• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Jumat, 8 Mei 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Jumat, 8 Mei 2015"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

IMF Predik Ekonomi Indonesia 2015 Hanya Tumbuh 5%.

ERAA Bidik Pertumbuhan Laba Bersih 4% di Kuartal II.

Bank BRI Siap Gelontorkan Rp7,3 Triliun ke Sektor Maritim.

PT PP Properti Menargetkan Penjualan Rp2,5 triliun di 2015.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD Change

Market Preview

I

HSG pada perdagangan kemarin gagal tutup di teritori positif menyusul memburuknya kondisi pasar kawasan Asia. IHSG akhirnya tutup terkoreksi 34,464 (0,66%) di 5150,486 setelah pemodal asing kembali melepas saham terutama menjelang penutupan. Kemarin pemodal asing mencatatkan nilai penjualan bersih Rp350,5 miliar. Secara akumulasi selama pekan ini pemodal asing mencatatkan penjualan bersih hingga Rp742 miliar.

Di tengah banyak saham sektoral yang dilanda tekanan jual, aksi beli selektif melanda sejumlah saham sektor jasa konstruksi dan telekomunikasi. Pasar menyambut positif rencana pemerintah mendorong percepatan sejumlah proyek i n fr as t r u kt u r un tu k men do r on g

pertumbuhan ekonomi setelah di kuartal pertama tahun ini hanya tumbuh 4,7%, terendah sejak 2011 lalu. Terkait dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini, IMF kemarin memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015 hanya sebesar 5%. Angka ini jauh di bawah asumsi pemerintah dalam APBN-P 2015 sebesar 5,7%.

Di pasar Asia, sentimen negatif terutama dipicu faktor China, indeks Shanghai Composite terkoreksi 2,8%, setelah Morgan Stanley menurunkan bobot MSCI China menjadi equalweight dari overweight. Mata duang dolar yang kembali menguat atas sejumlah mata uang emerging market turut menekan pasar saham Asia kemarin. Rupiah atas dolar AS kemarin melemah 0,8% di Rp13148.

Sementara Wall Street tadi malam berhasil tutup di teritori positif setelah data tenaga kerja (jobless claims) pekan lalu turun menjadi 265 ribu dari perkiraan sebelumnya 277 ribu. Pasar menanti data tenaga kerja AS akhir pekan ini yang diperkirakan angka kesempatan kerja April bertambah 224 ribu dengan tingkat pengangguran 5,4%. Sedangkan harga minyak mentah tadi malam di AS turun hingga 3% di USD58,96/barel menyusul menguatnya dolar AS dan perhatian pada peningkatan suplai minyak. Ekspektasi positif atas lapangan kerja yang bertambah di AS, penurunan yield obligasi dan penurunan harga minyak mentah membuat indek DJIA dan S&P tadi malam menguat masing-masing 0,46% dan 0,38% di 17924,06 dan 2088,00.

Pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi namun berpeluang tutup menguat terbatas menyusul sentimen melemahnya harga minyak. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5130 dan resisten di 5170. IHSG : S1 5130 S2 5090 R1 5170 R2 5210

Top Gainers IDR % Chg

BIPP 93 24.00 18

SDMU 279 21.30 49

MAGPW 6 20.00 6

DSFI 109 14.74 7

TRAM 57 14.00 7

Top Losers IDR % Chg

CMPP 96 (17.24) (20)

TELEW 580 (14.71) (100)

FPNI 82 (14.58) (14)

AHAP 190 (13.64) (30)

TALF 400 (13.04) (60)

Top Value IDR % (miliar) BBRI 11,625 (1.06) 347.50 BMRI 11,175 (1.97) 311.07 TLKM 2,830 2.17 254.33 BBNI 6,700 2.29 239.72 PGAS 3,980 (0.50) 219.30 Top Volume IDR % (juta)

TRAM 57 14.00 762.39 CPRO 59 13.46 485.31 MTFN 161 (5.29) 479.29 SIAP 219 0.46 416.11 PWON 437 1.63 234.88 IHSG 5,150.49 Change (34.46) Change (%) (0.66) Change (%/ytd) (1.46)

Total Value (IDR triliun) 6.206 Total Volume (miliar saham) 7.175 Net Foreign Buy (IDR miliar) (350.491) Up: 119 Down: 180 Unchange: 101

Index Last Chg % DJIA 17924.24 82.26 0.46 S&P 500 2088.00 7.85 0.38 FTSE 100 6886.95 (46.79) (0.67) CAC 40 4967.22 (14.37) (0.29) DAX 11407.97 57.82 0.51 NIKKEI 225 19291.99 (239.64) (1.23) HANGSENG 27289.97 (350.94) (1.27) STI 3432.78 (26.48) (0.77) SHENZHEN 2197.21 (9.50) (0.43) SHANGHAI 4112.21 (117.06) (2.77) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 58.96 (1.69) (2.79) CPO (RM/M.T) 2173.00 (10.00) (0.46) Gold (USD/T.oz) 1183.70 (7.00) (0.59) Nikel (USD/M.T 13970.00 (50.00) (0.36) Timah (USD/M.T) 16025.00 (175.00) (1.08) Coal (USD/M.T) 56.05 (0.04) (0.07) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13146.00 121.00 0.93 USD/EUR 1.125 (0.01) (0.78) JPY/USD 119.72 0.35 0.29 IDR/SGD 9864.19 28.06 0.29 IDR/AUD 10398.49 26.68 0.26 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 43.08 2832 0.76 1.80

(2)

News Update

2



IMF : Asia Masih Akan Menjadi Motor Pertumbuhan Global.

Pertumbuhan Asia Pasifik

akan terus mengagumkan karena konsumsi domestik yang bagus didorong oleh pasar tenaga

kerja yang sehat, suku bunga rendah, dan penurunan harga minyak, demikian kata dana

Moneter Internasional (IMF). Pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Pasifik diperkirakan tetap

berada di level 5,6% tahun ini dan 5,5% tahun depan. Diantara negara ekonomi besar,

ekonomi China diperkirakan akan melambat ke level 6,8% tahun ini dan 6,3% tahun depan.

Sedangkan ekonomi Jepang tahun ini hanya akan tumbuh 1% dan tahun depan 1,2%. (IQ Plus)



IMF Predik Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5% Tahun 2015.

Dana Moneter

Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di kisaran 5%.

Namun, Indonesia punya peluang besar untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. "Kami

belum mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia, pada tahun ini masih

sekitar 5%," kata, Deputi Director of the Asia and Pasific Department IMF Kalpana Kocchar

dalam jumpa pers di kantor Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis (7/5/2015). (detik)



ERAA Bidik Pertumbuhan Laba Bersih 4% di Kuartal II.

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

mematok angka pertumbuhan pendapatan sebesar 6% dan pertumbuhan laba bersih sebesar

4% pada kuartal II tahun ini. Pada 1Q15 laba bersih emiten seluler ini turun dari Rp80,08 miliar

menjadi Rp70,61 miliar, yang disebabkan membengkaknya beban yang harus ditanggung. (IQ

Plus)



Bank BRI Siap Gelontorkan Rp7,3 Triliun ke Sektor Maritim.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

(BBRI) berencana menyalurkan kredit Rp7,3 triliun ke sektor maritim tahun ini. Tahun lalu

kredit perseroan ke sektor kelautan dan perikanan sebesar Rp4,8 triliun. Perseroan akan masuk

ke industri pembuatan kapal. (IQ Plus)



PT PP Properti Menargetkan Penjualan Rp2,5 triliun di 2015.

Anak perusahaan PT

Pembangunan Perumahan (PP), PT PP Properti menargetkan pendapatan penjualan sebesar

Rp2,5 triliun pada 2015. General Manager Marketing PT PP Properti Ari Kartika menuturkan

pemasukan ini didapatkan dari tiga sektor usaha perusahaan, yakni residensial, komersial, dan

hospitality. Residensial menjadi ujung tombak dengan kontribusi lebih dari 60% dari total

perencanaan pemasukan. PP Properti meluncurkan sejumlah proyek hunian vertikal, yaitu

1.000 unit apartemen dalam superblok Grand Kamala Lagoon di Jakarta Timur dengan harga

mulai dari Rp300 juta-an, 500 unit apartemen dalam superblok Grand Sungkono Lagoon di

Surabaya yang dibanderol mulai dari Rp600 juta-an, dan 500 unit apartemen The Ayoma di

Tangerang dengan harga mulai dari Rp900 juta-an. Selanjutnya, di Surabaya perusahaan

menawarkan 500 unit hunian vertikal The North East Square dan 1.000 unit apartemen Pavilion

Permata Tower 2. Sedangkan di Semarang, pihaknya melepas rumah tapak bertajuk Payon

Amartha dengan harga mulai dari Rp600 juta-an. Perusahaan pun memacu pendapatan

berkelanjutan dari proyek hotel bertajuk Park Hotel di Jakarta dan Bandung, serta

Swiss-Belhotel di Balikpapan. Pada kuartal I/2015, PP Properti membukukan pemasukan Rp650

miliar. Sumbangan terbesar berasal dari proyek Grand Kamala Lagoon. (bisnis)



Hingga April, Kontrak Baru WIKA Rp5,1 triliun.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil

mengantongi kontrak baru Rp 5,1 triliun dalam empat bulan pertama tahun ini. Itu artinya,

hingga bulan April 2015 emiten kontruksi pelat merah ini baru merealisasikan 16,9% target

kontrak anyarnya yang dipatok tahun ini sebesar Rp 30,59 triliun. (kontan)

(3)

Stock Picks

3

UNTR 22400-23100

. Seiring rencana pemerintah menggenjot sejumlah proyek infrastruktur tahun ini mulai

kuartal dua tahun ini, pelaku pasar kembali mengakumulasi saham sektor jasa konstruksi. Hal ini turut

menopang penguatan harga saham United Tractors Tbk (UNTR) kemarin yang kembali melonjak dari

Rp21225 (6/5) menjadi Rp22800 (7/5). Pasca akuisisi saham Acset Indonusa Tbk (ACST), perusahaan jasa

konstruksi, sentimen pasar atas saham UNTR cenderung positif karena topangan sentimen atas sektor jasa

konstruksi yang bullish tahun ini. Tahun ini, selain mengandalkan penjualan alat berat dan pertambangan,

kinerja perseroan juga akan ditopang dari bisnis jasa konstruksi. Tahun lalu perseroan berhasil mencatatkan

petumbuhan pendapatan bersih 4,2% mencapai Rp53,14 triliun. Dari jumlah tersebut, pendapatan bersih dari

divisi penjualan alat berat turun 4% mencapai Rp14,98 triliun akibat penurunan volume penjualan alat berat

16% mencapai 3513 unit. Sedangkan pendapatan dari divisi kontraktor pertambangan naik 6,15% dan dari

divisi tambang naik 22,57%. Perseroan sepanjang tahun lalu juga diuntungkan dengan pelemahan rupiah

atas dolar AS tercermin dari laba kotor naik 27% dan marjin kotor naik dari 19% menjadi 23%. Namun tahun

lalu perseroan membukukan penyisihan atas penurunan nilai properti pertambangan akibat penurunan

harga batubara sebesar Rp2,74 triliun. Akibatnya laba bersih hanya tumbuh 11% mencapai Rp5,37 triliun.

Tahun ini proyeksi pertumbuhan pendapatan bersih diperkirakan tumbuh 36% atau mencapai Rp72,27

triliun. Sedangkan laba bersih diproyeksikan mencapai Rp7,23 triliun atau tumbuh 34,61% dari 2014. Hingga

kuartal pertama tahun ini (1Q15) pendapatan bersih perseroan mencapai Rp12,65 triliun turun 9% (yoy).

Pencapaian pendapatan bersih tersebut mencerminkan 17,5% dari proyeksi tahun ini. Sedangkan laba bersih

1Q15 tumbuh 3,81% (yoy) mencapai Rp1,64 triliun atau 22,7% dari proyeksi laba tahun ini. EPS 2015

diproyeksikan mencapai Rp1938 naik dari 2014 sebesar Rp1440. Pada harga saat ini di Rp22800, harga

saham UNTR ditransaksikan dengan PE 15,8x (2014) dan PE 11,7x (E/15). Harga saham UNTR berpeluang

ditransaksikan dengan PE 12,5x (E/15) atau mencapai harga Rp24225, punya ruang penguatan 6,2% dari

harga saat ini. Secara technical pergerakan harga sahamnya membentuk pola bullish reversal dengan

support di Rp22400 dan resisten di Rp23100 hingga Rp23400. Trading Buy, SL 22000

(4)

Stock Picks

4

BBNI 6600-6900. Setelah bergerak konsolidasi di area downtrend, harga saham Bank Negara

Indonesia Tbk (BBNI) mulai kembali diakumulasi. Harga sahamnya berhasil keluar dari rentang

support di Rp6500 dan kemarin tutup di Rp6700. Apabila berhasil break Rp6700 maka akan

kembali menguji resisten di Rp6900. Perseroan sepanjang kuartal pertama tahun ini (1Q15)

berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja positif di tengah banyak emiten bank mengalami

perlambatan pertumbuhan. Laba bersih perseroan 1Q15 tumbuh 17,7% mencapai Rp2,82 triliun.

Pertumbuhan laba bersih periode 1Q15 lebih tinggi dari pertumbuhan laba pada periode 1Q14

yang sebesar 15,7%. Di tengah kebijakan pengetatan likuiditas oleh Bank Indonesia (BI) dimana

biaya dana cenderung meningkat, perseroan berhasil meningkatkan marjin bunga bersih (NIM)

menjadi 6,5% dari 6,1% (1Q14). Rasio kredit bermasalah (NPL) perseroan juga membaik turun

menjadi 2,1% dari 2,3% (1Q14). Sepanjang 1Q15 pertumbuhan kredit 9,1% mencapai Rp269,51

triliun. Salah satu faktor meningkatnya rasio NIM adalah komposisi dana pihak ketiga (DPK) yang

berbiaya bunga murah (CASA) tumbuh 11,4% mencapai Rp305,15 triliun. Secara valuasi pada

harga saat ini di Rp6700 harga saham BBNI relatif murah karena hanya ditransaksikan dengan PE

9,7x (E/15) dan PBV 1,8x. Saat ini harga saham emiten bank dengan aset antara Rp400 triliun

hingga Rp900 triliun ditransaksikan dengan rata-rata PE 10,3x dan PBV 1,9x. Harga saham

perseroan diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PBV 2x atau mencapai Rp7526, atau

memiliki ruang penguatan 12,3%. Secara technical pergerakan harga sahamnya membentuk pola

bullish continuation. Maintain Buy, SL 6400

(5)

5

Stock Picks

WIKA 2970-3150.

Harga saham emiten jasa konstruksi Wijaya Karya Tbk (WIKA) kemarin berhasil

rebound setelah harga sahamnya tertekan hingga berada di area oversold. Kemarin harga sahamnya

sempat mencapai Rp3150 sebelum tutup di Rp3020. Peluang penguatan lanjutan akan terbuka apabila

harga sahamnya berhasil bertahan di atas Rp2970, menguji resisten di Rp3150. Tahun ini target kontrak

baru WIKA mencapai Rp31,64 triliun dan kontrak carry over tahun lalu Rp22,75 triliun. Sehingga total

kontrak mencapai Rp54,39 triliun. Hingga kuartal pertama tahun ini perolehan kontrak baru perseroan

mencapai Rp4,3 triliun atau 13,6% dari target tahun ini. ingHingDengan proyeksi kontrak baru tersebut,

merujuk pada target manajemen, kami merevisi proyeksi penjualan dan laba bersih tahun ini menjadi

masing-masing Rp21,43 triliun dan Rp764,53 miliar. Angka penjualan tersebut yang mencapai Rp21,43

triliun mencerminkan pertumbuhan 72% dari pencapaian tahun lalu sebesar Rp12,46 triliun. Sedangkan

proyeksi laba bersih tahun ini Rp764,53 miliar mencerminkan pertumbuhan 24,27% dari pencapaian

tahun lalu Rp615 miliar. Hingga kuartal pertama tahun ini 2015, pencapaian pendapatan usaha

perseroan masih lemah hanya mencapai Rp2 triliun atau turun 28% dari periode yang sama 2014

sebesar Rp2,79 triliun. Sedangkan laba bersih turun 63% mencapai Rp61,5 miliar dibandingkan periode

yang sama 2014 yang mencapai Rp167,52 miliar. EPS proyeksi tahun ini sebesar Rp125,12 naik dari

2014 lalu Rp100,19. Pada harga Rp3020 harga saham WIKA ditransaksikan dengan PE 30,2x (E/14) dan

PE 24,1x (E/15). Pada kondisi pasar bullish pergerakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan

dengan PE 32x atau mencapai Rp4000. Dengan harga saat ini memiliki ruang penguatan 32,4%. Secara

technical peluang penguatan lanjutan akan menguji resisten terdekat di Rp3150. Sedangkan level

support di Rp2970. Trading Buy, SL 2950

Saham Pilihan

TLKM 2810-2870 TB, SL 2700

ICBP 13700-14200 TB, SL 13500

INDF 6600-6850 BoW, SL 6500

ADHI 2745-2925 TB, SL 2710

INCO 3175-3300 TB, SL 3100

TOTL 890-940 Buy, SL 880

CPRO 54-67 TB, SL 52

Jumat, 8 Mei 2015

(6)

Stock View

6

Jumat, 8 Mei 2015

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG

5150.49

5176.71

5202.94

5131.04 5111.60

PERKEBUNAN AALI 20450 20,791.67 21,133.33 20,266.67 20,083.33 3,725,866.00 36.80 485.51 114.55 10.53 BWPT 265 268.67 272.33 257.67 250.33 LSIP 1405 1,441.67 1,478.33 1,386.67 1,368.33 1,279,973.00 40.33 32.78 122.48 10.72 SGRO 1815 1,821.67 1,828.33 1,801.67 1,788.33 649,627.93 10.94 29.32 141.04 15.48 SIMP 645 648.33 651.67 638.33 631.67 3,171,052.00 2.40 12.14 92.44 13.28 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00 659,213.38 36.97 21.64 -571.51 0.58

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO 855 870.00 885.00 845.00 835.00 9,632,947.40 33.83 45.68 269.20 4.68 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BUMI 79 81.33 83.67 77.33 75.67 9,572,406.53 4.50 191.78 -751.57 0.10 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 631,292.51 8.52 -0.52 -77.95 -23.93 HRUM 1175 1,205.00 1,235.00 1,130.00 1,085.00 1,460,386.97 -32.82 45.54 81.61 6.45 ITMG 13325 13,541.67 13,758.33 13,116.67 12,908.33 5,742,974.57 5.02 968.54 -299.21 3.44 PTBA 9200 9,300.00 9,400.00 9,150.00 9,100.00 3,093,648.00 11.39 232.76 8.74 9.88 PTRO 665 685.00 705.00 650.00 635.00 929,699.70 5.15 23.76 -67.39 7.00

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI 87 88.33 89.67 86.33 85.67 999,850.63 1,185.87 4.39 5,114.26 4.95

ELSA 615 630.00 645.00 605.00 595.00 918,296.00 -12.25 7.42 56.06 20.72

ENRG 77 78.00 79.00 76.00 75.00 2,210,590.04 27.13 4.86 2,610.69 3.96

ESSA 1135 1,288.33 1,441.67 1,058.33 981.67 126,590.83 22.89 42.71 28.12 6.64

MEDC 3085 3,140.00 3,195.00 2,975.00 2,865.00 2,303,371.50 7.08 122.83 131.12 6.28

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM 590 600.00 610.00 575.00 560.00 INCO 3200 3,285.00 3,370.00 3,090.00 2,980.00 2,430,306.44 -3.23 20.62 -33.11 38.80 TINS 810 823.33 836.67 798.33 786.67 SEMEN INTP 21350 21,900.00 22,450.00 21,075.00 20,800.00 4,499,774.00 6.65 289.47 -7.03 18.44 SMCB 1500 1,510.00 1,520.00 1,495.00 1,490.00 2,356,126.00 9.11 42.23 75.57 8.88 SMGR 12875 13,033.33 13,191.67 12,783.33 12,691.67 6,177,992.74 11.44 219.66 5.39 14.65 LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST 64 65.67 67.33 62.67 61.33 333,609.60 28.88 2.97 59.01 5.38 JPRS 201 208.00 215.00 187.00 173.00 158,603.63 98.78 6.50 -0.37 7.73 KRAS 333 339.67 346.33 329.67 326.33 5,240,035.36 -12.47 -33.57 -698.77 -2.48 PAKAN TERNAK CPIN 2700 2,800.00 2,900.00 2,650.00 2,600.00 6,719,521.00 19.02 40.34 -7.84 16.73 JPFA 560 586.67 613.33 546.67 533.33 5,674,518.00 14.33 4.97 -72.07 28.19

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII 7200 7,341.67 7,483.33 7,116.67 7,033.33 49,821,000.00 6.73 116.76 9.68 15.42

GJTL 1025 1,060.00 1,095.00 1,005.00 985.00 3,199,668.00 5.32 96.23 -2.66 2.66

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP 13900 14,058.33 14,216.67 13,683.33 13,466.67 7,355,089.00 21.44 0.12 6.96 24.94 INDF 6750 6,833.33 6,916.67 6,633.33 6,516.67 16,365,578.00 27.30 156.42 90.13 10.79 MYOR 25850 25,875.00 25,900.00 25,825.00 25,800.00 3,498,158.85 30.25 133.69 -45.72 48.34 ROTI 1155 1,175.00 1,195.00 1,145.00 1,135.00 464,595.48 27.03 12.10 9.45 23.86 GGRM 45975 47,416.67 48,858.33 45,166.67 44,358.33 15,670,252.00 23.99 736.58 35.34 15.60 INAF 244 249.33 254.67 241.33 238.67 155,073.95 25.62 -12.39 250.04 -4.93 KAEF 1220 1,231.67 1,243.33 1,206.67 1,193.33 867,027.74 8.45 4.21 -4.38 72.49 KLBF 1820 1,843.33 1,866.67 1,803.33 1,786.67 4,066,502.64 16.52 10.52 11.04 43.25

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN 590 600.00 610.00 575.00 560.00 1,165,134.03 1.99 14.43 20.67 10.22 ASRI 655 666.67 678.33 646.67 638.33 871,134.65 -3.40 15.77 -23.45 10.38 BKSL 99 100.00 101.00 98.00 97.00 BSDE 1855 1,878.33 1,901.67 1,843.33 1,831.67 1,254,119.10 -39.62 27.93 -60.73 16.61 COWL 555 556.67 558.33 551.67 548.33 64,709.78 -6.38 1.59 -30.99 87.03 CTRA 1430 1,473.33 1,516.67 1,373.33 1,316.67 1,202,303.51 -10.35 15.01 5.45 23.82 CTRP 685 693.33 701.67 678.33 671.67 251,211.60 -58.80 4.89 -84.29 35.01 CTRS 2990 3,006.67 3,023.33 2,961.67 2,933.33 347,893.21 27.73 66.20 25.74 11.29 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 280 283.33 286.67 277.33 274.67 725,835.40 -3.64 15.03 51.33 4.66 MDLN 535 538.33 541.67 528.33 521.67 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2825 2,915.00 3,005.00 2,745.00 2,665.00 1,439,602.33 5.83 9.01 40.67 78.35 DGIK 128 133.67 139.33 124.67 121.33 480,924.22 52.77 1.81 -44.42 17.69 PTPP 4050 4,130.00 4,210.00 3,925.00 3,800.00 1,999,368.48 55.72 12.69 44.39 79.81 SSIA 1170 1,190.00 1,210.00 1,140.00 1,110.00 918,070.21 -17.06 2.64 -93.80 110.87 TOTL 910 933.33 956.67 888.33 866.67 547,807.36 -6.30 11.12 -20.80 20.46 WIKA 2900 2,921.67 2,943.33 2,866.67 2,833.33 2,791,666.54 6.24 27.28 6.78 26.57

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS 3980 4,016.67 4,053.33 3,946.67 3,913.33

JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP 2360 2,363.33 2,366.67 2,353.33 2,346.67 262,850.17 17.13 53.83 8.63 10.96 JSMR 6300 6,375.00 6,450.00 6,225.00 6,150.00 2,079,705.80 -13.14 55.30 16.71 28.48 TELEKOMUNIKASI BTEL 1205 1,205.00 1,205.00 1,205.00 1,205.00 471,133.26 -31.12 6.89 -316.19 43.72 EXCL 3985 4,061.67 4,138.33 3,941.67 3,898.33 5,512,751.00 9.78 44.41 20.12 22.44 ISAT 3880 3,928.33 3,976.67 3,823.33 3,766.67 5,773,177.00 -0.26 147.24 -1,224.62 6.59 TLKM 2830 2,871.67 2,913.33 2,766.67 2,703.33 21,250,000.00 8.71 36.20 4.95 19.54 TRANSPORTASI GIAA 565 578.33 591.67 548.33 531.67 9,206,681.81 17.35 -82.55 469.78 -1.71 MBSS 775 793.33 811.67 758.33 741.67 435,871.55 21.78 59.94 3.87 3.23 WINS 1150 1,213.33 1,276.67 1,093.33 1,036.67 518,942.64 36.32 23.63 53.05 12.17

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY 339 351.00 363.00 333.00 327.00 2,753,426.38 52.84 17.64 3.30 4.80 BANK BBCA 13700 13,791.67 13,883.33 13,591.67 13,483.33 10,261,849.00 32.93 148.65 26.73 23.04 BBKP 700 710.00 720.00 690.00 680.00 1,641,517.00 15.99 27.33 9.08 6.40 BBNI 6700 6,800.00 6,900.00 6,575.00 6,450.00 7,526,634.00 26.65 128.30 15.63 13.06 BBRI 11625 11,708.33 11,791.67 11,558.33 11,491.67 17,099,293.00 28.06 240.57 16.71 12.08 BBTN 1110 1,125.00 1,140.00 1,100.00 1,090.00 3,123,112.00 28.06 32.29 2.24 8.59 BDMN 4000 4,025.00 4,050.00 3,975.00 3,950.00 5,612,922.00 17.40 91.25 -13.01 10.96 BJBR 860 870.00 880.00 855.00 850.00 2,124,681.00 12.48 33.55 -12.29 6.41 BMRI 11175 11,333.33 11,491.67 11,033.33 10,891.67 14,313,290.00 25.54 211.05 10.27 13.24 BNGA 680 681.67 683.33 676.67 673.33 4,883,839.00 15.02 43.71 4.22 3.89

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA 5200 5,325.00 5,450.00 5,125.00 5,050.00 5,630,170.96 3.52 46.44 14.36 27.99 INTA 260 260.00 260.00 260.00 260.00 398,931.00 -48.89 37.27 87.86 1.74 UNTR 22800 23,491.67 24,183.33 21,541.67 20,283.33 13,901,385.00 11.66 42.26 39.66 134.87 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5375 5,400.00 5,425.00 5,350.00 5,325.00 2,675,101.00 26.32 27.42 -27.88 49.01 RALS 760 770.00 780.00 755.00 750.00 1,184,904.00 9.45 5.73 -2.88 33.18

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN 2270 2,291.67 2,313.33 2,251.67 2,233.33 1,496,466.00 9.55 27.61 -7.99 20.55

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS 157 162.00 167.00 153.00 149.00 55,860.54 -9.06 -5.88 94.31 -6.68

(8)

Corporate Action

8

Jumat, 8 Mei 2015

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

BABP Bank MNC Internasional Tbk. AGM 28/04/2015 0:14:00

MNC Tower, Auditorium Lt B2, Jl. Kebon Sirih

No.17-19, Jakarta Pusat

BABP Bank MNC Internasional Tbk. EGM 28/04/2015 0:14:00

MNC Tower, Auditorium Lt. B2, Jl. Kebon Sirih

No.17-19, Jakarta Pusat

ASII

Astra International Tbk.

AGM 28/04/2015 0:08:30

The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place

NRCA

Nusa Raya Cipta Tbk

AGM 28/04/2015 0:10:00

Hotel Gran Melia, Ruang Legian 2, Jl. HR.

Ra-suna Said Blok X-0 Kav.4, Kuningan, Jakarta

12950

RAJA

Rukun Raharja Tbk.

AGM 29/04/2015 0:10:00

Intercontonental mid plaza hotel

BPFI

Batavia Prosperindo Finance

Tbk

AGM 30/04/2015 0:01:00

Ruang Rapat PT Batavia Prosperindo Finance

Tbk, Gedung Chase Plaza Lantai 12, Jl.Jend

Sudirman Kav 21, Jakarta 12920

BPFI

Batavia Prosperindo Finance

Tbk

EGM 30/04/2015 0:10:00

Ruang Rapat PT Batavia Prosperindo Finance

Tbk, Gedung Chase Plaza Lantai 12, Jl.Jend

Sudirman Kav 21, Jakarta 12920

BPII

Batavia Prosperindo

Interna-sional Tbk

AGM 30/04/2015 0:14:00

Chase Plaza, Lantai 12, Jl. Jend. Sudirman Kav.

21, Jakarta Selatan

BPII

Batavia Prosperindo

Interna-sional Tbk

EGM 30/04/2015 0:14:00

Chase Plaza, Lantai 12, Jl. Jend. Sudirman Kav.

21, Jakarta Selatan

BRAU

Berau Coal Energy Tbk

EGM 30/04/2015 0:10:00

ASBI

Asuransi Bintang Tbk.

AGM 30/04/2015 0:14:00

ASBI

Asuransi Bintang Tbk.

EGM 30/04/2015 0:14:00

TOTL

Total Bangun Persada Tbk.

AGM 30/04/2015 0:09:30

PT Total Bangun Persada Tbk Gedung TOTAL

lantai 8, Jl. Letjend.S.Parman No. 106A,

Ja-karta 11440

TOTL

Total Bangun Persada Tbk.

EGM 30/04/2015 0:09:30

PT Total Bangun Persada Tbk Gedung TOTAL

lantai 8, Jl. Letjend.S.Parman No. 106A,

Ja-karta 11440

TAXI Express Transindo Utama Tbk AGM 30/04/2015 0:09:30

Ruang Seminar BEI (Galeri Bursa) - Gedung

Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lt. 1, Jl. Jend.

Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190

TAXI Express Transindo Utama Tbk EGM 30/04/2015 0:09:30

Ruang Seminar BEI (Galeri Bursa) - Gedung

Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lt. 1, Jl. Jend.

Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190

NAGA

Bank Mitraniaga Tbk

AGM

5-Apr-15

0:10:00

Hotel Menara Peninsula - Merica 2 Lt.2, Jl,

LetJen. S. Parman 79 - Jakarta 11410

NAGA

Bank Mitraniaga Tbk

EGM

5-Apr-15

0:10:00

Hotel Menara Peninsula - Merica 2 Lt.2, Jl,

LetJen. S. Parman 79 - Jakarta 11410

SIMP

Salim Ivomas Pratama Tbk

AGM 5-May-15

0:14:00

Sudirman Plaza - Indofood Tower Lantai PH,

Jalan Jendral Sudirman Kav. 76-78, Jakarta

Selatan 12910

SIMP

Salim Ivomas Pratama Tbk

EGM

5-May-15

0:14:00

Sudirman Plaza - Indofood Tower Lantai PH,

Jalan Jendral Sudirman Kav. 76-78, Jakarta

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN

CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN

DIVIDEN

KETERANGAN

PLIN

70

15-Apr-15

20-Apr-15

7-May-15

ITMG

645

8-Apr-15

13-Apr-15

24-Apr-15

SMBR

8.34385

8-Apr-15

13-Apr-15

30-Apr-15

WTON

11,82

9-Apr-15

14-Apr-15

5-May-15

BJBR

71.6

8-Apr-15

13-Apr-15

30-Apr-15

MERK

6500

10-Apr-15

15-Apr-15

5-May-15

PGAS

144,84

13-Apr-15

16-Apr-15

8-May-15

BDMN

81,50

14-Apr-15

17-Apr-15

8-May-15

GEMS

3,36

13-Apr-15

16-Apr-15

20-Apr-15

Dividen Interim

KAEF

8.4488

15-Apr-15

20-Apr-15

8-May-15

BBCA

98

16-Apr-15

21-Apr-15

13-May-15

Dividen Final

BJTM

41,86

15-Apr-15

20-Apr-15

8-May-15

ACST

42

15-Apr-15

20-Apr-15

4-May-15

LEAD

40

7-Apr-15

10-Apr-15

30-Apr-15

JASS

159

-

16-Apr-15

23-Apr-15

AALI

472

21-Apr-15

24-Apr-15

15-May-15

TURI

10

22-Apr-15

27-Apr-15

15-May-15

BFIN

54

22-Apr-15

27-Apr-15

15-May-15

ASGR

52

23-Apr-15

28-Apr-15

20-May-15

SMGR

375,34

23-Apr-15

28-Apr-15

20-May-15

TOBA

-

23-Apr-15

28-Apr-15

20-May-15

JASS

100

-

28-Apr-15

7-May-15

Dividen Interim

MDIA

10

24-Apr-15

29-Apr-15

21-May-15

SSMS

22,65

24-Apr-15

29-Apr-15

21-May-15

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail

: [email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

10

Jakarta:

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jalan A. Yani Tromol Pos 1,

Pabelan Kartasura, Surakarta,

Jawa Tengah 57162

(0271) 717417

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Referensi

Dokumen terkait

Pencapaian proyek hingga Agustus lalu tersebut mencerminkan 65% dari target kontrak baru tahun ini sebesar Rp44 triliun.. Sepanjang 1H17 perseroan membukukan

Pencapaian laba bersih ini mencerminkan 37,4% dari target laba bersih tahun ini yang diperkirakan Rp1,53 triliun atau tumbuh 50% dari tahun lalu.. Kontrak baru tahun

Pencapaian itu mencerminkan 47,7% dari perkiraan laba bersih 2017 lalu yang se- belumnya sebesar Rp1,43 triliun atau tumbuh 41,25% dari tahun sebelumnya Rp1,01 triliun.. Tahun ini

Harga saham perseroan berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x (E/17) atau mencapai Rp660 di tengah ekspektasi harga komoditas CPO yang bullish ke depan dan pertumbuhan

WIKA memperkirakan perolehan kontrak hingga akhir tahun ini hanya akan mencapai Rp 20,5 triliun atau 79,4% dari target awal.. Adji Firmantoro, Direktur Keuangan WIKA mengatakan,

Pencapaian laba bersih 1H17 tersebut ditopang pertumbuhan total pendapatan hingga 95% (yoy) mencapai Rp13,1 triliun dibandingkan 1H16 sebesar Rp6,7 triliun.. Pencapaian

BUMI  254‐278.  Di  tengah  memburuknya  kondisi  pasar,  saham  emiten  batubara  relatif  lebih  defensif.  Hal  ini 

Di tengah pasar yang kurang kondusif menyusul kekhawatiran pelemahan rupiah atas dolar AS yang telah berada di level Rp13200, pergerakan harga saham emiten Bank