a. Tingkat Pencapaian Standar Pelayanan Minimal
Secara umum pelaksanaan pembangunan bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah dilaksanakan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari pencapaian indikator kinerja kunci penyelenggaraan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada tabel 3.9 berikut :
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.171
Tabel 3.9
Capaian Indikator Partisipasi Pekerja Perempuan di Sektor Pemerintah dan Swasta
No Indikator 2012 2013 2014 2015 2016
1 Pekerja perempuan di lembaga pemerintah
4.421 4.420 4.237 4.309 3.960
2 Jumlah Pekerja perempuan 33.325 33.171 33.381 32.482 33.459 3 Jumlah Partisipasi Angkatan Kerja
perempuan
33.325 35.176 36.007 32.482 33.459 4 Jumlah angkatan kerja perempuan
(Usia 15-64 tahun)
341.557 342.221 333.009 316.356 316.358 5 Jumlah Rumah Tangga (Jumlah KK) 312.304 282.476 287.939 289.343 292.225 Sumber data : BKBPP Kab.Purbalingga, 2016
1) Partisipasi perempuan di lembaga pemerintahan
Pelaksanaan program di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah berjalan dengan baik, selama dua tahun terakhir tingkat partisipasi perempuan di lembaga pemerintah mengalami kenaikan setiap tahunnya. Perkembangan partisipasi perempuan di lembaga pemerintah tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang memberi kesempatan yang luas bagi perempuan agar dapat bersaing seiring dan sejajar dengan kaum laki-laki.
b. Pekerja Perempuan Tahun 2016 sebanyak 33.459 (sektor pemerintah dan swasta)
Selama dua tahun terakhir pekerja perempuan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Pada tahun 2015 sebanyak 32.482 orang sampai dengan tahun 2016 sebesar 33.459 orang terjadi kenaikan sebesar 977 atau 3,00% kenaikan partisipasi ini dipengaruhi oleh kesempatan kerja yang cukup luas untuk pekerja perempuan karena seiring dengan pertumbuhan industri di Purbalingga yang membutuhkan lebih banyak porsi untuk pekerja perempuan daripada pekerja laki-laki.
c. Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan Tahun 2016 sebanyak 33.459 (sektor pemerintah dan swasta)
Perkembangan partisipasi angkatan kerja perempuan mengalami kenaikan setiap tahun, yaitu pada tahun 2015 jumlah partisipasi angkatan kerja perempuan sebanyak 32.482 sedangkan pada tahun 2016 sebanyak 33.459 atau naik 977 atau 3,00%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah angkatan kerja perempuan perlu diimbangi dengan pertumbuhan kesempatan kerja baru pada tahun 2016. Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan program/kegiatan yang mengarah pada peningkatan skill dan ketrampilan calon pekerja perempuan untuk dapat menciptakan peluang kerja sendiri.
d. Angkatan kerja perempuan usia 15-65 tahun
Dalam kurun waktu empat tahun terakhir angkatan kerja perempuan usia 15-65 tahun mengalami penurunan, pada tahun 2013 sebanyak 342.221 orang sampai dengan tahun 2016 sebanyak 316.358 terjadi penurunan sebesar 25.863 atau 75,5%.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.172
Tabel 3.10
Angka Anak Perempuan Usia >15 tahun yang melek huruf
No Indikator 2012 2013 2014 2015 2016
1 Jumlah anak perempuan usia > 15 tahun yang melek huruf
24.650 25.849 47.784 48.266 36.767
2 Jumlah anak perempuan usia > 15 tahun
24.650 25.849 47.784 48.266 36.767
% 100 100 100 100 100
Sumber data : BKBPP Kab.Purbalingga, 2016
b. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Alokasi anggaran belanja langsung urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada tahun 2016 sebesar Rp.1.110.875.000,- (0,14%) dari total anggaran belanja daerah langsung urusan wajib yang dialokasikan dalam APBD Kabupaten Purbalingga Tahun 2016. Apabila dibandingkan dengan total anggaran belanja daerah langsung, alokasi belanja langsung urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebesar 0,13%
Rincian pelaksanaan program dan kegiatan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan adalah
1) Program Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
a) Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya workshop antara Jaringan Perempuan Pelaku Usaha Kecil (JARPUK) Desa Binangun dan Desa Pengalusan Kecamataan Mrebet sejumlah 50 orang di Aula Purbalingga Kidul dengan BKBPP, Camat, dan Pengusaha Perempuan dalam rangka penyusunan rencana kegiatan tahun 2017. Alokasi anggaran Rp.8.400.000,- realisasi Rp.8.360.000,- (99,52%).
b) Fasilitasi PUG dan Unit Pelayanan Terpadu Penanganan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terselenggaranya rapat koordinasi PUG yang dilaksanakan di BKBPP Kab. Purbalingga dengan peserta Pokja PUG Kabupaten Purbalingga dan sosialisasi Unit Pelayanan Terpadu Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Kejobong pada tanggal 12 April 2016 dan tanggal 14 April 2016 di Kecamatan Padamara dengan peserta 100 orang terdiri dari muspika, dinas/instansi tingkat kecamatan, kepala desa, ketua tim penggerak PKK kecamatan, Pokja I TP.PKK Kecamatan, Ketua TP. PKK Desa, Pokja I TP. PKK Desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Bantuan sembako bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak sejumlah 10
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.173
orang. Alokasi anggaran Rp.63.200.000,- realisasi Rp.61.919.500,- (97,97%).
c) Fasilitasi KLA dan Percontohan Desa / Kelurahan Layak Anak Kegiatan dimaksud dilaksanakan dalam bentuk :
(1) Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Tingkat Kabupaten
(a) Rapat koordinasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat kabupaten yang dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2016 di Gedung Srikandi dengan peserta 65 orang terdiri dari anggota Tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Klaster Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga serta Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi Puskesmas Ramah Anak.
(b) Rapat Koordinasi Tim Gugus Kabupaten Layak Anak tingkat kabupaten yang dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2016 di Gedung Srikandi dengan peserta anggota Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Kabupaten Klaster Pendidikan dan Pemanfaatan Waktu Luang dan Budaya dengan Kepala UPTD Pendidikan se-Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan Sosialisasi tentang Sekolah Ramah Anak.
(c) Rakor Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak tingkat Kabupaten dilaksanakan tanggal 21 desember 2016 di Gedung Operation Room Graha Adiguna Setda Purbalingga dengan peserta sejumlah 80 orang terdiri dari anggota Tim Gugus Tugas tingkat kabupaten, camat se-Kabupaten Purbalingga, UPT BKBPP se-Kabupaten Purbalingga, dan perwakilan Forum Anak tingkat kabupaten. Kegiatan ini dalam rangka melakukan evaluasi tingkat pusat tahun 2017.
(d) Penyusunan Profil Anak Tahun 2016 realisasi pelaksanakan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya penyusunan Profil Anak sejumlah 30 buku, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UNSOED yang bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi anak (usia 0-<18 tahun) di Kabupaten Purbalingga sesuai dengan 31 indikator Kabupaten Layak Anak.
(2) Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Desa Percontohan, Realisasi program dan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2016 di Graha Srikandi dengan jumlah peserta 80 orang dari Kecamatan Bukateja dan Kecamatan Bobotsari terdiri dari Muspika, UPT Kecamatan, kepala desa, dan Ketua TP. PKK Desa. Tanggal 24 Agustus 2016 peserta sejumlah 80 orang dari
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.174
Kecamatan Purbalingga dan Kecamatan Kaligondang terdiri dari Muspika, UPT Kecamatan, Kepala Desa, dan Ketua TP. PKK Kecamatan. Tanggal 25 Agustus 2016 di Graha Srikandi dengan peserta sejumlah 80 orang dari Kecamatan Kalimanah dan Kecamatan Kutasari terdiri dari Muspika, UPT Kecamatan, kepala desa, dan Ketua TP. PKK Desa.
(3) Sosialisasi Desa Layak Anak
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 April di Kecamatan Bojongsari, 26 April di Kertanegara dan 28 April di Kecamatan Rembang dengan peserta Muspika, UPT kecamatan, Kepala Desa, dan Ketua TP. PKK Kecamatan dan Desa. Kegiatan ini dilaksanakan di tingkat kecamatan. Selanjutnya pada tanggal 10 Mei 2016 di Desa Patemon Kecamatan Bojngsari, tanggal 19 Mei di Desa Adiarsa Kecamatan Kertanegara dan tanggal 10 Mei 2016 di Desa Tanalum Kecamatan Rembang. Peserta terdiri dari Kepala Desa, Perangkat, Tim Penggerak PKK tingkat desa, dan Tokoh Masyarakat Desa dengan jumlah peserta 40 orang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang Desa Layak Anak dan Pembentukan Tim Gugus Desa Layak Anak Tingkat Desa.
(4) Penyusunan Rencana Aksi Tingkat Desa.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2016 di Desa Patemon Kecamatan Bojongsari, tanggal 15 November di Desa Adiarsa Kecamatan Kertanegara dan tanggal 17 November 2016 di Desa Tanalum Kecamatan Rembang. Peserta terdiri dari kepala desa, perangkat, Tim Penggerak PKK Tingkat Desa dan tokoh masyarakat desa dengan jumlah peserta 40 orang.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana kegiatan tingkat desa.
Alokasi anggaran Rp.116.250.000,- realisasi Rp.113.290.000,- (97,45%).
d) Pengembangan Kapasitas Forum Anak
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terselenggaranya rapat pada tanggal 5 Juni 2016 dan tanggal 29 Juni 2016 dengan peserta masing-masing 50 orang terdiri dari Pengurus Forum Anak Tingkat Kabupaten dan anggota dari berbagai Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas se-Kabupaten Purbalingga. Alokasi anggaran Rp.15.000.000,- realisasi Rp.15.000.000,- (100%).
e) Penyusunan Profil Gender
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.175
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya penyusunan Profil Gender sebanyak 30 buku, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UNSOED yang bertujuan untuk memberikan gambaraan menyeluruh tentang kondisi penduduk laki-laki dan perempuan di Kabupaten Purbalingga dalam hal kesehatan, keluarga berencana, pendidikan, ketenagakerjaan, sektor publik, sektor usaha dan kegiatan sosial. Alokasi anggaran Rp.17.500.000,- realisasi Rp.17.500.000,- (100%).
f) Peringatan Hari Ibu
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya kegiatan Peringatan Hari Ibu ke 88 tahun 2016.
Lomba yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ibu antara lain kegiatan lomba menulis surat cinta buat ibu bagi anak berusia 13 s.d 18 tahun yang dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 14 Desember 2016 dan lomba memakai beskap bagi bapak serta lomba memakai kebaya Banyumasan bagi ibu yang dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2016. Adapun hasil kejuaraan lomba dimaksud sebagai berikut:
Lomba Menulis Surat Cinta Buat Ibu:
Juara I : Ica Nurul Mustafiana Juara II : Gilar Yogawati
Juara III : Salsabila Meylani Putri Lomba Memakai Beskap Bagi Bapak:
Juara I : POLRES Purbalingga
Juara II : UPTD Pendidikan Kecamatan Bojongsari Juara III : Kecamatan Purbalingga
Lomba Memakai Kebaya Banyumasan:
Juara I : POLRES Purbalingga
Juara II : UPTD Pendidikan Bojongsari Juara III : Kodim 0702
Resepsi Peringatan Hari Ibu ke 88 Tahun 2016 dilaksanakan tanggal 28 Desember 2016 di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga dihadiri undangan 500 orang terdiri dari Forkopimda, Sekretaris Daerah beserta Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Camat dan Organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan Peringatan Hari Ibu ke 88 tahun 2016 bertujuan untuk meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Alokasi anggaran Rp.32.195.000,- realisasi Rp.24.918.000,- (77,40%).
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.176
Rincian pelaksanaan program dan kegiatan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Sekretariat Daerah (Bagian Kesejahteraan Rakyat) dilaksanakan melalui Program Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Program dimaksud dilaksanakan melalui kegiatan Pemberdayaan Keluarga Melalui Organisasi Wanita.
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya 39 kegiatan PKK diantaranya rapat-rapat PKK, keterampilan rutin, pelatihan-pelatihan PKK, bantuan-bantuan, lomba-lomba, pembinaan wilayah, evaluasi PKK tingkat provinsi, pemberian tali asih kepadu penyapu jalan dan janda kurang mampu, bantuan ke desa/kelurahan binaan PKK, sarana Sekretariat PKK, perjalanan dinas dll. Alokasi anggaran Rp.858.330.000,- realisasi Rp.783.071.250,- (91,23%).
c. Proses Perencanaan Pembangunan, Kondisi Sarana dan Prasarana Proses perencanaan pembangunan program dan kegiatan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Bagian Kesejahteraan Sekretariat Daerah melalui dan termuat dalam Renstra, Renja dan RKA SKPD. Kondisi sarana prasarana yang digunakan memadai. Hal lain yang perlu dilaporkan tidak ada.
d. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan yang dihadapi oleh Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dalam menangani program dan kegiatan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak :
1) Kurangnya pemahaman masyarakat akan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang No 21 tahun 2007 tentang TPPO.
2) Kurangnya pemahaman masyarakat tentang keberadaan Tim Harapan dan penanganan kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak
3) Kurang dipahaminya Pengarusutamaan Gender (PUG) oleh focal point gender SKPD.
4) Belum diketahuinya peta kekerasan terhadap perempuan dan anak.
5) Belum terpenuhinya fasilitas untuk anak hingga diperlukan sosialisasi tentang Kota Layak Anak dan dibentuk Percontohan Desa/Kelurahan Layak Anak.
Solusi/upaya mengatasi permasalahan :
1) Melaksanakan sosialisasi Undang-undang No 21 Tahun 2007 Tentang TPPO melalui pemanfaatan pertemuan/musyawarah lembaga masyarakat.
2) Membentuk Gugus Tugas Traficking Tingkat Kabupaten Purbalingga.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016
Bab III
III.177
3) Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan Tim Harapan dan cara penanganan kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui dialog interaktif bekerjasama dengan lembaga penyiaran Radio Suara Perwira.
4) Meningkatkan kualitas pelatihan penyusunan perencanaan pembangunan yang responsip gender kepada lembaga pemerintah/
SKPD.
5) Melaksanakan pendataan dan membuat peta kekerasan terhadap perempuan dan anak.
6) Sosialisasi tentang kabupaten/kota layak anak dan pengembangan percontohan desa layak anak.
15. Program dan Kegiatan Urusan Keluarga Berencana dan Keluarga