BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang 1.1 Latar belakang
Perkembangan industri di Indonesia dewasa ini cukup pesat. Sehubungan dengan Perkembangan industri di Indonesia dewasa ini cukup pesat. Sehubungan dengan ha
hal l ituitu, , pepergrgururuauan n tintinggggi i sebsebagagai ai temtempapat t yayang ng memengnghahasilsilkakan n susumbmber er dadaya ya mamanunusiasia berkualitas
berkualitas berkepribadian berkepribadian mandiri mandiri dan dan memiliki memiliki kemampuan kemampuan intelektual intelektual yang yang baik baik harusharus semakin meningkatkan mutunya
semakin meningkatkan mutunya
Universitas Brawijaya (UB !alang sebagai salah satu institusi (perguruan tinggi Universitas Brawijaya (UB !alang sebagai salah satu institusi (perguruan tinggi di Indonesia berupaya mengembangkan sumber daya manusia
di Indonesia berupaya mengembangkan sumber daya manusia dan IP"#$ guna menunjangdan IP"#$ guna menunjang pembangunan industri, serta sebagai
pembangunan industri, serta sebagai research universityresearch university untuk membangun pengembangan untuk membangun pengembangan ka
kawawasan san timtimur ur InIndodonenesiasia. . %u%ululusasan n UnUniviversersititas as BrBrawawijijayaya a didihaharaprapkakan n sisiap ap ununtutuk k dikem
dikembangkbangkan an ke ke bidang yang sesuai bidang yang sesuai dengadengan n disipldisiplin in ilmunyilmunya. a. Sejalan dengan upayaSejalan dengan upaya ters
tersebuebut, t, kerkerjasajasama ma dendengan gan indindustustri ri perperlu lu untuntuk uk ditditingingkakkakan, an, yanyang g daldalam am hal hal in in biabiass dil
dilakuakukan kan dendengan gan jaljalan an stustudi di eksekskurkursi, si, kerkerja ja prapraktektek, k, magmagangang,, join join researchresearch dan lain dan lain sebagainya.
sebagainya. &a
&awasan mahasiswa wasan mahasiswa tentantentang g dunidunia a kerja yang kerja yang berkaiberkaitan tan dengdengan an induindustrialisstrialisasiasi sangat diperlukan. 'al ini sehubungan dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara sangat diperlukan. 'al ini sehubungan dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara berkembang,
berkembang, selain selain itu itu energi energi yang yang dibutuhkan dibutuhkan oleh oleh industri industri tersebut tersebut semakin semakin meningkatmeningkat maka diperlukannya pengembangan lebih lanjut mengenai sumber energi dan eisiensi maka diperlukannya pengembangan lebih lanjut mengenai sumber energi dan eisiensi sistem kelistrikan.
sistem kelistrikan. P"
P". . P)B P)B UniUnit t PemPembanbangkigkitan tan *re*resik sik adaadalah lah salasalah h satu satu pempembanbangkigkit t listlistrik rik yanyangg memproduksi energi listrik dengan jumlah yang relati
memproduksi energi listrik dengan jumlah yang relati besar untuk kemudian disalurkan kebesar untuk kemudian disalurkan ke sistem interkoneksi )awa + Bali. alam pengoperasiannya sistem ini banyak berkaitan sistem interkoneksi )awa + Bali. alam pengoperasiannya sistem ini banyak berkaitan denga
dengan mekanika, kelistrikn mekanika, kelistrikan maupunan maupun system system control control , dimana sebagian dasar-dasar dari, dimana sebagian dasar-dasar dari ilmu dan operasi tersebut telah didapatkan dibangku kuliah, selain itu dengan adanya kerja ilmu dan operasi tersebut telah didapatkan dibangku kuliah, selain itu dengan adanya kerja praktek
praktek ini ini diharapkan diharapkan mahasiswa mahasiswa data data mengenal mengenal kondisi kondisi serta serta situasi situasi secara secara nyatanyata dilapangan kerja.
dilapangan kerja.
)urusan "eknik !esin )urusan "eknik !esin akultas "eknik akultas "eknik
Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya
1.2 Tujuan 1.2 Tujuan "u
"ujuan juan pelpelaksaaksaan an kerkerja ja prapraktektek k di di P" P" P)B P)B UniUnit t PemPembanbangkigkitan tan *re*resik sik untuntuk uk me
mengngetetahahui ui dadan n mmemempepelalajajari ri prprososes es pepembmbanangkgkit it liliststririk k dadan n sisiststem em mamananajejememenn pemeliharaan
pemeliharaan Screen Wash PumpScreen Wash Pump untuk menjaga eisiensi dan untuk menjaga eisiensi dan reliabilityreliability pada P%"U. pada P%"U.
1.3 Batasan Masalah Kerja Praktek 1.3 Batasan Masalah Kerja Praktek
!engingat luasnya bidang kerja yang ada, maka akan diambil beberapa batasan !engingat luasnya bidang kerja yang ada, maka akan diambil beberapa batasan masalah dalam laporan kerja praktek ini. /dapun batasan masalahnya antara lain 0
masalah dalam laporan kerja praktek ini. /dapun batasan masalahnya antara lain 0 1.
1. 'al'al- hal - hal orormal sepemal seperti prorti proil, depail, departemrtemen dan lain - en dan lain - lailain didapn didapatkatkan dari penjan dari penjelaselasanan petugas yang dikunjung
petugas yang dikunjungi serta studi literatur di perpustakaan P". i serta studi literatur di perpustakaan P". P)BP)B 2.
2. atata a + data + data tententantang g menmenajemajemen perawen perawatanatan, , metmetode peraode perawatawatan n dan condan contoh kasutoh kasusnysnyaa did
didapaapatkatkan dari datn dari data yang tera yang terediedia di a di '/3 !e'/3 !esin (sin (Corrective MaintenanceCorrective Maintenance dan dan Central Control Room
Central Control Room (443 P%"U Unit 5 dan 6. (443 P%"U Unit 5 dan 6.
1. !aktu "an Te#$at Pelaksanaan 1. !aktu "an Te#$at Pelaksanaan
"e
"empat dan waktu dilaksanakannya kerja mpat dan waktu dilaksanakannya kerja praktek yaitu 0praktek yaitu 0 •
• "empat 0 P" Pembangkitan )awa Bali UP *resik )l. 'arun "ohir, *resik 71112"empat 0 P" Pembangkitan )awa Bali UP *resik )l. 'arun "ohir, *resik 71112 •
• &a&aktu 0 1 ebruari ktu 0 1 ebruari 2817 + 29 ebruari 28172817 + 29 ebruari 2817 1.% Met&"e Penel't'an
1.% Met&"e Penel't'an
alam pengumpulan data, penulis menggunakan metode metode
alam pengumpulan data, penulis menggunakan metode metode berikut 0berikut 0 1.
1. !e!etotode de StStududi %i %ititeraeratutur r
!erupakan metode pengumpulan data dengan cara membaca mempelajari dan !erupakan metode pengumpulan data dengan cara membaca mempelajari dan mem
memahamahami i bukbuku-bu-buku uku reereerenrensi si dardari i berberbagbagai ai sumsumberber, , baibaik k itu itu dardari i perperpupustakstakaanaan P".P)B UP *resik,
P".P)B UP *resik, manual book manual book perusahaan, pencarian di perusahaan, pencarian di textbook textbook atau diktat kuliah. atau diktat kuliah. 2.
2. !e!etotode de obobseservrvasasii
!erupakan metode pengumpulan data dengan cara pengamatan langsung pada !erupakan metode pengumpulan data dengan cara pengamatan langsung pada objek penelitian.
objek penelitian. 5
5.. !!eettooddee Interview Interview
!erupakan metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai karyawan !erupakan metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai karyawan dan sta yang berkaitan dengan peralatan atau permasalahan yang dibahas.
dan sta yang berkaitan dengan peralatan atau permasalahan yang dibahas.
)urusan "eknik !esin )urusan "eknik !esin akultas "eknik akultas "eknik
Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya
1.( )'ste#at'ka Penul'san 1.( )'ste#at'ka Penul'san
alam penulisa
alam penulisan n laporlaporan kerja an kerja praktepraktek ini, k ini, penupenulis membaginylis membaginya a dalam enam babdalam enam bab dan tiap tiap bab terdiiri dari beberapa sub bab. Sistematika laporan kerja praktek ini dan tiap tiap bab terdiiri dari beberapa sub bab. Sistematika laporan kerja praktek ini adalah sebagai berikut 0
adalah sebagai berikut 0 1.
1. BaBab 1 b 1 PePendndahahululuauann
alam bab ini menjelaskan latar belakang tujuan, batasan masalah kerja alam bab ini menjelaskan latar belakang tujuan, batasan masalah kerja praktek, waktu dan tempat pelaksaan, metode penelitian serta sistematika penulisan praktek, waktu dan tempat pelaksaan, metode penelitian serta sistematika penulisan 2.
2. Bab Bab 2 P2 Proroil Pil Peruerusahsahaan aan dan dan $5$5 Bab ini berisi ten
Bab ini berisi tentang proil perusahaan dan $5 tang proil perusahaan dan $5 pada P". P)B UP pada P". P)B UP *resik.*resik. 5.
5. Bab 5 Bab 5 Sistem Sistem :pera:perasi dan si dan !anajem!anajemen Pemen Pemelihareliharaan P%aan P%""UU Bab
Bab ini ini berberisi isi tententantang g syssystem tem opeoperasi rasi dan manajedan manajemen men perperawaawatan tan yanyangg dilakukan oleh P" P)B UP *resik dalam menjaga peror
dilakukan oleh P" P)B UP *resik dalam menjaga perormasi pembangkitmasi pembangkit 6.
6. Bab Bab 6 6 PemPemeliheliharaaaraan n 4on4ondendenserser
Berisi proses dan metode pemeli
Berisi proses dan metode pemeliharaanharaan screen screen eash eash pumppump untuk untuk menjagmenjagaa eisiensi P%"U
eisiensi P%"U ;
;.. BaBab b ; ; PePenunututupp
Bab ; ini berisi kesimpulan dan saran hasil kerja praktek Bab ; ini berisi kesimpulan dan saran hasil kerja praktek
BAB II BAB II P*+,IL PE*U)AHA
P*+,IL PE*U)AHAAN DAN AN DAN K3K3
2.1 )ejarah PT.P-B res'k 2.1 )ejarah PT.P-B res'k
)urusan "eknik !esin )urusan "eknik !esin akultas "eknik akultas "eknik
Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya
*ambar 2.1 P". P)B Unit Pembangkitan *r esik
Unit Pembangkitan *resik terbentuk berdasarkan surat keputusan direksi P%< <:.858.$=825=I3=19>8, tanggal 1; !aret 19>8. Unit Pembangkitan *resik merupakan
Unit kerja yang dikelola oleh P". P%< (Persero pembangkitan dan penyaluran )awa bagian timur dan Bali (P%< $itlur )B".
$emudian, berdasarkan surat keputusan irut P%< <o.887.$=825=I3=1992 tanggal 6 ebruari 1992, terbentuknya lagi sektor *resik baru dengan kapasitas 1;?> !&, selanjutnya berdasarkan surat keputusan irut P%< P)B <o.825.$=825I3=1997 tanggal 16 )uni 1997 tentang penggabungan Unit pelaksana Pembangkitan Sektor *resik dan Sektor *resik Baru menjadi P".P%< P)B UP *resik
$emudian pada tanggal 58 mei 199? irut P" P%< P)B II mengeluarkan surat keputusan <o.821=825=I3=199? tentang perubahan sebutan Sektor menjadi Unit Pembangkitan, sehingga namanya berubah menjadi P". P%< Pembangkitan "enaga %istrik )awa + Bali II Unit pembangkitan *resik (UP *resik. Pada tanggal 26 juni 199? irut P" P%< P)B II mengeluarkan surat keputusan <o.826/.$=825=I3=199? tentang pemisahan ungsi pemeliharaan dan ungsi operasi pada P" P%< P)B II.
engan perkembangan organisasi dan kebijakan manajemen maka sejak tanggal 5 :ktober 2888. P" P%< Pembangkitan "enaga %istrik )awa + Bali II berubah nama menjadi P". Pembangkitan )awa Bali (P". P)B.
P". P)B hanya menjalankan bisnis membangkitkan energi listrik dari enam Unit Pembangkitan (UP yang dimliki yaitu 0
• UP *resik (2.259 !& • UP Paiton (>88 !&
• UP !uara $arang (98> !& • UP !uara "awar (928 !&
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
• UP 4irata (1.88> !& • UP Brantas (2>1 !& 2.2 Keg'atan Usaha
$egiatan usaha ini adalah memproduksi energy listrik dan kesiapan operasi pembangkit dengan total daya terpasang sebesar 2.259 !& yang terdiri dari 0
"abel 2.1 atar Unit pada UP *resik dan Per kem bangannya
Pada tahun 1999 UP *resik mampu memproduksi energi listrik sebesar 12.>16 *&h per tahun yang kemudian disalurkan melalui jaringan "egangan "inggi dan )aringan #kstra "inggi (1;8 $@ dan ;88 $@ ke sistem interkoneksi )awa + Bali. !ekanisme kontrak jual beli dengan penyampaian produk ke pelanggan (P)B dikirim langsung melalui saluran udara tegangan tinggi 1;8 $@ dan tegangan ekstra tinggi ;88 $@ dalam system )awa !adura Bali ()/!/%I.
2.3 Deskr'$s' "an )truktur +rgan'sas' 2.3.1 Deskr'$s' &rgan'sas'
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
Sejak 2 )anuari 199> :rganisasi UP *resik mengalami perubahan mengikuti perkembangan organisasi di P%< P)B II yang leksibel dan dinamis sehingga mampu menghadapi dan menyesuaikan situasi bisnis yang selalu berubah. "ujuan P". P)B UP *resik adalah menyelanggarakan usaha ketenagalistrikan dengan mengoperasikan dan memelihara unit-unit pembangkit secara handal dan eisien sebagaimana motto AYour Reliable Power Plant . "ata nilai yang telah ditetapkan dan dikembangkan oleh P". P)B
kantor pusat, yaitu 0 Integritas, $eunggulan, $erjasama, Pelayanan dan Sadar %ingkungan.
2.3.2 )truktur &rgan'sas'
P". P)B Unit Pembangkitan telah disempurnakan pada tanggal 21 :ktober 1999, kemudian disempurnakan pada 2; ebruari 2885 dan kemudian mendapat penyempurnaan kembali pada 19 )anuari 2887. Struktur :rganisasi Unit P". P)B Sektor *resik yang sebelumnya dapat dilihat pada bagan berikut 0
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 2.2 Struktur :rganisasi Unit "erbaru P".P)B UP *r esik
2. /'s' "an M's' Perusahaan 2..1 /'s' Perusahaan
@isi dari P". P)B UP *resik adalah menjadi perusahaan pembangkit tenaga listrik di Indonesia yang terkemuka dengan standar kelas dunia A T !" #$ I$%$"SI#$ &"#%I$' PW"R '"$"R#TI$ CMP#$Y WIT( WR&% C&#SS ST#$%#R%S .
2..2 M's' Perusahaan
!isi dari P". P)B UP *resik yaitu
• !emproduksi tenaga listrik yang handal dan berdaya saing.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
• !eningkatkan kinerja secara berkelanjutan melalui implementasi tata kelola pembangkitan dan sinergi business partner dengan metode best + practice dan
ramah lingkungan
• !engembangkan kapasitas dan kapabilitas S! yang mempunyai kompetensi teknik dan manajerial yang unggul serta berwawasan bisnis.
• Untuk itu P)B mengimplementasikan berbagai sistem manajemen best practice, yang antara lain0
• !anajemen asset pas ;;
• !anajemen S! berbasis kompetensi • !anajemen resiko
• !anajemen !utu IS: 9888
• !anajemen %ingkungan IS: 16888 • $5 :'S/S 1>888
• !anajemen *4*,
• !anajemen "eknologi Inormasi, • $nowledge !anagement
• !anajemen Baldrige,
• !anajemen 'ouse $eeping ;S • !anajemen Pengamanan, dan
• Sistem !anajemen "erpadu (P)B Integrated !anagement Sistem
2.% Un't0un't PT. P-B UP res'k
2.%.1 Pe#bangk't L'str'k Tenaga as PLT
Pembangkit listrik tenaga gas atau yang biasanya disingkat dengan P%"* adalah pembangkit listrik yang menghasilkan lisrik dengan memanaatkan daya yang dibangkitkan oleh turbin gas. Peralatan utama P%"* adalah starter , kompressor, ruang bakar, turbin gas, generator dan trao utama
Bahan bakar yang digunakan adalah minyak solar ('S dan gas alam. Starter menggunakan motor diesel yang bertujuan agar unit ini dapat dioperasikan tanpa harus menunggu tenaga listrik dari luar (Sangat ideal untuk mengatasi pemadaman total = totally black out .
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 2.5 /lur Proses Produksi P%"* *r esik
2.%.2 Pe#bangk't L'str'k Tenaga as "an Ua$ PLTU
Pembangkit listrik tenaga gas dan uap (P%"*U adalah pembangkit siklus ganda (combined cycle yang peralatan utamanya terdiri dari sistem turbin gas dengan generatornya. (eat Recovery Steam 'enerator )(RS'*+ turbin uap dengan generatornya dan alat pendukung lainnya.
*ambar 2.6 /lur Proses Produksi P%"*U *r esik 2.%.3 Pe#bangk't L'str'k Tenaga Ua$ PLTU
Pembangkit listrik tenaga uap (P%"U adalah pembangkit yang menghasilkan lsitrik dengan memanaatkan daya yang dibangkitkan oleh sistem turbin uap dalam proses produksi P%"U peralatan utama adalah kondensor, pompa, boiler , turbin uap, ,enerator ,
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
trao utama, dan alat bantu (auxiliary. Uap yang dihasilkan dari boiler digunakan untuk memutar turbin uap. Uap yang telah digunakan untuk memutar turbin, selanjutnya didinginkan dengan menggunakan air laut didalam kondensor untuk dikondensasikan dan dipompakan kembali ke dalam boiler untuk dipanaskan lagi agar menjadi uap yang bertekanan. alam siklus ini digunakan siklus tertutup. 'enerator dikopel dengan turbin dan keluaran generator disalurkan melalui trao utama untuk dinaikan tegangannya kemudian diteruskan kejaringan = sistem.
*ambar 2.; /lur produksi P%"U *resik
2.( Un't un't Penunjang
Sebagai unit penunjang pusat listrik baik P%"U, P%"* maupun P%"*U *resik terdapat beberapa peralatan penting antara lain sebagai berikut 0
a. Pelabuhan = jetty
Sebagai sarana penerimaan BB! dari pertamina b- 'as station
Suatu peralatan kelengkapan penerimaan BB* dari pertamina c- Water intake
Berungsi sebagai saluran air pendingin utama kondenser dan juga sebagai saluran masuk air laut yang akan diolah menjadi air tawar untuk kepentingan pembangkitan tenaga listrik
.- %esalination plant
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
!erupakan kumpulan peralatan yang berungsi untuk menghilangkan kandungan garam dari air laut sehingga didapatkan produk berupa air tawar sebagai luida kerja untuk P%"U dan P%"*U.
e- %eminerali/e. Plant
!erupakan kumpulan peralatan yang digunakan untuk mengolah air laut yang sudah tawar menjadi air .eminerali/e. yaitu air yang kandungan mineralnya dibuat serendah mungkin.
0- Make 1p Water dan Raw Water Tank
Berungsi sebagai wadah penampungan air dari hasil pengolahan air dari air laut (/sin menjadi air tawar yang mana kandungan mineralnya sudah di hilangkan.
g. &ater treatment
Suatu unit pengolahan air pengisi ketel, yang prosesnya adalah dengan sistem penukar anion dan kation sehingga air yang diproses memiliki nilai con.uctivity yang
sangat rendah dan memenuhi syarat digunakan sebagai luida kerja pada pembangkit. h. &aste water treatment
Berungsi untuk mengolah limbah air yang berasal dari proses yang terdapat pada unit P%"*U, dimana p' (toleransi p' yang ditentukan adalah 7,;-> dan Cat +
Cat kimia lainnya yang berbahaya di netralkan terlebih dahulu sebelum dibuang kelaut. i- Clorination 2 Chloropac plant
Suatu peralatan yang memproduksi clor untuk injeksi pada air laut sebagai media pendingin kondensor agar Cat-Cat renik dan biota laut tidak menempel pada saluran pipa pendingin.
j. 'idrogen plant
Pendingin pada generator sangat diperlukan. Pada generator milik P". P)B Unit Pembangkitan P%"*U *resik menggunakan gas hidrogen sebagai pendinginannya, untuk itulah dibangun hidrogen plant yang berungsi sebagai tempat untuk memproduksi gas hidrogen.
k- 3uel 2 oil treatment plant
Unit pengolahan minyak untuk mendapatkan kondisi BB! = 'S yang berkualitas baik dan memenuhi syarat.
2.4 -en's bahan bakar PT P-B UP res'k
/da dua jenis bahan bakar yang digunakan di unit pembangkit gresik, yaitu 0
• Bahan bakar 'S = !: dipasok dengan kapal "anker.
• Bahan bakar gas (gas alam dipasok melalui pipa bawah laut yang berasal dari '#SS dan dari !adura ($:#4:.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
Berikut ini adalah bahan bakar yang digunakan dalam tiap-tiap pembangkit 0
• P%"* *resik menggunakan bahan bakar 'S = *as
• P%"* *ili "imur + !adura menggunakan bahan bakar 'S • P%"U *resik menggunakan bahan bakar !: = *as
• P%"*U *resik menggunakan bahan bakar 'S = *as
Untuk menghasilkan energi listrik sebesar 12.>16 *&h per tahun membutuhkan bahan bakar gas 18>.?5>.669 !!B"UD !: >8.71? kiloliter, 'S 9?> kiloliter, air penambah boiler 578.888 tonD dan air servis ;68.888 "on. /ir servis berasal dari proses
distilasi air laut atau bisa juga menggunakan air P/!, dan air penambah boiler 578.888 tonD dan air servis ;68.888 "on. /ir servis berasal dari proses distilasi air laut atau bisa juga menggunakan air P/! dan air penambah boiler diambilkan dari distilasi yang
diproses menjadi air demineral, sedangkan air pendingin kondensor menggunakan air laut dengan sistem sirkulasi terbuka, dan satu kali laluan ( one throu,h. $inerja operasi UP *resik beberapa tahun terakhir menunjukan bahwa hasil #vailability 3actor )#3* dan 3orce. uta,e Rate (:3 lebih baik dibandingkan dengan standart kelas dunia dari <#34 9 ( $orth #merica "lectric Reability Council .
2.5 K3 Un't )'ste# PLTU "an PLTU
$ecelakaan kerja sering terjadi pada suatu perusahaan. $ecelakaan tersebut disebabkan oleh beberapa aktor, terutama disebabkan oleh aktor manusia dan peralatan + peralatan dalam perusahaan itu sendiri. "ujuan utama dari $5 adalah agar setiap tenaga
kerja dan setiap orang yang berada di suatu tempat kerja selalu dalam keadaan sehat dan selamat, melindungi sumber-sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan eisien serta untuk meningkatkan produksi dan produktivitas kerja. alam perusahaan- perusahaan besar dibentuk suatu organisasi yang menangani berbagai hal yang berkaitan
dengan $5
2.6 Alat Pel'n"ung D'r'
/dalah alat seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya = kecelakaan kerja.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
1. /P topi pengaman ( sa0ety helmet
*ambar 2.7 Sa0ety (elmet
Untuk pengaman kepala dari tegangan listrik yang terbatas, tahan terhadap tegangan listrik tinggi dan melindungi dari sinar matahari
2. /P muka dan mata
/P jenis ini ungsinya untuk melindungi muka dan mata dari pengaruh radiasi tertentu.
5. /P pernapasan
/P )enis ini ungsinya untuk melindungi pencemaran oleh gas atau uap dan pelindung tangan.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 2.? Sa0ety 'loves dan Sa0ety Respirator Mask
6. /P telinga (ear protector
/P jenis ini ungsinya untuk menahan rekuensi tertentu saja, sedangkan rekuensi untuk bicara biasanya (komunikasi tak terganggu. aya atenuasi (aya lindung sumbat telinga adalah 2;-58 dB. /pabila ada kebocoran akan dapat mengurangi atenuasi sampai 1; dB.
*ambar 2.> "ar Plu,s
;. /P $/$I
/P jenis ini ungsinya untuk melindungi kaki dari tusukan dan bahaya listrik.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 2.9 Sa0ety Shoes
4- S#3"TY !"&T
Berguna untuk melindungi tubuh dari kemungkinan terjatuh, biasanya digunakan pada perkerjaan kontruksi dan memanjat serta tempat tertutup atau boiler. 'arus dapat
menahan beban sebesar >8 kg. 2.17 Pr&gra# K3
Program kerja $5 merupakan suatu jadwal yang terstruktur dalam jangka waktu tertentu yang berisi rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh bidang $5 dan P2$5 yang disusun dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan perusahaan dalam jangka waktu satu tahun antara lain 0
a. Sa0ety meetin, P2$5
b. Test 0ire water pump P%"U c. Test 0ire water pump P%"*U d. Pemeriksaan lit
e. Pengecekan perlengkapan P5$ . Pengecekan /P/3
g. Penimbangan /SP/3
h. Pengecekan kelengkapan hy.rant i. 3lushin, hy.rant
j. 4eramah $5 dari #P</$#3 k. 4eramah P5$ dari epkes l. Penyuluhan = pelatihan praktek m. Penilaian kebersihan lingkungan n. !engikuti hy.rotest 5 0ire
o. Pemantauan mingguan dari sta saety
Selain beberapa program di atas, $5 juga mempunyai pekerjaan rutin harian seperti melakukan cek kebocoran gas, pemantauan lapangan dan bahaya kebakaran.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
2.11 Kesela#atan Kerja
!enurut Undang-Undang keseamatan kerja, syarat-syarat keselamatan kerja seluruh aspek pekerjaan yang berbahaya. Selain itu juga dilengkapi dengan alat perlindungan diri ( personal protective .evice.
/lat demikian harus memenuhi persyaratan antara lain 0
• !emberikan perlindungan eekti terhadap jenis bahaya • #nak dipakai
• "idak mengganggu
/dapun alat pelindung diri yang dimaksud adalah sa0ety helmet (kepala, kaca mata (mata, sarung tangan (tangan, ear plu, (telinga, sa0ety shoes (kaki, masker khusus = respirator (pernapasan, baju kerja (tubuh.
2.12 Safety Action
!erupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi dan menanggulangi hal-hal yang bisa mengakibatkan terhambatnya kegiatan operasional maupun keselamatan kerja. /dapun beberapa tindakan yang harus dilakukan yaitu antara lain 0
a. Pemasangan papan perintah untuk memakai alat pelindung diri (/P seperti sa0ety helmet+ sa0ety shoes+ pelampung, kaca mata pengaman, sarung tangan,
masker dan lain lain.
b. Untuk petugas yang melakukan perbaikan ataupun perawatan baik yang sedang beroperasi maupun yang tidak hendaknya memakai /P.
c. %arangan merokok di area perusahaan karena dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kebakaran sebab adanya gas gas yang mudah terbakar.
d. !engenali dan memperbaiki kondisi kondisi yang dapat menimbulkan bahaya dengan cara menghilangkan rintangan-rintangan dari lorong-lorong atau gang, tangga dan jalan dan menghilangkan cairan-cairan licin yang berbahaya.
e. !enghindari kecelakaan yang disebabkan oleh situasi dengan cara mematuhi larangan-larangan atau tanda Aperhatian , Abahaya ,serta gunakan jalan masuk, tangga dan lorong yang diperbolehkan dan juga hindari gurauan ketika berjalan.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
.
. !en!engguggunaknakan peralan peralataatan dan perlenn dan perlengkagkapan pelpan pelindindung dirung diri dengai dengan tepat dan benan tepat dan benar r sesuai prosedur yang telah diberikan.
sesuai prosedur yang telah diberikan. g.
g. !e!eniningngkakatktkan an kekebebersrsihihan an lilingngkukungngan an sesebabab b lilingngkukungngan an yyanang g kokototor r dadapapatt men
menimbimbulkulkan an adaadanynya a tiktikus us dan dan rayrayap ap yanyang g dapdapat at mermerusausak k alatalat-ala-alat t vitvital al dandan dokumen-dokumen penting.
dokumen-dokumen penting. h.
h. !e!engngikikututi i kekegigiatatan an didiklklat at dadan n pepelatlatihihan an ununtutuk k memeniningngkakatktkan an kekesasadadaran ran dadann keahlian.
keahlian.
)urusan "eknik !esin )urusan "eknik !esin akultas "eknik akultas "eknik
Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya
BAB III BAB III
P*+)E) +PE*A)I DAN MANA-EMEN PEMELIHA*AAN PLTU P*+)E) +PE*A)I DAN MANA-EMEN PEMELIHA*AAN PLTU
3.1 Pe#bangk't L'str'k Tenaga Ua$ PLTU 3.1 Pe#bangk't L'str'k Tenaga Ua$ PLTU
Pe
Pembmbanangkgkit it %i%istrstrik ik ""eenanaga ga UaUap p (P(P%%""U U adadalalah ah pepembmbanangkgkit it lislistrtrik ik yayangng me
memamannaataatkakan n enenerergi gi papananas s dadari ri uauap p (( steam steam untuntuk uk memmemutautar r turturbin bin sehsehingingga ga dapdapatat di
digugunanakakan n ununtutuk k memembmbanangkgkititkakan n enenerergi gi liliststririk k memelalaluluii ,enerator ,enerator .. SteamSteam yang yang di
dibabangngkikitktkan an inini i beberarasasal l dadari ri peperurubabahahan n aase se aiair r yyanang g beberarada da papadada boiler boiler akibat akibat mendapatkan energi panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Secara garis besar sistem mendapatkan energi panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Secara garis besar sistem pembangkit
pembangkit listrik listrik tenaga tenaga uap uap terdiri terdiri dari dari beberapa beberapa peralatan peralatan utama utama diantaranya diantaranya 00 boiler boiler ,, turbin,
turbin, ,enerator ,enerator , dan kondensor., dan kondensor. Unt
Untuk uk menmenghaghasilksilkan an uap uap gunguna a menmenggeggerakrakkan kan turturbinbin, , air air yanyang g dimdimasuasukkakkan n keke dalam ketel uap berupa air tawar yang merupakan hasil distilasi dari air laut dengan dalam ketel uap berupa air tawar yang merupakan hasil distilasi dari air laut dengan mengg
menggunakaunakan n sistem sistem evapoevaporasi. rasi. PembaPembangkit ngkit %istrik "en%istrik "enaga aga Uap Uap (P%(P%""U U diopdioperasikaerasikann dengan menggunakan bahan bakar gas. Proses produksi dimulai dengan masuknya air dengan menggunakan bahan bakar gas. Proses produksi dimulai dengan masuknya air pengisi
pengisi boiler boiler yang telah di-treatmen yang telah di-treatment sehingga air pengist sehingga air pengisii boiler boiler merupakan air murni, merupakan air murni, di
dimmanana a aiair r pepenngigisisi boiler boiler sesebbeelluum kem ke boiler boiler m meellauauii &ow &ow Pressure Pressure (eater (eater (%P', (%P', %eaerator
%eaerator , da, dann (i,h (i,h Pressure Pressure (eater (eater ('P('P'. Selan'. Selanjutjutnya air nya air penpengisgisii boiler boiler masuk ke masuk ke boiler
boiler untuk dipanaskan menjadi uap kering. Uap kering keluaran untuk dipanaskan menjadi uap kering. Uap kering keluaran boiler boiler memilki tekanan memilki tekanan 179 kg=cm
179 kg=cm22 dan temperatur ;68 dan temperatur ;68oo 4, 4, yang selanjutnyang selanjutnya ya digundigunakan untuk akan untuk mengmenggerakkgerakkanan
turbin uap dengan putaran 5888 rpm. "urbin uap pada P%"U memiliki 5 tingkatan yaitu 0 turbin uap dengan putaran 5888 rpm. "urbin uap pada P%"U memiliki 5 tingkatan yaitu 0 (i,h
(i,h PressurePressure ('P ('P TurbineTurbine,, Interme.iate Interme.iate PressurePressure (IP (IP TurbineTurbine, dan, dan &ow &ow PressurePressure (%P (%P Turbine
Turbine..
Uap keri
Uap kering keluang keluaranran boiler boiler digunakan untuk memutar 'P "urbin, kemudian IP digunakan untuk memutar 'P "urbin, kemudian IP "u
"urbirbin. n. Uap kerinUap kering g dardari i 'P "u'P "urbirbin n dipdipanaanaskaskan n lagi dengalagi dengan n dendengangan reheater reheater dan yang dan yang terakhir setelah dari IP "urbin digunakan untuk menggerakkan %P "urbin. Uap keluaran terakhir setelah dari IP "urbin digunakan untuk menggerakkan %P "urbin. Uap keluaran dari %P
dari %P "u"urbin dialrakan ke rbin dialrakan ke kondkondensor untuk dikondenensor untuk dikondensasi sasi menjadmenjadi i ase ase liEuiliEuid. /ir d. /ir yangyang digun
digunakan akan selama proses selama proses produproduksi ksi akan akan mengamengalami lami pengpengurangurangan, an, sehingsehingga ga diperldiperlukanukan make up water
make up water (air penambah untuk mensuplai kebutuhan proses produksi selanjutnya. (air penambah untuk mensuplai kebutuhan proses produksi selanjutnya.
)urusan "eknik !esin )urusan "eknik !esin akultas "eknik akultas "eknik
Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya
3otor
3otor ,enerator ,enerator dipasang seporos dengan turbin maka rotor generator ikut berputar dipasang seporos dengan turbin maka rotor generator ikut berputar apa
apabilbila a turturbin bin berberputputar. engaar. engan n berberputputarnarnya ya rotrotoror ,enerator ,enerator dihasidihasilkan tenaga listrik lkan tenaga listrik sebesar 288 !& pada tiap unit 5 dan 6. )ika menjelaskan tentang siklus kerja P%"U, hal sebesar 288 !& pada tiap unit 5 dan 6. )ika menjelaskan tentang siklus kerja P%"U, hal pertama
pertama yang yang diketahui diketahui adalah adalah bahan bahan baku baku P%P%"U "U itu itu sendiri sendiri yakni yakni air air serta serta bahan bahan bakar bakar tentunya. /ir yang digunakan dalam siklus P%"U adalah air
tentunya. /ir yang digunakan dalam siklus P%"U adalah air .eminerali/e. .eminerali/e. yakni air yakni yakni air yakni air yang mempunyai kadar
air yang mempunyai kadar con.uctivitycon.uctivity (kemampuan untuk menghantarkan listrik sebesar (kemampuan untuk menghantarkan listrik sebesar 8,
8,2 2 mimicrocrosisiememenens. s. SeSebabagagai i peperbrbanandidingngan an aiair r mimineneral ral yayang ng kikita ta miminunum m sesehahariri-h-hariari mempu
mempunyai kadarnyai kadar con.uctivitycon.uctivity sekitar 188-288 Fs. Untuk mendapatkan air sekitar 188-288 Fs. Untuk mendapatkan air .eminerali/e. .eminerali/e. ini
ini menmengguggunaknakanan .esalination plant .esalination plant da dann water treatment plant water treatment plant yang tersedia pada unit yang tersedia pada unit P%"U.
P%"U.
)ika dilihat secara sederhana maka siklus P%"U sama dengan memasak air dalam )ika dilihat secara sederhana maka siklus P%"U sama dengan memasak air dalam panci
panci tertutup tertutup dimana dimana saata saata ir ir menguap menguap dan dan suhu suhu air air semakin semakin tinggi tinggi air air akan akan memaksamemaksa tu
tututup p papancnci i ununtutuk k lelepapas s kakarenrena a tetekakananan n dadari ri uauap p tetersersebubut. t. !e!etotode de yayang ng samsama a pupunn digunakan pada P%"U, uap bertekanan inilah yang digunakan untuk memutar turbin untuk digunakan pada P%"U, uap bertekanan inilah yang digunakan untuk memutar turbin untuk menghasilkan energy listrik.
menghasilkan energy listrik.
Pada P" P)B UP *resik terdapat 6 unit P%"U dengan kapasitas produksi listrik Pada P" P)B UP *resik terdapat 6 unit P%"U dengan kapasitas produksi listrik untuk P%"U unit 1 G 2 yaitu 188 !& tiap unit, dan P%"U unit 5 G 6 yaitu 288 !& tiap untuk P%"U unit 1 G 2 yaitu 188 !& tiap unit, dan P%"U unit 5 G 6 yaitu 288 !& tiap unit. Sehingga kapasitas total produksi listrik pada P%"U sebesar 788 !&. Secara singkat unit. Sehingga kapasitas total produksi listrik pada P%"U sebesar 788 !&. Secara singkat alur proses produksi listrik
alur proses produksi listrik pada P%"pada P%"U dapat dilihat U dapat dilihat pada gambar 5.1pada gambar 5.1
)urusan "eknik !esin )urusan "eknik !esin akultas "eknik akultas "eknik
Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya
*ambar 5.1 Proses Pembangkitan %istrik pada P%"U
3.1.1 K&#$&nen uta#a PLTU 1. Boiler
Boiler adalah ketel uap yang berungsi untuk merubah air menjadi uap superheat yang bertemperatur dan bertekanan tinggi. Proses memproduksi uap ini disebut Asteam raising (pembuat uap
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 5.2 !oiler
ata data boiler P%"U unit 5 dan 6 0
"ipe 0 I(I 3W SR Sin,le .rum natural circulatin, reheat "ahun Pembuatan 0 19>? )umlah 0 2 $apasitas 0 688.888 kg=jam "ekanan 0 118 kg=cm2 "emperatur 0 ;15 4 "vaporation 0 765.888kg=jam 3eheat steam low 0 ;25.888 kg=jam %ra0t system 0 orced drat
Bahan bakar 0 main residual oil = gas
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
$omponen-komponen boiler 0 a. Superheater
Berungsi mengubah uap jenuh menjadi uap panas lanjut ( superheate. steam yang uapnya keluar dari (i,h Pressure Steam %rum. alam hal ini uap dari (P steam .rum dialirkan ke superheater agar diperoleh uap kering pada suhu tinggi.
$omponen superheater terdiri dari pipa-pipa berbentuk coil. b. "conomi/er
"conomi/er adalah alat yang berungsi untuk memanaskan air yang akan masuk ke boiler dengan memanaatkan kalor dari gas hasil pembakaran yang meninggalkan superheater sehingga panas dari gas tersebut dapat dimanaatkan maksimal dan dapat meningkatkan eisiensi boiler karena air yang masuk ke boiler sudah memiliki temperatur yang cukup tinggi.
c. Steam .rum
Steam .rum adalah suatu alat yang berungsi sebagai penampung air pengisi, penampung uap dari pipa penguapan , pemisah uap terhadap unsur air yang
terbawadalam penguapan dan juga tempat pengaturan kualitas bila terjadi pencemaran.
*ambar 5.5 Steam %rum
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
d. Tube water wall
!erupakan dinding pipa air yang mengelilingi ruang bakar pada boiler tersebut. Untuk mengisi air dalam tube water wall adalah air dari water .rum melalui pipa .owncomer diluar ruang bakar menuju hea.er masing masing water wall yang
terletak di bagian bawah ruang bakar. . 3orce .ra0t 0an (
!erupakan alat bantu untuk memasok udara untuk proses pembakaran ke dalam boiler . ua ditempatkan untuk tiap pembangkit uap dengan desain kapasitas dari 2 an tersebut dalam operasi parallel adalah mencakup perkiraan jumlah aliran udara pada maximum continuous ratin, (!43 pada Hemperature
rata-rata 68 4.
*ambar 5.6 3orce %ra0t 3an g. 'as injection 0an (*I
Berungsi sebagai pendorong bahan bakar yang akan masuk ke dalam ruang bakar.
h. #ir heater
/dalah peralatan untuk memanaskan udara yang dimasukkan ke boiler oleh dengan memanaatkan gas buang hasil pembakaran dalam 0urnace boiler yang telah melewati economi/er . "ujuan dari pemanasan ini adalah untuk menaikkan eisiensi.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
i. I,niter
I,niter adalah alat yang berungsi sebagai pemicu burner . j. !urner
/dalah alat pembakar campuran bahan bakar gas dengan udara didalam 0urnace
boiler-k. 3ee.water system
/dalah sistem pengisian air boiler secara terus menerus dengan kualitas yang terjaga (tekanan, temperatur, mutu air. Sistem ini terdiri dari 0
6 Con.ensate pump
aitu pompa yang digunakan untuk memompa air pengisi dari hotwell ke .eaerator .
- &ow Pressure (eater (%P'
/dalah alat pemanas air pengisi sebelum menuju ke .eaerator dengan memanaatkan uap bekas turbin bertekanan rendah. Pada P%"U unit 5 dan 6 terdapat 6 buah %P'.
*ambar 5.; &P (eater 6 %eaerator
%eaerator berungsi untuk 0 pemanas air sebelum dipompa ke .rum water , pengurai oksigen yang terlarut dalam air, tempat penampung total hea. suction pompa air pengisi .rum, dan tempat penginjeksian hydraCine untuk menjaga
kualitas air boiler .
- !oiler 0ee. pump (BP
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
Boiler eed pump adalah pompa bertekanan tinggi yang berungsi memompa air dari deaerator menuju high pressure heater ('P' yang selanjutnya menuju economiCer.
6 (i,h pressure (eater
/dalah alat pemanas air pengisi lanjut tekanan tinggi dengan menggunakan uap bekas turbin sebagai media pamanasnya sebelum masuk economi/er .
2. "urbin
"urbin adalah mesin rotasi yang berungsi untuk merubah energi panas menjadi energi mekanik. Uap berekspansi diturbin dengan urutan dari boiler dengan tekanan dan suhu tinggi mengalir melalui no//le sehingga kecepatannya naik sedangkan tekanannya akan turun. isini energi potensial dirubah menjadi energi kinetik. Uap dengan kecepatan tinggi diarahkan untuk mendorong sudu-sudu gerak sehingga mengakibatkan poros turbin berputar. isini energi kinetik diubah menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran.
• "urbin uap unit 1 G 2 0 tandem compound 1 silinder • "urbin uap unit 5 G 6 0 tandem compound 6 silinder
*ambar 5.7 "urbin Uap
ata turbin pada P%"U unit 5 dan 6 0
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
"ipe 0 "4 Pabrik 0 "oshiba "ahun pembuatan 0 19>8 $apasitas 0 288 !& Putaran 0 5888 rpm #kstrasi 0 > buah "ekanan uap masuk 0 179 kg=cm2 "emperatur 0 ;5>o 4
"ekanan gas buang 0 7; mm'g (abs
Bagian-bagian utama turbin uap pada P%"U 5 dan 6 yaitu 0 a. 3umah turbin (casin,
3umah turbin adalah cover atau tutup sudu putar dan sudu tetap sehingga terjadi gerakan berputar saat turbin dialiri uap.
b. 3otor
3otor merupakan bagian yang bergerak pada turbin, dimana sudu putarnya menempel ke bagian sha0t = poros turbin dari sudu putar awal hingga akhir.
d. Main stop valve
!erupakan suatu katup untuk mengalirkan atau menghentikan uap kering dari boiler yang akan masuk turbin.
e. Bantalan = bearin,
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
Bantalan yaitu titik kontak atau titik tumpu antar bagian yang tetap dan bagian yang berputar pada turbin. $arena merupakan titik kontak maka pelumas
harus dijaga tetap konstan.
. Sistem pompa minyak pelumas dan hidrolik
Pompa minyak pelumas sangat penting keberadaanya pada turbin karena jika bantalan tidak diberi pelumas maka dapat merusak dan akibatnya sangat atal.
/dapun pompa hidrolik pada turbin berungsi untuk membuka dan menutup !S@ dan 4@ (katup utama dan katup pengaturan turbin
g- Main il Tank
!erupakan tanki untuk menampung semua minyak pelumas setelah dipakai melumasi bantalan turbin.
h. Steam seal turbine
Steam seal turbine adalah sistem yang berungsi untuk mencegah kebocoran uap pada sisi tekanan tinggi maupun pada sisi tekanan rendah dengan memanaatkan uap yang dialirkan pada suatu sistem labirin sehingga dapat mencegah dan menghalangi uap bertekanan dari turbin.
i. Steam ejector
Steam ejector adalah suatu peralatan yang berungsi untuk mempertahankan vakum didalam kondensor sehingga uap bekas turbin terkondensasi pada kondisi mendekati vakum dan meningkatkan eisiensi.
k. Circulatin, Water Pump (4&P
4&P adalah pompa air pendingin kondensor yaitu air laut yang dipompa dimasukkan kondensor.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 5.? 4&P 5. $ondensor
$ondensor berungsi mengubah uap menjadi air. Uap bekas turbin dengan kondisi basah masuk ke kondensor yang dalam keadaan vakum. Proses kondensasi
(pengembunan terjadi dengan mengalirkan air pendingin pipa pipa kondensor dan uap berada diluar pipa-pipa. 'asil dari kondensasi ditampung pada hotwell kemudian
dipompa kembali ke boiler dengan melalui pemanas Posisi kondensor biasanya terletak dibawah turbin sehingga memudahkan aliran uap masuk.
*ambar 5.> $ondensor P%"U *resik
6. 'enerator
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
'enerator berungsi untuk merubah energi mekanik menjadi energi listrik. $apasitas ,enerator dari waktu ke waktu berkembang semakin besar dengan teknologi konstruksi dan rancang bangun yang semakin maju. $apasitas generator P%"U di Indonesia sangat bervariasi, karena pembangunannya disesuaikan dengan kebutuhan energi yang harus dilayani. $onstruksi ,enerator P%"U semuanya menggunakan kutub medan magnet di rotor. imana rotor sebagai medan magnet dan menginduksi rotor. 'al ini bertujuan untuk memudahkan penyambungan ( connection energi listrik keluar ,enerator , karena titik terminal penyambungan benda pada rotor.
'enerator terpasang satu poros dengan turbin uap yang mempunyai putaran 5888 rpm, menghasilkan tenaga listrik dengan tegangan 1; k@ yang kemudian dinaikkan menjadi 1;8 k@ dengan menggunakan trao utama untuk disalurkan ke gardu induk atau ke sistem untuk pendistribusian lebih lanjut kepada konsumen.
*ambar 5.9 'enerator P%"U
ata ,enerator di P%"U unit 5 dan 6 0 "ype 0 "/S$
Pabrik 0 "oshiba "ahun pembuatan 0 19>?
/rus = tegangan 0 9.752 k/ = 1; k@ $apasitas 0 2;8.888 k@/
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
Putaran = rekuensi 0 5888 rpm = ;8 'C aktor daya 0 8,>
/rus penguat 0 2688 /
Pendingin 0 *as 'idrogen "ekanan gas 0 5,2 kg=cm2
Bagian-bagian generator dan pengamannya beserta ungsinya adalah0 a. Casin,
Casin, terbuat dari baja ringan yang didesain untuk memikul inti stator dan kumparan-kumparan bagian dalam dan untuk menyangga perapat dan bantalan poros rotor di plat-plat ujung.
b. Stator
$umparan stator dibuat dari tembaga yang diisolasi. Inti stator menyalurkan medan magnet yang polaritasnya selalu berubah sesuai dengan rekuensi arus bolak balik ;8 'C.
c. 3otor
3otor generator di kopel dengan poros turbin yang berputar di tengah-tengah inti stator. 3otor pada hakikatnya adalah sebuah electroma,net yang besar. $etika rotor diputar diputar dengan kecepatan tinggi didalam inti stator maka akan terjadi perubahan medan magnet rotor. Ini akan mengakibatkan medan magnet putar dalam inti stator yang pada akhirnya akan menginduksikan tegangan bolak balik dalam kumpran stator.
d. !earin, (bantalan
Bantalan jurnal yang terbuat dari baja ditempatan pada ujung-ujung rotor sebagai penunjang agar rotor dapat berputar dengan lancer ditengah-tengah stator. 3.2 De8'n's' Pe#el'haraan
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
"ujuan dari program pemeliharaan yang utama adalah melayani kebutuhan operasi, yaitu untuk pengoperasian pada keadaan base loa. .an emer,ency, sesuai kemampuan unit. "ugas pokok ungsi perencanaan dan pengendalian pemeliharaan (3endal Pemeliharaan adalah 0
1. !erencanakan, memonitor dan mengendalikan 3encana /nggaran Pemeliharaan dan /nggaran Investasi Unit Pembangkitan untuk memastikan kegiatan pemeliharaan berlangsung secara ekonomis dan mencegah penyimpangan-penyimpangan penggunaan anggaran yang mungkin terjadi.
2. !enyusun dan melaksanakan rencana kerja dan rencana anggaran tahunan pengendalian pemeliharaan untuk memperlancar kegiatan pengendalian pemeliharaan
sesuai dengan sasaran kinerja perusahaan.
5. !erencanakan pemeliharaan tahunan Unit Pembangkitan untuk mendukung program pengendalian pemeliharaan yang ditetapkan ivisi !anajemen Pemeliharaan.
6. !embuat 3encana /nggaran Pemeliharaan dan 3encana /nggaran Investasi Pemeliharaan agar biaya pemeliharaan dapat digunakan secara optimal.
;. !erencanakan dan mengendalikan pemeliharaan preventive+ pre.ictive+ corrective+ emer,ency dan modiikasi agar tepat waktu dan sesuai sasaran perusahaan, serta mempersiapkan overhaul yang persiapannya dilakukan setahun s ebelumnya.
7. !erencanakan dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan investasi sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga Unit Pembangkit memiliki keandalan dan kesiapan yang maksimal.
?. !engupdate datar riwayat dan realisasi pemeliharaan Unit Pembangkitan untuk kepentingan pembuatan laporan.
>. !embuat laporan mengenai hasil inspeksi Unit Pembangkitan, realisai isik program pemeliharaan dan realisasi pemakaian anggaran pemeliharaan dan investasi untuk bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas pemeliharaan dan optimalisasi biaya pemeliharaan pada tahun tahun mendatang.
9. !emberikan laporan mengenai kegiatan pengendalian pemeliharaan kinerja sebagai bahan evaluasi bagi manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan.
18. !elakukan Proactive Maintenance dengan okus pada peningkatan kualiikasi en,ineerin, .esi,n dan li0e extension.
11. !elakukan analisa dan optimasi biaya operasi dan pemeliharaan. 12. !embuat dan menyusun laporan kegiatan-kegiatan pemeliharaan.
/lur proses maintenance yang dilakukan bisa dilihat pada bagan seperti berikut
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 5.18 /lur maintenance
Pemeliharaan dilakukan karena ada 2 sebab yaitu 0
1. $arena adanya laporan kerusakan ( 0ault reportin, dari operator 2. $arena memang sudah dijadwalkan untuk perawatan berkala.
Pada dasarnya ada dua jenis maintenance yang dilaksanakan di P". P)B UP *resik, yaitu pemeliharaan jangka pendek dan pemeliharaan jangka panjang.
3.21 Pe#el'haraan -angka Pen"ek
Pemeliharaan ini termasuk jenis Pemeliharaan 3utin, baik yang terencana maupun tak terencana yang dilakukan terutama untuk tetap menjaga keandalan Unit Pembangkit. 1. %! ( 3IRST &I$" M#I$T"$#$C"
• %! ( 3irst &ine Maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang dilakukan pada saat unit atau peralatan sedang beroperasi atau siaga ( stan. by
• $egiatan Corrective #ction yang terintegrasi dengan kegiatan Patrol Check yang dilakukan oleh :perator.
7- PR"8"$TI8" M#I$T"$#$C"
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
• Pemeliharaan rutin yang dilakukan atas dasar interval waktu (hari, minggu, bulan, jam operasi, atau kali operasi yang telah ditetapkan lebih dulu.
• Pelaksanaan preventive maintenance dilakukan tanpa harus melakukan shutdown unit pembangkit.
• Preventive Maintenance dilakukan sendiri oleh sta pemeliharaan rutin. 9- PR"%ICTI8" M#I$T"$#$C"
• Pemeliharaan yang dilakukan atas dasar hasil diagnosa atau con.ition monitorin, serta kajian 0ailure analysis berdasarkan timbulnya suatu gejala kerusakan yang dapat diketahui secara dini, sehingga pemeliharaan dapat dilakukan tepat sebelum terjadinya kerusakan atau kegagalan.
• !erupakan kegiatan monitoring secara berkala atas dasar interval waktu, interval operasi atau kriteria atau kriteria tertentu lainnya yang ditetapkan lebih dulu.
:- CRR"CTI8" M#I$T"$#$C"
• $egiatan pemeliharaan atau perbaikan peralatan yang tidak terjadwal serta dengan cakupan yang tidak terlalu luas.
• Suatu pemeliharaan yang dilakukan untuk mengembalikan (termasuk memperbaiki dan a.justment peralatan yang tak bekerja atau berungsi sebagaimana mestinya.
;- "M"R'"$CY M#I$T"$#$C"
• Suatu pemeliharaan yang harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan atau akibat lain yang lebih serius.
• $asus emer,ency terjadi dimana unit mengalami 0orce outa0e sehingga penanganan kerusakan atau kelainan pada emergency maintenance harus
dilakukan segera pada prioritas tinggi.
Perbedaan utama "mer,ency Maintenance dengan Corrective Maintenance terletak pada tingginya dampak terhadap operasional Unit maupun keselamtan kerja dan
keselamatan instalasi ( sa0ety
3.2.2 Pe#el'haraan -angka Panjang
Pemeliharaan ini termasuk jenis Pemeliharaan <on 3utin yang terencana semua sumber dayanya (S!, !aterial, dan &aktu Pelaksanaan sebelum pelaksanaannya. )enis
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
pemeliharaan yang sudah direncanakan sebelumnya dan dilakukan secara rutin berdasarkan waktu tertentu.
5- 8"R(#1&
• Suatu pemeliharaan menyeluruh semua peralatan system yang termasuk dalam satu paket inspeksi untuk mengembalikan pada kondisi semula.
• !erupakan suatu paket pekerjaan besar yang terjadwal untuk pemeriksaan yang luas dan perbaikan dari suatu item atau peralatan besar untuk mencapai kondisi yang layak.
7- "$'I$""RI$' 2 PR<"CT 2 M%I3IC#TI$
• Suatu yang dilakukan untuk suatu proyek atau modiikasi peralatan atau unit, baik untuk mengembalikan atau menambah kemampuan dan keandalan peralatan atau unit.
• Pekerjaan ini bisa bersiat menambah asset atau bisa juga hanya menyempurnakan kinerja peralatan atau unit. Bila dalam pemeliharaan tersebut ditemukan kerusakan, maka rendal akan mengeluarkan surat work or.er untuk proses repairing ataupun penggantian part (corrective repair bila diperlukan.
ari kerusakan-kerusakan yang telah terjadi maka akan dibuatlah report yang akan dievaluasi. 'asil evaluasi tersebut kemungkinan akan berdampak pada 0
1. ilakukannya identiikasi tentang pengoptimalan pemeliharaan, bila memang kurang optimal maka aka nada usaha dari rendal pemeliharaan sendiri untuk mengoptimalkan kinerjanya.
2. Perubahan manajemen en,ineerin, bila memang kerusakan itu berasal dari manajemen yang salah.
5. !onitoring =ey Per0ormance In.icator )=PI* atau bisa disebut dengan parameter keberhasilan. !onitoring digunakan untuk melihat apakah parameter keberhasilan bisa tercapai atau tidak.
3.2.3 )truktur +rgan'sas' Pe#el'haraan
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 5.11 Struktur organisasi
3.3 Manaje#en Pe#el'haraan 3.3.1 Pe#el'haraan Preventive
"ugas pokok ungsi pemeliharaan preventive adalah 0
1. !engkoordinasi dan melaksanakan pemeliharaan preventive sesuai dengan program yang dibuat oleh ungsi perencanaan dan pengendalian pemeliharaan, agar tepat waktu dan sesuai sasaran.
2. !engupdate datar riwayat dan realisasi pemeliharaan preventive Unit Pembangkitan untuk kepentingan evaluasi pemeliharaan dan pembuatan laporan.
5. !empersiapkan kebutuhan material untuk mendukung kegiatan pemeliharaan preventive.
6. !embuat laporan mengenai hasil pemeliharaan preventive, realisasi isik program pemeliharaan, dan realisasi pemakaian anggaran pemeliharaan untuk bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas pemeliharaan dan optimalisasi biaya pemeliharaan pada
tahun-tahun mendatang.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
3.3.2 Pe#el'haraan Predictive
"ugas pokok ungsi pemeliharaan pre.ictive adalah 0
1. !engkoordinasi dan melaksanakan pemeliharaan pre.ictive sesuai dengan program yang dibuat oleh ungsi perencanaan dan pengendalian pemeliharaaan, agar tepat waktu dan sesuai sasaran.
2. !engupdate datar riwayat dan realisasi pemeliharaan pre.ictive Unit Pembangkitan untuk kepentingan evaluasi pemeliharaan dan pembuatan laporan.
5. !empersiapkan kebutuhan material untuk mendukung kegiatan pemeliharaan predictive.
6. !embuat laporan mengenai hasil pemeliharaan pre.ictive, realisasi isik program pemeliharaan, dan realisasi pemakaian anggaran pemeliharan untuk bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas pemeliharaan dan optimalisasi biaya pemeliharaan dan
optimalisasi biaya pemeliharaan pada tahun-tahun mendatang.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
3.3.3 Pe#el'haraan Corrective "an Emergency
"ugas pokok ungsi pemeliharaan corrective dan emer,ency adalah 0
1. !engkoordinasi dan melaksanakan pemeliharaan corrective .an emer,ency sesuai dengan kerusakan atau gangguan yang terjadi serta mengkoordinasikannya dengan ungsi perencanaan dan pengendalian pemeliharaan, agar perbaikan yang dilakukan dapat tepat waktu dan peralatan yang diperbaiki dapat segera beroperasi kembali.
2. !engkoordinir regu corrective dan emer,ency maintenance yang diperbantukan pada UB'ar pada saat pekerjaan inspeksi yang dilakukan oleh UB'ar.
5. !engupdate datar riwayat dan realisasi pemeliharaan corrective dan emer,ency Unit Pembangkitan untuk kepentingan evaluasi pemeliharaan dan pembuatan laporan.
6. !empersiapkan kebutuhan material untuk mendukung kegiatan pemeliharaan corrective dan emer,ency.
;. !embuat laporan mengenai hasil pemeliharaan corrective dan emer,ency, realisasi isik program pemeliharaan, dan realisasi pemakaian anggaran pemeliharan untuk bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas pemeliharaan dan optimalisasi biaya pemeliharaan dan optimalisasi biaya pemeliharaan pada tahun-tahun mendatang.
3. Pr&ses Repairing
3epairing merupakan perbaikan pada suatu peralatan = part , dalam konteks ini peralatan tersebut tidak sampai diganti dengan yang baru. i P". P)B UP *resik proses repairin, merupakan salah satu pekerjaan yang dilakukan oleh 3endal Pemeliharaan, dimana repairin, sendiri merupakan bagian dari maintenance yang dilakukan dalam pemeliharaan rutin ( preventive, pre.ictive dll bila ditemukan suatu kerusakan maka akan dilakukan proses repairing oleh teknisi yang alurnya bisa dijelaskan dalam bagan dibawah 0
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
*ambar 5.12 Proses 3epairing
Bila dalam ase pemeliharaan dilakukan pemeriksaan rutin (P!, Pd!, dll ataupun bagian produksi menemukan suatu kelainan pada mesin, maka akan dilakukan proses repairin, . Proses repairin, tersebut bisa dilakukan oleh unit produksi ataupun 3endal pemeliharaan (seperti telah dijelaskan pada konsep maintenance yang nantinya akan berakhir dengan pengeluaran surat work or.er untuk proses repairing. Sedangkan peralatan yang diperlukan dalam proses repairin, sendiri telah disediakan oleh bagian inventory P". P)B UP *resik.
3.% Pe#el'haraan Per'&"'k
Pemeliharaan periodik dibedakan menjadi tiga macam yaitu 0 1. Simple Inspection )SI*
Pemeliharaan jenis simple inspection dilakukan setiap jam kerja mesin mencapai >888 dan 26888 dihitung sejak awal mesin dioperasikan. Scoope pekerjaan pada jenis pemeliharaan simple inspection hanya dilakukan pada alat-alat bantu dan perlengkapan
mesin utama yaitu 0
a. Penggantian gland packing b. pemeriksaan katup katup
c. penggantian pelumas pada alat bantu
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
d. pembersihan pada alat pendingin dan pemanas e. penyetelan alat pengatur
. kalibrasi alat ukur
g. pengujian alat pengaman
2. Mean Inspection
a. Pemeliharaan jenis mean inspection dilakukan setiap jam kerja mesin mencapai 17.888
b. scoope pekerjaan pada pemeliharaan jenis pemeliharaan mean inspection meliputi penggantian komponen pada alat bantu yang ada batas jam kerjanya.
c. isamping pemeliharaan alat alat bantu, pemeliharaan jenis !# juga dilakukan pemeriksaan komponen pada mesin utama.
5. Serious Inspection
a. Pemeliharaan jenis S# dilakukan pada setiap jam kerja mesin mencapai 52.888 b. scope pekerjaan pada pemeliharaan jenis S# meliputi penggantian komponen pada
alat alat bantu dan komponen pada mesin utama.
c. Untuk siklus pemeliharaan periodic selanjutnya dimulai kembali dari 8 terhitung sejak pemeliharaan S#.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
BAB I/
PEMELIHA*AAN 9+NDEN)E* PADA PLTU UNIT 3 DAN
.1 Pengert'an 9&n"enser
4ondenser adalah suatu alat yang berungsi untuk mengubah ase uap menjadi ase air. proses kondensasi dilakukan dengan cara mengalirkan uap ke dalam suatu ruangan yang berisi pipa-pipa (tubes. Uap mengalir di luar pipa-pipa (shell side sedangkan air sebagai pendingin mengalir di dalam pipa-pipa (tube side. 4ondenser seperti ini disebut condenser tipe surace (permukaan. /ir pendingin diambil dari sumber yang cukup persediannya, yaitu dari danau, sungai atau laut.
Proses perubahan uap menjadi air terjadi pada tekanan dan temperatur jenuh (Temperatur jenuh a.alah temperatur ketika uap air yang terkandung dalam udara mulai mengembun jika udara didinginkan pada temperatur tertentu. Pada tekanan atmosir suhu
jenuh air adalah 188 °
4, dalam hal ini kondensor berada pada kondisi vakum. $arena temperatur air pendingin sama dengan temperatur udara luar, maka temperatur air kondensatnya maksimum mendekati temperatur udara luar. /pabila laju perpindahan panas terganggu, maka akan berpengaruh terhadap tekanan dan temperatur.
4ondenser dibagi menjadi dua jenis, yaitu 0
1. 4ondenser kontak langsung (irect 4ontact 4ondenser=)et 4ondenser.
Prinsip kerjanya yaitu dengan mencampurkan uap dan air pendingin yang di sprey kan dalam satu tabung sehingga terbentuk air kondensate dan bias anya campuran air yang digunakan adalah air tawar. 4ondensor jenis ini biasanya digunakan pada P%"P.
2. 4ondenser Permukaan (Surace 4ondenser.
Prinsip kerjanya yaitu air pendingin dan uap yang didinginkan terpisah, air pendingin berada didalam pipa-pipa (tubes, media pendingin biasanya
menggunakan air laut (untuk lokasi yang berdekatan dengan air laut sedangkan uap
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
yang terkondensasi didalam cangkang (shell kemudian ditampung dan masuk ke dalam hotwell.
.2 K&#$&nen 9&n"enser
4ondenser dilihat berdasarkan aliran air pendingin terdapat dua macam, yaitu satu lintasan (single pass atau dua lintasan (double pass.
$omponen utama dari condenser terdiri dari 0 1. Selongsong (shell
Selongsong merupakan tubuh kondensor yang terluar dan berisi tabung penukar panas (tube. Steam dari turbin akan memasuki ruang pada bagian dalam shell ini dan di luar tube-tube pendinginan, steam yang terkondensasi di dalam shell akan ditampung pada bagian bawah shell (hotwell .
2. Pipa dan pemegang pipa (tube plates .an tubes
Pipa pada condenser berungsi sebagai proses penyerapan panas (penyerapan panas oleh air pendingin pada steam sehingga steam terkondensasi, sehingga desain dan material tube sangat mempengaruhi kinerja kondensor, jenis material tube yang digunakan adalah J #lumunium brass> .
5. 3uang air (water boK
&ater boK berupa terminal air pendingin sebelum masuk maupun keluar dari tube-tube. 3uang-ruang air pada sisi masuk dan masing-masing mempunyai lubang lalu orang (manhole, biasanya posisinya terletak di depan dan ada sekitar 6 lubang manhole untuk satu jenis condenser. dengan adanya dua sistem laluan, maka pencucian setengah kondensor dapat diakukan pada beban rendah. )ika terdapat udara yang terjebak pada water boK (sisi air pendingin, maka solusinya dipasang venting pump atau priming pump. Udara dan non condensable gas pada sisi uap dikeluarkan dari kondensor dengan ejector atau pompa vakum.
6. 3uang kondensat (hotwell
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
3uang kondensat dilaskan pada sisi selongsong yang menampung semua kondensat dan dilengkapi dengan gelas penduga dan lubang lalu orang. 3uang kondensat adalah ruang untuk menampung air hasil kondensasi dari uap. air kemudian di pompa lagi oleh condensat pump untuk kemudian dialirkan lagi ke deaerator untuk dimasukkan lagi kedalam boiler.
*ambar 1. 4ondenser P%"U *resik unit 6/ Spesiikasi con.enser P%"U unit 5 + 6 0
"ype 0 'oriContal surace type
3everse low
<o. o passes 0 "wo Passes
&ater boK 0 ivided water boKes
:uter diameter 0 2; mm
"hickness 0 1,2; mm
8,; mm "otal Euantity 0 1;.157 tubes
(o which, 78> tubes or the cooling air Cone
#ective length 0 >.989 mm
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
:verall length 0 >.97? mm "hickness o shell plate 0 17,19 mm "hickness o tube plate 0 2> mm "hickness o tube support plate 0 15 mm
4onnecting method 0 connected with stainless steel eKpansion joint.
&ater boK inside treatment 0 <eoprene 3ubber %ining "ube material 0 /luminium brass
'idrostatic test pressure Shell
&ater boK 0 5.6; kg= cm2g (/t the lowest part
esign absolut pressure 0 7; mm'g.abs
&ater @elocity in tube 0 2 m = sec
4leanliness actor 0 >; L
4irculating water capacity 0 21.778 4irculating water inlet temperatur 0 58 4M 4irculating water outlet tamperatur 0 59.>9 4M "otal eective tube surace 0 18.;98
'ot well capacity 0 5; m5
Batasan operasi 0
• "ekanan condenser tidak boleh menyebabkan kebasahan condensasi uap turbin melebihi 12 L ( wetness 12L .
• 4irculating water inlet = outlet temperatur 0 58M 4 = 59.>9M 4
• "ekanan condenser 0 7; mm'g /bs
Pengaman tekanan condenser 0
- @acum 75; mm'g 0 /larm vacuum low.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
- @acum ;?2 mm'g 0 "urbin trip.
.3 Pe#el'haraan 9&n"enser
Pemeliharan condenser diperlukan untuk meningkatkan kehandalan, pemeriksaan dan pengawasan lainnya terhadap kondensor dilakukan untuk menjaga condenser selalu tetap beroperasi pada kondisi terbaiknya. 4ondenser agar tetap bekerja sesuai standard atau sesuai spesiikasi, maka diperlukan alat bantu untuk mendukung kinerja agar lebih optimal, seperti 0 Steam )et /ir #jector (S)/#, 4&P (circulating water pump dan condensate pump.
Pemeliharaan condenser di klasiikasikan berdasarkan 5 tipe, yaitu Preventive, :verhaul dan 4orrective.
• Scope preventive meliputi pemeriksaan rutin, seperti contoh untuk pemeliharaan condenser anatara lain 0 pemeriksaan peralatan pendukung=penunjang seperti inlet + outlet condenser, pemeriksaan valve, pemeriksaan errous pump, taprogge, pengecekan grease, level minyak, dll.
• Scope :verhaul meliputi perbaikan, seperti contoh 0 retubing condenser, pengecekan ketebalan coating tube condenser, perbaikan saluran piping, scrubber
(conditioning, cek kebocoran 0
- 006line+ pengecekan dapat dilakukan dengan cara merendam tube dengan air make up yang dipompa oleh condensate pump.
- n6line+ pengecekan dilakukan dengan cara memanaatkan kevakuman dari condenser, dengan menggunakan koran bekas sebagai media penguji kebocoran.
• Scope 4orrective berdasarkan Work r.er , sperti contoh 0 perbaikan pada kerusakan pada alat penunjang condenser, seperti valve, pompa, dll. Selain itu dapat juga dilakukan perbaikan kebocoran tube condenser, seperti plugging.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
Indicator kerusakan pada condenser 0 1 "urunnya vakum
2 $ebocoran tube condenser 5 $erusakan kemurnian kondensat
ouling yang menempel pada sisi permukaan tube, itu akan berpengaruh terhadap kinerja condenser meskipun lapisan kerak hanya tipis. hilangnya tekanan dalam tube (pressure drop dan perbedaan suhu antara uap dan outlet air pendingin, yang disebabkan oleh kontaminasi. :leh karena itu, perlu dilakukan pembersihan. berdasarkan tipe scale (pelapisan dan kondisi permukaan bagian dalam tube, metode pembersihan bagian dalam tabung seperti sikat nylon, bola karet, dan high pressure water jet dapat diterapkan pada condenser , Selain itu diperlukan persiapan percobaan dan melaksanakan operasi pembersihan setelah mengkonirmasi bahwa tidak ada kerusakan yang dilakukan pada
tabung.
"indakan rutin yang biasa dilakukan oleh operator untuk menjaga perormance condenser, antara lain 0
1 "approgge ball cleaning system 2 Back wash air pendingin
5 Sistem injeksi $lorin (4hloropac 6 Sistem Injeksi errous Sulat
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
.3.1 Ta$$r&gge Ball 9lean'ng ):ste#
!etode pembersihan tube-tube condenser dengan menggunakan bola-bola karet yang berdiameter 27 mm, Bola dimasukkan ke dalam line inlet condenser sehingga diharapkan bola-bola karet tersebut dapat mendorong kotoran yang tersumbat di dalam tube. Ball cleaning dilakukan sehari satu kali sirkulasi.
a
b ;
*ambar ;.1. (a Instalasi ball cleaning, (b 3eceiver, (c Pompa ball cleaning
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
.3.2 Ba;k <ash
!embersihkan tube - tube condenser dari kotoran yang terbawa oleh air laut yang dapat menyumbat tube - tube pada bagian inlet tube (water boK dengan cara mengubah arah aliran berkebalikan sehingga kotoran yang menyumbat dapat terbawa oleh air. Back wash dilakukan sehari sekali selama 58 menit.
(a
(b
*ambar ;.2. (a low diagram backwash, dan (b 4ontrol panel backwash
)urusan "eknik !esin akultas "eknik
.3.3 )'ste# 'njeks' kl&r'n 9hl&r&$a;
!encegah biota-biota laut masuk ke dalam sistem air pendingin, maka pada sisi intake screen diinjeksikan larutan klorin yang dihasilkan dari sistem chloropac. Biota-biota laut yang terdapat pada aliran air laut dapat mengganggu proses pertukaran panas pada sistem tersebut, $lorin berungsi untuk melemahkan biota laut agar tidak dapat tumbuh dan berkembang di dalam sistem air pendingin (bioouling.
*ambar ;.5. 4hlorin plant .3. )'ste# Injeks' ,err&us )ul8at
Injeksi errous berungsi untuk mencegah agar tube-tube condenser dan tube-tube 4&'# tidak mengalami korosi dengan cara melapisi sisi bagian dalam tube-tube condenser errous sulat diinjeksikan pada aliran air pendingin masuk condenser dengan sasaran memberikan lapisan e5:6 sebagai pelindung pada permukaan pipa. e5:6 yang
terbentuk membentuk lapisan ilm menempel pada inner pipe dan memberikan perlindungan terhadap serangan korosi dan erosi. $apasitas injeksi 1,; m5=h dengan
proporsi yang di injeksikan ke condenser sisi / N 68L, sisi B N 68L dan untuk 4&'# sisanya yaitu 28 L. Injeksi dilakukan sehari satu kali selama satu jam.
)urusan "eknik !esin akultas "eknik