• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Antara Usia Ibu Hamil dengan Angka Kejadian Abortus di RSUP Haji Adam Malik Medan Periode Januari 2011 hingga Desember 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Antara Usia Ibu Hamil dengan Angka Kejadian Abortus di RSUP Haji Adam Malik Medan Periode Januari 2011 hingga Desember 2014"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii

ABSTRAK

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan. Sebagai batasan adalah kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Penyebab kematian ibu di Indonesia 5% disebabkan oleh abortus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus di RSUP H. Adam Malik pada tahun 2011 hingga 2014. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan sampel dilakukan dengan mengambil data sekunder yang diperoleh dari rekam medis RSUP H. Adam Malik sebanyak 40 rekam medis, dengan cara consecutive sampling. Analisa data dalam penelitian ini diolah secara Chi-square dengan nilai signifikasi 0,05. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan usia ibu hamil diatas 35 tahun yang paling banyak mengalami abortus (26,3%) dan paling sedikit pada usia ibu hamil dibawah 20 tahun (7,5%). Gambaran klinis yang banyak dijumpai di RSUP H. Adam Malik adalah abortus inkomplitus dengan kelompok usia terbanyak > 35 tahun. Hasil analisa data didapatkan nilai p 0,003 < nilai α 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus di RSUP H. Adam Malik.

Kata kunci : abortus, usia

(2)

iii

ABSTRACT

Abortion is the termination of pregnancy by removing a fetus or embryo from the womb before it can survive on its own. As the limit is less than 20 weeks gestation or fetal weight less than 500 grams. In Indonesia, about 5% of maternal mortality is caused by abortion. The purpose of this study was to determine the correlation between maternal age and the incidence of abortion at RSUP H. Adam Malik, January 2011- December 2014. The method of this study is analytic with cross sectional study. There are 40 samples taken by secondary data from the abortion patient’s and the single spontaneous delivery patient’s medical records January 2011 until December 2014 at RSUP H. Adam Malik using consecutive sampling. This study was analized by using Chi-Square test with p value 0,05. The most prevalence maternal age of the abortion patients is over 35 years old (26,3%) and the least prevalence is under 20 years old (7,5%). The study also found the most clinical features at RSUP H. Adam Malik is incomplete abortion with over 35 years old group age. The results of analysis data showed that p value 0,003 < α value 0,05. In conclusion, there is a correlation between maternal age and incidence of abortion at RSUP H. Adam Malik.

Keywords : abortion, age

Referensi

Dokumen terkait

Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu rekam medis pasien CLM di RSUP Haji Adam Malik Medan tahun 2008- 2012.. Metode Pengolahan dan Analisis

Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan dan pengumpulan data dari rekam medis di Instalasi Patologi Anatomi RSUP Haji Adam Malik Medan tahun 2009-2012, dengan

Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data yang berasal dari rekam medis penderita kanker paru primer Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik.. Jumlah

Tidak dilakukan percobaan kepada hewan karena pada penelitian ini hanya perlu menganalisis data rekam medis dari Instalasi Rekam Medis, RSUP Haji Adam Malik, Medan, untuk

Teknik pengambian sampel pada penelitian ini adalah total sampling yaitu dengan melihat rekam medis pasien anak dengan penyakit diare akut di RSUP Haji Adam Malik

Data abortus di Rumah sakit umum daerah ambarawa tercatat pada tahun 2012 sebanyak 142 ibu yang mengalami abortus, diantaranya adalah abortus imminens, abortus insipiens, abortus

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu berupa rekam medis pasien Sindrom Guillain-Barre di Rumah Sakit Umum Pusat Haji

data rekam medik dengan kasus kista ovarium di RSUP Haji Adam Malik Medan.. periode Januari 2012 sampai dengan