PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI, DAN HARGA PRODUSEN GABAH
Teks penuh
Dokumen terkait
NTP Subsektor Tanaman Pangan pada Juni 2015 mengalami kenaikan sebesar 0,77 persen yaitu naik dari 101,48 menjadi 102,26, hal ini disebabkan oleh indeks yang diterima petani (IT)
harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,69 persen yang disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumahtangga dan BPPBM masing-masing sebesar 0,85 persen
Pada Bulan April 2016 NTP-R sebesar 101,54 atau mengalami kenaikan sebesar 0,91 persen dibanding bulan lalu yang disebabkan karena indeks harga yang diterima
Pada bulan Agustus 2016 NTP-T mengalami kenaikan sebesar 0,37 persen yang disebabkan karena laju kenaikan indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar
Pada bulan Desember 2016 NTP-T mengalami penurunanan sebesar 0,09 persen yang disebabkan karena laju kenaikan indeks harga yang diterima petani yang sebesar
Pada bulan Mei 2016 NTP-T mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen yang disebabkan karena laju kenaikan indeks harga yang diterima petani yang sebesar 0,13 persen lebih
Kenaikan ini terjadi karena indeks yang diterima petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen, sementara indeks harga yang harus dibayar oleh petani (Ib) mengalami
Pada Mei 2015, Nilai Tukar Petani Subsektor Hortikultura mengalami kenaikan sebesar 0,10 persen, hal ini disebabkan karena indeks yang diterima petani (IT) naik sebesar