• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kumpulan Rumus Matematika Lengkap VEKTOR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kumpulan Rumus Matematika Lengkap VEKTOR"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

VEKTOR

Vektor adalah besaran yang mempunyai arah. Dilukiskan sebagai panah.

Vektor dengan titik pangkal A(ax,ay, az) dan titik ujung B(bx, by, bz) dinotasikan dengan

. AB=



AB 

a j kˆ

       

  

z z

y y

x x

a b

a b

a b

cara menuliskan vektor, yaitu …

= = (a1, a2, a3) = a1 iˆ + a2 ˆ + a3

       

3 2 1

a a a

Misalkan a = (a1, a2, a3)

Notasi : |a| (baca panjang vektor ) a

Definisi : | | = 

a a12a22a32

Ciri vektor adalah panjang dan arah vektor tersebut . Sebuah vektor tidak tergantung pangkal dan ujungnya, boleh digeser selama tidak merubah arah dan panjangnya

= 

 

a b   

b dan a arah

b a

 

 

Vektor dengan titik pangkal O(0, 0, 0) disebut vektor posisi Perhatikan gambar

a = OA adalah vektor posisi titik A

b = OB adalah vektor posisi titik B

Maka AB =  

b

a

operasi pada vektor Secara analitik (aljabar)

A ( ax, ay, az)

B (ax, ay, az)

x

z A

B

(2)

Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

Misalkan a = (a , a2, a3), 

b = (b1, b2, b3) a, k

1 bilangan real

Ma 2 + b2, a3 + b3)

s s

0 s hingga + = + = ka a +

b = (a1 + b1, a k a = (k a1, k a2, k a3)

Berikut ini adalah ifat- ifat penjumlahan vektor

1. Komutatif : + = + a

a

b

b

2. Assosiatif : ( 

a + 

b ) + 

C=a + ( 

b +  C) 

3. Ada unsur identitas yaitu = (0, , 0) e0

a

 0

 0

a

a 4. Ada vektor a sehingga a+(a ) =

  

0

perasi pada vektor Secara geometri O

p a. Lukiskan jajaran genjang.

ktor diagonal.

e i g l

+ = + =

Vektor

k mempunyai arah.

ebih jauh vekto

= = (a1, a2, a3)

Aturan Jajaran Genjang

Titik angkal a dan b harus sam 

a + b adalah ve

Aturan segitiga

U

jung a m njad pan ka b

a b PQ QR PR

dapat dilukiskan sebagai sebuah titik. 0

Vektor 0 tida

gambaran l r a adalah

Misalkan

 

a=PQ= (a1, a2, a3) Maka

 a



QP

a

b

a + b

a +b 

a

P

Q R

b

a

a

P

Q Q

(3)



Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

Perkalian titik

Proyeksi suatu vektor pada vektor yang lain

Referensi

Dokumen terkait

Metode pencoretan: f(x) dan g(x) akan mempunyai faktor yang sama, bentuk ini diselesaikan dengan pencoretan faktor yang sama tersebut. Irvan Dedy Bimbingan Belajar

Jika diketahui bidang α dan β maka kedudukan bidang tersebut adalah … (i) Sejajar, jika kedua bidang tidak mempunyai titik sekutu. (ii) Berpotongan, jika kedua bidang α dan

panjang panah menyatakan besarnya vektor dan arah panah menunjukkan arah vektor.  Ekor panah dinamakan titik awal dan

Suatu besaran vektor secara grafis dapat dinyatakan dengan sebuah garis, panjang garis menyatakan besar vektor dan arah garis menyatakan arah vektor (dinyatakan

Vektor adalah suatu besaran yang memiliki besar dan arah.. Vektor yang memiliki panjang dan arah yang sama

panjang panah menyatakan besarnya vektor dan arah panah menunjukkan arah vektor.  Ekor panah dinamakan titik awal dan

REPRESENTASI VEKTOR Penulisan besaran vektor menggunakan notasi khusus Misal, vektor R ditulis 𝑹 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑅 Secara grafis, vektor diinterpretasikan sebagai anak panah yang menunjukkan

Vektor ruang digambarkan sebagai besaran yang memiliki besar dan arah, ditulis dengan notasi huruf tebal atau italic, dan disajikan sebagai pasangan bilangan atau kombinasi vektor satuan i dan