• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peluang Usaha

Dalam dokumen kewirausahaan smk 11 xi (Halaman 61-67)

__________________________________________________________________________ Standar Kompetensi : 3. Merencanakan usaha kecil/mikro

Kompetensi Dasar : 3. 1 Menganalisis peluang usaha

___________________________________________________________________________ Ide Kewirausahaan

Keberhasilan wirausaha dicapai apabila wirausaha menggunakan produk, proses dan jasa- jasa inovasi sebagai alat untuk menggali perubahan. Wirausaha dapat menciptakan nilai dengan cara mengubah semua tantangan menjadi peluang melalui ide-ide dan akhirnya menjadi pengendali usaha ( Business Driven ).

Menurut Zimmerer, ide-ide wirausaha dapat menciptakan peluang untuk memenuhi kebutuhan riil pasar dan nilai potensial dipasar sekaligus menjadi peluang usaha.

Banyak ide yang betul-betul baru, akan tetapi sebagian besar peluang tercipta ketika wirausaha memiliki cara pandang baru terhadap ide lama. Hasil dari ide-ide secara keseluruhan adalah perubahan bentuk arahan atau petunjuk bagi perusahaan atau kreasi baru tentang barang yang dihasilkan perusahaan. Terdapat beberapa cara agar ide dapat menjadi peluang yaitu :

• Ide dapat digerakkan secara internal melalui perusahaan cara-cara/metode yang lebih baik untuk melayani dan memuaskan kebutuhan pelanggan.

• Ide dapat dihasilkan dalam bentuk produk atau jasa baru • Ide dapat dihasilkan dalam bentuk modifikasi.

Banyak wirausaha yang berhasil bukan atas idenya sendiri tetapi pengamatan dan penerapan ide orang lain yang bisa dijadikan peluang.

Adapun secara lebih jelas tipe-tipe peluang yang tersedia di pasar saat ini dapat dibentuk dengan cara:

a. The new product yaitu entrepreneur harus dapat menciptakan suatu produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, dan dapat menciptakan nilai tambah pada produk tersebut sehingga produk yang kita hasilkan tersebut dapat memecahkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. b. The new service yaitu entrepreneur harus dapat juga memberikan pelayanan yang

lebih baik kepada pelanggan sehingga dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan pelanggan

c. New means of production, artinya entrepreneur harus dapat menciptakan produk

yang memiliki biaya produksi yang murah, sehingga harga jual dapat ditekan sesuai dengan harga yang diinginkan oleh pelanggan, serta produk yang kita hasilkan juga memiliki daya saing yang tinggi

2

d. New distibution route, artinya entrepreneur harus dapat menciptakan jalur

distribusi yang cepat sampai ke tangan pelangan, sehingga pelanggan dapat dengan mudah untuk mendapatkan produk tersebut.

e. Improved service yaitu produk atau jasa yang dihasilkan, harus dapat diciptakan nilai tambahnya berupa pelayanan tambahan yang diberikan kepada pelanggan kita, sehingga dapat membedakan dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh pesaing kita.

f. Relation building yaitu entrepreneur harus dapat mempertahankan hubungan

jangka panjang dengan pelanggan, karena hal ini harus dilakukan oleh entrepreneur agar terjadi hubungan yang berkesinambungan

Menguji Keyakinan Menjalankan Kewirausahaan.

a.Apakah Anda bersedia bekerja keras bilamana keadaan menuntut Anda berbuat demikian ? b.Apakah Anda bersedia mengutamakan minat Anda terlebih dahulu ?

c.Apakah sesungguhnya Anda ingin menjadi kaya ?

d.Apakah Anda mempunyai keberanian untuk menerima perubahan ?

Jika Anda dapat menjawab ‘ya’ bagi pertanyaan-pertanyaan ini, Anda mempunyai motivasi yang sama besarnya dengan motivasi yang dipunyai orang-orang lain., dan juga kesempatan yang sama besarnya dengan kesempatan yang mereka punyai.

Bakat dan keahlian khusus yang kita miliki memang bukan faktor mutlak dalam mencapai keberhasilan, tetapi ini tidak berarti kita dapat mengabaikannya, sewaktu-waktu Anda pasti memerlukannya, bahkan sangat membantu usaha Anda.

Ada sebuah kisah dari Lord Rothschild, salah seorang bankir bangsa Inggris yang kenamaan. Ketika ditanya apa yang membuat ia berhasil dalam usahanya, ia memberikan jawaban sebagai berikut: “Cepat atau lambat, keberuntungan seorang dalam Bursa Effek akan ditentukan oleh kemampuannya berbicara bahasa Yiddish.”

Asal suku bangsa Anda, pelajaran yang Anda dapatkan di sekolah keahlian Anda dalam bidang olah raga, hobbi Anda, fantasi dan minat Anda – kesemua hal ini mungkin tidak terlihat penting dalam kehidupan Anda sehari-hari, bahkan Anda ingin menyembunyikan dari kehidupan Anda. Tetapi hal-hal ini justru membentuk bagian dari macam mahluk manusia yang berujud diri Anda. Dan setiap dari hal-hal tersebut diatas, sekali pun tersembunyi, dapat terbukti bermanfaat suatu waktu.

Mulailah dengan melakukan inventasi keahlian-keahlian yang Anda miliki dan juga hal-hal yang Anda dapat manfaatkan dengan baik. Kesemua hal ini merupakan batu loncatan bagi keberhasilan Anda. Belajar menghargai bakat dan kemampuan Anda sebagai barang berharga, sekali pun kelihatannya sangat terbatas. Jika anda sendiri tidak dapat menghargainya, bagaimana Anda dapat mengharapkan orang lain berbuat demikian ?

Gambaran suatu keberhasilan.

“Anda hanya hidup sekali saja. Jalanilah kehidupan itu sebagai seorang yang sukses,” demikian kata teman saya yang mengatakan hal itu dari mobil Cadillac limousine yang berwarna keabu-abuan diperlengkapi pesawat televisi dan radiophone, ketika ia melihat orang berdesak-desakan mencari tempat berlindung dari hujan di sebuah tempat pemberhentian bis. Teman saya berkata benar. Memang, sukses tidak dapat menyekat Anda dari bahaya-bahaya dalam kehidupan, tetapi kita harus mengakui bahwa bagaimana pun juga hidup sebagai orang sukses jauh lebih menyenangkan dari orang yang gagal. Setiap orang menginginkan berhasil,

3 tetapi banyak orang yang mundur teratur karena merasa takut tidak mempunyai semua persyaratan yang dibutuhkan. Ketakutan demikian sama sekali tidak realitis. Janganlah lupa bahwa keinginan, ketetapan hati, dan pandai memilih waktu yang baik adalah faktor penunjang bagi pencapaian keberhasilan.

Tetapi ini tidak berarti bahwa tidak terdapat faktor-faktor yang lain. Faktor-faktor lain itu diantaranya:

Dukungan Keluarga

Masalah latar belakang keluarga juga dapat disebut sebagai salah satu faktor yang mempunyai ikatan emosional, pendidikan, budaya kerja, modal, dan lain-lain sehingga mempunyai kesempatan yang lebih menguntungkan untuk dapat berhasil.

Faktor Geografis

Mereka yang dilahirkan dan dibesarkan di daerah-daerah yang mempunyai fasilitas pendidikan, perhubungan, dan lain-lain sehingga mempunyai kesempatan-kesempatan yang lebih menguntungkan untuk dapat berhasil.

Job Preference (Preference Pekerjaan)

Jauh lebih baik jika Anda tetap bekerja di satu perusahaan daripada berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Hampir 40 persen dari mereka yang kini tergolong pemimpin perusahaan yang berhasil memulai karier dalam satu perusahaan dan 80 persen dari mereka mengaitkan keberhasilan mereka dengan pengalaman yang mereka timba dari perusahaan dan berkeyakinan bahwa kesetiaan (loyalitas) memegang peranan yang cukup penting dalam keberhasilan yang mereka capai.

Usia

Usia 35 sampai 40 tahun adalah jangka waktu seseorang membentuk keberhasilannya; atau sama sekali tidak akan pernah berhasil. Kebanyakan mereka yang berhasil dalam hidup mereka berusia antara 45 sampai 59 tahun.

Manfaat Membuka Usaha Sendiri

Jika seorang wirausaha membuka usaha sendiri maka ia akan memperoleh banyak manfaat daripadanya. Manfaat-manfaat yang diperoleh dari membuka usaha sendiri yaitu :

1. Tujuan usaha, wirausaha dengan sendirinya yang harus menentukan dan membuat tujuan usaha. Dengan demikian kemampuannya menjadi lebih terasah dalam membuat tujuan-tujuan yang baik.

2. Jadwal kerja lebih fleksibel, dimana wirausaha tersebut yang mengaturnya sendiri, jika seorang wirausaha baru ingin sukses maka dia harus bekerja keras dengan jadwal kerja yang lebih lama. Dan setelah wirausaha tersebut bisa membagi waktu dengan baik maka jadwal kerjanya menjadi lebih singkat tetapi dapat bekerja dengan lebih produktif.

3. Keuntungan yang diperoleh sepenuhnya menjadi milik wirausaha sendiri.

4. Kreatifitas dapat dilakukan sendiri, membuka usaha sendiri berarti mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas sendiri. Dengan demikian daya kreatifitas wirausaha akan meningkat dan itu akan dapat menunjang keberhasilan usaha.

5. Kesuksesan dapat dinikmati sendiri dan kesuksesan dapat juga dinikmati oleh para karyawan.

4 6. Memperoleh pengalaman yang sangat berharga dari menjalankan usaha sendiri dan

itu tidak akan diperoleh dari bekerja dengan orang lain.

7. Tidak diperintah oleh orang lain dan dapat memberikan perintah kepada orang lain. 8. Mempunyai relasi yang lebih banyak, untuk meningkatkan usahanya seorang

wirausaha harus mampu memperbanyak relasi sehingga jaringan bisnisnya menjadi lebih luas.

Faktor-Faktor Kesuksesan

Seorang wirausaha sukses dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terdiri atas dua bagian yaitu :

1. Faktor mikro

Merupakan faktor yang dapat dikendalikan, artinya untuk mencapai sebuah kesuksesan seorang wirausaha harus mengendalikan faktor-faktor mikro sebaik mungkin. Faktor-faktor mikro yang mempengaruhi kesuksesan wirausaha antara lain :

a. Pemasok atau vendor, pasokan bahan baku atau barang jadi yang berkualitas dan lancar merupakan suatu jaminan terhadap kepuasan pelanggan. Para wirausaha harus bisa menjaga kualitas dan kelancaran produk yang dipasok, supaya kontinuitas usaha dapat dipertahankan serta tumbuh dan berkembang. b. Perusahaan, mempunyai tujuan yang jelas dengan strategi-strategi yang

relevan dengan kondisi pada waktu tersebut. Fleksibilitas tujuan usaha akan mempengaruhi kesuksesan seorang wirausaha karena kondisi usaha pada saat ini secara cepat dapat mengalami perubahan.

c. Karyawan, memperhatikan kebutuhan dan keinginan karyawan dapat meningkatkan motivasi mereka dalam bekerja. Dan disamping itu juga dapat meningkatkan produktifitas mereka sehingga perusahaan dapat lebih efektif dan efisien dalam beroperasi.

d. Pendistribusian dan pengecer, hasil produksi yang sukses dipasaran ditentukan juga oleh sistem pendistribusian yang baik. Produk yang tersedia dimana-mana serta mudah mendapatkannya dapat mendorong peningkatan permintaan. Dalam pendistribusian juga perlu diperhatikan kelancaran pasokan barang karena pasokan yang tidak lancar akan berdampak dengan menurunnya permintaan terhadap produk dimasa sekarang dan yang akan datang.

e. Pasar dan pelanggan, kepuasan pelanggan merupakan faktor utama supaya usaha bisa tetap eksis. Selera konsumen yang selalu berubah-ubah menjadi faktor pendorong para wirausaha untuk selalu melakukan penelitian dan pengembangan. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sebagai tuntutan dari perubahan tersebut. Lokasi pasar yang baik juga menjadi penentu keberhasilan produk mencapai sasarannya sehingga diperlukan penelitian terhadap pasar yang tepat.

f. Masyarakat dan pesaing, masyarakat pada saat ini semakin kritis dalam menanggapi keberadaan sebuah usaha, jika menurut mereka merasa keberadaan usaha tersebut menguntungkan mereka dengan sukarela akan mendorong perkembangan usaha dan sebaliknya jika keberadaan sebuah usaha disatu tempat tidak memberikan nilai tambah dan cenderung merugikan bagi mereka maka usaha tersebut bisa mereka paksa untuk ditutup.

2. Faktor Makro

a. Ekonomi, kondisi perekonomian suatu negara yang selalu bergejolak merupakan peluang bagi para wirausaha baru untuk menjadi sukses. Dan bagi wirausaha yang telah lama berkecimpung dalam dunia usaha gejolak ekonomi

5 menjadi faktor penting untuk mengembangkan usaha mereka. Banyak wirausaha yang sukses dalam kondisi ekonomi yang bergejolak karena pada prinsipnya para wirausaha lebih menyenangi tantangan dan disana dipenuhi oleh berbagai peluang.

b. Teknologi, perubahan teknologi yang cepat memberikan peluang untuk tumbuhnya berbagai macam bentuk usaha. Bagi wirausaha yang menguasai teknologi dan mengikuti perkembangannya akan dengan mudah memanfaatkan peluang usaha yang muncul. Sehubungan terjadinya perubahan dan perkembangan teknologi yang cepat, banyak dari para wirausaha yang menguasai teknologi menjadi seorang wirausaha sukses.

c. Demografi, perkembangan dan pertumbuhan penduduk secara umum juga menjadi faktor penentu kesuksesan seorang wirausaha. Karena dari pertumbuhan dan perkembangan tersebut akan ada permintaan baru terhadap suatu produk (demand meningkat).

d. Sosial dan budaya, pada suatu daerah dapat menjadi faktor penentu apakah sebuah usaha bisa berjalan dengan sukses atau tidak. Para wirausaha akan sukses disuatu daerah apabila usaha yang dilakukan juga memperhatikan nilai- nilai budaya dan kehidupan sosial masyarakat setempat.

e. Politik dan hukum, kondisi politik yang stabil akan mendorong kesuksesan sebuah usaha. Demikian juga halnya apabila penegakan hukum berjalan dengan baik pada suatu wilayah maka ketenangan berusaha dapat terjadi sehingga dapat menghasilkan para wirausaha yang sukses.

Melangkah Dengan Bimbingan Mentor

Seorang wirausaha yang ingin sukses apakah memerlukan bimbingan seorang mentor? Pertanyaan ini sering terlontar dari para penanya dalam masalah kewirausahaan. Diantara wirausaha yang mendapat bimbingan mentor, perjalanan usahanya selalu terpelihara dengan baik karena ada seorang ahli yang mengamati jalannya usaha. Mentor juga sering dijadikan ukuran yang dapat memotivasi para wirusaha dalam menjalankan usahanya. Dan seorang wirausaha yang sukses akan menjadikan seorang mentor sebagai pendorong keberhasilan usaha mereka merupakan suatu hal yang umum terjadi.

Yang dapat dijadikan mentor adalah :

1. Pengusaha terkenal yang telah sangat sukses dalam menjalankan usaha, seperti dalam bidang real estate Ciputra.

2. Para praktisi yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu, seperti dalam bidang Manajemen Renald Kasali, dalam bidang Pemasaran Hermawan Kartajaya dan seterusnya.

3. Orang yang sangat dikagumi dan dihormati karena perilaku, sikap dan kemampuannya, seperti bos atau pimpinan di kantor, pemuka agama, masyarakat dan lain-lain.

Menjalankan usaha dengan bimbingan mentor dilakukan dalam waktu tertentu karena ketergantungan akan bimbingan mentor dapat menyebabkan pelaku usaha menjadi tidak mandiri dan kurang teruji dalam menghadapi berbagai masalah.

Mengenali Hingga Memilih Peluang Usaha yang Tepat

Ada pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit, menghadapi kondisi yang tidak pasti atau bahkan sering menemukan jalan buntu, dan akhirnya frustrasi atau hanya menunggu saja dan tidak melakukan apa pun Meskipun memiliki uang yang cukup banyak sebagai modal awal usaha atau modal kerja belum tentu

6 bisa memberikan jaminan akan suksesnya suatu usaha. Terlebih jika modal yang dimiliki pas-pasan, bahkan mungkin tidak punya modal sama sekali. Hal ini tentu akan membuat kondisi semakin sulit.

Dalam kondisi seperti itu, apa yang harus kita lakukan? Berusaha mewujudkan impian menjadi orang sukses tanpa persiapan yang matang, hasilnya menjadi tidak jelas.

Kerugian besar yang dapat menghabiskan modal yang dimiliki, sebenarnya dapat dihindari atau paling tidak dapat ditekan sekecil mungkin jika kita bisa memilih usaha yang benar-benar tepat, sesuai dengan kondisi dan kemampuan kita, yaitu usaha yang kita sukai atau kita mempunyai kompetensi dalam bidang usaha tersebut.

Untuk memilih usaha yang sesuai dengan kondisi kita sebenarnya juga tidak terlalu sulit. Kita dapat memilih usaha yang sesuai dengan kondisi di sekitar lingkungan kita sendiri. Seperti di lingkungan keluarga, di lingkungan kantor, atau di lingkungan komplek perumahan, di kampus, atau di mana pun kita berada.

Kita tidak perlu harus membuat usaha yang terlalu muluk-muluk. Cukup sederhana saja, tetapi prospeknya bagus. Caranya adalah dengan mengevaluasi lingkungan yang ada di sekeliling kita. Salah satu alat untuk mengukur semua hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan oleh usahawan sebagai penilaian awal dan pemberian informasi penting, yaitu menggunakan analisis terhadap kelemahan, kekuatan, peluang, dan ancaman (strength weaknesses, opportunities, and threats) atau yang lebih dikenal dengan sebutan analisis SWOT

Pengertian dan Tujuan

SWOT adalah singkatan dari bahasa Inggris STRENGTHS (Kekuatan), WEAKNESSES (Kelemahan), OPPORTUNITIES (Peluang) dan THREATS (Ancaman). Analisa SWOT berguna untuk menganalisa faktor-faktor di dalam organisasi yang memberikan andil

terhadap kualitas pelayanan atau salah satu komponennya sambil mempertimbangkan faktor- faktor eksternal.

7 1. Menyiapkan sesi SWOT.

2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan. 3. Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman.

4. Melakukan ranking terhadap kekuatan dan kelemahan. 5. Menganalisis kekuatan dan kelemahan.

Manfaat Analisa SWOT

Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman organisasi Langkah-Langkah Penerapan

Dalam dokumen kewirausahaan smk 11 xi (Halaman 61-67)