• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RANCANGAN AKTUALISASI"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANGAN AKTUALISASI

PEMBUATAN POJOK INFORMASI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN

2021

DISUSUN OLEH :

SINDRI OKTA DAYANTI, SKM 199307032020122010

34

BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU

BEKERJASAMA DENGAN

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

TAHUN 2021

(2)

ii

LEMBAR PERSETUJUAN

RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL : PEMBUATAN POJOK INFORMASI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021

NAMA : SINDRI OKTA DAYANTI, SKM

PANGKAT / GOL. RUANG : Penata Muda III/a

NIP : 19930703 202012 2 010

NOMOR DAFTAR HADIR : 34

JABATAN : AHLI PERTAMA - PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT

UNIT KERJA/INSTANSI : RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL

Telah disetujui untuk diseminarkan pada hari Selasa tanggal 20 April 2021

(3)

PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU

BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Jalan Danau Luar No.05 Putussibau 78711(0567) 21027 Fax. (0567) 21764

PUTUSSIBAU – KALIMANTAN BARAT 78711

BERITA ACARA

EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

GOLONGAN III ANGKATAN LXXIX DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU TAHUN 2021

Pada hari ini Selasa tanggal 20 April tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu ( Jl. Danau Luar No.

05 Putussibau) telah dilaksanakan Evaluasi Rancangan Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXIX di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021, sebagai berikut :

N a m a : Sindri Okta Dayanti, SKM Pangkat / Gol. Ruang : Penata Muda III/a

NIP : 199307032020122010

Jabatan : Ahli Pertama - Penyuluh Kesehatan Masyarakat Unit kerja/Instansi : Rumah Sakit Pratama Batu Buil

Mentor : Kurniawansyah, SKM

Coach : Dian Sekar Ayu, S.STP Penguji : Yetry Fasawal, S.I.P.,M.Kesos.

Judul : Pembuatan Pojok Informasi Kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi Tahun 2021

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh :

(4)

iv

LEMBAR PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL : PEMBUATAN POJOK INFORMASI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021

NAMA : SINDRI OKTA DAYANTI, SKM

PANGKAT / GOL. RUANG : Penata Muda III/a

NIP : 199307032020122010

NOMOR DAFTAR HADIR : 34

JABATAN : AHLI PERTAMA – PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT

UNIT KERJA / INSTANSI : RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL

Telah diperbaiki berdasarkan koreksi dan/atau saran Penguji pada Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021 pada hari Selasa tanggal 20 April 2021 di Ruang Rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Allah Subhana Wata’ala yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXIX Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Melawi Tahun 2021 dapat diselesaikan. Penulisan rancangan ini terlaksanakan karena kontribusi banyak pihak berupa bimbingan dan motivasi sehingga pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada

1. Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu

2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat

3. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembanga Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.

4. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembanga Sumber Daya Manusia Kabupaten Melawi.

5. Direktur Rumah Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.

6. Kurniawansyah, SKM.,Mentor yang telah memberikan bimbingan, motivasi, nasehat-nasehat serta masukan yang sangat berharga dalam penyusunan rancangan aktualisasi.

7. Dian Sekar Ayu, S.STP.,Coach yang telah memberikan bimbingan, motivasi, nasehat-nasehat serta masukan yang sangat berharga dalam penyusunan rancangan aktualisasi.

8. Yetry Fasawal, S.I.P.,M.Kesos.,Penguji yang telah memberikan nasehat- nasehat serta masukan yang sangat berharga dalam penyusunan rancangan aktualisasi.

9. Kedua orang tuaku,Suami dan Anak-anak serta Keluargaku yang selalu memberikan doa,semangat dan kasih sayang yang tulus.

10. Rekan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXIX Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan dan motivasi.

Penulis berupaya agar Rancangan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan sehingga kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulisan ini diteriam dengan terbuka. Semoga rancangan aktualisasi ini dapat bermanfaat bagi penulis maupun bagi pembaca sebagai tambahan pengetahuan yang telah dimiliki.

(6)

vi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

BERITA ACARA SEMINAR AKTUALISASI ... iii

LEMBAR PENGESAHAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL...viii

DAFTAR GAMBAR... ix

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Ruang Lingkup...2

C. Tempat dan Waktu Kegiatan ... 3

D. Tujuan ... 3

E. Manfaat ... 3

BAB II GAMBARAN UMUM Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi A. Kondisi Umum Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi ... 5

1. Profil Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi ... 5

2. Kondisi Geografi, Demografi dan Pegawai ... 5

B. Visi dan Misi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi ... 12

1. Visi Rumah Sakit Pratama Batu Buil ... 12

2. Misi Rumah Sakit Pratama Batu Buil ... 12

3. Nilai-nilai Organisasi ... 13

4. Struktur Oraganisasi ... 14

(7)

5. Uraian Tugas Asisten Apoteker Pelaksana ... 15

BAB III KONSEP DASAR PROFESI, KEDUDUKAN DAN PERAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) A. Nilai-Nilai Dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) ... 15

1. Akuntabilitas ... 15

2. Nasionalisme ... 17

3. Etika Publik ... 18

4. Komitmen Mutu ... 18

5. Anti Korupsi ... 20

B. Kedudukan dan Peran Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ... 23

1. Manajemen ASN ... 23

2. Pelayanan Publik ... 23

3. WoG (Whole of Government) ... 23

BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI A. Identifikasi Isu dan Gagasan Pemecah Isu ... 25

B. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS ... 29

C. Jadwal Implementasi ... 41

D. Jadwal Konsultasi Dengan Coach ... 43

E. Jadwal Konsultasi Dengan Mentor ... 44

DAFTAR PUSTAKA ... 45

(8)

viii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Profil Pegawai Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten

Melawi ... 6

Tabel 4.1 Analisa isu dengan Tehnik APKL ... 26

Tabel 4.2 Analisa Masalah dengan Tehnik USG ... 28

Tabel 4.3 Rancangan Aktualisasi Nilai Dasar PNS ... 30

Tabel 4.4 Jadwal Implementasi Aktualisasi ... 41

Tabel 4.5 Lembar Konsultasi Dengan Coach ... 43

Tabel 4.6 Lembar Konsultasi Dengan Mentor ... 44

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.2 Struktur Organisasi Rumah Sakit Pratama Batu Buil ... 13

(10)
(11)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dijelaskan bahwa Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah.

Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas negara lainya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Dalam rangkan mewujudkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) sebagai bekal dalam menjalankan fungsinya, maka diadakan suatu Pelatihan Dasar Calon PNS yang dalam hal ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Hal ini termuat dalam Peraturan LAN nomor 12 tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil bahwa Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam masa Prajabatan yang dilakukan secara secara terintegritas untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan,karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

Satu di antar beberapa profesi yang merupakan bagian dari pegawai ASN dan wajib melaksanakan pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah tenaga kesehatan salah satunya adalah Penyuluh Kesehatan Masyarakat merupakan pegawai ASN yang harus mengembangkan potensi yang dimilikinya agar kinerjanya semakin membaik dan dapat memberikan kontribusi dalam dunia kesehatan.

(12)

2

Selain itu, Penyuluh Kesehatan Masyarakat juga dituntut untuk memiliki karakter yang baik dalam dirinya sehingga menjadi PNS yang berkompeten, profesional berintegritas, dan berkomitmen baik atas tugas dan fungsi yang diembanya.

Keberhasilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk profesi tenaga kesehatan dalam mengikuti pelatihan dasar dari kemempuan menunjukan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatanya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menunjukan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.

Melalui kegiatan habituasi, peserta pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai- nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di lingkungan kerjanya sebagai pelaksankebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa. Dalam hal ini penyusun merupakan peserta pelatihan dasar yang akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasr Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi.Kegiatan-kegian yang dilaksanakan selama agenda habituasi terluang di dalam rancangan aktualisasi yang berjudul “ PEMBUATAN POJOK INFORMASI KESEHATAN RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021”

B. Ruang Lingkup

Ruang lingkup rancangan kegiatan aktualisasi adalah di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi yang menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

(13)

Penerapan nilai-nilai dasar profesi Aktualisasi ini mulai dilakukan pada tanggal 26 April 2021 sampai 5 Juni 2021. Bertempat di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.

C. Tujuan

Tujuan aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) serta tiga nilai dasr profesi PNS yaitu Manajemen ASN, whole of Government (WoG) dan Pelayanan Publik di dalam menjalankan tugas dan fungsinya di instansi kerjanya. Selain itu peserta Pelatihan Dasar juga mampu usaha menganalisis manfaat aktualisasi di dalam agenda habitusi terhadap usaha terwujudnya visi, misi, serta penguatan bagi nilai-nilai organisasi di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

D. Tempat dan Waktu Kegiatan

Penerapan nilai-nilai dasar profesi Aktualisasi ini mulai dilakukan pada tanggal 26 April 2021 sampai 5 Juni 2021. Bertempat di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

E. Manfaat

Kegiatan aktualisasi memberikan manfaat antara lain : 1. Bagi Peserta Pelatihan Dasar

Manfaat aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasat adalah untuk mambaga integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme didalam diri peserta pelatihan dasar. Selain itu kegiatan aktualisasi bermanfaat bagi peserta dalam upaya memperkuat kompetensi bidang yang dimiliki.

(14)

4

2. Manfaat aktualisasi bagi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi dapat memberikan bahan masukan dan usulan untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, khususnya tentang aktualisasi nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi).

3. Manfaat Aktualisasi bagi Bangsa dan Negara

Melalui pembaharuan kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional yang dewasa ini sangat dibutuhkan untuk mengelola segala prakondisi dan sumber daya pembangunan yang ada sehingga dapat mempercepat peningkatan daya saing bangsa.

(15)

BAB II

GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI

A. Keadaan Umum

1. Profil Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

Berikut adalah Profil Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

PROFIL

Nama Rumah Sakit : Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

Alamat : Jl PMKS PT SDK 1, Desa Batu Buil,

Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Kode Pos 79671

Kab/ Kota : Kabupaten Melawi

No. Telp/ HP : -

Jenjang Akreditasi : -

Tahun Diresmikan : 11 April 2019

2. Kondisi Geografis, Demografi dan Pegawai

Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi merupakan Rumah Sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Melawi dan merupakan Rumah Sakit (RS) tipe D yang terletak di Kecamatan Belimbing, Desa Batu Buil dengan jarak +-2 20 km dari pusat kota Nanga Pinoh. Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi merupakan unit kerja pemerintah di bidang kesehatan yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi. Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi berada di jalan Pinoh – Sintang tepatnya di JL.PMKS PT SDK 1, Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi.

(16)

6

Adapun batas wilayah Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

 Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Ketapang

 Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Sintang

 Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Sintang

 Sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi menyediakan layanan sebagai berikut :

 Pelayanan rawat jalan : poli umum, poli kebidanan, poli gizi, poli gigi, fisiotrafpi.

 IGD (Instalasi Gawat Darurat)

 Pelayanan penunjang medis dan non medis : fasilitas laboratorium, apotek.

Tabel 2.1

PROFIL PEGAWAI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021

No Nama NIP Pangkat

Golongan Jabatan

1 dr. Oktavius 19841001 201403 1 003 III/d

Direktur Rumah Sakit

Pratama

2 dr. Sudi 19850720 201101 1 006 III/d Kepala Komite Medik 3 dr. Jamis Condro 19750928 201503 1 002 III/c Dokter Umum

4 Vitalia Noviyanti Darni

S, S.Sos 19781104 200312 2 101 III/b Kasubag TU

5 Hamdi, A.Md. Far 19810817 200604 1 032 III/d

Asisten Apoteker Penyelia

6 Kurniansyah, SKM 19851211 201101 1 005 III/c

PKM Pelaksana

Lanjut

7 Elly Gusniarti,

A.Md.KG 19880806 201001 2 006 III/c Perawat Gigi Pelaksana

(17)

Lanjutan

8 Leni Edriyani, A. Md.

Keb 19900303 201101 2 002 III/b

Bidan Pelaksana

Lanjutan

9 Erti Kusumawardani,

A.Md.Keb 19900802 201403 2 003 III/b

Bidan Pelaksana

Lanjutan

10 Heppy Yanuariyanti,

A.Md. AK 19880110 201101 2 005 III/b

Pranata Lab Kes Ahli Pertama

11 Matias Andrea

Pernandes 19930626 201403 1 001 II/d Kepala Komite Keperawatan

12 Marlilin Yanti 19901212 201704 2 003 II/d Bidan Terampil

13 dr. Abang Suprianto 19910905 201903 1 001 III/b Dokter Ahli Pertama

14 dr. Wastri Gusniyani

Manik 19920805 201903 2 001 III/b Dokter Ahli Pertama

15 Terissia, AMd. Keb 19840611 201101 2 002 III/b Bidan Mahir / Lanjutan

16 Desi Susilawati, A.Md.

Keb 19910519 201403 2 003 III/a Bidan Terampil

17 Riawati, S.Farm., Apt 19920220 201903 2 002 III/b Apoteker Ahli Pertama

18 Oka Jaya Murdani,

S.Farm., Apt 19911116 201903 1 003 III/b Apoteker Ahli Pertama

19 Ns. Hendra, S.Kep 19920817 201903 1 002 III/a Perawat Ahli Pertama

20 Ns. Paulina Saragi,

S.Kep 19920504 201903 2 002 III/a Kepala Ruangan

21 Tri Hartati, S.Tr, TLM 19960315 201903 2 002 III/a

Pranata Lab Kes Ahli Pertama

(18)

8 22 Yuda Wyranata, A.Md

Rad 19890925 201903 1 001 II/c

Radiografer Terampil

23 Wahyu Santoso, A.Md

Kep 19901202 201903 1 001 II/c

Perawat Terampil

24 Norita Mulyasari,

A.Md KG 19891118 201903 2 001 II/c Perawat Gigi

25 Rio Uub Salasah,

A.Md Kep 19881212 201903 1 002 II/c

Perawat Terampil

26 Ratih Kurniati, A.Md

Kep 19890403 201903 2 003 II/c

Perawat Terampil

27 Heri Darmawan, A.Md

Kep 19890825 201903 1 002 II/c

Perawat Terampil

28 Sri Utik Wulandari,

A.Md Kep 19891122 201903 2 002 II/c

Perawat Terampil

29 Astarina Fiona, A.Md

Gizi 19890609 201903 2 003 II/c

Nutrisionis Terampil

30 Bayu Hendra

Rusdianto, A.Md KL 19900617 201903 1 001 II/c

Sanitarian Terampil

31 Chilviana Rayanti,

A.Md Kep 19920905 201903 2 002 II/c

Perawat Terampil

32 Fahrunisa, A.Md Kep 19930720 201903 2 001 II/c

Perawat Terampil

33 Debora Octavia

Manik, A.Md Keb 19941009 201903 2 001 II/c

Bidan Terampil

(19)

34 Kurnia Sandi, A.Md

Rad 19941021 201903 1 003 II/c

Radiografer Terampil

35 Alfia Anitasari, A.Md

Farm 19950215 201903 2 002 II/c

Asisten Apoteker Terampil

36 Reky Armady, A.Md

Kep 19961111 201903 1 001 II/c

Perawat Terampil

37 Desi Cahyani, A.Md

KG 19971215 201903 2 001 II/c Perawat Gigi

38 Anita Cristina, A.Md

Kep 19980427 201903 2 001 II/c

Perawat Terampil

39 Resti Yulia Yuniarti,

A.Md Farm 19960604 201903 2 003 II/c

Asisten Apoteker Terampil

40 Nengrum Wulandari,

A.Md Keb 19980630 201903 2 001 II/c

Bidan Terampil

41 Wulan Purnamasari,

A.Md Fis 19940912 201903 2 001 II/c

Fisioterapi Terampil

42 Severin Erlasia Purba,

A.Md KL 19940909 201903 2 001 II/c

Sanitarian Terampil

43 Utari Rahma Yanti,

A.Md Kep 19950205 201903 2 003 II/c

Perawat Terampil

44 dr. Dian Hariyanti 19891005 202012 2 005 III/b Dokter Umum

45 Agung Arif Perkasa,

S.Farm, Apt 19950119 202012 1 005 III/b Apoteker

(20)

10 46 Sindri Okta Dayanti,

SKM 19930703 202012 2 010 III/a PKM Ahli Pertama

47 Sri Ningsih, S.Kom 19880920 202012 2 014 III/a Pranata Komputer

48 Aliffia Aulia Santri,

A.Md. Gizi 19920113 202012 2 016 II/c Nutrisionis

49 Dewi Anggraini, A.Md.

KG 19980105 202012 2 005 II/c Perawat Gigi

50 Dwi Vickry Erlangga,

A.Md. Far 19940315 202012 1 015 II/c Asisten Apoteker

51 Finna Wahyuni, A.Md.

Kes 19970629 202012 2 008 II/c Rekam Medis 52 Lindawati, A.Md. Keb 19980308 202012 2 003 II/c Bidan

53 Nia Astuti Yuliani,

A.Md. T 19960722 202012 2 020 II/c Elektromedis

54 Rahmad Hidayat,

A.Md. Kep 19931025 202012 1 009 II/c Perawat

55 Riska Dwatama,

A.Md. Kep 19920908 202012 2 011 II/c Perawat 56 Sutriono, A.Md. KL 19901108 202012 1 007 II/c Sanitarian

57 Yanuar Siskanto,

A.Md. Rad 19930111 202012 1 007 II/c Radiologi

58 drg. Meyke Rotua

Simorangkir - - Dokter Gigi

59 Hudfaizah, SKM - -

Tenaga Kesehatan Lingkungan

60 Gustina Hairani,

S.Kep, Ners - - Administrasi

61 Indri Sukma Dewi,

A.Md. KL - -

Tenaga Kesehatan Lingkungan

62 Bulyamin, A.Md. AK - - Analis

(21)

63 Neomi Nomi, A.Md - -

Teknologi Pangan

64 Heni Pikayanti, A.Md - - Administrasi

65 Wahyu Utami, A.Md.

RMIK - - Administrasi

66 Septi Putri Pratama,

A.Md. Keb - - Administrasi

67 Yunike Supristina,

A.Md Kep - - Administrasi

68 Susi Meiliana - - Pekarya

69 Farda Suhery Sitorus - - Satpam

70 Joko Santoso - - Satpam

71 Gunomo Hendro

Prastowo - - Satpam

72 Adi Sutomo - - Satpam

73 Supriyadi - - Satpam

74 Riki Arianto - - Satpam

75 Saimin - - Supir

76 Yustinus Dedyanto - - Supir

77 Gampang Sigit W - - Juru Masak

78 Herni Miati, A,Md.

Keb - - Bidan

Terampil

(22)

12

B. Visi dan Misi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi 1. Visi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

VISI

“Terwujudnya masyarakat kabupaten melawi yang mandiri untuk hidup sehat melalui pelayanan Rumah Sakit Pratama Batu Buil yang PROFESIONAL, PRIMA, AMAN, dan RAMAH.

2. Misi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi MISI

 Meningkatkan kompetensi sumber daya kesehatan

 Meningkatkan pelayanan kesehatan yang holostik dan terpadu

 Mengutamakan keamanan dan keselamtan pasien dan petugas kesehatan

 Meningkatkan pelayanan kesehatan yang ramah bagi pasien dengan menjadikan pasien sebagai subyek dan fokus utama pelayanan kesehatan

3. Nilai-nilai Organisasi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

Nilai-nilai organisasi yang ada di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

PRATAMA : P : Profesional dan Prima R : Ramah kepada pasien A : Aman petugas dan pasien T : Terdepan

A : Amanah M : Mandiri A : Akuntantabel

(23)

Vitalia Noviyanti D.S, S.Sos

Kepala Tata Usaha

4. Struktur Organisasi

Gambar 2.2

Jabatan Fungsional

1. Dokter Ahli Muda dr. Sudi

dr. Jamis Condro Dokter Ahli Pertama dr. Abang Suprianto

dr. Wastri Gusniyani manik dr. Dian Hariyanti

2. Perawat Ahli Pertama Matias Andria Pernandes, A.Md.Kep Ns. Hendra, S.Kep

Ns. Paulina Saragi, S.Kep

3. Perawat Terampil Wahyu Santoso, A.md.Kep

Rio Uub Salasah, A.Md.Kep Ratih Kurniati, A.Md.Kep Heri Darmawan, A.Md.Kep Sri Utik Wulandari, A.Md.Kep Chilviana Rayanti, A.Md.Kep Fahrunisa, A.Md.Kep Reky Armadi, A.Md. Kep Anita Cristina, A.Md.Kep Utari Rahma Yanti, A.Md.Kep Rahmad Hidayat, A.Md. Kep Riska Dwatama, A.Md. Kep

4. Apoteker Riawati, S.Farm.,Apt

Oka Jaya Murdani, S.Farm., Apt Agung Arif Perkasa, S.Farm, Apt 5. Asisten Apoteker Penyelia Hamdi, A.Md.Farm

6. Asisten Apoteker Terampil Alfia Anitasari, A.Md.Farm Resti Yulia Yuniarti, A.Md.Farm Dwi Vickry Erlangga, A.Md. Farm 7. Perawat Gigi Pelaksana Lanjutan Elly Gusniarti, A.Md.KG 8. Perawat Gigi Terampil Norita Mulyasari, A.Md.KG

Desi Cahyani, A.Md.KG Dewi Anggaini, A.Md. KG 9. Bidan Pelaksana Lanjutan Erti Kusumawardani, A.Md.Keb

Leni Endiyani, A.Md.Keb Terissia, A.Md.Keb Desi Susilawati, A.Md.Keb

Bidan Terampil Marlilin Yanti, A.Md.Keb

Bidan Pelaksana Debora Octavia manik, A.Md.Keb

Nengrum Wulandari, A.Md.Keb Lindawati, A.Md. Keb

10. Pranata Lab Kes Ahli Pertama Heppy Yanuariyanti, A.Md. AK 11. Pranata Lab Kes Pelaksana Lanjutan Tri Hartati, S.Tr,TLM

12. Nutrisionis Terampil Astarina Fiona, A.Md.Gizi Aliffia Aulia Santri, A.Md. Gizi 13. Sanitarian Terampil Bayu Hendra Rusdianto, A.Md.KL

Severin Erlasia Purba, A.Md.KL Sutriono, A.Md. KL

14. Fisioterapi Terampil Wulan Purnama Sari, A.Md.Fis 15. Radiografer Terampil Yuda Wyranata, A.Md. Rad

Kurnia Sandi, A.Md. Rad Yanuar Siskanto, A.Md. Rad 16. Perekam Medis Terampil Finna Wahyuni, A.Md. Kes

DIREKTUR dr. OKTAVIUS

Satuan Pemeriksa Internal Komite

STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL

Pranata Komputer Sri Ningsih, S.Kom

PKM Ahli Pertama Sindri Okta Dayanti, SKM

PKM Pelaksana Lanjutan Kurniawansyah, SKM

(24)

14

5. Tugas Pokok, Uraian Tugas Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Pertama

1. Tugas Pokok :

Melaksanakan kegiatan advokasi, kegiatan bina suasana, pemberdayaan masyarakat, penyebarluasan informasi kesehatan dalam berbagai bentuk dan saluran komunikasi, membuat rancangan media baik media cetak, elektronika maupun luar ruang, pengkajian/ penelitian perilaku masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan, merencanakan intervensi dalam rangka mengembangkan perilaku masyarakat yang mendukung kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar tugas telaksana secara efektif dan efisien.

2. Uraian tugas

1. Menganalisis data sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan penyuluhan masyarakat

2. Penyuluhan draf laporan hasil identifikasi potensi wilayah 3. Menyusun draf materi penyuluhan kesehatan

4. Melakukan uji coba dan menyempurnakan atas media informasi kesehatan

5. Melakukan pengolahan data hasil evaluasi media penyuluhan 6. Menyusun draf konsep pedoman/panduan/juknis

pengembangan pedoman penyuluhan kesehatan masyarakat untuk satu program

7. Mengolah bahan/data/informasi sebagai bahan pengembangan pedoman

8. Melaksanakan advokasi

9. Menyusun draf laporan kegiatan 10. Menyusun laporan pelaksanaan tugas 11. Menyusun laporan lain-lain

(25)

BAB III

NILAI-NILAI DASAR,KEDUDUKAN DAN PERAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK

INDONESIA (NKRI)

A. Nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Menurut Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Pegawai Negeri Sipil tertulis bahwa pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang PNS yang berkarakter terbentuk oleh sikap prilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menguasai bidang tugasnya, sehingga mampu melaksanakan tugas dan peranya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.

Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri pada saat kegiatan aktualisasi di tempat tugas melalui pembiasaan (habituasi). Nilai-nilai dasar PNS tercermin dalam ANEKA yang merupakan landasan dalam menjalankan profesi ASN. Adapun nilai-nilai dasar PNS tersebut adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing nilai dari ANEKA yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Akuntabilitas

Akuntabilitas sering disamakan dengan responsibilitas atau tanggung jawab. Namun pada dasarnya, kedua konsep itu

(26)

16

memiliki makna yang berbeda. Responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab. Akuntabilitas adalah suatu kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai.

Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS adalah terwujudnya nilai-nilai publik, yaitu:

a. Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik kepentingan antara kepentingan publik dengan kepentingan sektor, kelompok dan pribadi;

b. Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah keterlibatan PNS dalam politik praktis;

c. Memperlakukan warga negara secara sama dan adil dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik;

d. Menunjukkan sikap dan perilaku konsisten dan dapat diandalkan sebagai penyelenggara pemerintahan

Indikator nilai dasar akun Akuntabilitas publik terdiri dari dua macam, yaitu akuntabilitas vertikal (pertanggungjawaban kepada otoritas yang lebih tinggi) dan akuntabilitas horisontal (pertanggungjawaban pada masyarakat luas). Untuk memenuhi terwujudnya organisasi sektor publik yang akuntabel, maka mekanisme akuntabilitas harus mengandung dimensi akuntabilitas kejujuran dan hukum, akuntabilitas proses, akuntabilitas program, dan akuntabilitas kebijakan.

Dalam menciptakan lingkungan kerja yang akuntabel, ada beberapa indikator dari nilai-nilai dasar akuntabilitas yang harus diperhatikan, yaitu :

a. Kepemimpinan : Lingkungan yang akuntabel tercipta dari atas ke bawah dimana pimpinan memainkan peranan yang penting dalam menciptakan lingkungannya.

(27)

b. Transparansi : Keterbukaan atas semua tindakan dan kebijakan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok/instansi.

c. Integritas : adalah adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.

d. Tanggung Jawab : adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.

e. Keadilan : adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang.

f. Kepercayaan : Rasa keadilan akan membawa pada sebuah kepercayaan. Kepercayaan ini yang akan melahirkan akuntabilitas.

g. Keseimbangan : Untuk mencapai akuntabilitas dalam lingkungan kerja, maka diperlukan keseimbangan antara akuntabilitas dan kewenangan, serta harapan dan kapasitas.

h. Kejelasan : Pelaksanaan wewenang dan tanggungjawab harus memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang menjadi tujuan dan hasil yang diharapkan.

i. Konsistensi : menjamin stabilitas .

2. Nasionalisme

Nasionalisme dalam arti sempit adalah suatu sikap yang meninggikan bangsanya sendiri, sekaligus tidak menghargai bangsa lain sebagaimana mestinya. Sedangkan dalam arti luas, nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, sekaligus menghormati bangsa lain.

Indikator nilai dasar nasionalisme mencakup religius, hormat menghormati, kerja sama, tidak memaksakan kehendak, jujur,

(28)

18

amanah (dapat dipercaya), adil, persamaan derajat, tidak diskriminatif, mencintai sesama manusia, tenggang rasa, membela kebenaran, persatuan, rela berkorban, cinta tanah air, memelihara ketertiban, disiplin, musyawarah, kekeluargaan, menghormati keputusan, tanggung jawab, kepentingan bersama, gotong royong, sosial, tidak menggunakan hak yang bukan miliknya, hidup sederhana dan kerja keras serta menghargai karya orang lain.

3. Etika publik

Etika publik merupakan refleksi tentang standar/ norma yang menentukan baik/ buruk, benar/ salah prilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Indikator nilai dasar dari etika publik adalah jujur, bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disiplin, hormat, sopan, taat pada perundang- undangan, taat perintah dan menjaga rahasia.

4. Komitmen mutu

Komitmen mutu adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita untuk menjaga mutu kinerja pegawai. Bidang apapun yang menjadi tanggung jawab pegawai negeri sipil semua mesti dilaksanakan secara optimal agar dapat memberi kepuasan kepada stakeholder. Komitmen mutu merupakan tindakan untuk menghargai efektivitas, efisiensi, inovasi dan kinerja yang berorientasi mutu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Ada empat indikator dari nilai-nilai dasar komitmen mutu yang harus diperhatikan, yaitu:

b. Efektif

Efektif adalah berhasil guna, dapat mencapai hasil sesuai dengan target. Sedangkan efektivitas menunjukkan tingkat

(29)

ketercapaian target yang telah direncanakan, baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil kerja. Efektifitas organisasi tidak hanya diukur dari performans untuk mencapai target (rencana) mutu, kuantitas, ketepatan waktu dan alokasi sumber daya, melainkan juga diukur dari kepuasan dan terpenuhinya kebutuhan pelanggan.

c. Efisien

Efisien adalah berdaya guna, dapat menjalankan tugas dan mencapai hasil tanpa menimbulkan keborosan. Sedangkan efisiensi merupakan tingkat ketepatan realiasi penggunaan sumberdaya dan bagaimana pekerjaan dilaksanakan sehingga dapat diketahui ada tidaknya pemborosan sumber daya, penyalahgunaan alokasi, penyimpangan prosedur dan mekanisme yang ke luar alur.

d. Inovasi

Inovasi Pelayanan Publik adalah hasil pemikiran baru yang konstruktif, sehingga akan memotivasi setiap individu untuk membangun karakter sebagai aparatur yang diwujudkan dalam bentuk profesionalisme layanan publik yang berbeda dari sebelumnya, bukan sekedar menjalankan atau menggugurkan tugas rutin.

e. Orientasi Mutu

Mutu merupakan suatu kondisi dinamis berkaitan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang sesuai atau bahkan melebihi harapan konsumen. Mutu mencerminkan nilai keunggulan produk/jasa yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya, bahkan melampaui harapannya. Mutu merupakan salah satu standar yang menjadi dasar untuk mengukur capaian hasil kerja. Mutu menjadi salah satu alat vital untuk mempertahankan keberlanjutan organisasi dan menjaga kredibilitas institusi.

(30)

20 5. Anti korupsi

Kata korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corruptio yaitu artinya kerusakan, kebobrokan, dan kebusukan. Korupsi adalah masalah kehidupan, dampak dan bahayanya bisa berpengaruh secara jangka panjang.

Kesadaran diri anti korupsi dibangun melalui pendekatan spiritual, dengan selalu ingat akan tujuan keberadaannya sebagai manusia di muka bumi. Dengan selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, manusia akan terhindar dari perbuatan korupsi karena yakin bahwa setiap perbuatan akan dipertanggung jawabkan.

Aparatur Sipil Negara perlu dibekali nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindari dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Indikator nilai dasar anti korupsi sebagai berikut :

a. Jujur

Kejujuran merupakan nilai dasar yang menjadi landasan utama bagi penegakan integritas diri seseorang. Tanpa adanya kejujuran mustahil seseorang bisa menjadi pribadi yang berintegritas. Seseorang dituntut untuk bisa berkata jujur dan transparan serta tidak berdusta baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, sehingga dapat membentengi diri terhadap godaan untuk berbuat curang.

b. Peduli

Kepedulian sosial kepada sesama menjadikan seseorang memiliki sifat kasih sayang. Individu yang memiliki jiwa sosial tinggi akan memperhatikan lingkungan sekelilingnya di mana masih terdapat banyak orang yang tidak mampu, menderita, dan membutuhkan uluran tangan. Pribadi dengan jiwa sosial tidak akan tergoda untuk memperkaya diri sendiri dengan cara

(31)

yang tidak benar tetapi ia malah berupaya untuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama.

c. Mandiri

Kemandirian membentuk karakter yang kuat pada diri seseorang menjadi tidak bergantung terlalu banyak pada orang lain. Mentalitas kemandirian yang dimiliki seseorang memungkinkannya untuk mengoptimalkan daya pikirnya guna bekerja secara efektif. Pribadi yang mandiri tidak akan menjalin hubungan dengan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab demi mencapai keuntungan sesaat.

d. Disiplin

Disiplin adalah kunci keberhasilan semua orang. Ketekunan dan konsistensi untuk terus mengembangkan potensi diri membuat seseorang akan selalu mampu memberdayakan dirinya dalam menjalani tugasnya. Kepatuhan pada prinsip kebaikan dan kebenaran menjadi pegangan utama dalam bekerja. Seseorang yang mempunyai pegangan kuat terhadap nilai kedisiplinan tidak akan terjerumus dalam kemalasan yang mendambakan kekayaan dengan cara yang mudah.

e. Tanggung Jawab

Pribadi yang utuh dan mengenal diri dengan baik akan menyadari bahwa keberadaan dirinya di muka bumi adalah untuk melakukan perbuatan baik demi kemaslahatan sesama manusia. Segala tindak tanduk dan kegiatan yang dilakukannya akan dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, negara, dan bangsanya. Dengan kesadaran seperti ini maka seseorang tidak akan tergelincir dalam perbuatan tercela dan nista.

f. Kerja Keras

Individu beretos kerja akan selalu berupaya meningkatkan kualitas hasil kerjanya demi terwujudnya kemanfaatan publik yang sebesar-besarnya. Ia mencurahkan daya pikir dan

(32)

22

kemampuannya untuk melaksanakan tugas dan berkarya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan mau memperoleh sesuatu tanpa mengeluarkan keringat.

g. Sederhana

Pribadi yang berintegritas tinggi adalah seseorang yang menyadari kebutuhannya dan berupaya memenuhi kebutuhannya dengan semestinya tanpa berlebih-lebihan. Ia tidak tergoda untuk hidup dalam gelimang kemewahan.

Kekayaan utama yang menjadi modal kehidupannya adalah ilmu pengetahuan. Ia sadar bahwa mengejar harta tidak akan pernah ada habisnya karena hawa nafsu keserakahan akan selalu memacu untuk mencari harta sebanyak-banyaknya.

h. Berani

Seseorang yang memiliki karakter kuat akan memiliki keberanian untuk menyatakan kebenaran dan menolak kebathilan. Ia tidak akan mentolerir adanya penyimpangan dan berani menyatakan penyangkalan secara tegas. Ia juga berani berdiri sendirian dalam kebenaran walaupun semua kolega dan teman-teman sejawatnya melakukan perbuatan yang menyimpang dari hal yang semestinya. Ia tidak takut dimusuhi dan tidak memiliki teman kalau ternyata mereka mengajak kepada hal-hal yang menyimpang.

i. Adil

Pribadi dengan karakter yang baik akan menyadari bahwa apa yang dia terima sesuai dengan jerih payahnya. Ia tidak akan menuntut untukmendapatkan lebih dari apa yang ia sudah upayakan. Bila ia seorang pimpinan maka ia akan memberi kompensasi yang adil kepada bawahannya sesuai dengan kinerjanya. Ia juga ingin mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat dan bangsanya..

(33)

B. Kedudukan Dan Peran Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

1. Manajemen ASN

Tugas Pegawai ASN menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 mengatakan bahwa tugas dari ASN adalah melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ada beberapa asas manajemen ASN yaitu kepastian hukum, profesionalisme, proposionalitas, keterpaduan, delegasi, netralitas, akuntabilitas, efektif, efisien, keterbukaan, nondiskriminatif, persatuan, kesatuan, keadilan dan kesetaraan, serta kesejahteraan.

2. Whole Of Government (WOG)

Whole Of Government (WOG) adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintah yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik. Di dalam whole of government terdapat beberapa asas yaitu koordinasi, komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi.

3. Pelayanan Publik

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka

(34)

24

pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di dalam pelayanan publik terdapat beberapa asas yaitu kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, keamanan, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, disiplin/ sapa/ ramah, dan kenyamanan. Serta terdapat sembilan pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayanan prima yaitu partisipatif, transparan, responsif, non diskriminatif, mudah dan murah, efektif dan efisien, aksesibel, akuntabel, dan berkeadilan.

(35)

BAB IV

RANCANGAN AKTUALISASI

A. Identifikasi dan Gagasan Pemecahan Isu

Isu-isu aktual yang dapat ditemukan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi adalah sebagai berikut:

1. Belum adanya rambu-rambu keselamatan kesehatan kerja di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

2. Kurangnya media informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

3. Rendahnya kesadaran tentang pentingnya perenggangan di waktu jam kerja di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.

Dalam upaya menyikapi isu-isu aktual serta tantangan perubahan dan perkembangan yang terjadi berdasarkan tugas pokok dan fungsi Penyuluh Kesehatan Masyarakat – Ahli Pertama, perlu ditentukan prioritas yang akan ditangani.

Penentuan isu aktual prioritas dilakukan dengan menggunakan skala dengan rentang angka dari 1 - 5 yang menyatakan bahwa isu tersebut : “(1) Tidak Penting”, “(2) Kurang Penting”, “(3) Cukup Penting”, “(4) Penting” dan “(5) Sangat Penting”. Skala penilaian ini berpedoman pada 4 (empat) kriteria isu yaitu isu yang bersifat Aktual, Problematik, Khalayak dan Layak atau biasa di singkat APKL. Adapun keterangan kriteria dan proses analisa dengan teknik APKL yaitu sebagai berikut:

1. Aktual

Isu benar terjadi dan hangat dibicarakan.

2. Problematika

Isu memiliki dimensi masalah yang komplek dan perlu dicarikan solusinya.

3. Kekhalayakan

Isu yang diangkat menyangkut hajat hidup orang banyak.

(36)

26 4. Layak

Isu bersifat masuk akal dan realistis

Adapun penentuan isu aktualnya sebagai berikut :

Tabel 4.1

ANALISIS PENILAIAN KUALITAS ISU MELALUI METODE APKL APKL (Aktual,Problematik,Halayak,Layak)

NO ISU AKTUAL

KRITERIA

TOTAL PERINGKAT A P K L

1 belum adanya rambu-rambu

keselamatan

kesehatan kerja di

Rumah Sakit

Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

4 3 4 3 14 II

2 Kurangnya media informasi Kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

4 4 4 4 16 I

3 Rendahnya

kesadaran tentang pentingnya

perenggangan di waktu jam kerja di

Rumah Sakit

Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

3 3 3 4 13 III

Keterangan : 5 = sangat tinggi 4 = tinggi

3 = cukup tinggi 2 = rendah

1 = sangat rendah

Dari analisis isu menggunakan teknik APKL maka didapatkan isu prioritas yaitu “kurangnya media informasi kesehatan Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi” sebagai isu aktual

(37)

dengan nilai skor 16. Indikasinya atau dasar pertimbangannya adalah masih banyak menemukan kurangnya penyuluhan kesehatan kepada pasien yang datang berobat di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi. Apabila isu tersebut tidak diselesaikan maka akan berdampak buruk pada kurangnya pengetahuan pasien tentang informasi kesehatan.

Ada 3 (tiga) faktor masalah utama terkait Kurangnya Media Informasi Kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi adalah sebagai berikut :

1. Belum adanya pojok informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

2. Jumlah leaflet kurang di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

3. Jumlah brosur Kurang kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.

Untuk menentukan masalah prioritas, maka dilakukan analisis dengan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), dengan skala penilaian 1 sampai 5. Adapun keterangan kriteria dan proses analisisnya yaitu sebagai berikut:

1. Urgency

Seberapa mendesak suatu isu harus di bahas, dianalisis dan ditindaklanjuti.

2. Seriousness

Seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan

3. Growth

Seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani segera

(38)

28

Tabel 4.2

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB MELALUI METODE USG USG (Urgency,Seriousness,Growth)

NO PENYEBAB

PRIORITAS

TOTAL PERINGKAT U S G

1 Belum adanya pojok informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

4 4 4 12 I

2 Jumlah leaflet kurang di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

4 3 4 11 II

3 Jumla brosur Kurangnya kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

3 3 3 9 III

Keterangan : 5 = sangat tinggi 4 = tinggi

3 = cukup tinggi 2 = rendah

1 = sangat rendah

Menurut tabel diatas, maka diketahui masalah pokok prioritas yaitu” Belum adanya pojok informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi” Selanjutnya dengan adanya masalah pokok prioritas tersebut di ambillah langkah- langkah untuk mengatasinya. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk memberi solusi agar Meningkatnya penyuluhan kesehatan kepada pasien Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi dapat terlaksana dengan baik. Adapun kegiatan tersebut adalah : 1. Konsultasi dengan Direktur Rumah Sakit Pratama Batu Buil

Kabupaten Melawi

2. Mengamati secara seksama letak yang pas untuk pembuatan pojok informasi Kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

(39)

3. Menyiapkan tempat pembuatan pojok informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

4. Menyiapkan media pojok informasi kesehatan Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

5. Melaporkan hasil pembuatan pojok informasi kesehatan Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan

Penerapan nilai-nilai dasar profesi PNS, kedudukan dan peran PNS dalam NKRI terkait dengan kegiatan yang dilakukan di unit kerja tertera pada tabel 4.3 di bawah ini :

(40)

30

Tabel 4.3

Unit Kerja Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

Isu yang Diangkat Kurangnya media informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi Gagasan Pemecahan Isu Pembuatan Pojok Informasi Kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi No Kegiatan Tahapan Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Manfaat Bagi

Stakeholder, Kontribusi Terhadap Visi, Misi Dan Tujuan

Organisasi

Penguatan Nilai- Nilai Organisasi

1 2 3 5 6 7

1

Konsultasi dengan

Direktur dan mentor Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

Output Tercapainya hasil dari

a. membuat janji dengan direktur b. menemui

direktur menjelaskan maksud dan tujuan

mendengarkan penjelasan direktur dan mencacat apa yang

Saya membuat perjanjian dulu sebelum bertemu direktur (Nasionalisme :kerja sama Didalam berkomunikasi berbicara saya menggunakan Bahasa yang sopan (Etika Publik; sopan) (WoG : Komunikasi) Setelah saya dan mentor menemui direktur sesuai tanggal yang sudah disepakati, saat berkoordinasi telah dipersiapkan (Anti korupsi :Kedisiplinan) terlebih dahulu point-point yang akan disampaikan saya menjelaskan maksud dan tujuan

Dengan

menerapkan nilai- nilai dasar saat melakukan

Koordinasi

dengan Direktur Rumah Sakit Pratama Batu Buil maka saya telah menerapkan Visi Rumah Sakit Pratama Batu

Nilai Ramah dan Amanah pada tata nilai organisasi

Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi dapat diperkuat

(41)

koordinasi dengan direktur

Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi di tandai dengan diperolehnya persetujuan di sertai Surat Pernyataan dari direktur bahwa Pojok informasi kesehatan belum pernah ada di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten

disampaikan direktur c. mendapatkan

persetujuan dari direktur

(Komitmen Mutu : Efektif) (Pelayanan Publik Transparan) setelah itu mendiskusikan pembuatan pojok informasi kesehatan dengan direktur (Nasionalisme

Musyawarah) (Manajemen

ASN:Keterbukaan) Kegiatan mendapatkan persetujuan dan akan saya laksanakan dengan sungguh- sungguh (Akuntabilitas : tanggung jawab)

Buil Kabupaten Melawi

Terwujudnya masyarakat

kabupaten melawi yang mandiri untuk hidup sehat melalui pelayanan Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten

Melawi yang PROFESIONAL, PRIMA, AMAN, dan RAMAH.

Misi Rumah Sakit Pratama

Batu Buil

Kabupaten Melawi

Meningkatkan

(42)

32

Melawi. pelayanan

kesehatan yang ramah bagi pasien dengan menjadikan

pasien sebagai subyek dan fokus utama pelayanan kesehatan

2 Mengamati secara

seksama letak yang pas untuk pembuatan pojok informasi kesehatan

Output Tercapainya hasil

musyawarah

a. Melihat bersama

Direktur dan staf Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi tempat yang strategis untuk pojok informasi

kesehatan

Setelah saya mendapat kan persetujuan saya membuat janji lagi dengan direktur (WoG : Kerja Sama) (Anti korupsi : Kedisiplinan) untuk menetapkan, Melihat bersama Direktur dan staf Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi (Akuntabilitas:

Transparan)(Nasionalisme:Musyawarah) (Pelayanan publik : Partisipatif)

tempat yang strategis untuk pojok informasi kesehatan (Komitmen mutu : berorentasi mutu) (Etika publik :

Dengan

menerapkan nilai- nilai dasar saat melakukan

Koordinasi

dengan Direktur Rumah Sakit Pratama Batu Buil maka saya telah menerapkan Visi Rumah Sakit Pratama Batu

Nilai Aman dan Mampu pada tata nilai organisasi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi dapat diperkuat

(43)

dan

kesepakatan bersama

Direktur dan staf Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi tempat pojok informasi kesehatan

b. Menetapkan tempat yang sudah

disepakati bersama

Direktur dan staf Rumah Sakit

Cermat) Setelah melihat tempat yang sudah disepakati bersama Direktur dan staf Rumah Sakit di tetapkan lah satu tempat untuk pembuatan pojok informasi kesehatan (Manajemen ASN : Keterbukaan)

Buil Kabupaten Melawi

Terwujudnya masyarakat

kabupaten melawi yang mandiri untuk hidup sehat melalui pelayanan Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten

Melawi yang PROFESIONAL, PRIMA, AMAN, dan RAMAH.

Misi Rumah Sakit Pratama

Batu Buil

Kabupaten Melawi

Meningkatkan

(44)

34

pelayanan

kesehatan yang ramah bagi pasien dengan menjadikan

pasien sebagai subyek dan fokus utama pelayanan kesehatan

3 Menyiapkan tempat pembuatan pojok informasi kesehatan di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

Output

a. Membersihkan tempat pojok informasi

kesehatan

bersama staf Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi

b. Sesudah bersih menyiapkan meja dan kursi

Setelah mendapatkan hasil dari musyawarah bersama direktur dan staf rumah sakit dilakukan pembersihan tempat pojok informasi kesehatan (WoG : kerja sama) (Anti korupsi : bertanggung jawab) bersama beberapa staf Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi (Akuntabilitas : tanggung jawab) (Nasionalisme :gotong royong) (Manajemen ASN : Efektif dan Efisien) (Pelayanan publik : Partisipatif) sesudah membersihkan tempat, menyiapkan meja

Dengan

menerapkan nilai- nilai dasar saat melakukan

Koordinasi

dengan Direktur Rumah Sakit Pratama Batu Buil maka saya telah menerapkan Visi Rumah Sakit Pratama Batu

Nilai Amanah dan Akuntabel pada tata nilai organisasi

Rumah Sakit Pratama Batu Buil dapat diperkuat

(45)

Tercapainya hasil kerja sama dengan staf Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi tempat pojok informasi kesehatan

dan kursi saya mengucapkan terimakasih kepada rekan yang sudah membantu saya.

(Etika publik : Sopan) (Komitmen Mutu : Efisien)

Buil Kabupaten Melawi

Terwujudnya masyarakat

kabupaten melawi yang mandiri untuk hidup sehat melalui pelayanan Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten

Melawi yang PROFESIONAL, PRIMA, AMAN, dan RAMAH.

Misi Rumah Sakit Pratama

Batu Buil

Kabupaten Melawi

Meningkatkan

Referensi

Dokumen terkait

Ruang lingkup kegiatan ini meliputi aktualisasi nilai-nilai dasar profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu,

Dalam sistem pebelajaran Pelatihan Dasar Calon PNS pada kurikulum yang menekan pada pembentukan karakter PNS, setiap peserta pelatihandituntut untuk mampu

Penyusunan rancangan aktualisasi yaitu memasukkan nilai-nilai ASN (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, anti korupsi) dan peran kedudukan PNS

dalam melaksanakan tugas sebagai pembina upacara bendera saya mengaktualisasikan nilai menjunjung tinggi nilai standar etika yang luhur dengan teknik menghormati norma norma

dalam melaksanakan tugas sebagai pembina upacara bendera saya mengaktualisasikan nilai menjunjung tinggi nilai standar etika yang luhur dengan teknik menghormati norma norma

Melalui Kegiatan habituasi, peserta pelatihan dasar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) diharapkan dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai dasar ASN

Profesi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja di Instansi Pemerintah pada masa sekarang ini diberi nama Aparatur Sipil Negara

Tujuan aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen