi 10

pendahulu untuk memberikan informasi setiap fakta atau keadaan 11

bahwa, berdasarkan opini Anggota yang sedang memberikan jasa atau 12

Anggota praktisi pendahulu, Anggota yang diusulkan harus menyadari 13

fakta atau keadaan tersebut sebelum memutuskan apakah menerima 14

perikatan tersebut. Sebagai contoh, wawancara mungkin 15

mengungkapkan fakta-fakta terkait yang tidak diungkapkan dan 16

mungkin mengindikasikan ketidaksepakatan dengan Anggota yang 17

sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu yang 18

mungkin memengaruhi keputusan untuk menerima penunjukan.

19

• Memperoleh informasi yang diperlukan dari sumber lain,seperti melalui 20

wawancara oleh pihak ketiga atau investigasi latar belakang mengenai 21

manajemen senior atau pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola 22

klien.

23 24

Berkomunikasi dengan Anggota yang Sedang Memberikan Jasa atau Anggota Praktisi 25

Pendahulu 26

27

320.5-A1 Anggota yang diusulkan biasanya akan membutuhkan izin dari klien, lebih 28

baik secara tertulis, untuk memulai pembahasan dengan Anggota yang 29

sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu.

30 31

P320.6 Jika tidak dapat berkomunikasi dengan Anggota yang sedang memberikan 32

jasa atau Anggota praktisi pendahulu, maka Anggota yang diusulkan harus 33

mengambil langkah-langkah memadai lainnya untuk memperoleh informasi 34

tentang kemungkinan adanya ancaman.

35 36

Komunikasi dengan Anggota yang Diusulkan 37

38

P320.7 Ketika Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi 39

pendahulu diminta untuk menanggapi komunikasi dengan Anggota yang 40

diusulkan, maka Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota 41

praktisi pendahulu harus:

42

(a) Mematuhi peraturan perundang-undangan yang mengatur berbagai 43

permintaan tersebut; dan 44

(b) Memberikan informasi apapun secara jujur dan jelas.

45 46 47

320.7-A1 Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu 1

terikat dengan perjanjian kerahasiaan. Apakah Anggota yang sedang 2

memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu diperkenankan atau 3

diharuskan untuk mendiskusikan perihal hubungannya dengan klien dengan 4

Anggota yang diusulkan bergantung pada sifat perikatan tersebut dan:

5

(a) Apakah Anggota yang sedang melakukan jasa atau Anggota praktisi 6

pendahulu memiliki persetujuan dari klien untuk melakukan diskusi; dan 7

(b) Persyaratan hukum dan etika yang terkait dengan komunikasi dan 8

pengungkapan tersebut, mungkin berbeda pada beberapa ketentuan 9

yang berlaku.

10 11

320.7-A2 Berbagai keadaan mensyaratkan atau mungkin mensyaratkan Anggota untuk 12

mengungkapkan informasi rahasia, atau ketika pengungkapan tersebut 13

mungkin tepat, ditetapkan dalam Kode Etik ini dalam paragraf 114.1-A1.

14 15

Perubahan Penunjukan Audit atau Reviu 16

17

P320.8 Dalam hal audit atau reviu atas laporan keuangan, Anggota harus meminta 18

Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu 19

untuk memberikan informasi yang diketahui mengenai fakta atau informasi 20

lain yang, dalam opini Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota 21

praktisi pendahulu, Anggota yang diusulkan harus menyadari sebelum 22

memutuskan apakah menerima perikatan. Kecuali untuk keadaan yang 23

melibatkan ketidakpatuhan atau dugaan ketidakpatuhan terhadap peraturan 24

perundang-undangan yang ditetapkan di paragraf P360.21 dan P360.22:

25

(a) Jika klien menyetujui Anggota yang sedang memberikan jasa atau 26

Anggota praktisi pendahulu mengungkapkan fakta atau informasi 27

lainnya, maka Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota 28

praktisi pendahulu harus memberikan informasi secara jujur dan jelas;

29 30 dan

(b) Jika klien gagal atau menolak untuk memberikan izin kepada Anggota 31

yang sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi pendahulu untuk 32

membahas permasalahan klien dengan Anggota yang diusulkan, maka 33

Anggota yang sedang memberikan jasa atau Anggota praktisi 34

pendahulu harus mengungkapkan fakta tersebut kepada Anggota yang 35

diusulkan, harus berhati-hati dalam mempertimbangkan kegagalan atau 36

penolakan tersebut ketika menentukan apakah akan menerima 37

penunjukan.

38 39

Keberlanjutan Perikatan dengan Klien 40

41

P320.9 Untuk perikatan yang berulang, Anggota harus secara periodik menelaah 42

apakah akan melanjutkan perikatan.

43 44

320.9-A1 Potensi ancaman terhadap kepatuhan pada prinsip dasar etika mungkin 45

muncul setelah menerima perikatan yang, jika telah diketahui sebelumnya, 46

akan menyebabkan Anggota menolak perikatan. Misalnya, ancaman 47

kepentingan pribadi terhadap kepatuhan pada prinsip integritas dapat muncul 48

74

karena manajemen laba atau valuasi atas laporan posisi keuangan yang tidak 1

tepat.

2 3

Penggunaan Pekerjaan Ahli 4

5

P320.10 Ketika Anggota bermaksud untuk menggunakan pekerjaan seorang ahli, 6

maka Anggota harus menentukan apakah penggunaan ahli tersebut terjamin 7

mutunya.

8 9

320.10-A1 Faktor-faktor yang dipertimbangkan ketika Anggota bermaksud untuk 10

menggunakan pekerjaan seorang ahli termasuk reputasi dan keahliannya, 11

ketersediaan sumber daya, dan standar profesional dan standar etika yang 12

diterapkan. Informasi tersebut dapat diperoleh dari pengalaman sebelumnya 13

dengan ahli tersebut atau dari konsultasi dengan pihak lain.

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48

SEKSI 321 1

2

PENDAPAT KEDUA

Dalam dokumen K O D E E T I K PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Halaman 106-111)