• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4. ANALISA DAN PEMBAHASAN"

Copied!
94
0
0

Teks penuh

(1)

36

Universitas Kristen Petra

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

Turki menjadi salah satu destinasi wisata baru yang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia. Di tahun 2014 (belum berakhir), sebanyak 34.194 orang masyarakat Indonesia melakukan perjalanan ke Turki, dan mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya (Republic of Turkey, Ministry of

Culture and Tourism). Hingga September 2014, masyarakat Surabaya yang

melakukan perjalanan ke Turki ada sejumlah 108 orang. Dalam penelitian ini, penulis memilih Turki sebagai objek penelitian.

Tidak dapat dielakkan, bahwa Turki memiliki daya tarik wisata yang kuat dan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Dilihat dari sisi keragaman budayanya, masyarakat Turki dikenal akan keramahannya. Hal ini dapat dilihat dari sikap yang ditunjukkan saat mereka menyapa satu sama lain dengan memberikan cium di kedua pipi (Turki Culture & Tourism, 2012). Mereka juga dengan senang hati mengajak berbincang dan menghargai setiap pengunjung yang masuk ke negaranya. Selain itu, Turki terkenal akan pembuatan kerajinan karpet yang telah menjadi bagian penting dari budaya mereka selama beribu-ribu tahun. Tidak hanya kerajinan karpet, namun pembuatan seni ubin dan keramik juga menjadi keunggulan dari negara ini sehingga menjadikan Turki sebagai negara pengekspor ubin dan keramik ke seluruh dunia (Turki Culture & Tourism, 2012). Turki juga memiliki tradisi tari – tarian rakyat yang amat kuno, yang bervariasi dari berbagai macam daerah. Seperti tarian Silifke Yogurdu, Seyh Samil, Kilic Kalkan, dan Zeybek. Dan berikut adalah yang paling populer: Tarian Cayda Cyra, yang ditarikan oleh gadis-gadis muda yang mengenakan perak dan kain berbordir emas, yang ditarikan dalam kegelapan dengan lilin menyala di tangan (Turki Culture & Tourism, 2012).

Selain itu, banyaknya objek wisata yang unik di Turki menjadikan daya tarik Turki semakin menonjol. Dapat dilihat dari sisi natural beauty, Turki memiliki objek wisata Cappadocia. Objek wisata ini juga menawarkan berbagai permainan dan pemandangan yang indah melalui permainan balon udaranya. Di

(2)

37

Universitas Kristen Petra

Turki juga terdapat pemandian air panas, Hierapolis, yang mengandung mineral yang dapat memberikan efek terapi bagi kesehatan tubuh (Turki Culture & Tourism, 2012). Masih berkaitan dengan perkembangan obyek dan atraksi wisata yang ada di Turki, servis dan fasilitas menjadi salah satu pertimbangan yang cukup penting dalam pemilihan sebuah destinasi. Fasilitas transportasi di Turki yang lengkap, juga tersedianya hotel – hotel bertaraf internasional seperti (Hilton, Kempinski, Marriott, Ritz Carlton, Sheraton) serta adanya beberapa hotel yang menyediakan kamar khusus bagi para pengguna kursi roda, akan mempermudah wisatawan untuk berkunjung ke Turki.

Selain itu, Turki juga kaya akan cerita sejarahnya. Pada mulanya, wilayah Turki dikenal dengan nama Kerajaan Bizantium dibawah kekuasaan Romawi selama kurang lebih empat abad. Pada masa inilah ibukota kerajaan dipindahkan dari Roma ke Konstantinopel (yang sekarang dikenal dengan nama Istanbul). Pada abad ke-12, Kerjaan Bizantium jatuh kebawah kekuasaan Raja Ottoman yang memiliki pengaruh Islam sangat kuat. Hal inilah yang menyebabkan Turki menjadi awal mula penyebaran agama Islam di Eropa (Turki Culture & Tourism,2012).

Daya tarik lain yang dapat dilihat dari Turki adalah dari sisi sport dan

activity. Di Turki kita dapat melakukan berbagai aktivitas seperti surfing dan diving. Aktivitas ini dapat kita lakukan di berbagai pantai indah di Turki seperti

Pantai Patara, Pantai Kabak, Pantai Iztuzu, dan Pantai Cinali yang merupakan tempat perkembangbiakan penyu. Aktivitas lain yang dapat dilakukan di Turki antara lain, climbing dan tracking, bermain golf, horse riding, serta ski dan

snowboarding yang dapat dilakukan pada musim dingin (Turki Culture &

Tourism,2012).

Dengan keragaman daya tarik yang dimiliki oleh Turki, membuat industri pariwisata Turki terus membenahi diri dan mengembangkan fasilitasnya, sehingga menjadikan Turki berada pada urutan keenam negara yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing (United Nation World Tourism Organization). Jumlahnya pun terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan fakta di atas, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor penarik dan faktor pendorong yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam

(3)

38

Universitas Kristen Petra

memilih Turki sebagai destinasi wisata. Dalam penelitian ini, data diperoleh dengan menyebarkan 130 kuesioner kepada responden yang sudah pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki dalam kurun waktu satu tahun terakhir atau responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata dalam kurun waktu satu tahun ke depan dengan paket tour dan berusia 20 – 60 tahun. Kuesioner yang telah disebarkan terdiri dari tiga bagian, yaitu pertanyaan penyeleksi responden, indikator push dan pull factors, serta profil responden. Dari 130 kuesioner yang disebarkan didapat 100 kuesioner yang memenuhi syarat untuk dianalisa lebih lanjut.

4.2 Uji Kelayakan Alat Ukur

Pada bagian ini akan dijelaskan hasil uji validitas dan reliabilitas sebagai alat ukur (kuesioner) untuk memastikan bahwa kuesioner yang disebar telah valid dan reliabel sehingga data yang dihasilkan layak dianalisis lebih lanjut.

4.2.1 Uji Validitas

Validitas digunakan untuk menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur (kuesioner) dapat mengukur apa yang ingin diukur (faktor pendorong dan faktor penarik). Uji validitas dilakukan terhadap masing-masing item pertanyaan yang membentuk variabel penelitian. Untuk mengukur validitas digunakan korelasi

pearson. Jika masing-masing pertanyaan dengan skor total menghasilkan nilai

korelasi (r pearson) > r tabel (α=5%), maka item pertanyaan tersebut dapat dikatakan valid. Selain itu, setiap item pertanyaan juga dapat dikatakan valid jika korelasi pearson menghasilkan nilai signifikansi < 0,05 (α=5%). Pengujian validitas dilakukan dengan program SPSS 13.0.

Berikut ini adalah hasil pengujian validitas masing-masing item pertanyaan pada variabel faktor pendorong (push factors) dan faktor penarik (pull

(4)

39

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.1. Hasil Pengujian Validitas Faktor Pendorong

Item Pertanyaan r Pearson R tabel Sig. Keterangan

X1.1.1

Saya ingin melepaskan diri

sejenak dari kegiatan sehari-hari 0,479 0,195 0,000 Valid

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan

memanjakan diri (relax) 0,481 0,195 0,000 Valid

X1.2.2

Saya ingin melakukan

penyegaran kondisi fisik 0,582 0,195 0,000 Valid

X1.3.1

Saya ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan

0,549 0,195 0,000 Valid

X1.4.1

Saya ingin mempererat hubungan

kekeluargaan 0,496 0,195 0,000 Valid

X1.4.2

Saya ingin menikmati quality

time bersama keluarga 0,288 0,195 0,004 Valid

X1.5.1

Saya ingin menunjukkan status sosial saya dengan berlibur ke Turki

0,588 0,195 0,000 Valid

X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya

0,642 0,195 0,000 Valid

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki, destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya

0,591 0,195 0,000 Valid

X1.6.1

Saya ingin berteman dengan orang-orang baru yang saya temui selama perjalanan

(5)

40

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.1. Hasil Pengujian Validitas Faktor Pendorong (sambungan)

X1.6.2

Saya ingin melakukan interaksi

sosial dengan masyarakat lokal 0,542 0,195 0,000 Valid

X1.7.1

Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang Turki

0,516 0,195 0,000 Valid

X1.7.2

Saya ingin merasakan budaya

dan tradisi Turki 0,512 0,195 0,000 Valid

X1.7.3

Saya ingin mengetahui lifestyle

masyarakat Turki 0,433 0,195 0,000 Valid

X1.8.1

Saya ingin mendapatkan

kepuasan psikologis saya 0,616 0,195 0,000 Valid

X1.8.2

Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di luar kebiasaan saya

0,598 0,195 0,000 Valid

X1.9.1

Saya ingin mewujudkan mimpi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri

0,611 0,195 0,000 Valid

X1.9.2

Saya ingin mewujudkan mimpi dengan mengunjungi tempat-tempat exotic

0,467 0,195 0,000 Valid

Sumber : Lampiran 3

Tabel 4.2. Hasil Pengujian Validitas Faktor Penarik

Item Pertanyaan r Pearson R tabel Sig. Keterangan

X2.1.1

Biaya paket wisata ke Turki

(6)

41

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.2. Hasil Pengujian Validitas Faktor Penarik (sambungan)

X2.1.2

Nilai kurs mata uang Turki

terjangkau 0,611 0,195 0,000 Valid

X2.2.1

Adanya tempat-tempat bersejarah

di Turki 0,364 0,195 0,000 Valid

X2.2.2

Terdapat berbagai macam makanan lokal yang tersohor di Turki

0,588 0,195 0,000 Valid

X2.3.1

Pemandangan alam di Turki yang

indah 0,575 0,195 0,000 Valid

X2.3.2

Saya ingin menikmati cuaca dan iklim yang berbeda dengan Indonesia

0,470 0,195 0,000 Valid

X2.4.1

Tersedia hotel bertaraf

internasional di Turki 0,649 0,195 0,000 Valid

X2.4.2 Tersedia shopping mall di Turki 0,639 0,195 0,000 Valid

X2.4.3 Sarana dan prasana transportasi

di Turki lengkap 0,695 0,195 0,000 Valid

X2.4.4 Fasilitas kepariwisataan di Turki

lengkap 0,681 0,195 0,000 Valid

X2.4.5

Kualitas kepariwisataan di tujuan

wisata bagus 0,744 0,195 0,000 Valid

X2.5.1

Adanya event yang menarik di

Turki (Tulip festival) 0,747 0,195 0,000 Valid

X2.5.2

Adanya pertunjukkan atau show yang menarik di Turki (Belly dance)

0,580 0,195 0,000 Valid

(7)

42

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.2. Hasil Pengujian Validitas Faktor Penarik (sambungan)

X2.6.2

Turki merupakan destinasi wisata

yang aman 0,615 0,195 0,000 Valid

Sumber : Lampiran 4

Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa seluruh item pertanyaan yang menyusun variabel faktor pendorong (push factors) dan faktor penarik (pull

factors) adalah valid, dimana nilai r pearson dari seluruh pertanyaan tersebut lebih

besar dari nilai r tabel (0,195). Selain itu, seluruh pertanyaan di atas juga memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian seluruh butir pertanyaan pada penelitian ini dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk diteliti lebih lanjut.

4.2.2 Uji Reliabilitas

Reliabilitas menunjukkan sejauh mana kuesioner dapat dipercaya. Hasil pengukuran dapat dipercaya apabila diperoleh hasil yang relatif sama dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran. Teknik yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah metode alpha cronbach. Item-item pertanyaan dalam kuesioner dinyatakan reliabel jika memiliki nilai alpha cronbach > 0,6. Berikut ini adalah hasil pengujian reliabilitas kuesioner:

Tabel 4.3. Hasil Pengujian Reliabilitas

Variabel Alpha Cronbach Nilai Kritis Keterangan

Faktor Pendorong 0,846 0,6 Reliabel

Faktor Penarik 0,880 0,6 Reliabel

Sumber : Lampiran 3 dan 4

Berdasarkan Tabel 4.3. dapat diketahui bahwa nilai cronbach alpha pada faktor pendorong (push factors) adalah 0,846, sedangkan pada faktor penarik (pull

(8)

43

Universitas Kristen Petra

mengukur faktor pendorong dan faktor penarik yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata telah reliabel.

4.3 Analisa Deskriptif

Pada bagian analisa deskriptif akan dijelaskan profil responden penelitian serta jawaban responden penelitian. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner pada 100 orang masyarakat Surabaya yang pernah atau memiliki pertimbangan untuk melakukan perjalanan ke Turki.

4.3.1 Profil Responden

Berdasarkan tabel 4.4. di bawah dapat diketahui bahwa keseluruhan responden yang menjadi sampel penelitian yaitu sebanyak 100 orang, menyatakan mengetahui destinasi wisata Turki. Diantara keseluruhan responden penelitian, 50 orang (50%) menyatakan pernah melakukan perjalanan ke Turki dengan paket

tour dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sedangkan 50% sisanya tidak pernah

namun akan mempertimbangkan negara Turki sebagai destinasi wisata dalam waktu satu tahun ke depan dengan menggunakan paket tour.

Tabel 4.4. Screening Responden Penelitian

Screening Frekuensi Persentase

Apakah anda mengetahui destinasi wisata

Turki? Ya 100 100

Apakah Anda sudah pernah melakukan perjalanan ke Turki dengan paket tour dalam kurun waktu satu tahun terakhir?

Ya 50

100 Apakah Anda pernah mempertimbangkan

Turki sebagai destinasi wisata Anda dalam waktu satu tahun ke depan dengan

menggunakan paket tour?

Ya 50

(9)

44

Universitas Kristen Petra

4.3.1.1 Profil Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki

Dari tabel screening responden penelitian, dapat diketahui bahwa 50 dari 100 orang yang menjadi sampel penelitian sudah pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki dalam kurun waktu satu tahun terakhir dengan paket tour.

Tabel 4.5. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi Persentase

Pria 29 58

Wanita 21 42

Total 50 100

Sumber: Lampiran 6

Dari tabel 4.5. diketahui bahwa responden yang pernah melakukan perjalanan ke Turki dengan jenis kelamin pria yaitu sebanyak 29 orang (58%), sedangkan responden dengan jenis kelamin wanita yaitu sebanyak 21 orang (42%).

Tabel 4.6. Profil Responden Berdasarkan Usia Usia Frekuensi Persentase

20-30 Th 38 76 31-40 Th 6 12 41-50 Th 1 2 51-60 Th 5 10 Total 50 100 Sumber : Lampiran 6

Berdasarkan tabel 4.6. diketahui bahwa mayoritas responden yang pernah melakukan perjalanan ke Turki berusia antara 20-30 tahun, dengan jumlah sebanyak 38 orang (76%). Responden dengan usia 31-40 tahun dan 41-50 tahun

(10)

45

Universitas Kristen Petra

masing-masing berjumlah 6 orang (12%) dan 1 orang (2%). Sedangkan responden dengan kisaran usia 51-60 tahun berjumlah 5 orang (10%).

Tabel 4.7. Profil Responden Berdasarkan Profesi Profesi Frekuensi Persentase

Mahasiswa/i 11 22

Wiraswasta 22 44

Pegawai Swasta 12 24

Ibu Rumah Tangga 3 6

Lainnya 2 4

Total 50 100

Sumber : Lampiran 6

Berdasarkan tabel 4.7. dapat diketahui bahwa responden penelitian yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki dengan profesi sebagai mahasiswa/i yaitu sebanyak 11 orang (22%). Jumlah terbanyak berikutnya yaitu profesi wiraswasta sebanyak 22 orang (44%), pegawai swasta sebanyak 12 orang (24%), sisanya yaitu ibu rumah tangga sebanyak 3 orang (6%) dan profesi lainnya sebanyak 2 orang (4%).

Tabel 4.8. Profil Responden Berdasarkan Penghasilan Penghasilan Frekuensi Persentase

< 2.5 Juta 5 10 2.5-5 Juta 19 38 5-7.5 Juta 7 14 7.5-10 Juta 9 18 >10 Juta 10 20 Total 50 100 Sumber : Lampiran 6

(11)

46

Universitas Kristen Petra

Berdasarkan tabel 4.8. dapat diketahui responden penelitian dengan penghasilan per bulan di bawah 2.5 juta yaitu sebanyak 5 orang (10%), antara 2.5-5 juta per bulan yaitu sebanyak 19 orang (38%), antara 2.5-5-7.2.5-5 juta per bulan yaitu sebanyak 7 orang (14%), antara 7.5-10 juta yaitu sebanyak 9 orang (18%), sedangkan sisanya berpenghasilan di atas 10 juta per bulan yaitu sebanyak 10 orang (20%) responden.

4.3.1.2 Profil Responden yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata

Dari tabel screening responden penelitian, dapat diketahui bahwa 50 dari 100 orang yang menjadi sampel penelitian mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata dalam kurun waktu satu tahun ke depan dengan paket tour.

Tabel 4.9. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi Persentase

Pria 25 50

Wanita 25 50

Total 50 100

Sumber: Lampiran 7

Dari tabel 4.9. diketahui bahwa responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata dengan jenis kelamin pria yaitu sebanyak 25 orang (50%), sedangkan responden dengan jenis kelamin wanita yaitu sebanyak 25 orang (50%).

(12)

47

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.10. Profil Responden Berdasarkan Usia Usia Frekuensi Persentase

20-30 Th 42 84

31-40 Th 7 14

41-50 Th 1 2

Total 50 100

Sumber : Lampiran 7

Berdasarkan tabel 4.10. diketahui bahwa mayoritas responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata berusia antara 20-30 tahun, dengan jumlah sebanyak 42 orang (84%). Responden dengan usia 31-40 tahun dan 41-50 tahun masing-masing berjumlah 7 orang (14%) dan 1 orang (2%).

Tabel 4.11. Profil Responden Berdasarkan Profesi Profesi Frekuensi Persentase

Mahasiswa/i 27 54

Wiraswasta 19 26

Pegawai Swasta 3 18

Ibu Rumah Tangga 1 2

Total 50 100

Sumber : Lampiran 7

Berdasarkan tabel 4.11. dapat diketahui bahwa responden penelitian yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata dengan profesi sebagai mahasiswa/i yaitu sebanyak 27 orang (54%). Jumlah terbanyak berikutnya yaitu profesi wiraswasta sebanyak 19 orang (26%), pegawai swasta sebanyak 3 orang (18%), sisanya yaitu ibu rumah tangga sebanyak 1 orang (2%).

(13)

48

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.12. Profil Responden Berdasarkan Penghasilan Penghasilan Frekuensi Persentase

< 2.5 Juta 19 38 2.5-5 Juta 12 24 5-7.5 Juta 6 12 7.5-10 Juta 5 10 >10 Juta 8 16 Total 50 100 Sumber : Lampiran 7

Berdasarkan tabel 4.12. dapat diketahui responden penelitian dengan penghasilan per bulan di bawah 2.5 juta yaitu sebanyak 19 orang (38%), antara 2.5-5 juta per bulan yaitu sebanyak 12 orang (24%), antara 5-7.5 juta per bulan yaitu sebanyak 6 orang (12%), antara 7.5-10 juta yaitu sebanyak 5 orang (10%), sedangkan sisanya berpenghasilan di atas 10 juta per bulan yaitu sebanyak 8 orang (16%) responden.

4.3.1.3 Rangkuman Data Demografi Responden Secara Keseluruhan

Berikut adalah tabel rangkuman data demografi responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki dan responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata:

(14)

49

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.13. Rangkuman Data Demografi Responden

Karakteristik Demografi Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Total Jenis Kelamin Pria 29 25 100 Wanita 21 25 Usia 20 – 30 th 38 42 100 31 – 40 th 6 7 41 – 50 th 1 1 51 – 60 th 5 - Profesi Mahasiswa / i 11 27 100 Wiraswasta 22 19 Pegawai Swasta 12 13 Ibu Rumah Tangga 3 1 Lainnya 2 - Penghasilan < 2.5 juta 5 19 100 2.5 – 5 juta 19 12 5 – 7.5 juta 7 6 7.5 – 10 juta 9 5 > 10 juta 10 8

Sumber: Olahan Penulis

4.3.2 Deskripsi Jawaban Responden

Pada bagian ini akan dijelaskan jawaban responden menggunakan distribusi frekuensi dan mean. Untuk mengkategorikan mean jawaban responden digunakan interval kelas sebagai berikut:

(15)

50

Universitas Kristen Petra

8 , 0 5 1 5 Kelas Jumlah Terendah Nilai Tertinggi Nilai Kelas Interval      (4.1)

Dengan interval kelas 0,8, diperoleh kategori mean jawaban responden sebagai berikut:

Tabel 4.14. Kategori Mean Jawaban Responden

Interval Kategori

4,21 – 5,00 Sangat Setuju (SS)

3,41 – 4,20 Setuju (S)

2,61 – 3,40 Netral (N)

1,81 – 2,60 Tidak Setuju (TS)

1,00 – 1,80 Sangat Tidak Setuju (STS)

Sumber : Hasil Perhitungan

4.3.2.1 Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki dan yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Push Factors

Berikut adalah deskripsi rata-rata jawaban responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki terhadap item-iem pertanyaan yang mengukur faktor pendorong yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata:

(16)

51

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.15. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki Terhadap Variabel Push Factors

Indikator Item Pernyataan Rata-rata St. Dev Kategori

Escape X1.1.1

Saya ingin melepaskan diri sejenak dari kegiatan sehari-hari

4,30 0,735 SS

Relaxation

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan

memanjakan diri (relax) 4,32 0,844 SS

X1.2.2 Saya ingin melakukan

penyegaran kondisi fisik 4,14 0,904 S

Play X1.3.1

Saya ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan (misalnya

mengunjungi Cappadocia untuk mencoba balon udara)

4,24 0,744 SS

Strengthening family bonds

X1.4.1 Saya ingin mempererat

hubungan kekeluargaan 4,02 0,685 S

X1.4.2 Saya ingin menikmati quality

time bersama keluarga 4,28 0,701 SS

Prestige

X1.5.1

Saya ingin menunjukkan status sosial saya, dengan berlibur ke Turki

2,88 1,043 N

X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya

2,78 1,130 N

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki, destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya

2,88 1,081 N

Social Interaction

X1.6.1

Saya ingin berteman dengan orang-orang baru yang saya temui selama perjalanan

3,74 0,899 S

X1.6.2

Saya ingin melakukan interaksi sosial dengan masyarakat lokal

3,30 0,614 N

Educational opportunity

X1.7.1

Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang Turki

3,82 0,825 S

X1.7.2 Saya ingin merasakan budaya

dan tradisi Turki 3,94 0,767 S

X1.7.3 Saya ingin mengetahui life

style masyarakat Turki 3,66 0,717 S

Self-fulfillment

X1.8.1 Saya ingin mendapatkan

kepuasan psikologis saya 3,86 0,783 S

X1.8.2

Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di luar kebiasaan saya

(17)

52

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.15. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki Terhadap Variabel Push Factors (sambungan)

Wish-fulfillment

X1.9.1

Saya ingin mewujudkan mimpi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri

3,60 1,050 S

X1.9.2

Saya ingin mewujudkan mimpi dengan mengunjungi tempat-tempat exotic (seperti mengunjungi Temple of Artemis di Ephesus)

3,94 0,818 S

Keseluruhan 3,76 0,836 S

Sumber: Lampiran 8

Berdasarkan hasil analisa deskripsi jawaban responden, secara umum persepsi responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki terhadap indikator Push Factors adalah cenderung setuju dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,76 dan standar deviasi keseluruhan sebesar 0,836. Nilai rata-rata jawaban faktor pendorong tertinggi berada pada indikator pernyataan X1.2.1 yaitu keinginan untuk bersantai dan memanjakan diri (relax), dengan nilai rata-rata sebesar 4,32 dan standar deviasi sebesar 0,844 (predikat sangat setuju), sedangkan nilai rata-rata jawaban faktor pendorong terendah berada pada indikator pernyataan X1.5.2 yaitu keinginan untuk menunjukkan bahwa dapat melakukan perjalanan ke luar negeri dengan nilai rata-rata sebesar 2,78 dan standar deviasi sebesar 1,130 (predikat netral). Dengan standar deviasi di atas 1, berarti jawaban responden terhadap indikator X1.5.2 beragam mulai sangat tidak setuju sampai sangat setuju.

Berikut adalah deskripsi rata-rata jawaban responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap item-iem pertanyaan yang mengukur faktor pendorong yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata:

(18)

53

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.16. Deskrispi Jawaban Responden yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Push Factors

Indikator Item Pernyataan Rata-rata St. Dev Kategori

Escape X1.1.1 Saya ingin melepaskan diri

sejenak dari kegiatan sehari-hari 4,42 0,673 SS

Relaxation

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan

memanjakan diri (relax) 4,40 0,606 SS

X1.2.2 Saya ingin melakukan

penyegaran kondisi fisik 4,34 0,688 SS

Play X1.3.1

Saya ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan (misalnya

mengunjungi Cappadocia untuk mencoba balon udara)

4,26 0,694 SS

Strengthening family bonds

X1.4.1 Saya ingin mempererat hubungan

kekeluargaan 4,34 0,593 SS

X1.4.2 Saya ingin menikmati quality

time bersama keluarga 4,34 0,772 SS

Prestige

X1.5.1

Saya ingin menunjukkan status sosial saya, dengan berlibur ke Turki

3,46 1,110 S

X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya

3,48 1,129 S

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki, destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya

3,54 1,147 S

Social Interaction

X1.6.1

Saya ingin berteman dengan orang-orang baru yang saya temui selama perjalanan

4,02 0,769 S

X1.6.2 Saya ingin melakukan interaksi

(19)

54

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.16. Deskrispi Jawaban Responden yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Push Factors

Educational opportunity

X1.7.1

Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang Turki

4,20 0,639 S

X1.7.2 Saya ingin merasakan budaya

dan tradisi Turki 4,16 0,584 S

X1.7.3 Saya ingin mengetahui life style

masyarakat Turki 4,02 0,714 S

Self-fulfillment

X1.8.1 Saya ingin mendapatkan

kepuasan psikologis saya 4,16 0,710 S

X1.8.2

Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di luar kebiasaan saya

4,28 0,701 SS

Wish-fulfillment

X1.9.1

Saya ingin mewujudkan mimpi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri

4,30 0,814 SS

X1.9.2

Saya ingin mewujudkan mimpi dengan mengunjungi tempat-tempat exotic (seperti

mengunjungi Temple of Artemis di Ephesus)

4,10 0,886 S

Keseluruhan 4,1 0,779 S

Sumber: Lampiran 8

Berdasarkan hasil analisa deskripsi jawaban responden, secara umum persepsi responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap indikator Push Factors adalah cenderung setuju dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,1 dan standar deviasi keseluruhan sebesar 0,779. Nilai rata-rata jawaban faktor pendorong tertinggi berada pada indikator pernyataan X1.1.1 yaitu escape atau keinginan untuk melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan sehari-hari, dengan nilai rata-rata sebesar 4,42 dan standar deviasi sebesar 0,673 (predikat sangat setuju), sedangkan nilai rata-rata jawaban faktor pendorong terendah berada pada indikator pernyataan X1.5.1 yaitu keinginan untuk

(20)

55

Universitas Kristen Petra

menunjukkan kelas sosial dengan nilai rata-rata sebesar 3,48 dan standar deviasi sebesar 1,110 (predikat setuju).

Hasil analisa deskripsi jawaban responden yang pernah ke Turki maupun yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata memiliki sedikit perbedaan jawaban. Dilihat dari indikator prestige¸responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki cenderung untuk menjawab netral, sedangkan responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata setuju bila prestige menjadi faktor pendorong yang membentuk minat dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata.

4.3.2.2 Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki dan yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Pull Factors

Berikut adalah deskripsi rata-rata jawaban responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki terhadap item-iem pertanyaan yang mengukur faktor penarik yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata:

Tabel 4.17. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki Terhadap Variabel Pull Factors

Indikator Item Pernyataan Rata-rata St. Dev Kategori

Price

X2.1.1 Biaya paket wisata ke Turki

terjangkau 3,28 0,809 N

X2.1.2 Nilai kurs mata uang Turki

terjangkau 3,36 0,827 N

Culture

X2.2.1

Adanya tempat-tempat bersejarah di Turki (seperti

Blue Mosque, Hagia Sophia, Ephesus Archaeological Site)

3,96 0,605 S

X2.2.2

Terdapat berbagai macam makanan lokal yang tersohor di Turki (seperti kebab turki,

lokum, dondurma, baklava, kokorec)

(21)

56

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.17. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki Terhadap Variabel Pull Factors (sambungan)

Nature Environment and Weather Attraction

X2.3.1 Pemandangan alam di Turki

yang indah 4,24 0,771 SS

X2.3.2

Saya ingin menikmati cuaca dan iklim yang berbeda dengan Indonesia

3,98 0,654 S

Service and Facilities

X2.4.1 Tersedia hotel bertaraf

internasional di Turki 3,90 0,614 S

X2.4.2

Tersedia shopping mall di Turki (seperti Grand Bazaar yang merupakan pasar indoor terbesar di dunia)

3,84 0,792 S

X2.4.3 Sarana dan prasarana

transportasi di Turki lengkap 3,66 0,823 S

X2.4.4 Fasilitas kepariwisataan di

Turki lengkap 3,88 0,799 S

X2.4.5 Kualitas kepariwisataan di

tujuan wisata bagus 3,68 0,741 S

Entertainment and Events

X2.5.1

Adanya event yang menarik di Turki (seperti Tulip

Festival)

3,82 0,850 S

X2.5.2

Adanya pertunjukkan atau show yang menarik di Turki (seperti Belly Dance)

3,92 0,752 S

Safety

X2.6.1 Image Turki yang positif 3,76 0,657 S

X2.6.2 Turki merupakan destinasi

wisata yang aman 4,02 0,820 S

Keseluruhan 3,81 0,751 S

Sumber : Lampiran 9

Berdasarkan hasil analisa deskripsi jawaban responden, secara umum persepsi responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki terhadap indikator Pull Factors adalah cenderung setuju dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,81 dan standar deviasi keseluruhan sebesar 0,751. Nilai rata-rata

(22)

57

Universitas Kristen Petra

jawaban faktor penarik tertinggi berada pada indikator pernyataan X2.3.1 yaitu pemandangan alam yang indah di Turki , dengan nilai rata-rata sebesar 4,24 dan standar deviasi sebesar 0,771 (predikat sangat setuju), sedangkan nilai rata-rata jawaban faktor penarik terendah berada pada indikator X2.1.1 yaitu biaya paket wisata ke Turki dengan nilai rata-rata sebesar 3,28 dan standar deviasi sebesar 0, 809 (predikat netral).

Berikut adalah deskripsi rata-rata jawaban responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap item-iem pertanyaan yang mengukur faktor penarik yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata:

Tabel 4.18. Deskripsi Jawaban Responden yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Pull Factors

Indikator Item Pernyataan Rata-rata St. Dev Kategori

Price

X2.1.1 Biaya paket wisata ke Turki

terjangkau 3,86 0,756 S

X2.1.2 Nilai kurs mata uang Turki

terjangkau 3,80 0,782 S

Culture

X2.2.1

Adanya tempat-tempat bersejarah di Turki (seperti

Blue Mosque, Hagia Sophia, Ephesus Archaeological Site)

3,88 0,773 S

X2.2.2

Terdapat berbagai macam makanan lokal yang tersohor di Turki (seperti kebab turki,

lokum, dondurma, baklava, kokorec) 4,42 0,575 SS Nature Environment and Weather Attraction

X2.3.1 Pemandangan alam di Turki

yang indah 4,30 0,678 SS

X2.3.2

Saya ingin menikmati cuaca dan iklim yang berbeda dengan Indonesia

(23)

58

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.18. Deskripsi Jawaban Responden yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Pull Factors (sambungan)

Service and Facilities

X2.4.1 Tersedia hotel bertaraf

internasional di Turki 4,22 0,679 SS

X2.4.2

Tersedia shopping mall di Turki (seperti Grand Bazaar yang merupakan pasar

indoor terbesar di dunia)

4,26 0,694 SS

X2.4.3

Sarana dan prasarana transportasi di Turki lengkap 4,06 0,652 S X2.4.4 Fasilitas kepariwisataan di Turki lengkap 4,16 0,650 S X2.4.5 Kualitas kepariwisataan di

tujuan wisata bagus 4,12 0,718 S

Entertainment and Events

X2.5.1

Adanya event yang menarik di Turki (seperti Tulip

Festival)

4,18 0,774 S

X2.5.2

Adanya pertunjukkan atau show yang menarik di Turki (seperti Belly Dance)

4,22 0,790 SS

Safety

X2.6.1 Image Turki yang positif 4,18 0,629 S

X2.6.2 Turki merupakan destinasi

wisata yang aman 4,08 0,752 S

Keseluruhan 4,13 0,701 S

Sumber : Lampiran 9

Berdasarkan hasil analisa deskripsi jawaban responden, secara umum persepsi responden yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap indikator Pull Factors adalah cenderung setuju dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,13 dan standar deviasi keseluruhan sebesar 0,701. Nilai rata-rata jawaban faktor penarik tertinggi berada pada indikator pernyataan X2.2.2 yaitu terdapat makanan lokal yang tersohor di Turki, dengan nilai rata-rata sebesar 4,42 dan standar deviasi sebesar 0,575 (predikat sangat setuju), sedangkan nilai rata-rata jawaban faktor penarik terendah berada pada indikator pernyataan X2.1.2

(24)

59

Universitas Kristen Petra

yaitu kurs mata uang Turki dengan nilai rata-rata sebesar 3,80 dan standar deviasi sebesar 0,782 (predikat setuju).

Dari hasil analisa dapat dilihat bahwa jawaban responden yang pernah maupun yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap indikator pertanyaan pull factors tidak terlalu beragam dan hal tersebut tampak dari range standar deviasi tertinggi 0,850 dan terendah 0,575.

4.3.2.3 Deskripsi Jawaban Responden Keseluruhan Terhadap Variabel Push dan Pull Factors

Berikut adalah deskripsi rata-rata jawaban responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki atau yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap item-iem pertanyaan yang mengukur faktor pendorong yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata:

Tabel 4.19. Deskripsi Jawaban Responden Keseluruhan Terhadap Variabel Push

Factors

Indikator Item Pernyataan Rata-rata St. Dev Kategori

Escape X1.1.1

Saya ingin melepaskan diri sejenak dari kegiatan sehari-hari

4,36 0,704 SS

Relaxation

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan

memanjakan diri (relax) 4,36 0,732 SS

X1.2.2 Saya ingin melakukan

penyegaran kondisi fisik 4,24 0,806 SS

Play X1.3.1

Saya ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan (misalnya

mengunjungi Cappadocia untuk mencoba balon udara)

4,25 0,716 SS

Strengthening family bonds

X1.4.1 Saya ingin mempererat

hubungan kekeluargaan 4,18 0,657 S

X1.4.2 Saya ingin menikmati quality

(25)

60

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.20. Deskripsi Jawaban Responden Keseluruhan Terhadap Variabel Push

Factors (sambungan)

Prestige

X1.5.1

Saya ingin menunjukkan status sosial saya, dengan berlibur ke Turki

3,17 1,111 N

X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya

3,13 1,178 N

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki, destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya

3,21 1,157 N

Social Interaction

X1.6.1

Saya ingin berteman dengan orang-orang baru yang saya temui selama perjalanan

3,88 0,844 S

X1.6.2

Saya ingin melakukan interaksi sosial dengan masyarakat lokal

3,64 0,785 S

Educational opportunity

X1.7.1

Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang Turki

4,01 0,759 S

X1.7.2 Saya ingin merasakan budaya

dan tradisi Turki 4,05 0,687 S

X1.7.3 Saya ingin mengetahui life

style masyarakat Turki 3,84 0,735 S

Self-fulfillment

X1.8.1 Saya ingin mendapatkan

kepuasan psikologis saya 4,01 0,759 S

X1.8.2

Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di luar kebiasaan saya

(26)

61

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.19. Deskripsi Jawaban Responden Keseluruhan Terhadap Variabel Push

Factors (sambungan)

Wish-fulfillment

X1.9.1

Saya ingin mewujudkan mimpi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri

3,95 0,999 S

X1.9.2

Saya ingin mewujudkan mimpi dengan

mengunjungi tempat-tempat exotic (seperti mengunjungi Temple of Artemis di Ephesus)

4,02 0,853 S

Keseluruhan 4,01 0,830 S

Sumber: Lampiran 10

Berdasarkan hasil analisa deskripsi jawaban keseluruhan responden, secara umum persepsi responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki atau yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap indikator Push Factors adalah cenderung setuju dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,01 dan standar deviasi keseluruhan sebesar 0,830. Nilai rata-rata jawaban faktor pendorong tertinggi berada pada indikator pernyataan X1.1.1 yaitu escape atau keinginan untuk melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan sehari-hari dan juga berada pada indikator X1.2.1 yaitu relaxation atau keinginan untuk bersantai, dengan nilai rata-rata sebesar 4,36 dan standar deviasi masing-masing indikator sebesar 0,704 dan 0,732 (predikat sangat setuju), sedangkan nilai rata-rata jawaban faktor pendorong terendah berada pada indikator X1.5.2 yaitu keinginan untuk menunjukkan bahwa dapat melakukan perjalanan ke luar negeri dengan nilai rata-rata sebesar 3,17 dan standar deviasi sebesar 1,178 (predikat netral).

Hasil olahan data gabungan di atas menunjukkan bahwa jawaban responden secara keseluruhan terhadap indikator prestige memang cenderung netral dengan mean sebesar 3,17 dan staandar deviasi > 1.

Berikut adalah deskripsi rata-rata jawaban responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki dan yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap item-item pertanyaan yang mengukur faktor

(27)

62

Universitas Kristen Petra

penarik yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata:

Tabel 4.20. Deskripsi Jawaban Responden Keseluruhan Terhadap Variabel Pull

Factors

Indikator Item Pernyataan

Rata-rata St. Dev Kategori

Price

X2.1.1 Biaya paket wisata ke Turki

terjangkau 3,57 0,832 S

X2.1.2 Nilai kurs mata uang Turki

terjangkau 3,58 0,831 S

Culture

X2.2.1

Adanya tempat-tempat bersejarah di Turki (seperti Blue Mosque, Hagia

Sophia, Ephesus Archaeological Site)

3,92 0,692 S

X2.2.2

Terdapat berbagai macam makanan lokal yang tersohor di Turki (seperti kebab turki, lokum, dondurma,

baklava, kokorec) 4,11 0,737 S Nature Environment and Weather Attraction

X2.3.1 Pemandangan alam di Turki yang

indah 4,27 0,723 SS

X2.3.2 Saya ingin menikmati cuaca dan

iklim yang berbeda dengan Indonesia 4,07 0,640 S

Service and Facilities

X2.4.1 Tersedia hotel bertaraf internasional

di Turki 4,06 0,664 S

X2.4.2

Tersedia shopping mall di Turki (seperti Grand Bazaar yang merupakan pasar indoor terbesar di dunia)

4,05 0,770 S

X2.4.3 Sarana dan prasarana transportasi di

Turki lengkap 3,86 0,766 S

X2.4.4 Fasilitas kepariwisataan di Turki

lengkap 4,02 0,738 S

X2.4.5 Kualitas kepariwisataan di tujuan

(28)

63

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.20. Deskripsi Jawaban Responden Keseluruhan Terhadap Variabel Pull

Factors

Entertainment and Events

X2.5.1 Adanya event yang menarik di Turki

(seperti Tulip Festival) 4,00 0,829 S

X2.5.2

Adanya pertunjukkan atau show yang menarik di Turki (seperti Belly

Dance)

4,07 0,782 S

Safety

X2.6.1 Image Turki yang positif 3,97 0,674 S

X2.6.2 Turki merupakan destinasi wisata

yang aman 4,05 0,783 S

Keseluruhan 3,964 0,748 S

Sumber: Lampiran 10

Berdasarkan hasil analisa deskripsi jawaban responden, secara umum persepsi responden yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Turki atau yang mempertimbangkan Turki sebagai destinasi wisata terhadap indikator Pull

Factors adalah cenderung setuju dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,964

dan standar deviasi keseluruhan sebesar 0,748. Nilai rata-rata jawaban faktor penarik tertinggi berada pada indikator pernyataan X2.3.1 yaitu pemandangan alam di Turki yang indah dengan nilai rata-rata sebesar 4,27 dan standar deviasi sebesar 0,723 (predikat sangat setuju), sedangkan nilai rata-rata jawaban faktor penarik terendah berada pada indikator pernyataan X2.1.1 yaitu biaya paket wisata ke Turki dengan nilai rata-rata sebesar 3,57 dan standar deviasi sebesar 0,832 (predikat setuju).

Hasil olahan data gabungan menunjukkan bahwa indikator nature

environment and weather attraction merupakan faktor penarik tertinggi disusul

dengan indikator culture.

4.4 Analisa Faktor

Pada penelitian ini akan dilakukan analisa faktor exploratory. Analisa faktor exploratory dilakukan untuk mengetahui faktor pendorong dan faktor penarik apa saja yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih

(29)

64

Universitas Kristen Petra

Turki sebagai destinasi wisata. Berikut akan dijelaskan hasil analisa faktor dari variabel push and pull factors dengan menggunakan program SPSS 13.0:

4.4.1 Analisa Faktor Pendorong Terhadap Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan Wisata ke Turki

4.4.1.1 Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) Measure of Sampling Adequency dan Bartlett's Test

Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) Measure of Sampling Adequency dan

Bartlett’s of Sphericity bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang

cukup antara indikator-indikator dalam menunjukkan korelasi secara keseluruhan. Sampel dikatakan memenuhi syarat apabila nilai KMO-MSA > 0,5 dan nilai Signifikasi Chi-Square < 0,05. Berikut adalah hasil KMO dan Bartlett’s Test yang

dihasilkan dari analisa pada push factors:

Tabel 4.21. KMO dan Bartlett’s Test

Sumber: Lampiran 11

Dari Tabel 4.21. diketahui nilai KMO-MSA sebesar 0,720 > 0,5, dengan nilai signifikansi bartlett’s test of sphericity sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi yang kuat pada 18 indikator yang digunakan untuk mengukur faktor pendorong yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata. Dengan demikian analisa faktor pendorong dapat dilanjutkan.

KMO and Bartl ett's Test

,720 416,519 153 ,000 Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling

Adequacy .

Approx. Chi-Square df

Sig. Bart lett 's Test of

(30)

65

Universitas Kristen Petra

4.4.1.2 Anti Image Correlation

Anti-image correlation dilakukan untuk menguji korelasi masing-masing

indikator dengan faktor secara keseluruhan. Nilai MSA pada diagonal anti-image correlation dengan tanda “a” diharapkan bernilai di atas 0.5. Jika nilai MSA suatu indikator < 0,5, berarti indikator tersebut tidak mempunyai korelasi yang kuat dengan faktor secara keseluruhan. Berikut adalah tabel Anti Image Correlation pada variabel push factors:

Tabel 4.22. Anti Image Correlation

Item Indikator MSA

X1.1.1 Saya ingin melepaskan diri sejenak dari kegiatan sehari-hari 0,786

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan memanjakan diri (relax) 0,702

X1.2.2 Saya ingin melakukan penyegaran kondisi fisik 0,742

X1.3.1 Saya ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan 0,878

X1.4.1 Saya ingin mempererat hubungan kekeluargaan 0,685

X1.4.2 Saya ingin menikmati quality time bersama keluarga 0,673

X1.5.1 Saya ingin menunjukkan status sosial saya dengan berlibur ke Turki 0,677

X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar

negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya 0,698

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki,

destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya 0,593

X1.6.1

Saya ingin berteman dengan orang-orang baru yang saya temui selama

perjalanan 0,533

X1.6.2 Saya ingin melakukan interaksi sosial dengan masyarakat lokal 0,738

X1.7.1 Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang Turki 0,655

X1.7.2 Saya ingin merasakan budaya dan tradisi Turki 0,740

(31)

66

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.22. Anti Image Correlation (sambungan)

X1.8.1 Saya ingin mendapatkan kepuasan psikologis saya 0,724

X1.8.2 Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di

luar kebiasaan saya 0,881

X1.9.1 Saya ingin mewujudkan mimpi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri 0,802

X1.9.2 Saya ingin mewujudkan mimpi dengan mengunjungi tempat-tempat exotic 0,727

Sumber: Lampiran 11

Berdasarkan hasil pengolahan, diketahui 18 indikator push factors yang digunakan dalam penelitian semuanya memiliki nilai MSA > 0,5 yang berarti semua indikator yang digunakan mempunyai korelasi yang kuat dengan faktor secara keseluruhan

4.4.1.3 Communalities

Communalities (komunalitas) menunjukkan seberapa besar keragaman

variabel asal dapat dijelaskan oleh faktor yang terbentuk. Berikut adalah nilai komunlitas yang dihasilkan dari analisis faktor dengan 18 indikator:

Tabel 4.3. Communalities

Indikator Nilai Communalities Indikator Nilai Communalities

X1.1.1 0,788 X1.6.1 0,682 X1.2.1 0,804 X1.6.2 0,563 X1.2.2 0,610 X1.7.1 0,717 X1.3.1 0,644 X1.7.2 0,748 X1.4.1 0,684 X1.7.3 0,663 X1.4.2 0,666 X1.8.1 0,612 X1.5.1 0,773 X1.8.2 0,674 X1.5.2 0,831 X1.9.1 0,601 X1.5.3 0,753 X1.9.2 0,719 Sumber: Lampiran 11

(32)

67

Universitas Kristen Petra

Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai komunalitas dari 18 indikator yang digunakan rata-rata di atas nilai 0,5, hal ini berarti faktor-faktor yang terbentuk bisa menjelaskan minimal 50% dari keragaman variabel-variabel asal. Nilai komunal terbesar adalah pada X1.5.2 yaitu sebesar 0,831 yang berhubungan dengan prestige.

4.4.1.4 Total Varianced Explained

Total varianced explained test menunjukkan keragaman data yang bisa

dijelaskan oleh faktor-faktor yang terbentuk. Berikut adalah total varianced

explained test yang dihasilkan dari analisa faktor:

Tabel 4.24. Total Varianced Explained

Sumber: Lampiran 11

Dari tabel 4.24. dapat diketahui banyaknya faktor baru yang terbentuk. Komponen atau faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah faktor-faktor baru yang dihasilkan dari analisia ini. Dari hasil analisa diketahui bahwa terdapat 5 faktor dengan eigenvalue > 1, atau dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa terbentuk 5 faktor pendorong baru yang dapat membentuk minat masyarakat

Total Variance Explained

5,470 30,391 30,391 5,470 30,391 30,391 3,282 18,232 18,232 2,553 14,186 44,577 2,553 14,186 44,577 2,689 14,942 33,174 2,039 11,330 55,908 2,039 11,330 55,908 2,689 14,940 48,114 1,399 7,772 63,680 1,399 7,772 63,680 2,032 11,290 59,404 1,069 5,937 69,617 1,069 5,937 69,617 1,838 10,213 69,617 ,951 5,281 74,898 ,754 4,190 79,088 ,668 3,710 82,798 ,530 2,945 85,742 ,490 2,723 88,465 ,446 2,476 90,942 ,352 1,954 92,896 ,322 1,790 94,686 ,276 1,533 96,219 ,253 1,405 97,624 ,181 1,007 98,631 ,129 ,716 99,347 ,118 ,653 100,000 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Total % of Variance Cumulativ e % Total % of Variance Cumulativ e % Total % of Variance Cumulativ e % Initial Eigenvalues Extraction Sums of Squared Loadings Rotation Sums of Squared Loadings

(33)

68

Universitas Kristen Petra

Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata. Berikut adalah tabel ringkasan yang menunjukkan indikator-indikator yang memiliki eigenvalue > 1:

Tabel 4.25. Faktor dengan Eigenvalue > 1

Komponen Eigen Value % of Variance % Cumulative of Variance

1 5,470 30,391 30,391 2 2,553 14,186 44,577 3 2,039 11,330 55,908 4 1,399 7,772 63,680 5 1,069 5,937 69,617 Sumber: Lampiran 11

Dari tabel di atas dapat diketahui faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah 5 faktor. Total kumulatif keragaman variabel asal yang dapat dijelaskan oleh kelima faktor tersebut di atas adalah 69.617%. Banyaknya faktor yang terbentuk juga dapat dilihat dari grafik Scree Plot. Pada grafik di bawah ini dapat diketahui bahwa faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah sebanyak 5 faktor sedangkan sisanya memiliki eigenvalue < 1, sehingga faktor tersebut tidak layak untuk dianalisa lebih lanjut.

Gambar 4.1. Scree Plot Sumber: Lampiran 11

(34)

69

Universitas Kristen Petra

4.4.1.5 Component Matrix dan Rotated Component Matrix

Component Matrix digunakan untuk mengetahui isi dari masing-masing

faktor baru yang dapat dilihat dari factors loadings. Beban faktor (factor loadings) menunjukkan besar korelasi antara indikator dengan faktor-faktor yg terbentuk. Semakin besar nilai beban faktor, maka semakin erat hubungan indikator tersebut pada faktor yang terbentuk. Berikut ini adalah tabel Component Matrix yang dihasilkan:

Tabel 4.26. Component Matrix

Sumber: Lampiran 11 Component Matrixa ,666 ,044 -,392 -,434 ,019 ,660 -,020 -,551 -,251 ,019 ,715 ,182 -,215 -,083 -,113 ,693 -,042 -,164 -,287 -,229 ,387 ,370 -,384 ,499 -,020 ,436 ,089 -,522 ,428 -,112 ,420 ,706 ,299 ,073 ,062 ,424 ,674 ,385 ,008 ,222 ,352 ,539 ,527 -,239 ,062 ,493 -,068 ,504 -,179 -,386 ,353 -,314 ,253 ,496 ,173 ,529 -,541 ,321 ,175 ,106 ,642 -,500 ,255 -,128 ,069 ,444 -,434 ,073 ,099 ,512 ,577 ,196 -,195 -,039 ,448 ,742 -,315 ,067 -,116 ,076 ,553 ,282 ,097 ,410 -,196 ,577 -,280 ,174 ,217 -,480 X1.1.1 X1.2.1 X1.2.2 X1.3.1 X1.4.1 X1.4.2 X1.5.1 X1.5.2 X1.5.3 X1.6.1 X1.6.2 X1.7.1 X1.7.2 X1.7.3 X1.8.1 X1.8.2 X1.9.1 X1.9.2 1 2 3 4 5 Component

Extraction Method: Principal Component Analy sis. 5 components extracted.

(35)

70

Universitas Kristen Petra

Dalam factors loading diperlukan adanya rotated component matrix, dikarenakan dengan adanya rotasi tersebut akan memberikan hasil yang lebih jelas dan nyata. Berikut adalah tabel hasil rotated component matrix:

Tabel 4.27. Rotated Component Matrix

Sumber: Lampiran 11

Setelah ditentukan ada 5 faktor baru yang terbentuk maka langkah selanjutnya adalah mengetahui kelayakan suatu indikator yang masuk dalam faktor baru. Untuk menentukan indikator mana yang masuk dalam faktor baru, dapat dilihat dari factors loading terbesar. Berikut analisanya:

Rotated Component Matrixa

,878 ,093 ,061 ,061 ,045 ,853 -,053 ,096 ,254 -,007 ,620 ,252 ,089 ,329 ,216 ,692 ,094 ,107 ,095 ,369 ,170 ,167 -,020 ,787 -,079 ,310 -,111 ,056 ,744 ,016 ,081 ,834 -,063 ,248 ,070 ,078 ,898 ,048 ,128 -,018 ,094 ,829 -,015 -,164 ,172 ,155 ,315 ,183 -,164 ,706 -,178 ,030 ,655 ,276 ,156 ,080 -,032 ,768 ,001 ,346 ,356 ,016 ,675 -,152 ,378 ,201 -,018 ,776 -,006 -,140 ,504 ,347 ,321 ,232 -,284 ,512 ,088 ,565 ,023 ,291 ,077 ,381 ,144 ,561 ,338 ,156 -,034 ,305 ,271 ,726 X1.1.1 X1.2.1 X1.2.2 X1.3.1 X1.4.1 X1.4.2 X1.5.1 X1.5.2 X1.5.3 X1.6.1 X1.6.2 X1.7.1 X1.7.2 X1.7.3 X1.8.1 X1.8.2 X1.9.1 X1.9.2 1 2 3 4 5 Component

Extraction Method: Principal Component Analy sis. Rotation Method: Varimax wit h Kaiser Normalization.

Rotation conv erged in 6 iterations. a.

(36)

71

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.28. Loading Faktor Baru

No Nama

Faktor Indikator Pernyataan

Loading Variance % Variance 1 Rest, Play, and Self fulfillment

X1.1.1 Saya ingin melepaskan diri sejenak dari

kegiatan sehari-hari 0,878

30.391%

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan memanjakan

diri (relax) 0,853

X1.2.2 Saya ingin melakukan penyegaran

kondisi fisik 0,620

X1.3.1 Saya ingin menikmati kegembiraan

melalui berbagai permainan 0,692

X1.8.1 Saya ingin mendapatkan kepuasan

psikologis saya 0,504

2 Prestige

X1.5.1 Saya ingin menunjukkan status sosial

saya dengan berlibur ke Turki 0,834

14.186% X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya

0,898

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki, destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya

0,829 3 Seeking for experience, novelty, and education

X1.6.2 Saya ingin melakukan interaksi sosial

dengan masyarakat lokal 0,655

11.330%

X1.7.1 Saya ingin menambah pengetahuan dan

wawasan tentang Turki 0,768

X1.7.2 Saya ingin merasakan budaya dan tradisi

Turki 0,675

X1.7.3 Saya ingin mengetahui life style

masyarakat Turki 0,776

X1.8.2

Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di luar kebiasaan saya

(37)

72

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.28. Loading Faktor Baru (sambungan)

4 Family

Oriented

X1.4.1 Saya ingin mempererat hubungan

kekeluargaan 0,787

7.772%

X1.4.2 Saya ingin menikmati quality time

bersama keluarga 0,744

X1.9.1 Saya ingin mewujudkan mimpi untuk

melakukan perjalanan ke luar negeri 0,561

5

Social Interaction and Dream

X1.6.1 Saya ingin berteman dengan orang-orang

baru yang saya temui selama perjalanan 0,706

5.937% X1.9.2

Saya ingin mewujudkan mimpi dengan mengunjungi tempat-tempat exotic (seperti mengunjungi Temple of Artemis

di Ephesus)

0,726

Sumber: Olahan Penulis

Berikut adalah penjelasan dari 5 faktor pendorong baru yang terbentuk:

Faktor ke 1 : Rest, Play, and Self-fulfillment

Faktor Rest, Play, and Self-fulfillment memiliki eigenvalue sebesar 5.470 dengan persentase varians sebesar 30.391%. Hal ini berarti faktor Rest,

Play, and Self-fulfillment berpengaruh signifikan atas keputusan untuk

melakukan perjalanan wisata ke Turki.

Faktor ke 2 : Prestige

Faktor prestige memiliki eigenvalue sebesar 2.553 dengan persentase varians sebesar 14.186%. Hal ini berarti faktor prestige berpengaruh signifikan atas keputusan untuk melakukan perjalanan wisata ke Turki.

Faktor ke 3 : Seeking for experience, novelty, and education

Faktor seeking for experience, novelty, and education memiliki eigenvalue sebesar 2.039 dengan persentase varians sebesar 11.330%. Hal ini berarti faktor seeking for experience, novelty, and education berpengaruh signifikan atas keputusan untuk melakukan perjalanan wisata ke Turki

Faktor ke 4 : Family Oriented

Faktor family oriented memiliki eigenvalue sebesar 1.399 dengan persentase varians sebesar 7.772%. Hal ini berarti faktor family oriented

(38)

73

Universitas Kristen Petra

berpengaruh signifikan atas keputusan untuk melakukan perjalanan wisata ke Turki.

Faktor ke 5 : Social Interaction and Dream

Faktor social interaction and dream memiliki eigenvalue sebesar 1.069 dengan persentase varians sebesar 5.937%. Hal ini berarti faktor social

interaction and dream berpengaruh signifikan atas keputusan untuk

melakukan perjalanan wisata ke Turki.

4.4.1.6 Component Transformation Matrix

Component transformation matrix mengindikasikan besarnya korelasi antar komponen atau faktor baru yang terbentuk dengan variabel asal. Semakin tinggi nilai korelasi pada garis diagonal, maka semakin erat pula korelasi antara faktor baru yang terbentuk dengan variabel asal.

Tabel 4.29. Component Transformation Matrix

Sumber: Lampiran 11

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai component

transformation matrix tertinggi dihasilkan di faktor kelima yaitu social interaction and dream yang memiliki nilai sebesar 0.816. Hal ini menunjukkan bahwa faktor

kelima merupakan faktor pendorong yang memiliki score paling tinggi dalam membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata.

Component Transformation Matrix

,649 ,351 ,478 ,324 ,351 ,004 ,737 -,579 ,277 -,211 -,515 ,528 ,310 -,440 ,408 -,561 -,068 ,278 ,777 ,009 ,015 ,223 ,513 -,144 -,816 Component 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

Extraction Method: Principal Component Analy sis. Rotation Met hod: Varimax with Kaiser Normalization.

(39)

74

Universitas Kristen Petra

4.4.2 Analisa Faktor Pendorong Terhadap Responden yang Mempertimbangkan Turki sebagai Destinasi Wisata

4.4.2.1 Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) Measure of Sampling Adequencyn dan Bartlett's Test

Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) Measure of Sampling Adequency dan

Bartlett’s of Sphericity bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang

cukup antara indikator-indikator dalam menunjukkan korelasi secara keseluruhan. Sampel dikatakan memenuhi syarat apabila nilai KMO-MSA > 0,5 dan nilai Signifikasi Chi-Square < 0,05. Berikut adalah hasil KMO dan Bartlett’s Test yang

dihasilkan dari analisa pada push factors:

Tabel 4.30. KMO dan Bartlett’s Test

Sumber: Lampiran 12

Dari Tabel 4.30. diketahui nilai KMO-MSA sebesar 0,573 > 0,5, dengan nilai signifikansi bartlett’s test of sphericity sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi yang kuat pada 18 indikator yang digunakan untuk mengukur faktor pendorong yang membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata. Dengan demikian analisa faktor pendorong dapat dilanjutkan.

4.4.2.2 Anti Image Correlation

Anti-image correlation dilakukan untuk menguji korelasi masing-masing

indikator dengan faktor secara keseluruhan. Nilai MSA pada diagonal anti-image correlation dengan tanda “a” diharapkan bernilai di atas 0.5. Jika nilai MSA suatu indikator < 0,5, berarti indikator tersebut tidak mempunyai korelasi yang kuat

KMO and Bartl ett's Test

,573 521,258 153 ,000 Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling

Adequacy .

Approx. Chi-Square df

Sig. Bart lett 's Test of

(40)

75

Universitas Kristen Petra

dengan faktor secara keseluruhan. Berikut adalah tabel Anti Image Correlation pada variabel push factors:

Tabel 4.31. Anti Image Correlation

Item Indikator MSA

X1.1.1 Saya ingin melepaskan diri sejenak dari kegiatan sehari-hari 0,791

X1.2.1 Saya ingin bersantai dan memanjakan diri (relax)

0,653

X1.2.2 Saya ingin melakukan penyegaran kondisi fisik 0,609

X1.3.1 Saya ingin menikmati kegembiraan melalui berbagai permainan 0,606

X1.4.1 Saya ingin mempererat hubungan kekeluargaan 0,558

X1.4.2 Saya ingin menikmati quality time bersama keluarga 0,359

X1.5.1 Saya ingin menunjukkan status sosial saya dengan berlibur ke Turki 0,687

X1.5.2

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke luar

negeri seperti yang dilakukan oleh teman-teman saya 0,566

X1.5.3

Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa melakukan perjalanan ke Turki,

destinasi yang belum pernah dikunjungi oleh teman-teman saya 0,603

X1.6.1

Saya ingin berteman dengan orang-orang baru yang saya temui selama

perjalanan 0,406

X1.6.2 Saya ingin melakukan interaksi sosial dengan masyarakat lokal 0,573

X1.7.1 Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang Turki 0,532

X1.7.2 Saya ingin merasakan budaya dan tradisi Turki 0,417

X1.7.3 Saya ingin mengetahui lifestyle masyarakat Turki 0,770

X1.8.1 Saya ingin mendapatkan kepuasan psikologis saya 0,825

X1.8.2 Saya ingin memenuhi rasa ingin tahu saya mengenai berbagai hal baru di

luar kebiasaan saya 0,655

X1.9.1 Saya ingin mewujudkan mimpi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri 0,394

X1.9.2 Saya ingin mewujudkan mimpi dengan mengunjungi tempat-tempat exotic 0,458

(41)

76

Universitas Kristen Petra

Berdasarkan hasil pengolahan, diketahui bahwa 5 dari 18 indikator push

factors yang digunakan dalam penelitian memilik nilai MSA < 0,5, sehingga hal

tersebut menunjukkan bahwa tiap indikator memiliki hubungan yang lemah.

4.4.2.3 Communalities

Communalities (komunalitas) menunjukkan seberapa besar keragaman

variabel asal dapat dijelaskan oleh faktor yang terbentuk. Berikut adalah nilai komunlitas yang dihasilkan dari analisis faktor dengan 18 indikator:

Tabel 4.32. Communalities Indikator Nilai Communalities Indikator Nilai Communalities X1.1.1 0,804 X1.6.1 0,880 X1.2.1 0,890 X1.6.2 0,625 X1.2.2 0,893 X1.7.1 0,879 X1.3.1 0,686 X1.7.2 0,773 X1.4.1 0,766 X1.7.3 0,631 X1.4.2 0,802 X1.8.1 0,638 X1.5.1 0,855 X1.8.2 0,602 X1.5.2 0,906 X1.9.1 0,797 X1.5.3 0,928 X1.9.2 0,558 Sumber: Lampiran 12

Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai komunalitas dari 18 indikator yang digunakan rata-rata di atas nilai 0,5, hal ini berarti faktor-faktor yang terbentuk bisa menjelaskan minimal 50% dari keragaman variabel-variabel asal. Nilai komunal terbesar adalah pada X1.5.3 yaitu sebesar 0,928 yang berhubungan dengan prestige.

(42)

77

Universitas Kristen Petra

4.4.2.4 Total Varianced Explained

Total varianced explained test menunjukkan keragaman data yang bisa

dijelaskan oleh faktor-faktor yang terbentuk. Berikut adalah total varianced

explained test yang dihasilkan dari analisa faktor:

Tabel 4.33. Total Varianced Explained

Sumber: Lampiran 12

Dari tabel 4.33. dapat diketahui banyaknya faktor baru yang terbentuk. Komponen atau faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah faktor-faktor baru yang dihasilkan dari analisia ini. Dari hasil analisa diketahui bahwa terdapat 6 faktor dengan eigenvalue > 1, atau dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa terbentuk 6 faktor pendorong baru yang dapat membentuk minat masyarakat Surabaya dalam memilih Turki sebagai destinasi wisata. Berikut adalah tabel ringkasan yang menunjukkan indikator-indikator yang memiliki eigenvalue > 1:

Total Variance Explained

4,029 22,385 22,385 4,029 22,385 22,385 2,888 16,045 16,045 3,312 18,400 40,785 3,312 18,400 40,785 2,815 15,640 31,685 2,501 13,894 54,679 2,501 13,894 54,679 2,544 14,136 45,821 1,677 9,315 63,994 1,677 9,315 63,994 2,206 12,257 58,077 1,283 7,130 71,125 1,283 7,130 71,125 1,935 10,751 68,829 1,110 6,168 77,293 1,110 6,168 77,293 1,524 8,464 77,293 ,758 4,211 81,504 ,673 3,739 85,243 ,566 3,145 88,388 ,498 2,769 91,157 ,419 2,330 93,487 ,322 1,790 95,278 ,281 1,560 96,838 ,193 1,071 97,909 ,155 ,861 98,770 ,109 ,605 99,375 ,068 ,380 99,755 ,044 ,245 100,000 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Total % of Variance Cumulativ e % Total % of Variance Cumulativ e % Total % of Variance Cumulativ e % Initial Eigenvalues Extraction Sums of Squared Loadings Rotation Sums of Squared Loadings

(43)

78

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.34. Faktor Pendorong dengan Eigenvalue > 1

Komponen Eigen Value % of Variance % Cumulative of Variance

1 4,029 22,385 22,385 2 3,312 18,400 40,785 3 2,501 13,894 54,679 4 1,677 9,315 63,994 5 1,283 7,130 71,125 6 1,110 6,168 77,293 Sumber:

Dari tabel di atas dapat diketahui faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah 6 faktor. Total kumulatif keragaman variabel asal yang dapat dijelaskan oleh keenam faktor tersebut di atas adalah 77.293%. Banyaknya faktor yang terbentuk juga dapat dilihat dari grafik Scree Plot. Pada grafik di bawah ini dapat diketahui bahwa faktor yang memiliki eigenvalue > 1 adalah sebanyak 6 faktor sedangkan sisanya memiliki eigenvalue < 1, sehingga faktor tersebut tidak layak untuk dianalisa lebih lanjut.

Gambar 4.2. Scree Plot Sumber: Lampiran 12

Gambar

Tabel 4.15. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan  Wisata ke Turki Terhadap Variabel Push Factors (sambungan)
Tabel 4.16. Deskrispi Jawaban Responden yang Mempertimbangkan Turki  sebagai Destinasi Wisata Terhadap Variabel Push Factors
Tabel 4.17. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan  Wisata ke Turki Terhadap Variabel Pull Factors
Tabel 4.17. Deskripsi Jawaban Responden yang Pernah Melakukan Perjalanan  Wisata ke Turki Terhadap Variabel Pull Factors (sambungan)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil regresi logistik dapat dilihat pada tabel 4.13 Dari analisa regresi logistik tersebut dapat dilihat bahwa faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap pengalokasian

Berdasarkan nilai bobot sub kriteria dari kriteria kinerja tugas yang didapatkan dari analisa AHP pada Tabel 4.6, diketahui bahwa menurut pendapat konsultan dan

Dari hasil analisa regresi dapat diketahui bahwa dengan penambahan metakaolin dalam adukan beton akan mengurangi permeabilitas beton sampai penambahan kadar optimum

Dengan mensimulasikan data baru dengan jaringan yang telah terbentuk maka akan menghasilkan output yang baru dimana output yang baru ini akan memiliki selisih dari

1) Apabila nilai eigenvalue dari faktor yang terbentuk &gt; 1 maka faktor- faktor tersebut dipertimbangkan oleh konsumen dalam membeli Luwak White Koffie. 2) Apabila

Komponen kedua dapat disebut dengan faktor emosional atau emotional factor, karena terdapat pernyataan yang berhubungan dengan emosional seseorang, misalnya karena

Pada hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa sales promotion dari PlanetSports memiliki pengaruh yang signifikan terhadap positive emotion konsumen dengan nilai uji

1) Apabila nilai eigenvalue dari faktor yang terbentuk &gt; 1 maka faktor- faktor tersebut dipertimbangkan oleh konsumen dalam membeli Luwak White Koffie. 2) Apabila