5. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Krisis finansial Asia yang menyebabkan ekonomi Indonesia melemah.
2) Para investor asing beramai-ramai memindah-kan modalnya ke negara lain.
3) Adanya penyelewengan dan penyimpangan demokrasi.
4) Golkar selalu memperoleh kemenangan mutlak dalam pemilu.
5) Banyak anggota DPR/MPR dan pemerintah-an terlibat praktik KKN.
Latar belakang krisis politik di Indonesia pada masa Orde Baru ditunjukkan oleh nomor . . . . a. 1), 2), dan 3) d. 2), 3), dan 5) b. 1), 3), dan 5) e. 3), 4), dan 5) c. 2), 3), dan 4)
Jawaban: e
Reformasi di Indonesia dilatarbelakangi oleh adanya krisis ekonomi, sosial, dan politik. Krisis politik disebabkan ketidakpercayaan rakyat kepada pemerintahan masa Orde Baru. Ke-tidakpercayaan ini muncul akibat adanya penyelewengan dan penyimpangan demokrasi. Pemerintahan Orde Baru dianggap tidak men-jalankan demokrasi secara benar karena Golkar selalu memenangi pemilu. Situasi tersebut diperparah dengan banyaknya anggota DPR/MPR dan pemerintahan yang terlibat praktik KKN. Jadi, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh nomor 3),
4), dan 5).
6. Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998 mengakibatkan empat mahasiswa Trisakti me-ninggal dunia. Nama mahasiswa yang menjadi korban Trisakti ditunjukkan oleh pilihan jawaban . . . .
a. c. e.
Hari Hertanto Hendrawan Sie Yun Hap Elang Mulia Hafidin Royal Wiji Tukul Lukman Firdaus Wiji Tukul Hendriawan Sie Hendrawan Sie Hendrawan Sie Yusuf Rizal
b. d.
Hafidin Royan Elang Mulia Hendrawan Sie Heri Hertanto Moses Gatutkaca Hafidin Royan Elang Mulia Hendriawan Sie Jawaban: d
Mahasiswa yang menjadi korban tragedi Trisakti adalah Elang Mulia, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendrawan Sie. Adapun Lukman Firdaus adalah korban tragedi Semanggi I, Moses Gathotkaca adalah korban tragedi Gejayan, Wiji Tukul adalah
aktivis 1998 yang hilang, Yun Hap adalah korban tragedi Semanggi II, dan Yusuf Rizal adalah korban tragedi Lampung.
7. Dampak tragedi Trisakti yang menyebabkan tewas-nya empat mahasiswa Trisakti adalah . . . . a. memicu mahasiswa membawa senjata saat
demonstrasi
b. memicu perampokan dan pencurian di berbagai daerah
c. menurunnya jumlah aksi protes dan demonstrasi mahasiswa
d. munculnya kudeta pemerintahan yang dilakukan oleh mahasiswa
e. menyulut demonstrasi yang lebih besar di sejumlah daerah
Jawaban: e
Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998 me-nyulut demonstrasi yang lebih besar di berbagai daerah, seperti Bandung, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Puncaknya, mahasiswa dari kampus menduduki gedung DPR/MPR.
8. Peran Nurcholis Madjid dalam mewujudkan gerakan Reformasi Indonesia adalah . . . . a. menjadi pelopor gerakan mahasiswa untuk
menduduki atap gedung DPR/MPR
b. melakukan orasi di depan puluhan ribu mahasiswa yang sedang melakukan aksi di gedung DPR/MPR
c. memopulerkan jargon-jargon pembaruan seperti antikolusi, antikorupsi, dan anti-nepotisme
d. memberi nasihat kepada Presiden Soeharto dalam mengatasi gejolak kerusuhan Mei 1998 di Jakarta
e. mengajak organisasi massa (ormas) untuk unjuk rasa turun ke jalan
Jawaban: d
Nurcholis Madjid sangat berjasa ketika bangsa Indonesia mengalami krisis kepemimpinan pada tahun 1998. Nurcholis Madjid sering dimintai nasihat oleh Presiden Soeharto terutama dalam mengatasi gejolak kerusuhan pada bulan Mei 1998 di Jakarta. Atas saran Nurcholis Madjid, Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya untuk menghindari gejolak politik yang lebih parah.
9. Pernyataan yang benar terkait tragedi Gejayan adalah . . . .
a. dilatarbelakangi oleh protes mahasiswa Yogyakarta terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR yang dianggap belum memuaskan
b. mahasiswa berdemo di depan kampus UGM agar aspirasi mereka bisa langsung di-sampaikan kepada pemerintah
c. para mahasiswa se-Yogyakarta menyampai-kan aspirasi melalui sebuah baliho besar yang dipasang di depan Keraton Yogyakarta d. bermula dari unjuk rasa mahasiswa yang
dilakukan oleh beberapa universitas di Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 1998 e. Universitas Gadjah Mada dan Universitas
Sanata Dharma Yogyakarta bersatu melawan aparat keamanan
Jawaban: d
Tragedi Gejayan merupakan unjuk rasa mahasiswa yang dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 1998. Mereka me-nyampaikan keprihatinan atas kondisi per-ekonomian saat itu yang dilanda krisis moneter. Mereka juga mengajukan penolakan Soeharto sebagai presiden kembali, memprotes kenaikan harga, dan mendesak dilakukannya reformasi. 10. Rencana Amien Rais mengadakan doa bersama
di sekitar Monas pada tanggal 20 Mei 1998 dibatalkan karena . . . .
a. terdapat 80.000 tentara bersiaga di kawasan Monas
b. terjadi aksi mahasiswa menduduki atap gedung DPR/MPR
c. Harmoko sudah menuntut pengunduran Soeharto dari jabatannya
d. banyak tokoh nasional berpidato di depan 15.000 mahasiswa menuntut suksesi kepemimpinan nasional
e. B.J. Habibie telah dilantik sebagai presiden menggantikan Soeharto
Jawaban: a
Pada tanggal 20 Mei 1998 bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional rencananya digunakan Amien Rais untuk mengadakan doa bersama di sekitar Monas. Akan tetapi, rencana tersebut dibatalkan karena 80.000 tentara bersiaga di kawasan tersebut.
B. Kerjakan soal-soal berikut!
1. Sebutkan enam agenda gerakan reformasi 1998!
Jawaban:
Gerakan reformasi tahun 1998 mempunyai enam agenda sebagai berikut.
a. Suksesi kepemimpinan nasional. b. Amandemen UUD 1945.
c. Pemberantasan KKN.
d. Penghapusan dwifungsi ABRI. e. Penegakan supremasi hukum. f. Pelaksanaan otonomi daerah.
2. Mengapa pada akhir masa Orde Baru masyarakat menghendaki reformasi di bidang hukum?
Jawaban:
Pada masa Orde Baru kekuasaan kehakiman sering dimanfaatkan para penguasa. Selain itu, hukum dijadikan sebagai pembenaran atas ke-bijaksanaan penguasa. Adanya penyimpangan dalam bidang hukum pada masa Orde Baru membuat masyarakat menghendaki reformasi di bidang hukum untuk meluruskan masalah pada posisi yang sebenarnya.
3. Mengapa kondisi Kota Bandung menjelang reformasi dapat dikatakan relatif aman dari kerusuhan dan penjarahan?
Jawaban:
Kondisi Kota Bandung menjelang reformasi relatif aman karena adanya persatuan mahasiswa Bandung yang membawa pengaruh positif bagi masyarakat Bandung ketika itu. Oleh karena itu, kondisi Bandung saat itu relatif aman dari ke-rusuhan dan penjarahan. Slogan Anak Bandung Cinta Damai menjadi penyatu mahasiswa dan masyarakat untuk menjaga agar Kota Bandung tetap aman dan kondusif.
4. Jelaskan peran mahasiswa di Surakarta dalam menuntut pengunduran diri Presiden Soeharto!
Jawaban:
Peran mahasiswa di Surakarta dipelopori oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Muhammadiyah Solo (UMS). Mahasiswa di Surakar ta melakukan aksi demonstrasi karena dipicu oleh demonstrasi di wilayah Jakarta dan Yogyakarta. Gelombang demonstrasi mahasiswa Surakarta tersebut menuntut Presiden Soeharto turun dari jabatan-nya.
5. Apa penyebab Presiden Soeharto akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya pada tanggal 21 Mei 1998?
Jawaban:
Pada awalnya Presiden Soeharto tidak bersedia mundur dari jabatannya sebagai presiden. Akan tetapi, pada tanggal 20 Mei 1998 Presiden Soeharto memutuskan untuk melepas jabatannya. Keputusannya tersebut diambil setelah Presiden Soeharto mengetahui demonstrasi semakin meluas dan Nurcholis Madjid menyarankan agar mengundurkan diri dari jabatannya untuk menghindari gejolak politik yang lebih parah.
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Faktor penyebab munculnya demonstrasi massa menolak pelantikan B.J. Habibie sebagai presiden menggantikan Presiden Soeharto adalah . . . . a. B.J. Habibie bukan warga negara asli
Indonesia
b. B.J. Habibie lebih pantas menjadi insinyur pesawat terbang
c. Soeharto yang memilih B.J. Habibie sebagai presiden pengganti dirinya
d. B.J. Habibie tidak mendukung gerakan reformasi
e. Soeharto dan B.J. Habibie diangkat dalam satu paket sebagai presiden dan wakil presiden
Jawaban: e
Pada saat pengambilan sumpah presiden, sebagian masyarakat melakukan demonstrasi menolak pelantikan B.J. Habibie sebagai presiden ke-3 RI. Mereka berpendapat Presiden Soeharto dan B.J. Habibie diangkat dalam satu paket sebagai presiden dan wakil presiden. Masyarakat menginginkan agar keduanya turun bersama-sama. Akan tetapi, masalah pengangkatan B.J. Habibie sebagai presiden lambat laun lenyap dengan sendirinya.
2. Kebijakan Presiden B.J. Habibie dalam me-nyelesaikan masalah Timor Timur adalah . . . . a. mengadakan jajak pendapat untuk warga
Timor Timur
b. meminta bantuan TNI untuk menyatukan kembali Timor Timur
c. melakukan rapat bersama para menteri Kabinet Reformasi Pembangunan
d. melepaskan Timor Timur dari NKRI atas inisiatif sendiri
e. menyerahkan sepenuhnya masalah Timor Timur kepada PBB
Jawaban: a
Kebijakan penting Presiden B.J. Habibie adalah penyelesaian masalah Timor Timur dengan cara-cara yang dapat diterima masyarakat inter-nasional. Presiden B.J. Habibie menawarkan dua pilihan kepada rakyat Timor Timur. Pilihan pertama adalah tawaran otonomi luas dan pilihan kedua adalah rakyat Timor Timur merdeka dan terpisah dari Indonesia. Selanjutnya, pada tanggal 30 Agustus 1999 masyarakat Timor Timur melakukan jajak pendapat untuk menentukan pilihan yang diajukan oleh Presiden B.J. Habibie. 3. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Membebaskan tahanan politik dan tokoh-tokoh eks-PKI.
2) Membuka kembali kasus KKN masa Orde Baru.
3) Memberikan amnesti kepada Mohammad Sanusi.
4) Memberhentikan tentara yang terlibat tindakan represif terhadap masyarakat Tanjung Priok pada masa Orde Baru.
B. Perkembangan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia pada Masa Reformasi
c. Kabinet Indonesia Bersatu I d. Kabinet Reformasi Pembangunan e. Kabinet Kerja
Jawaban: a
Kebijakan politik Kabinet Persatuan Nasional yang dipimpin oleh Presiden Abdurrahman Wahid antara lain pemisahan Polri dari tubuh TNI, pengakuan agama Konghucu, kebebasan pers, mengatasi disintegrasi bangsa salah satunya dengan cara mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua, ser ta menghapus Depar temen Sosial dan Departemen Penerangan.
6. Salah satu kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid menjelang sidang istimewa MPR adalah . . . .
a. menjual Indosat kepada investor asing b. menurunkan harga gahan bakar minyak
(BBM)
c. meminta Jenderal Wiranto mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
d. membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
e. membekukan Dewan Permusyawaratan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Jawaban: e
Pada tanggal 28 Mei 2001 Presiden Abdurrahman Wahid mengeluarkan maklumat Presiden RI yang menyatakan bahwa Abdurrahman Wahid selaku Kepala Negara RI membekukan MPR dan DPR RI, mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat, dan menyusun badan yang diperlukan untuk menyelenggarakan pemilu dalam waktu satu tahun serta menyelamatkan gerakan reformasi dari unsur Orde Baru dengan membekukan partai Golkar sambil menunggu keputusan MA. Dengan adanya kebijakan tersebut, pada tanggal 23 Juli 2001 MPR menggelar sidang istimewa yang hasilnya adalah memberhentikan Abdurrahman Wahid sebagai presiden.
7. Presiden Abdurrahman Wahid menghapus Departemen Penerangan karena . . . .
a. kinerja pegawai Departemen Penerangan sangat rendah
b. memiliki kesamaan fungsi dengan Departemen Pendidikan
c. dapat menghemat anggaran pengeluaran belanja negara (APBN)
d. menjadi penghalang bagi kebebasan ber-ekspresi dan berpendapat
e. memiliki program yang tidak sesuai dengan 5) Mengakhiri pemberian tanda khusus pada
kartu tanda penduduk (KTP) keturunan Tionghoa.
Kebijakan Presiden B.J. Habibie terkait masalah HAM ditunjukkan oleh nomor . . . .
a. 1), 2), dan 3) d. 2), 3), dan 4) b. 1), 3), dan 5) e. 2), 3), dan 5) c. 1), 3), dan 4)
Jawaban: b
Presiden B.J. Habibie meletakkan HAM sebagai salah satu fokus agenda reformasi. Kebijakan Presiden B.J. Habibie terkait masalah HAM di antaranya membebaskan tahanan politik dan tokoh-tokoh eks-PKI yang telah menjalani hukuman sekira tiga puluh tahun. Selain itu, Presiden B.J. Habibie memberi amnesti kepada Mohammad Sanusi dan orang-orang yang ditahan setelah insiden Tanjung Priok 1984, termasuk (secara anumerta) Hartono Dharsono. B.J. Habibie juga menghilangkan diskriminasi terhadap sesama warga negara atas dasar ras, etnik, dan agama, serta mengakhiri pemberian tanda khusus pada kartu tanda penduduk (KTP) keturunan Tionghoa. 4. Salah satu langkah Kabinet Reformasi Pem-bangunan dalam rangka mewujudkan cita-cita Reformasi adalah . . . .
a. melakukan fusi partai politik b. melaksanakan pemilu 2004 c. memisahkan Polri dari tubuh TNI
d. menerapkan sistem multipartai dalam pemilu e. mengakui agama Konghucu sebagai agama
resmi di Indonesia
Jawaban: d
Kabinet Reformasi Pembangunan dalam rangka mewujudkan cita-cita Reformasi menetapkan beberapa kebijakan seperti penerapan sistem multipartai dalam pemilu, demokratisasi pers, kebebasan berkumpul dan berbicara, pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM), serta pemberantasan korupsi.
5. Perhatikan kebijakan politik berikut! 1) Memisahkan Polri dari tubuh TNI.
2) Memberi pengakuan terhadap agama Konghucu.
3) Memberi kebebasan pers.
4) Mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua.
Kebijakan politik di atas ditetapkan pada masa . . . .
a. Kabinet Persatuan Nasional b. Kabinet Gotong Royong
Jawaban: d
Presiden Abdurrahman Wahid meneruskan kebijakan Presiden B.J.Habibie dalam bidang pers. Kebijakan tersebut terlihat dengan adanya penghapusan Departemen Penerangan yang dianggap menjadi penghalang bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat. Kebijakan tersebut mendorong pers mengalami perkembangan pesat. 8. Langkah Presiden Megawati Soekarnoputri dalam mengatasi kasus korupsi di Indonesia adalah . . . . a. menjatuhkan hukuman mati bagi koruptor b. membentuk Badan Pemeriksa Keuangan c. membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi d. menjatuhi hukuman seumur hidup bagi para
koruptor
e. menambah anggaran untuk mengatasi kasus korupsi
Jawaban: c
Belum tuntasnya penyelesaian kasus-kasus KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru, menuntut pemerintahan Presiden Megawati mengatasi kasus-kasus tersebut secara transparan yaitu dengan cara membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Komisi Pemberantasan Korupsi ini dibentuk untuk mengatasi, menanggulangi, dan memberantas korupsi di Indonesia. Komisi ini didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
9. Dalam meredam masalah gejala disintegrasi di Papua SBY–JK menggunakan jalan damai yaitu dengan cara . . . .
a. memberikan subsidi bahan-bahan pokok b. mengutamakan otonomi khusus secara
konsisten
c. menjadikan Papua sebagai daerah istimewa d. menambah anggaran daerah khusus Papua e. menandatangani memorandum
kesepaham-an
Jawaban: b
Dalam rangka menciptakan Indonesia yang aman dan damai, pemerintahan SBY–JK menyiapkan agenda yang dapat memberi solusi bagi masalahan dalam negeri. Salah satu per-masalahan tersebut adalah masalah Papua. Dalam mengatasi masalah Papua, pemerintah ingin menyelesaikan masalah dengan damai melalui dialog dan pendekatan persuasif. Contohnya, mengutamakan otonomi khusus secara konsisten.
10. Peristiwa pada masa pemerintahan Kabinet Gotong Royong terdapat pada kolom . . . .
a. d.
Pemilu 2004 Kerusuhan 1998
Bom Bali Tsunami Aceh
Lahirnya NAD Gempa Padang
b. e.
Lahirnya NAD Kerusuhan Semanggi Lumpur Lapindo Lahirnya Timor Leste Pemilu 2004 Terjualnya Indosat
c. Pembentukan KPK Pemilu 2004 Lahirnya Timor Leste Jawaban: c
Kabinet Gotong Royong dipimpin oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Pada masa pemerintahan Kabinet Gotong Royong terjadi beberapa peristiwa penting di antaranya pemilu presiden 2004, pembentukan KPK, dan lahirnya negara Timor Leste.
11. Dalam mengatasi masalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pembicaraan dengan tokoh-tokoh GAM di Helsinki, Finlandia. Pem-bicaraan berjalan lancar, ditandai dengan adanya penandatanganan memorandum kesepahaman. Peristiwa di atas mengandung makna . . . . a. seorang pemimpin harus mengambil
ke-putusan dengan cepat
b. pemimpin harus menyelesaikan masalah secara damai, adil, dan bermartabat c. hasil akhir dari sebuah penanganan masalah
harus ada penandatanganan memorandum d. presiden merupakan satu-satunya pengambil
keputusan dalam pemerintahan
e. masalah suatu negara harus diselesaikan dengan melibatkan negara lain
Jawaban: b
Dalam mengatasi permasalahan yang ber-hubungan dengan kesejahteraan rakyat, seorang pemimpin, tetapi harus menyelesaikannya dengan mengutamakan rasa cinta damai, adil, dan bermartabat agar tidak terjadi pertumpahan darah. Dengan demikian, masalah dapat terpecahkan tanpa kekerasan.
14. Perhatikan program-program berikut!
1) Memberantas pembalakan hutan dan pen-curian ikan.
2) Mengurangi tingkat pengangguran dan ke-miskinan.
3) Mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan berkualitas.
4) Melakukan revitalisasi sistem penyuluhan secara nasional.
Program 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di atas dilakukan dalam rangka . . . . a. meningkatkan kesejahteraan rakyat b. mewujudkan Persatuan Indonesia c. menciptakan Indonesia yang aman d. meningkatkan keadilan sosial
e. menciptakan Indonesia yang demokratis
Jawaban: a
Program 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka meningkatkan ke-sejahteraan rakyat sebagai berikut.
1) Untuk memberantas pembalakan hutan dan pencurian ikan, diupayakan meningkatkan kemampuan aparatur melalui berbagai pelatihan dan operasi, serta revisi terhadap peraturan-peraturan.
2) Mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan.
3) Mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan berkualitas.
4) Di bidang pertanian dilakukan revitalisasi sistem penyuluhan secara nasional, ningkatkan ketahanan pangan, dan me-ningkatkan sistem kerawanan pangan. 15. Kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo pada
awal pemerintahannya dan mendapat kritik dari masyarakat adalah . . . .
a. melakukan privatisasi BUMN b. menutup beberapa bank swasta c. menjual Indosat kepada pihak asing d. meminta pinjaman dana kepada IMF e. menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM)
Jawaban: e
Kebijakan ekonomi pertama Presiden Joko Widodo adalah menaikkan bahan bakar minyak (BBM) akibat naiknya harga minyak dunia. Kenaikan BBM ini berdampak pada kenaikan bahan-bahan pokok dan tarif kendaraan umum yang cukup meresahkan masyarakat. Kenaikan harga BBM dari 6.500 menjadi Rp8.500 ini diikuti demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia. 12. Perhatikan tabel inflasi pada masa pemerintahan
Presiden Megawati Soekarnoputri di bawah ini!
Tahun Angka Inflasi
2000 9, 35% 2001 12, 55% 2002 10, 03% 2003 5,06% 2004 6, 40% 2005 17,11%
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa . . . .
a. peningkatan inflasi tertinggi di Indonesia terjadi antara tahun 2003–2004
b. peningkatan inflasi di Indonesia terjadi sepanjang tahun
c. peningkatan inflasi di Indonesia antara tahun 2000–2005 rata-rata 5%
d. angka inflasi di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2003
e. selama periode tahun 2000–2002 angka inflasi cenderung meningkat
Jawaban: d
Angka inflasi di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2003 karena pada tahun sebelumnya angka inflasi berada di angka 10,03% dan tahun 2003 menjadi 5,06%. Angka ini menandakan terjadi penurunan sekira 4,97%.
13. Salah satu upaya pemerintahan SBY–Boediono dalam menekan angka kemiskinan dan peng-angguran adalah . . . .
a. membuka seratus lapangan pekerjaan b. mengembangkan koperasi usaha kecil dan
menengah
c. memberikan subsidi bahan-bahan pangan dan BBM
d. memberikan pelatihan enterpreneur bagi lulusan universitas
e. memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat miskin
Jawaban: b
Pada masa pemerintahan SBY–Boediono kondisi ekonomi terus tumbuh dan berkembang dengan fundamental semakin kuat. Kondisi ini tecermin dari indeks harga saham gabungan Indonesia yang terus membaik. Bahkan, angka kemiskinan dan pengangguran terus ditekan di tengah gejolak perekonomian dunia, salah satunya dengan cara melakukan upaya pengembangan koperasi usaha kecil dan menengah, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
B. Kerjakan soal-soal berikut!
1. Bagaimanakah upaya B.J. Habibie dalam meng-atasi krisis ekonomi pada awal pemerintahannya?
Jawaban:
Pada masa pemerintahan B.J. Habibie Indonesia masih mengalami krisis ekonomi. Untuk meng-atasi kondisi tersebut, ditetapkan program reformasi ekonomi yang isinya sebagai berikut. a. Reformasi perbankan dalam rangka program
pemulihan ekonomi sejalan dengan pen-jadwalan kembali utang luar negeri Indonesia. b. Menetapkan Undang-Undang Antimonopoli yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 sebagai langkah ke arah penegak-an lingkungpenegak-an bisnis ypenegak-ang lebih trpenegak-ansparpenegak-an. c. Memprioritaskan jumlah suplai beras yang
memadai dengan harga terjangkau karena jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan terus bertambah.
d. Melibatkan pedagang menengah, kecil, dan koperasi untuk ikut serta dalam distribusi untuk mencegah monopoli dan timbulnya penimbunan beras oleh pedagang besar dengan tujuan menaikkan harga.
2. Bagaimana perkembangan dwifungsi ABRI pada masa reformasi?
Jawaban:
Pada masa reformasi dwifungsi ABRI dihapuskan. Hal ini mulai terlihat pada masa kepemimpinan Abdurrahman Wahid yang melakukan pemisahan Polri dari tubuh TNI sehingga ABRI tidak lagi menjadi entitas tunggal. Pemisahan ini menjadi sangat penting untuk mendorong kepolisian lebih fokus sebagai pelayan masyarakat dalam bidang keamanan. Selain itu, dwifungsi ABRI bertujuan melakukan Reformasi TNI sebagai penjaga pertahanan sehingga secara bertahap tidak terlibat dalam kegiatan politik dan berdiri netral sebagai abdi negara.
3. Mengapa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak dapat maju kembali dalam pemilihan umum tahun 2014?
Jawaban:
Sesuai dengan pasal 7 amandemen Undang-Undang 1945, presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah dua kali menjabat sebagai Presiden RI dan pada pemilu 2014 SBY tidak dapat mencalonkan kembali sebagai presiden RI untuk ketiga kalinya. 4. Sebutkan pencapaian yang diraih oleh SBY–
Boediono dalam bidang ekonomi!
Jawaban:
Pencapaian yang diraih oleh SBY–Boediono dalam bidang ekonomi sebagai berikut.
a. Pemberantasan korupsi.
b. Indeks harga saham gabungan Indonesia terus membaik.
c. Daya saing Indonesia di tingkat dunia semakin tinggi serta nilai ekspor, investasi, dan cadangan devisa terus membaik. d. Pendapatan domestik bruto meningkat dan
Indonesia pada tahun 2013 menduduki peringkat 16 ekonomi dunia.
e. Angka kemiskinan dan pengangguran terus ditekan di tengah gejolak perekonomian dunia, salah satunya dengan cara melakukan upaya pengembangan koperasi usaha kecil dan menengah, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
5. Presiden Joko Widodo sering melakukan ”blusukan” ketika sedang bekerja. Apa nilai yang dapat diteladani dari kegiatan ”blusukan” jika kelak Anda menjadi seorang pemimpin?
Jawaban:
Nilai yang dapat diteladani dari kegiatan ”blusukan” adalah dapat mendengarkan aspirasi rakyat secara langsung. Dengan mendengar aspirasi rakyat, seorang pemimpin dapat segera mencari solusi yang dapat diterima oleh masyarakat.
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Fakta yang tepat terkait kebebasan pers pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie adalah . . . .
a. hadirnya undang-undang penyiaran b. terjadi banyak pembredelan surat kabar c. dihapuskannya Departemen Penerangan d. negara tidak lagi menjadi pembina pers
secara formal
e. berlakunya Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP)
Jawaban: d
Pada masa pemerintahannya, Presiden B.J. Habibie mengakhiri kontrol ketat terhadap pers yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Pada masa pemerintahan B.J. Habibie pula bermunculan me-dia cetak baru yang berjumlah hingga 1.397 penerbit di seluruh Indonesia karena Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) tidak lagi di-berlakukan. Dengan sendirinya, negara tidak lagi menjadi pembina pers secara formal, namun hanya sebagai pengawal jalannya pembangunan nasional.
2. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Mengembangkan peran dan fungsi pemerintah pusat.
2) Meningkatkan pelayanan masyarakat. 3) Mengembangkan peran dan fungsi DPRD. 4) Mengurangi beban pengeluaran negara. 5) Mewujudkan keadilan sosial.
Tujuan diadakannya otonomi daerah ditunjukkan oleh nomor . . . .
a. 1), 2), dan 3) d. 2), 3), dan 5) b. 1), 2), dan 4) e. 3), 4), dan 5) c. 2), 3), dan 4)
Jawaban: d
Tujuan penerapan otonomi daerah antara lain ningkatkan pelayanan masyarakat baik; me-ngembangkan kehidupan demokrasi; mewujudkan keadilan sosial; melaksanakan pemerataan wilayah daerah; menjalin hubungan yang sesuai antara pusat dan daerah serta antardaerah dalam rangka keutuhan NKRI; mendorong pemberdayaan masyarakat; menumbuhkan prakarsa dan