• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Di PT. Pos Indonesia Bandung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Di PT. Pos Indonesia Bandung"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini memberikan gambaran umum tentang PT. Pos Indonesia (Persero) Wilayah Bandung, meliputi sejarah berdirinya, logo dan arti logo, visi dan misi, struktur organisasi, susunan organisasi, deskripsi pekerjaan, sarana dan prasarana, serta lokasi dan waktu pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

1.1 Sejarah PT. Pos Indonesia Wilayah Bandung

Bagian ini menelusuri sejarah PT. Pos Indonesia dari awal berdirinya di Batavia hingga perubahan status menjadi PT. Pos Indonesia (Persero), mencakup perkembangan teknologi dan perubahan regulasi yang memengaruhi perkembangan perusahaan. Penjelasan rinci diberikan mulai dari pendirian kantor pos pertama hingga perubahan status badan usaha dari Jawatan Pos Telegram hingga menjadi PT. Pos Indonesia (Persero). Perkembangan ini dikaji secara kronologis, menonjolkan tonggak-tonggak penting dalam sejarah perusahaan dan dampaknya terhadap layanan pos di Indonesia.

1.2 Logo dan Arti Logo PT. Pos Indonesia

Bagian ini menganalisis logo PT. Pos Indonesia, meliputi evolusi logo dari logo lama hingga logo saat ini. Penjelasan detail diberikan tentang simbol-simbol yang terdapat dalam logo dan makna di baliknya, serta bagaimana logo merepresentasikan visi dan misi perusahaan. Perbandingan antara logo lama dan baru disajikan untuk mengilustrasikan perubahan identitas perusahaan seiring perkembangan zaman dan strategi bisnis.

1.3 Visi dan Misi PT. Pos Indonesia

Bagian ini menjabarkan visi dan misi PT. Pos Indonesia secara rinci untuk periode 2009-2018. Analisis terhadap visi dan misi dilakukan untuk memahami arah strategis perusahaan dan bagaimana visi tersebut diterjemahkan ke dalam misi operasional. Evaluasi singkat terhadap pencapaian visi dan misi selama periode tersebut juga dapat dipertimbangkan, jika data tersedia.

1.4 Struktur Organisasi PT. Pos Indonesia Kantor Pos

Bagian ini menjelaskan struktur organisasi PT. Pos Indonesia, baik di tingkat pusat maupun di Wilayah Bandung. Diagram organisasi disertakan untuk memberikan gambaran visual tentang hierarki dan hubungan antar bagian. Analisis singkat tentang efektifitas struktur organisasi dan potensi perbaikan dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi operasional.

1.5 Susunan Organisasi PT. Pos Indonesia Kantor Pos

Bagian ini memberikan detail tentang susunan jabatan dan tanggung jawab di PT. Pos Indonesia Wilayah Bandung. Penjelasan rinci tentang tugas dan fungsi masing-masing bagian dalam struktur organisasi diberikan. Analisis singkat tentang pembagian tugas dan kemungkinan adanya tumpang tindih tugas dapat disertakan untuk memberikan rekomendasi peningkatan.

1.6 Job Descriptions

Bagian ini memberikan deskripsi pekerjaan untuk setiap jabatan di PT. Pos Indonesia Wilayah Bandung. Deskripsi tugas dan tanggung jawab masing-masing jabatan dijabarkan secara detail. Analisis terhadap deskripsi pekerjaan dilakukan untuk mengidentifikasi kesesuaiannya dengan struktur organisasi dan kebutuhan perusahaan. Rekomendasi untuk perbaikan deskripsi pekerjaan dapat diberikan jika diperlukan.

1.7 Gambaran Tentang Divisi Humas PT Pos Indonesia

Bagian ini membahas peran dan fungsi divisi humas di PT. Pos Indonesia Wilayah Bandung. Struktur organisasi divisi humas dijelaskan, termasuk tugas dan tanggung jawab masing-masing posisi dalam divisi humas (Manager Operasional Humas, Humas, dan Customer Care). Analisis singkat tentang efektivitas divisi humas dalam membangun citra perusahaan dan menangani hubungan dengan pelanggan serta media dapat disertakan.

1.8 Sarana dan Prasarana

Bagian ini mendeskripsikan sarana dan prasarana yang tersedia di PT. Pos Indonesia Wilayah Bandung, meliputi fasilitas untuk pelanggan dan karyawan. Tabel sarana dan prasarana disertakan untuk memberikan gambaran yang lebih detail. Analisis singkat tentang kecukupan dan kualitas sarana dan prasarana serta potensi perbaikannya dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan dan efisiensi kerja karyawan.

1.9 Lokasi dan Waktu PKL

Bagian ini menjelaskan lokasi dan waktu pelaksanaan PKL penulis di PT. Pos Indonesia Wilayah Bandung. Informasi detail tentang alamat, periode PKL, dan jam kerja diberikan. Penjelasan tentang fleksibilitas waktu kerja dan kesepakatan dengan pembimbing PKL juga dapat dimasukkan.

II. Kegiatan dan Analisis PKL

Bab ini menjelaskan kegiatan yang dilakukan selama PKL, baik kegiatan rutin maupun insidental, serta analisis terhadap kegiatan tersebut. Analisis mencakup pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang didapat selama PKL, serta keterkaitannya dengan ilmu yang telah dipelajari.

2.1 Kegiatan Praktek Kerja Lapangan

Bagian ini menjelaskan secara detail kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama PKL di PT. Pos Indonesia. Kegiatan dibagi menjadi kegiatan rutin dan insidental. Deskripsi kegiatan harus komprehensif dan meliputi detail aktivitas yang dilakukan setiap harinya, menunjukkan partisipasi aktif penulis dalam kegiatan tersebut.

2.2 Analisis Kegiatan Praktek Kerja Lapangan

Bagian ini memberikan analisis mendalam terhadap pengalaman dan pengetahuan yang didapat selama PKL. Analisis mencakup keterkaitan antara teori yang dipelajari dengan praktik di lapangan, kesulitan yang dihadapi, dan solusi yang ditemukan. Penulis perlu memberikan refleksi kritis terhadap pengalaman dan pelajaran yang dipetik selama menjalani PKL.

2.3 Hubungan Masyarakat

Bagian ini menganalisis peran humas dalam kegiatan operasional PT Pos Indonesia, khususnya dalam hal menjaga citra perusahaan, menangani keluhan pelanggan, dan membangun hubungan baik dengan stakeholder. Analisis meliputi strategi komunikasi yang digunakan, efektivitasnya, dan potensi pengembangannya. Pengalaman penulis dalam berinteraksi dengan berbagai pihak selama PKL dapat diintegrasikan dalam analisis ini.

III. Penutup

Bab ini berisi kesimpulan dan saran berdasarkan hasil PKL. Kesimpulan merangkum inti dari kegiatan dan analisis yang telah dilakukan, sedangkan saran ditujukan untuk PT. Pos Indonesia dan mahasiswa PKL.

3.1 Kesimpulan

Bagian ini menyimpulkan hasil Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT. Pos Indonesia (Persero) Wilayah Bandung. Kesimpulan harus mencerminkan pemahaman penulis terhadap perusahaan, operasionalnya, dan kontribusi PKL terhadap pengembangan kompetensi penulis. Kesimpulan harus ringkas, padat, dan akurat, mencerminkan seluruh isi laporan.

3.2 Saran

Bagian ini memberikan saran perbaikan bagi PT. Pos Indonesia dan mahasiswa PKL selanjutnya. Saran untuk PT. Pos Indonesia berfokus pada peningkatan layanan, efisiensi operasional, dan strategi humas. Saran untuk mahasiswa PKL difokuskan pada persiapan, keterampilan, dan sikap selama melaksanakan PKL. Saran yang diberikan harus konstruktif dan realistis.

Referensi Dokumen

  • Prinsip - prinsip Dasar Komunikasi ( Mulyana, Deddy )
  • Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ( Mulyana, Deddy )
  • Dasar -dasar Public Relation ( Soemirat, Soleh; Elvinaro Ardianto )
  • Komunikasi Massa Suatu Pengantar ( Ardianto Elvinaro; Lukiati Komala; Siti Karlinah )
  • Teori Komunikasi Organisasi ( Morissan )

Gambar

Gambar 1.2
Gambar 1.3
Gambaran Humas Kantor Pos Wilayah Bandung

Referensi

Dokumen terkait

Kliping berita merupakan kegiatan kerja public relations pada Telkom yang dilakukan rutin oleh mahasiswa PKL..

[r]

Pos Indonesia (Persero) Divisi Komunikasi Korporat Bagian Public Relations lebih meningkatkan hubungan yang baik dengan para karyawan dengan mengadakan Coffee atau

[r]

Pada saat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis diberikan kesempatna untuk mengerjakan semua pekerjaan yang dilakukan oleh para pegawai di Unit

Pos Indonesia (Persero) Divre V Jawa Barat, kegiatan rutin yang dilakukan selama pkl adalah mencheck brosur- brosur promosi yang akan di distribusikan ke kantor pos

Mengingat dalam kegiatan Praktek Kerja Lapangan di PT Pos Indonesia wilayah Bandung ini sebagian besar kegiatan penulis adalah melayani konsumen, dimana semua

Ruangan yang terdapat dalam halaman naskah harus terisi penuh, artinya pengetikan harus dari tepi kiri sampai batas tepi kanan dan jangan sampai ada ruangan