Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Barat No. 01/01/32/Th.XIX, 3 Januari 2017 1 No. 01/01/32/Th. XIX, 3 Januari 2017
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
DESEMBER 2016 INFLASI SEBESAR 0,36 PERSEN
BPS PROVINSI JAWA BARAT
Desember 2016 IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan indeks. IHK dari 123,92 di November 2016 menjadi 124,36 di Desember 2016; dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,36 persen.
Laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari - Desember 2016) sebesar 2,75 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Desember 2016 terhadap Desember 2015) tercatat sebesar 2,75 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,45 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,48 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,12 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,57 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,05 persen dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,76 persen. Sementara yang mengalami deflasi yaitu Kelompok Sandang sebesar 0,24 persen.
Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat Desember 2016, seluruh kota mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,16 persen, Kota Sukabumi sebesar 0,45 persen, Kota Bandung sebesar 0,63 persen, Kota Cirebon sebesar 0,06 persen, Kota Bekasi sebesar 0,27 persen, Kota Depok sebesar 0,18 persen dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,48 persen.
Dari hasil pendataan harga yang meliputi tujuh kota pantauan IHK Gabungan di Jawa Barat tercatat bahwa pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,36 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 123,92 pada November 2016 menjadi 124,36 pada Desember 2016. Dengan demikian laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari - Desember 2016) sebesar 2,75 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Desember 2016 terhadap Desember 2015) tercatat sebesar 2,75 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,45 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,48 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,12 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,57 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,05 persen dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,76 persen. Sementara yang mengalami deflasi yaitu Kelompok Sandang sebesar 0,24 persen.
Pada Grafik 1 di bawah ini terlihat pergerakan inflasi dari Desember 2015 sampai dengan Desember 2016.
Grafik 1
Perkembangan Inflasi Gabungan Tujuh Kota di Jawa Barat
Sementara pada Tabel 1 terlihat pergerakan IHK selama dua belas bulan terakhir terjadi inflasi sebesar 2,75 persen. Dari tujuh kelompok pengeluaran, yang mengalami inflasi tertinggi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 6,92 persen, diikuti Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 4,63 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 4,06 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 1,91 persen, Kelompok Sandang sebesar 1,74 persen, dan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 1,29 persen. Sementara Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan mengalami deflasi sebesar 1,26 persen.
0.47 0.22 -0.17 0.72 0.59 0.25 -0.37 0.20 -0.17 0.79 0.09 0.55 0.36 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Des'15 Jan'16 Feb'16 Mar'16 Apr'16 Mei'16 Juni'16 Juli'16 Ags'16 Sep'16 Okt'16 Nov'16 Des'16
0.47 0.22 -0.17 0.72 0.59 0.25 -0.37 0.20 -0.17 0.79 0.09 0.55 0.36 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Des'15 Jan'16 Feb'16 Mar'16 Apr'16 Mei'16 Juni'1 6 Juli'1 6 Ags'1 6 Sep'16 Okt'1 6 Nov'16 Des'16
Tabel 1
IHK dan Laju Inflasi Gabungan 7 Kota di Jawa Barat Bulan Desember 2016 Menurut Kelompok Pengeluaran (IHK 2012 = 100)
Kelompok Pengeluaran IHK Desember 2016 Inflasi Desember 2016*) Inflasi Tahun 2016 **) Inflasi Tahun ke Tahun ***) Andil Inflasi/Deflasi Tahun 2016**) [1] [2] [3] [4] [5] [6] Umum 124,36 0,36 2,75 2,75 2,75 1. Bahan Makanan 140,96 0,45 6,92 6,92 1,42 2
2. Makanan Jadi,Minuman, Rokok &
Tembakau 126,02 0,48 4,63 4,63 0,79
3
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar 117,56 0,12 1,29 1,29 0,35 4 4. Sandang 107,81 -0,24 1,74 1,74 0,08 5 5. Kesehatan 119,18 0,57 4,06 4,06 0,16 6
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 116,03 0,05 1,91 1,91 0,15
7
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 126,63 0,76 -1,26 -1,26 -0,24
Keterangan : *) Perubahan IHK Desember 2016 terhadap IHK November2016 **) Perubahan IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015 ***) Perubahan IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015
Bila dilihat menurut andilnya terhadap inflasi/deflasi tahun 2016, pada Tabel 1 tampak andil inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,42 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,79 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,35 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,08 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,16 persen, dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,15 persen. Sementara Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan memberikan andil deflasi sebesar 0,24 persen.
Perbandingan besarnya inflasi Januari - Desember dalam kurun waktu tahun 2012 sampai 2016 terlihat pada Tabel 2. Inflasi gabungan Januari - Desember di Jawa Barat tertinggi terjadi pada tahun 2013 sebesar 9,15 persen, dan terendah pada tahun 2015 sebesar 2,73 persen.
Tabel 2
Inflasi Januari - Desember Gabungan 7 Kota Jawa Barat Tahun 2012 – 2016
Tahun Inflasi Januari - Desember
[1] [2] 2012 3,86 2013 9,15 2014 7,60 2015 2,73 2016 2,75
BENSIN TARIF KERETA API SEWA RUMAH JERUK
DAGING AYAM RAS BAWANG MERAH CABE MERAH KANGKUNG PEPAYA PISANG APEL KERAMIK IKAN MAS JENGKOL
TARIF PULSA PONSEL
TELUR AYAM RAS DAUN BAWANG TOMAT SAYUR EMAS PERHIASAN ANGKUTAN UDARA CABE RAWIT -0.15 -0.10 -0.05 0.00 0.05 0.10 0.15
Hasil pemantauan harga barang dan jasa selama Desember 2016 tercatat beberapa komoditas mengalami kenaikan/penurunan harga dan memberikan andil inflasi/deflasi cukup siginifikan. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi antara lain telur ayam ras, cabe rawit, bensin, tarif pulsa ponsel, tarif kereta api, sewa rumah, jeruk, daging ayam ras.
Sementara komoditas yang mengalami penurunan dan memberikan andil deflasi signifikan antara lain bawang merah, cabe merah, emas perhiasan, daun bawang, tomat sayur, kangkung, pepaya.
Grafik 2
Andil Inflasi/Deflasi Barang & Jasa Desember 2016 (persen)
Besarnya andil inflasi/deflasi per kelompok pengeluaran pada Desember 2016 terlihat pada Grafik 3. Andil inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,10 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,08 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,03 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,02 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,14 persen. Sementara Kelompok Sandang memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen.
Inflasi Gabungan Desember 2016 di Jawa Barat berdasarkan kelompok pengeluaran dan jenis komoditas yang memberikan andil inflasi atau deflasi dapat diuraikan sebagai berikut ;
1. Kelompok Bahan Makanan
Kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan IHK dari 140,33 pada November 2016 menjadi 140,96 pada Desember 2016 atau terjadi inflasi sebesar 0,45 persen. Inflasi pada kelompok ini dipicu oleh kenaikan harga-harga komoditi pada sub kelompok padi-padian, umbi-umbian & hasilnya sebesar 0,13 persen, sub kelompok daging & hasil-hasilnya sebesar 0,98 persen, sub kelompok ikan segar sebesar 0,90 persen, sub kelompok ikan diawetkan sebesar 0,60 persen, sub kelompok telur, susu & hasil-hasilnya sebesar 4,01 persen, sub kelompok sayur-sayuran sebesar 0,15 persen, sub kelompok kacang-kacangan sebesar 0,04 persen, sub kelompok buah-buahan sebesar 0,71 persen, sub kelompok lemak & minyak sebesar 0,68 persen. Sementara sub kelompok yang mengalami deflasi yaitu sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar 2,84 persen, dan sub kelompok bahan makanan lainnya sebesar 0,22 persen.
Andil inflasi gabungan Jawa Barat untuk Kelompok Bahan Makanan pada Desember 2016 sebesar 0,10 persen. Adapun komoditas pada Kelompok Bahan Makanan yang mengalami kenaikan harga diantaranya telur ayam ras, cabe rawit, jeruk, daging ayam ras, melon, mujair, kacang panjang, bawang putih, jagung manis.
0.36 0.08 0.03 -0.01 0.02 0.00 0.14 0.10 UMUM Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar Sandang Kesehatan Pendidikan, Rekreasi & Olahraga Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan
Grafik 3
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,48 persen. Inflasi tersebut dikarenakan IHK naik dari 125,42 pada November 2016 menjadi 126,02 pada Desember 2016. Dari tiga sub kelompok yang ada, seluruhnya mengalami inflasi yaitu sub kelompok makanan jadi sebesar 0,42 persen, sub kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,05 persen, dan sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 0,95 persen.
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau menyumbang andil inflasi sebesar 0,08 persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat Desember 2016. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya rokok kretek filter, nasi, kue kering berminyak, rokok kretek, lontong sayur.
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar mengalami kenaikan IHK dari 117,42 pada November 2016 menjadi 117,56 pada Desember 2016 atau terjadi inflasi sebesar 0,12 persen. Inflasi terjadi pada sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,13 persen, sub kelompok bahan bakar, penerangan & air sebesar 0,15 persen, dan sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,01 persen. Sementara sub kelompok perlengkapan rumah tangga deflasi sebesar 0,02 persen
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen terhadap gabungan Jawa Barat di Desember 2016. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya sewa rumah, tarif listrik, tukang bukan mandor, pasir, batu bata, cat tembok.
4. Sandang
Kelompok Sandang pada Desember 2016 mengalami deflasi sebesar 0,24 persen. Deflasi tersebut dikarenakan IHK Kelompok Sandang mengalami penurunan dari 108,07 pada November 2016 menjadi 107,81 pada Desember 2016. Deflasi terjadi pada sub kelompok sandang wanita sebesar 0,01 persen dan sub kelompok barang pribadi & sandang lainnya sebesar 1,26 persen. Sementara sub kelompok lainnya mengalami inflasi yaitu sub kelompok sandang laki-laki sebesar 0,17 persen, dan sub kelompok sandang anak-anak sebesar 0,07 persen.
Kelompok Sandang pada Desember 2016 memberikan andil inflasi/deflasi sangat kecil terhadap inflasi gabungan Jawa Barat.
5. Kesehatan
Kelompok Kesehatan pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,57 persen. Inflasi tersebut dikarenakan kenaikan IHK dari 118,51 pada November 2016 menjadi 119,18 pada Desember 2016. Adapun sub kelompok yang mengalami inflasi yaitu sub kelompok jasa kesehatan sebesar 0,37 persen, sub kelompok obat-obatan sebesar 0,24 persen sub kelompok jasa perawatan jasmani sebesar 0,06 persen, dan sub kelompok perawatan jasmani & kosmetika sebesar 0,90 persen.
Kelompok Kesehatan memberikan andil inflasi sebesar 0,02 persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat Desember 2016. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan antar lain sabun mandi, bedak, ongkos bidan, shampoo, parfum, kapas, sabun wajah.
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,05 persen. Inflasi tersebut dikarenakan kenaikan indeks dari 115,97 pada November 2016 menjadi 116,03
pada Desember 2016. Adapun sub kelompok yang mengalami inflasi sub kelompok
perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 0,23 persen, dan sub kelompok rekreasi sebesar 0,04 persen, dan sub kelompok olahraga sebesar 0,62 persen.
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga memberikan andil inflasi/deflasi sangat kecil terhadap laju inflasi gabungan Jawa Barat Desember 2016.
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan pada Desember 2016 terjadi inflasi sebesar 0,76 persen, atau mengalami kenaikan 125,67 pada November 2016 menjadi 126,63 pada Desember 2016. Inflasi pada kelompok ini disebabkan kenaikan pada sub kelompok transpor sebesar 0,82 persen, sub kelompok komunikasi & pengiriman sebesar 0,82 persen, dan sub kelompok sarana & penunjang transpor sebesar 0,57 persen.
Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan memberikan andil inflasi sebesar 0,14 persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat Desember 2016. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan antara lain bensin, tarif pulsa ponsel, tarif kereta api, angkutan udara.
Perbandingan Inflasi 82 Kota IHK di Indonesia Bulan Desember 2016
Dari 82 kota IHK pada Desember 2016, inflasi terjadi di 78 kota IHK dan deflasi terjadi di 4
kota IHK. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 2,25 persen, diikuti Kota Kupang
sebesar 1,96 persen, sementara inflasi terendah terjadi di Kota Tembilahan 0,02 persen. Deflasi
tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1,52 persen.
Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Bulan Desember 2016 dan Perubahannya di 82 kota di Indonesia (IHK 2012=100)
Kota IHK Desember 2016 Inflasi
Desember 2016* Tahun 2016 ** Tahun ke tahun***
[1] [2] [3] [4] [5] 1 MEULABOH 125.83 0.31 3.77 3.77 2 BANDA ACEH 119.94 0.71 3.13 3.13 3 LHOKSEUMAWE 124.94 2.25 5.60 5.60 4 SIBOLGA 132.51 0.29 7.39 7.39 5 PEMATANG SIANTAR 132.07 0.54 4.76 4.76 6 MEDAN 132.93 0.16 6.60 6.60 7 PADANGSIDIMPUAN 125.36 0.02 4.28 4.28 8 PADANG 133.48 0.07 5.02 5.02 9 BUKITTINGGI 126.29 -0.57 3.93 3.93 10 TEMBILAHAN 129.89 0.02 2.58 2.58 11 PEKANBARU 127.95 0.27 4.19 4.19 12 DUMAI 127.63 0.07 3.98 3.98 13 BUNGO 124.35 -0.11 3.11 3.11 14 JAMBI 127.21 0.36 4.54 4.54 15 PALEMBANG 124.96 0.67 3.68 3.68 16 LUBUKLINGGAU 123.81 0.11 2.74 2.74 17 BENGKULU 135.03 0.14 5.00 5.00 18 BANDAR LAMPUNG 127.31 0.70 2.75 2.75 19 METRO 134.08 0.13 2.92 2.92 20 TANJUNG PANDAN 134.23 0.90 4.92 4.92 21 PANGKAL PINANG 133.40 1.95 7.78 7.78 22 BATAM 126.96 0.26 3.61 3.61 23 TANJUNG PINANG 126.01 0.21 3.06 3.06 24 DKI JAKARTA 126.27 0.27 2.37 2.37 25 BOGOR 126.07 0.16 3.60 3.60 26 SUKABUMI 125.09 0.45 2.57 2.57 27 BANDUNG 125.28 0.63 2.93 2.93 28 CIREBON 121.16 0.06 1.87 1.87 29 BEKASI 123.07 0.27 2.47 2.47 30 DEPOK 124.35 0.18 2.60 2.60 31 TASIKMALAYA 124.43 0.48 2.75 2.75
GABUNGAN JAWA BARAT 124.36 0.36 2.75 2.75
32 CILACAP 127.81 0.09 2.77 2.77 33 PURWOKERTO 123.23 0.37 2.42 2.42 34 KUDUS 131.20 0.30 2.32 2.32 35 SURAKARTA 122.41 0.30 2.15 2.15 36 SEMARANG 124.59 0.20 2.32 2.32 37 TEGAL 122.49 -0.09 2.71 2.71 38 YOGYAKARTA 123.21 0.35 2.29 2.29 39 JEMBER 122.56 0.93 1.93 1.93 40 BANYUWANGI 122.50 0.47 1.91 1.91 41 SUMENEP 123.01 0.53 2.19 2.19 42 KEDIRI 122.56 0.36 1.30 1.30 43 MALANG 126.35 0.58 2.62 2.62 44 PROBOLINGGO 123.08 0.38 1.53 1.53 45 MADIUN 122.74 0.45 2.25 2.25 46 SURABAYA 125.77 0.56 3.22 3.22 47 TANGERANG 133.61 0.66 2.65 2.65 48 CILEGON 130.99 0.94 4.22 4.22 49 SERANG 133.02 0.12 3.26 3.26 50 SINGARAJA 135.10 0.63 4.57 4.57 51 DENPASAR 123.10 0.69 2.94 2.94 52 MATARAM 124.29 0.75 2.47 2.47
Tabel 3 (lanjutan)
Indeks Harga Konsumen Bulan Desember 2016 dan Perubahannya di 82 kota di Indonesia (IHK 2012=100)
Kota IHK Desember 2016
Inflasi
Desember 2016* Tahun 2016 ** Tahun ke tahun***
[1] [2] [3] [4] [5] 53 BIMA 129.11 0.26 3.11 3.11 54 MAUMERE 121.86 1.65 3.62 3.62 55 KUPANG 129.07 1.96 2.31 2.31 56 PONTIANAK 134.80 0.93 3.88 3.88 57 SINGKAWANG 125.54 0.83 2.58 2.58 58 SAMPIT 126.99 1.30 2.46 2.46 59 PALANGKARAYA 123.35 1.28 1.91 1.91 60 TANJUNG 127.47 1.02 2.18 2.18 61 BANJARMASIN 126.28 0.82 3.68 3.68 62 BALIKPAPAN 131.58 1.26 4.13 4.13 63 SAMARINDA 128.83 0.87 2.83 2.83 64 TARAKAN 136.60 0.41 4.31 4.31 65 MANADO 125.64 -1.52 0.35 0.35 66 PALU 127.09 1.15 1.49 1.49 67 BULUKUMBA 130.24 0.30 1.48 1.48 68 WATAMPONE 120.27 0.24 1.50 1.50 69 MAKASSAR 126.44 0.29 3.18 3.18 70 PARE-PARE 122.09 0.53 2.11 2.11 71 PALOPO 123.78 0.27 2.74 2.74 72 KENDARI 121.68 0.13 3.07 3.07 73 BAU-BAU 128.87 0.59 1.71 1.71 74 GORONTALO 121.78 0.47 1.30 1.30 75 MAMUJU 125.52 0.98 2.23 2.23 76 AMBON 125.85 0.53 3.28 3.28 77 TUAL 140.13 1.70 2.97 2.97 78 TERNATE 130.27 0.32 1.91 1.91 79 MANOKWARI 122.35 1.18 5.75 5.75 80 SORONG 126.84 0.45 2.95 2.95 81 MERAUKE 132.12 0.24 0.82 0.82 82 JAYAPURA 128.65 1.76 4.13 4.13 NASIONAL 126.71 0.42 3.02 3.02
Keterangan : *) Perubahan IHK Desember 2016 terhadap IHK November 2016 **) Perubahan IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015 ***) Perubahan IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015
Tabel 4
IHK Gabungan Tujuh Kota di Jawa Barat Bulan Desember 2016 serta Perubahannya, Andil Inflasi / Deflasi Menurut Kelompok / Sub Kelompok
Pengeluaran (IHK 2012=100) Kelompok dan Sub Kelompok
Gabungan 7 Kota IHK di Jawa Barat IHK November’16 IHK November’16 Perubahan Indeks (%) Andil Inflasi/Deflasi (%) [1] [2] [3] [4] [5] Umum 123.92 124.36 0.36 0.36 I. Bahan Makanan 140.33 140.96 0.45 0.10
1. Padi2-an. Umbi2-an dan hasil-hasilnya 126.22 126.39 0.13 0.01
2. Daging & Hasil-hasilnya 130.26 131.54 0.98 0.03
3. Ikan segar 146.00 147.31 0.90 0.02
4. Ikan diawetkan 143.79 144.65 0.60 0.00
5. Telur. susu & hasil-hasilnya 118.06 122.80 4.01 0.09
6. Sayuran 169.60 169.86 0.15 0.00
7. Kacang-kacangan 131.08 131.13 0.04 0.00
8. Buah-buahan 150.38 151.45 0.71 0.01
9. Bumbu-bumbuan 216.80 210.65 -2.84 -0.08
10. Lemak dan minyak 110.36 111.11 0.68 0.01
11. Bahan Makanan Lainnya 127.12 126.84 -0.22 0.00
II. Makanan Jadi. Minuman. Rokok & Tembakau 125.42 126.02 0.48 0.08
1. Makanan Jadi 122.37 122.88 0.42 0.04
2. Minuman yang Tidak Beralkohol 120.54 120.60 0.05 0.00
3. Tembakau & Minuman Beralkohol 141.57 142.91 0.95 0.03
III. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 117.42 117.56 0.12 0.03
1. Biaya tempat tinggal 111.66 111.80 0.13 0.02
2. Bahan bakar. penerangan & air 146.42 146.64 0.15 0.01
3. Perlengkapan rumah tangga 108.48 108.46 -0.02 0.00
4. Penyelenggaraan rumah tangga 113.39 113.40 0.01 0.00
IV. Sandang 108.07 107.81 -0.24 -0.01
1. Sandang laki-laki 109.68 109.87 0.17 0.00
2. Sandang wanita 109.31 109.30 -0.01 0.00
3. Sandang anak-anak 106.94 107.02 0.07 0.00
4. Barang pribadi dan sandang lainnya 106.75 105.41 -1.26 -0.01
V. Kesehatan 118.51 119.18 0.57 0.02
1. Jasa Kesehatan 116.36 116.79 0.37 0.01
2. Obat-obatan 109.13 109.39 0.24 0.00
3. Jasa Perawatan jasmani 125.19 125.26 0.06 0.00
4. Perawatan jasmani dan kosmetik 121.17 123.27 0.90 0.07
VI. Pendidikan. Rekreasi & Olahraga 115.97 116.03 0.05 0.00
1. Jasa pendidikan 122.81 122.81 0.00 0.00
2. Kursus-kursus/pelatihan 115.03 115.03 0.00 0.00
3. Perlengkapan/Peralatan pendidikan 110.12 110.37 0.23 0.00
4. Rekreasi 106.75 106.79 0.04 0.00
5. Olah raga 107.55 108.22 0.62 0.00
VII. Transpor. Komunikasi & Jasa Keuangan 125.67 126.63 0.76 0.14
1. Transpor 137.90 139.02 0.82 0.10
2. Komunikasi dan pengiriman 100.75 101.58 0.82 0.03
3. Sarana dan penunjang transpor 116.73 117.39 0.57 0.01