Informasi Dokumen
- Sekolah: Universitas Sumatera Utara
- Mata Pelajaran: Ekonomi dan Bisnis
- Topik: Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Pasar Cabang I Kota Medan
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2016
- Kota: Medan
Ringkasan Dokumen
I. KOMPETENSI (X1)
Kompetensi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja karyawan. Dalam penelitian ini, kompetensi didefinisikan sebagai kemampuan individu dalam melaksanakan pekerjaan berdasarkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja. Penilaian terhadap kompetensi dilakukan melalui kuesioner yang mencakup berbagai aspek seperti pemahaman terhadap bidang pekerjaan, penyelesaian tugas sesuai standar, dan penerapan pengetahuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa memiliki kompetensi yang baik, yang berkontribusi positif terhadap kinerja mereka. Penguatan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan formal dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas karyawan.
1.1 Indikator Kompetensi
Indikator kompetensi mencakup pemahaman terhadap bidang pekerjaan, keterampilan dalam menggunakan fasilitas kerja, dan sikap yang mendukung kinerja. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur kompetensi terdiri dari enam pernyataan yang mencakup berbagai aspek tersebut. Responden menunjukkan tingkat setuju yang tinggi terhadap pernyataan-pernyataan ini, yang menunjukkan bahwa kompetensi yang dimiliki karyawan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mereka dalam menyelesaikan tugas.
II. DISIPLIN KERJA (X2)
Disiplin kerja adalah kesediaan karyawan untuk mematuhi peraturan yang berlaku di perusahaan. Penelitian ini menilai disiplin kerja melalui kuesioner yang mengukur aspek kehadiran, pemanfaatan waktu kerja, dan kepatuhan terhadap peraturan. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki disiplin kerja yang baik, yang berkontribusi terhadap peningkatan kinerja. Peningkatan disiplin kerja dapat dilakukan melalui pengawasan yang lebih ketat serta pemberian insentif bagi karyawan yang menunjukkan disiplin tinggi.
2.1 Indikator Disiplin Kerja
Indikator disiplin kerja mencakup kehadiran tepat waktu, pemanfaatan jam kerja untuk tugas-tugas terkait, dan kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. Kuesioner mencakup enam pernyataan yang menilai berbagai aspek disiplin kerja. Responden menunjukkan tingkat setuju yang tinggi terhadap pernyataan-pernyataan ini, yang menunjukkan bahwa disiplin kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja individu dalam organisasi.
III. KINERJA (Y)
Kinerja karyawan didefinisikan sebagai hasil kerja yang dicapai dalam kualitas dan kuantitas yang sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk menilai kinerja karyawan berdasarkan indikator seperti target kerja, pengelolaan waktu, dan kualitas hasil kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi oleh kompetensi dan disiplin kerja. Peningkatan kinerja dapat dicapai melalui pengembangan kompetensi dan penegakan disiplin kerja yang lebih baik.
3.1 Indikator Kinerja
Indikator kinerja mencakup pencapaian target, pengelolaan waktu, dan kualitas pekerjaan. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur kinerja terdiri dari enam pernyataan yang mencakup berbagai aspek tersebut. Responden menunjukkan tingkat setuju yang tinggi terhadap pernyataan-pernyataan ini, yang menunjukkan bahwa kinerja yang baik sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan disiplin kerja yang tinggi di antara karyawan.
IV. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif, yang menghubungkan dua variabel atau lebih untuk melihat pengaruh antar variabel. Penelitian dilakukan di Perusahaan Daerah Pasar Cabang I Kota Medan dengan populasi karyawan sebanyak 106 orang. Sampel diambil secara insidental dengan jumlah 51 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan instrumen penelitian dapat digunakan secara efektif.
4.1 Teknik Pengumpulan Data
Data dikumpulkan melalui beberapa teknik, termasuk wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam dari karyawan, sedangkan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data kuantitatif. Studi dokumentasi dilakukan untuk melengkapi data yang diperlukan dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan keakuratan dan keandalan informasi yang diperoleh.
V. HASIL PENELITIAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini secara signifikan mempengaruhi variabel dependen, yaitu kinerja karyawan. Ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi dan peningkatan disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja di tempat kerja.
5.1 Analisis Regresi
Analisis regresi menunjukkan bahwa kompetensi memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Koefisien regresi untuk kompetensi adalah 0.308, sedangkan untuk disiplin kerja adalah 0.283. Ini menunjukkan bahwa meningkatkan kompetensi karyawan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap peningkatan kinerja dibandingkan hanya meningkatkan disiplin kerja.