50 University Departement of Material Product Technology.
Fessenden, R. J. dan Fessenden, J. S. 1986. Kimia Organik. Edisi Ketiga. Jilid Kedua. Jakarta: Erlangga.
Guilbert, S. 1986. Technology and Application of Edible Protective Films in Packaging and Preservation. New York : Applied Science.
Gontard, N., 1993. Water and Glyserol as Plasticizer Affect Mechanical and
Mayes, P.A., 2003. Biokimia Harper. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Manskaya, S.M., 1986. Geochemistry of Organic Substance. Moscow : A.V.
USSR.
Mumtaaz. 2006. Bahan Baku Edible Coating. http://www.halalguide.co.id. Diakses pada tanggal 22 Desember 2014.
Muskovitz, J., Yim, M.B. and Chock, P.B. 2002. Free Radicals and Disease. Arch Biochem. Biophys.
Syarief, R., S.Santausa., St.Ismayana, 1989. Teknologi Pengemasan Pangan. Laboratorium Rekayasa Proses Pangan, PAU Pangan Dan Gizi, IPB. Susilo, J. 2009. Sukses Bertanam Semangka di Pekarangan Rumah dan Kebun.
Pustaka Baru Press.
Soedarya, A. 2009. Budidaya Usaha Pengolahan Agribisnis Semangka. Pustaka Grafika.
Simunek, J.G., B. Tishchenko, dan Hodrov. 2006. Effect of Chitosan of Human Colonic Bacteria. Journal Folia Microbiology. Vol.51 (4), hal : 306-308
Sabetha, M.R. dan Zulfahmi. 2010. Pemanfaatan Limbah Kulit Udang sebagai Bahan Anti Rayap (Bio-termitisida) pada Bangunan Berbahan Kayu. [ Skripsi ]. Semarang. Universitas Diponogoro.
Sagala, S.T. 2013. Karakterisasi Pembuatan Edible Film Dari Campuran Tepung, Rumput Laut (Eucheuma sp.), Kitosan dan Gliserin. [Skripsi]. Medan : Departemen Kimia Universitas Sumatera Utara.
Wahyu, M.K. 2008. Pemanfaatan Pati Singkong Sebagai Bahan Baku Edible Film.Bandung: UNPAD Press.
Winarno, F.G. 1992. Pengantar Teknologi Pangan. Jakarta: PT. Gramedia. Wirjosentono, B. 1995. Perkembangan Polimer di Indonesia, Orasi Ilmiah
Lustrum 6. Medan: FMIPA USU.
50
Yusmarlela. 2009. Studi Pemanfaatan Plastilizer Gliserol dalam Film Pati Ubi Kayu dengan Pengisi Serbuk Batang Ubi Kayu. [Tesis]. Medan: PPs USU