• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Implementasi Program Hibah Kompetensi Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD) Tahun 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Laporan Implementasi Program Hibah Kompetensi Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD) Tahun 2012"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Skema: Skema A, Skema B, Skema C Jenis Laporan: Tengah Tahunan, Tahunan

Laporan Implementasi Program Hibah Kompetensi

Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD)

Tahun 2012

Universitas Mataram

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2012

(2)

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN IMPLEMENTASI PHK-PKPD

Periode Anggaran 2012 1. Nama Perguruan Tinggi : Universitas Mataram 2. Fakultas : Fakultas Kedokteran

3. Penanggung Jawab :

Prof. Mulyanto

4. Direktur Eksekutif

N a m a : Ir. H. M. A. Rachim, M.Ag.Sc.

Alamat : Jalan Pendidikan No. 37 Mataram Telepon Kantor : (0370) 640874/(0370) 6848227 Telepon Cellular : 08123766516

Fax : (0370) 641717

e-mail : [email protected]

5. Skema : Skema A,  Skema B, Skema C

6. Jenis Laporan : Tengah Tahunan,  Tahunan

(3)

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

(4)

Mataram, 8 Januari 2013

Menyetujui, Mengesahkan, Dekan Fakultas Kedokteran Direktur Eksekutif PHK-PKPD

Universitas Mataram

Prof. Mulyanto Ir. H. M. A. Rachim, M.Ag.Sc.

NIP. 19480520 197602 1 001 NIP. 130369898

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Lembar Pengesahan ... ii

Daftar Isi... iii

Ringkasan Eksekutif ... 1

Bab I. Pendahuluan ... 7

Bab II. Implementasi dan Pengelolaan Program ... 1673

Bab III. Hasil yang Dicapai ... 22319

Bab IV. Rencana Selanjutnya ... 40136

Bab V. EvaluasiImplementasi Terhadap Desain dan ImplementasiPelaksanaan Aktivitas 43439

Lampiran :

Formatted: Normal, Line spacing: 1.5 lines

Formatted: Line spacing: 1.5 lines

Formatted: English (United States) Formatted: Left, Space After: 0 pt, Line spacing: 1.5 lines, Tab stops: 13.97 cm, Right,Leader: …

Formatted: Space Before: 12 pt

(5)

Lampiran 1. Alur Pencairan Dana ...

Lampiran 2. Status Kemajuan Fisik Untuk Setiap Komponen Biaya ...

Pelaksanaan Program Tahun 2012

Lampiran 3. Realisasi Anggaran Tahun 2012Status Penyerapan Keuangan Untuk Pelaksanaan Aktivitas ...

(6)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Berdasarkan hasil evaluasi diri pada tahun 2010, rencana program yang diajukan oleh FK Universitas Mataram (FK UnramUnram) adalah Penguatan Kapasitas FK Universitas Mataram dalam Menghasilkan Lulusan Berstandar Nasional. Program ini terdiri dari enam aktivitas yang berorientasi pada peningkatan mutu lulusan dokter FK UnramUnram dengan menguatkan komponen input, proses dan penilaian terhadap output pendidikan dokter yang dilaksanakan di FK UnramUnram. PAda tahun 2012, sebagian besar kegiatan pada masing- masing aktivitas dapat terselenggara dan indikator kinerja telah mencapai target yang diharapkan.

AKTIVITAS 1

Aktivitas 1 (Pengembangan kurikulum), pada tahun 2012 mempunyai sasaran pokok yaitu tersedianya dokumen KBK yang mengintegrasikan aspek muatan lokal, implementasi KBK baru pada tahun ajaran 2012/2013 dan tersusunnya mekanisme evaluasi kurikulum terstruktur dengan instrument evaluasi yang reliable dan achievable. Untuk itu rancangan kegiatan pada tahun kedua meliputi tiga kegiatan yaitu Lokakarya Pemantaban Rencana Pembelajaran, Pelatihan Evaluasi Kurikulum dan In House Training Pengembangan Skenario. Sampai dengan 31 Desember 2012 semua kegiatan di atas telah terlaksana.

Terdapat 6 indikator kinerja pada Aktivitas 1. Berdasarkan atas indikator ketercapaian pada tahun 2011 maka terdapat 1 indikator kinerja yang mengalami penyesuaian karena telah melampui target yaitu indikator peningkatan kelulusan blok. Pada tahun 2012, indikator kinerja yang telah mencapai target adalah: Ketersediaan dokumen KBK, Peningkatan kualitas rencana pembelajaran, Peningkatan rerata IPK semester 1,3,4,5,7, dan peningkatan tingkat kelulusan blok dan kepuasan mahasiswa terhadap kurikulum tahap akademik (meliputi kepuasan terhadap proses tutorial dan keterampilan medik). Sedangkan indikator kinerja yang belum tercapai adalah peningkatan tingkat kelulusan blok, persentase kelulusan Tramed dan peningkatan rerata IPK pada semester 2 dan 6.

Pada Aktivitas 1 dana yang dianggarkan untuk kegiatan pada tahun 2012 adalah Rp. 53.492.000.

Dari jumlah tersebut dana yang berhasil terealisasi adalah Rp. 33.9012.800 atau sebesar 63,38 %.

Kurangnya penyerapan dana ini diakibatkan karena perubahan lokasi penyelenggaran kegiatan, perubahan pada institusi yang menjadi narasumber kegiatan serta dihapuskannya anggaran untuk panitia kegiatan.

AKTIVITAS 2

Aktivitas 2 (Implementasi Proses Pembelajaran KBK dengan Pendekatan Berbasis Masalah, Pembelajaran Secara Aktif dan Terfokus Pada Peserta Didik) mempunyai beberapa sasaran pokok yang ingin dicapai pada tahun 2012. Sasaran pokok tersebut meliputi: peningkattkan kualitas pelaksanaan berbagai macam strategi pembelajaran KBK pada tahap akademik dan

(7)

profesi serta mendorong terbentuknya student centered learning. Sumber daya dalam aktivitas ini meliputi: pengembangan staf bergelar dan tidak bergelar dalam negeri, hibah pengajaran, policy study (luncuran dari tahun 2011) dan pengadaan barang. Sampai dengan Desember 2012, sebagian besar kegiaatn telah dilaksanakan. Meskipun demikian masih terdapat sebagian kegiatan yang belum mencapai seluruh luarankeluaran yang diharapkan seperti: pada hibah pengajaran 2012 terdapat 4 judul yang terealisasi sedangakan 2 judul diluncurkan ke tahun 2013.

Kemudian untuk pengadaan barang tahun 2012, sebagian besar diluncurkan ke tahun 2013.

Terdapat 13 indikator kinerja dalam aktivitas 2. Berdasarkan atas pencapaian tahun 2011 dan tengah tahun 2012, terdapat 6 indikator kinerja yang mengalami penyesuaian berupa peningkatan target karena telah melampaui capaian yang diharapkan. Indikator kinerja tersebut meliputi:

persentase kelulusan UKDI, rerata nilai UKDI, peningkatan IPK lulusan dokter, peningkatan IPK lulusan S.Ked, persentase kelulusan Blok dan, dan tingkat kepuasan mahasiswa tahap akdemik terhadap kurikulum. Sampai dengan akhir tahun 2012 terdapat 109 indikator kinerja yang berhasil mencapai target yaitu persentase kelulusan UKDI, rerata nilai UKDI, peningkatan IPK lulusan dokter, peningkatan lulusan dokter tepat waktu, persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap proses pembelajaran tahap akademik, persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap staf pengajar pendidikan tahap akademik, persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap proses pembelajaran tahap profesi, persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap terhadap staf pengajar pendidikan tahap klinik, peningkatan persentase kelulusan blok dan dan peningkatan rerata IPK semester 1,3,4,5,7. Disamping itu, terdapat 34 indikator kinerja yang belum mencapai target yaitu peningkatan IPK tahap profesi, peningkatan IPK lulusan sarjana kedokteran , persentase kelulusan blok dan rerata IPK semester 2 dan 6.

Pada Aktivitas 2, dana yang dianggarkan untuk kegiatan pada tahun 2012 meliputi komponen dana untuk program dan pengadaan barang. Jumlah anggaran untuk program adalah sebesar Rp.

754.118.000 dan yang terealisasi adalah Rp 518.433.300 atau 69%. Alasan adanya efisiensi dana untuk program sama halnya dengan deskripsi pada aktivitas 1. Sedangkan alokasi anggaran untuk pengadaan barang sebesar Rp. 7.451.331.000 dengan jumlah dana yang terelalisasi adalah Rp. 965.274.710 atau 13%. Alasan rendahnya serapan pada komponen pengadaan karena belum tereaalisasinya sebagian besar komponen pengadaan barang pada tahun 2012 sehingga diluncurkan ke tahun 2013. Disamping itu pengadaan yang berhasil tereaalisasi pada tahun 2012 mengalami efisiensi penggunaan anggaran karena penurunan harga sejumlah item barang dari perkiraan semula.

AKTIVITAS 3

Kegiatan aktivitas 3 (Standardisasi dan Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Hasil Evaluasi Belajar Mahasiswa) secara umum bertujuan agar pelaksanaan evaluasi hasil belajar dapat menjamin mutu lulusan FK UNRAMUnram memenuhi SKDI. Sasaran Aktivitas 3 pada tahun 2012 adalah

(8)

dan penguatan instrument assessment. Untuk mencapai ketiga sasaran ini maka dicapai dengan tiga program dan pengadaan barang. Program kegiatan untuk mencapai sasaran aktivitas 3 adalah lokakarya penulisan dan review soal, In hHouseT training Standard Setting dan Lokakarya Standard Setting. Sedangkan pengadaaan barang aktivitas 3 pada tahun 2012 adalah berupa pengadaan komputer desktop dan sarana penunjangnya serta pembuatan software bank soal.

Sampai dengan bulan Desember 2012, ketiga kegiatan yang masuk dalam komponen program telah berhasil dilaksanakan sedangkan untuk komponen pengadaan barang, keseluruhannya diluncurkan pada tahun 2013.

Terdapat 6 indikator kinerja pada aktivitas 3. Pada tahun 2012, indikator kinerja yang telah mencapai target adalah tersedianya dokumen blueprint assessment untuk 21 blok, penerapan metode assessmennt terstandar pada tahap pendidikan akademik (komponen MCQ, SOCA dan CBT), adanya kesepakatan metode evaluasi untuk menetapkan kelulusan pada semua bagian profesi, ketersediaan instrumen assessment berkualitas (komponen MCQ tahap profesi) dan ketersediaan instrument assessment (seperti Check list MINI-CEX, DOPS, OSCE, Long Case).

Sedangkan indikator kinerja yang belum mencapai target adalah penetrapan kritera kelulusan mahasiswa dan ketersediaan instrument assessment yang berkualairtas (komponen MCQ tahap akademik).

Pada Aktivitas 3, dana yang dianggarkan untuk kegiatan program adalah sebesar Rp. 37.153.000 dan yang terealisasi adalah Rp 31.319.000 atau 84%. Alasan adanya efisiensi dana untuk program sebagian besar karena telah dihapuskannya komponen biaya kepanitiaan dalam setiap kegiatan pada aktivitas 3.

AKTIVITAS 4

Aktivitas 4 (Penyelenggaraan Manajemen Pendidikan Kedokteran yang Berkualitas dan Berbasis Sistem Informasi Terintegrasi) mempunyai tujuan yaitu Penyelenggaraan Manajemen Pendidikan Kedokteran yang Berkualitas dan Berbasis Sistem Informasi Terintegrasi. Untuk mencapai tujuan ini, maka pada tahun 2012 diselenggarakan kegiatan yaitu: Pengembangan staf pendidikan bergelar, Pengembangan pendidikan staf tidak bergelar dan Policy study pPengembangan Sstaf. Sampai dengan Desemberebr 2012 kegiatan yang berhasil dilaksanakan adalah Pendidikan S2 manajemen pendidikan (namun staf yang menikuti peruses seleksi gagal lulus), Llokakarya Ppengembangan Rrubrik pPerhitungan EWMP dDosen dan Policy sStudy pPengembangan sStaf. Sedangkan kegiatan lLokakarya iImplementasi Sisitem Informasi Manajemen (SIM) diluncurkan kepada tahun 2013 karena SIM yang akan dipergunakan untuk seluruh universitas belum selesai terpasang.belum terimplementasi. Kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan adalah program Pendidikan S2 Manajemen Pendidikan Tinggi bagi Staf Kependidikan disebabkan calon peserta untuk kegiatan tersebut tidak lulus dalam proses seleksi masuk.

Formatted: Font: Italic Formatted: Font: Italic

Formatted: Font: Italic

Formatted: Not Highlight

(9)

Terdapat 5 Indikator kinerja yang terdapat pada Aktivitas 4. Sampai dengan tahun 2012, indikator kinerja yang berhasil dicapai adalah ketersediaan dokumen dalam rencana kerja tahunan, ketersediaan draft kebijakan pengembangan staf, dan peningkatan kepuasan mahasiswa terhadap pengelolaan data dan kegiatan akademik. Sedangkan indikator yang belum tercapai adalah komponen mekanisme evaluasi untuk indikator kinerja rencana tahunan, implementasi rencana pengembangan SDM serta kepuasan staf terhadap pengelolaan data kepegawaian dan data akademik. Adapaun indikator yang belum dapat dinilai karena belum terimplementasi sampai tahun 2012 yaitu kepuasan mahasiswa dan staf terhadap layanan SIM.

Pada Aktivitas 4, dana yang dianggarkan untuk kegiatan program adalah sebesar Rp. 94.913.000 dan yang terealisasi adalah Rp 46.950.000 atau 49%. Alasan kurangnya serapan dana adalah karena tidak terpakainya dana untuk program Ppendidikan S2bergelar Manajemen Pendidikan Tinggi bagi Staf Kependidikan (staf yang mengikuti kegiatan ini telah mengikuti proses seleksi tetapi belum berhasil lulus) serta telah dihapuskannya komponen biaya kepanitiaan dalam setiap kegiatan pada aktivitas 4 (sama dengan yang terjadi pada aktivitas lainnya).

AKTIVITAS 5

Aktivitas 5 (Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Sebagai Bentuk Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi) bertujuan untuk menjamin kualitas pelaksanaan pendidikan kedokteran di FK UnramUnram sesuai dengan standar nasional. Pada tahun 2012, sasaran utama Aktivitas 54 adalah kegiatan penjaminan mutu secara berkala. Untuk itu, dilakuakan kegiatan Sosialisasi Audit Internal I. Pada tahun 2012, kegiatan tersebut berhasil dilakukan. LuaranKeluaran dari kegiatan audit internal I adalah menitik beratkan pada sosialisasi aspek struktur organisasi dan tupoksi setiap bagian organisasi dalam FK UNRAMUnram.

Terdapat 7 Indikator kinerja aktivitas 5. Pada tahun 2012 seluruh komponen indikator kinerja telah berhasil tercapai. Untuk indikator berupa struktur organisasi QA, dokumen manual mutu, dokumen standar mutu dan dokumen mutu telah tersedia dan disahkan oleh Ssenat Fakultas Kedokteran Unram. Untuk Dokumen Mmutu berupa draft SOP yang telah tersedia pada akhir tahun pertama telah disempurnakan pada tahun kedua ini, namun masih ada SOP dari beberapa unit yang belum rampung terselesaikan dan masih dalam proses perbaikan dan penyempurnaan.

Sedangkan untuk indikator kegiatan evaluasi diri dan kegiatan AIM telah terlaksana. Indikator terakhir yaitu akreditasi, masih dalam tahap revisi dan melengkapi dokumen akreditasi yang telah disusun. Diharapkan pada awal 2013 proses Akreditasi dapat rampung dan membawa hasil yang memuaskan.

Pada Aktivitas 5, dana yang dianggarkan untuk kegiatan program adalah sebesar Rp. 7.710.000 dan yang terealisasi adalah Rp 7.127.500 atau 92%. Alasan kurangnya serapan dana adalah telah

Formatted: Font: Italic

(10)

dihapuskannya komponen biaya kepanitiaan dalam kegiatan aktivitas 5 (sama dengan yang terjadi pada aktivitas lainnya)

AKTIVITAS 6

Aktivitas 6 (Peningkatan Kualitas Input Mahasiswa Baru) bertujuan untuk meningkatkan kualitas input mahasiswa baru melalui sistem penerimaan mahasiswa yang terstandar dan berkualitas.

Pada tahun 2012, sasaran utama aktivitas 6 adalah sosialisasi sistem penerimaan mahasiswa baru.

Namun karena belum diputuskannya rancangan sistem penerimaan mahasiswa baru yang telah disusun pada tahun 2011 maka kegiatan sosialisasi ini diluncurkan pada tahun 2013. Adapun dana untuk kegiatan ini berasal dari dana pendamping.

Terdapat 3 indikator kinerja aktivitas 6. Pada tahun 2012, terdapat 2 indikator kinerja yang telah berhasil dimencapai melampaui target yaitu persentase mahasiswa baru FK UNRAMUnram yang diterima melalui SNMPTN dan sistem penerimaan mahasiswa baru. Sedangkan indikator kinerja yang belum berhasil dicapai adalah peningkatan passing score mahasiswa yang diterima melalui ujian masuk lokal. Adanya indikator yang belum berhasil antara lain dapat disebabkan karena belum terimplementasinya sistem penerimaan mahasiswa baru FK UNRAMUnram.

Kegiatan Kemitraan

Pada tahun 2012 terdapat berbagai kegiatan kemitraan yang berhasil terlaksana antara FK Universitas UNRAM Mataram, FK Universitas Udayana dan FK Universitas Warmadewa.

Kegiatan yang dilaksanakan antara lain adalah kegiatan monitoring implementasi kegiatan PHK- PKPD FK UNRAMUnram oleh FK Universitas Udayana, Koordinasi dan Eevaluasi pengembangan KBK yang diselenggarakan di Universitas Warmedewa dan Koordinasi implementasi program dan tindak lanjut kemitraan yang dilaksanakan di Universitas Udayana.

Ketiga kegiatan tersebut membawa dampak yang positif terhadap implementasi program PHK- PKPD di FK UnramUnram. Disamping itu, dalam kegiatan yang kemitraan yang dilaksanakan di Universitas Udayana menghasilkan berbagai kesepakatan tindak lanjut kegiatan kemitraan pada tahun 2013.

Adapun alokasi dana kegiatan kemitraan pada tahun 2012 adalah sebesar Rp. 64.260.000.

Anggaran yang berhasil terealisasi adalah Rp. 26.667.00 atau 41.5%. Kekurangan serapan dana tersebut antara lain karena adanya kegiatan yang tidak terselenggara dan terdapat efisiensi dana dari komponen yang bersifat at cost.

Program Pengadaan Barang dan Jasa

(11)

Pada tahun 2012, serapan dana pengadaan barang adalah sebesar Rp. 965.274.710 sedangkan anggaran yang di luncurkan ke tahun 2013 adalah Rp. 5.901.892.000. Adanya hambatan dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan barang antara lain karena keterlambatan dalam pengajuan NOL BER dan adanya revisi berulang dari dokumen dengan metode NCB. Untuk mengatasi permasalahan tersebut telahmaka dilakukan pembimbingan teknisndampingan penyusunan dokumen NCB oleh Spesialis dan Konsultan Pengadaan CPCUCPCU.

Hambatan Internal dan Eksternal

Secara umum terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan program PHK-PKPD pada tahun 2012. Hambatan tersebut ada yang bersifat internal maupun eksternal. Faktor hambatan eksternal meliputi fase menunggu persetujuan Term of Reference (ToR) dari CPCU yang baru diperoleh pada bulan Juli 2012memanjang. hHal ini mengakibatkan penyesuaian jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu, sebagaian besar kegiatan memerlukan narasumber dari institusi lain, sehingga beberapa kegiatan mengalami pengalihan tempat penyelenggaraan. Hambatan ini berdampak pada mundurnya kegiatan yang semula direncanakan. Hambatan eksternal lain adalah dihapusnya dana kepanitiaan yang semula dialokasikan. Hal ini menyebabkan sebagian pelaksanaan kegiatan tidak dapat berjalan optimal karena kurangnya staf yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sedangkan faktor hambatan internal yang berhasil diidentifikasi adalah adanya keterbatasan staff dosen. Hambatan ini menyebabkan pelaksanaan kegiatan harus menyesuaikan dengan kegiatan rutin pembelajaran FK UnramUnram, yang menyebabkan minimya pilihan waktu yang tersedia dalam penyelenggraan suatu kegiatan. Disamping itu terdapat pergantian personalia dalam struktur PHK-PKPD FK UnramUnram akibat turn over dosen yang tinggi. Hal ini menyebabkan personalia yang baru harus beradapatasi dengan cepat dan mengimplementasikan kegiatan dalam waktu yang relatif singkat.

Terlepas dari hambatan yang diidentifikasi sepanjang implementasi program PHK-PKPD terdapat berbagai kekuatan internal dan eksternal yang memungkinkan sebagian besar pelaksanaan kegiatan PHK-PKPD FK UNRAMUnram berjalan dengan baik. Kekuatan faktor internal yang mendukung implementasi program adalah: adanya dukungan kuat dari pimpinan fakultas dan universitas, koordinasi yang baik antara komponen yang terlibat dalam program PHK-PKPD, kerjasama yang baik antar staf pengajar FK UNRAMUnram dalam implementasi program, dan komitmen personalia PHK-PKPD FK UNRAMUnram. Sedangkan kekuatan eksternal yang dapat diidentifikasi adalah dukungan dari universitas mitra dan pemerintah daerah.

(12)

Formatted: Line spacing: single

(13)

BAB I PENDAHULUAN

Laporan akhir tahun ini merupakan gambaran umum kemajuan dari implementasi HPEQ Project di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK UnramUnram). Melalui dana dari Program Hibah Kompetisi – Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD) peluang FK UnramUnram untuk mempercepat pencapaian sasaran FK UnramUnram dalam menghasilkan dokter yang berkualitas menjadi lebih besar. Program yang diusulkan FK UnramUnram dalam hibah ini adalah Penguatan Kapasitas FK UnramUnram dalam Menghasilkan Lulusan Berstandar Nasional. Program ini bertujuan untuk memperbaiki kelemahan pada beberapa aspek penyelenggaraan pendidikan kedokteran yang teridentifikasi dalam evaluasi diri FK UnramUnram, serta mengoptimalkan potensi dan peluang yang dimiliki FK UnramUnram.

Kelemahan tersebut antara lain pada sistem penerimaan mahasiswa, ketersediaan dokumen panduan pelaksanaan KBK, pelaksanaan proses pembelajaran, pelaksanaan evaluasi hasil belajar mahasiswa, tata kelola organisasi, dan upaya penjaminan mutu.

Program penguatan kapasitas FK UnramUnram terdiri dari 6 aktivitas utama; 1) Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi, (2) Implementasi pProses pPembelajaran KBK dengan pPendekatan bBerbasis mMasalah, pPembelajaran sSecara aAktif dan tTerfokus pada pPeserta dDidik, (3) Standardisasi dan Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa, (4) Penyelenggaraan Manajemen Pendidikan Kedokteran yang Berkualitas dan Berbasis Sistem Informasi Terintegrasi, (5) Implementasi sSistem pPenjaminan mMutu sebagai bentuk pPelaksanaan mMonitoring dan eEvaluasi, dan (6) Peningkatan Kualitas Input Mahasiswa Baru. Dalam pelaksanaan program, Universitas Mataram bekerja sama dengan Universitas Udayana sebagai pembinabimbing. Sasaran yang ingin dicapai pada akhir tahun 2013, yaitu; peningkatan akreditasi FK UnramUnram dari C menjadi B; persentase kelulusan lulusan dokter FK UnramUnram dalam UKDI sebesar 75%; rerata nilai UKDI 67.5; dan perbaikan pada pelaksanaan KBK yang dinilai melalui rerata IPK lulusan dokter (target 3.10), IPK tahap profesi (target 3.20), rerata IPK lulusan Sarjana Kedokteran (target 3.00), persentase kelulusan dokter tepat waktu (target 60%), serta pelaksanaan inovasi pada strategi pembelajaran dengan PBL yang diterapkan pada blok-blok dan bagian dan peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan Early Clinical Exposure.

Secara spesifik, sasaran yang ingin dicapai oleh masing-masing aktivitas pada akhir tahun kedua adalah sebagai berikut:

Aktivitas 1.Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi

Aktivitas ini bertujuan untuk menyediakan dokumen KBK yang mengarahkan proses pembelajaran mahasiswa untuk mencapai kompetensi yang ditargetkan serta memantapkan KBK

(14)

secara berkesinambungan. Berdasarkan atas hasil yang dicapai pada akhir tahun 2011 dan pertengahan tahun 2011, maka dilakukan berbagai penyesuaian sasaran pada Aktivitas 1, terutama untuk indikator yang telah melampaui target. Sasaran yang ingin dicapai pada akhir tahun kedua adalah:

1. Tersedianya dokumen kurikulum meso dan mikro di 10 blok dan 6 bagian klinik yang berjalan pada semester genap.

2. Telah dilakukan revisi terhadap kurikulum mikro di 12 blok dan 4 bagian besar klinik.

3. Tingkat kelulusan blok 85% (mengalami penyesuaian).

4. Tingkat kelulusan Keterampilan Medik 77%.

5. Rerata IP per semester pada tahap pendidikan akademik: Semester I 3,10; semester II 3,10;

semester III 2,70; semester IV 2,9; semester V 2,7; semester VI dan VII 2,9.

6. Persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap kurikulum: 50% terhadap tutorial, 70% terhadap keterampilan medik.

Berdasarkan indikator yang telah disebutkan diatas, maka secara umum terdapat 3 sasaran kegiatan yang ingin dicapai oleh Aktitas 1 pada tahun 2012, meliputi:

1. Penyusunan rencana pembelajaran.

Untuk mencapai sasaran ini maka diselenggarakan kegiatan Lokakarya Pemantaban Rencana Pembelajaran. Pada tahun 2012, keluaran yang diharapkan melalui kegiatan ini adalah tersusunnya dokumen KBK yang akan diimplementasikan pada semester genap 2012/2013. Disamping itu, dari kegiatan ini juga diharapkan tercapai finalisasi kurikulum muatan lokal Kedokteran kepualuan yang merupakan hasil kegiatan Lokakarya Muatan Lokal tahun 2011.

2. Evaluasi skenario

Evaluasi terhadap efektifitas skenario dalam menjembatani mahasiswa mencapai learning objectif perlu dilakukan secara kontinu untuk meningkatan mutu KBK. Untuk itu dilakukan In-house training pengembangan skenario yang efektif untuk meningkatkan kompetensi staf pengajar dalam mendesain scenario dan trigger PBL yang sesuai di masing-masing blok.

3. Evaluasi dan revisi yang simultan terhadap KBK FK UNRAM

Saat ini FK UNRAM belum memiliki mekanisme evaluasi kurikulum yang terstandarisasi.

Untuk itu akan diadakan Pelatihan evaluasi kurikulum yang mampu meningkatkan kompetensi dan pemahaman staf terhadap mekanisme dan rancanagan evaluasi kurikulum yang tepat dan efektif. Diharapkan dari kegiatan ini akan dihasilkan suatu mekanisme dan instrumen evaluasi kurikulum yang terstandarisasi dan dapat diimplementasikan di FK UNRAM

Formatted: Indent: First line: 0 cm

Formatted: Indent: First line: 0 cm

Formatted: Indent: First line: 0 cm

(15)

Untuk mencapai sasaran yang telah disebutkan sebelumnya, maka rancangan kegiatan pada tahun kedua meliputi tiga kegiatan. Kegiatan pertama adalah Lokakarya Pemantaban Rencana Pembelajaran dengan luarankeluaran terciptanya kurikulum muatan lokal Kedokteran Kepulauan. kegiatan kedua adalah Pelatihan Evaluasi Kurikulum dimana luarankeluaran dari kegiatan ini ialah terciptanya suatu mekanisme evaluasi beserta instrumen evaluasinya. Kegiatan terakhir yaitu In House Training Pengembangan Skenario yang luarankeluarannya menitik beratkan pada bertambahnya pengetahuan staff dosen UNRAMUnram untuk menyusun skenario pembelajaran serta tersedianya skenario pembelajaran yang efektif.

Pada akhir tahun 2012 ketiga program yang telah direncanakan pada tahun 2011 telah berhasil dilaksanakan secara keseluruhan. Adapun penyesuaian yang dilakukanakn lebih kepada narasumber atau tempat pelaksanaan kegiatan. Kegiatan Pelatihan evaluasi Kurikulum dan In hHouse tTraining pengembangan skenario yang semula akan diselenggarakan bekerjasama dengandiadakan oleh FK UGM dialihkan ke FK UNUD. Meskipun demikian secara umum luarankeluaran setiap kegiatan berhasil dicapai. LuaranKeluaran yang dicapai dari kegiatan lokakarya rencana pembelajaran beserta pelatihan evaluasi masih merupakan suatu draft yang membutuhkan revisi lebih lanjut melalui kegiatan lokakarya-lokakarya yang akan dilaksanakan pada tahun ketiga.

Aktivitas 2. Implementasi Proses Pembelajaran KBK dengan Pendekatan Berbasis Masalah, Pembelajaran Secara Aktif dan Terfokus Pada Peserta Didik

Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas implementasi KBK pada tahap pendidikan akademik maupun profesi. Seperti halnya dengan aktivitas 1 maka terdapat beberapa sasaran pada aktivitas 2 yang mengalami penyesuaian. Penyesuain ini karena telah terlampauinya beberapa target pada indikator kinerja aktivitas 2 di tahun 2011 ataupun tengah tahun 2012.

Sasaran indikator yang ingin dicapai pada akhir tahun kedua adalah:

1. Persentase kelulusan dalam UKDI 70% (mengalami penyesuaian dari 60%) 2. Rerata nilai UKDI 65 (mengalami penyesuaian dari 62)

3. Rerata IPK lulusan Sarjana Kedokteran 2.95 (mengalami penyesuaian dari 2.90) 4. Rerata IPK tahap Profesi 3.16 (mengalami penyesuaian 3.10)

5. Rerata IPK lulusan Dokter 3.00

6. Rerata IP per semester mahasiswa: semester I – 3.10, II-3.10, III-2.70, IV-2.90, V-2.70, VI dan VII 2.90.

7. Persentase kelulusan mahasiswa dalam ujian Keterampilan Medik 77%

8. Persentase kelulusan mahasiswa dalam Blok 85% (mengalami penyesuaian dari 80%) 9. Terdapat 8 blok/bagian yang telah melaksanakan inovasi strategi pembelajaran dengan

pendekatan PBL dan SCL.

(16)

10. Peningkatan persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap proses pembelajaran pada tahap akademik: 72.6% terhadap tutorial, dan 70% terhadap Keterampilan Medik (mengalami penyesuaian dari: tutorial 50%)

11. Peningkatan persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap staf pengajar pendidikan tahap akademik; secara umum meningkat menjadi 70%, pembimbing akademik meningkat menjadi 70%, dan tutor 75% (mengalami penyesuaian dari: staf akademik 50%, pembimbing akademik 50%, dan tutor 60%)

12. Peningkatan persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap proses pembelajaran tahap profesi menjadi 65% (mengalami penyesuaian dari 40%)

13. Peningkatan persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap staf pengajar tahap profesi secara umum 70% dan sebagai supervisor klinik 75% (mengalami penyesuaian dari tahap profesi 20% dan supervisor klinik 50%)

Untuk mencapai sasaran di atas, maka pada tahun 2012 pada aktivitas 2 dilakukan kegiatan berupa pengembangan staf bergelar dan tidak bergelar dalam negeri, hibah pengajaran, policy study (luncuran dari tahun 2011).

Secara umum pada tahun 2012 terdapat 2 sasaran kegiatan yang ingin dicapai oleh aktitas 2 yaitu meningkatkan kulaitas implementasi KBK di tahap akademik maupun tahap profesi. Untuk mencapai hal ini maka terdapat berberapa rancanagan global program yang diselenggarakan, sebagai berikut:

1. Meningkatkan kualitas pelaksanaan berbagai macam strategi pembelajaran dalam KBK pada tahap akademik. Adapun beberapa sasaran khusus dalam sub aktivitas ini meliputi:

1.1. Implementasi pembelajaran Berbasis Masalah, yaitu dengan cara : a. Meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam tutorial.

Sub-aktivitas ini dilakukan dengan meningkatkan peran tutor dalam memfasilitasi kegiatan tutorial. Bentuk kegiatannya yang dilakukan untuk mencapai tujuan ini adalah In House Training (IHT) Advance Tutorial, yang merupakan kegiatan lanjutan dari In House Training (IHT) Basic Tutorial yang telah dilakukan pada tahun 2011.

b. Meningkatkan implementasi kegiatan ketrampilan medik.

Pada tahun 2012, langkah yang ditempuh untuk mencapai subaktivitas ini adalah dengan meningkatkan kualitas modul, dan kasus-kasus tramed sesuai standar OSCE dengan In House Training (IHT) Penyusunan Modul, Kasus Tramed dan Clinical Reasoning. Disamping itu juga dilakukan upaya meningkatkan penguasaan mahasiswa terhadap ketrampilan medik emergensi dengan melatih instruktur tramed

Formatted: Font color: Red

(17)

dalam kegiatan Pelatihan Instruktur Ketrampilan Medik Khusus ACLS dan Pelatihan Instruktur Ketrampilan Medik Khusus Resusitasi Neonatus.

c. Meningkatkan minat mahasiswa untuk mendalami ilmu melalui kegiatan praktikum dan penelitian.

Dalam sub-aktivitas ini, langkah yang ditempuh termasuk meningkatkan kualitas pembimbingan dengan meningkatkan kualitas staf pengajar, meningkatkan kelancaran proses praktikum dan penelitian dengan menyiapkan tenaga laboran yang kompoten dalam mengelola laboratorium, dan meningkatkan kualitas staf pengajar.

Bentuk kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan ini adalah Pelatihan Embalming Jenazah, magang Pelatihan Pemeliharaan dan Pengelolaan Hewan Coba, dan serta Pendidikan Staf Pengajar Bergelar S2 dalam Negeri.

1.2 Mendorong terbentuknya student centered learning. Sub aktivitas ini ditempuh dengan cara :

a. Meningkatkan variasi strategi pembelajaran mahasiswa.

Tujuan dari strategi ini adalah menstimulasi mahasiswa agar lebih mandiri dengan menyusun strategi pembelajaran yang tepat, yang dapat mendorong terbentuknya student centered learning (SCL). Setiap staf pengajar diberi kesempatan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan mampu menstimulasi SCL.

Bentuk kegiatan yang ditempuh untuk mencapai tujuan ini adalah In House Training (IHT) Instructional Design, Modul Ajar dan Pembuatan Media Ajar, dan Hibah Pengajaran.

b. Meningkatkan ketrampilan belajar mahasiswa.

Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kemandirian mahasiswa dalam mencari metode pembelajaran yang efektif dengan meningkatkan aksesibilitas terhadap sumber pustaka yang berkualitas serta peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasaran penunjang pendikian. Hal ini dicapai melalui kegiatan pengadaan furniture, pengadaan sumber pustaka, peralatan laboratorium, peralatan laboratorium ketrampilan medik dan peralatan penunjang perkuliahan.

Pengadaan barang pada tahun 2012, sebagian merupakan luncuran dari tahun 2011 dan sebagiannya lagi merupakan pengadaan barang tahun 2012.

2. Untuk mencapai peningkatan kualitas implementasi KBK di FK Unram pada tahap profesi, akan dilaksanakan beberapa sub-aktivitas:

Formatted: Font: Not Bold

(18)

2.1 Meningkatkan kesempatan mahasiswa untuk mendapatkan paparan klinis sedini mungkin (early clinical exposure) melalui :

a. Peningkatan kesempatan mahasiswa untuk melakukan kerja poli, kunjungan lapangan ke puskesmas dan rumah sakit jejaring. Sub-aktivitas ini ditempuh dengan cara memfasilitasi kegiatan kerja poli, melalui kegiatan Policy Study Analisis Kondisi RS Pendidikan dan Kebutuhan RS dan Puskesmas Jejaring. Kegiatan ini merupakan rencana strategis penambahan jejaring puskesmas dan rumah sakit pendidikan baru sehingga lahan pendidikan mahasiswa bertambah.

Semua kegiatan telah dapat diselenggarakan. Sebagaimana halnya dengan aktivitas 1 maka penyesuaian kegiatan lebih kepada pergantian penyelenggaraan kegiatan. Pada aktivitas 2 terjadi perubahan narasumber IHT. Kegiatan IHT yaitu IHT advance tutorial, IHT penyusunan modul tramed, kasus tramed dan clinical reasoning serta IHT instructional design, modul ajar dan pembuatan media ajar, yang semula akan mengundang narasumber yang berasal dari FK UGM, dialihkan ke FK Brawijaya. Pergantian narasumber ini mengingat dana yang ditetapkan pihak BPK UGM lebih tinggi dari biaya yang dianggarkan pada TOR kegiatan ini. Selain itu, hibah pengajaran dengan target pemenang 6 judul modul yang semula diprediksi rampung samapai dengan akhir Ddesember 2012, 4 judul kemungkinan akan diluncurkan sebesar 30% dan 2 judul seluruhnya diluncurkan pada ke tahun 2013. Hal ini terjadi karena proses pengumpulan proposal hibah telah mengalami perpanjangan waktu.

Aktivitas 3. Standardisasi dan Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa

Tujuan umum yang ingin dicapai dalam aktivitas ini adalah agar FK UnramUnram dapat melaksanakan evaluasi hasil belajar mahasiswa yang terstandard dan berkualitas untuk menjamin mutu lulusan yang memenuhi SKDI. Sasaran yang ingin dicapai dalam aktivitas ini pada akhir tahun kedua adalah:

1. Implementasi blueprint assessment

2. Kriteria kelulusan mahasiswa telah terstandarisasi

3. Penerapan metode evaluasi yang terstandar pada tahap akademik: MCQ dengan vignette diterapkan pada seluruh blok dan telah dilaksanakan review soal pada 4 blok multisistem, pelaksanaan Computer Based Test pada 6 blok, penerapan SOCA terstandar pada 2 blok, 4. Penerapan metode evaluasi yang terstandar pada tahap profesi: 4 bagian klinik telah

menerapkan minimal 3 metode evaluasi terstandar yang sesuai untuk tahap pendidikan profesi.

(19)

5. Penggunaan instrumen berkualitas pada tahap akademik: soal yang digunakan telah direview dan minimal 80% dinilai baik secara kualitatif, dan 30% baik secara kuantitatif.

6. Penggunaan instrumen berkualitas pada tahap profesi : 25% soal yang digunakan dinilai baik secara kualitatif, telah tersedia instrumen penilaian terstandar yang sesuai dengan metode evaluasi yang digunakan pada 4 bagian klinik.

Berdasarkan indikator yang telah disebutkan diatas, maka secara umum terdapat 2 sasaran kegiatan yang ingin dicapai oleh Aktitas 3 pada tahun 2012, meliputi:

1. Menyusun standard setting kelulusan mahasiswa

Saat ini FK Unram telah mempunyai batas kelulusan mahasiswa di tahap akademik dan tahap profesi, namun masih belum terstandard. Untuk itu pada tahun 2012, dilakukan In House Training Standard Setting guna meningkatkan kapasitas SDM FK Unram dalam memahami dasar-dasar dan metode penetapan standar kelulusan mahasiswa. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan Lokakarya Standard Setting. Keluaran dari kegiatan ini adalah terwujudnya standard setting kelulusan mahasiswa yang dapat diaplikasikan pada tahap akademik dan profesi.

Formatted: Indent: Left: 0 cm

Formatted: Indent: Left: 0 cm, Space After:

10 pt, Tab stops: Not at 0.63 cm

Formatted: Normal

Formatted: List Paragraph, Indent: Left: 0 cm, Numbered + Level: 1 + Numbering Style: 1, 2, 3, … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 0.63 cm + Indent at: 1.27 cm Formatted: Normal, Indent: Left: 0.63 cm

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

Formatted: Font: (Default) +Body, 11 pt, Bold Formatted: Normal

(20)

Menyusun standard setting kelulusan mahasiswa

Saat ini FK Unram telah mempunyai batas kelulusan mahasiswa di tahap akademik dan tahap profesi namun masih belum terstandar. Untuk itu pada tahun 2012, dilakukan In House Training Standard Setting guna meningkatkan kapasitas SDM FK Unram dalam memahami dasar-dasar dan metode penetapan standar kelulusan mahasiswa. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan Lokakarya Standar setting.

Keluaran dari kegiatan ini adalah terwujudnya standard setting kelulusan mahasiswa yang dapat diaplikasikan pada tahap akademik dan profesi

2. Mengembangkan item bank

Mengingat turn over dosen yang tinggi maka perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM FK Unram secara kontinu dalam menyusun soal sesuai standar. Maka pada tahun 2012 dilakukan kegiatan Workshop Penulisan dan Review Soal. Keluaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan dosen tetap FK UNRAM dalam penulisan dan review soal dan meningkatnya jumlah soal yang berkualitas di dalam bank soal

Untuk mencapai sasasran di atas, maka terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan Aktivitas 3 pada tahun 2012. Kegiatan tersebut meliputi In Hhouse Ttraining Standard Setting, Lokakarya Standard Setting dan Workshop Penulisan dan Review Soal. Semua kegiatan pada aktivitas 3 telah berhasil diselenggarakan sesuai dengan rancangan program yang tertuang dalam RIP 2013.

Tidak didapatkan penyesuaian yang berarti dalam teknis pelaksanaan kegiatan. Sebagian besar keluaran kegiatan dapat dicapai. Khusus untuk Lokakarya standard setting, telah dihasilkan standard setting pada 3 semester di tahap akademik. Sedangkan untuk standard setting semester lainnya di tahap akademik maupun profesi akan ditindak lanjuti oleh bagian assessment MEU FK Unram melalui kegiatan lanjutan di luar kegiatan PHK-PKPD. beserta luarankeluaran masing-masing kegiatan dapat tercapai.

Aktivitas 4. Penyelenggaraan Manajemen Pendidikan Kedokteran yang Berkualitas dan Berbasis Sistem Informasi Terintegrasi

Tujuan umum yang ingin dicapai dalam aktivitas ini adalah peningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pendidikan kedokteran dan kepuasan konsumen internal dan eksternal kerja melalui perbaikan manajemen. Sasaran yang ingin dicapai dalam aktivitas ini setiap pada akhir tahun kedua adalah:

1. Memiliki rencana kerja tahunan untuk tahun 2012

2. Ketersediaan layanan Sistem Informasi Manajemen untuk 3 bidang: akademik, kepegawaian dan kemahasiswaan.

3. Peningkatan persentase staf yang menyatakan puas terhadap pengelolaan SDM, data kepegawaian dan data akademik

Formatted: Font color: Auto

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Font color: Auto

Formatted: Justified, Indent: Left: 0.63 cm, First line: 0 cm

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Font color: Auto

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Font color: Auto

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Font color: Auto

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Font color: Auto

Formatted: Justified

Formatted: Font: Not Bold, Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Not Bold, Font color: Auto

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Not Bold

Formatted: Indent: Left: 0.63 cm, No bullets or numbering

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Not Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Not Bold

Formatted: Font: Not Bold

Formatted: Font: Bold, Indonesian (Indonesia) Formatted: Normal, Indent: Left: 0 cm, Hanging: 0.63 cm

Formatted: Font: Italic Formatted: Font: Italic Formatted: Font: Italic

(21)

4. Peningkatan persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap pengelolaan kegiatan pembelajaran dan data akademik

5. Persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap layanan Sistem Informasi Manajemen

6. Persentase staf yang menyatakan puas terhadap layanan Sistem Informasi Manajemen Berdasarkan indikator yang telah disebutkan diatas, maka secara umum terdapat 3 sasaran kegiatan yang ingin dicapai oleh Aktitas 4 pada tahun 2012, meliputi:

1. Memperbaiki manajemen sumber daya manusia dan mengoptimalkan kinerja SDM akademik maupun non akademik

Untuk mencapai sasaran sub aktivitas ini maka dilaksanakan 3 kegiatan. Pertama adalah Lokakarya Pengembangan Staf dengan keluaran berupa menyamakan persepsi dan menggali masukkan terkait hasil policy study pengembangan staf FK Unram. Kegiatan berikutnya adalah Lokakarya Pengembangan Rubrik Perhitungan EWMP Dosen Akademik dan Profesi dengan keluaran berupa tersusunnya rubrik perhitungan EWMP dosen yang sesuai dengan kinerja dosen FK Unram. Kegiatan terakhir adalah Program Pendidikan S2 Administrasi Pendidikan bagi staf akademik dengan keluaran adanya staf akademik yang kompeten dalam manajem administrasi pendidikan.

2. Meningkatkan efisiensi, keakuratan dan kecepatan layanan informasi akademik, SDM, keuangan, asset dan perpustakaan.

Untuk mencapai sasaran sub aktivitas ini maka dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Implementasi SIM. Keluaran dari kegiatan ini adalah menginformasikan implementasi SIM dan modul penggunaan SIM FK Unram.

3. Mengembangkan rencana kerja tahunan FK UNRAM

Untuk mencapai sasaran sub aktivitas ini maka dilaksanakan kegiatan rapat kerja tahunan dan rapat evaluasi fakultas. Keluaran dari kegiatan ini adalah dalam tersusunnya dokumen RENSTRA FK Unram dan adanya mekanisme evaluasi program FK Unram

Terdapat beberapa penyesuaian kegiatan Aktivitas 4 jika dibandingkan dengan RIP tahun 2012. Kegiatan rapat kerja fakultas, rapat evaluasi fakultas dan lokakarya SDM MEU ditiadakan dan diganti dengan program workshop pengembangan rubrik EWMP untuk tahap akademik dan profesi. Hal ini dengan pertimbangan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut di atas merupakan kegiatan rutin yang dapat dilakukan oleh pihak fakultas, sehingga oleh reviewer disarankan untuk diganti. Untuk pengadaan SIM fakultas pun anggarannya digunakan untuk sosialisasi SIM. Hal ini dikarenakan pihak universitas sedang mengembangkan SIM pada tiap-tiap fakultas. Karena kegiatan pengembangan SIM ini sampai akhir tahun 2012 masih dalam proses penyelesaiantahap persiapan, maka sehingga kegiatan sosialisasi SIM FK UnramUnram ini akan diluncurkan ke tahun 2013.

Formatted: Font: Not Bold, Font color: Auto Formatted: Font: Not Bold

Formatted: Font: Not Bold, Font color: Auto Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

Formatted: List Paragraph, Indent: Left: 0 cm, Numbered + Level: 4 + Numbering Style: 1, 2, 3, … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 4.44 cm + Indent at: 5.08 cm Formatted: Normal, Indent: Left: 0.63 cm Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Bold

Formatted: Swedish (Sweden)

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

Formatted: List Paragraph, Justified, Indent:

Left: 0 cm, Numbered + Level: 4 + Numbering Style: 1, 2, 3, … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 4.44 cm + Indent at: 5.08 cm Formatted: List Paragraph, Justified, Indent:

Left: 0.63 cm

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Bold

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

Formatted: List Paragraph, Justified, Indent:

Left: 0 cm, Numbered + Level: 4 + Numbering Style: 1, 2, 3, … + Start at: 1 + Alignment: Left + Aligned at: 4.44 cm + Indent at: 5.08 cm Formatted: List Paragraph, Indent: Left: 0.63 cm

Formatted: Font: Bold Formatted: Font: Bold

(22)

Aktivitas 5. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Sebagai Bentuk Pelaksanaan Monitoring Dan Evaluasi.

Tujuan aktivitas ini adalah menjamin kualitas pelaksanaan pendidikan kedokteran di FK UnramUnram agar sesuai standar nasional. Sasaran yang ingin dicapai dalam aktivitas ini setiap pada akhir tahun kedua adalah:

1. Terlaksana evaluasi diri pada setiap unit kerja di FK UnramUnram 2. Terlaksana audit mutu internal pertama

Berdasarkan indikator yang telah disebutkan diatas, maka secara umum sasaran kegiatan yang ingin dicapai oleh Aktitas 5 pada tahun 2012, meliputi:

 Audit Internal dan sosialisasi hasil audit

Pada tahun 2012 telah dilakukan mekanisme audit internal I yang terfokus pada aspek struktur organisasi dan TUPOKSI setiap bagian organisasi. Kegiatan ini dilanjutkan dengan Lokakarya Audit Internal I. Keluaran dari lokakarya ini adalah untuk menggali masukkan dan menyamakan persepsi terkait hasil audit internal I kepada seluruf staf FK Unram dan menyusun strategi tindak lanjut hasil audit pada masing-masing bagian.

Program yang dirancang Aktivitas 5 pada RIP 2012 telah dilaksanakan seluruhnya, tetapi terjadi pergeseran waktu pelaksanaan yang disebabkan oleh terlambatnya persetujuan oleh CPCU.

Walaupun demikian, keterlambatan pelaksanaan tersebut tidak berdampak pada pencapaian indikator yang direncanakan.

Aktivitas 6. Peningkatan Kualitas Input Mahasiswa Baru.

Tujuan umum yang ingin dicapai dalam aktivitas ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan dokter FK UnramUnram melalui perbaikan kualitas input mahasiswa.

Sasaran yang ingin dicapai dalam aktivitas ini pada akhir tahun kedua adalah:

1. Peningkatan persentase mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN menjadi 40%

2. Peningkatan passing grade mahasiswa yang diterimamasuk melalui ujian masuk lokal menjadi 50% dari total skor.

Berdasarkan RIP tahun 2012, pada aktivitas 6 hanya terdapat satu kegiatan namun tidak dalam pembiayaan PHK-PKPD yaitu kegiatan Ssosialisasi sistem penerimaan mahasiswa baru FK Unram. Keluaran dari kegiatan ini adalah sosialisasi sistem penerimaan mahasiswa baru yang sudah final kepada stakeholder terkait dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten, RSU Provinsi NTB, RSUD kabupaten-kabupaten di NTB, serta mempromosikan sistem penerimaan itu melalui media massa lokal.

Formatted: Indent: Left: 0 cm

Formatted: Font: Bold

(23)

Draft untuk sistem penerimaan mahasiswa baru ini sudah selesai dibuat sebagai hasil implementasi program di tahun pertama. Dekan FK UnramUnram telah menyampaikan rancangan mekanisme penerimaan mahasiswa tersebut kepada rektor. Namun, kegiatan sosialisasi mekanisme penerimaan mahasiswa baru belum dapat terlaksana dikarenakan dari pihak rektorat menyatakan akan terdapat perubahan dalam menetapkan peraturan baru dalam sistem penerimaan mahasiswa baru. Sebagaimana diketahui bahwa penerimaan mahasiswa baru di Universitas Mataram adalah menjadi kewenangan rektor.

(24)

BAB II

IMPLEMENTASI DAN PENGELOLAAN PROGRAM

2.1 Implementasi dan Pengelolaan Program Secara Umum

Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan oleh tim yang dibentuk berdasarkan SK Rektor UnramUnram No. 708/UN18/HK.00.01/2012 tanggal 16 Januari 2012 yang kemudian diubah dengan SK Rektor Unram No. 5933/UN18/HK.00.01/2012 tanggal 7 September 2012.. Meskipun terdapat perubahan personalia pada SK tersebut dikarenakan beberapa personalia tidak dapat melanjutkan tugasnya di dalam tim karena melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi struktur organisasi tidak mengalami perubahan sebagaimana yang diperlihatkan pada bagan 2.1.

Formatted: Font: Not Bold, Font color: Auto, Not Highlight

Formatted: Font: Not Bold, Font color: Auto, Not Highlight

Formatted: Font: Not Bold, Not Highlight Formatted: Font: Not Bold, Font color: Auto, Not Highlight

(25)

Dari Struktur Organisasi tersebut terlihat bahwa ada keterkaitan antara Pimpinan dan Staf Administrasi di tingkat Universitas dengan pelaksana program PHK-PKPD yang dikoordinir oleh Dekan Fakultas Kedokteran melalui Direktur Eksekutif PIU PHK-PKPD. Segala sesuatu yang terkait dengan pihak luar Fakultas Kedokteran UnramUnram diselesaikan melalui Dekan dan ke dalam diselesaikan oleh Direktur Eksekutif sesuai arahan Dekan.

Direktur Eksekutif membawahi 3 Koordinator, yaitu Koordinator Program, Koordinator Pengadaan, dan Koordinator Keuangan. Masing-masing koordinator bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan di bidangnya.

Dalam pelaksanaan aktivitas-aktivitas di atas telah ditetapkan satu atau dua orang Person in Charge (PiC) untuk masing-masing aktivitas, dan karena masing-masing aktivitas mempunyai beberapa sub-aktivitas (kegiatan) maka ditunjuk penanggung jawab kegiatan.

Person in Charge untuk beberapa aktivitas (Aktivitas 1 – Pengembangan KBK, Aktivitas 2- Impelementasi KBK, Aktivitas 3 – Assessment, Aktivitas 4 – Perbaikan Manajemen, Aktivitas 5 – Penjaminan Mutu, dan Aktivitas 6 – Peningkatan Kulaitas Input Mahasiswa Baru) diambil dari staf yang dalam struktur organisasi FK UnramUnram bertanggung jawab pada bagian yang sesuai dengan aktivitas dalam program ini. Contohnya pada Aktivitas 1- Pengembangan KBK, adalah staf bagian kurikulum MEU, Aktivitas 2 – implementasi KBK, PiC adalah ketua program studi FK UnramUnram, Aktivitas 3 – PiC merupakan tim assessment dan koordinator laboratorium keterampilan medik, Aktivitas 4 – perbaikan manajemen, PiC merupakan anggota tim perencana fakultas, dan pada Aktivitas 5 - penjaminan mutu, PiC merupakan ketua dan anggota tim penjaminan mutu.

Integrasi struktur pelaksana program ini dengan struktur organisasi di universitas membantu kelancaran pelaksanaan program, terutama dengan adanya integrasi pada struktur pengelola keuangan. Koordinasi keuangan dan pengadaan antara fakultas dan universitas juga dimudahkan dengan dilibatkannya staf keuangan dan pengadaan FK UnramUnram untuk membantu kerja staf rektorat UnramUnram yang menjadi koordinator untuk kedua bagian tersebut. Dengan demikian, komunikasi antara bagian keuangan di Rektorat UnramUnram dan di FK UnramUnram tidak terkendala. Hal yang sama juga dirasakan pada beberapa aktivitas program (aktivitas 1 – 6) seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

2.2 Implementasi dan Pengelolaan Aktivitas

Secara umum, hampir semua kegiatan aktivitas program 1-6 yang direncanakan berdasarkan RIP tahun 2012 dapat terlaksana. Terdapat 3 kegiatan yang diluncurkan pada tahun 2013, yaitu 2 judul hibah pengajaran (Aktivitas 2), Sosialisasi modul SIM (Aktivitas 4) dan Sosialisasi sistem penerimaan mahasiswa baru (Aktivitas 6).

Untuk melaksanakan suatu kegiatan, sama dengan pelaksanaan kegiatan pada tahun sebelumnya.

Penanggung jawab kegiatan dan PiC terkait mengajukan rencana pelaksanaan kegiatan sesuai

(26)

ToR yang telah disetujui oleh CPCU kepada Koordinator Program untuk diteruskan kepada Dekan melalui Direktur Eksekutif. Selanjutnya Dekan mengajukan pencairan dana kepada Rektor yang selanjutnya setelah mendapat persetujuan Rektor dan melalui mekanisme administrasi keuangan yang berlaku, Koordinator Keuangan PIU akan menerima panjar untuk penyelenggaraan kegiatan dari Pemegang Uang Muka Kerja. Koordinator Keuangan PIU kemudian menyerahkan dana kepada Penanggung Jawab kegiatan untuk digunakan membiayai kegiatan sesuai alokasi anggaran yang telah disetujui dalam ToR. Laporan pelaksanaan kegiatan dibuat oleh Penanggung Jawab kegiatan dan diserahkan kepada Koordinator Program sedangkan Pertanggung jawaban penggunaan dana diserahkan kepada Pemegang Uang Muka Kerja melalui Koordinator Keuangan PIU .

Selama pelaksanaan program tahun 2012 di masing-masing aktivitas terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Secara umum kendala yang dihadapai dibagi menjadi kendala internal dan kendala eksternal.

Kendala internal yang dihadapi:

 Keterbatasan kapasitas staf dalam melaksanakan tugas yang diberikan. Hal ini berdampak belum maksimalnya mekanisme monitoring pelaksanaan program.

Turn over dosen di FK UNRAMUnram yang tinggi menyebabkan turn over personalia dalam struktur pelaksana program PHK-PKPD. Agar turn over ini tidak berdamapak negatif terhadap implementasi program maka personalia yang baru dituntut untuk dapat beradaptasi sekaligus mengimplementasikan program PHK-PKPD dalam waktu yang relatif singkat dengan bimbingan personalia PHK-PKPD FK UnramUnram yang sudah lebih dulu terlibat.

Adanya komitmen dari personalia PHK-PKPD FK UnramUnram menjadi salah satu faktor terealisasinya program tahun 2012

(27)

Kendala eksternal yang dihadapai:

 Keterlambatan persetujuan TOR oleh CPCU (16 Juli 2012) yang dan keterlambatan turunya menyebabkan tertundanya beberapa kegiatan. Konsekuensinya, pelaksanaan kegiatan menjadi tertumpuk pada qkuartalwaratal keempat tahun 2012.

 Adanya perubahan jadwal oleh pihak eksternal yang menjadi narasumber menyebabkan pelaksanaan kegiatan tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana. Hal ini juga yang menjadi salah satu kontribusi mundurnya jadwal pelaksanaan kegiatan. Meskipun kegiatan mundur dan terjadi perubahan narasumber namun sebagian besar kegiatan telah berhasil diselenggarakan tanpa mengurangi luarankeluaran dari kegiatan tersebut.

 Dihapuskannya komponen biaya kepanitiaan menyebabkan bertambahnya beban PIC dalam proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Untuk mengatasi hal ini maka dalam pelaksanaan kegiatan PHK-PKPD dilakukan secara bersama-sama oleh personalia PHK- PKPD FK UnramUnram dibawah koordinasi PIC kegiatan.

2.3 Implementasi dan Pengelolaan Keuangan tahun 2012

Secara umum serapan dana tahun 2012 masih sangat kecil dengan kisaran 19,48%. Hal ini disebabkan karena pembiayaan yang paling besar ada di komonen pengadaan barang yang belum bisa terlaksana semua di tahun ini. Adapun realisasi serapan dana tahun 2012 adalah sebagai berikut: 1) Pengadaan sebesar Rp. 965.274.710 2) Pengembangan Staf bergelar senilai Rp.

158.800.000,- 3) Pengembangan staf tidak bergelar senilai Rp. 215.644.500, 4) Lokakarya dan pengembangan system senilai Rp. 123.287.100,- 5) Hibah pengajaran senilai Rp. 140.000.000,- 6) Kemitraan senilai Rp. 26.667.900 dan 7) Manajemen Program senilai Rp. 238.531.375,- Dalam hal pengelolaan keuangan, kendala yang dijumpai sepanjang tahun 2012 adalah pemblokiran anggaran UnramUnram, terlambatnya persetujuan ToR dari CPCU dan terlambatnya proses pencaiaran dana di tingkat universitas. Pemblokiran anggaran mengakibatkan perlunya beberapa kali dilakukan revisi keuangan terhadap RKA-KL. Terkait dengan lambatnya proses pencaiaran dana di tingkat universitas disebabkan karena meskipun pengelolaan dana internal di UnramUnram dilakukan secara terpisah oleh masing-masing fakultas tetapi pencairan dana di KPN dilakukan sebagai satu kesatuan oleh Universitas. Jika salah satu atau beberapa fakultas yang belum menyelesaikan administrasi pertanggung jawaban keuangan yang digunakannya maka pencairan dana berikutnya melalui KPN akan terhambat.

Kondisi seperti ini tidak jarang terjadi. Untuk mengatasi hal ini, dalam pelaksanaan kegiatan PHK-PKPD Fakultas Kedokteran UnramUnram diusahakan mendapatkan dana pinjaman dari pihak ketiga yang akan dikembalikan setelah dana cair dari Universitas. Dengan demikian pelaksanaan kegiatan tidak terhambat oleh terlambatnya pencairan dana.

(28)

Adapun prosedur pencairan dana dan pengelolaan Keuangan adalah sebagai berikut:

1. Pencairan dana dari PIU untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mendapatkan Hibah di lakukan berdasarkan dana yang ada di DIPA Perguruan Tinggi dan pengajuan dananya berdasarkan RIP atau TOR yang telah di setujui oleh CPCU.

2. Pencairan dana pada masing-masing perguruan tinggi secara umum sama yaitu mengajukan permintaan dana ke KPPN.

3. Pengelola keuangan PHK-PKPD mengajukan surat permintaan dana ke rektorat yang di tujukan kepada Rektor UnramUnram.

4. Setelah surat permohonan sampai ke Rektor dan Rektor memberikan Disposisi untuk di proses, barulah BPP Proyek, memberikan Panjar dana kepada pengelola keuangan PHK- PKPD Fakultas Kedokteran UnramUnram.

5. Dan pertanggungjawaban keuangan hanya sebulan, dan apabila ada kelebihan uang harus di setor kembali ke BPP Proyek untuk di kembalikan ke KPPN.

6. Setelah selesai penggunaan dana, pengelola keuangan wajib membuat BKU dan buku bantu lainnya untuk mencatat semua transaksi yang sudah di lakukan dan di sahkan oleh Direktur dan PD II Fakultas Kedokteran UnramUnram.

2.4 Implementasi dan Pengelolaan Pengadaan tahun 2012

Pada tahun 2012 untuk proses pengadaan terfokus pada pengadaan barang saja. Proses ini dirasakan cukup berat mengingat pengadaan barang pada tahun 2011 diluncurkan ke tahun ini, sehingga proses pengadaannya dilakukan bertahap. Pengadaan yang sudah terlaksana pada tahun 2012 hanya pengadaan dengan metode shopping yaitu adalah Pengadaan Peralatan Laboratorium Klinis Luncuran TA 2011, Pengadaan Alat Penunjang Pendidikan TA 2011,Pengadaan Furniture Luncuran TA 2011, Pengadaan Furniture TA 2012 dan Pengadaan Bahan Pustaka Luncuran TA 2011. Serapan dana pengadaan tahun 2012 senilai Rp. 965.274.710. Komponen barang yang disebutkan diatas telah diterima oleh FK UNRAMUnram dan sedang dalam tahap distribusi ke masing-masing bagian.

Terdapat beberapa paket pengadaan baik tahun 2011 dan tahun 2012 yang diluncurkan ke tahun 2013. Paket pengadaaan tersebut adalah: Pengadaan Peralatan Laboratorium Tramed Luncuran Anggaran 2011, Pengadan Laboratorium Dasar Luncuran Anggaran 2012, Pengadaan Alat Kkesehatan Penunjang Pendidikan Luncuran Anggaran 2012, Pengadaan Alat Kketerampilan Medik Dasar dan Profesi Luncuran 2012, Pengadaan Peralatan Ppenunjang Pendidikan Luncuran 2012 dan Pengadaan Software Bbank Soal 2012. Total luncuran pengadaan Barang di tahun 2013 adalah sebesar Rp. 5.901.892.000. Sampai dengan bulan Desember 2012 semua komponen pengadaan yang telah disebutkan di atas kecuali pengadaan software bank sedang dalam tahap bidding dokumen.

Terdapat kendala internal dan eksternal yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksananaan proses pengadaan.

(29)

Kendala internal meliputi:

1. Overload kegiatan oleh tim perencanaan panitia pengadaan UNRAMUnram, disamping terlibat dalam pengadaan PHK-PKPD juga terlibat dalam pengadaan rutin universitas dan fakultas.

2. Adanya tanda bintang dalam DIPA APBN Universitas Mataram. Hal ini disebabkan karena pembahasan yang belum memadai oleh Tim Perencaan UNRAMUnram

3. Adanya revisi DIPA terkait dengan paket pengadaan yang akan dilaksanakan.

4. Adanya revisi berulang terhadap penyusunan dokumen NCB. Permasalahan ini kemudian diatasi dengan adanya pendampingan penyusunan dokumen NCB oleh CPCU.

Kendala eksternal meliputi:

1. Adanya keterlambatan jawaban terhadap pengajuan NOL BER yang diajukan ke World Bank melalui CPCU, baik NOL BER NCB maupun Shopping

Kurangnya komunikasi dengan CPCU terkait dengan pengajuan usulan NOL yang diajukan ke World Bank melalui CPCU.

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt, Highlight

Formatted: Normal, No bullets or numbering Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

Formatted: Font: (Default) +Body, 11 pt Formatted: Left

Formatted: Font: Italic

(30)
(31)

Bagan 2.1. Struktur organisasi pelaksanaan program PHK-PKPD

REKTOR PENANGGUNG JAWAB

Person in Charge Aktivitas 6 Peningkata n Kualitas Input Mahasiswa Baru Person in

Charge Aktivitas 5Implemen tasi Sistem Penjaminan Mutu Person in

Charge Aktivitas 4 Penyelengg araan Manajemen Pendidikan Kedokteran Berkualitas Person in

Charge Aktivitas 1 Pengemban gan KBK FK UnramUnra m

Person in Charge Aktivitas 3 Standardisa si dan Peningkata n Kualitas Pelaksanaa n Evaluasi Person in

Charge Aktivitas 2Implemen tasi KBK

Koordinator Administrasi &

keuangan TIM MONEVIN

UNRAMUnram

Bagian UHTL

Koordinator Pengadaan Koordinator Program

Direktur Eksekutif DEKAN FAKULTAS KEDOKTERAN

Bagian Keuangan Direktur Keuangan

KEPALA BAUK PUREK II PUREK I

Formatted: Font: Italic

(32)

BAB III

HASIL YANG DICAPAI 3.1 Indikator kinerja utama

Berikut ini status indikator kinerja utama sampai dengan bulan Desember 2012:

No. Keterangan Baseline

2011 2012

Target Capaian Target Capaian I. Indikator Kinerja Utama

1. Peningkatan Status Akreditasi

C C C C C

2. Presentase Kelulusan UKDI

NA 50% 93.10 % 70% 84%

3. Rerata nilai UKDI NA 60 75.23 65% 67.616.61%

4. Peningkatan IPK lulusan dokter

NA 2.75 3.01 3.00 3.00

5. Peningkatan IPK tahap profesi

NA 3.00 3.16 3.16 3.14

6. Peningkatan IPK lulusan S.Ked

2.90 2.90 2.93 3.00 2.97

7. Peningkatan lulusan dokter tepat waktu.

0% 0% 0% 0% 14.3%

8. Peningkatan Kualitas pelaksanaan KBK dengan pendekatan PBL dan SCL

Terlaksan a proses pembelaja ran dengan pendekata n PBL berupa tutorial

Sama dengan baseline

Sama dengan baseline

Terdapat 8 blok / bagian yang telah melaksanaka n inovasi strategi pembelajaran dengan pendekatan PBL dan SCL

Terdapat 21 blok pada semester genap telah melakukan inovasi terhadap strategi pembelajara n dengan pendekatan PBL dan SCL

Formatted Table

Comment [DS1]:

(33)

9. Presentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap

pembimbingan pada tahap klinik

0% 25% 50% 65% 73.6%

10. Penerapan early clinical exposure

Sudah terlaksana pada 6 blok sistem

Terlaksana pada 9 blok sistem dan blok emergensi

Terlaksa na pada 9 blok sistem (3 blok semester IV, 3 blok semester VI, 2 blok semester V, 1 blok semester VII) dan blok emergens i

Terlaksana pada 10 blok sistem dan blok emergensi

Terlaksana pada 17 blok dari 21 blok

Semester II: 3 blok Semester III: 2 blok Semester IV: 3 blok Semester V:

3 blok Semester VI: 3 blok Semester VII: 3 blok

11. Persentase mahasiswa yang menyatakan puas terhadap

pembimbingan dalam kegiatan early clinical exposure

0% 25% 25% 50% 66.67%

Analisis Indikator Kinerja Utama 1. Peningkatan Status Akreditasi

Pada tahun kedua implementasi PHK-PKPD ini status akreditasi FK UNRAMUnram masih sama dengan baseline yaitu C. Terkait dengan persiapan akreditasi, kemajuan yang telah

Formatted: Default, Space After: 9 pt

Formatted: Default, Space After: 9 pt

(34)

dipersiapkan adalah telah tersusunnya Borang Akreditasi Program Studi dan Fakultas serta Borang Evaluasi Diri. Tim akreditasi FK UNRAMUnram juga telah berkonsultasi dengan unit penjaminan mutu Universitas Mataram dan Fakultas Kkedokteran Universitas Udayana sebagai mitra. Konsultasi ini bertujuan untuk untuk mendapatkan masukkan terkait substansi dan kelengkapan data pendukung sebagai bagian persiapan pengajuan akreditasi. Saat ini tim akreditasi dalam tahap merevisi dan melengkapi kembali dokumen penunjang sesuai dengan masukkan dari unit penjaminan mutu Universitas Mataram dan juga Fakultas kedokteran Universitas Udayana. Direncanakan pengajuan akreditasi sudah dapat dilakasanakan pada tahun 2013.

2. Persentase Kelulusan UKDI

Persentase kelulusan UKDI pada tahun 2012 adalah 84% dengan jumlah mahasiswa yang mengikuti UKDI sepanjang tahun 2012 adalah 25 mahasiswa. Persentase kelulusan yang dicapai pada tahun 2012 telah melampaui target pencapaian tahun 2012 yaitu sebesar 70%.

Target indikator pada tahun ini juga mengalami penyesuaian yaitu dari 60% menjadi 70%, hal ini didasarkan karena pencapaian pada tahun 2011 yang telah melampaui target yang semula ingin dicapai. Keberhasilan mencapai target yang diharapkan antara lain didukung adanya sebagian kegiatan pada aktivitas 1, 2 dan 3 yang dikerjakan pada tahun 2011 yang sudah dirasakan manfaatnya pada tahun 2012 serta komitment institusi dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam persiapan UKDI.

3. Rerata nilai UKDI

Rerata nilai UKDI pada tahun 2012 adalah 676,61%, hal ini telah memenuhi target indikator kinerja tahun 2012 yaitu sebesar 65%. Mengingat pada tahun 2011, indikator rerata nilai UKDI telah melampaui ekspektasi pencapaian yang semula ditargetkan, maka dilakukan penyesuaian pada target tahun 2012 yang semula 62% diubah menjadi 65%. Alasan tercapainya target ini sama seperti justifikasi yang tertuang untuk persentase kelulusan UKDI.

4. Peningkatan IPK lulusan dokter

Pada tahun 2012, dari 35 mahasiswa yang lulus dokter, didapatkan rerata IPK lulusan dokter adalah sebesar 3.00. Hal ini telah sesuai dengan target yang diharapkan pada tahun 2012 yaitu sebesar 3.00. Nilai rerata ini juga tidak berbeda jauh dengan ketercapaian pada akhir tahun 2011 yaitu sebesar 3.01.

5. Peningkatan IPK tahap profesi

IPK tahap Profesi dari ke 35 orang lulusan dokter adalah 3.14 sampai dengan periode wisuda bulan Desember 2012. IPK tahap profesi yang didapatkan pada akhir tahun 2012 sedikit di bawah target yang diharapkan yaitu 3.14. Target pada tahun 2012 juga telah mengalami penyesuaian yaitu dari 3.10 menjadi 3.16. Hal ini disebabkan karena IPK tahap profesi pada tahun 2011 yaitu sebesar 3.16 telah melampaui target yang diharapkan pada tahun tersebut yaitu sebesar 3.00.

6. Peningkatan IPK lulusan Sarjana Kedokteran

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 12 pt

Referensi

Dokumen terkait

Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran melalui PHK PKPD telah menetapkan fokus utama program berupa penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan dokter, peningkatan

Tabel 1 menunjukkan bahwa 60% target akhir tahun 2013 telah tercapai, pada indikator kinerja dilaksanakannya KBK akan tercapai sepenuhnya pada bulan Januari-Februari

Untuk peserta S2, ada 2 orang peserta training yang telah memiliki surat penerimaan dari universitas tujuan, 1 peserta lagi telah mengikuti test masuk namun belum

Semua posisi inti pada PIU PHK-PKPD Fakultas Kedokteran dipegang pejabat struktural yang memiliki legal viability untuk menjamin akuntabilitas proyek.

Program Pengembangan Proses Pembelajaran Pendidikan Dokter, pengadaan alat-alat skill lab (manikin) sudah dilaksanakan pada quartal 1 tahun 2013. Pelaksanaan Rencana