PERUSAHAAN yang BAIK
V. STRUKTUR GCG
Perseroan memiliki tiga organ pengambilan keputusan utama, yaitu:
1. Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”), forum pengambilan keputusan tertinggi.
2. Dewan Komisaris, badan pengawas untuk mendukung kepentingan para pemegang saham.
3. Direksi, pengelola Perseroan.
Pengelolaan Perseroan dilakukan oleh Direksi, diawasi oleh Dewan Komisaris dan dievaluasi oleh RUPS. Dalam tugasnya memantau pengelolaan Perseroan, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, komite mana dibantu oleh Audit Internal.
Sedangkan Direksi dibantu oleh Sekretaris Perusahaan.
1. RUPS
RUPS memiliki kewenangan, antara lain, mengangkat dan memberhentikan para anggota Dewan Komisaris dan Direksi, mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui perubahan Anggaran Dasar, menyetujui laporan keuangan dan menentukan remunerasi bagi para anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
RUPS terdiri dari RUPS Tahunan (“RUPST”) dan RUPS Luar Biasa (“RUPSLB”).
Pada 23 April 2014, Perseroan mengadakan RUPST pertama di Hotel Aryaduta, Lippo Village.
2. Dewan Komisaris
a. Tugas dan Kewenangan Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada RUPS.
Tugas-tugas Dewan Komisaris meliputi:
(i) Melakukan pengawasan atas jalannya pengurusan Perseroan oleh Direksi dan memberikan persetujuan atas rencana kerja tahunan Perseroan.
(ii) Melakukan tugas yang secara khusus diberikan kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan perundang-undangan yang berlaku dan/
atau berdasarkan keputusan RUPS.
(iii) Melakukan tugas, wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan keputusan RUPST.
(iv) Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan tahunan tersebut.
(v) Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan serta
Karenanya Dewan Komisaris berkewajiban untuk:
(i) Mengawasi pelaksanaan rencana kerja tahunan Perseroan.
(ii) Mengikuti perkembangan kegiatan usaha Perseroan dan, dalam hal Perseroan menunjukkan gejala kemunduran yang mencolok, segera memberikan laporan kepada RUPS disertai dengan saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh.
(iii) Memberikan saran dan pendapat kepada RUPS mengenai setiap persoalan lain yang dianggap penting bagi pengelolaan Perseroan.
(iv) Melakukan tugas pengawasan lain yang ditentukan oleh RUPS.
(v) Memberikan tanggapan atas laporan berkala Direksi pada setiap waktu yang diperlukan mengenai perkembangan Perseroan.
Dewan Komisaris memiliki hak sebagai berikut:
(i) Setiap waktu dalam jam kerja kantor Perseroan memasuki bangunan dan halaman atau tempat lain yang digunakan atau dikuasai oleh Perseroan dan memeriksa semua pembukuan, surat dan alat bukti lainnya, persediaan
barang, memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas (untuk keperluan verifikasi) dan lain-lain surat berharga.
(ii) Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi dan, dalam hal demikian, Direksi dan setiap anggotanya wajib untuk memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan oleh Dewan Komisaris atau tenaga ahli yang membantunya.
(iii) Meminta bantuan tenaga ahli dan/atau komite untuk jangka waktu terbatas dan atas beban Perseroan.
(iv) Memberhentikan untuk sementara waktu seorang atau lebih anggota Direksi dari jabatannya apabila anggota Direksi tersebut dianggap bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan yang mendesak bagi Perseroan.
b. Pengangkatan,
Pemberhentian dan Masa Jabatan
Para anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS, masing-masing untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkat mereka hingga penutupan RUPST yang ketiga sejak tanggal pengangkatan mereka dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan mereka setiap waktu. Anggota Dewan Komisaris yang masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali oleh RUPS.
Jabatan Komisaris akan berakhir jika (i) Komisaris meninggal dunia, (ii) masa jabatan Komisaris berakhir, (iii) Komisaris diberhentikan oleh RUPS, (iv) Komisaris mengundurkan diri, (v) Komisaris dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan, atau (vi) Komisaris tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan Komisaris.
c. Komisaris Independen
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Perseroan, tidak memiliki baik secara langsung maupun tidak langsung saham Perseroan, hubungan afiliasi dengan Perseroan, anggota lain Dewan Komisaris, anggota Direksi atau pemegang saham utama Perseroan dan hubungan usaha baik secara langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.
d. Susunan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Dewan Komisaris berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No. 1 tertanggal 2 Mei 2014, dibuat di hadapan Nurlani Yusup, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, dan diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Penerimaan Perubahan data Perseroan No. AHU-06412.40.22.2014 tertanggal 5 Mei 2014, adalah sebagai berikut:
Susunan Dewan Komisaris
No Nama Jabatan
1 Ketut Budi Wijaya Presiden Komisaris
2 Theo L. Sambuaga Komisaris
3 Rachmawaty Komisaris
4 Lambock V. Nahattands Komisaris
5 Farid Harianto Komisaris Independen
6 Prof Dr. H. Muladi S.H. Komisaris Independen
7 Ir. Jonathan L. Parapak Komisaris Independen
Sementara komposisi keanggotaan Dewan Komisaris sebelum 5 Mei 2014 (terutama dari 1 Januari 2014) adalah sebagai berikut:
Susunan Dewan Komisaris
No Nama Position
1 Ketut Budi Wijaya Presiden Komisaris
2 Theo L. Sambuaga Komisaris
3 Agus Benjamin Komisaris
4 Farid Harianto Komisaris Independen
5 Prof Dr. H. Muladi S.H. Komisaris Independen
6 Ir. Jonathan L. Parapak Komisaris Independen
e. Pembagian Tugas
Pembagian tugas di antara para anggota Dewan Komisaris diatur secara mandiri oleh mereka sendiri.
f. Rapat
Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan sekurangnya 1 (satu) kali setahun kecuali jika dianggap perlu oleh Presiden Komisaris atau sedikitnya oleh 2 (dua) Komisaris atau atas permintaan tertulis dari Direksi atau atas permintaan dari 1 (satu) atau lebih pemegang saham yang secara bersama mewakili setidaknya 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham yang ditempatkan Perseroan dan memiliki hak suara sah. Selama tahun 2014, Dewan Komisaris mengadakan rapat setiap 3 (tiga) bulan sekali.
Berikut adalah tabel persentase kehadiran para anggota Dewan Komisaris dalam rapat mereka:
Rapat Dewan Komisaris
No Tanggal Agenda
Nama Komisaris
Persentase
Ketut Budi (%)
Wijaya Drs. Theo L.
Sambuaga Rahmawaty* Lambock V.
Nahattands**
Agus Benjamin
***
Farid Harianto Prof Dr.
Muladi SH. Ir. Jonathan L. Parapak
1 06 Maret 2014
(1) Persetujuan Laporan Keuangan Terkonsolidasi buat Periode yang Berakhir pada 31 Desember 2013 (Diaudit);
(2) Lain-lain.
1 1 0 0 1 1 1 1 100%
Laporan Tahunan PT Siloam International Hospitals Tbk. 2014
Sambuaga Rahmawaty* Lambock V.
Nahattands**
Agus Benjamin
***
Farid Harianto Prof Dr.
Muladi SH. Ir. Jonathan L. Parapak
2 24 April 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 6 Maret 2014;
(2) Persetujuan Laporan Keuangan Tekonsolidasi buat Periode yang Berakhir pada 31 Maret 2014 (Tidak diaudit);
(3) Lain-lain.
1 0 1 0 0 0 1 0 43%
3 17 Juni 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 24 April 2014;
(2) Ikhtisar Keuangan per 31 Maret 2014;
(3) Pipeline updates;
(4) Penggunaan Peralatan;
(5) Tata kelola Klinis.
1 0 1 0 0 1 1 0 57%
4 22 Juli 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 17 Juni 2014;
(2) Persetujuan Laporan Keuangan Terkonsolidasi buat Periode yang Berakhir 30 Juni 2014 (Tidak Diaudit);
(3) Lain-lain.
1 1 1 1 0 1 0 1 86%
5 25 Agustus 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 22 Juli 2014;
(2) Metrik Keuangan dan Operasional;
(3) Dashboard Tatakelola Klinis.
1 1 1 0 0 1 1 1 86%
6 26 September 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 25 Agustus 2014;
(2) Dampak Eagle Project (Opex);
(3) Performa Agustus 2014 SHG.
1 1 1 1 0 1 1 1 100%
7 27 Oktober 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 26 September 2014;
(2) Persetujuan Laporan Keuangan Terkonsolidasi buat Periode yang Berakhir pada 30 September 2014 (Tidak Diaudit);
(3) Rancangan ke-1 Anggaran 2015;
(4) Status tagihan & MC updates.
1 1 1 0 0 0 1 1 71%
8 25 November 2014
(1) Konfirmasi Berita Acara Rapat 27 Oktober 2014;
(2) 2014 Forecast;
(3) Pipeline updates.
1 1 1 1 0 1 0 1 86%
Catatan:
* Rahmawaty menjabat Komisaris sejak 23 April 2014.
** Lambock V. Nahattands menjabat Komisaris sejak 23 April 2014.
*** Agus Benjamin diberhentikan secara hormat dari jabatan Komisaris pada 23 April 2014.
g. Remunerasi
Sesuai dengan Anggaran Dasar, para anggota Dewan Komisaris diberi gaji atau honorarium dan tunjangan-tunjangan setiap bulan yang besarnya ditetapkan oleh Komite Remunerasi (jika ada) atau oleh mereka sendiri berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh RUPS.
3. Direksi
a. Tugas dan Kewenangan Tugas utama Direksi adalah (i) Memimpin, mengelola dan
mengendalikan Perseroan sesuai dengan tujuan Perseroan serta senantiasa berusaha meningkatkan
efisiensi dan efektivitas Perseroan;
(ii) Menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan Perseroan, dan
(iii) Menyusun rencana kerja tahunan yang memuat anggaran tahunan Perseroan.
Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan mengikat pihak lain dengan Perseroan serta menjalankan segala tindakan baik yang mengenai hal pengurusan atau hal pemilikan dengan pembatasan-pembatasanan yang
ditetapkan oleh Anggaran Dasar dan memperhatikan peraturan perundang-undangan pasar modal yang berlaku.
Dua (2) anggota Direksi secara bersama berhak dan berwenang untuk bertindak atas nama Direksi dan mewakili Perseroan.
Tanpa mengurangi tanggung jawabnya, Direksi berhak, untuk perbuatan tertentu, mengangkat seorang atau lebih wakil atau kuasanya dengan memberikan kepadanya kekuasaan atas perbuatan tertentu dimaksud yang akan diatur dalam surat kuasa yang harus dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar.
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Perbuatan-perbuatan Direksi sebagai berikut:
(i) Meminjam atau meminjamkan uang atas nama Perseroan (tidak termasuk mengambil uang Perseroan di bank) kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari;
(ii) Membeli atau dengan cara lain memperoleh hak-hak atas harta tetap;
(iii) Menjual atau dengan cara lain melepaskan hak-hak atas harta tetap (kecuali dalam rangka melakukan kegiatan usahanya) dan perusahaan-perusahaan atau memberati harta kekayaan Perseroan untuk jumlah nilai harta kekayaan yang tidak melampaui ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku; atau
(iv) Mengikat Perseroan sebagai penjamin untuk jumlah nilai harta kekayaan yang tidak melampaui ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku;
harus mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan pasar modal yang berlaku.
Sedang untuk menjalankan perbuatan-perbuatan sebagai berikut:
(i) Mengalihkan atau melepaskan hak yang jumlahnya lebih dari ½ (satu perdua) bagian dari jumlah harta kekayaan bersih Perseroan atau merupakan seluruh harta kekayaan Perseroan baik dalam 1 (satu) transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu dengan yang lain dalam 1 (satu) tahun buku; atau
(ii) Menjadikan jaminan hutang yang jumlahnya lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah harta kekayaan bersih Perseroan atau merupakan seluruh harta kekayaan Perseroan baik dalam 1 (satu) transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu dengan yang lain;
Direksi harus mendapat persetujuan lebih dulu RUPS yang dihadiri oleh para pemegang saham atau para wakil mereka yang memiliki paling sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham ditempatkan Perseroan dengan hak suara sah dan yang keputusannya sah jika disetujui oleh para pemegang saham atau
para wakil mereka yang hadir yang memiliki lebih dari ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah hak suara sah yang dikeluarkan dalam RUPS.
Khusus untuk menjalankan perbuatan berupa transkasi yang memuat benturan kepentingan antara kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau pemengang saham dengan kepentingan ekonomis Perseroan, Direksi memerlukan persetujuan RUPS yang dihadiri oleh para pemegang saham independen atau para wakil mereka yang memiliki paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham ditempatkan Perseroan dengan hak suara sah dan yang keputusannya sah jika disetujui oleh para pemegang saham independen atau para wakil mereka yang hadir yang memiliki lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah hak suara sah yang dikeluarkan dalam RUPS.
b. Pengangkatan, Pemberhentian dan Masa Jabatan
Para anggota Direksi diangkat oleh RUPS, masing-masing untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkat mereka hingga penutupan RUPST yang ketiga sejak tanggal pengangkatan mereka dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan mereka setiap waktu.
Anggota Direksi yang masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali oleh RUPS.
Jabatan Direktur akan berakhir jika (i) Direktur meninggal dunia, (ii) masa jabatan Direktur berakhir, (iii) Direktur diberhentikan oleh RUPS, (iv) Direktur mengundurkan diri, (v) Direktur dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah
pengampuan, atau (vi) Direktur tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi.
c. Susunan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Direksi berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No. 1 tertanggal 2 Mei 2014, dibuat di hadapan Nurlani Yusup, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, dan diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Penerimaan Perubahan Perusahaan data No. AHU-06412.40.22.2014 tertanggal 5 Mei 2014, adalah sebagai berikut:
Susunan Direksi
No Nama Jabatan
1 Romeo Fernandez Lledo Presiden Direktur / Direktur Independen
2 Prof. George Mathew Direktur
3 Kailas Nath Raina Direktur
4 dr. Grace Frelita Indradjaja, M.M. Direktur
5 dr. Anang Prayudi Direktur
6 Dr. dr. Andry, M.M., M.H.Kes. Direktur
Sedang susunan keanggotaan Direksi sebelum tanggal 5 Mei 2014 (khususnya dari 1 Januari 2014) adalah sebagai berikut:
Susunan Direksi
No Nama jabatan
1 dr. Gershu Chandy Paul Presiden Direktur
2 Romeo Fernandez Lledo Direktur
3 Prof. George Mathew Direktur
4 dr. Grace Frelita Indradjaja, M.M. Direktur
5 Sugianganto Budisuharto Direktur
6 dr. Anang Prayudi Direktur Independen
Siloam Heart Institute: Siloam Kebon Jeruk (021) 2567 7888 • Siloam Hopitals Lippo Village (021) 546 0055 • MRCCC Siloam Hospitals Semanggi (021) 2996 2888 Cardiology Centre: Siloam Hospitals Simatupang (021) 2953 1900 • Rumah Sakit Khusus Jantung Cinere (021) 754 5499
For 24 Hour Ambulance Services, contact: 1 - 500 – 911 For Appointment and General Information, contact: 1 - 500 – 181