• Tidak ada hasil yang ditemukan

Barisan Aritmatika dan Deret Aritmatika (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Barisan Aritmatika dan Deret Aritmatika (2)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Barisan Aritmatika dan Deret Aritmatika

Pengertian Barisan Matematika

Yang dinamakan barisan dari bilangan real adalah susunan bilangan yang mempunyai sifat keturunan (berpola), unsur-unsur suatu barisan disebut dengan istilah suku-suku barisan, dilambangkan dengan

U1, U2, U3, …, Un.

Dalam matematika SMA, jenis barisan ada 2 yaitu barisan aritmatika dan barisan geometri, kali ini kita akan belajar barisan aritmatika dulu, yang geometri insyaAlloh menyusul.

Barisan Aritmatika

Definisi barisan ini adalah barisan yang setiap selisih antar suku yang berdekatan selalu konstan. Secara matematis dalam barisan aritmatika berlaku rumus

U

n

-U

n-1

= konstan, dengan n = 2,3,4,..

.

Nilai konstan pada definisi di atas disebut juga dengan beda barisan aritmatika (dilambangkan b)

U

n

-U

n-1

= b

Contoh

23, 30, 37, 44, 51, … merupakan barisan aritmatika dengan beda 7 2, 7/4, 3/2, 5/4, 1, … adalah barisan aritmatika dengan beda -1/4 Jika a adalah suku pertama dari deret matika dan b adalah beda, maka rumus barisan aritmatika adalah

Un = a + (n-1)b [rumus barisan aritmatika]

Contoh soal

(2)

a + 2(12) = 36 ⇔ a + 24 = 36 ⇔ a = 12 suku ke 100, U100 = a + (100-1) b = 12 + 99.12 = 100. 12 =1200

Suku Tengah Barisan Aritmatika

Jika suatu barisan aritmatika berjumlah ganjil, maka di antara barisan tersebut ada suku tengahnya. Lalu bagaimana cara menentukan nilai dari suku tengah tersebut? Rumus mencari nilai suku tengah

Ut = 1/2 (U1+Un)

contoh soal

Jika ada barisan aritmetika 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, …, 1.200 Tentukan suku tengahnya! Ut = 1/2 (U1+Un) = 1/2 (2+1200) = 1/2 x 1.202 = 601

Sisipan dalam Barisan Aritmatika

Jika ada dua buah bilagnan m dan n, kemudian sobat sisipkan diantara dua bilangan tersebut

bilangan sebanyak k buah, maka akan diperoleh bentuk

m, m+b, m+2b, m+3b, m+4b, …, n

misal kita punya 2 bilangan 10 dan 20 kemudian akan kita sisipkan 4 buah bilangan di antaranya hingga membentuk deret aritmatika. Dari semula 2 suku sekarang ditambah 4 suku, total ada 6 suku. 10, 10+b, 10+2b, 10+3b, 10+4b, 20 pertanyaanya berapa nilai beda (b)? Sobat bisa menggunakan rumus Un = a+(n-1)b ⇔ 20 = 10+(6-1)b ⇔20 = 10 + 5b ⇔ b = 2

untuk rumus cepat sobat bisa menggunakan

b = [n-m]/[k+1]

Deret Aritmatika

Misalkan sobat punya suatu barisam aritmatikan U1, U2, U3, …. Un

maka jika sobat hitung melakukan penjumlahan suku secara berurutan dari suku pertama hingga suku ke-n, U1 + U2 + U3 + …. + Un itulah yang sdisebut dengan derat aritmatika. Sebut saja deret

adalah jumlah dari suatu barisan aritmatika. Sn = jumlah n buah suku pertama dari suatu barisan aritmatika adalah

Sn = 1/2 n (2a+(n-1)b)

karena a+(n-1)b = Un

Sn = 1/2 n (a+a+(n-1)b) = 1/2 n (a+Un)

Contoh soal

Misal saya punya sejumlah kelereng. Kelereng tersebut akan saya bagikan habis ke 5 orang dari sobat hitung menurut suatu aturan barisan aritmatika. Jika orang ketiga dapat 15 kelerang dan orang ke-4 dapat 19 kelerang. Berapa jumlah kelereng yang saya punya?

Pembahasan

Jumlah kelereng = deret artimatika dengan n = 5 (S5). Pertama kita cari nilai a dan b.

U3 = 15 ⇔ a+2b = 15 …. (i)

(3)

………. – (eliminasi) – b = -4 ⇔ b = 4

a+2b = 15

a+8 = 15

a = 7

Referensi

Dokumen terkait

Diketahui barisan aritmatika, suku ketujuh sama dengan 4 kali suku pertama dan suku kelima 6 lebihnya dari suku ketiga.. Tiga buah bilangan membentuk

Ciri umum barisan aritmatika adalah selisih dari setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama, yang biasa disebut dengan beda atau ‘b’.. Sebagai contoh, 3, 6, 9, 12, … ,

Jika suku ke-3 bernilai 2p dan suku ke-2 dikurangi suku ke-4 sama dengan p 2 , maka rasio barisan tersebut adalah ….... Tiga buah bilangan membentuk barisan geometri idan

Barisan aritmatika adalah barisan bilangan yang mempunyai beda atau selisih yang tetap antara dua suku barisan yang berurutan.  Diketahui barisan bilangan:.. Barisan

Melalui proses pembelajaran materi barisan dan deret aritmatika berbasis TPACK menggunakan Problem Based Learning dengan bantuan Media Powerpoint dan LKPD,

Disajikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan barisan aritmatika, siswa dapat menggunakan konsep barisan aritmatika untuk menentukan nilai suku ke-6 pada

Jika terdapat suatu pola (aturan) tertentu antara suku- suku pada barisan yaitu selisih antara dua suku yang berururtan selalu tetap (konstan), maka barisan

GLOSARIUM Barisan susunan bilangan yang diurutkan menurut aturan tertentu Barisan aritmatika barisan bilangan yang mempunyai beda atau selisih yang tetap antara dua suku barisan yang