1 BAB I
PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Singkat Shopee
Shopee merupakan sebuah e-commerce yang memiliki kantor pusat yang berada di Singapura. Shopee ini dinaungi oleh SEA Group. Singapura merupakan negara pertama dimana Shopee diluncurkan atau didirikan.
Shopee didirikan di Singapura pada tahun 2015. Setelah itu Shopee memperluas jangkauannya sampai ke Thailand, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Taiwan dan Filipina. Tahun 2019 Shopee menjadikan negara Brazil sebagai negara pertama di luar Asia yang mana Shopee didirikan (Shopee, 2020)
Gambar 1.1 merupakan sebuah logo yang dimiliki oleh Shopee. Pada bulan Desember tahun 2015 Shopee secara resmi diperkenalkan di Indonesia pada dibawah naungan PT Shopee Internasional Indonesia dengan CEO nya yaitu Chris Feng. Chris Feng yang mengusung bisnis C2C mobile marketplace, yang mana memberikan kesempatan untuk para penggunanya dapat menggunakan dan mengoperasikan aplikasi Shopee yang telah tersedia dan dapat diunduh menggunakan iOS dan Android.
Sumber : Shopee (2020)
Sumber : www.Shopee.co.id Invalid source specified.
Gambar 1. 1 Logo Shopee
2
Shopee berfikir dengan kemampuan teknologi yang semakin maju, hal tersebut dapat menjadikan dunia menjadi lebih berkualitas lagi dengan tersedianya sebuah platform yang praktis. Maka dari itu hal tersebut dapat memungkinkan situasi yang dapat menghubungkan antara penjual dan juga pembeli secara langsung tanpa bertemu. Dengan adanya perkembangan teknologi yang dapat berbelanja melalui ponsel, Shopee menciptakan sebuah tujuan agar dapat meningkatkan platform yang dibuat menjadi lebih mudah bagi penggunanya. Sejak awal peluncurannya di Indonesia, Shopee mengalami perubahan yang semakin membaik dengan pesat (Shopee, 2020).
1.1.1 Visi dan Misi perusahaan Visi Shopee:
Menjadi mobile marketplace nomor 1 di Indonesia.
Misi Shopee:
Mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi seluruh penjual di Indonesia.
1.1.2 Produk dan Layanan
Shopee menawarkan berbagai macam produk yang terbagi menjadi 26 kategori besar, yaitu :
1. Makanan & Minuman 2. Perawatan & Kencantikan 3. Handphone & Aksesoris 4. Ibu & Bayi
5. Fashion Muslim 6. Perlengkapan Rumah 7. Pakaian Pria
8. Pakaian Wanita 9. Kesehatan
10. Komputer & Aksesoris 11. Fashion & Anak 12. Sepatu Pria
13. Sepatu Wanita 14. Tas Pria 15. Tas Wanita 16. Jam Tangan 17. Elektronik
18. Aksesoris Fashion 19. Hobi & Koleksi 20. Fotografi
21. Olahraga & Outdoor 22. Otomotif
23. Buku & Alat Tulis 24. Voucher
3 25. Serba Serbi 26. Souvenir & Pesta
1.2 Latar Belakang
Teknologi yang minim pada jaman sebelumnya membuat adanya teknologi yang lebih maju seperti sekarang. Saat itu membuat segala kebutuhan memang harus dilakukan dengan cara langsung tanpa perantara.
Yang dimaksud disini adalah jika seseorang berbelanja, maka seseorang tersebut memerlukan informasi untuk ke sebuah toko dimana barang yang diinginkan tersedia, berbeda dengan sekarang dimana semua orang dapat membeli dengan hanya diam di rumah tanpa perlu keluar rumah dan datang ke sebuah toko. Internet pada saat itu belum ada dan hanya mengandalkan ponsel seluler yang hanya dapat mengirim dan menerima sms dan telephone.
Namun seiring berkembang dan canggihnya jaman, teknologi akan semakin dibutuhkan oleh semua orang dan semua umur. Internet merupakan salah satu teknologi yang sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi semua orang baik untuk pekerjaan, pendidikan, hiburan ataupun yang lainnya. Menurut para ahli, Internet adalah sebuah jaringan-jaringan komputer yang terkoneksi juga dengan jaringan lainnya dan memiliki cakupan yang sangat luas agar pengguna mendapatkan informasi dari jaringan tersebut. Dalam memanfaatkan internet, hal ini ternyata dapat membantu pertumbuhan sebuah ekonomi baru yang dapat dikenal dan disebut dengan ekonomi digital, maka dari itu terciptalah sebuah bisnis baru yaitu bisnis online. Salah satunya melahirkan e-commerce baru. Menurut Laudon & Traver (2017:9) pengertian e-commerce merupakan sebuah proses transaksi dimana pembeli dan penjual melakukan interaksi secara elektronik menggunakan perangkat seperti handphone ataupun komputer dibawah kendali perusahaan. e- commerce merupakan suatu hal yang dimana memanfaatkan sebuah internet sebagai transaksi bisnis, sehingga semua orang akan merasa semakin
4
dimudahkan dalam melakukan jual beli kapanpun dan dimanapun tanpa membuang waktu dan tenaga.
Menurut McKinsey & Company yang mana merupakan multinational management consultant memprediksi bahwa perkembangan industri e- commerce di Indonesia akan tumbuh dengan baik dan cepat selama 2017- 2022. Hal tersebut dapat menghasilkan US$20 juta dan menyediakan sebanyak 26 juta lapangan pekerjaan. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat data pertumbuhan e-commerce di dunia tahun 2020 pada gambar 1.2 berikut :
Berdasarkan pada gambar 1.2 menunjukan bahwa Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara dengan pertumbuhan e- commercenya baik. Pada saat ini di Indonesia banyak berbagai macam marketplace e-commerce yang sudah bermunculan seperti Shopee, Tokpedia, Bukalapak, Lazada dll. Hal tersebut membuat timbulnya sebuah persaingan antara penjual maupun marketplace itu sendiri. Persaingan ini membuat mereka berlomba untuk mempromosikan perusahaannya dalam menarik perhatian konsumen. Persaingan e-commerce di Indonesia tahun 2020 dapat dilihat pada gambar 1.3 berikut :
Sumber: Databoks (2020)
Gambar 1. 2 Pertumbuhan E-Commerce di Dunia Tahun 2020
5 Gambar 1. 3 Persaingan E-Commerce di Indonesia Tahun 2020
Berdasarkan data pada gambar 1.3 diketahui bahwa peringkat pertama e-commerce ditempati oleh aplikasi Shopee dengan sembilan puluh tiga juta pengguna periode 2020. Dari data di atas Shopee menempati posisi pertama sebagai e-commerce yang paling diminati masyarakat dengan melihat bagaimana jumlah kunjungan setiap bulan pada kuartal II-2020. Tidak hanya itu, Shopee menempati urutan pertama pada aplikasi AppStore dan Playstore.
Dengan adanya data tersebut, hal ini cukup dapat membuktikan bahwa Shopee merupakan e-commerce yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia.
Karena hal tersebut, penulis berminat untuk menggunakan Shopee sebagai objek dalam penelitian ini dikarenakan Shopee merupakan e-commerce peringkat 1 dan juga terbesar di Indonesia yang melakukan model bisnis marketplace, yang membuat banyak individu dapat membuka toko online dan mengolahnya secara gratis. Tidak hanya itu, Shopee juga merupakan salah satu perusahaan e-commerce yang menggunakan media sosial sebagai jembatan untuk berkomunikasi menghubungkan antara perusahaan dengan konsumen.
Sumber: Databoks (2020)
6
Dilihat dari hasil data di atas dimana setiap e-commerce mempunyai kunjungan berbeda-beda, sehingga hal tersebut dapat membuktikan bahwa setiap e-commerce mempunyai kekurangan dan juga kelebihan masing- masing yang mana menjadikan sebuah pertimbangan untuk konsumen dalam memilih e-business/e-commerce yang nantinya ingin digunakan.
Untuk perusahaan seperti e-commerce yang mana berbasis teknologi dan informasi diharuskan untuk tetap dapat terus meningkatkan competitive advantage agar dapat memenangkan persaingan dengan perusahaan dalam memberikan kepercayaan terhadap konsumen dan juga dapat membuktikan bahwa e-commerce tersebut mempunyai kelebihan yang berbeda dengan perusahaan e-commerce lainnya. Adapun cara untuk membuktikannya yaitu salah satunya menggunakan Teknik digital marketing seperti menjadikan media sosial untuk dimanfaatkan sebagai salah satu strategi marketing secara digital.
Berkembangnya strategi digital marketing ini dikarenakan tingkat efektifitasnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan strategi pemasaran tradisional. Salah satu teknik digital marketing yang kerap digunakan adalah penggunaan selebriti atau orang terkenal sebagai brand ambassador suatu produk dan juga mengandalkan brand image. brand ambassador dan brand image dipercaya dapat mempengaruhi konsumen dalam mempromosikan produk agar produk yang dijual memiliki ciri khas yang berbeda. Untuk brand ambassador sendiri didukung oleh Gita & Setyorini (2016) bahwa brand ambassador merupakan seorang tokoh yang cukup dikenal dan mereka dipilih untuk menjadi sebuah alat pemasaran dari sebuah produk yang diiklankan.
Identitas yang dimaksud merupakan seseorang yang terkenal seperti actor, atlet, public figure dan lain sebagainya yang memang memungkinkan dapat memberikan kesan baik dalam memasarkan suatu produk dan juga mampu menyampaikan informasi yang lengkap dan tepat sasaran yang diharapkan oleh perusahaan. Sedangkan untuk brand image menurut Keller & Kotler
7 (2016:61) menyatakan jika brand image sebagai “The perceptions and beliefs held by consumer, as reflected in the associations held in consumer memory”.
Jika diartikan menjelaskan bahwa sebuah persepsi dan keyakinan yang dianut oleh konsumen sesuai dengan apa yang ada dalam ingatan konsumen. Persepsi ini muncul dapat dikarenakan pengalam konsumen sebelumnya terhadap produk yang pernah di beli. Sehingga dimana semakin baik citra perusahaan / produk akan semakin percaya juga konsumen untuk membeli dan tertarik terhadap produk atau merek yang dijual.
Dalam penggunaan brand ambassador dalam mempengaruhi keputusan pembelian menurut Percy & Rossiter dalam jurnal Samosir et.al (2016) mengungkapkan bahwa mereka harus memiliki empat karakteristik yang perlu disesuaikan dengan communication objective. Atribut tersebut yaitu VisCap atau bisa disebut dengan visibility, credibility, attraction, dan power. Sehingga dengan adanya pengaruh yang besar dan baik dari brand ambassador maka diharapkan dapat memenuhi tujuan perusahaan yaitu agar suatu produk yang akan dijual memiliki ciri khasnya tersendiri atau biasa disebut dengan trendsetter sehingga dapat memungkinkan untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan pembelian produk. Dalam mempengaruhi keputusan pembelian menggunakan brand ambassador sendiri perusahaan haruslah tepat dikarenakan dianggap mewakili citra produk perusahaan atau brand image. Terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk menjadikan brand ambassador pada merek tersebut yaitu validitas yang dimana popularitas brand ambassador dapat ditentukan dengan banyaknya penggemar dan seberapa sering brand ambassador perusahaan tampil didepan khalayak (Appearance). Kredibilitas brand ambassador yang dapat memberikan keyakinan kepada konsumen terhadap produk dan yang terakhir adalah daya tarik dari brand ambassador tersebut di mata konsumen .
8
Akan tetapi menurut Heppiana et.al (2019) selain brand ambassador, Korean wave juga merupakan sebuah trend dalam strategi pemasaran.
Menurut Chung et.al (2005) Korean Wave atau hallyu dalam bahasa Korea didefinisikan sebagai sebuah ekspansi secara besar-besaran dimana budaya korea dan produk Korea masuk ke berbagai negara dan dapat diterima oleh negara itu sendiri. Sedangkan Menurut Mil et.al (2017) hallyu merupakan sebuah fenomena bagaimana budaya Korea masuk media massa. Pada strategi biasanya dapat dilakukan dengan menjadi sponsor dalam pembuatan musik video Korea, drama, film ataupun acara lainnya. Sehingga bisa disimpulkan bahwa Korean wave sendiri merupakan sesuatu hal yang masih berhubungan dengan drama Korea, film ataupun K-Pop industri musiknya. Hal tersebut dapat diperkuat dengan adanya Twitter setiap menjelang akhir tahun akan merilis data statistik. Tahun ini twitter berhasil membuat data peringkat negara dengan antusiasme tertinggi terhadap k-pop berdasarkan data yang telah terkumpul dari 1 Juli 2019 sampai 30 Juni. Peringkat tersebut dapat dilihat pada gambar 1.4 berikut :
Berdasarkan gambar 1.4 diatas menunjukan bahwa Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara dengan antusiasme terhadap Kpop yang tinggi.
Sumber : Twitter (2020)
Gambar 1. 4 Peringkat Negara Yang Paling Bersemangat Terhadap Kpop
9 Sehingga dengan adanya fenomena Korean Wave terhadap Brand Ambassador, hal tersebut membuat Brand Ambassador Kpop menjadi sebuah tren strategi pemasaran yang digunakan oleh banyak perusahaan di Indonesia.
Dapat dilihat pada gambar 1.5 berikut :
Sesuai pada gambar 1.5 sudah cukup membuktikan bahwa pada saat ini memilih brand ambassador Kpop sudah menjadi sebuah pilihan utama bagi perusahaan di Indonesia.
Hal ini dianggap sangat efektif dalam mempromosikan produk.
Semakin banyaknya perusahaan yang menggunakan Brand Ambassador dan meningkatkan Brand Image membuat masyarakat atau calon konsumen semakin pintar dalam meembuat keputusan pembelian. Penelitian lain yang telah dilakukan dan dapat mendukung penelitian ini antara lain, Mardiani (2018) mengungkapkan jika variabel Brand Ambassador berpengaruh cukup signifikan terhadap Purchase Intention konsumen. Dengan begitu maka perusahaan dapat menggunakan Brand Ambassador untuk meningkatkan keputusan pembelian.
Sumber : Liputan6 (2020)
Gambar 1. 5 Brand Ambassador Di Indonesia
10
Dengan dengan dengan adanya trend Brand Ambassador kpop di Indonesia, Shopee yang merupakan salah satu dari bisnis online di Indonesia melakukan kegiatan promosi untuk meningkatkan Purchase Intention konsumen dengan menggunakan selebriti atau Brand Ambassador kpop sebagai salah satu strategi mereka. Tepat pada tanggal 11 November 2020 pada siaran pers Shopee, e-commerce Shoppe meresmikan Stray Kids sebagai Brand Ambassadornya. Menggunakan Brand Ambassador dilakukan perusahaan agar dapat menarik minat dari konsumen terutama para kpopers sebutan fans kpop. Menurut CEO Shopee yaitu Chris Feng mengungkapkan bahwa memilih Stray Kids untuk menjadi Brand Ambassador perusahaan merupakan cocok dengan semangat Shopee. Chris Feng juga menyebut dengan prestasi mereka sebagai penyanyi yang berbakat dan memiliki prestasi di bidang musik internasional, Stray Kids merupakan sebuah citra yang sempurna bagi Shopee (Rosmayanti, 2020) . Stray Kids sebagai Brand Ambassador Shopee dapat dilihat pada 1.7 berikut:
Pada gambar 1.7 Shopee memberi iklan bahwa Stray Kids memang sudah menjadi brand ambassador Shopee. Stray Kids sendiri merupakan Boy Group besar yang berasal dari Korea Selatan. Stray Kids sangat terkenal dikalangan kpopers di dunia termasuk Indonesia. Hal tersebut dapat diperkuat
Sumber : Twitter (2020)
Gambar 1. 6 Brand Ambassador Shopee
11 dengan adanya data artis naik daun teratas di dunia yang telah Twitter kumpulkan dari 1 Juli 2019 sampai 30 Juni 2020 pada gambar 1.8 berikut :
Gambar 1. 7 Artis Sedang Naik Daun Teratas Di Dunia
Berdasarkan pada gambar 1.8 menunjukan bahwa pada posisi pertama telah ditempati oleh boy group Stray Kids. Yang mana pada peringkat tersebut menunjukan bahwa Stray Kids merupakan boy group Korea Selatan yang karirnya sedang naik daun di seluruh dunia. Tidak hanya itu Stray Kids juga sering menjadi perbincangan masyarakat di Indonesia, hal tersebut dapat dibuktikan dengan data yang telah Twitter kumpulkan seperti pada gambar 1.9 berikut :
Sumber : Twitter (2020)
Sumber : Twitter (2020)
Gambar 1. 8 Grup Paling Sering di Perbincangkan Di Indonesia
12
Pada gambar 1.9 di atas menunjukan bahwa stray kids merupakan salah satu grup dari Korea Selatan yang sering menjadi perbincangan di Indonesia. Stray Kids sendiri merupakan boy group yang dinaungi oleh agensi JYP Entertainment. Stray Kids terbentuk dan debut melalui acara kompetisi bernama Stray Kids yang ditayangkan di salah satu stasiun Korea yaitu Mnet.
Pada babak final lah Stray Kids akhirnya terbentuk dan akan di debutkan dengan beranggotakan 8 orang. 8 anggota tersebut terdiri dari Lee Know, Bangchan, Hyunjin, Changbin, Felix, Han, I.N dan Seungmin. Tak lama kemudian pada bulan Januari 2018 pihak agency memutuskan untuk merilis album Hellevator sebagai album pre-debut nya bertajuk Mixtape. Setelah itu pada tanggal 5 Maret 2018 pihal JYP mengumumkan akan melakukan debut showcase album mereka dengan bertajuk I am Not yang akan dilaksanakan pada 25 Maret 2018. Lantas diikuti dengan adanya perilisan album terbaru dan debut resmi Straykids yang dilaksanakan satu hari setelah debut showcase tersebut, dan juga ikut dirilisnya Music Video untuk single mereka yaitu District 9.
Nama Stray Kids sempat menjadi ramai diperbincangkan setelah dilakukannya debut showcase yang mana menjadi Trending No.1 di Twitter berbagai negara termasuk di Indonesia. Karena kepopulerannya, mereka berhasil mendapatkan banyak penghargaan. Stray Kids sendiri berhasil masuk nominasi sebanyak 37 kali dan berhasil mendapatkan kemenangan sebanyak 18 kali. Dapat diketahu dengan adanya Stray Kids berhasil meraih banyak pengharagaan maka dapat disimpulkan bahwa boy group Stray Kids ini merupakan grup yang sangat baik dalam menampilkan karyanya. Salah satu penghargaan yang mereka berhasil dapatkan adalah mereka memenangkan nominasi Rookie Of The Year. Rookie of the year sendiri berarti Stray Kids berhasil memenangkan penghargaan sebagai grup pendatang terbaru terbaik pada tahun tahun 2018. Tidak hanya itu, pada tahun 2020 mereka juga memenangkan penghargaan sebagai grup paling terbaik dan paling popular.
13 Dengan resminya Stray Kids sebagai brand ambassador Shopee, diharapkan dapat mempengaruhi keputusan pembelian dikarenakan pastinya konsumen memiliki berbagai persepsi dan referensi terhadap Shopee sebagai pengaruh dari penggunaan brand ambassador tersebut. Shopee sendiri menarik perhatian masyarakat dengan cara sendiri memberi kesempatan kepada siapapun untuk dapat melakukan video call bersama Stray Kids dengan membeli album In One secara diundi, banyak dari stay sebutan fans Stray Kids yang membeli lebih dari 1x atau membeli banyak album sekaligus agar kesempatan untuk mendapatkan kesempatan video call Bersama stray kids semakin besar. Hal tersebut dapat di lihat pada gambar 1.12 berikut:
Stray Kids sempat menghebohkan para kpopers, khususnya stay saat diumumkan menjadi brand ambassador shopee dikarenakan karir stray kids saat ini berada di puncak. Karena hal itu, membuat Shopee mendapat pujian dari berbagai kpopers tidak hanya dari fandom stay saja namun fandom lainnya juga turut memberi pujian. Hal ini mengharapkan antusias yang baik dari kpopers. Kpopers sendiri terkenal dengan fans paling loyal dengan idolnya, yang mana ketika idol mereka menjadi brand ambassador pada suatu produk, maka bisa dipastikkan para fans nya juga akan membeli dan tidak menutup kemungkinan menjadi pengguna setia pada produk tersebut.
Sumber : (Twitter, 2020)
Gambar 1. 9 Video Call Event Stray Kids
14
Menurut YuJin et.al (2018) penggemar dari kpop selalu mengutamakan untuk membeli barang ataupun lainnya yang masih berhubungan dengan idol favorite mereka, terutama jika barang tersbut termasuk langka atau memiliki edisi terbatas. idol fans akan rela membeli barang yang idol kesukaannya terlibat dalam aktivitas tertentu seperti menjadi brand ambassador misalnya.
Tujuan dari hal tersebut merupakan suatu cara untuk menunjukan bahwa mereka selalu mendukung idolanya. Maka dari itu Shopee berusaha untuk menarik banyak simpati dari kpopers baik stay maupun fandom lainnya karena Shopee dengan memberikan special perfomance Stray Kids secara Live di Shopee Live pada acara Shopee 11.11 Big Sale sesuai dengan iklan yang ditampilan pada gambar 1.13 berikut:
Menurut Keller & Kotler (2016:346) “Brand Image is consumers perceptions about a brand, as reflected by the brand associations held in consumers memory” yang artinya bahwa brand image/citra merek adalah persepsi konsumen terhadap sebuah merek, dan tercemin tercermin dari asosiasi merek yang ada dalam ingatan konsumen. Sedangkan menurut Lien (2015) brand image merupakan sebuah penentu bagaimana suatu brand dapat mempengaruhi persepsi subyektif pelanggan dan perilaku konsekuensi dan sudah termasuk sebagai isyarat ekstrinsik ketika konsumen mengevaluasi
Sumber : Shopee (2020)
Gambar 1. 10 Iklan Special Perfomance Stray Kids Shopee 11.11
15 suatu layanan ataupun produk sebelum membeli. Dapat di simpulkan bahwa dalam menciptakan merek dan menanamkan persepsi yang baik kepada konsumen hal tersebut dapat membuat suatu perusahaan lebih mudah dalam menarik konsumen. Oleh karena itu, dalam memenangkan persaingan perusahaan dipaksa agar dapat memiliki sebuah strategi pemasaran yang benar untuk produk yang akan dipasarkan. Semua hal tersebut dilakukan oleh perusahaan agar pembelian pada konsumen dapat meningkat. Brand image sendiri membuat sebagian besar dari konsumen memilih keputusan pembelian yang memah sudah memiliki merek atau nama yang sudah dikenal banyak orang dibandingkan dengan merek atau yang kurang terkenal namun kualitas sama bagus dengan yang merek terkenal. Menurut penelitian oleh Rizki et.al (2019) Brand Image memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Tidak hanya itu penulis juga melakukan pra survey kepada 30 responden pengaruh brand image Shopee terhadap keputusan pembelian pada e-commerce Shopee. Berikut hasil pra survey dalam tabel 1.2 :
Tabel 1. 1 Tabel Pra Survey Brand Image
No Pernyataan Setuju Tidak
Setuju
Presentase Setuju Tidak Setuju 1. Saya Memiliki
persepsi yang baik terhadap Shopee
24 6 80% 20%
2 Desain Shopee mudah digunakan oleh konsumen
24 6 80% 20%
3 Promo Shopee telah memenuhi keinginan konsumen
21 9 70% 30%
Sumber : Data yang telah diolah
Berdasarkan hasil data dari pra survey pada Tabel 1.2 pada variabel brand image mengatakan bahwa Shopee memiliki citra merek yang baik oleh konsumen dan mendapatkan jawaban setuju sebanyak 24 responden dengan presentasi 80%, untuk desain menurut responden desain web ataupun aplikasi
16
mudah digunakan sehingga dapat mempermudah calon pembeli untuk melakukan transaksi penjualan. Sedangkan konsumen juga menganggap bahwa promo shopee telah memenuhi keinginan konsumen dengan mendapatkan setuju sebanyak 21 responden dengan presentasi 70%.
Shopee sendiri memang memberikan promo untuk menciptakan brand image sehingga membuat konsumen tertarik untuk melakukan keputusan pembelian dan memilih Shopee sebagai marketplace yang dipilih untuk membeli sebuah produk yang dibutuhkan. Salah satunya adalah memberikan gratis free ongkir terhadap calon pembeli yang akan melakukan keputusan pembelian pada Shopee. Shopee memberikan promo gratis ongkir min 0 rupiah pada hari hari tertentu salah satunya seperti 1.1 atau 2.2 dan seterusnya dan juga untuk pengguna baru. Selain itu Shopee juga memberikan gratis ongkir dengan minimum belanja dari tiga puluh ribu sampai serratus dua puluh ribu rupiah.
Keputusan pembelian menurut Tjiptono (2016:22) merupakan salah satu bagian dan proses dari perilaku konsumen. Perilaku konsumen merupakan tindakan yang mana secara langsung berhubungan dengan suatu usaha memperoleh, menentukan produk dan jasa, termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan tersebut.
keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen dipengaruhi pula oleh kebiasaan Assauri (2015:139). Menurut Tjiptono (2012) aktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan adalah ikatan emosional yang terjalin antara pelanggan dan produsen setelah pelanggan menggunakan produk dan jasa dari perusahaan dan mendapati bahwa produk atau jasa tersebut memberi nilai tambah.
Sehingga berdasarkan penjelasan yang sebelumnya dijelaskan, Shopee meresmikan stray kids sebagai brand ambassador dan brand image merupakan sebuah cara untuk dapat meningkatkan keputusan pembelian pada Shopee. Akan tetapi belum diketahui secara pasti apakah brand ambassador
17 stray kids dan brand image dapat meningkatkan keputusan pembelian atau tidak. sehingga penulis memutuskan untuk membuat penelitian dengan judul
“Pengaruh Brand Ambassador dan Brand Image Stray Kids terhadap Keputusan Pembelian Pada Shopee “.
1.3 Perumusan Masalah
Budaya Korea yang masuk di Indonesia sangatlah diterima oleh masyarakat. Budaya tersebut dapat disebut dengan Korean wave. Dengan adanya hal tersebut banyak perusahaan di Indonesia yang memanfaatkan adanya Korean wave. Perusahaan di Indonesia saling berlomba untuk memenangkan persaingannya, salah satunya adalah antar situs e-commerce Indonesia. Karena hal tersebut menggunakan brand ambassador dari Korea Selatan menjadi trend pada saat ini, salah satunya adalah e-commerce Shopee.
Shopee sendiri menggunakan brand ambassador dari Korea Selatan untuk membantu perilaku keputusan pembelian consume. Tidak hanya itu fenomena brand image atau citra merek dalam membantu keputusan pembelia juga marak pada saat ini, salah satunya adalah dengan banyaknya tren memberikan promo gratis ongkir. Promo gratis ongkir tersebut berupa voucher free ongkir dua puluh ribu rupiah dan juga adanya voucher cashback yang diberikan kepada penggunanya.
Banyaknya respon baik akan hal tersebut membuat Shopee memilih stray kidz sebagai brand ambassadornya dan voucher gratis ongkir cashback telah menjadi sebuah citra merek bagi Shopee sendiri.
Dengan latar belakang yang telah dipaparkan sebelumnya, pada penelitian kali ini penulis telah mengidentifikasikan masalah sebagai berikut:
1) Bagaimana gambaran Brand Ambassador , Brand Image dan keputusan pembelian di Shopee?
2) Bagaimana pengaruh Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian pada Shopee?
18
3) Bagaimana pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Pembelian di Shopee?
4) Bagaimana Pengaruh Penggunan Brand Ambassador Stray Kids dan Brand Image Shopee Terhadap Keputusan Pembelian Shopee?
1.4 Tujuan Penelitian
Berikut merupakan tujuan penelitian sesuai dengan perumusah masalah yang telah dipaparkan :
1) Mengetahuin gambaran Brand Ambassador, Brand Image dan Keputusan Pembalian di Shopee.
2) Mengetahuin pengaruh Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian di Shopee.
3) Mengetahuin pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Pembelian di Shopee.
4) Mengetahui Pengaruh Brand Ambassador Stray Kids dan Brand Image Shopee terhadap keputusan pembelian
1.5 Manfaat Penelitian 1.5.1 Aspek Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat digunakan bermanfaat untuk lebih menambah wawasan pengetahuan pada era masa kini terutama dibidang digital marketing yaitu e-commerce. Dengan adanya hasil dari adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu untuk memberikan sebuah referensi masukan lebih bagi Shopee agar dapat lebih meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
1.5.2 Aspek Praktisi
Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat membuat informasi dan pengetahuan pihak marketing dan manajemen Shopee Indonesia agar dapat lebih berkembang dalam bidang marketing terutama terkait dengan brand ambassador terhadap keptusuan pembelian.
19 1.5.3 Sistematika Penulisan Tugas Akhir
Penyusunan Sistematika pada penulisan tugas akhir telah dibagi menjadi beberapa bagian/sub-bab dengan sesuai dan tepat dengan sistematika yang benar. Berikut penjabaran penulisannya:
a. BAB I PENDAHULUAN
Pada bagian ini berisi menjelaskan secara umum, singkat dan padat yang mana nantinya menggambarkan isi dari penelitian ini dengan baik dan jelas. Isi bab ini terdiri dari gambaran umum objek penelitian, latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan juga sistematika penulisan tugas akhir.
b. BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini berisi teori literatur tentang bagaimana pemasaran sesuai dengan topik dan variable penelitian yaitu brand ambassador, brand image dan keputusan pembelian dan selanjutnya akan dilajutkan dengan sebuah kerangka pemikiran penelitian dan selanjutnya diakhiri hipotesis jika menag ada dan diperlukan.
c. BAB III METODE PENELITIAN
Pada bagian ini adanya suatu penegasan pada sebuah pendekatan, sebuah metode, dan juga sebuah teknik nantinya akan digunakan untuk dikumpulkan terlebih dahulu dan dianalisis untuk menghasilkan sebuah temuan yang diharapkan dapat menjawab permasalahan pada penelitian ini. bab ini meliputi jenis penelitian, operasionalisasi variabel, populasi dan sampel (untuk kuantitatif) / situasi sosial (untuk kualitatif), pengumpulan data, uji validitas dan reliabilitas, serta teknik analisi data. Bab ini sendiri menguraikan hasil dan pembahasan mengenai permasalahan yang diangkat dari penelitian yaitu analisis mengenai pengaruh brand ambassador kpop stray kids dan brand image terhadap keputusan pembelian di Shopee.
20
d. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil dan pembahasan yang telah diperoleh dari penelitian ini akan diolah kembali dengan secara sistematis seduai dengan perumusan masalah dan tujuan yang telah dibuat sebelumnya sehingga setelah itu peneliti akan menyajikan dalam bentuk sub-judul berbeda. Bab ini berisi dua bagian: pertama berisi bagaimana hasil dari penelitian yang diteliti dan kedua menyajikan pembahasan atau analisis dari hasil penelitian ini.
e. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan yang diharapkan dapat menjawab beberapa rumusan masalah atau pertanyaan penelitian, yang kemudian hasilnya akan dijadikan sebagai saran dari sebuah pengaruh brand ambassador dan brand image terhadap keputusan pembelian pada pelanggan shopee.