• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Kalsium, Kalium, Dan Natrium Pada Kangkung (Ipomoea Aquatica Forssk.) Secara Spektrofotometri Serapan Atom

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Kalsium, Kalium, Dan Natrium Pada Kangkung (Ipomoea Aquatica Forssk.) Secara Spektrofotometri Serapan Atom"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

43 Lampiran 2

Gambar 1. Kangkung Darat (Ipomoea aquatica Forssk.)

(3)

44 Lampiran 3. Gambar Alat

Gambar 1. Atomic Absorption Spectrophotometer hitachi Z-2000

(4)

45

Lampiran 4. Gambar Hasil Pengarangan dan Hasil Pengabuan Sampel

Gambar 1. Hasil Pengarangan

(5)

46

Lampiran 5. Hasil Analisis Kualitatif Kalsium, Kalium, dan Natrium

Natrium pikrat

Kalsium sulfat

(6)

47

Lampiran 6. Bagan Alir Proses Destruksi Kering

Kangkung Darat

Ditimbang sebanyak 25 gram di dalam krus Diarangkan di atas hot plate

Diabukan dalam tanur dengan temperatur awal 100◦C dan perlahan – lahan temperatur dinaikkan hingga suhu 500◦C dengan interval 25◦C setiap 5 menit

Ditambahkan 5 ml HNO3 (1:1)

Diuapkan pada hot plate sampai kering

Abu

Dilakukan selama 48 jam dan dibiarkan hingga dingin pada desikator

Abu

Dipilih bagian daun, tangkai, dan batang muda

Dimasukkan kembali ke dalam tanur dengan temperatur awal 100˚C dan perlahan – lahan temperatur dinaikkan hingga suhu 500˚C dengan interval 25˚C setiap 5 menit.

Dicuci bersih

Ditiriskan dan diangin-anginkan Dihaluskan dengan blender Sampel yang telah dihaluskan

(7)

48

Lampiran 7. Bagan Alir Proses Destruksi Kering

Kangkung Air

Ditimbang sebanyak 25 gram di dalam krus Diarangkan di atas hot plate

Diabukan dalam tanur dengan temperatur awal 100◦C dan perlahan – lahan temperatur dinaikkan hingga suhu 500◦C dengan interval 25◦C setiap 5 menit

Ditambahkan 5 ml HNO3 (1:1)

Diuapkan pada hot plate sampai kering

Abu

Dilakukan selama 48 jam dan dibiarkan hingga dingin pada desikator

Abu

Dipilih bagian daun, tangkai, dan batang muda

Dimasukkan kembali ke dalam tanur dengan temperatur awal 100˚C dan perlahan – lahan temperatur dinaikkan hingga suhu 500˚C dengan interval 25˚C setiap 5 menit.

Dicuci bersih

Ditiriskan dan diangin-anginkan Dihaluskan dengan blender Sampel yang telah dihaluskan

(8)

49

Lampiran 8. Bagan Alir Pembuatan Larutan Sampel

Sampel yang telah didestruksi

Dilarutkan dalam 5 ml HNO3 (1:1)

Dipindahkan ke dalam labu tentukur 50 ml Dipindahkan ke dalam labu tentukur 50 ml, dibiladibila

Dibilas krus porselen sebanyak tiga kali dengan akuabides. Dicukupkan dengan akuabides hingga garis tanda

Dimasukkan ke dalam botol Larutan sampel

Disaring dengan kertas saring Whatman No.42

Filtrat

Dibuang 5 ml untuk menjenuhkan kertas saring

Dilakukan analisis kualitatif

Dilakukan analisis kuantitatif dengan Spektrofotometer Serapan atom pada λ 422,70 nm untuk kadar kalsium, pada λ 766,50 nm untuk kadar kalium, dan pada λ 589,0 nm untuk kadar natrium

(9)

50

Lampiran 9. Data Kalibrasi Kalsium dengan Spektrofotometer Serapan Atom, Perhitungan Persamaan Garis Regresi dan Koefisien Korelasi (r). No. Konsentrasi (µ g/ml)

(X)

Absorbansi (Y)

= 0,1345 – (0,0254)(5,0000) = 0,0071

Maka persamaan garis regresinya adalah: Y= 0,0254X + 0,0071

(10)

51

=

(

)(

)

(

)

{

220,0000 30,0000 /6

}

{

0,1542

(

0,8074

)

/6

}

6

/ 8074 , 0 0000 , 30 8206 , 5

2 2

− −

= 7860 , 1

7836 , 1

(11)

52

Lampiran 10. Data Kalibrasi Kalium dengan Spektrofotometer Serapan Atom, Perhitungan Persamaan Garis Regresi dan Koefisien Korelasi (r). No. Konsentrasi (µ g/ml)

(X)

Absorbansi (Y)

Maka persamaan garis regresinya adalah: Y = 0,0350X + 0,0062

(12)

53

=

(

)(

)

(

)

{

220,0000 30,0000 /6

}

{

0,2576

(

1,0144

)

/6

}

6

/ 0144 , 1 0000 , 30 5268 , 7

2 2

− −

=

2,4563 4548 , 2

(13)

54

Lampiran 11. Data Kalibrasi Natrium dengan Spektrofotometer Serapan Atom, Perhitungan Persamaan Garis Regresi dan Koefisien Korelasi (r). No. Konsentrasi (µ g/ml)

(X)

Absorbansi (Y)

Maka persamaan garis regresinya adalah: Y = 0,1718X + 0,0035

(14)

55

=

(

)(

)

(

)

{

2,2000 3,0000 /6

}

{

0,0687

(

0,5369

)

/6

}

6

/ 5369 , 0 0000 , 3 3887 , 0

2 2

− −

=

0,1203 1202 , 0

(15)

56

Lampiran 12. Hasil Analisis Kadar Kalsium, Kalium dan Natrium dalam Kangkung Darat (KD)

1. Hasil Analisis Kadar Kalsium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0509 0,1920 7,2540 36,1963

2 25,0267 0,2055 7,7838 38,8774

3 25,0509 0,2144 8,1331 40,5828

4 25,0149 0,2117 8,0272 40,1120

5 25,0099 0,1967 7,4385 37,1777

6 25,0019 0,1895 7,1559 35,7767

2.Hasil Analisis Kadar Kalium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0509 0,1512 4,1325 412,4103

2 25,0267 0,1457 3,9757 397,1458

3 25,0509 0,1400 3,8132 380,5452

4 25,0149 0,1436 3,9158 391,3467

5 25,0099 0,1425 3,8844 388,2862

6 25,0019 0,1427 3,8902 388,9904

3. Hasil Analisis Kadar Natrium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0509 0,0967 0,5420 54,0898

2 25,0267 0,0954 0,5344 53,3829

3 25,0509 0,0954 0,5344 53,3314

4 25,0149 0,0951 0,5326 53,2282

5 25,0099 0,0981 0,5501 54,9882

(16)

57

Hasil Analisis Kadar Kalsium, Kalium dan Natrium dalam Kangkung Air (KA) 1. Hasil Analisis Kadar Kalsium

Sampel Berat Sampel (g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0165 0,1874 7,0735 17,6720

2 25,0352 0,2052 7,7721 19,4029

3 25,0258 0,1962 7,4188 18,5278

4 25,0243 0,1933 7,3050 18,2477

5 25,0327 0,2066 7,8270 19,5419

6 25,0116 0,2062 7,8113 19,5191

2.Hasil Analisis Kadar Kalium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0165 0,2189 6,0630 605,9001

2 25,0352 0,2164 5,9917 598,3275

3 25,0258 0,2260 6,2655 625,9040

4 25,0243 0,2263 6,2741 626,8007

5 25,0327 0,2188 6,0602 605,2283

6 25,0116 0,2293 6,3596 635,6650

3.Hasil Analisis Kadar Natrium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0165 0,0597 0,3266 32,6384

2 25,0352 0,0590 0,3225 32,2046

3 25,0258 0,0590 0,3225 32,2167

4 25,0243 0,0587 0,3208 32,0488

5 25,0327 0,0599 0,3278 32,7371

(17)

58

Lampiran 13. Contoh Perhitungan Kadar Kalsium, Kalium dan Natrium dalam Sampel

1. Contoh Perhitungan Kadar Kalsium

Berat sampel yang ditimbang = 25,0509 gram Absorbansi (Y) = 0,1920

Persamaan Regresi:Y= 0,0254X + 0,0071

X = Faktor

x

2. Contoh Perhitungan Kadar Kalium

Berat sampel yang ditimbang = 25,0509gram Absorbansi (Y) = 0,1512

Persamaan Regresi:Y= 0,0350X + 0,0062

X =

Konsentrasi Kalium= 4,1325 µg/ml

(g) Sampel Berat

n pengencera Faktor

(18)

59 = 4124,1033 µg/g = 412,41033 mg/100g

3. Contoh Perhitungan Kadar Natrium

Berat sampel yang ditimbang = 25,0509 gram Absorbansi (Y) = 0,0967

Persamaan Regresi:Y= 0,1718X + 0,0035

X = Faktor

(19)

60

Lampiran 14. Perhitungan Statistik Kadar Kalsium dalam Sampel

1. Perhitungan Statistik Kadar Kalsium Kangkung Darat (KD)

No. Xi

20,6871

SD =

( )

Pada interval kepercayaan 99% dengan nilai α = 0.01 dk = 5 diperoleh nilai t tabel = α /2, dk = 4,0321.

Data diterima jika t hitung < t tabel.

(20)

61

Dari hasil perhitungan di atas didapat semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima.

Kadar Kalsium dalam Kangkung Darat : µ = X ± (t (α/2, dk) x SD / √n )

= 38,1205 ± (4,0321 x 2,0341 / √6 ) = (38,1205±3,3484 ) mg/100g

Kadar Kalsium sebenarnya terletak antara (34,7721 – 41,4689) mg/ 100 g

2. Perhitungan Statistik Kadar Kalsium dalam Kangkung Air (KA)

No. Xi

(21)

62 t hitung 1 =

6 / 0,7853

1,1460

= 3,5745

t hitung 2 =

6 / 0,7853

0,5849

= 1,8244

t hitung 3 =

6 / 0,7853

0,2902

= 0,9052

t hitung 4 =

6 / 0,7853

0,5733

= 1,7882

t hitung 5 =

6 / 0,7853

0,7239

= 2,2579

t hitung 6 =

6 / 0,7853

0,7011

= 2,1868

Dari hasil perhitungan di atas didapat semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima.

Kadar kalsium sebenarnya dalam Kangkung Air adalah µ = X ± (t (α/2, dk) x SD / √n )

= 18,8180 ± (4,0321 x 0,7853 / √6) = (18,8180 ± 1,2927) mg/100g

(22)

63

Lampiran 15. Perhitungan Statistik Kadar Kalium dalam Sampel

1. Perhitungan Statistik Kadar Kadar Kalium dalam Kangkung Darat (KD)

No. Xi

590,0118

SD =

( )

(23)

64

Untuk itu perhitungan diulangi dengan cara yang sama tanpa mengikutsertakan data ke-1

143,5086

SD=

( )

Pada interval kepercayaan 99% dengan nilai α = 0.01 dk = 4 diperoleh nilai t tabel = α /2, dk = 4,6041.Data diterima jika t hitung < t tabel.

(24)

65 Kadar kalium dalam Kangkung Darat µ = X ± (t (α/2, dk) x SD / √n )

= 389, 2628 ± ( 4,6041 x 5,3573 / √5 ) = (389,2628 ± 11,0311 ) mg/100g

Kadar Kalium dalam Kangkung Darat sebenarnya terletak antara : (378,2317 – 400,2939) mg/ 100 g

2. Perhitungan Statistik Kadar Kalium Dalam Kangkung Air (KA)

No. Xi

1131,2555

SD =

( )

(25)

66 t hitung 3 =

6 / 15,0416

9,5998

= 1,5632

t hitung 4 =

6 / 15,0416

10,4965

= 1,7092

t hitung 5 =

6 / 15,0416

11,0759

= 1,8036

t hitung 6 =

6 / 15,0416

19,3608

= 3,1527

Dari hasil perhitungan di atas didapat semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima.

Kadar kalium dalam Kangkung Air : µ = X ± (t (α/2, dk) x SD / √n )

= 616,3042 ± (4,0321x 15,0416/ √6 ) = (616,3042± 24,7608) mg/100g

(26)

67

Lampiran 16. Perhitungan Statistik Kadar Natrium dalam Sampel

1. Perhitungan Statistik Kadar Natrium Kangkung Darat (KD)

No. Xi

Pada interval kepercayaan 99% dengan nilai α = 0.01 dk = 5 diperoleh nilai t tabel = α /2, dk = 4,0321.

Data diterima jika t hitung < t tabel.

(27)

68

Dari hasil perhitungan di atas didapat semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima.

Kadar Natrium dalam Kangkung Darat : µ = X ± (t (α/2, dk) x SD / √n )

= 54,0043 ± (4,0321 x 0,8269 / √6 ) = (54,0043 ±1,3612) mg/100g

Kadar Natrium sebenarnya terletak antara (52,6431 – 55,3655) mg/ 100 g

2. Perhitungan Statistik Kadar Kadar Natrium dalam Kangkung Air (KA)

No. Xi

Pada interval kepercayaan 99% dengan nilai α = 0.01, dk = 5 diperoleh nilai t tabel = α /2, dk = 4,0321.

(28)

69

Dari hasil perhitungan di atas didapat semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima.

Kadar Natrium dalam Kangkung Air µ = X ± (t (α/2, dk) x SD / √n )

= 32, 3867 ± ( 4,0321 x 0,2719 / √6 ) = (32,3867 ± 0,4475 ) mg/100g

(29)

70

Lampiran 17. Pengujian Beda Nilai Rata-Rata Kadar Kalsium pada Sampel Kangkung Darat Dan Kangkung Air

No. Kangkung Darat Kangkung Air

1. X1 = 38,1205 X2 = 18,8180

2. S1 = 2,0341 S2 = 0,7853

Dilakukan uji F dengan taraf kepercayaan 99% untuk mengetahui apakah variasi kedua populasi sama (σ1 = σ2 ) atau bebeda (σ1 ≠ σ2 ).

− Ho : σ1 = σ2

H1 : σ1 ≠ σ2

− Nilai kritis F yang diperoleh dari tabel (F0,01/2 (5,5))adalah = 14,94 Daerah kritis penolakan : hanya jika Fo

(30)

71

− Dengan menggunakan taraf kepercayaan 99% dengan nilai α = 1% →

t0,01/2 = ± 3,1693 untuk df = 6+6-2 = 10

− Daerah kritis penerimaan : -3,1693 ≤ to ≤ 3,1693 Daerah kritis penolakan : to < -3,1693 dan to > 3,1693

=

(

)

2 1

2 1

/ 1 / 1

x -x

n n

s +

=

(

)

6 1 6 1 1,5417

18,8180

-38,1205

+

= 21,6857

(31)

72

Lampiran 18. Pengujian Beda Nilai Rata-Rata Kadar Kalium pada Sampel Kangkung Darat dan Kangkung Air

No. Kangkung Darat Kangkung Air

1. x1 = 389,2628 x2 = 616,3042

2. S1 = 5,3573 S2 = 15,0416

Dilakukan uji F dengan taraf kepercayaan 99% untuk mengetahui apakah variasi kedua populasi sama (σ1 = σ2 ) atau bebeda (σ1 ≠ σ2 ).

− Ho : σ1 = σ2

H1 : σ1 ≠ σ2

− Nilai kritis F yang diperoleh dari tabel (F0,01/2 (4,5))adalah = 15,56 Daerah kritis penolakan : hanya jika Fo

(32)

73

− Dengan menggunakan taraf kepercayaan 99% dengan nilai α = 1% →

t0,01/2 = ± 3,2498 untuk df = 6+5-2 = 9

− Daerah kritis penerimaan : -3,2498 ≤ to ≤ 3,2498

Daerah kritis penolakan : to < -3,2498 dan to > 3,2498

=

(

)

2 1

2 1

/ 1 / 1

x -x

n n

s +

=

(

)

6 1 5 1 11,7664

616,3042

-389,2628

+

= -31,8659

(33)

74

Lampiran 19. Pengujian Beda Nilai Rata-Rata Kadar Natrium pada Sampel Kangkung Darat Dan Kangkung Air

No. Kangkung Darat Kangkung Air

1. X1 = 54,0043 X2 = 32,3867

2. S1 = 0,8269 S2 = 0,2719

Dilakukan uji F dengan taraf kepercayaan 99% untuk mengetahui apakah variasi kedua populasi sama (σ1 = σ2 ) atau bebeda (σ1 ≠ σ2 ).

− Ho : σ1 = σ2

H1 : σ1 ≠ σ2

− Nilai kritis F yang diperoleh dari tabel (F0,01/2 (5,5))adalah = 14,94 Daerah kritis penolakan : hanya jika Fo

(34)

75

− Dengan menggunakan taraf kepercayaan 99% dengan nilai α = 1% →

t0,01/2 = ± 3,1693 untuk df = 6+6-2 = 10

− Daerah kritis penerimaan : -3,1693 ≤ to ≤ 3,1693 Daerah kritis penolakan : to < -3,1693 dan to > 3,1693

=

(

)

2 1

2 1

/ 1 / 1

x -x

n n

s +

=

(

)

6 1 6 1 0,6155

32,3867

-54,0043

+

= 60,8432

(35)

76

Lampiran 20. Hasil Analisis Kadar Kalium Sebelum dan Setelah Penambahan Masing-masing Larutan Baku pada Kangkung Darat

1. Hasil Analisis Kadar Kalium (K) Sebelum Ditambahkan Larutan Baku Kalium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0509 0,1512 4,1325 412,4103

2 25,0267 0,1457 3,9757 397,1458

3 25,0509 0,1400 3,8132 380,5452

4 25,0149 0,1436 3,9158 391,3467

5 25,0099 0,1425 3,8844 388,2862

6 25,0019 0,1427 3,8902 388,9904

∑ 150,1552 2358,7246

X 25,0258 393,1207

2. Hasil Analisis Kadar Kalium (K) Sesudah Ditambahkan Larutan Baku Kalium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0210 0,1601 4,3971 439,3345

2 25,0355 0,1599 2,3914 438,5201

3 25,0388 0,1589 4,3628 435,6096

4 25,0113 0,1562 4,2871 428,3778

5 25,0259 0,1575 4,3228 431,8383

6 25,0240 0,1567 4,3000 429,5875

∑ 150,1565 2603,2678

(36)

77

Lampiran 21. Hasil Analisis Kadar Kalium Sebelum dan Setelah Penambahan Masing-masing Larutan Baku pada Kangkung Air

1. Hasil Analisis Kadar Kalium (K) Sebelum Ditambahkan Larutan Baku Kalium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0165 0,2189 6,0630 605,9001

2 25,0352 0,2164 5,9917 598,3275

3 25,0258 0,2260 6,2655 625,9040

4 25,0243 0,2263 6,2741 626,8007

5 25,0327 0,2188 6,0602 605,2283

6 25,0116 0,2293 6,3596 635,6650

∑ 150,1461 3697,8256

X 25,0243 616,3042

2. Hasil Analisis Kadar Kalium (K) Setelah Ditambahkan Larutan Baku Kalium Sampel Berat Sampel

(g)

Absorbansi (A)

Konsentrasi (µg/ml)

Kadar (mg/100g)

1 25,0319 0,2441 6,7971 678,8480

2 25,0212 0,2439 6,7914 678,5674

3 25,0154 0,2443 6,8028 679,8669

4 25,0234 0,2451 6,8257 681,9331

5 25,0115 0,2449 6,8200 681,6864

6 25,0129 0,2438 6,7885 678,5070

∑ 150,1163 4079,4089

(37)

78

Lampiran 22. Perhitungan Uji Perolehan Kembali Kadar Kalium pada Kangkung Darat dan Kangkung Air

1. Perhitungan Uji Perolehan Kembali Kadar Kalium pada Kangkung Darat Sampel 1

Persamaan regresi : Y = 0,0350X + 0,0062

ml

Konsentrasi setelah ditambahkan larutan baku = 4,3971µg /ml

CF = volume(ml) x Faktor pengenceran

= 439,3345 mg/100g

Kadar sampel 1 setelah ditambah larutan baku (CF) = 439,3345 mg/100g

Kadar rata-rata sampel sebelum ditambah larutan baku (CA) adalah kadar rata-rata dari keenam sampel

393,1207mg/100g Berat sampel rata-rata uji recovery = 25,0260 g

Kadar larutan standar yang ditambahkan (C*A)

C*A = volume(ml) = 39,95844 mg/100g

Maka % Perolehan Kembali Kalsium =

(38)

79

2. Perhitungan Uji Perolehan Kembali Kadar Kalium pada Kangkung Air Sampel 1

Persamaan regresi : Y = 0,0350X + 0,0062

ml

Konsentrasi setelah ditambahkan larutan baku = 6,7971µg /ml

CF = volume(ml) x Faktor pengenceran

= 678,8480 mg/100g

Kadar sampel 1 setelah ditambah larutan baku (CF) = 678,8480 mg/100g

Kadar rata-rata sampel sebelum ditambah larutan baku (CA) adalah kadar rata-rata dari keenam sampel

616,3042mg/100g Berat sampel rata-rata uji recovery = 25,0193 g

Kadar larutan standar yang ditambahkan (C*A)

C*A = volume(ml) = 59,95299 mg/100g

Maka % Perolehan Kembali Kalsium =

(39)

80

Lampiran 23. Perhitungan Simpangan Baku Relatif (RSD) Kadar Kalium dalam sampel

1. Perhitungan Simpangan Baku Relatif (RSD) Kadar Kalium dalam Kangkung Darat

No. % Perolehan Kembali (Xi)

2603,2678 107,1415

X

433,8779

SD =

( )

2. Perhitungan Simpangan Baku Relatif (RSD) Kadar Kalium dalam Kangkung Air

(40)

81

5 681,6864 1,7850 3,1862

6 678,5070 -1,3943 1,9442

4079,4089 12,1483

X

679,9014

SD =

( )

1 -n

X -Xi 2

=

1 6 12,1483

− = 1,5587 %

RSD = x

X SD

_ 100%

= 100%

9014 , 679

1,5587

x

(41)

82

Lampiran 24. Perhitungan Batas Deteksi dan Batas Kuantitasi

1. Perhitungan Batas Deteksi dan Batas Kuantitasi Logam Kalsium. Y = 0,0254X + 0,0071

Slope = 0,0254 No

Konsentrasi (µg/ml)

X

Absorbansi

Y Yi Y-Yi (Y-Yi)

∑ 0,00012750

X

Batas kuantitasi =

slope

2. Perhitungan Batas Deteksi dan Batas Kuantitasi Logam Kalium. Y = 0,0350X + 0,0062

Slope = 0,0350 No

Konsentrasi (µg/ml)

X

Absorbansi

Y Yi Y-Yi (Y-Yi)

2

1 0,0000 -0,0002 0,0062 -0,0064 0,00004096

2 2,0000 0,0570 0,0762 -0,0192 0,00036864

(42)

83

4 6,0000 0,2061 0,2162 -0,0101 0,00010201

5 8,0000 0,2716 0,2862 -0,0146 0,00021316

6 10,0000 0,3473 0,3562 -0,0089 0,00007921

∑ 0,00098894

X

Batas kuantitasi =

slope

3. Perhitungan Batas Deteksi dan Batas Kuantitasi Logam Natrium. Y = 0,1718X + 0,0035

Slope = 0,1718 No

Konsentrasi (µg/ml)

X

Absorbansi

Y Yi Y-Yi (Y-Yi)

∑ 0,00003067

(43)

84 =

1718 , 0

0027 , 0 3 x

= 0,0488 µg /ml

Batas kuantitasi =

slope X SY x

10

=

1718 , 0

0027 , 0 10 x

(44)
(45)

Gambar

Gambar 1. Atomic Absorption Spectrophotometer hitachi Z-2000
Gambar Hasil Pengarangan dan Hasil Pengabuan Sampel

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis kalium, kalsium dan natrium pada buah durian diperoleh kadar. kalium yang tinggi dibandingkan dengan kadar natrium dan kalsiumnya,

Metode penelitian yang dilaksanakan dengan melakukan dekstruksi kering terhadap sampel kangkung lalu ditentukan kadar kalsium, kalium, dan natrium dengan menggunakan

Metode penelitian yang dilaksanakan dengan melakukan dekstruksi kering terhadap sampel kangkung lalu ditentukan kadar kalsium, kalium, dan natrium dengan menggunakan

Kegunaan sayuran kangkung selain sebagai sumber vitamin A dan mineral serta unsur gizi lainnya yang berguna bagi kesehatan tubuh, juga dapat berfungsi untuk menenangkan syaraf

Metode simulasi (Spiked-placebo recovery) merupakan metode yang dilakukan dengan cara menambahkan sejumlah analit bahan murni ke dalam suatu bahan pembawa sediaan farmasi

Vogel’s Textbook of Quantitative Inorganic Analysis Including Elementary Instrumental Analysis.. Penerjemah: Ahmad Hadiyana Pudjaatmaka dan

Hasil Uji Recovery Natrium, Kalium dan Kalsium Setelah Penambahan Masing-masing Larutan Baku pada Daun GirangMuda. Hasil Uji Recovery Natrium Setelah Ditambahkan Larutan

Diuapkan pada hot plate sampai kering Dimasukkan kembali ke dalam tanur dengan temperatur awal 100 0 C dan perlahan- lahantemperatur dinaikkan hingga suhu 500 0 C dengan interval