• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE BAGIAN PROGRESIF SISWA KELAS VII MTS MUHAMMADIYAH 04 SIBOLGA TAHUN AJARAN 2013/2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE BAGIAN PROGRESIF SISWA KELAS VII MTS MUHAMMADIYAH 04 SIBOLGA TAHUN AJARAN 2013/2014."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLING DALAM

PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI PENDEKATAN

PEMBELAJARAN DENGAN METODE BAGIAN

PROGRESIF SISWA KELAS VII MTS

MUHAMMADIYAH 04 SIBOLGA

TAHUN AJARAN

2013/2014

Skripsi

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

DEDY IRAWAN

609112013

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

i

ABSTRAK

DEDY IRAWAN, NIM: 609112013, Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Dalam Permainan Sepak Bola Melalui Pendekatan Pembelajaran Dengan Metode Bagian Progresif Siswa Kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga Tahun Ajaran 2013/2014.

(Pembimbing : IBRAHIM SEMBIRING S.Pd, M, Or)

Skripsi Medan : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2014

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Dribbling dalam permainan Sepak Bola dengan menggunakan pendekatan pembelajaran dengan metode bagian Progresif tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIa MTs Muhammdiyah 04 Sibolga yang berjumlah 35 siswa yang terdiri dari 17 siswa pria dan 18 siswa wanita, yang diberikan tindakan berupa pengajaran berupa penerapan pendekatan pembelajaran dengan metode bagian progresif.

Penelitian ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 04 Sibolga yang beralamat di Jalan DE. Sutan Bungaran Panggabean No. 24A Kota SIBOLGA. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan fortofolio.

Dari analisis data hasil belajar siswa mengalami peningkatan, yaitu data pre-test sebagai hasil belajar awal siswa dengan 8 siswa yang tuntas atau rata-rata (22,85). Data post-test siklus I dengan 17 (48,57%) siswa yang tuntas belajar atau dengan nilai rata-rata 69,96. Sedangkan data post-test siklus II hasil belajar siswa yang tuntas 31 (88,57%) siswa yang tuntas atau dengan nilai rata-rata 80,59. Berarti ada peningkatan hasil belajar siswa dari post-test siklus I ke post-test siklus II sebesar 40%.

(5)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala

nikmat dan karunia yang telah diberikan-Nya, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar

Dribbling Dalam Permainan Sepak Bola Melalui Pendekatan Pembelajaran

Dengan Metode Bagian Progresif Siswa Kelas VII MTs Muhammadiyah 04

Sibolga Tahun Ajaran 2013/2014”. Skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi

salah satu syarat dalam menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Keolahragaan

Universitas Negeri Medan.

Dalam penyusunan skripsi ini tentunya tidak terlepas dari bantuan,

bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini

penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si selaku Rektor Universitas Negeri Medan

2. Bapak Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes selaku Dekan FIK UNIMED

3. Bapak Drs. Suharjo, M.Pd selaku Pembantu Dekan I FIK UNIMED

4. Bapak Drs. Mesnan, M.Kes selaku Pembantu Dekan II FIK UNIMED

5. Bapak Dr. Budi Valianto, M.Pd selaku Pembantu Dekan III FIK UNIMED

6. Bapak Drs. Suryadi Damanik, M.Kes selaku Ketua Jurusan PJKR FIK

UNIMED

7. Bapak Afri Tantri, S.Pd, M.Pd selaku Sekretaris Jurusan PJKR FIK UNIMED

8. Bapak Ibrahim Sembiring, S.Pd, M.Or selaku Dosen Pembimbing Skripsi

yang telah membimbing penulis dalam menyelesaikan skripsi penulis

9. Bapak/Ibu Dosen dan Staf Administrasi dan perlengkapan di FIK UNIMED

(6)

iii

penyelesaian skripsi ini.

10. Terima kasih kepada Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 04 Sibolga,

Bapak M Saihun Silitonga. S.Pd, yang telah memberikan izin melakukan

penelitian di sekolah tersebut. Bapak Supriyanto Hutagalung S.Pd, selaku

Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, serta Bapak/Ibu dewan

guru dan staf tata usaha yang telah banyak membantu selama melakukan

penelitian ini. Terima kasih kepada para siswa kelas VII selaku subjek

penelitian.

11. Teristimewa penulis ucapkan kepada ayahanda tersayang (Marman) dan

ibunda tercinta (Cahaya Chairani Pasaribu), yang telah memberikan kasih

sayang tiada henti-hentinya kepada penulis, doa yang tiadak putus-putusnya,

serta memberikan dukungan material dan spiritual yang tidak ternilai

harganya dan kepada keluarga yang sudah mensuport mulai dari fisik

(bimbingan) dan materi.

12. Kepada Kakanda dan Abangda Eli Sarmida, Erviani, Nadirsyah dan Denny

Gunawan yang telah memberikan semangat dan dukungan kepada penulis

untuk menyelesaikan skripsi ini.

13. Rekan-rekan seperjuangan mahasiswa FIK UNIMED, khususnya PKR-B

Reguler 2009, dan tentunya bagi Susanti, Dika Nella, Hari Iskandar

Pulungan, Lili Suheri Hutajulu, Janri R K Sihite, dan semua pihak yang tak

bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu dan

(7)

iv

menyelesaikan dan memperbaiki skripsi ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa

membalas segala kebaikan yang kalian berikan kepada penulis.

14. Penulis juga mengucapkan terima kasih terkhusus kepada teman-teman Kost

Siddiq 33, Erwin Anto Situmorang S.Pd, Achmad Alhadi Sugiarto SE,

Andiko Aryo Seno, Khairul Anwar, Ari Al-Azhari, Isky Fauzi, yang selalu

setia memberikan semangat, motivasi, waktu, serta perhatiannya kepada

penulis selama penyelesaian skripsi ini.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyelesaikan skripsi ini,

namun penulis menyadari bahwa skripsi ini belum sempurna, baik dari segi isi,

tulisan maupun kualitasnya. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan

saran yang membangun untuk memperbaiki skripsi ini. Akhir kata penulis

mengharapkan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan semoga

skripsi ini bermanfaat dalam memperkaya ilmu Pendidikan Jasmani, Kesehatan

dan Rekreasi.

Medan, April 2014

Penulis,

DEDY IRAWAN

(8)

v

B. Identifikasi Masalah ... 6

C. Pembatasan Masalah ... 6

D. RumusanMasalah ... 7

E. Tujuan Penelitian ... 7

F. Manfaat Penelitian ... 7

BAB II LANDASAN TEORITIS A. Kajian Teoritis ... 8

1. Hakekat Pendidikan Jasmani ... 8

2. Hakekat Belajar ... 10

3. Hakekat permainan Sepak bola ... 12

4. Hakekat Dribbling ( Menggiring ) ... 15

5. Hakekat Dribbling Dengan Kaki Bagian Dalam ... 20

6. Hakekat pendekatan Pembelajaran ... 25

7. Hakekat pendekatan bagian Progresif ... 26

(9)

vi BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 31

1. Lokasi ... 31

2. Waktu Penelitian ... 31

B. Populasi dan Subjek ... 31

1. Populasi ... 31

2. Subjek ... 31

C. Metode Penelitian ... 32

D. Desain Penelitian ... 33

Rancangan Siklus I ... 34

Rancangan Siklus II ... 36

E. Instrumen Penelitian ... 38

F. Teknik Analisis Data ... 41

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 44

A. Deskripsi Data Penilaian ... 44

1. Deskripsi Data Penelitian Siklus I ... 45

2. Deskripsi Data Penelitian Siklus II ... 46

B. Hasil Penelitian ... 49

1. Pelaksanaan Siklus I ... 49

2. Pelaksanaan Siklus II ... 54

C. Pembahasan Dan Hasil Penelitian ... 59

BAB V KESIMPILAN DAN SARAN ... 62

A. Kesimpulan ... 62

B. Saran ... 62

(10)

vii

DAFTAR TABEL

Tabel Hal

1. 3.1 Rubrik Penilaian Proses Kemampuan Dribbling ... 40

2. 4.1 Deskripsi Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam ... 44

3. 4.2 Deskripsi Nilai Post-Test I ( Siklus I ) ... 45

4. 4.3 Deskripsi Nilai Post-Test II ( Siklus II ) ... 46

(11)

64

DAFTAR PUSTAKA

Amung, Ma’mun. (2000). Perkembangan Gerak dan Belajar gerak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Dan Menengah.

Atwi Suparman. (1997). Desain istruksional . Jakarta : Depdikbud

Bakti, C. Eric ( 2007). Sepak Bola Dasar . Jakarta : Depdikbud

Cristina, GA., and Fahey, T.D ( 1998 ).Coaches Guide to teaching Sport Skill.

Lutan, Rusli. (2000).Pengukuran dan Evaluasi Penjaskes. Jakarta :Departeman Pendidikan Nasional

Magill, R. A, (2001) Motor Learning concepts and aplications. Singapore : Me Graw. Hall Book.

Mielke, Danny (2007). Dasar-Dasar Sepak Bola. Jakarta: PT. Pakar Raya.

Muctar, Remy. 1992. Sepak Bola Pembinaan Bermain. Medan Ikip.

Nusri, Ardi (2003). Diktat Sepak Bola. MEDAN, UNIMED

Rosdiani, Dini. (2012). Model Pembelajaran Langsung dalam Pendidikan Jasmani dan kesehatan. Bandung : CV Alvabet.

Sagala, Syaiful (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung : CV Alvabet

Sarumpaet A, dkk. (1992). Permainan Besar. Semarang. : Depdikbud.

(12)

65

Sucipto.(1999). SepakBola. Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Dan Menengah: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.

Suharsimi, Arikunto. (2006).Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan

Praktik.Jakarta: Rineka Cipta.

Supandi. 1992. Strategi Belajar Mengajar Penjas. Jakarta : Depdikbud.

Surbakti, Sabar, (2011), Perbedaan Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Dan Keterampilan Gerak Terhadap Ketereampilan Menembak Hoki Lapangan, Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

(13)

ix

DAFTRAR GRAFIK

Grafik

1. 4.1 Perbandingan Ketuntasan Hasil Belajar Peserta Didik Setiap Siklus..47

(14)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar Hal

1. 2.1 GambarBola ... 14

2. 2.2 GambarLapangan Sepak Bola ... 14

3. 2.3 Dribbling Bola dengan Kaki BagianDalam ... 18

4. 2.4 Dribbling Bola dengan Kaki BagianLuar ... 19

5. 2.5 Dribbling Bola dengan Kaki BagianPunggung ... 20

6. 2.7 Tahap Awalan ... 20

7. 2.8 Tahap Pelaksanaan ... 21

8. 2.8 Tahap Akhir ... 21

9. 2.9 Dribbling Bola degan kaki bagian dalam ... 22

10. 3.1 Siklus Penelitian Tindakan Kelas... 33

11. 4.1 Perbandingan Ketuntasan Belajar Pada Siklus I...46

(15)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang mempunyai tugas

untuk menghantarkan peserta didik mengembangkan segala potensi yang

dimilikinya. Sekolah juga dipercaya sebagai satu-satunya cara agar manusia

pada zaman sekarang dapat hidup lebih baik dimasa yang akan datang.

Keberhasilan pendidikan di sekolah sangat tergantung pada proses belajar

mengajar di kelas. Kegiatan belajar mengajar bertujuan untuk membawa

peserta didik pada perubahan tingkah laku yang diinginkan.

Pengertian ini kelihatan cukup simpel dan sederhana, akan tetapi bila

pengertian ini ditelaah lebih dalam, maka akan terlihat lebih rumit dan begitu

kompleksnya proses yang dituntut dalam mengelola pelajaran itu sendiri.

Hal ini bisa dipahami karena membawa peserta didik ke arah perubahan yang

diinginkan. Dalam proses pembelajaran di sekolah terdapat banyak unsur

yang saling berkaitan dan menentukan dalam proses belajar mengajar.

Unsur-unsur tersebut adalah pendidik (guru), peserta didik (siswa), kurikulum

pengajaran, tes dan lingkungan. Siswa sebagai subjek dalam proses

pembelajaran tersebut juga sangat berperan dalam keberhasilan belajar

mengajar.

Salah satu tugas pendidik atau guru adalah menciptakan suasana

(16)

2

dengan baik dan bersemangat. Suasana pembelajaran yang demikian akan

berdampak positif dalam pencapain prestasi belajar yang optimal.

Pendidikan jasmani memiliki peran yang sangat penting dalam

pengembangan siswa. Pendidikan jasmani berperan sebagai sarana

pembinaan dan pengembangan individu maupun kelompok dalam menunjang

pertumbuhan dan perkembangan jasmani, kesehatan, mental, sosial, serta

emosional yang serasi, selaras dan seimbang.

Pendidikan jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan

aktifitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik dalam kualitas individu,

baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Juga dikatakan bahwa guru

pendidikan jasmani mencoba mencapai tujuannya dengan mengajarkan dan

memajukan aktivitas-aktivitas jasmani. Aktifitas pendidikan jasmani di SMP

menekankan pada gerak dasar untuk diajarkan kepada siswa yaitu gerak

lokomotor, gerak non lokomotor, dan gerak manipulatif. Ketiga gerak dasar

yang secara garis besar ketiganya merupakan inti dari kemampuan yang

dimiliki oleh setiap individu dari sejak lahir sampai dewasa. Ketiga struktur

gerak dasar tersebut merupakan gerak yang dilalui oleh setiap anak dalam

perkembangan hidupnya. Dari gerak dasar inti tersebut dapat dimanfaatkan

oleh para guru dalam menyusun suatu latihan yang dapat diberikan kepada

anak didik.

Dalam pembelajaran pendidikan jasmani , guru harus menguasai

materi yang diajarkan dan cara menyampaikannya harus menarik sehingga

(17)

3

yang ditugaskan. Karena tinggi rendahnya hasil belajar tergantung pada

proses pembelajaran yang akan dihadapi oleh siswa. Secara umum kegiatan

pembelajaran pendidikan jasmani melibatkan aktivitas fisik.

Melalui pendidikan jasmani diharapkan siswa dapat memperoleh

berbagai pengalaman untuk mengungkapkan kesan pribadi yang

menyenangkan, kreatif, inovatif, trampil meningkatkan dan pemeliharaan

kesegaran jasmani serta pemahaman terhadap gerak manusia. Salah satu

contoh aktifitas fisik dalam pendidikan jasmani terdapat pada suatu pola

permainan olahraga diantaranya sepak bola.

Sepak bola merupakan cabang olahraga yang sangat populer hampir

diseluruh dunia. Demikian juga di Indonesia, sepak bola merupakan cabang

olahraga yang paling digemari masyarakat. Terbukti dengan adanya

klub-klub sepak bola yang mempunyai dan memiliki pemain yang berkualitas, itu

jadi salah satu alasan olahraga sepak bola dimasukkan kedalam pembelajaran

pendidikan jasmani disekolah. Disamping itu sepak bola juga merangsang

lebih cepat motorik anak dan meningkatkan kebugaran jasmani dan dapat

menanam jiwa-jiwa sosial.

Salah satu masalah yang sering terjadi dalam permainan sepak bola

adalah kurangnya kemampuan seseorang dalam melakukan praktek

dribbling. Hal ini sesuai dengan hasil pengamatan penulis pada siswa kelas

VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga dalam praktek olahraga sepak bola.

Kemampuan siswa dalam melakukan dribbling masih kurang, sehingga hasil

(18)

4

yang baik dan benar, pada saat siswa melakukan teknik dasar melakukan

dribbling tersebut, sekolah hanya menyediakan 1 ( satu ) bola untuk

melakukan praktek, hal ini sangat mengahambat proses belajar mengajar, di

karenakan setiap siswa hanya dapat melakukan sedikit percobaan dalam

melakukan praktek Dribbling tersebut, dimana apabila seseorang itu ingin

bagus cara melakukan dribblingnya orang tersebut harus banyak melakukan

praktek dribbling tersebut. Untuk mengatasi hal ini penulis ingin

menambahkan instrumen dalam penelitian ini berupa tambahan beberapa

bola untuk melancarkan proses belajar mengajar dan proses penelitian juga

tentunya. berdasarkan masalah di atas juga perlu dicari metode atau model

pembelajaran yang dapat mendukung guru dalam meningkatkan kemampuan

siswa melakukan dribbling dalam permainan sepak bola.

Dribbling termasuk indikator materi pokok pembelajaran dalam

sepak bola di MTs/SMP, dan bagian dari permainan sepak bola. Berdasarkan

hasil observasi dan wawancara peneliti pada tanggal 04 September 2013

terhadap guru mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan MTs

Muhammadiyah 04 Sibolga, yakni Supriyanto Hutagalung S.pd, bahwa

hasil belajar siswa dalam pembelajaran sepak bola masih dalam kategori

rendah, disebabkan pembelajaran yang dilaksanakan selama ini lebih banyak

teori, dan dalam pelaksanaan praktek di lapangan siswa kebanyakan pasif

dan tidak ingin melaksanakan proses belajar mengajar yang dikarenakan

metode pembelajaran yang konvensional yang kurang menarik perhatian

(19)

5

proses pembelajaran Dribbling dalam permainan Sepak Bola. dan dari 35

siswa kelas VII di MTs Muhammadiyah 04 Sibolga hanya 8 siswa atau 22,85

% memperoleh nilai sesuai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dan 27

siswa atau 77,14 % yang belum memperoleh nilai sesuai KKM bidang studi

pendidikan jasmani di sekolah tersebut, dimana KKM pelajaran pendidikan

jasmani di sekolah tersebut adalah 75 dan ini tidak mencapai apa yang telah

diharapkan oleh kurikulum dan Ini merupakan masalah yang perlu dicari

solusi.

Berdasarkan masalah-masalah diatas peneliti ingin menerapkan

metode mengajar yaitu metode bagian progresif. Metode pembelajaran ini

diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, sebab

metode pembelajaran ini menggunakan pola latihan yang maju

berkelanjutan,cara mengajar dengan rnetode ini, dimana unsur pertama dan

kedua dipelajari secara terpisah, kemudian setelah dikuasai baru disatukan,

selanjutnya unsur ketiga dipelajari secara teipisah pula, setelah dikuasai

digabungkan dengan unsur satu dan dua. Demikian seterusnya sehingga dapat

dikuasai, setelah itu baru melakukan gerakan yang sesungguhnya. Sehingga

siswa mudah mengingat cara melakukan dribbling dalam permainan sepak

bola.

Sehubungan dengan kenyataan tersebut, maka peneliti merasa tertarik

untuk mengadakan penelitian tentang “ Upaya Meningkatkan Hasil Belajar

(20)

6

Pembelajaran Dengan Metode Bagian Progresif Siswa Kelas VII MTs

Muhammadiyah 04 Sibolga Tahun Ajaran 2013/2014 ”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka peneliti dapat

mengidentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapi, antara lain :

Apakah sarana dan prasarana olahraga yang tidak mendukung

mengakibatkan rendahnya hasil belajar dribbling dalam permainan sepak

bola pada siswa kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga ? Apakah

Metode guru mengajar kurang menarik minat siswa sehingga

menyebabkan rendahnya hasil belajar dribbling dalam permainan sepak

bola pada siswa kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga? Apakah

dengan metode pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dribbling

dalam permainan sepak bola pada siswa kelas VII MTs Muhammadiyah

04 Sibolga? Apakah dengan metode pendekatan bagian progresif dapat

meningkatkan hasil belajar dribbling dalam permainan sepak bola pada

siswa kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga.

C. Pembatasan Masalah

Dari beberapa pembatasan yang dapat diidentifikasi, peneliti

membatasi pada Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Dalam

Permainan Sepak bola Melalui Pendekatan Pembelajaran Dengan Metode

Bagian Progresif Siswa Kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga Tahun

Ajaran 2013/2014. Dan dalam penelitian ini dribbling yang digunakan

(21)

7

D. Rumusan Masalah

Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah

dengan menerapkan pendekatan pembelajaran metode bagian progresif

dapat meningkatkan hasil belajar dribbling dalam permainan Sepak bola

Kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga Tahun Ajaran 2013/2014.

E. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil

belajar dribbling dalam permainan sepak bola dengan menerapkan metode

bagian progresif pada siswa kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Sibolga

Tahun Ajaran 2013/2014

F. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi

pengguna informasi penelitian ini. Adapun manfaat penelitian ini adalah :

1. Untuk menambah dan memperluas pengetahuan serta wawasan

bagi penulis mengenai metode Progresif dan sebagai calon

pendidik di masa yang akan datang

2. Sebagai bahan masukan bagi guru Pendidikan Jasmani untuk

mengembangkan kemampuan dalam proses belajar mengajar

3. Sebagai bahan referensi dan masukan bagi peneliti lain yang

(22)

62 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat ditarik kesimpulan

bahwa dribbling bola menggunakan kaki bagian dalam dengan menerapkan

metode bagian progresif dapat meningkatkan hasil belajar dribbling sepak

bola dengan menggunakakan kaki bagian dalam pada siswa kelas VII MTs

Muhammadiyah 04 sibolga Tahun Ajaran 2013/2014

B. Saran

Sebagai saran dapat diberikan peneliti sebagai berikut :

1. Disarankan pada Guru Pendidikan Jasmani Sekolah MTs

Muhammadiyah 04 Sibolga untuk mempertimbangkan penggunaan

Metode bagian Progresif dengan materi yang disesuaikan karena hal

ini dapat membangkitkan motovasi belajar siswa.

2. Dari hasil penelitian ditemukan banyak siswa tidak memahami

penggunaan teknik dasar dribbling bola menggunakan kaki bagian

dalam yang benar, disarankan pada guru agar melaksanakan

pembelajaran melalui Metode pembelajaran ini, diharapkan dapat

memotivasi siswa untuk lsebih semangat dalam belajar.

3. Kepada para teman-teman mahasiswa FIK UNIMED agar dapat

mencoba melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan

(23)

63

4. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian

dengan menggunakan Metode Pembelajaran kiranya dapat mencoba

dengan materi pelajaran yang lainnya.

5. Untuk penulis sendiri sebagai acuan dalam proses pengajaran nantinya

(24)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus I ... 67

2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus II ... 72

3 Lembar Observasi Siklis I dan Siklus II ... 77

4 Daftar nilai tes awal dribbling Sepak bola ... 81

5 Data Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siklus I ... 83

6 Reduksi Data Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siklus I ... 85

7 Paparan Data Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siklus I ... 87

8 Data Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siklus II ... 89

9 Reduksi Data Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siklus II ... 91

10 Paparan Data Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siklus II ... 93

11 Indikator yang tidak tercapai pada siklus I ... 95

12 Indikator yang tidak tercapai pada siklus II ... 99

Gambar

Tabel    Hal
Gambar    Hal

Referensi

Dokumen terkait

Adilson F Simatupang: “ Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Dengan Punggung Kaki Pada Permainan Sepak Bola Malalui Variasi Bermain Pada Siswa Kelas X SMK

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Dalam Permainan Sepak Bola Melalui Penerapan Gaya Mengajar Konvergen (The Convergent Discovery Style) Pada Siswa Kelas

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAK BOLA DENGAN KAKI BAGIAN DALAM MELALUI PEMBELAJARAN.. MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS VII-1 SMP NEGERI 1

Saintifik dan Pendekatan Tehnik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola. dengan menggunakan kaki bagian dalam pada Siswa Kelas X IPA 2 SMA Negeri

Berdasarkan hasil yang di dapat maka dapat disimpulkan bahwa melalui metode bagian dan modifikasi bola dapat meningkatkan hasil belajar heading dalam permainan

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Menggiring Bola Dengan Kaki Bagian Luar Dalam Permainan Sepak Bola Melalui Metode Latihan Pada Siswa Kelas VII MTs.. Swasta

eksperiment untuk meningkatkan hasil belajar yang dimiliki siswi yaitu materi dribbling dalam pembelajaran sepak bola dengan menggunakan proses pembelajaran

Ada pengaruh penerapan metode latihan passing permainan sepak bola terhadap hasil belajar passing sepak bola menggunakan kaki bagian dalam diranah pengetahuan dan