TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
OUTAGE MANAGEMENT
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan
Sasaran
100
No.
5
2 Review progress meeting R1, R2, R3, P1, P2 dan rekomendasi hasil OH (Overhaul) sudah dilakukan tindak lanjut
1 Pada saat R2 : Review progress meeting R1 tidak dilakukan tIndak lanjut untuk planning berikutnya
1
2 Terhambatnya penetapan Spare Parts Spesifik, Spare Parts Umum, Project, Rehabilitasi dan Jasa dengan delivery time 12 s/d 18 bulan termasuk penetapan kebutuhan expert lokal maupun import
Jika memang ada rencana untuk memperbaiki scope overhaul, misalnya waktunya diperpendek, maka akan menemui hambatan dari sisi resources, misalnya
penyiapan tools, manhours, spare parts spesifik, dsb. Jika terkait spare parts spesifik maka bisa membutuhkan waktu pengadaan 18 bulan.
Karena tidak ada identifikasi kebutuhan atau identifikasi yang tidak jelas, maka akan menghambat proses berikutnya (tidak bisa dilakukan permintaan atau penerbitan purchase order)
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
101
No.
3
4
2 Pada saat R3 : Review progress meeting R2 tidak dilakukan tIndak lanjut untuk planning berikutnya
1
2 Anggaran untuk overhaul khususnya, dan anggaran pemeliharaan secara keseluruhan tidak bisa direncanakan secara optimal.
Material spesifik atau material yang direkomendasikan untuk diganti tidak tersedia pada saat overhaul
berikutnya, atau kedatangan material / jasa yang
terlambat sehingga dapat memundurkan jadwal overhaul yang telah direncanakan.
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Terhambatnya penerbitan RO/PO/DO atas kebutuhan Spare Part Spesifik, Project, Rehabilitasi dan Jasa oleh fungsi pengadaan.
Terhambatnya penyusunan RKAP karena parts spesifik, project, rehabilitasi dan jasa tersebut umumnya
membutuhkan anggaran besar dan harus dianggarkan dalam RKAP
102
No.
3
4
5
3 Pada saat P1 : Review progress meeting R3 tidak dilakukan tIndak lanjut untuk planning berikutnya
1 Material spesifik atau material yang direkomendasikan untuk diganti tidak tersedia pada saat overhaul
berikutnya, atau kedatangan material / jasa yang
terlambat sehingga dapat memundurkan jadwal overhaul yang telah direncanakan.
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Terhambatnya penerbitan RO/PO/DO atas kebutuhan Spare Part Spesifik, Project, Rehabilitasi dan Jasa oleh fungsi pengadaan.
Terhambatnya penyusunan RKAP (Rencana Kerja &
Anggaran Perusahaan) karena parts spesifik, project, rehabilitasi dan jasa tersebut umumnya membutuhkan anggaran besar dan harus dianggarkan dalam RKAP Terhambatnya penetapan Spare Parts Spesifik, Spare Parts Umum, Project, Rehabilitasi dan Jasa dengan delivery time 6 s/d 12 bulan termasuk penetapan kebutuhan expert lokal maupun asing
103
No.
2
3
4 5
Terhambatnya penetapan detail ruang lingkup OH, Tim OH, Tools dan Sarana, Consumable Material dan Jasa Anggaran pemeliharaan consumable dan pekerjaan ikutan (termasuk jasa) secara keseluruhan tidak bisa direncanakan secara optimal.
Terhambatnya penetapan Spare Parts Spesifik, Spare Parts Umum, Project, Rehabilitasi dan Jasa dengan delivery time 3 s/d 6 bulan termasuk penetapan kebutuhan expert lokal maupun asing
Masalah - masalah yang bisa ditimbulkan ditinjau dari kesiapan resources :
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
104
No.
A Terhambat untuk menyiapkan specific tool, spare parts yang melekat pada mesin utama dan peralatan pendukung (lifting device / Over Head Travelling Crane) material consumables, tools dan manpower dengan jumlah yang cukup dan kompeten sebelum dilaksanakan inspection B Kesulitan menyiapkan strategic spare peralatan
auxiliary dalam kondisi siap pasang (setelah dilakukan pengetesan)
C Perlu melakukan improvement SOP shutdown dan forced cooling untuk mendukung pekerjaan inspection. Jika tidak segera dilakukan tindak lanjut akan menghambat hal ini.
Dari Sisi Internal Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
105
No.
D Terhambat dalam mempersiapkan Tim QC untuk melakukan monitoring & controlling pekerjaan inspection yang selanjutnya akan menyepakati progress pekerjaan (khusus untuk jasa dengan OEM / original equipment manufacturing) 4 Pada saat P2 : Review progress
meeting P1 tidak dilakukan tindak lanjut untuk planning berikutnya
1
2
3 4
Dapat memundurkan jadwal overhaul yang telah direncanakan.
Terhambatnya penetapan detail Scope OH, Tim OH, Tools dan Sarana, Consumable Material dan Jasa Jika tidak dilakukan tindak lanjut terkait dengan penggantian parts, maka kemungkinan bisa
menyebabkan penurunan kinerja sistem / sub system / equipment pada saat operasional [pasca overhaul].
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Masalah - masalah yang bisa ditimbulkan ditinjau dari kesiapan resources :
106
No.
1
A Terhambat untuk menyiapkan specific tool, spare parts yang melekat pada mesin utama dan peralatan pendukung (lifting device / Over Head Travelling Crane ) material consumables, tools dan manpower dengan jumlah yang cukup dan kompeten sebelum dilaksanakan inspection B Kesulitan menyiapkan strategic spare peralatan
auxiliary dalam kondisi siap pasang (setelah dilakukan pengetesan)
C Perlu melakukan improvement SOP shutdown dan forced cooling untuk mendukung pekerjaan inspection. Jika tidak segera dilakukan tindak lanjut akan menghambat hal ini.
Dari sisi owner (pemilik unit pembangkit)
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
107
No.
D Terhambat dalam mempersiapkan Tim QC untuk melakukan monitoring & controlling pekerjaan inspection yang selanjutnya akan menyepakati progress pekerjaan (khusus untuk jasa dengan OEM / Original Equipment Manufacturer)
Pernyataan Risiko Penjelasan
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran
108
No.
5 Pada saat P3 : Review progress meeting P2 tidak dilakukan tindak lanjut.
1
2
3
4 5
Ketidaksiapan organisasi overhaul, termasuk di dalamnya tim Quality Control . Bisa jadi pelaksana dalam overhaul tersebut adalah expert luar yang masih membutuhkan waktu untuk proses pengadaan jasa. Menyebabkan ketidaksiapan sumber daya (resources)
Terhambatnya penetapan detail ruang lingkup OH, Tim OH, Tools dan Sarana, Consumable Material dan Jasa Masalah - masalah yang bisa ditimbulkan ditinjau dari kesiapan resources :
Jika tidak dilakukan tindak lanjut terkait kebutuhan spare parts, proses overhaul akan terganggu terkait
ketidaksiapan spare parts
Dapat memundurkan jadwal overhaul yang telah direncanakan.
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
109
No.
1
A Terhambat untuk menyiapkan specific tool, spare parts yang melekat pada mesin utama dan peralatan pendukung (lifting device / Over Head Travelling Crane ) material consumables, tools dan manpower dengan jumlah yang cukup dan kompeten sebelum dilaksanakan inspection B Kesulitan menyiapkan strategic spare peralatan
auxiliary dalam kondisi siap pasang (setelah dilakukan pengetesan)
C Perlu melakukan improvement SOP shutdown dan forced cooling untuk mendukung pekerjaan inspection. Jika tidak segera dilakukan tindak lanjut akan menghambat hal ini.
Dari sisi owner (pemilik unit pembangkit)
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
110
No.
D Terhambat dalam mempersiapkan Tim QC untuk melakukan monitoring & controlling pekerjaan inspection yang selanjutnya akan menyepakati progress pekerjaan (khusus untuk jasa dengan OEM / Original Equipment Manufacturer) 3 Semua data base sudah ada dalam
SIT (Sistem Informasi Terpadu) dan 100% updated
Semua data base masih dalam aplikasi manual
Data base yang masih dalam aplikasi manual atau belum masuk seluruhnya dalam Sistem Informasi Terpadu menyebabkan informasi yang ada tidak optimal digunakan menyusun atau memperbaharui scope pekerjaan overhaul
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.1. Review Overhaul yang lalu (pada R1 / 18 month planning), review progress meeting R1, R2, R3, P1 & hasil OH yang telah dilaksanakan serta review progress tindak lanjut meeting P2
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses
Review hasil evaluasi, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH yang sudah dilaksanakan, serta review tindak lanjut meeting R1, R2, R3, P1, P2, hasil evaluasI, rekomendasi & rencana tindak lanjut OH sebagaI input planning
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
111
No.
2 1 Jadual dan Scope OH (Overhaul) sudah dibuat
Jadual dan Scope OH (Overhaul) belum dibuat 2 Penerbitan WO (Work Order) baru
dibuat 100 %
Penerbitan WO (Work Order) belum dibuat
3 Data base sudah ada di SIT (Sistem Informasi Terpadu) 100% updated.
1 Data base masaIah dalam aplikasI manual.
1
2 OUTAGE MANAGEMENT
Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Jadual kegiatan Manajemen Outage yang belum terstruktur secara baik bisa menyebabkan kehilangan riwayat / historical.
Jadual yang belum diterbitkan akan mengganggu penyiapan resources (penyediaan material spesifik & consumable, tools, pengaturan man power dsb)
WO (Work Order) yang belum diterbitkan akan mengganggu penyiapan resources (penyediaan material spesifik &
consumable, tools, pengaturan man power dsb) Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.2. Identifikasi Jadwal dan scope pekerjaan overhaul.
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses Identifikasi jadual, scope of work, baik yang standar maupun tambahan. Usulan Penerbitan WO dan planner Outage yang bertanggung jawab.
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Data base yang masih dalam aplikasi manual atau belum masuk seluruhnya dalam Sistem Informasi Terpadu menyebabkan informasi yang ada tidak optimal digunakan menyusun atau memperbaharui scope pekerjaan overhaul
112
No.
3
A B
C Terhambat dalam melakukan review SERP juga standard job.
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.2. Identifikasi Jadwal dan scope pekerjaan overhaul.
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses Identifikasi jadual, scope of work, baik yang standar maupun tambahan. Usulan Penerbitan WO dan planner Outage yang bertanggung jawab.
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Penyiapan SOH untuk equipment non redundancy yang tidak ada stock
Kesulitan mengantisipasi jika dalam perjalanan terdapat perubahan pola operasi yang menyebabkan pergeseran jadwal overhaul (misalnya pergantian jenis bahan bakar dari BBG ke BBM atau sebaliknya) bisa menyebabkan MTBF (Mean Time Between Failure ) lebih besar jika dibandingkan dengan interval inspection. hal ini bisa menghambat :
Menghambat penyiapan PR untuk equipment yang redundancy bila belum ready
113
No.
3 1 Potret kondisi operasi unit 100%
sudah diidentifikasi
1 Potret kondisi operasi unit belum di identifikasi
1
2 A
B OUTAGE MANAGEMENT
1.2.1.3. Identifikasi kondisi performance unit (kondisi operasi)
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses Identifikasi potret kondisi operasi peralatan (hasil assesment ). Daya mampu netto, effisiensi, jam operasI unit
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan
Kondisi operasi yang sama sekali belum diidentifikasi atau belum seluruhnya diidentifikasi menyebabkan tidak diketahuinya pergeseran jadwal overhaul, jika jadwal overhaul sangat ditentukan oleh pola operasi.
Jika tidak dilakukan assessment maka :
Tidak bisa diketahui kondisi reliability setiap
equipment terkini, dimana investigasi bisa dilakukan secara langsung dengan mempelajari kondisi peralatan maupun investigasi berdasarkan informasi yang diperoleh dari ILS atau daily meeting atau weekly meeting
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek
Tidak bisa memberikan informasi penting untuk pembuatan FMEA (Failure Mode Effect Analysis) atau RCFA (Root Cause Failure Analysis)
114
No.
C
D
2 Data base sudah ada di SIT (Sistem Informasi Terpadu) 100% updated.
1 Data base masaIah dalam aplikasI manual.
1
2 Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.3. Identifikasi kondisi performance unit (kondisi operasi)
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses Identifikasi potret kondisi operasi peralatan (hasil assesment ). Daya mampu netto, effisiensi, jam operasI unit
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Jadual kegiatan Manajemen Outage yang belum terstruktur secara baik bisa menyebabkan kehilangan riwayat / historical.
Dengan tidak dilakukan assessment maka juga tidak dilakukan pembuatan tindak lanjut / rekomendasi, serta membuat perencanaan mandiri untuk eksekusi long term / mid term
Dengan tidak dilakukan assessment berarti tidak bisa dilakukan perkiraan remaining life terhadap equipment tertentu yang membutuhkan eksekusi saat overhaul.
Data base yang masih dalam aplikasi manual atau belum masuk seluruhnya dalam Sistem Informasi Terpadu menyebabkan informasi yang ada tidak optimal digunakan menyusun atau memperbaharui scope pekerjaan overhaul
115
No.
3
A
B
C
Kesulitan mengantisipasi jika dalam perjalanan terdapat perubahan pola operasi yang menyebabkan pergeseran jadwal overhaul (misalnya pergantian jenis bahan bakar dari BBG ke BBM atau sebaliknya) bisa menyebabkan MTBF lebih besar jika dibandingkan dengan interval inspection. hal ini bisa menghambat :
Penyiapan SOH (Stock on Hand )untuk equipment non redundancy yang tidak ada stock
Menghambat penyiapan PR (Purchase Requisition) untuk equipment yang redundancy bila belum ready Terhambat dalam melakukan review SERP (System Equipment Reliability Prioritization) juga standard job.
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT
Tahap Proses
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek 1.2.1.3. Identifikasi kondisi performance unit (kondisi operasi)
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses Identifikasi potret kondisi operasi peralatan (hasil assesment ). Daya mampu netto, effisiensi, jam operasI unit
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
116
No.
4 1 Rekomendasi hasil pemeliharaan rutin (tactical dan non tactical) 100% sudah ditindaklanjuti
Rekomendasi hasil
pemeliharaan rutin (tactical dan non tactical) belum ditindak lanjuti
1
2
2 Data base sudah ada di SIT (Sistem Informasi Terpadu) 100% updated.
Data base masih dalam aplikasI manual
1
2
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan OUTAGE MANAGEMENT
Pre Outage (Perencanaan dan Persiapan) : untuk R1 (18 bulan perencanaan), R2 (12 bulan perencanaan), R3 (6 bulan perencanaan), P1 (3 bulan persiapan), P2 (1 bulan persiapan), P3 (1 minggu persiapan)
1.2.1.4. Identifikasi kondisi peralatan dari pemeliharaan rutin (rekomendasi preventive, corrective &
predictive maintenance )
Menurunnya jumlah pemeliharaan preventive dari kondisi ideal yang harus dilakukan yang berpotensi meningkatkan gangguan operasi pasca overhaul
Dengan tidak dilakukan assessment berarti tidak bisa dilakukan perkiraan remaining life terhadap equipment tertentu yang membutuhkan eksekusi saat overhaul.
Data base yang masih dalam aplikasi manual atau belum masuk seluruhnya dalam Sistem Informasi Terpadu menyebabkan informasi yang ada tidak optimal digunakan untuk melakukan improvement atau untuk menyusun / memperbaharui scope pekerjaan overhaul
Jadual kegiatan Manajemen Outage yang belum terstruktur secara baik bisa menyebabkan kehilangan riwayat / historical.
Sasaran Pernyataan Risiko Penjelasan
Tahap Sub Proses / Kegiatan / Proyek
Definisi Sub Proses / Kegiatan / Proses Rekomendasi hasil darI pemeliharaan tactical dan non tactical Tahap Proses
117
No.
3
A
B
C
Kesulitan mengantisipasi jika dalam perjalanan terdapat perubahan pola operasi yang menyebabkan pergeseran jadwal overhaul (misalnya pergantian jenis bahan bakar dari BBG ke BBM atau sebaliknya) bisa menyebabkan MTBF lebih besar jika dibandingkan dengan interval inspection. hal ini bisa menghambat :
Penyiapan SOH (Stock on Hand )untuk equipment non redundancy yang tidak ada stock
Menghambat penyiapan PR (Purchase Requisition) untuk equipment yang redundancy bila belum ready
TABEL IDENTIFIKASI RISIKO
Bidang Tata Kelola Unit Pembangkitan
Terhambat dalam melakukan review SERP (System Equipment Reliability Prioritization) juga standard job.
OUTAGE MANAGEMENT