Ada baiknya untuk menyisihkan waktu untuk mempersiapkan mental. "Ketika Anda berbaring di ranjang di malam sebelum lomba, cobalah bayangkan lomba besok," kata Fitzgerald. "Bayangkan usaha Anda, rasa lelahnya, dan bagaimana kerasnya Anda berjuang untuk mencapai garis akhir," ungkapnya.
Riset menunjukkan bahwa atlet yang membayangkan lombanya akan sulit ternyata mampu mentolerir tingkat tekanan yang lebih tinggi dan dapat selesai lebih cepat. Bila Anda tidak mempersiapkan diri untuk berjuang keras, kemungkinan besar mental Anda akan 'kaget' di hari lomba.
Berita 80 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Kamis, 25 September 2014 | 11:17 WIB
Mungkin Lemak Jenuh Tak Sejahat yang Dikira
KOMPAS.com - Selama ini lemak jenuh sudah terlanjut mendapat label sebagai
sesuatu yang jahat dan perlu dihindari. Namun menurut beberapa studi teranyar, lemak jenuh ternyata tidak seburuk yang dikira. Studi-studi sebelumnya memang menyebutkan lemah jenuh menghambat pembuluh darah yang akhirnya memicu serangan jantung. Karena itu kita dianjurkan untuk memilih susu rendah lemak untuk menghindari obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Dalam sebuah studi berskala besar yang dilakukan oleh tim dari Swedia, diketahui bahwa susu full cream ternyata justru menurunkan risiko diabetes melitus. Peneliti tersebut mempelajari 2.500 orang yang mengonsumsi 8 porsi atau lebih produk susu berlemak setiap harinya. Ternyata, mereka punya risiko terkena diabetes melitus 23 persen lebih rendah dibanding yang hanya mengonsumsi satu porsi atau kurang.
Studi lain di Kanada yang dimuat di jurnal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, menemukan bahwa mengonsumsi produk susu seperti keju dan krim dapat menurunkan tekanan darah dan gula darah, atau dengan kata lain, juga menghindarkan dari diabetes melitus dan obesitas. Peneliti menemukan bahwa hasil tes darah orang-orang yang lebih sehat adalah justru yang mengandung sejenis asam lemak yang diasosiasikan diperoleh dari produk susu.
Bukan hanya itu, sebuah studi di Inggris yang melibatkan 500.000 orang menemukan bahwa orang yang mengasup lemak jenuh justru lebih terhindar dari penyakit jantung, dibanding dengan orang yang rutin berbelanja produk yogurt rendah lemak atau ikan. Karenanya para peneliti menduga bahwa bukan lemak jenuh yang menyebabkan penyakit jantung. Dari beberapa kasus diketahui, orang yang ingin menghindari lemak jenuh dari pola makannya justru mengonsumsi lebih banyak karbohidrat, terutama gula.
"Dalam beberapa dekade terakhir, sudah ada beberapa percobaan untuk membandingkan diet dengan rendah lemak dan tinggi lemak. Hasilnya, diet tinggi lemak lebih baik untuk kesehatan," kata Nina Teicholz, jurnalis sains. "Malahan, konsumsi lemak dari daging merah, telur, produk lemak jenuh, atau mentega kelapa lebih menyehatkan dibanding hanya dari minyak sayur," ungkapnya.
Teicholz mengambil referensi dari sebuah studi terhadap penderita diabetes melitus dalam jurnal PLOS ONE. Para pasien dibagi ke dua golongan diet, diet tinggi lemak tapi rendah karbohidrat dan yang kedua, diet standar untuk diabetes, yakni rendah lemak. Hasilnya, mereka yang mengikuti pola diet pertama berhasil menurunkan berat badan dua kali lipat dan mengurangi waktu pengobatan mereka empat kali lebih cepat.
"Faktanya, lemak tidak membuat Anda gemuk atau diabetes," kata Teicholz. Ia mengalami sendiri saat sedang menulis penilaian sebuah restoran. Di sana, ia memakan pate (pasta daging), daging sapi, dan saus krim. "Yang mengejutkan adalah, berat badan saya yang sangat stabil bertahun-tahun ini turun sebanyak 4,5 kg. Tingkat kolestrol saya tidak bertambah, dan pola makan saya menjadi berubah," cerita Teicholz.
Ia kemudian menghabiskan 10 tahun untuk mempelajari literatur sains terkait topik tersebut. "Saya kaget bahwa ternyata ada yang hilang dari dasar segala hukum tentang nutrisi ini, bahwa selama 50 tahun ini, orang sudah dilarang untuk makan makanan yang sehat dan enak ini," ungkapnya.
Riset awal
Pemberian label buruk terhadap lemak jenuh dimulai dari seorang ahli jantung, Ancel Keys. Teorinya mengatakan bahwa lemak meningkatkan kolestrol yang menyumbat pembuluh darah. Ia memiliki teori 7 negara yang mengukur peringkat konsumsi lemak, makin tinggi asupannya, makin tinggi angka serangan jantungnya. Sejak saat itu, hipotesis Keys telah menjadi aturan nutrisi baru bagi Amerika dan Inggris. Lemak jenuh dalam makanan olahan kini telah digantikan dengan lemak trans. Lemak yang satu ini dibuat dari minyak sayur tidak jenuh yang bentuknya cair pada suhu ruangan. Bila akan digunakan untuk memanggang kue, minyak ini akan dibuat mengeras dengan proses hidrogenasi.
Namun lemak trans punya sejumlah efek berbahaya, termasuk meningkatkan kolestrol jahat dan menurunkan kolestrol baik. Belakangan ini, beberapa produsen memang menghilangkan lemak trans dari produknya dan menggantinya dengan cara baru untuk membuat minyak sayur padat. Sayangnya, dalam suhu tinggi minyak sayur tersebut akan memproduksi radikal bebas.
Berita 81 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Kamis, 25 September 2014 | 14:51 WIB
Campuran Madu dan Kotoran Hewan Pernah Jadi Alat Kontrasepsi
KOMPAS.com - Jika Anda sering merasa malas untuk minum pil KB secara teratur
atau memakai alat kontrasepsi lainnya, bayangkan jika Anda hidup di zaman Mesir kuno. Wanita di masa itu memanfaatkan kotoran buaya atau testis binatang sebagai pencegah kehamilan.
EngenderHealth, sebuah organisasi nonprofit untuk kesehatan wanita, baru-baru ini membuat video yang menceritakan tentang sejarah alat kontrasepsi sejak tahun 3051 SM. Alat kontrasepsi yang pernah digunakan pada zaman Mesir kuno antara lain campuran kotoran buaya dan madu. Mereka percaya komposisi itu mengandung spermisida, zat kimia yang dapat membunuh sperma. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan seks.
Tak kalah unik, di abad pertengahan Eropa, para wanita mencoba mencegah kehamilan dengan mengikatkan testis berang-berang di kaki mereka saat berhubungan seksual. Apakah "metode KB" tersebut berhasil? Tidak. Ada juga usaha mencegah kehamilan dengan "kontrasepsi" oral. Wanita di Perancis pada tahun 1600-an harus minum jus bawang putih untuk mencegah kehamilan. Di belahan dunia lain, wanita Kanada di masa yang sama menggunakan campuran testis berang-berang darat dan whisky.
Dari semua alat kontrasepsi konvensional itu, salah satu yang paling berbahaya adalah yang digunakan para wanita Yunani kuno. Mereka meminum air limbah pandai besi yang mengandung timah. Padahal, timah bersifat racun bagi tubuh.
Di tahun 1800-an mulai dirintis penggunaan kondom. Awalnya wanita Eropa memasukkan sejenis tudung jari logam ke vaginanya untuk menghambat sperma yang masuk. Tetapi selama ratusan tahun kemudian dipakailah semacam kondom yang dibuat dari usus babi. Alat kontrasepsi lain yang digunakan di Amerika tahun 1960-an adalah minuman soda. Para wanita menggunakan soda untuk membilas vagina mereka setelah hubungan seks untuk menyingkirkan sperma. Padahal itu tidak ada gunanya.
Berita 82 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Kamis, 25 September 2014 | 18:00 WIB
Olahraga Kurang dari 90 Menit Tak Perlu Konsumsi “Sport Drink”
KOMPAS.com - Iklan sport drink alias minuman olahraga selalu menampilkan
para atlet yang tampak bugar dan berstamina selama pertandingan. Namun para ahli mengingatkan bahwa minuman olahraga mungkin tak ada manfaatnya. Citra sport drink sebagai minuman penguat stamina tubuh ini tidak lepas dari para atlet yang menjadi bintang iklannya. Sebut saja, atlet sepakbola Gareth Bale dan atlet golf Tiger Woods yang dikontrak menjadi duta bagi beberapa produsen minuman olahraga.
Meski minuman olahraga ini tak berbahaya seperti rokok, tetapi para ahli mengingatkan bahwa manfaat kesehatan minuman ini masih belum terbukti. "Para atlet yang menjadi duta produk bisa menyesatkan pandangan masyarakat akan manfaat dari minuman olahraga. Padahal, belum ada bukti ilmiah," tulis para peneliti dalam jurnal British Medical Journal. Sejauh ini hanya ada sedikit bukti yang menyebutkan produk sport drink akan meningkatkan performa olahraga dan pemulihan. Para ahli menjelaskan bahwa minuman olahraga hanya memberi sedikit manfaat dibanding air mineral biasa bila aktivitas olahraga yang dilakukan kurang dari 90 menit.
Olahraga yang singkat seperti ini hanya membutuhkan pengganti cairan dari keringat yang keluar untuk menghindari dehidrasi. Fungsi tersebut sudah dapat dicukupi oleh air biasa. Simon Outram dan Bob Stewart dari Institut Olahraga, Latihan, dan Hidup Aktif, Australia, mengatakan, kampanye iklan yang sukses membuat orang tidak skeptis terhadap produk ini. Ada alasan mengapa produsen minuman olahraga berani berinvestasi besar-besaran dengan mensponsori kegiatan olahraga. "Karena kegiatan mensponsori itu -lengkap dengan duta dan iklannya- membawa pesan bahwa produk mereka penting untuk berolahraga," kata Outram dan Stewart.
Menanggapi hal tersebut, Gavin Partington, direktur umum Asosiasi Minuman Soda Inggris, mengatakan, "Tulisan pada BMJ itu hanyalah bentuk penolakan penulisnya terhadap iklan. Alasannya, minuman olahraga sudah sangat terkenal dan mudah diperoleh pasar.”
Berita 83 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Jumat, 26 September 2014 | 12:18 WIB
Ginseng, Herbal Kebanggaan Korea
KOMPAS.com - Korea termasuk dalam negara yang menjadi gudang herbal
dunia. Tanaman herbal yang paling terkenal dari negeri ini adalah ginseng. Korea telah menjadi produsen ginseng tertua dan terbanyak di dunia. Ginseng telah digunakan selama ribuan tahun dalam perawatan terhadap berbagai penyakit, mulai dari hipertensi, hepatitis, disfungsi ereksi (DE), flu, sampai kanker. Obat herbal ini dipercaya juga mampu meningkatkan konsentrasi dan kerja otak.
Ada dua macam ginseng yang paling umum: ginseng Asia (Panax ginseng) dan Amerika (Panax quinquefolius). Uniknya, nama latin 'Panax' berarti 'panacea' atau 'menyembuhkan semua'. "Ginseng itu tanaman yang bersifat panas, menghangatkan tubuh, tapi tumbuh di daerah dingin," kata William Adi Teja, TCM, ahli obat tradisional Tiongkok, yang berpraktik di Jakarta.
Menurutnya, tanaman ini termasuk langka dan susah diproduksi, apalagi yang alami. Beda jenis ginseng, beda pula khasiatnya. Ginseng Asia yang biasa berasal dari Tiongkok atau Korea dapat membantu berkonsentrasi, melawan diabetes dan DE. Sedangkan ginseng Amerika digunakan untuk menyembuhkan diabetes dan mencegah flu.
Memang ada tanaman lain yang disebut-sebut sebagai ginseng, seperti eleuthero atau ginseng Siberia, tapi kedua tanaman ini tidak mengandung bahan aktif ginsenosida. "Meskipun namanya ginseng dan dapat menghangatkan tubuh, mereka berbeda dari ginseng Tiongkok atau Korea dan manfaatnya juga beda," kata William. Ginsenosida memiliki stuktur kimia yang sama dengan hormon manusia, sehingga ginsenosida dapat mengendalikan aktivitas hormon dan menstabilkan kelangsungan saraf. Selain itu, ginseng memengaruhi tekanan darah dan produksi insulin, serta meningkatkan metabolisme tubuh.
Beberapa penelitian juga menyimpulkan bahwa ginseng mampu meningkatkan sistem imun, mengurangi gejala salesma, melawan kanker, penyakit jantung, DE, hepatitis C, hipertensi, gejala menopause, dan kelelahan. Karena manfaatnya yang begitu banyak, harga 1 kg ginseng wild dapat mencapai Rp 200 juta! Sayangnya, ginseng ini sudah sangat langka dan hampir tidak mungkin mendapatkannya sampai satu kg.
Dari bentuk biji, ginseng membutuhkan 1-2 tahun untuk mulai bertumbuh. Setelah 3-5 tahun, barulah akar ginseng itu dapat membesar hingga 5-10 gram. Paling lama, ginseng akan dipanen di usia 6 tahun.
Ginseng merah Korea
Korean Red ginseng adalah jenis ginseng yang paling mahal. "Yang bikin mahal adalah proses ekstraknya, karena tidak bisa sembarangan. Untuk membuat suplemen, proses yang paling umum adalah dimasak atau pakai alkohol, sehingga produsen bisa mengambil komposisi tertentu saja," kata William. Selain melalui proses ekstrak khusus, ginseng merah Korea mengandung ginsenosida hingga 15 persen. Sementara ginseng berbentuk kapsul, obat, atau tonik biasanya hanya mengandung 1,5 persen.
Ginseng merah telah lama dipakai untuk mengobati impotensi. Dalam studi yang dimuat di American Journal of Urology, sebanyak 45 pria diuji untuk mengetahui manfaat ginseng merah terhadap DE mereka. Sebagian diberi ginseng asli, sebagian lagi hanya diberi placebo. Mereka yang mendapat ginseng asli mengonsumsi 900 mg, tiga kali sehari, selama delapan bulan. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi ginseng punya perkembangan signifikan terhadap DEnya. Studi lain yang dimuat Insitut Kesehatan Nasional mencatat bahwa ginseng merah mampu meningkatkan fungsi seksual wanita tanpa efek samping berbahaya.
Efek Samping
Untuk penggunaan aman, sebaiknya konsumsi ginseng tidak terus-menerus. "Semua obat termasuk yang herbal pun pasti ada efek samping bila pemakaiannya tidak tepat, maka itu konsultasikan ke dokter untuk mengetahui kemampuan diri Anda," ujar William. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi dari penggunaan jangka panjang adalah sakit kepala, pusing, sakit perut, dan perubahan siklus PMS.
Berita 84 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Sabtu, 27 September 2014 | 12:30 WIB
Komunitas AB, Tempat Berhimpunnya Pemilik Darah Langka
KOMPAS.com - Anda mungkin pernah mendapat pesan di media sosial tentang
orang yang mencari golongan darah AB. Golongan darah ini memang langka, diperkirakan dari 100 orang hanya 1 yang memiliki darah AB. Didorong oleh solidaritas, beberapa pemilik darah AB berhimpun dalam komunitas AB. Ingatan akan seorang ibu yang menangis di kantor PMI pada tahun 1986 karena kesulitan mendapatkan tiga kantong darah AB masih teringat kuat di benak Arif Agus. Saat itu PMI memang sedang kehabisan stok darah golongan AB.
"Setelah saya mendonorkan darah satu kantong, ibu itu langsung pergi membawanya untuk suaminya yang sedang dalam kondisi darurat. Padahal ia sebenarnya butuh 2-3 kantong," kata Agus, Sekretaris Pengurus Komunitas AB, saat dihubungi Kompas.com melalui telepon (25/9/14). Pengalaman serupa pernah dialami oleh Imam Maulana. Sewaktu ia kuliah di Yogyakarta sekitar tahun 2007, ada temannya yang kesulitan mencari donor darah golongan AB. Imam yang memang bergolongan darah AB langsung mendonorkan darahnya, tetapi tentu saja darah tersebut tidak cukup.
Terdorong oleh pengalaman-pengalaman tersebut Imam lalu mengumpulkan beberapa teman-temannya yang bergolongan darah AB untuk membentuk komunitas AB. Keikutsertaan para anggota komunitas ini memang kebanyakan didasari oleh keinginan untuk berbagi. Agus mengatakan, salah satu anggotanya pernah mengalami kecelakaan dan dirawat di ICU rumah sakit selama dua minggu. "Ia kesulitan mendapatkan stok darah AB, apalagi butuhnya sampai 20 kantong. Setelah menunggu selama 3 hari akhirnya terkumpul darah yang dikumpulkan dari 5 pendonor. Setelah sembuh ia lalu bergabung dengan komunitas ini," katanya.
Pada awal dibentuknya, komunitas ini hanya diikuti 11 orang. Namun dalam pertemuan kedua, mereka berhasil mengumpulkan 600 orang bergolongan darah AB dari seluruh Indonesia. Kini, anggota komunitas AB tersebar di beberapa kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, hingga Riau, padang, dan Makasar. Sekretariat komunitas yang memiliki motto "Terlahir untuk Berbagi" ini ada di Yogyakarta dan Jakarta.
Dok KomunitasAB Salah satu kegiatan anggota komunitas.
Syarat untuk bergabung menjadi anggota hanya satu, yakni bergolongan darah AB. "Bila belum anggota dan butuh pertolongan, kami akan membantu hingga 2 - 3 kantong, kalau sudah anggota, berapa pun yang dia butuhkan, akan kami upayakan," ujar Agus. Agus mengatakan, ada alasan tersendiri mengapa komunitasnya hanya bisa memberikan darah dalam jumlah sedikit. "Kami harus berhati-hati supaya darah tersebut tidak disalahgunakan, apalagi kalau butuhnya hingga 20 kantong darah," ungkapnya.
Tak sedikit pula modus-modus penipuan terjadi di masyarakat dengan mengatasnamakan komunitas ini, misalnya menawarkan diri menjadi donor tetapi minta imbalan uang. Padahal, setiap darah yang disumbangkan gratis. Untuk menghindari hal tersebut, setiap anggota komunitas didata dengan baik agar permintaan darah bisa diawasi. "Tapi kalau permintaan datang dari anggota yang sudah kami kenal, tentu akan kami tolong," ujarnya.
Proses permintaan
Sejak awal berdirinya, komunitas ini sudah berkali-kali mendapat permintaan mendadak akan darah AB dari pasien yang menjalani operasi, kecelakaan, atau keadaan darurat lainnya. Agus mengatakan, permintaan darah bisa disampaikan ke sekretariat. "Kami akan lihat tingkat urgensinya. Apakah permintaan tersebut benar atau tipuan. Kami juga akan minta data dirinya dan cross check ke rumah sakitnya," jelasnya. Proses permintaan tersebut biasanya baru bisa
dipenuhi dalam waktu 2-3 jam. "Kami perlu waktu untuk mencari donor. Kan kasihan anggota yang sedang bekerja disuruh langsung ke rumah sakit," imbuhnya. Kerjasama dengan beberapa rumah sakit juga dilakukan untuk melayani orang yang membutuhkan. Terutama di wilayah Yogyakarta karena di kota ini anggota komunitasnya lebih banyak, yakni mencapai 200 orang. "Masyarakat belum menganggap ini penting, bila semua orang golongan darah AB dikumpulkan, pasti jadi lebih mudah," ujarnya.
Tertarik untuk menjadi anggota komunitas ini? Kunjungi situs http://komunitasab.wordpress.com untuk info selengkapnya.
Berita 85 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Senin, 29 September 2014 | 11:59 WIB
Legenda Putri Duyung Terinspirasi dari Penyakit Langka
KOMPAS.com - Selama ribuan tahun cerita khayalan tentang gadis cantik yang
memiliki ekor seperti ikan atau putri duyung telah menjadi legenda dan dongeng anak-anak. Para ahli menduga putri duyung kemungkinan terinspirasi dari kondisi medis yang disebut sirenomelia.
Sirenomelia atau sindrom putri duyung adalah kelainan dimana kaki penderita memutar dan menyatu sehingga menyerupai ekor ikan duyung. Kelainan yang langka ini sebenarnya mengancam jiwa orang yang mengalaminya. Ahli sejarah medis Lindsey Fitzharris dari Universitas Oxford mengatakan, sirenomelia dipicu oleh kegagalan sistem peredaran darah di kandungan, ketika tali pusat bayi gagal membentuk dua arteri. Akibatnya, janin tidak mendapat persediaan darah yang memadai. Pembuluh darah tunggal tersebut lalu "mencuri" darah dan nutrisi dari tubuh bagian bawah. Hal ini akan mengubah bagian tubuh tersebut menjadi plasenta. Di sisi lain, malnutrisi yang diderita janin akan membuatnya gagal membentuk sepasang kaki.
Sirenomelia sangat langka karena terjadi pada 1 dari 100.000 bayi, tapi mayoritas dialami kembar identik. Bayi dengan sirenomelia biasanya hanya bertahan hidup beberapa hari dan lebih dari setengahnya mati saat dilahirkan. Karena kelangkaan kasus, Fitzharris mengaku sulit mengumpulkan informasi tentang kasus seperti ini. "Kasus ini terlalu langka, saya juga kesulitan menemukan contoh anatomi bayi sirenomelia," kata Fitzharris. Ia sempat mencari di Museum Hunterian di London dan tidak membuahkan hasil. Namun ia pernah mendengar ada bayi yang lahir dengan kondisi sirenomelia yang diawetkan di pajang di abad 19.
Koleksi fetus terlengkap sejauh ini ada di Museum Vrolik, Amsterdam. Terdapat lebih dari 5000 contoh anatomi manusia dan hewan, termasuk anomali embriologi, patologi, dan bawaan sejak lahir. Ia menjelaskan, hanya sedikit bayi dengan sirenomelia yang berumur panjang. Kebanyakan meninggal dunia beberapa hari setelah dilahirkan karena gagal ginjal atau kandung kemih. Meskipun kemungkinan hidupnya kecil, sejarah mencatat beberapa nama yang berhasil bertahan hingga dewasa. Salah satunya Tiffany Yorks.
Pada 1988, Yorks menjalani operasi pemisahan kaki sebelum ulang tahun pertamanya. Dia masih kesulitan untuk bergerak karena tulangnya yang rentan. Karena alasan itu pula, Yorks harus memakai kursi roda atau tongkat penyangga untuk bergerak. Di usianya yang ke-26, ia menjadi orang yang berhasil mengatasi kondisi sirenomelia paling lama. Selain Yorks, ada anak perempuan Peru yang dipanggil 'duyung cilik' bernama Milagros Cerron. Kondisi sirenomelia Cerron menyebabkan kakinya menyatu dari pangkal paha sampai tumit dengan posisi kaki terentang.
Pada Juni 2005, sejumlah dokter berhasil memisahkan kaki Cerron, dari kaki bagian bawah sampai atas lutut. Selanjutnya pada tahun 2006, 8 dokter spesialis berhasil melakukan operasi kedua untuk Cerron yang sudah berusia dua tahun. Operasi ini bermaksud memisahkan jaringan yang masih menyatu di bagian lutut ke pangkal paha. Meskipun organ jantung dan paru-parunya sehat, Cerron mengalami cacat pada ginjal kiri dan punya ukuran ginjal kanan yang sangat kecil, terletak terlalu bawah pada tubuhnya. Saluran pencernaan, kemih, dan alat kelamin Cerron juga terhubung dalam satu saluran yang sama.
Di tahun 2012, Cerron yang sudah berusia tujuh tahun membutuhkan transplantasi ginjal untuk memperbaiki saluran kemihnya. Sebelumnya dokter memperhitungkan Cerron masih membutuhkan setidaknya 16 operasi lagi untuk memperbaiki saluran pencernaan, kandung kemih, dan organ seksualnya.
Berita 86 – Penulis: Kevin Sanly Putera | Selasa, 30 September 2014 | 07:22 WIB
Agar Makanan Sehat Lebih Bergizi
KOMPAS.com — Bahan makanan yang sehat tentu saja mengandung nutrisi yang
baik bagi tubuh. Namun, banyak cara kreatif untuk meningkatkan nilai gizinya.