a. Tingkat Pencapaian Standar Pelayanan Minimal
Secara umum pelaksanaan pembangunan bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera telah dilaksanakan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari pencapaian indikator kinerja kunci penyelenggaraan urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera, sebagai berikut :
1) Persentase Peserta KB Aktif
Selama lima tahun terakhir persentase kesertaan KB mengalami penurunan. Pada tahun 2012 sebesar 81,10% sampai dengan tahun 2016 sebesar 75,39% terjadi penurunan sebesar 5,71%. Secara lengkap dapat dilihat dalam tabel berikut ini :
Tabel 3.11
Capaian Indikator Kesertaan KB
No Indikator 2012 2013 2014 2015 2016
1 PUS 191,718 190,901 193.047 193.047 196.908
2 Peserta KB Aktif 155,477 153.185 153.419 143.826 148.456
3 Persentase 81,10 80,24 79.47 74,50 75,39
Sumber data : BKBPP, 2016
2) Jumlah keluarga pra sejahtera
Selama lima tahun terakhir jumlah keluarga pra sejahtera semakin mengalami penurunan. Pada tahun 2012 jumlah keluarga pra sejahtera sebanyak 74.811 keluarga atau 27,12% dari jumlah keluarga sebanyak 275.875, sedangkan pada tahun 2016 jumlah keluarga pra sejahtera sebesar 70.439 keluarga atau 24,10% dari jumlah keluarga sebanyak 292.225, sehingga terjadi penurunan jumlah keluarga pra sejahtera sebesar 16.350 keluarga. Penurunan jumlah keluarga pra sejahtera berarti terjadi peningkatan derajat keluarga dari pra sejahtera menuju keluarga sejahtera dan keluarga sejahtera I. Secara lengkap penurunan jumlah keluarga pra sejahtera adalah sebagai berikut :
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.178
Tabel 3.12
Capaian Indikator Tahapan Keluarga Pra Sejahtera
No Indikator 2012 2013 2014 2015 2016
1 Keluarga Pra Sejahtera 74.811 74.161 71.844 71.948 70.439 2 Jumlah Keluarga 275.875 282.476 287.939 293.039 292.225
3 % 27,12 26,25 24 24,55 24,1
Sumber data : BKBPP, 2016
Hasil pencapaian penurunan jumlah keluarga pra sejahtera ini akibat dari gencarnya KIE dan advokasi, penyuluhan yang dilakukan semua pihak terutama tokoh masyarakat baik formal maupun non formal, kader institusi, masyarakat pedesaan/kader KB serta pembinaan dan pelayanan pada keluarga pra sejahtera untuk meningkatkan tahapan kesejahteraannya. Sebagian besar kegagalan keluarga pra sejahtera dalam meningkatkan kesejahteraannya adalah tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar/primer pada variabel sebagian besar luas lantai rumah masih dari tanah. Beberapa upaya untuk mengentaskan keluarga pra sejahtera menuju tahapan sejahtera yang lebih baik dilakukan antara lain peningkatan pendapatan melalui keikutsertaan anggota keluarga dalam kelompok UPPKS, mendapatkan pelayanan KB gratis dan diutamakan pemasangan kontrasepsi MKJP, terbentuknya kelompok gotong royong dan arisan material pembangunan rumah, disamping bantuan baik dari pemerintah maupun dari anggota masyarakat lainya.
3) Jumlah Keluarga Sejahtera I (Satu)
Selama lima tahun terakhir hasil pembinaan pada keluarga sejahtera I untuk meningkatkan kesejahteraanya adalah sebagai berikut :
Tabel 3.13
Capaian Indikator Tahapan KS I
No Indikator 2012 2013 2014 2015 2016
1 KS I 53.431 54.496 58.112 51.910 62.790
2 Jumlah Keluarga 275.875 282.476 287.939 293.039 292.225
3 % 19,36 19,29 20,18 19,76 21,39
Sumber data : BKBPP, 2016
Capaian pada tahun 2012 keluarga sejahtera I sebesar 53.431 keluarga sedangkan capaian pada tahun 2016 sebesar 62.790 terjadi peningkatan sebesar 9.359 keluarga. Dari perkembangan data dapat dijelaskan bahwa selama lima tahun terakhir jumlah keluarga mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2012 sebesar 275.875 keluarga dan tahun 2016 sebesar 292.225 meningkat 16.350 keluarga atau 5,6% mengalami kenaikan prosentase keluarga sejahtera I. Sebagian besar kenaikan jumlah keluarga sejahtera I disebabkan karena peningkatan tahapan dari keluarga pra sejahtera yang mampu memenuhi kebutuhan dasar/primer. Kegagalan keluarga sejahtera I untuk meningkatkan tahapan kesejahteraannya disebabkan keluarga
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.179
tidak mampu memenuhi kebutuhan sekunder, terutama menyediakan gizi keluarga sekali dalam seminggu serta gagal memenuhi kebutuhan rekreasi serta gagal memenuhi kebutuhan sosial yaitu upaya kebersamaan dalam keluarga misalnya makan bersama dalam keluarga, serta menjadi pengurus pada kegiatan kegiatan sosial.
4) Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I
Pencapaian kedua tahapan keluarga ini yang gagal dalam memenuhi kebutuhan primer dan kebutuhan sosial dasar, adalah sebagai berikut
Tabel 3.14
Capaian Indikator Tahapan Keluarga Pra Sejahtera dan KS I
No Indikator 2012 2013 2014 2015 2016
1 Keluarga Pra Sej. dan KS I 128.242 128.657 129.956 129.858 132.290
2 Jumlah Keluarga 275.875 282.476 287.939 293.039 292.225
3 % 46,48 45,54 45,13 44,31 45,27
Sumber data : BKBPP, 2016
Selama lima tahun terakhir keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera I mengalami penurunan setiap tahunnya sejalan dengan semakin terpenuhinya kebutuhan primer dan sosial dasar mereka. Pada tahun 2012 sebesar 46,48% sedangkan pada tahun 2016 sebesar 45,27% atau turun 1,21%.
b. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Dari segi anggaran, pembangunan bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera mendapatkan alokasi anggaran belanja langsung urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera sebesar Rp.2.972.170.000,- (0,38%) dari total anggaran belanja daerah langsung urusan wajib yang dialokasikan dalam APBD Kabupaten Purbalingga Tahun 2016. Apabila dibandingkan dengan total anggaran belanja daerah langsung, alokasi belanja langsung urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera sebesar 0,34%.
Rincian pelaksanaan program dan kegiatan urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dapat dilaporkan sebagai berikut :
1) Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah a) Penyediaan Bahan dan Jasa Perkantoran
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terbayarnya honorarium, upah harian, belanja rutin bulanan, belanja sewa mobilitas darat, belanja makanan minuman, dan belanja Pakaian Dinas Harian (PDH). Alokasi anggaran Rp.382.699.000,- realisasi Rp.352.642.947,- (92,15%).
b) Rapat – rapat Koordinasi dan Konsultasi
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya belanja perjalanan dinas dalam daerah dan luar
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.180
daerah. Perjalanan dinas dalam daerah sebanyak 465 orang/hari dan perjalanan dinas luar daerah sebanyak 281 orang/hari. Alokasi anggaran Rp.213.619.000,- realisasi Rp.213.565.405,- (99,97%).
c) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya belanja perawatan kendaraan dinas roda 2 (dua) dan 4 (empat) termasuk belanja surat tanda nomor kendaraan, berikut belanja pemeliharaan gedung, bangunan, dan peralatan kantor.
Alokasi anggaran Rp.436.052.000,- realisasi Rp.420.603.854,- (96,46%).
d) Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya pengadaan alat penyimpanan, alat kantor, meubelair, alat pendingin, personal komputer, dan meja kerja pejabat. Alokasi anggaran Rp.80.800.000,- realisasi Rp.80.800.000,- (100%).
e) Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya diklat pegawai BKBPP. Alokasi anggaran sebesar Rp.12.500.000,- realisasi Rp.12.500.000,- (100%).
2) Program Pemberdayaan Keluarga
a) Pendataan Keluarga dan Kependudukan
Pelaksanaan kegiatan updating data pendataan keluarga tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya dikarenakan terbitnya surat Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Nomor : 5527/RC/300/I.1/2016 tanggal 5 September 2016 perihal Penangguhan Kegiatan Tahun Anggaran 2016. Oleh sebab itu kegiatan cetak blangko hasil pendataan keluarga yang ter entry, membayar upah updating data, dan operasional pendataan lainnya tidak dapat dilaksanakan.
Sedangkan yang dapat dilaksanakan adalah berusaha meng upload data keluarga dalam data tampungan yang belum ter upload dan memperbaiki data yang tidak dapat di entry. Pelaksanaan kegiatan lain yang dapat dilaksanakan adalah mendidtribusikan blanko data mikro keluarga yang sudah di entry ke 18 kecamatan, perjalanan dinas luar daerah, untuk konsultasi tindak lanjut updating data, pembelian ATK, materai, dan penggandaan untuk pembuatan laporan dan evaluasi pendataan keluarga. Alokasi anggaran Rp.77.212.000,- realisasi Rp.6.685.900,- (8,66%). Hal lain yang perlu untuk dilaporkan kegiatan ini hanya sebagai pendampingan kegiatan Pemerintah Pusat namun karena kegiatan Pemerintah Pusat tersebut dipotong anggarannya sehingga kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan sampai tuntas.
b) Pengembangan Cakupan dan Kualitas Kelompok UPPKS
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.181
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu:
- Terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi tingkat kabupaten;
- Meningkatkan pemasaran produk UPPKS melalui pameran gelanggang dagang produk UPPKS tingkat Kabupaten,
- Meningkatkan kualitas kader UPPKS dengan memberikan transport ke 5 orang kader UPPKS di 18 kecamatan sebanyak 4 bulan;
- Meningkatkan kualitas kader UPPKS dengan diadakan lomba kader UPPKS, dengan hasil sebagai berikut :
Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp.500.000,- dan filling cabinet atas nama kelompok : UPPKS Cipto Raharjo, alamat Desa Brecek Kec. Kaligondang
Juara II mendapatkan uang pembinaan Rp.400.000,- dan filling cabinet, atas nama kelompok UPPKS Widodo, alamat Desa Muntang Kec. Kemangkon
Juara III mendapatkan uang pembinaan Rp.300.000,- dan filling cabinet, atas nama kelompok UPPKS Mugi Rahayu, alamat Kelurahan Penambongan Kec. Purbalingga.
Alokasi anggaran Rp.16.760.000,- realisasi Rp.16.719.100,- (99,76%).
c) Pembinaan, Evaluasi, Pengembangan Cakupan dan Kualitas Kelompok BKS
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu:
- Terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi tingkat kabupaten
- Meningkatkan kualitas UPPKS, BKS, Keluarga Kecil dan Kader BKS 5 orang Kader Tribina di 18 Kecamatan sebanyak 8 bulan.
- Meningkatnya kualitas kader Tribina (BKS) dengan diadakan lomba kader BKB, BKR, dan BKL, dengan hasil :
JUARA KELOMPOK Bina Keluarga Balita (BKB)
Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp.500.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKB Mentari, alamat Desa Bajong Kec. Bukateja
Juara II mendapatkan uang pembinaan Rp.400.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKB Mukti Tani II, alamat Desa Adiarsa Kec. Kertanegara
Juara III mendapatkan uang pembinaan Rp.300.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKB Asyifa, alamat Desa Maribaya Kec. Karanganyar
JUARA KELOMPOK Bina Keluarga Remaja (BKR)
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.182
Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp.500.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKR Lestari, alamat Kelurahan Bancar Kec. Purbalingga
Juara II mendapatkan uang pembinaan Rp.400.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKR Lestari, alamat Kelurahan Bancar Kec. Purbalingga
Juara III mendapatkan uang pembinaan Rp.300.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKR Nurul Hidayah, alamat Desa Beji Kec. Bojongsari
JUARA KELOMPOK Bina Keluarga Lansia (BKL)
Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp.500.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKL Yuswo Waluyo, alamat Kelurahan Kedungmeenjangan Kec. Purbalingga
Juara II mendapatkan uang pembinaan Rp.400.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKL Apsari, alamat Desa Beji Kec.
Bojongsari
Juara III mendapatkan uang pembinaan Rp.300.000,- dan filling cabinet, atas nama Kelompok BKL Melati, alamat Desa Penaruban Kec. Bukateja.
Alokasi anggaran Rp.100.708.000,- realisasi Rp.100.707.800,- (100%).
d) Peningkatan Kualitas dan Kuantitas KIE KB dan Advokasi Melalui Media Massa
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu : - Tersedianya anggaran untuk operasional Mupen KB/Pemutaran
film sebanyak 48 kali,
- Tersedianya anggaran untuk operasional siaran radio sebanyak 48 kali di Radio Suara Perwira Purbalingga,
- Pembuatan umbul-umbul/layur ukuran P:5m x L:0,5m sebanyak 6 buah dan P:3m x L:0,5m sebanyak 30 buah,
- Pembuatan Banner ukuran P:1,5m x L:1m sebanyak 276 buah yang dibagikan kepada 239 desa/kelurahan, 18 kecamatan, dan 18 Kepala UPT BKBPP.
- Mengadakan perjalanan dinas luar daerah, untuk konsultasi kegiatan peningkatan kualitas dan kuantitas KIE KB dan Advokasi melalui media massa.
Alokasi anggaran Rp.56.750.000,- realisasi Rp.56.749.900,- (100%).
e) Pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu : - Terselenggaranya kegiatan sosialisasi KRR di lingkungan sekolah
di 18 Kecamatan dengan jumlah peserta 110 orang per sekolah;
- Meningkatkan kualitas PIK R dengan memberikan Juknis PIK R di 35 Kelompok PIK R;
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.183
- Tersosialisasinya Program Genre di 18 sekolah masing-masing kecamatan, dengan jadwal sebagai berikut :
Tanggal 22 Juli 2016 di SMA N 1 kemangkon,
Tanggal 23 Juli 2016 di Desa Rabak Kec. Kalimanah,
Tanggal 29 Juli 2016 di SMP N 1 Pengadegan,
Tanggal 30 juli 2016 di SMP N 4 Kutasari,
Tanggal 2 Agustus 2016 di SMK N 1 Karanganyar,
Tanggal 3 Agustus 2016 di SMA Ma‟arif NU Karangmoncol,
Tanggal 4 Agustus 2016 di SMA N 1 Padamara,
Tanggal 5 Agustus 2016 di SMP N 1 Kertanegara,
Tanggal 6 Agustus 2016 di Desa Bajong Kecamatan Bukateja,
Tanggal 11 Agustus 2016 di SMP N 1 Bojongsari,
Tanggal 15 Agustus 2016 di MTS AL-MUJAHADAH Desa Pagerandong Kecamatan Mrebet,
Tanggal 20 Agustus 2016 di SMP N 3 Talagening Kec.
Bobotsari,
Tanggal 22 Agustus 2016 di MAN Purbalingga,
Tanggal 14 September 2016 di SMK N 1 Kaligondang,
Tanggal 19 September 2016 di SMA N 1 Kejobong,
Tanggal 21 September 2016 di SMP N 3 Karangreja,
Tanggal 27 September 2016 di SMK N 1 Rembang,
Tanggal 28 September 2016 di SMK N 1 Karangjambu.
- Monitoring, pembinaan, dan evaluasi kegiatan PIK R dengan terlaksananya belanja perjalanan dinas dalam daerah dan luar daerah;
- Terselenggaranya pembinaan, refresing program Genre di 18 Kecamatan di 18 sekolah;
- Realisasi lomba PIK R tingkat Kabupaten :
Juara I : PIK R Tunas Bangsa Kecamatan Kemangkon
Juara II : PIK R Marsela Kecamatan Bobotsari
Juara III : PIK R Al-Manhaj Kecamatan Bukateja
- Pemilihan Duta Mahasiswa Genre tingkat Provinsi Jawa Tengah
Prima Sabrina Nandani - Juara Harapan I (Putri)
Eka Candra Kusuma - Juara harapan II (Putra)
Alokasi anggaran Rp.68.868.000,- realisasi Rp.68.867.900,- (100%).
f) Peningkatan Kelembagaan Lini Lap KS (Kampung KB)
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan sosialisasi Kampung KB di 2 Kecamatan, yaitu Kecamatan Bobotsari (Desa Talagening, Rabu 19 Oktober 2016) dan Bojongsari (Desa Bumisari, Senin 24 Oktober 2016), terselenggaranya pelatihan Tribina, UPPKS, dan PIK R di
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.184
wilayah Kampung KB, dan terselenggaranya pelayanan KB di wilayah Kampung KB. Alokasi anggaran Rp.20.000.000,- realisasi Rp.20.000.000,- (100%).
g) Peringatan Hari Keluarga Nasional
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terselenggaranya Upacara Harganas tingkat Kabupaten Purbalingga di Pendopo Kab. Purbalingga pada tanggal 25 Juli 2016, terselenggaranya rapat-rapat koordinasi persiapan lomba paduan suara mars BKB dalam rangka harganas tahun 2016 tingkat Kabupaten Purbalingga dengan perolehan juara sebagai berikut : - Juara I : Kecamatan Bukateja
- Juara II : Kecamatan Karangreja - Juara III : Kecamatan Kejobong Hadiah berupa :
- Juara I : Filling Cabinet + Batik untuk 10 peserta - Juara II : Dispenser + Batik untuk 10 peserta - Juara III : Kipas Angin + Batik untuk 10 peserta
Alokasi anggaran Rp.15.000.000,- realisasi Rp.15.000.000,- (100%).
3) Program Pembinaan dan Pengembangan Jaringan Institusi KB
a) Bulan Bhakti KB-Kes Bhayangkara, Bakti Sosial TNI Terpadu dan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya kegiatan Bulan Bhakti KB-Kes Bhayangkara, Bakti Sosial TNI Terpadu dan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan.
Alokasi anggaran Rp.30.000.000,- realisasi Rp.29.999.800,- (100%).
b) Pembinaan Kelompok Prio Utomo
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu memberikan penilaian lomba kelompok KB Pria dan motivator KB pria Kabupaten Purbalingga dengan hasil sebagai berikut :
Pemilihan Kelompok KB Pria Terbaik Tahun 2016 : (a) Nama Kelompok : Teja Kencana
Ketua Kelompok : Herman Harsono Alamat : Kec. Bukateja (b) Nama Kelompok : Karya Raharja
Ketua Kelompok : Khadiri
Alamat : Kec. Kaligondang (c) Nama Kelompok : Perkasa
Ketua Kelompok : Suwanto Alamat : Kec. Mrebet
Pemilihan Motivator KB Pria Terbaik Tahun 2016 : 1. Nama Motivator : Herman Harsono
Alamat : Desa Majasari Kec. Bukateja
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.185
2. Nama Motivator : Suwanto
Alamat : Desa Pengalusan Kec. Mrebet 3. Nama Motivator : Anter Raharjo
Alamat : Pagedangan Kecamatan Purbalingga Alokasi anggaran Rp.30.240.000,- realisasi Rp.30.240.000,- (100%).
c) Pembinaan Saka Kencana dan Lomba PLKB, PPKBD, Sub.PPKBD serta Kelompok Prio Utomo
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu membayar honorarium panitia pelaksana kegiatan, belanja cetak, makanan minuman rapat, serta penilaian lomba PLKB/PKB, IMP (PPKBD/Sub PPKBD) dan Akseptor Lestari Kab. Purbalingga Tahun 2016 dengan hasil sebagai berikut :
Hasil Pemilihan PLKB/PKB terbaik : 1. Nama : Setyaningsih
Kecamatan : Padamara
2. Nama : Irwanda Ananto P, SE Kecamatan : Purbalingga
3. Nama : Imam Yulianto P, SE Kecamatan : Bukateja
Hasil Pemilihan PPKBD terbaik : 1. Nama : Widyastuti
Kecamatan : Padamara 2. Nama : Suryati
Kecamatan : Kalimanah 3. Nama : Sudaryanti Kecamatan : Purbalingga Hasil Pemilihan Sub PPKBD terbaik : 1. Nama : Purwanti
Kecamatan : Kertanegara 2. Nama : Rufingah
Kecamatan : Bukateja 3. Nama : Nurwiati
Kecamatan : Bojongsari
Hasil Pemilihan Akseptor Lestari Kategori 10, 15, dan 20 Tahun 2016
1. Nama : Agustinus Suryanto/RR hendarti
Alamat : Desa Muntang Rt.08/03 Kec. Kemangkon 2. Nama : Saryono T/Suryanti
Alamat : Desa Gondang Rt.02/02 Kec. Karangreja 3. Nama : Tusmono, BA/Retno Budi H
Alamat : Desa Jompo Rt.01/04 Kec. Kalimanah.
Alokasi anggaran Rp.16.870.000,- realisasi Rp.16.870.000,- (100%).
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.186
4) Program Peningkatan Pelayanan, Perlindungan dan Pembinaan Kepesertaan KB
a) Penyediaan Sarana dan Prasarana KB (DAK)
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu:
(1) Dilaksanakannya pengadaan smartphone untuk petugas lapangan sebanyak 27 unit dengan nilai kontrak Rp.121.500.000,- yang dilaksanakan pada tanggal 23 September s.d 19 Oktober 2016.
(2) Dilaksanakannya pengadaan laptop dan printer untuk Balai Penyuluh KB Kecamatan sebanyak 13 laptop dan 1 printer dengan nilai kontrak Rp.196.300.000,- yang dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus s.d 22 Agustus 2016.
(3) Dilaksanakannya pengadaan LCD Proyektor tahap I untuk Balai Penyuluh KB Kecamatan sebanyak 11 unit dengan nilai kontrak Rp.141.900.000,- yang dilaksanakan pada tanggal 29 Maret s.d 7 April 2016.
(4) Dilaksanakannya pengadaan LCD Proyektor tahap II untuk Balai
Penyuluh KB Kecamatan sebanyak 7 unit dengan nilai kontrak Rp.90.300.000,- yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus s.d 19 Agustus 2016.
Selain tersebut di atas yaitu pembelian ATK, materai, penggandaan, makan minum rapat, perjalanan dinas dalam dan luar daerah.
Alokasi anggaran Rp.569.699.000,- realisasi Rp.568.454.000,- (99,78%).
b) Peningkatan Pelayanan Pembinaan Peserta KB Aktif dan Peserta KB Baru
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu dilaksanakannya pengadaan Amoxillin sebanyak 900 box dengan nilai kontrak Rp.41.670.000,- yang dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2016 s.d 28 Oktober 2016. Selain pengadaan amoxillin yaitu pembelian ATK, materai, cetak, penggandaan, perjalanan dinas dalam dan luar daerah. Alokasi anggaran Rp.67.500.000,- realisasi Rp.67.050.000,- (99,33%).
c) Pengadaan BKB Kit (DAK)
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu dilaksanakannya pengadaan BKB Kit sebanyak 20 set dengan nilai kontrak Rp.83.500.000,- yang dilaksanakan pada tanggal 1 September s.d 30 September 2016. Alokasi anggaran sebesar Rp.84.000.000,- realisasi Rp.83.999.900,- (100%).
d) Peningkatan Perlindungan Terhadap Efek Samping/Kegagalan KB Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tertanganinya kasus kegagalan pelayanan MOW sebanyak 1 kasus.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.187
Dalam kegiatan ini semakin sedikit kasus yang ditemukan adalah hasil yang baik, berarti dalam penanganan medis pelayanan KB metode MKJP berhasil. Alokasi anggaran Rp.20.000.000,- realisasi Rp.500.000,- (2,50%).
e) Pensertifikatan Tanah Pembangunan Gedung BPKB
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu pengurusan sertifikat untuk tanah yang dipergunakan untuk Balai Penyuluh KB Kecamatan pada tahun 2016. Alokasi anggaran Rp.893.000,- realisasi Rp.892.560,- (99,95%).
f) Bantuan Operasional KB (DAK Non Fisik)
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu untuk memenuhi kebutuhan operasional Balai Penyuluh KB di 18 kecamatan antara lain honorarium panitia pelaksana kegiatan, belanja ATK, belanja alat listrik dan elektronik, belanja materai, belanja alat kebersihan dan bahan kebersihan, belanja perlengkapan kantor, belanja air, belanja listrik, belanja pulsa internet, belanja penggandaan, belanja makanan dan minuman rapat, belanja perjalanan dinas dalam daerah, belanja pemeliharaan gedung dan bangunan dan Belanja pemeliharaan alat kantor.
Alokasi anggaran Rp.672.000.000,- realisasi Rp.622.078.255,- (92,57%).
c. Proses Perencanaan Pembangunan, Kondisi Sarana dan Prasarana Proses perencanaan pembangunan program dan kegiatan urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera yang dilaksanakan oleh SKPD BKBPP Kabupaten Purbalingga melalui dan termuat dalam Renstra, Renja dan RKA SKPD. Kondisi sarana prasarana yang digunakan memadai. Hal lain yang perlu dilaporkan tidak ada.
d. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan yang dihadapi oleh Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dalam menangani urusan keluarga berencana keluarga sejahtera sebagai berikut :
1) Pasangan Usia Subur pengguna kontrasepsi masih didominasi oleh kontrasepsi yang bersifat hormonal, khususnya suntik dan pil.
2) Partisipasi laki-laki terhadap penggunaan kontrasepsi masih sangat rendah.
3) Kualitas Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) tidak meningkat bahkan mengalami penurunan disebabkan karena krisis multi dimensi yang berkepanjangan, sehingga kader tidak memiliki waktu luang untuk kegiatan sosial.
4) Belum efektifnya kelompok-kelompok remaja untuk menyebar luaskan informasi kesehatan reproduksi remaja, penyiapan kehidupan bagi remaja kepada lingkungan sebayanya.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.188
5) Kesulitan memasarkan hasil produk Kelompok UPPKS dikarenakan kualitas produk yang masih relatif rendah dari kemasan yang kurang menarik.
6) Kurangnya modal usaha Kelompok UPPKS untuk mengembangkan usahanya.
7) Kesulitan rekruitmen kader yang mempunyai kemampuan dan kemauan dalam menangani Bina Keluarga Sejahtera (BKS).
8) Pemahaman keluarga terhadap manfaat kegiatan BKS masih rendah, demikian juga dukungan tokoh masyarakat masih kurang.
9) Kurangnya sarana untuk meningkatkan KIE, antara lain brosur, leaflet dan sarana pemutaran film berupa layar lebar.
10) Biaya operasional pendataan keluarga bagi kader pendata masih sangat kecil hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja dan kualitas data yang di hasilkan.
Solusi/upaya mengatasi permasalahan :
1) Meningkatkan KIE, advokasi dan penyuluh pemakaian kontrasepsi yang bersifat non hormonal, dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader KB, Petugas Lapangan KB dan Tim KB Keliling tingkat kabupaten.
2) Meningkatkan dan mensosialisasikan KIE KB Pria secara lengkap, melalui peningkatan Peran Paguyuban Prio Utomo.
3) Meningkatkan pembinaan serta memberikan penghargaan bagi Institusi Masyarakat Pedesaan Khususnya PPKBD dan Sub PPKBD.
4) Meningkatkan pembinaan dan pelatihan konselor sebaya pada PIK R atau kelompok-kelompok remaja
5) Meningkatkan kegiatan promosi/gelanggang dagang UPPKS pada momen-momen kegiatan bulan bhakti pada lembaga pemerintah maupun non pemerintah
6) Mengembangkam skim modal melalui lembaga keuangan mikro dalam rangka memenuhi kebutuhan pinjaman modal UPPKS melalui, Program kemitraan PNM (Permodalan Nasional Madani).
7) Rekruitmen kader Bina Keluarga Sejahtera dan UPPKS melalui kerjasama kemitraan dengan PKK, PGRI, Fatayat NU, „Aisyiyah dan mengintegrasikan kegiatan BKS dengan lembaga Posyandu dan Pos PAUD
8) Meningkatkan penyuluhan, pembinaan dan pelatihan bagi kader Bina Keluarga Sejahtera melalui kerjasama dengan PKK, PGRI dan pendekatan pada tokoh masyarakat.
9) Meningkatkan operasional Mobil Penerangan KB, KIE KB melalui media massa/radio, penyediaan sarana/media KIE melalui kerjasama dengan lembaga pemerintah ataupun swasta.
10) Melaksanakan advokasi program KB kepada pemerintah daerah maupun pusat untuk meyakinkan pentingnya penyediaan data keluarga dan kependudukan yang berkualitas
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III