• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di SMA

Dalam dokumen PENGGUNAAN MEDIA FOTO KELUARGA UNTUK MEN (Halaman 51-55)

KELAS X SMA NEGERI 1 SINDUE Oleh :

III. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di SMA

Negeri 1 Sindue pada siswa kelas X dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur penelitian yang digunakan yang meliputi observasi awal, perencanan

tindakan, pelaksanaan tindakan,

pengamatan (observasi), refleksi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi metode observasi, metode dokumentasi dan metode tes. Untuk menganalisis data, teknik yang digunakan adalah analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II menunjukkan adanya perubahan dan peningkatan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sindue pada aspek kognitif maupun aspek afektif. Peningkatan dari hasil belajar pada aspek kognitif dan aspek afektif dapat dilihat pada tabel 1 dan 2 sebagai berikut:

Tabel 1. Tingkat Presentase Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sindue dengan Menggunakan Media Brosur Perjalanan Wisata pada Mata

Pelajaran Bahasa Indonesia Aspek Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Keterangan Nilai Awal Siklus I Siklus II Nilai Terendah 60 70 78 Nilai Tertinggi 79 88 97 Rata-Rata 71 80 90 Jumlah siswa yang mencapai ketuntasan 8 Siswa 18 23 Presentase Ketuntasan 35,78% 78,26% 100%

Hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sindue pada siklus I pada aspek kognitif dengan rata-rata kelas yaitu 80. Pada siklus I ini terdapat 18 atau sebesar 78,26% siswa yang mendapat nilai diatas KKM 75. Untuk siswa yang belum mendapat nilai diatas KKM 75 yaitu sebanyak 5 siswa atau dengan persentase 21,73% dari total 23 siswa. Pada siklus I nilai terendah yaitu 70 dan nilai tertinggi yaitu 88. Pada siklus I ini terdapat peningkatan hasil belajar pada aspek kognitif dengan rata-rata kelas 80 dibanding

52 rata-rata nilai kelas pada kondisi awal yaitu 71 yang pada dasarnya belum mencapai nilai KKM (75).

Untuk rata-rata nilai hasil belajar kognitif pada siklus II kelas X SMA Negeri 1 Sindue mengalami kenaikan yaitu sebesar 10 dibandingkan siklus I yaitu 80 dan pada siklus II menjadi 90. Jumlah siswa yang sudah tuntas KKM sebanyak 23 siswa (100%) atau dengan kata lain secara keseluruhan siswa kelas X SMA negeri 1

Sindue telah memperoleh ketuntasan

belajar setelah menggunakan media brosur perjalanan wisata dalam pembelajaran aspek keterampilan menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Nilai tertinggi pada siklus II yaitu 97 nilai terendah yaitu 78 namun tetap telah memenuhi standar nilai KKM yang telah ditentukan (75). Hasil belajar aspek kognitif pada siklus II telah menunjukkan bahwa penelitian tindakan siklus II telah berhasil, karena telah mencapai target 80% siswa sudah tuntas KKM.

Tabel 2. Kondisi Aspek Afektif Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sindue dengan Menggunakan Media Brosur Perjalanan

Wisata pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Aspek Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi

No. Indikator Kondisi Awal Siklus I Siklus II

1. Aktif 7 Siswa 30,43% 15 Siswa 65,21% 23 Siswa 100% 2. Kerja Sama 5 Siswa 21,73% 14 Siswa 60,86% 23 Siswa 100%

3. Tanggung Jawab 6 Siswa 26,08% 12 Siswa 52,17% 23 Siswa 100% 4. Penuh Perhatian 5 Siswa 21,73% 14Siswa 60,86% 23 Siswa 100%

Pada kondisi awal, diperoleh hasil belajar pada aspek afektif yaitu: (1) Pada indikator Aktif terdapat 7 (30,43%) siswa yang mencapai ketuntasan. (2) Pada indikator Kerja Sama terdapat 5 (21,73%) siswa yang mencapai ketuntasan. (3) Pada indikator Tanggung Jawab terdapat 6

(26,08%) siswa yang mencapai ketuntasan, (4) Pada indikator Penuh Perhatian, dimana siswa merespon dan memperhatikan saat guru menjelaskan materi terdapat 5 (21,73%) yang mencapai ketuntasan. Dari hasil penilaian pada aspek afektif untuk setiap indikator, maka diperoleh rata-rata nilai kelas pada aspek afektif sebesar 28,25 dengan kriteria kurang berminat.

Pada siklus I, diperoleh hasil belajar pada aspek afektif yaitu: (1) Pada indikator Aktif terdapat 15 (65,21%) siswa yang mencapai ketuntasan. (2) Pada indikator Kerja Sama terdapat 14 (60,86%) siswa yang mencapai ketuntasan. (3) Pada indikator Tanggung Jawab terdapat 12 (52,17%) siswa yang mencapai ketuntasan, (4) Pada indikator Penuh Perhatian, dimana siswa merespon dan memperhatikan saat guru menjelaskan materi terdapat 14 (60,86%) yang mencapai ketuntasan. Dari hasil penilaian pada aspek afektif untuk setiap indikator, maka diperoleh rata-rata nilai kelas pada aspek afektif sebesar 59,775 dengan kriteria cukup berminat.

Untuk hasil belajar siklus II pada aspek afektif diperoleh hasil yaitu: (1) Pada indikator Aktif terdapat 23 (100%) siswa

yang mencapai ketuntasan, 2) Pada

indikator Kerja Sama terdapat 23 (100%) siswa yang mencapai ketuntasan, 3) Pada indikator Tanggung Jawab terdapat 23 (100%) yang mencapai ketuntasan, 4) Pada indikator Penuh Perhatian terdapat 23 (100%) siswa yang mencapai ketuntasan. Dari hasil penilaian aspek afektif untuk setiap indikator diperoleh hasil rata-rata nilai afektif kelas X SMA Negeri 1 Sindue yaitu sebesar 100 dimana masuk dalam kriteria berminat.

Penggunaan media brosur

perjalanan wisata bertujuan untuk dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa dalam aspek keterampilan menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran

Bahasa Indonesia, mengembangkan

kemampuan kerjasama siswa, dan

membangkitkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, media brosur perjalanan wisata memiliki beberapa kelebihan yaitu pembelajaran menjadi menarik karena tidak berlangsung satu arah, sehingga siswa tidak

53 bosan, membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, dan materi akan lebih

mudah dipahami siswa dengan

penyampaian materi yang unik dengan adanya inovasi dari media yang digunakan.

Berdasarkan tujuan penelitian, maka terbukti bahwa penggunaan media

brosur perjalanan wisata dapat

meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam aspek keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sindue.

Hasil penelitian yang menunjukkan

berhasilnya penggunaan media brosur perjalanan wisata untuk meningkatkan hasil belajar aspek kognitif dan aspek afektif siswa kelas X SMA Negeri 1 Sindue juga menjadi bukti bahwa penelitian ini relevan

dengan penelitian-penelitian yang

terdahulu.

V. SIMPULAN

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil simpulan bahwa dengan menggunakan media brosur perjalanan wisata dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sindue.

Hasil belajar pada aspek kognitif untuk siklus I sebesar 80 dengan presentase

ketuntasan 78,26%, pada siklus II

meningkat menjadi 90 dengan presentase ketuntasan sebesar 100%. Hasil belajar pada aspek afektif untuk siklus I dengan rata-rata 59,775 dengan kriteria cukup berminat, pada siklus II mengalami peningkatan, sehingga menjadi 100 dimana masuk dalam kriteria berminat.

VI. SARAN

Berdasarkan hasil penelitian, maka

adapun beberapa saran yang dapat

disampaikan oleh peneliti yaitu (1) Bagi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia,

hendaknya lebih bervariasi dalam

menggunakan media pembelajaran agar siswa tidak merasa bosan dan bisa meningkatkan minat belajar dan keaktifan siswa. Salah satunya adalah dengan menggunakan media brosur perjalanan wisata dapat meningkatkan hasil belajar

siswa pada mata pelajaran Bahasa

Indonesia aspek keterampilan menulis karangan deskripsi (2) Bagi peneliti berikutnya, hendaknya dapat menggunakan media brosur perjalanan wisata pada mata pelajaran ataupun subjek penelitian lainnya untuk dapat mengetahui apakah terjadi peningkatan hasil belajar, seperti jika diterapkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.

54

DAFTAR PUSTAKA

Akhadiah, Sabarti, dkk. 2004. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga. Arikunto, Suharsini dkk. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, Azhar, 1997. Media Pengajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

DePorter, Bobby dan Mike Hernacki. 2003. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Penerbit Kaifa.

Djibran, Fahd. 2008. Writing is Amazing. Yogyakarta: Juxtapose.

Enre, Fachruddin Ambo. 1988. Dasar-Dasar Keterampilan Menulis. Jakarta: Depdikbud. Hamalik, Oemar. 1989. Media Pendidikan. Bandung: Citra Aditya.

Johnson, David W., dkk. 2010. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media. Keraf, Gorys. 2001. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Lie, Anita. 2010. Cooperative Learning. Jakarta: PT Grasindo.

Madya, Suwarsih. 2006. Teori dan Praktik Penelitian Tindakan (Action Research). Bandung: ALFABETA.

Mccafferty, Steven G., dkk. 2006. Cooperative Learning dan Second Languange Teaching. New York: Cambridge University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 2001. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.

Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2010. Kamus Besar bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta: Balai Pustaka. Sanjaya, Wina. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Prenada Media Group.

Semi, M. Atar. 1993. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya. Slavin, Robert E. 2008. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Indah.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sudiati, Vero, dkk. 2005. Kiat Menulis Deskripsi dan Narasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Sugiyono. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. ALFABET.

Sukardi. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Yogyakarta: PT. BUMI AKSARA.

Sumarlam. 2003. Teori dan Praktik Analisis Wacana. Surakarta: Pustaka Cakra. Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Suriamiharja, Agus, dkk. 1996. Petunjuk Praktis Menulis. Jakarta: Depdikbud.

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa. Wiriaatmadja, Rochiati. 2007. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

55

Media Litbang Sulteng IX (1) : 55-63, Januari 2016 ISSN : 1979 - 5971 PENINGKATAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MELALUI BIMBINGAN

KONSELING DENGAN PENERAPAN METODE SOSIODRAMA PADA SISWA

Dalam dokumen PENGGUNAAN MEDIA FOTO KELUARGA UNTUK MEN (Halaman 51-55)