i
RANCANGAN AKTUALISASI
PEMBUATAN SOP TENTANG PENANGANAN LIMBAH MEDIS COVID-19 DAN APD DARI RUANG ISOLASI DI
RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI.
DISUSUN OLEH : SUTRIONO, A.Md. KL
199011082020121007 37
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
TAHUN 2021
ii
LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL : PEMBUATAN SOP TENTANG PENANGANAN
LIMBAH MEDIS COVID-19 DAN APD DARI RUANG ISOLASI DI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021
NAMA : SUTRIONO, A.Md. KL
PANGKAT / GOL. RUANG : Pengatur / IIc
NIP : 19901108 202012 1 007
NOMOR DAFTAR HADIR : 37
JABATAN : Pelaksana/terampil-sanitarian
UNIT KERJA/INSTANSI : RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL
Telah disetujui untuk diseminarkan pada hari jumat tanggal 2 juli 2021
Telah diperiksa/disetujui : COACH,
SAGITARISMAN, S.IP 19881211201402 1 001
Putussibau,01 juli 2021
MENTOR,
KURNIAWANSYAH, SKM 19850211 201101 1 005
iii
PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Jalan Danau Luar No.05 Putussibau 78711(0567) 21027 Fax. (0567) 21764
PUTUSSIBAU – KALIMANTAN BARAT 78711
BERITA ACARA
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
GOLONGAN II ANGKATAN XXXII DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU TAHUN 2021
Pada hari ini jumat tanggal 02 juli tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu ( Jl. Danau Luar No.
05 Putussibau) telah dilaksanakan Evaluasi Rancangan Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan XXXII di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021, sebagai berikut :
N a m a : Sutriono, A.Md.KL
Pangkat / Gol. Ruang : Pengatur II/c
NIP : 199011082020121007
Jabatan : pelaksana/ terampil-sanitarian Unit kerja/Instansi : Rumah Sakit Pratama Batu Buil
Mentor : Kurniawansyah, SKM
Coach : Sagitarisman, S.IP
Penguji : Prasetyo Tri Sejati, S.STP.MM
Judul : pembuatan SOP tentang penanganan limbah medis covid-19 dan APD dari ruang isolasi di Rumah sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh :
MENTOR,
KURNIAWANSYAH, SKM 19850211 101101 1 005.
PENYAJI,
SUTRIONO, A.Md.KL 19901108 202012 1 007 COACH,
SAGITARISMAN, S.IP 19881211201402 1 001
PENGUJI,
PRASETYO TRI SEJATI S.STP,MM 19820325 200112 1 002
Mengetahui :
KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KABUPATEN KAPUAS HULU
H. SARBANI, S.E., M.A.P.
Pembina Utama Muda NIP. 19610415 198608 1 003
iv
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL : PEMBUATAN SOP TENTANG PENANGANAN
LIMBAH MEDIS COVID-19 DAN APD DARI RUANG ISOLASI DI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021
NAMA : SUTRIONO, A.Md. KL
PANGKAT / GOL. RUANG : Pengatur II/c
NIP : 19901108 202012 1 007
NOMOR DAFTAR HADIR : 37
JABATAN : PELAKSANA / TERAMPIL-SANITARIAN UNIT KERJA / INSTANSI : RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL
Telah diperbaiki berdasarkan koreksi dan/atau saran Penguji pada Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II
Angkatan XXXII di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021 pada hari jumat tanggal 02 juli 2021
di Ruang Rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.
Telah diperiksa/disetujui : COACH,
SAGITARISMAN, S.IP 19881211201402 1 001
Putussibau, juli 2021
MENTOR,
KURNIAWANSYAH, SKM 19850211 201101 1 005
Disetujui : PENGUJI,
PRASETYO TRI SEJATI S.STP,MM 19820325 200112 1 002
v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Allah Subhana Wata’ala yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan XXXII Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Melawi Tahun 2021 dapat diselesaikan. Penulisan rancangan ini terlaksanakan karena kontribusi banyak pihak berupa bimbingan dan motivasi sehingga pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bapak H.Sutarmidji,SH.M.HUM, selaku Gubernur Kalimantan Barat 2. Bapak Fransiskus Diaan, S.H, selaku Bupati Kapuas Hulu
3. Bapak H.dadi sunarya usfa yusra,selaku Bupati Kabupaten Melawi 4. Bapak Jantau S.Sos. M.M, selaku Plt Kepala Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu
5. Bapak Imansyah, S.Sos, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembanga Sumber Daya Manusia Kabupaten Melawi.
6. Direktur Rumah Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.
7. Kurniawansyah, SKM.,Mentor yang telah memberikan bimbingan, motivasi, nasehat-nasehat serta masukan yang sangat berharga dalam penyusunan rancangan aktualisasi.
8. Bapak Sagitarisman,S.IP, Coach yang telah memberikan bimbingan, motivasi, nasehat-nasehat.
9. Prasetyo Tri Sejati S.STP, MM, Penguji yang telah memberikan nasehat-nasehat.
10. Kedua orang tuaku, serta Keluargaku yang selalu memberikan doa,semangat dan kasih sayang yang tulus.
11. Kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II angkatan XXXII tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
12. Rekan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II Angkatan XXXII Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan dan motivasi.
Penulis berupaya agar Rancangan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan sehingga kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulisan ini diterima dengan terbuka. Semoga rancangan aktualisasi ini dapat bermanfaat bagi penulis maupun bagi pembaca sebagai tambahan pengetahuan yang telah dimiliki.
Putusibau, 2021
SUTRIONO, A.Md. KL
vi
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
LEMBAR PERSETUJUAN ... ii
BERITA ACARA SEMINAR AKTUALISASI ... iii
LEMBAR PENGESAHAN ... iv
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR TABEL...viii
DAFTAR GAMBAR... ix
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan ... 3
C. Tempat dan Waktu Kegiatan ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi A. Kondisi Umum Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi ... 4
1. Profil Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi ... 4
2. Kondisi Geografi, Demografi dan Pegawai ... 4
B. Visi dan Misi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi ... 8
1. Visi Rumah Sakit Pratama Batu Buil ... 8
2. Misi Rumah Sakit Pratama Batu Buil ... 8
vii
C. Nilai-nilai Organisasi ... 8
D. Struktur Oraganisasi ... 9
E. TUGAS POKOK DAN FUNGSI……….10
F. RUANG LIGKUP TUGAS SANITARIAN………..10
BAB III KERANGKA KONSEP A. Konsepsi Nilai-Nilai Dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) 1. Akuntabilitas ... 12
2. Nasionalisme ... 15
3. Etika Publik ... 21
4. Komitmen Mutu ... 23
5. Anti Korupsi ... 24
B. Peran dan Kedudukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ... 26
1. Manajemen ASN ... 26
2. WoG (Whole of Government) ... 28
3. Pelayanan Publik ... 28
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI A. Identifikasi Isu dan Gagasan Pemecah Isu ... 30
B. Keterkaitan substansi mata pelatihan ... 37
C. Jadwal Implementasi ... 46
D. Jadwal Konsultasi Dengan Coach ... 47
E. Jadwal Konsultasi Dengan Mentor ... 48
DAFTAR PUSTAKA ... 50
viii DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Profil Pegawai Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten
Melawi ... 5
Tabel 4.1 Analisa isu dengan Tehnik APKL ... 32
Tabel 4.2 Analisa Masalah dengan Tehnik USG ... 28
Tabel 4.3 Keterkaitan substansi mata pelatihan ... 35
Tabel 4.4 Jadwal Implementasi Aktualisasi ... 45
Tabel 4.5 Lembar Konsultasi Dengan Coach ... 48
Tabel 4.6 Lembar Konsultasi Dengan Mentor ... 50
ix DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.2 Struktur Organisasi Rumah Sakit Pratama Batu Buil ... 9
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dijelaskan bahwa Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas negara lainya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Dalam rangka mewujudkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) sebagai bekal dalam menjalankan fungsinya, maka diadakan suatu Pelatihan Dasar Calon PNS yang dalam hal ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM Negeri Sipil (CPNS) selama satu tahun masa percobaan, telah menetapkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon PNS (Latsar CPNS), yang dimaksud Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integrasi moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang, ini memadukan pembelajaran klasikal dan non klasikal di tempat pelatihan dan di tempat kerja, yang memungkinkan penulis mampu untuk menginternalisasi, menerapkan, mengaktualisasikan merasakan mafaat serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi), sehingga terpatri dalam dirinya sebagai karakter PNS yang professional.
2 Satu di antar beberapa profesi yang merupakan bagian dari pegawai ASN dan wajib melaksanakan pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah tenaga kesehatan salah satunya adalah sanitarian merupakan pegawai ASN yang harus mengembangkan potensi yang dimilikinya agar kinerjanya semakin membaik dan dapat memberikan kontribusi dalam dunia kesehatan. Selain itu, Sanitarian juga dituntut untuk memiliki karakter yang baik dalam dirinya sehingga menjadi PNS yang berkompeten, profesional berintegritas, dan berkomitmen baik atas tugas dan fungsi yang diembanya.
Keberhasilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk profesi tenaga kesehatan dalam mengikuti pelatihan dasar dari kemempuan menunjukan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatanya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menunjukan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.
Melalui kegiatan habituasi, peserta pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di lingkungan kerjanya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa. Dalam hal ini penyusun merupakan peserta pelatihan dasar yang akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama agenda habituasi terluang di dalam rancangan aktualisasi yang berjudul
“Pembuatan SOP tentang penanganan limbah medis covid-19 dan APD dari ruang isolasi di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.”
3 B. Tujuan
Tujuan aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) serta tiga nilai dasr profesi PNS yaitu Manajemen ASN, whole of Government (WoG) dan Pelayanan Publik di dalam menjalankan tugas dan fungsinya di instansi kerjanya. Selain itu peserta Pelatihan Dasar juga mampu usaha menganalisis manfaat aktualisasi di dalam agenda habitusi terhadap usaha terwujudnya visi, misi, serta penguatan bagi nilai-nilai organisasi di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.
C. Tempat dan Waktu Kegiatan
Penerapan nilai-nilai dasar profesi Aktualisasi ini mulai dilakukan pada tanggal 14 Juni 2021 sampai 13 Agustus 2021. Bertempat di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.
4
BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI
A. Keadaan Umum
1. Profil Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
Berikut adalah Profil Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi PROFIL
Nama Rumah Sakit : Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
Alamat : Jl PMKS PT SDK 1, Desa Batu Buil,
Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Kode Pos 79671
Kab/ Kota : Kabupaten Melawi
No. Telp/ HP : -
Jenjang Akreditasi : -
Tahun Diresmikan : 11 April 2019
2. Kondisi Geografis, Demografi dan Pegawai
Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi merupakan Rumah Sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Melawi dan merupakan Rumah Sakit (RS) tipe D yang terletak di Kecamatan Belimbing, Desa Batu Buil dengan jarak +-2 20 km dari pusat kota Nanga Pinoh. Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi merupakan unit kerja pemerintah di bidang kesehatan yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi. Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi berada di jalan Pinoh – Sintang tepatnya di JL.PMKS PT SDK 1, Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi.
5 Adapun batas wilayah Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Ketapang
Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Sintang
Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Sintang
Sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi menyediakan layanan sebagai berikut :
Pelayanan rawat jalan : poli umum, poli kebidanan, poli gizi, poli gigi, fisiotrafpi.
IGD (Instalasi Gawat Darurat)
Pelayanan penunjang medis dan non medis : fasilitas laboratorium, apotek.
Tabel 2.1
PROFIL PEGAWAI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL KABUPATEN MELAWI TAHUN 2021
No Nama NIP Pangkat
Golongan Jabatan 1 dr. Oktavius 19841001 201403 1
003 III/d Direktur Rumah
Sakit Pratama
2 dr. Sudi 19850720 201101 1
006 III/d Kepala Komite
Medik 3 dr. Jamis Condro 19750928 201503 1
002 III/c Dokter Umum
4 Vitalia Noviyanti Darni S, S.Sos
19781104 200312 2
101 III/b Kasubag TU
5 Hamdi, A.Md. Far 19810817 200604 1
032 III/d Asisten Apoteker Penyelia 6 Kurniansyah, SKM 19851211 201101 1
005 III/c PKM Pelaksana
Lanjut 7 Elly Gusniarti,
A.Md.KG
19880806 201001 2
006 III/c
Perawat Gigi Pelaksana
Lanjutan 8 Leni Edriyani, A. Md.
Keb
19900303 201101 2
002 III/b Bidan Pelaksana
Lanjutan 9 Erti Kusumawardani,
A.Md.Keb
19900802 201403 2
003 III/b Bidan Pelaksana
Lanjutan 10 Heppy Yanuariyanti,
A.Md. AK
19880110 201101 2
005 III/b Pranata Lab Kes
Ahli Pertama 11 Matias Andrea
Pernandes
19930626 201403 1
001 II/d Kepala Komite
Keperawatan 12 Marlilin Yanti 19901212 201704 2 II/d Bidan Terampil
6 003
13 Terissia, AMd. Keb 19840611 201101 2
002 III/b Bidan Mahir /
Lanjutan 14 Desi Susilawati, A.Md.
Keb
19910519 201403 2
003 III/a Bidan Terampil
15 Riawati, S.Farm., Apt 19920220 201903 2
002 III/b Apoteker Ahli
Pertama 16 Oka Jaya Murdani,
S.Farm., Apt
19911116 201903 1
003 III/b Apoteker Ahli
Pertama 17 Ns. Hendra, S.Kep 19920817 201903 1
002 III/a Perawat Ahli
Pertama 18 Ns. Paulina Saragi,
S.Kep
19920504 201903 2
002 III/a Kepala Ruangan
19 Tri Hartati, S.Tr, TLM 19960315 201903 2
002 III/a Pranata Lab Kes
Ahli Pertama 20 Yuda Wyranata, A.Md
Rad
19890925 201903 1
001 II/c Radiografer
Terampil 21 Wahyu Santoso, A.Md
Kep
19901202 201903 1
001 II/c Perawat Terampil
22 Norita Mulyasari, A.Md KG
19891118 201903 2
001 II/c Perawat Gigi
23 Rio Uub Salasah, A.Md Kep
19881212 201903 1
002 II/c Perawat Terampil
24 Ratih Kurniati, A.Md Kep
19890403 201903 2
003 II/c Perawat Terampil
25 Heri Darmawan, A.Md Kep
19890825 201903 1
002 II/c Perawat Terampil
26 Sri Utik Wulandari, A.Md Kep
19891122 201903 2
002 II/c Perawat Terampil
27 Astarina Fiona, A.Md Gizi
19890609 201903 2
003 II/c Nutrisionis
Terampil 28 Bayu Hendra
Rusdianto, A.Md KL
19900617 201903 1
001 II/c Sanitarian
Terampil 29 Chilviana Rayanti,
A.Md Kep
19920905 201903 2
002 II/c Perawat Terampil
30 Fahrunisa, A.Md Kep 19930720 201903 2
001 II/c Perawat Terampil
31 Debora Octavia Manik, A.Md Keb
19941009 201903 2
001 II/c Bidan Terampil
32 Kurnia Sandi, A.Md Rad
19941021 201903 1
003 II/c Radiografer
Terampil 33 Alfia Anitasari, A.Md
Farm
19950215 201903 2
002 II/c Asisten Apoteker
Terampil 34 Reky Armady, A.Md
Kep
19961111 201903 1
001 II/c Perawat Terampil
35 Desi Cahyani, A.Md KG
19971215 201903 2
001 II/c Perawat Gigi
36 Anita Cristina, A.Md Kep
19980427 201903 2
001 II/c Perawat Terampil
37 Resti Yulia Yuniarti, A.Md Farm
19960604 201903 2
003 II/c Asisten Apoteker
Terampil 38 Nengrum Wulandari,
A.Md Keb
19980630 201903 2
001 II/c Bidan Terampil
7 39 Wulan Purnamasari,
A.Md Fis
19940912 201903 2
001 II/c Fisioterapi
Terampil 40 Severin Erlasia Purba,
A.Md KL
19940909 201903 2
001 II/c Sanitarian
Terampil 41 Utari Rahma Yanti,
A.Md Kep
19950205 201903 2
003 II/c Perawat Terampil
42 dr. Dian Hariyanti 19891005 202012 2
005 III/b Dokter Umum
43 Agung Arif Perkasa, S.Farm, Apt
19950119 202012 1
005 III/b Apoteker
44 Sindri Okta Dayanti, SKM
19930703 202012 2
010 III/a PKM Ahli Pertama 45 Sri Ningsih, S.Kom 19880920 202012 2
014 III/a Pranata Komputer 46 Aliffia Aulia Santri,
A.Md. Gizi
19920113 202012 2
016 II/c Nutrisionis
47 Dewi Anggraini, A.Md.
KG
19980105 202012 2
005 II/c Perawat Gigi
48 Dwi Vickry Erlangga, A.Md. Far
19940315 202012 1
015 II/c Asisten Apoteker
49 Finna Wahyuni, A.Md.
Kes
19970629 202012 2
008 II/c Rekam Medis
50 Lindawati, A.Md. Keb 19980308 202012 2
003 II/c Bidan
51 Nia Astuti Yuliani, A.Md. T
19960722 202012 2
020 II/c Elektromedis
52 Rahmad Hidayat, A.Md. Kep
19931025 202012 1
009 II/c Perawat
53 Riska Dwatama, A.Md.
Kep
19920908 202012 2
011 II/c Perawat
54 Sutriono, A.Md. KL 19901108 202012 1
007 II/c Sanitarian
55 Yanuar Siskanto, A.Md. Rad
19930111 202012 1
007 II/c Radiologi
56 drg. Meyke Rotua
Simorangkir - - Dokter Gigi
57 Hudfaizah, SKM - - Tenaga Kesehatan
Lingkungan 58 Gustina Hairani, S.Kep,
Ners - - Administrasi
59 Indri Sukma Dewi,
A.Md. KL - - Tenaga Kesehatan
Lingkungan
61 Bulyamin, A.Md. AK - - Analis
62 Neomi Nomi, A.Md - - Teknologi Pangan
63 Heni Pikayanti, A.Md - - Administrasi
64 Wahyu Utami, A.Md.
RMIK - - Administrasi
65 Septi Putri Pratama,
A.Md. Keb - - Administrasi
66 Yunike Supristina,
A.Md Kep - - Administrasi
67 Susi Meiliana - - Pekarya
68 Farda Suhery Sitorus - - Satpam
8
69 Joko Santoso - - Satpam
70 Gunomo Hendro
Prastowo - - Satpam
71 Adi Sutomo - - Satpam
72 Supriyadi - - Satpam
73 Riki Arianto - - Satpam
74 Saimin - - Supir
75 Yustinus Dedyanto - - Supir
76 Gampang Sigit W - - Juru Masak
77 Herni Miati, A,Md. Keb - - Bidan Terampil
B. Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Melawi 1. Visi pemerintah Kabupaten Melawi
“Terwujudnya masyarakat kabupaten Melawi yang agamis, maju, sejahtera dan cerdas serta saling menghormati antar sesame”.
2. Misi pemerintah Kabupaten Melawi
1. Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan manajemen 2. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat
C. Nilai-nilai Organisasi Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
Nilai-nilai organisasi yang ada di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
PRATAMA : P : Profesional dan Prima R : Ramah kepada pasien A : Aman petugas dan pasien T : Terdepan
A : Amanah M : Mandiri A : Akuntantabel
9
Vitalia Noviyanti D.S, S.Sos
Kepala Tata Usaha
D. Struktur Organisasi
Gambar 2.2
Jabatan Fungsional
1. Dokter Ahli Muda dr. Sudi
dr. Jamis Condro Dokter Ahli Pertama dr. Dian Hariyanti
2. Perawat Ahli Pertama Matias Andria Pernandes, A.Md.Kep Ns. Hendra, S.Kep
Ns. Paulina Saragi, S.Kep
3. Perawat Terampil Wahyu Santoso, A.md.Kep
Rio Uub Salasah, A.Md.Kep Ratih Kurniati, A.Md.Kep Heri Darmawan, A.Md.Kep Sri Utik Wulandari, A.Md.Kep Chilviana Rayanti, A.Md.Kep Fahrunisa, A.Md.Kep Reky Armadi, A.Md. Kep Anita Cristina, A.Md.Kep Utari Rahma Yanti, A.Md.Kep Rahmad Hidayat, A.Md. Kep Riska Dwatama, A.Md. Kep
4. Apoteker Riawati, S.Farm.,Apt
Oka Jaya Murdani, S.Farm., Apt Agung Arif Perkasa, S.Farm, Apt 5. Asisten Apoteker Penyelia Hamdi, A.Md.Farm
6. Asisten Apoteker Terampil Alfia Anitasari, A.Md.Farm Resti Yulia Yuniarti, A.Md.Farm Dwi Vickry Erlangga, A.Md. Farm 7. Perawat Gigi Pelaksana Lanjutan Elly Gusniarti, A.Md.KG 8. Perawat Gigi Terampil Norita Mulyasari, A.Md.KG
Desi Cahyani, A.Md.KG Dewi Anggaini, A.Md. KG 9. Bidan Pelaksana Lanjutan Erti Kusumawardani, A.Md.Keb
Leni Endiyani, A.Md.Keb Terissia, A.Md.Keb Desi Susilawati, A.Md.Keb
Bidan Terampil Marlilin Yanti, A.Md.Keb
Bidan Pelaksana Debora Octavia manik, A.Md.Keb
Nengrum Wulandari, A.Md.Keb Lindawati, A.Md. Keb
10. Pranata Lab Kes Ahli Pertama Heppy Yanuariyanti, A.Md. AK 11. Pranata Lab Kes Pelaksana Lanjutan Tri Hartati, S.Tr,TLM
12. Nutrisionis Terampil Astarina Fiona, A.Md.Gizi Aliffia Aulia Santri, A.Md. Gizi 13. Sanitarian Terampil Bayu Hendra Rusdianto, A.Md.KL
Severin Erlasia Purba, A.Md.KL Sutriono, A.Md. KL
14. Fisioterapi Terampil Wulan Purnama Sari, A.Md.Fis 15. Radiografer Terampil Yuda Wyranata, A.Md. Rad
Kurnia Sandi, A.Md. Rad Yanuar Siskanto, A.Md. Rad 16. Perekam Medis Terampil Finna Wahyuni, A.Md. Kes 17. Teknisi Elektromedis Terampil Nia Astuti Yuliani, A.Md. T
DIREKTUR dr. OKTAVIUS
Satuan Pemeriksa Internal Komite
STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT PRATAMA BATU BUIL
Pranata Komputer Sri Ningsih, S.Kom
PKM Ahli Pertama Sindri Okta Dayanti, SKM
PKM Pelaksana Lanjutan Kurniawansyah, SKM
10 E. TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Tugas Pokok dan Fungsi Sanitarian Terampil
Dalam Permenkes nomor 32 thun 2013, Peran jabatan Sanitarian melaksanakan tugas teknis operasional yang berkaitan dengan penerapan konsep atau metoda operasional di bidang kesehatan lingkungan yang meliputi memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, melalui kegiatan kesehatan lingkungan, pengamatan kesehatan lingkungan, pengawasan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah penyakit dan atau gangguan kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar tugas telaksana secara efektif dan efisien.
F. RUANG LINGKUP TUGAS SANITARIAN
Lingkup pekerjaan tanaga sanitarian merupakan pelayanan kesehatan lingkungan yang meliputi pengolahan unsur – unsur yang mempengaruhi timbulnya gangguan kesehatan antar lain :
a. Limbah cair, padat, dan gas
b. Sampah yang tidak di proses sesuai dengan persyaratan yang di tetapkan pemeintah
c. Binatang pembawa penyakit d. Zat kimia yang berbahaya
e. Kebisingan yang melebihi ambang batas f. Radiasi
g. Air yang tercemar
h. Udara yang tercemar dan i. Makanan yang terkontaminasi
Selain ruang lingkup pekerjaan tersebut, sanitarian juga berwenang melakukan pelayanan kesehatan lingkungan tertentu meliputi
11 a. Melakukan pemantauan dan menejemen resiko pelaksanaan analisis
resiko kesehatan lingkungan ( ARKL )
b. Melakukan pemantauan analisis dampak kesehatan lingkunghan (AMDAL)
c. Melakukan pemantauan pelaksanaan rencana pengolahan lingkungan (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan (RPL)
d. Melakukan pemantauan pelaksanaan upaya pengelolaan lingkuan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL)
e. Melakukan pemeriksaan dan tindakan sanitasi kapal dan pesawat sesuai peraturan kesehatan internasional (IHR)
f. Melakukan pemantauan pelaksanaan klinik sanitasi dan sanitasi total berbasis masyarakat
Uraian Tugas Sanitarian
1. Menyusun rencana kerja tahunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan efisien.
2. Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan kesehatan lingkungan berdasarkan standar operasional prosedur yang berlaku agar pelaksanaan tugas dapat terlaksana dengan baik dan benar
3. Melakukan pengamatan kesehatan lingkungan
4. Melakukan Pengawasan Kesehatan Lingkungan berdasarkan standar operasional prosedur yang berlaku agar pelaksanaan tugas dapat terlaksana dengan baik dan benar
5. Memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan berdasarkan standar operasional prosedur yang berlaku agar pelaksanaan tugas dapat terlaksana dengan baik dan benar
6. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai arahan dan petunjuk atasan baik secara lisan maupun tertulis dengan penuh tanggung jawab.
12 BAB III
KERANGKA KONSEP
A. Konsepsi Nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon PNS (Latsar CPNS), yang dimaksud Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integrasi moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang,
Nilai-nilai dasar PNS merupakan nilai-nilai dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan PNS secara profesional sebagai pelayan masyarakat yang meliputi kemampuan berakuntabilitas, mengedepankan kepentingan nasional, menjunjung tinggi standar etika publik, berinovasi untuk peningkatan mutu pelaksanaan tugas jabatannya, dan tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberantasan korupsi di lingkungan instansinya. Adapun nilai-nilainya adalah sebagai berikut:
1. AKUNTABILITAS
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab dan amanahnya. Amanah seorang PNS adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik.
Akuntabilitas adalah prinsip dasar bagi organisasi yang berlaku pada setiap level/unit organisasi sebagai suatu kewajiban jabatan dalam memberikan pertanggungjawaban laporan kegaitan kepada
13 atasannya. PNS yang akuntabel adalah PNS yang mampu mengambil pilihan yang tepat ketika kerjadi konflik kepentingan, tidak terlibat dalam politik praktis, melayani warga secara adil dan konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsinya (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015).
Akuntabilitas sering disamakan dengan responsibilitas atau tanggung jawab. Responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab, sedangkan akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai. Dalam menciptakan lingkungan kerja yang akuntabel, ada beberapa indikator dari nilai- nilai dasar akuntabilitas yang harus diperhatikan, yaitu :
a. Tanggung jawab
keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
b. Jujur
Berdasarkan kamus Besar Bahasa Indonesia kata jujur berarti lurus hati; tidak berbohong; tidak curang. Perilaku jujur diimplementasi dengan selalu melakukan atau mengucapkan apa adanya tanpa memberikan tambahan yang tidak sesuai keadaan.
c. Kejelasan Target
Menurut KBBI Target adalah sasaran (batas ketentuan dan sebagainya) yang telah ditetapkan untuk dicapai. Sedangkan jelas adalah terang; nyata; gambling. Sehingga dapat
14 disimpulkan bahwa kejelasan target yaitu sasaran yang telah ditetapkan secara gambling untuk dicapai.
d. Netral
Arti kata netral adalah tidak berpihak (tidak ikut atau tidak membantu salah satu pihak) (KBBI). Maka sikap netral diterapkan dengan tidak memihak pada salah satu golongan dan memberikan sikap yang sama rata.
e. Mendahulukan Kepentingan Publik
Ditinjau dari Kamus Besar bahasa Indonesia arti kata mendahulukan adalah mengerjakan sesuatu lebih dahulu daripada yang lain. Kata Kepentingan memiliki arti keperluan;
kebutuhan dan kata publik adalah orang banyak (umum); semua orang yang datang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mendahulukan kepentingan public adalah mengutamakan keperluan orang banyak.
f. Adil
Menurut KBBI kata adil bararti sama berat; tidak berat sebelah;
tidak memihak; berpihak kepada yang benar; tidak sewenang- wenang. Maka sikap adil ditunjukkan dengan tidak memihak pada salah satu pihak dan selalu mengutakan kebenaran sehingga tidak sewenang-wenang.
g. Transparan
Menurut KBBI transparan berarti nyata, jelas dan tidak terbatas pada orang tertentu saja.
15 h. Konsisten
Menurut KBBI konsisten berarti tetap yaitu tidak berubah-ubah, taat asas, selaras, dan sesuai antara ucapan dan perbuatan yang dilakukan.
i. Partisipatif
Partisipatif yaitu pelayanan yang dapat mendorong peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik dengan memperhatikan aspirasi, kebutuhan dan harapan masyarakat.
2. NASIONALISME
Nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, sekaligus menghormati bangsa lain. Prinsip nasionalisme bangsa Indonesia dilandasi nilai-nilai Pancasila agar senantiasa menempatkan persatuan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan; menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara; bangga sebagai bangsa dan bertanah air Indonesia serta tidak merasa rendah diri, mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban antara sesama manusia dan bangsa, menumbuhkan sikap saling mencintai sesama manusia, mengembangkan sikap tenggang rasa.
Indikator nilai nasionalisme diantaranya:
a. Religius
Religius adalah sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap
16 pelaksanaan ibadah agama lain dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain
b. Hormat Menghormati
Hormat adalah sikap menghargai/menghormati diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, memperlakukan orang lain seperti keinginan untuk dihargai, beradab dan sopan, tidak melecehkan dan menghina orang lain, tidak menilai orang lain sebelum mengenalinya dengan baik.
c. Kerja sama
Kerja sama diwujudkan dalam suatu perbuatan atau kegiatan yang biasa dilakukan oleh beberapa individu dalam suatu kelompok ataupun suatu organisasi untuk mencapai suatu tujuan bersama yang telah disepakati sebelumnya. Biasanya kerja sama melibatkan pembagian tugas, dimana setiap orang mengerjakan setiap pekerjaan yang merupakan tanggung jawabnya demi tercapainya tujuan bersama
d. Tidak memaksakan kehendak
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tidak mendesakkan sesuatu pada orang lain atau tidak memaksa orang agar mau menerima kehendak kita, tidak berbuat melebihi batas kenyataan yang sebenarnya
e. Jujur
Jujur yaitu berkata dan bertindak sesuai dengan kebenaran yang ada berkata apa adanya tidak curang (misalnya dalam permainan, dengan mengikuti aturan yang berlaku tulus; ikhlas
17 f. Amanah
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) amanah dalah sesuatu yang dipercayakan (dititipkan) kepada orang lain, dapat dipercaya
g. Adil
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adil adalah sama berat, tidak berat sebelah, tidak memihak,
h. Persamaan derajat
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) persamaan derajat adalah sama tingkat (pangkat, kedudukan)
i. Tidak diskriminatif
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tidak diskriminatif adalah tidak ada pembedaan perlakuan terhadap sesame negara(berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, agama dan sebagainya)
j. Mencintai sesama manusia
manusia berarti suatu ungkapan perasaan yang tulus tanpa mengharapkan imbalan ( kamus Besar bahasa Indonesia 1998) k. Tenggang rasa
sikap dapat atau ikut menghargai dan menghormati perasaan orang lain
l. Membela kabanaran
tidak menutup-nutupi suatu tindakan kejahatan m. Persatuan
Gabungan(ikatan, kumpulan, dan sebagainya) beberapa bagian yang sudah bersatu,perserikatan, serikat.
18 n. Rela berkorban
Suatu tindakan yang menolong orang lain tanpa berharap imbalan dan mau memberikan sesuatu yang dimilikinya dengan ikhlas.
o. Cinta tanah air
perasaan yang timbul dari hati sanubari seseorang warga Negara untuk mengabdi, memelihara,membela ,melindungi tanah airnya dari segala gangguan
p. Memelihara ketertiban
q. Disiplin
Disiplin yaitu tata tertib/ ketaatan kpd peraturan/ kondisi yang merupakan perwujudan sikap mental dan perilaku suatu bangsa ditinjau dari aspek kepatuhan dan ketaan terhadap ketentuan peraturan dan hukum yang berlaku di kehidupan berbangsa dan bernegara.
r. Musyawarah
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), musyawarah merupakan pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah. Musyawarah memiliki tujuan untuk mencapai mufakat atau persetujuan.
s. Kekeluargaan
Kekeluargaan adalah sebuah rasa yang diciptakan oleh manusia untuk mempererat hubungan antar keduanya, maupun per- kelompok agar timbul rasa kasih sayang dan persaudaraan
19 t. Menghormati keputusan
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia Menghormati : menghargai; menjunjung tinggi: mengakui dan menaati (tentang aturan, perjanjian) Keputusan : adalah perihal yang berkaitan dengan putusan segala putusan yang telah ditetapkan (sesudah dipertimbangkan,dipikirkan dan sebagainya). Jadi seorang ASN harus selalu mengakui dan menaati segala apapun yang telah menjadi ketetapan.
u. Tangggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, bahawa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab, apabila tidak mau bertanggung jawab maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu
v. Kepentingan bersama
kepentingan masyrakat sebagai keseluruhan yang memiliki ciri- ciri tertentu.antara lain menyangkut semua sarana umumbagi berjalannya kehidupan yang beradap.
w. Gotong royong
bekerja sama untuk mencapai yang di inginkan x. Social
Menurut KBBI suka memperhatikan kepentingan umum (suka menolong, menderma)
y. Tidak menggunakan hak yang bukan miliknya
20 menolak untuk melakukan sesuatu dengan kewenangan individu yang berbeda menurut
z. Hidup sederhana
Menurut KBBI hidup sederhana yaitu tidak berlebih-lebihan aa. Kerja keras
Menurut KBBI, arti kerja keras yaitu perjuangan, arti lain dari kerja keras yaitu peperangan
bb. Menghargai karya orang lain
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, karya diartikan dengan kerja, pekerjaan, hasil perbuatan;ciptaan terutama hasil karangan.Karya yaitu suatu perbuatan yang menghasilkan sesuatu hal yang dapat dimanfaatkan aoleh umat manusiaDalam hal karya atau berkarya dapat berupa novel, karangan, artikel, buku, dan lain-lain. Guna kemaslahatan umat, persatuan dan kesatuan, penting artinya menghargai karya orang lainsebagai bentuk pernghargaan terhadap yang memiliki karya.Menghargai karya orang lain merupakan salah satu upaya membina keserasian dan kerukunan hidupantar manusia agar terwujud kehidupan masyarakat yang saling menghormati dan menghargai sesuai dengan harkat dan derajat seseorang sebagai manusia. Menumbuhkan sikap menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yang terpuji karena hasil karya tersebut merupakan pencerminan pribadi penciptanya sebagai manusia yang ingin dihargai.
21 3. ETIKA PUBLIK
Etika publik merupakan refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah prilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Indikator nilai dasar dari etika publik adalah jujur, bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disiplin, hormat, sopan, taat pada perundang-undangan, taat perintah dan menjaga rahasia.
a. Jujur
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jujur adalah tidak berbohong (berkata apa adanya), tidak curang.
b. Bertanggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, bahawa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab, apabila tidak mau bertanggung jawab maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu
c. Integritas tinggi
Suatu konsep yang menunjuk konsistensi antara tindakan dengan nilai dan prinsip
22 d. Cermat
Cermat adalah sikap hati-hati, teliti, sungguh-sungguh, ikhlas, rajin dan ulet dalam melakukan pekerjaan (KBBI Online)
e. Disiplin
Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Atau juga kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, disiplin adalah sikap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih.
f. Hormat
Hormat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menghargai (Takzim, khidmat, sopan)
g. Sopan
Sopan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah hormat dan takzim (akan, kepada); tertib menurut adat yang baik
h. Taat peraaturan perundang undangan
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah, taat yaitu senantiasa tunduk, tidak berlaku curang, setia, sedangkan perundang-undangan adalah, yang bertalian dengan undang- undang; seluk-beluk undang-undang. sedangkan undang- undang yaitu ketentuan dan peraturan negara yang dibuat oleh pemerintah.
23 i. Taat pemerintah
taat yaitu senantiasa tunduk, tidak berlaku curang, setia, sedangkan perintah yaitu aba-aba, komando, aturan dari pihak atasan yang harus dilakukan, dapat disimpulkan taat perintah adalah senantiasa tunduk dan setia melakukan aba-aba atau komando dari pihak atasan yang harus dilakukan
j. Menjaga rahasia
Menjaga rahasia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mejaga yaitu memeliharakan, merawat, mengawasi supaya tidak mendatangkan bahaya sedangkan rahasia sesuatu yang sengaja disembunyikan supaya tidak diketahui orang lain, dapat disimpulkan menjaga rahasia berarti memelihara atau mengawasi sesuatu yang sengaja disembunyikan supaya tidak diketahui orang lain
4. KOMITMEN MUTU
Komitmen mutu adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita untuk menjaga mutu kinerja pegawai. Bidang apapun yang menjadi tanggung jawab pegawai negeri sipil semua mesti dilaksanakan secara optimal agar dapat memberi kepuasan kepada stakeholder. Komitmen mutu merupakan tindakan untuk menghargai efektivitas, efisiensi, inovasi dan kinerja yang berorientasi mutu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
24 Ada empat indikator dari nilai-nilai dasar komitmen mutu yang harus diperhatikan, yaitu:
a. Efektifitas
Efektivitas berasal dari kata efektif yang diartikan dengan ada efeknya (ada akibatnya, pengaruh, dan kesannya (manjur atau mujarab)
b. Efisiensi adalah melakukan pekerjaan dengan tepat waktu dan mampu menjalankan tugas dengan cermat, dan berdaya guna c. Inovasi adalah penemuan baru yang berbeda dari yang sudah
ada atau yang sudah dikenal sebelumnya/ gagasan/ ide/
pembaharuan
d. Berorientsi mutu yaitu melihat-lihat/ meninjau/ mempunyai kecenderungan pandangan/ menitik beratkan pandangan. Mutu yaitu ukuran/ baik buruk suatu benda/ kadar/ taraf / derajat/
kualitas
5. ANTI KORUPSI
Kata korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corruptio yaitu artinya kerusakan, kebobrokan, dan kebusukan. Korupsi adalah masalah kehidupan, dampak dan bahayanya bisa berpengaruh secara jangka panjang.
Kesadaran diri anti korupsi dibangun melalui pendekatan spiritual, dengan selalu ingat akan tujuan keberadaannya sebagai manusia di muka bumi. Dengan selalu mendekatkan diri kepada
25 Sang Pencipta, manusia akan terhindar dari perbuatan korupsi karena yakin bahwa setiap perbuatan akan dipertanggung jawabkan.
Aparatur Sipil Negara perlu dibekali nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindari dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Indikator nilai dasar anti korupsi sebagai berikut :
a. Jujur
Jujur yaitu berkata dan bertindak sesuai dengan kebenaran yang ada berkata apa adanya tidak curang (misalnya dalam permainan, dengan mengikuti aturan yang berlaku tulus; ikhlas b. Disiplin
Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Atau juga kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, disiplin adalah sikap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih.
c. Tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, bahawa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab, apabila
26 tidak mau bertanggung jawab maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu
d. Kerja keras
Menurut KBBI Kerja keras adalah kegiatan yang dikerjakan secara sungguh-sungguh tanpa mengenal Lelah atau berhenti sebelum target
e. Sederhana
Menurut KBBI Sederhana yaitu bersahaja tidak berlebih-lebihan f. Mandiri
Menurut KBBI Mandiri tidak bergantung pada orang lain g. Adil
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adil adalah sama berat, tidak berat sebelah, tidak memihak,
h. Berani
Mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan dan sebagainya.
i. Peduli
Menurut KBBI Peduli yaitu memperhatikan, mengindahkan, menghiraukan
B. Peran dan Kedudukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
1. Manajemen ASN
Tugas Pegawai ASN menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 mengatakan bahwa tugas dari ASN adalah melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat
27 pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Indiktor manajemen ASN diantaranya:
a. Kepastian hukum b. Profesionalisme
Berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalanknnya
c. Proporsionalitas d. Keterpaduan e. Delegasi f. Netralitas g. Akuntabilitas h. Efektif dan efesien i. Keterbukaan j. Non diskriminatif k. Persatuan l. Kesetaraan m. Keadilan n. Sejahtera
28 2. Whole Of Government (WOG)
Whole Of Government (WOG) adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintah yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik. Di dalam whole of government terdapat beberapa asas yaitu koordinasi, komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi.
a. Koordinasi b. Integrasi
c. Kedekatan dan pelibatan
3. Pelayanan Publik
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di dalam pelayanan publik terdapat beberapa asas yaitu kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, keamanan, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, disiplin/ sapa/ ramah, dan kenyamanan. Serta terdapat sembilan pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayanan prima yaitu partisipatif,
29 transparan, responsif, non diskriminatif, mudah dan murah, efektif dan efisien, aksesibel, akuntabel, dan berkeadilan.
a. Transparan b. Responsive c. Tidak diskriminatif d. Mudah dan murah e. Efektif dan efesien f. Aksesibel
g. Akuntabel h. Berkeadilan
30 BAB IV
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi dan Gagasan Pemecahan Isu
Isu merupakan pokok permasalahan yang terjadi, sedang terjadi atau akan terjadi yang menjadi pembicaraan khalayak ramai sehingga memerlukan jalan keluar atau solusi dengan melakukan tindakan yang nyata.
Adapun isu yang akan dianalisis adalah sebagai berikut :
1. Masih Kurangnya sarana kebersihan di ruang isolasi (plastik kuning, tempat sampah) di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi. (knowledgeable others)
Dalam hal kebersihan di rumah sakit, merupakan hal yang penting dimana dalam hal ini tentang tersedianya kantong plastik kuning untuk keperluan limbah medis, yaitu dari ruang isolasi. Jumlah sampah yang di hasilkan dari ruang isolasi cukup banyak, karena sampah non medis dari ruang isolasi tidak bisa dibuang ke tempat pembuangan sementara dan juga pembuangan akhir, tetapi sampah harus segera di musnahkan dengan insenerator.sehingga jumlah plastik dan jumlah tong sampah harus mencukupi. agar mempermudah dalam proses pembuangan.
31 2. Masih belum tertatanya penanganan sampah limbah medis covid dan APD dari ruang isolasi di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi. (knowledgeable others)
Sekarang ini kasus covid-19 di kabupaten melawi masih cukup tinggi, dilihat dari data SIAGA CORONA kabupaten Melawi dengan total konfirmasi 2369 orang, isolasi 181 orang, total suspek 206 orang. dan di Rumah sakit Pratama Batu Buil salah satu Rumah Sakit yang saat ini dijadikan sebagai tempat untuk Isolasi pasien Covid-19. Sehingga sampah yang dihasilkan jumlahnya brtambah. Yang awalnya hanya menghasilkan sampah medis dan non medis, sekarang bertambah sampah dari ruang isolasi. Dan juga penanganaannya juga berbeda dengan sampah yang bukan dari ruang isolasi. Rumah sakit Pratama Batu Buil belum lama dijadikan sebagai tempat untuk isolasi pasien covid-19, untuk itu penanganannya sampahnya belum maksimal.
3. Masih kurangnya tenaga CS di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi (knowledgeable others)
SDM dalam hal ini adalah tenaga kebersihan (Cleaning Service) yang membantu dalam hal kebersihan di lingkungan rumah sakit, jumlah tenaga CS di Rumah Sakit Pratama Batu Buil msih belum memenuhi kebutuhan yang diperlukan, terdapat 2 orang tenaga CS yang ada di Rumah Sakit Pratama Batu Buil. Sehingga dalam hal kebersihan masih belum maksimal.
Dari beberapa isu diatas dapat dianalisis dengan menggunakan dua teknik analisis APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak)
32 dan teknik analisis USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mendapatkan isu yang akan di angkat untuk menjadi sebuah permasalahan sehingga dapat ditentukan kegiatan pemecahan isu tersebut dengan skala penilaian 1 sampai 5 yang menyatakan isu tersebut :
“(1) Tidak Penting”, “(2) Kurang Penting”, “(3) Cukup Penting”, “(4) Penting”, “(5) Sangat Penting”. Skala penilaian ini berpedoman pada empat kriteria isu yaitu isu yang bersifat Aktual, Problematik, Khalayak dan Layak atau biasa disingkat APKL. Adapun penetapan isu aktualnya sebagai berikut :
TABEL 4.1
ANALISIS PENILAIAN KUALITAS ISU MELALUI METODE APKL APKL (Aktual,Problematik,Halayak,Layak)
NO ISU AKTUAL
KRITERIA
TOTAL PERINGKAT A P K L
1 Masih Kurangnya sarana kebersihan di ruang isolasi (plastik kuning, tong smpah) di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
5 4 4 4 17 II
2 Masih belum tertatanya penanganan sampah limbah medis covid dan APD dari ruang isolasi di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
5 5 4 4 18 I
33 3 Masih kurangnya tenaga CS di
Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi
5 3 4 4 16 III
Keterangan : 5 = sangat tinggi 4 = tinggi
3 = cukup tinggi 2 = rendah
1 = sangat rendah
Dari isu APKL, didapatkan isu prioritas yaitu : Masih belum tertatanya penanganan sampah limbah medis covid dan APD dari ruang isolasi di Rumah Sakit Pratama Batu Buil Kabupaten Melawi.
Maka analisis isu prioritas yaitu :
1. Belum adanya SOP penanganan limbah medis covid dan APD dari ruang isolasi.
Sampah limbah medis covid yang terdapat di ruang isolasi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam penanganannya, karena sampah yang dihasilkan dari ruang isolasi berbeda penanganannya dengan sampah limbah medis yang bukan dari ruang isolasi covid, karena semua limbah yang dihasilkan dari ruang isolasi covid harus segera dimusnahkan.
Karena jika tidak segera dimusnahkan bisa menjadi media dalam penularan covid-19, oleh karena itu SOP yang benar dalam penanganan limbah covid sangat penting. selain itu APD yang dipakai perawat saat di ruang isolasi juga tidak bisa di
34 letakkan begitu saja, karena bisa menjadi media penularan covid-19. APD seperti handscon, masker, hazmat, nurse cap, hanya sekali pakai. Maka setelah dipakai harus dimusnahkan.
Sedangkan APD seperti face shield dan sepatu boots masih bisa digunakan kembali, dengan cara di sterilisasi atau dicuci terlebih dahulu.
2. Kurangnya sarana penampungan limbah medis covid-19
Tersedianya tempat sampah yang cukup akan mempermudah dalam pembuangan sampah, baik itu sampah medis dan non medis. Dan juga tempat sampah ukurannya juga harus sesuai dengan sampah yang dihasilkan dari tiap unit pelayanan. Selain tempat sampah, plastik juga perlu untuk untuk penampungan sampah di dalam tong sampah. Hal tersebut akan mempermudah dalam proses pengangkutan sampah dari tong sampah. Sehingga tidak perlu mangangkut tong sampah, cukup dengan mengambil sampah yang sudah msuk di dalam plastik di dalam tong sampah.
3. Belum disiplinnya dalam pembuangan limbah medis covid yang sesuai aturan pencegahan penularan limbah covid-19.
Dalam hal pembuangan limbah harus rutin dilakukan, karena jika tidak rutin maka sampah akan menumpuk, oleh karena itu kedisplinan dalam pembuangan harus diterapkan dengan baik.
Agar limbah dapat di tangani dengan baik. Dan tidak menjadi
35 masalah kesehatan. Karena limbah dari ruang isolasi salah satu media yang dapat menjadi penularan covid-19.
Tabel 4.2
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB MELALUI METODE USG USG (Urgency,Seriousness,Growth)
NO PENYEBAB
PRIORITAS
TOTAL PERINGKAT U S G
1 Belum adanya SOP penanganan limbah medis covid dan APD dari ruang isolasi
5 5 4 14 I
2 Kurangnya sarana penampungan limbah medis covid-19
4 5 4 12 III
3 Belum disiplinnya dalam pembuangan limbah medis covid yang sesuai aturan pencegahan penularan limbah covid-19.
4 4 4 13 II
Keterangan : 5 = sangat tinggi 4 = tinggi
3 = cukup tinggi 2 = rendah
1 = sangat rendah