• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aneka Tambang Tbk (ANTM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Aneka Tambang Tbk (ANTM)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Please consider the rating criteria & important disclaimer

Rp503 miliar. Torehan laba pada 3Q17 ini ditopang oleh lonjakan penjualan

sebesar 73,1% y

-

y menjadi Rp3,9 triliun.

3Q16. Peningkatan volume penjualan ini terjadi seiring dengan semakin

tingginya permintaan nikel oleh China, konsumen nikel terbesar dunia.

Selain itu, rally harga nikel dunia juga telah mengerek harga jual ferokinel

ANTM. Pada 3Q17, harga jual rata

-

rata (ASP) feronikel ANTM meningkat

sebesar 22,9% y

-

y menjadi USD12.739 dari USD10.362 pada 3Q16.

Diperkirakan bahwa pada 2018, harga acuan nikel dunia masih akan tinggi

di kisaran USD10.000

-

USD11.000 per TNi. Kami memperkirakan bahwa

(2)

Era Baru untuk Bijih Nikel dan Bijih Bauksit

Pada 2Q17, ANTM mulai menjual bijih nikel kadar rendah setelah

mendapatkan izin ekspor dari Kementrian Energi dan Sumber Daya

Mineral. ANTM mendapatkan kuota ekspor sebesar 2,7 juta wmt pada Mei

2017. Kemudian, pada Oktober 2017, ANTM kembali mendapatkan

tambahan kuota ekspor sebesar 3,9 juta wmt.

Pada 3Q17 ekspor bijih nikel ANTM melonjak sebesar 714,0% y

-

y menjadi

1,7 juta wmt dibandingkan kuota ekspor bijih nikel sebesar 213 ribu wmt

pada 3Q16. Sementara itu, harga jual rata

-

rata (ASP) juga mengalami

lonjakan sebesar 36,8% menjadi Rp143 juta per ton dibandingkan ASP

sebesar Rp104 juta per ton pada 3Q16.

Akhirnya, ANTM mampu

mengantongi penjualan dari segmen bijih nikel

sebesar Rp803 miliar

pada 3Q17 (+797.5% y

-

y) yang lebih tinggi

dibandingkan penjualan sebesar Rp89 juta pada 3Q16.

Selain perolehan izin ekspor bijih nikel, ANTM juga telah mendapatkan izin

ekspor bijih bauksit. Volume penjualan bijih bauksit ANTM meningkat

tajam setelah mengantongi izin ekspor dengan kuota sebesar 850.000 ton

per tahun. Segmen bijih bauksit membukukan penjualan sebesar Rp198

miliar (+433.5% y

-

y) pada 3Q17 vs Rp37 miliar pada 3Q16.

Pada 3Q17, segmen bijih bauksit menorehkan penjualan di atas Rp100

Pada 3Q17 segmen bijih nikel berkontribusi sebesar 20,3% terhadap total

penjualan ANTM yang biasanya hanya di kisaran 9%. Sementara

bijih

bauksit berkontribusi sebesar 5,0% terhadap total penjualan yang lebih

tinggi dari kontribusi sebesar 0.9% pada periode sebelumnya. Kami

(3)

Operational Performance

Gold Sales & Production Volume |

3Q15

-

3Q17

Source: Company, NHKS research

Average Selling Price Gold & Ferronickel |

3Q15

-

3Q17

Source: Company, NHKS research

Gold & Nickel Price |

3Q15

-

3Q17

Source: Company, NHKS research

Nickel Ore: Sales Volume vs Revenue |

4Q15—3Q17

Source: Company, NHKS research

Sales Composition |

3Q17

Source: Company

COGS Composition |

3Q17

(4)

Multiple Valuation

Forward EV/EBITDA band

| Last 1 year

Source: NHKS research

Dynamic Forward EV/EBITDA band

| Last 1 year

Source: NHKS research

Rating and target price update

Target Price Revision

Date

Rating

Target Price

Last Price

Consensus

vs Last Price

vs Consensus

9/8/2017

Buy

960 (Dec 2018)

695

760

+38.1%

+26.3%

12/28/2017

Buy

870 (Dec 2018)

630

815

+38.1%

+6.7%

Source: NHKS research, Bloomberg

Closing and Target Price

Source: NHKS research

Analyst Coverage Rating

Source: Bloomberg

NH Korindo Sekuritas Indonesia (NHKS) stock ratings

1.

Period: End of year target price

2.

Rating system based on a stock’s absolute return from the date of publication

Buy

: Greater than +15%

Hold

:

-

15% to +15%

(5)

Summary of Financials

DISCLAIMER

Referensi

Dokumen terkait

pendapatan ANTM lebih besar dari rata-rata pendapatan PTBA dan rata-rata laba bersih yang diperoleh ANTM juga lebih besar dari rata-rata laba bersih PTBA, akan tetapi pendapatan

Hasil analisis k-gap ditunjukkan oleh visi dan misi perusahaan yang memiliki kesenjangan pengetahuan tertinggi dengan nilai K-Gap sebesar 1,20 dimana tingkat kepentingan

Penjualan Bersih pada segmen Distribusi pada periode 2011 memberikan kontribusi sebesar Rp 3,2 trilliun atau sebesar 78% dari total Penjualan Bersih konsolidasian Perseroan,

- Di wilayah sekunder, tingkat penjualan stabil dengan level sebesar 77,25%, sementara harga jual turun tipis menjadi sebesar Rp7.499.998/m 2 pada periode laporan.. Tingkat

Penjualan ini meningkat sebesar 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dimana pada kuartal III 2016 HOKI meraih penjualan sebesar Rp 816 miliar.. Menurut

Bijih timah dari penambangan laut pada triwulan ketiga turun sebanyak 14% yaitu sebesar 13.564 ton dibandingkan dengan produksi bijih dari penambangan laut pada periode

Walaupun demikian, untuk periode 2011-2016, kami memperkirakan tingkat pertumbuhan laba bersih sebesar 12% per tahun (CAGR), mewakili pandangan positif kami terhadap

Aneka Tambang (Persero), Tbk pada periode tahun 2009- 2012 mengalami penurunan dalam hal ini bernilai negatif, yang berarti bahwa modal perusahaan lebih besar