Pengelompokan Varietas/Galur Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Berdasarkan Ciri-Ciri Morfologinya
Teks penuh
Dokumen terkait
Galur mutan G5 berpotensi untuk dikembangkan sebagai tanaman sorgum dengan produktivitas bioetanol yang tinggi karena hasil bobot biomasa yang tinggi serta kadar
Galur yang memiliki nilai ragam dalam galur lebih rendah dari ragam antar galur pada karakter panjang malai akan dilanjutkan ke generasi selanjutnya... Kriteria seleksi
Data produksi dari tiga lokasi percobaan, galur mutan B-100 memiliki karakteristik produksi relatif lebih stabil (6.490-7.675 t/ha), sedangkan galur Zh-30 memperlihatkan potensi
Varietas Hegari Genjah memiliki umur berbunga, jumlah cabang, panjang malai, bobot biji per malai, dan bobot biji kering per petak lebih baik dibandingkan dengan varietas
Hasil penelitian, menunjukkan peningkatan konsentrasi cekaman Al menurunkan pertumbuhan sorgum manis meliputi: panjang akar kecambah, panjang tunas kecambah, panjang
Galur-galur yang digunakan sebagai tetua betina yaitu N/UP-17-10, N/UP-32-8, N/UP-82-3, N/UP-89-3, dan N/UP-118-7, yang merupakan galur- galur IPB hasil persilangan varietas
Varietas lokal atau landrace yaitu kultivar hasil seleksi petani yang mempunyai keunggulan dalam adaptasi terhadap cekaman lingkungan tertentu seperti kekeringan,
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan volume pupuk Bioobost berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, dimana perlakuan terbaik